Meril Valentine Manangkot
Program Studi Sarjana Keperawatan Dan Profesi Ners FK Universitas Udayana

Published : 38 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

GAMBARAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS ORANG TUA DARI ANAK DENGAN KANKER YANG MENDAPAT KEMOTERAPI Sang Ayu Amelia Pradnya Paramita; Kadek Cahya Utami; Meril Valentine Manangkot
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 3 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.319 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i03.p14

Abstract

Kanker merupakan penyebab utama terjadinya kematian pada anak serta remaja. Kemoterapi hingga saat ini merupakan penanganan yang paling efektif untuk kanker pada anak. Orang tua memiliki peranan penting pada perawatan anak sehingga diperlukan kesejahteraan psikologis yang baik agar mencapai keberhasilan dalam perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesejahteraan psikologis orang tua dari anak dengan kanker yang mendapat kemoterapi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional method. Sampel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari orang tua di Yayasan Peduli Kanker Anak Bali yang berjumlah 30 orang. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan rata-rata usia orang tua yaitu 35,40 tahun, persentase jenis kelamin antara laki-laki dan perempuan sama besar 50% yaitu 15 orang, mayoritas berada pada tingkat pendidikan SMA, serta rata-rata kesejahteraan psikologis orang tua berada dalam kategori rendah.
GAMBARAN PENGETAHUAN PENGEMUDI OJEK ONLINE TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA PADA KONDISI KEGAWATDARURATAN DI KOTA DENPASAR Putu Gede Wiyata Dharma Putra; I Kadek Saputra; Meril Valentine Manangkot
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.735 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i04.p12

Abstract

Kondisi kegawatdaruratan dapat terjadi secara tiba-tiba dan dimana saja termasuk di jalan raya. Ojek online merupakan profesi yang dituntut bekerja lebih banyak di jalan sehingga berpotensi menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Pengetahuan pertolongan pertama sangat penting dimiliki oleh ojek online untuk menghadapi situasi kegawatdaruratan agar dapat meminimalisir jumlah korban dan kecacatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan pengemudi ojek online tentang pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan di Kota Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 96 orang pengemudi ojek online dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data pengetahuan menggunakan kuesioner pertolongan pertama yang dibagikan berupa google form kepada responden. Analisis data yang digunakan adalah univariat yang disajikan ke dalam bentuk tabel frekuensi. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil mayoritas responden memiliki pengetahuan cukup sebanyak 73 orang (76%).
The Correlation between Spiritual Intelligence and Self Efficacy to the Patient with Type 2 DM in The Workplace area of Primary Health Center III of North Denpasar I Gusti Ayu Wika Arpandyani; Meril Valentine Manangkot; Made Oka Ari Kamayani
Journal of A Sustainable Global South Vol 6 No 2 (2022): August 2022
Publisher : Institute for Research and Community Services Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/jsgs.2022.v06.i02.p01

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a elevated blood glucose levels due to decreased insulin secretion. Increased cases of DM if not untreated will cause complications for patients. These complications can be reduced by sustainable management for changing the patient behavior. The lack of DM’s management was determined by various factors such as spiritual intelligence and self efficacy. The aim of this study was to know the correlation between spiritual intelligence and self efficacy in patients of type 2 DM in the Primary Health Center III of North Denpasar. This study was a non-experimental study with correlational design. The sample consisted of 43 persons selected by consecutive sampling technique. The data were collected by questionnaire SISRI and DMSES to know the score of spiritual intelligence and self efficacy. Data were analyzed using Pearson Product Moment test. The results of this study indicated there is the positive correlation between spiritual intelligence and self efficacy with sufficient correlation, p value 0,019 (p ? 0,05). Spiritual intelligence was giving 12,6 % influence on self efficacy, the rest was influenced by the other factor. It was expected that patients can apply spiritual intelligence and self efficacy in everyday life so that it could prevent the occurrence of DM complications.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT MENGENAI PENCEGAHAN COVID-19 MELALUI PELATIHAN DAVID (DAMAI BERSAMA COVID) DI DESA SUMERTA KAJA KECAMATAN DENPASAR TIMUR M.V. Manangkot; I.G.N. Juniartha; I.A. Sanjiwani; N.A.J. Raya
Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 3 (2022): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/BUM.2022.v21.i03.p09

Abstract

Covid-19 is a disease caused by the Sars-CoV-2 coronavirus. Exposure to Covid-19 has the risk of causing respiratory function failure which has a fatal impact and death. The purpose of this activity is to increase community knowledge and attitudes regarding the prevention of Covid-19 so as to reduce the risk of the community contracting this disease. The method of this activity is face-to-face training which be held on October 22, 2021 in Sumerta Kaja Village, East Denpasar. The information was given by two speakers, namely internal medicine specialist and nursing lecturer. The information provided included knowledge about Covid-19, hand washing techniques, techniques for using and removing masks, and all about home cleaning techniques after self-isolation. The result of this activity is an increase in community knowledge and attitudes about Covid-19 prevention after participating in this activity. Conclusion and implication are the community is expected to continue to maintain and even increase vigilance against Covid-19 and can be a source of information for their families at home. Keywords: Covid-19, prevention, knowledge, training, attitude
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PERNIKAHAN DINI DI SMK NEGERI 5 DENPASAR A'isyah Agustina Amalia; I Gusti Ayu Pramitaresthi; Meril Valentine Manangkot
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i01.p05

Abstract

Pernikahan dini merupakan fenomena yang menjadi permasalahan serius di era globalisasi saat ini baik di Indonesia maupun di mancanegara. Berdasarkan data PUSKAPA tahun 2020 sebanyak 1.220.900 perempuan di Indonesia menikah di bawah usia 18 tahun. Hal tersebut menyebabkan Indonesia menempati posisi 10 besar kasus pernikahan dini tertinggi di dunia. Salah satu penyebabnya ialah minimnya pengetahuan remaja akibat pemberian pengetahuan terkait seks dan pernikahan dini masih dianggap tabu oleh keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja terhadap pernikahan dini di SMK Negeri 5 Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian diambil di SMK Negeri 5 Denpasar siswa kelas X jurusan UPW dengan menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 83 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan remaja tentang pernikahan dini, yang diadaptasi dari penelitian sebelumnya. Analisis data univariat digunakan dalam penelitian. Data ditampilkan dalam bentuk tendensi sentral dan distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas siswa berusia 16 tahun dan berjenis kelamin perempuan (57,8%). Kemudian didapatkan hasil yaitu siswa memiliki tingkat pengetahuan tentang pernikahan dini dengan kategori baik (50,6%), kategori cukup (38,6%), dan kategori buruk (10,8%). Namun terdapat item yang belum diketahui oleh responden ditandai dengan dominasi jawaban salah pada beberapa item pertanyaan sehingga pemberian informasi terkait dengan pengetahuan tentang pernikahan dini tetap penting untuk dilakukan.
The Influence of Emergency Programs on Self Efficacy and Helping Motivation of Adolescents in Tourism Villages I Made Suindrayasa; Meril Valentine Manangkot
Journal of A Sustainable Global South Vol 7 No 1 (2023): February 2023
Publisher : Institute for Research and Community Services Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/jsgs.2023.v07.i01.p05

Abstract

Bali tourism industry must be supported by various aspects, especially health aspect. Tourist villages in Bali are developing. Emergency conditions such as traffic accidents and disasters are situations that can happen anywhere, to anyone, and at any time. Good preparation, prevention, and handling of emergency conditions will provide a sense of security for visiting tourists and tourism service actors in tourist villages. Tourism villages have never provided information about preparation, prevention, and handling when an emergency occurs. When emergency situation occurs, the community only waits or immediately takes the victim to health services. Teenagers are expected to be bystanders in their environment. This study aims to determine the effect of an emergency program on increasing self-confidence (self-efficacy) and motivation to help someone in an emergency. An emergency program is a program that consists of material and emergency concepts that can be applied to community settings. This study used a quantitative method using a pre-experimental research design. The sample in this study were people in tourist villages who were willing to become respondents, namely 85. The results of this study showed that there was an influence of emergency programs on self-efficacy (p-value = 0,007) and motivation to help (p-value = 0,001) in adolescents in tourist villages. From the results of this study, it is hoped that the emergency program will become one of the intervention recommendations in an effort to increase self-efficacy and motivation to help people in emergency situations.
PELATIHAN SELF HYPNOSIS EMPOWERMENT MENINGKATKAN EFIKASI DIRI PASIEN DIABETES MELLITUS Manangkot, Meril Valentine; Suindrayasa, I Made
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i03.p15

Abstract

Diabetes mellitus merupakan salah satu gangguan metabolik dengan karakteristik peningkatan konsentrasi glukosa dalam darah. Penatalaksanaan pengobatan DM berlangsung seumur hidup, sehingga memerlukan efikasi diri yang optimal. Efikasi diri dapat diwujudkan dengan membangun kepercayaan diri individu, salah satu caranya dengan melakukan self-hypnosis empowerment. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan self-hypnosis empowerment terhadap efikasi diri pasien DM. Teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling. Responden penelitian terdiri dari 30 orang kelompok eksperimen dan 30 orang kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan pelatihan self-hypnosis empowerment, sedangkan kelompok kontrol hanya mendapatkan terapi umum. Pengumpulan data menggunakan kuesioner efikasi diri Diabetes Management Sel-Efficacy Scale. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan skor efikasi diri pre dan post intra kelompok eksperimen (p-value = 0,000), terdapat perbedaan skor efikasi diri pre dan post intra kelompok kontrol (p-value = 0,000), serta terdapat perbedaan selisih skor efikasi diri antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p-value = 0,000). Tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan edukasi bagi pasien DM untuk meningkatkan efikasi diri dan motivasi, demi terwujudnya perilaku manajemen kesehatan yang optimal.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG CARDIOPULMONARY RESUSCITATION MELALUI PELATIHAN BASIC LIFE SUPPORT PADA PECALANG DAN KADER DI DESA WISATA BONGAN TABANAN Suindrayasa, I Made; Manangkot, Meril Valentine; Juniartha, I Gusti Ngurah; Antari, Gusti Ayu Ary
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i03.p14

Abstract

Desa Wisata adalah satu program yang dibuat oleh satu desa yang bertujuan untuk menarik kunjungan wisatawan. Bongan merupakan salah satu desa wisata yang ada di Bali yang sedang berkembang. Industri pariwisata harus didukung oleh berbagai aspek khususnya kesehatan. Ketika melakukan pertolongan dalam situasi kegawatdaruratan, seseorang harus mempunyai pengetahuan yang baik dan sikap yang positif. Pengetahuan menolong meliputi pemahaman dalam prinsip, langkah, dan tata cara menolong. Sikap positif dalam menolong adalah posisi seseorang dalam berkeinginan untuk menolong sehingga nanti ditunjukkan dengan perilaku menolong. Persiapan, pencegahan, dan penanganan kondisi kegawatdaruratan yang baik akan memberikan rasa aman bagi wisatawan yang berkunjung dan pelaku jasa pariwisata yang ada di desa wisata. Pecalang dan kader merupakan perwakilan dari masyarakat yang dapat diandalkan saat terjadi kondisi-kondisi kegawatdaruratan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pelatihan Basic Life Support terhadap pengetahuan dan sikap pecalang dan kader dalam penanganan kegawatdaruratan khususnya tentang cardiopulmonay resuscitation. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan metode quasi experimental dengan pre-post test. Perlakuan yang diberikan berupa Pelatihan Basic Life Support berupa ceramah, demontrasi, tanya jawab yang dilaksanakan secara tatap muka. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai p-value < 0,05 menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap tentang penanganan kegawatdaruratan khususnya tentang cardiopulmonay resuscitation melalui pelatihan BLS.
PENINGKATAN SELF EFFICACY MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN KEBENCANAAN FADIP (FIRST AID AND DISASTER PLAN TRAINING) Suindrayasa, I Made; Manangkot, Meril Valentine; Saputra, I Kadek; Wibawa, Ari
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i06.p04

Abstract

Dalam kondisi kebencanaan persiapan penanggulangan dan mitigasi harus disiapkan self efficacy yang baik. Self-efficacy dalam kebencanaan adalah kepercayaan diri individu terhadap kekuatan yang dipunyai untuk mampu melakukan mengatasi kondisi kebencanaan. Pelatihan kebencanaan FADIP (First Aid and Disaster Plan Training) merupakan pelatihan yang berisi tentang topik-topik persiapan, penanggulangan, dan mitigasi bencana. Desa Tista adalah desa wisata yang terletak di Kabupaten Tabanan Provinsi Bali yang sedang berkembang. Industri pariwisata harus didukung oleh berbagai aspek khususnya kesehatan. Rumusan masalah dalam penelitian ini apakah ada peningkatan self efficacy masyarakat melalui pelatihan kebencanaan FADIP (first aid and disaster plan training) di Desa Wisata Tista Kabupaten Tabanan. Tujuan dari penelitian ini yaitu peningkatan self efficacy masyarakat melalui pelatihan kebencanaan FADIP (first aid and disaster plan training) di Desa Wisata Tista Kabupaten Tabanan. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik dengan metode quasi experiment dengan pre-post test. Sampel penelitian ini adalah responden yang berada / tinggal di daerah Desa Wisata Kabupaten Tabanan. Jumlah responden sebanyak 30 orang. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapat nilai p-value < 0,05 yang memiliki arti ada peningkatan self efficacy masyarakat melalui pelatihan kebencanaan FADIP (first aid and disaster plan training) di Desa Wisata Tista Kabupaten Tabanan.
GAMBARAN SIKAP ERGONOMI DAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL SELAMA PEMBELAJARAN DARING PADA MAHASISWA ILMU KEPERAWATAN DI UNIVERSITAS UDAYANA Kelvin, I Gusti Ngurah Putu; Saputra, I Kadek; Manangkot, Meril Valentine
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i04.p07

Abstract

Musculoskeletal disorder are often experienced by students during online learning during the Covid-19 pandemic. Purpose of this study was to find out how the description of ergonomic attitudes and musculoskeletal disorder experienced during online learning. This research is a descriptive survey research conducted on nursing students at Udayana University in April 2022 with 169 respondents selected through proportionate stratified random sampling technique. Data was collected online using ergonomic attitudes questionnaire and Nordic Body Map. The results showed that the majority of respondents aged 18-23 years were dominated by women, and 63,3% had received information on ergonomics concepts. The most widely used postures during learning are sitting on the back with the upper arm flexed 20-45o, forearm flexed 60-100o, wrist bent at an angle of more than 15o, neck slightly bent at 10-20o, and back bent at an angle 0-20o without using footrest. Musculoskeletal disorder were measured using the NBM questionnaire with the result that 62,1% had a low level of complaints and the locations most frequently complained of pain were in the upper neck (87,0%), back (81,1%), waist, hip and lower neck (80,5%). It can be concluded that the lesehan sitting position is a position that is often used during learning. This position lacks ergonomics so that it contributes as a risk factor for musculoskeletal disorder and the locations of complaints that are often felt are the neck, back, waist, and hips.