Meril Valentine Manangkot
Program Studi Sarjana Keperawatan Dan Profesi Ners FK Universitas Udayana

Published : 34 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT MENGENAI PENCEGAHAN COVID-19 MELALUI PELATIHAN DAVID (DAMAI BERSAMA COVID) DI DESA SUMERTA KAJA KECAMATAN DENPASAR TIMUR M.V. Manangkot; I.G.N. Juniartha; I.A. Sanjiwani; N.A.J. Raya
Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 3 (2022): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/BUM.2022.v21.i03.p09

Abstract

Covid-19 is a disease caused by the Sars-CoV-2 coronavirus. Exposure to Covid-19 has the risk of causing respiratory function failure which has a fatal impact and death. The purpose of this activity is to increase community knowledge and attitudes regarding the prevention of Covid-19 so as to reduce the risk of the community contracting this disease. The method of this activity is face-to-face training which be held on October 22, 2021 in Sumerta Kaja Village, East Denpasar. The information was given by two speakers, namely internal medicine specialist and nursing lecturer. The information provided included knowledge about Covid-19, hand washing techniques, techniques for using and removing masks, and all about home cleaning techniques after self-isolation. The result of this activity is an increase in community knowledge and attitudes about Covid-19 prevention after participating in this activity. Conclusion and implication are the community is expected to continue to maintain and even increase vigilance against Covid-19 and can be a source of information for their families at home. Keywords: Covid-19, prevention, knowledge, training, attitude
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PERNIKAHAN DINI DI SMK NEGERI 5 DENPASAR A'isyah Agustina Amalia; I Gusti Ayu Pramitaresthi; Meril Valentine Manangkot
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i01.p05

Abstract

Pernikahan dini merupakan fenomena yang menjadi permasalahan serius di era globalisasi saat ini baik di Indonesia maupun di mancanegara. Berdasarkan data PUSKAPA tahun 2020 sebanyak 1.220.900 perempuan di Indonesia menikah di bawah usia 18 tahun. Hal tersebut menyebabkan Indonesia menempati posisi 10 besar kasus pernikahan dini tertinggi di dunia. Salah satu penyebabnya ialah minimnya pengetahuan remaja akibat pemberian pengetahuan terkait seks dan pernikahan dini masih dianggap tabu oleh keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja terhadap pernikahan dini di SMK Negeri 5 Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian diambil di SMK Negeri 5 Denpasar siswa kelas X jurusan UPW dengan menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 83 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan remaja tentang pernikahan dini, yang diadaptasi dari penelitian sebelumnya. Analisis data univariat digunakan dalam penelitian. Data ditampilkan dalam bentuk tendensi sentral dan distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas siswa berusia 16 tahun dan berjenis kelamin perempuan (57,8%). Kemudian didapatkan hasil yaitu siswa memiliki tingkat pengetahuan tentang pernikahan dini dengan kategori baik (50,6%), kategori cukup (38,6%), dan kategori buruk (10,8%). Namun terdapat item yang belum diketahui oleh responden ditandai dengan dominasi jawaban salah pada beberapa item pertanyaan sehingga pemberian informasi terkait dengan pengetahuan tentang pernikahan dini tetap penting untuk dilakukan.
PELATIHAN SELF HYPNOSIS EMPOWERMENT MENINGKATKAN EFIKASI DIRI PASIEN DIABETES MELLITUS Manangkot, Meril Valentine; Suindrayasa, I Made
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i03.p15

Abstract

Diabetes mellitus merupakan salah satu gangguan metabolik dengan karakteristik peningkatan konsentrasi glukosa dalam darah. Penatalaksanaan pengobatan DM berlangsung seumur hidup, sehingga memerlukan efikasi diri yang optimal. Efikasi diri dapat diwujudkan dengan membangun kepercayaan diri individu, salah satu caranya dengan melakukan self-hypnosis empowerment. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan self-hypnosis empowerment terhadap efikasi diri pasien DM. Teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling. Responden penelitian terdiri dari 30 orang kelompok eksperimen dan 30 orang kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan pelatihan self-hypnosis empowerment, sedangkan kelompok kontrol hanya mendapatkan terapi umum. Pengumpulan data menggunakan kuesioner efikasi diri Diabetes Management Sel-Efficacy Scale. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan skor efikasi diri pre dan post intra kelompok eksperimen (p-value = 0,000), terdapat perbedaan skor efikasi diri pre dan post intra kelompok kontrol (p-value = 0,000), serta terdapat perbedaan selisih skor efikasi diri antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p-value = 0,000). Tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan edukasi bagi pasien DM untuk meningkatkan efikasi diri dan motivasi, demi terwujudnya perilaku manajemen kesehatan yang optimal.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG CARDIOPULMONARY RESUSCITATION MELALUI PELATIHAN BASIC LIFE SUPPORT PADA PECALANG DAN KADER DI DESA WISATA BONGAN TABANAN Suindrayasa, I Made; Manangkot, Meril Valentine; Juniartha, I Gusti Ngurah; Antari, Gusti Ayu Ary
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i03.p14

Abstract

Desa Wisata adalah satu program yang dibuat oleh satu desa yang bertujuan untuk menarik kunjungan wisatawan. Bongan merupakan salah satu desa wisata yang ada di Bali yang sedang berkembang. Industri pariwisata harus didukung oleh berbagai aspek khususnya kesehatan. Ketika melakukan pertolongan dalam situasi kegawatdaruratan, seseorang harus mempunyai pengetahuan yang baik dan sikap yang positif. Pengetahuan menolong meliputi pemahaman dalam prinsip, langkah, dan tata cara menolong. Sikap positif dalam menolong adalah posisi seseorang dalam berkeinginan untuk menolong sehingga nanti ditunjukkan dengan perilaku menolong. Persiapan, pencegahan, dan penanganan kondisi kegawatdaruratan yang baik akan memberikan rasa aman bagi wisatawan yang berkunjung dan pelaku jasa pariwisata yang ada di desa wisata. Pecalang dan kader merupakan perwakilan dari masyarakat yang dapat diandalkan saat terjadi kondisi-kondisi kegawatdaruratan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pelatihan Basic Life Support terhadap pengetahuan dan sikap pecalang dan kader dalam penanganan kegawatdaruratan khususnya tentang cardiopulmonay resuscitation. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan metode quasi experimental dengan pre-post test. Perlakuan yang diberikan berupa Pelatihan Basic Life Support berupa ceramah, demontrasi, tanya jawab yang dilaksanakan secara tatap muka. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai p-value < 0,05 menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap tentang penanganan kegawatdaruratan khususnya tentang cardiopulmonay resuscitation melalui pelatihan BLS.
PENINGKATAN SELF EFFICACY MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN KEBENCANAAN FADIP (FIRST AID AND DISASTER PLAN TRAINING) Suindrayasa, I Made; Manangkot, Meril Valentine; Saputra, I Kadek; Wibawa, Ari
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i06.p04

Abstract

Dalam kondisi kebencanaan persiapan penanggulangan dan mitigasi harus disiapkan self efficacy yang baik. Self-efficacy dalam kebencanaan adalah kepercayaan diri individu terhadap kekuatan yang dipunyai untuk mampu melakukan mengatasi kondisi kebencanaan. Pelatihan kebencanaan FADIP (First Aid and Disaster Plan Training) merupakan pelatihan yang berisi tentang topik-topik persiapan, penanggulangan, dan mitigasi bencana. Desa Tista adalah desa wisata yang terletak di Kabupaten Tabanan Provinsi Bali yang sedang berkembang. Industri pariwisata harus didukung oleh berbagai aspek khususnya kesehatan. Rumusan masalah dalam penelitian ini apakah ada peningkatan self efficacy masyarakat melalui pelatihan kebencanaan FADIP (first aid and disaster plan training) di Desa Wisata Tista Kabupaten Tabanan. Tujuan dari penelitian ini yaitu peningkatan self efficacy masyarakat melalui pelatihan kebencanaan FADIP (first aid and disaster plan training) di Desa Wisata Tista Kabupaten Tabanan. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik dengan metode quasi experiment dengan pre-post test. Sampel penelitian ini adalah responden yang berada / tinggal di daerah Desa Wisata Kabupaten Tabanan. Jumlah responden sebanyak 30 orang. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapat nilai p-value < 0,05 yang memiliki arti ada peningkatan self efficacy masyarakat melalui pelatihan kebencanaan FADIP (first aid and disaster plan training) di Desa Wisata Tista Kabupaten Tabanan.
GAMBARAN SIKAP ERGONOMI DAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL SELAMA PEMBELAJARAN DARING PADA MAHASISWA ILMU KEPERAWATAN DI UNIVERSITAS UDAYANA Kelvin, I Gusti Ngurah Putu; Saputra, I Kadek; Manangkot, Meril Valentine
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i04.p07

Abstract

Musculoskeletal disorder are often experienced by students during online learning during the Covid-19 pandemic. Purpose of this study was to find out how the description of ergonomic attitudes and musculoskeletal disorder experienced during online learning. This research is a descriptive survey research conducted on nursing students at Udayana University in April 2022 with 169 respondents selected through proportionate stratified random sampling technique. Data was collected online using ergonomic attitudes questionnaire and Nordic Body Map. The results showed that the majority of respondents aged 18-23 years were dominated by women, and 63,3% had received information on ergonomics concepts. The most widely used postures during learning are sitting on the back with the upper arm flexed 20-45o, forearm flexed 60-100o, wrist bent at an angle of more than 15o, neck slightly bent at 10-20o, and back bent at an angle 0-20o without using footrest. Musculoskeletal disorder were measured using the NBM questionnaire with the result that 62,1% had a low level of complaints and the locations most frequently complained of pain were in the upper neck (87,0%), back (81,1%), waist, hip and lower neck (80,5%). It can be concluded that the lesehan sitting position is a position that is often used during learning. This position lacks ergonomics so that it contributes as a risk factor for musculoskeletal disorder and the locations of complaints that are often felt are the neck, back, waist, and hips.
HUBUNGAN ANTARA SIKAP KERJA DENGAN KELUHAN LOW BACK PAIN PADA PENGRAJIN GAMELAN DI DESA TIHINGAN Purnama, Pande Made Dwi Ayu; Nurhesti, Putu Oka Yuli; Manangkot, Meril Valentine
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i05.p07

Abstract

Low back pain merupakan bagian dari gangguan muskuloskeletal yang sering terjadi selama aktivitas kerja. Keluhan low back pain banyak dialami oleh masyarakat umum dan paling banyak terjadi pada pekerja, salah satunya adalah pengrajin gamelan. Proses pembuatan gamelan yang melalui beberapa tahapan menimbulkan keluhan nyeri yang dirasakan pada tubuh. Salah satu faktor yang mempengaruhi timbulnya nyeri tersebut yaitu sikap kerja. Sikap kerja yang tidak ergonomis akan meningkatkan risiko terjadinya low back pain pada pekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara sikap kerja dengan keluhan low back pain pada pengrajin gamelan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 57 orang, yang didapatkan dengan teknik total sampling. Sikap kerja dan keluhan low back pain diukur dengan menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) dan REBA. Analisa data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan kuat dengan arah korelasi positif antara sikap kerja dengan keluhan low back pain pada pengrajin gamelan p-value < 0,0001 dengan nilai r = 0,653. Koefisien determinan menunjukkan hasil sebesar 42,6% yang berarti sikap kerja memiliki hubungan dengan keluhan LBP pada pengrajin gamelan sebesar 42,6% sehingga dalam hal ini pekerja pengrajin gamelan diharapkan lebih menyesuaikan posisi tubuh dan memperhatikan durasi dalam bekerja agar terhindar dari risiko kesehatan seperti low back pain.
HUBUNGAN TINGKAT SPIRITUALITAS DENGAN KECEMASAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS Widyasari, Putu Rossi; Manangkot, Meril Valentine; Juniartha, I Gusti Ngurah
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i04.p14

Abstract

Penyakit Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan keadaan penurunan fungsi ginjal. Salah satu pilihan terapi untuk pasien GGK adalah hemodialisis. Pasien yang menjalani terapi hemodialisis dapat mengalami kecemasan, kecemasan akan berdampak pada kelancaran proses hemodialisis. Salah satu upaya untuk mengatasi kecemasan khususnya pada pasien penyakit kronik adalah dengan meningkatkan aspek spiritualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat spiritualitas dengan kecemasan pada pasien GGK yang menjalani terapi hemodialisis. Penelitian ini dilakukan pada 10 April - 10 Mei 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini diikuti oleh 50 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat spiritualitas pasien tinggi yaitu sebanyak 29 orang (58%) dan sebagian besar pasien yang menjalani terapi hemodialisis memiliki tingkat kecemasan yang ringan, yaitu sebanyak 33 orang (66%). Hubungan tingkat spiritualitas dan kecemasan pada pasien GGK yang menjalani terapi hemodialisis dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil uji menunjukkan ada hubungan antara tingkat spiritualitas dengan kecemasan pada pasien GGK yang menjalani terapi hemodialisis (p-value = 0,000, r = -0,617). Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat spiritualitas pasien, maka semakin ringan tingkat kecemasan pasien yang menjalani terapi hemodialisis.
GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU PERLINDUNGAN TERHADAP PAPARAN SINAR ULTRAVIOLET PADA WISATAWAN MANCANEGARA DI PANTAI KUTA Anggraheni, Sukma; Manangkot, Meril Valentine; Utami, Kadek Cahya
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 12 No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2024.v12.i01.p14

Abstract

Paparan sinar ultraviolet yang diperoleh selama melakukan aktivitas wisata dapat menimbulkan efek merugikan bagi kesehatan wisatawan. Efek merugikan tersebut meliputi gangguan pada mata dan kulit hingga penurunan sistem kekebalan tubuh. Perlindungan terhadap paparan sinar ultraviolet merupakan strategi pencegahan utama yang dapat dilakukan oleh wisatawan terhadap berbagai kerusakan tubuh akibat radiasi ultraviolet yang tinggi. Pengetahuan merupakan salah satu faktor yang memengaruhi sikap dan perilaku. Jika sikap dan perilaku tidak didasari oleh pengetahuan yang cukup, maka akan menghasilkan sikap dan perilaku perlindungan yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku perlindungan terhadap paparan sinar ultraviolet pada wisatawan mancanegara di Pantai Kuta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif observasional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 81 wisatawan mancanegara yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Pengambilan data dilakukan selama 14 hari pada Mei 2020 dengan membagikan kuesioner melalui google form dan analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan wisatawan mancanegara termasuk dalam kategori baik (63%), sikap cukup baik (42%), dan perilaku kurang baik (54,3%). Peneliti merekomendasikan kepada Puskesmas dan Klinik Wisata untuk melakukan program pencegahan atau upaya promosi program kesehatan pariwisata terkait langkah perlindungan dan risiko kesehatan akibat paparan sinar ultraviolet, serta profesi perawat dapat mengembangkan peran profesionalnya dalam keperawatan pariwisata untuk meningkatkan perilaku perlindungan yang memadai pada wisatawan.
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA Suryadi, Putu Maya Ratih; Manangkot, Meril Valentine; Kamayani, Made Oka Ari; Yanti, Ni Putu Emy Darma
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i04.p08

Abstract

Kepercayaan diri adalah sikap yakin pada kemampuan diri sendiri untuk melakukan hal yang ingin dicapainya. Kepercayaan diri sangat penting dimiliki oleh remaja sebagai pelajar untuk mengembangkan prestasi yang dimilikinya. Remaja cenderung memiliki perasaan labil dan lebih emosional, sehingga rentan untuk memiliki kepercayaan diri yang rendah. Intensitas penggunaan media sosial dapat mempengaruhi kepercayaan diri penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan kepercayaan diri pada siswa di SMA Kristen Harapan Denpasar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling dengan jumlah responden sebanyak 154 siswa di kelas XII pada jurusan MIPA dan IPS. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah teruji valid dan reliabel untuk mengukur intensitas penggunaan media sosial dan kepercayaan diri melalui google form. Uji analisis yang digunakan adalah uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil uji analisis menggunakan Spearman Rank menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang cukup erat dengan arah hubungan yang negatif antara intensitas penggunaan media sosial dengan kepercayaan diri (p < 0,001, r = - 0,430). Dapat disimpulkan bahwa intensitas penggunaan media sosial berhubungan dengan kepercayaan diri dimana semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial maka semakin rendah kepercayaan diri yang dimiliki oleh remaja, begitu juga sebaliknya. Remaja diharapkan dapat menggunakan media sosial dengan baik dan bijak untuk mencegah terjadinya penurunan kepercayaan diri.