Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pendalaman materi penelitian tindakan kelas bagi guru-guru SMP Sri Purwaningsih; Yusnaidar Yusnaidar; Neneng Lestari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31438

Abstract

Abstrak                                                                                 Berdasarkan observasi yang telah dilakukan di SMP Negeri 1 Muaro Jambi, masih dibutuhkan penyegaran terutama pendalaman materi Penelitian Tindakan Kelas, hal ini mengingat bahwa materi Penelitian Tindakan kelas sangat dibutuhkan bagi guru dalam rangka berinovasi membenahi proses pembelajaran agar proses pembelajaran terlaksana dengan baik. Mengingat pentingnya materi tersebut bagi guru-guru di SMP Negeri 1 Muaro Jambi, maka harus dilakukan pelatihan agar guru-guru memiliki keterampilan dan handal dalam memahami pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas dengan baik. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada para guru agar guru-guru mampu melaksakan Penelitian Tindakan Kelas, guru-guru dapat melakukan penelitian dalam rangka memperbaiki proses pembelajaran di sekolah. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah workshop, tanya jawab dan pelatihan. Adapun tahap pengabdian adalah observasi menidentifikasi masalah dan kebutuhan, pelaksaan kegiatan berupa workshop, tanya jawab dan pelatihan tentang penelitian tindakan kelas, dari hasil pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa guru-guru di SMP Negeri 1 Muaro Jambi sangat membutuhkan pendalaman materi penelitian Tindakan kelas, hal ini terlihat dari hasil workshop, diskusi dan pelatihan, mereka sangat perperan aktif selama kegiatan tersebut.  Kata kunci: penelitian tindakan kelas; SMPN 1 Muaro Jambi. AbstractCommunity service has been carried out at SMP Negeri 1 Muaro Jambi with the title "Deepening of Classroom Action Research Material for Teachers at State Junior High School 1 Muaro Jambi". Based on observations that have been carried out at State Junior High School 1 Muaro Jambi, there is still a need for refreshment, especially deepening of Classroom Action Research material, this is considering that Classroom Action Research material is very much needed for teachers in order to innovate to improve the learning process so that the learning process is carried out properly. Given the importance of this material for teachers at State Junior High School 1 Muaro Jambi, training must be carried out so that teachers have the skills and are reliable in understanding the implementation of Classroom Action Research properly. This activity is generally intended to provide insight and knowledge to teachers so that teachers are able to implement Classroom Action Research, teachers can conduct research in order to improve the learning process at school Keywords: classroom action research; State Junior High School 1 Muaro Jambi
Analisis Kebutuhan Pengembangan e-LKPD Berbasis PBL Dengan Augmanted Reality Berbantuan Aplikasi Assemblr Edu Pada Materi Struktur Atom Nur Hariyanti; Yusnaidar Yusnaidar; Asmiyuda Asmiyuda
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis kebutuhan pengembangan e-LKPD berbasis PBL dengan Augmanted Reality berbantuan aplikasi assemblr edu pada materi struktur atom. Hasil penelitian ini untuk mengetahui respon siswa dan guru terhadap kebutuhan pengembangan e-LKPD ini. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket dan wawancara kepada peserta didik dan guru kimia di SMAN Titian Teras Jambi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI F4 dan guru mata pelajaran kimia di SMKN Titian Teras Jambi. Data diperoleh dengan wawancara langsung dan menggunakan angket kuesioner setelah itu dianalisis kemudian membuat kesimpulan berdasarkan interpretasi hasil analisis. Hasil penelitian menjukan bahwa 1) Masih ada 30% siswa yang nilai pembelajarannya dibawah KKTP, 2) Hambatan yang dihadapi siswa dalam memahami materi struktur atom adalah keterbatasan penggunaan media pembelajaran yang kurang efektif yang dapat memvisualisasikan atom untuk mendukung proses pembelajaran materi struktur atom, 3) Dibutuhkan pengembangan bahan ajar untuk pembelajaran materi struktur atom yang dapat digunakan untuk pembelajaran mandiri.
Effectiveness of Implementing E-Books on Phase Equilibrium Based on Multiple Representations to Improve Students' Critical Thinking Skills Wilda Syahri; Yusnaidar Yusnaidar; Muhaimin; Firdiawan Ekaputra
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 4 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i4.14188

Abstract

This study aims to test the effectiveness of using e-books on phase equilibrium based on multiple representations in improving students’ critical thinking skills. The study design is non-randomized because subjects were not randomly assigned to the experimental and control groups. Both groups were given different treatments to observe the intervention’s effect on critical thinking skills. The experimental group received instruction using an e-book based on multiple representations, while the control group used conventional learning media, namely printed textbooks. The sample used in this study consisted of students enrolled in the Physical Chemistry II course in the Chemistry Education program at the Universitas Jambi, with Class B serving as the experimental group and Class A as the control group. The instrument used in this study was a critical thinking skills test designed to measure students’ critical thinking abilities, both before and after the implementation of the multiple-representation-based e-book. The results of the hypothesis test using ANCOVA yielded a significance value of 0.00, which is less than 0.05. Based on the research results, it can be concluded that the implementation of a multiple-representation-based e-book on phase equilibrium significantly improves students’ critical thinking skills.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Literasi Sains dan Hasil Belajar Murid pada Materi Termokimia Rahmawati Fajri; Muhammd Naswir; Yusnaidar Yusnaidar; Muhammad Haris Effendi Hasibuan; Firdiawan Ekaputra
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4209

Abstract

Penelitian ini muncul karena masalah rendahnya kemampuan membaca dan memahami ilmu pengetahuan (literasi sains) serta hasil belajar siswa di topik termokimia. Hal ini disebabkan pembelajaran yang masih banyak bergantung pada guru sebagai pusatnya. Sebagai solusi, salah satu cara yang bisa dicoba adalah pendekatan belajar inkuiri terbimbing, di mana siswa lebih aktif ikut serta mencari tahu konsep sendiri lewat proses penelusuran seperti ilmuwan sungguhan.Tujuan utama penelitian ini adalah mengukur dampak penggunaan model inkuiri terbimbing terhadap literasi sains dan hasil belajar siswa di materi termokimia. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, pakai metode quasi-eksperimen bentuk only posttest control group (tanpa pretest). Populasi penelitian adalah semua siswa kelas XI Fase F di SMA Negeri 17 Muaro Jambi pada tahun ajaran 2025/2026. Sampel diambil pakai teknik purposive sampling, lalu dibagi dua kelompok: kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing berisi 26 siswa. Instrumen yang dipakai meliputi tes literasi sains dan ujian hasil belajar. Data diolah lewat uji normalitas, uji keseragaman, serta uji hipotesis menggunakan independent sample t-test. Hasilnya, kelas eksperimen unggul dengan skor rata-rata literasi sains 69,23, lebih tinggi dari kelas kontrol yang 62,05 (nilai signifikansi 0,037 < 0,05). Begitu juga hasil belajar: kelas eksperimen rata-rata 64,39, lawan kelas kontrol 59,83 (signifikansi 0,044 < 0,05). Dengan demikian, model inkuiri terbimbing ini berdampak positif dan nyata pada kemampuan literasi sains serta hasil belajar siswa di termokimia.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN IPA TERPADU TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA RISDALINA RISDALINA; YUSNAIDAR YUSNAIDAR
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v3i4.2693

Abstract

Cognitive abilities are very important for students to master because they relate to students' way of thinking at various cognitive levels. The facts that occur in the field are that teachers only train cognitive abilities up to understanding level (C2), students' cognitive ability scores are low, and students are rarely involved in practical activities. For this reason, it is necessary to address how to improve students' cognitive abilities. The scientific approach and integrated science learning are considered to be able to improve students' cognitive abilities. Integrated science learning is science learning that is holistic and meaningful for students so that it is easier to understand. Apart from that, a scientific approach can be presented using experimental methods. Therefore, this research aims to determine the effect of the scientific approach in integrated science learning on students' cognitive abilities. This research uses a weak experimental design method, the one group pretest-posttest design type. The research was conducted at one of the state junior high schools in Bandung City with 25 class VII H students as samples. The research instruments used were pretest and posttest cognitive ability questions. The pretest and posttest results of students' cognitive abilities were analyzed using the paired t-test, obtaining a significance value of 0.0005 on sig. (2-tailed), this shows that the scientific approach in integrated science learning with the webbed model has a significant effect on increasing students' cognitive abilities. ABSTRAKKemampuan kognitif sangat penting untuk dikuasai oleh siswa karena berkaitan dengan cara berfikir siswa dalam berbagai tingkatan kognitif. Fakta yang terjadi di lapangan, guru hanya melatihkan kemampuan kognitif sampai level memahami (C2), skor kemampuan kognitif siswa rendah, dan siswa jarang dilibatkan pada kegiatan praktikum. Untuk itu perlu diatasi bagaimana untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa. Pendekatan saintifik dan pembelajaran IPA terpadu dianggap dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa. Pembelajaran IPA terpadu merupakan pembelajaran IPA yang holistik dan bermakna bagi siswa sehingga lebih mudah untuk dipahami. Selain itu pendekatan saintifik bisa disajikan menggunakan metode eksperimen. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan saintifik dalam pembelajaran IPA terpadu terhadap kemampuan kognitif siswa. Penelitian ini menggunakan metode rancangan weak experimental tipe the one group pretest-posttest design. Penelitian dilakukan di salah satu SMP Negeri di Kota Bandung dengan 25 orang siswa kelas VII H sebagai sampel. Instrumen penelitian yang digunakan adalah soal pretest dan posttest kemampuan kognitif. Hasil pretest dan posttest kemampuan kognitif siswa dianalisis menggunakan uji paired t-test didapat nilai signifikansi 0,0005 pada sig. (2-tailed), hal ini menunjukkan bahwa pendekatan saintifik dalam pembelajaran IPA terpadu model webbed secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan kognitif siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran IPA Berbasis Articulate Storyline untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Riki Hardiansyah; Sri Purwaningsih; Yusnaidar Yusnaidar
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5139

Abstract

Rendahnya hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA menunjukkan perlunya inovasi media pembelajaran yang mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran IPA berbasis Articulate Storyline yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian dilaksanakan di MTs Nurul Ma’arif Tangkit, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, angket, dan tes. Instrumen penelitian terdiri atas lembar validasi ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, angket respons guru dan siswa, serta tes hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis. Data kualitatif dianalisis secara deskriptif kualitatif, sedangkan data kuantitatif dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran IPA berbasis Articulate Storyline yang dikembangkan memenuhi kriteria valid berdasarkan hasil penilaian ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Media yang dikembangkan juga memenuhi kriteria praktis berdasarkan respons positif guru dan siswa terhadap penggunaan media dalam pembelajaran. Selain itu, media pembelajaran yang dikembangkan terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa yang ditunjukkan oleh peningkatan hasil pretest dan posttest setelah penggunaan media. Dengan demikian, media pembelajaran IPA berbasis Articulate Storyline layak digunakan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbantuan Genially Pada Materi Sistem Koloid Terintegrasi Etnosains untuk Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis Viga Aprilia Putri; Yusnaidar Yusnaidar; Firdiawan Ekaputra; Wilda Syahri; Epinur Epinur; Desy Marlina
Entalpi Pendidikan Kimia Vol 7 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/epk.v7i1.606

Abstract

The colloidal system is a high school chemistry topic that examines the characteristics of fine particles within a dispersing medium. This material is often considered difficult by students due to its abstract nature, requiring a deep understanding of the types and properties of colloids and their daily applications. This condition indicates a need for innovation in learning media capable of connecting scientific concepts with contexts that are easier for students to understand. Through an ethnoscience approach that integrates local knowledge, students are encouraged to understand the material contextually and in relevance to local culture. This study aims to analyze the need for developing Genially-assisted interactive learning media on colloidal systems integrated with ethnoscience, focusing on fostering critical thinking skills. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques consisting of questionnaires and interviews with students and chemistry teachers at SMA Negeri 17 Muaro Jambi. Data were analyzed descriptively. The results of the needs analysis show that 60.7% of students experience difficulty understanding colloidal material and 89.3% of students require media with a combination of text, images, video, and animation. Furthermore, both students and teachers strongly agree with the development of Genially-assisted interactive learning media that can be used at school or at home to support learning processes that foster critical thinking skills.