Claim Missing Document
Check
Articles

KONTRIBUSI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI TERHADAP KAPASITAS PARU-PARU DAN TEKANAN DARAH Muhammad Nurhamid; Rahmat Hermawan; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 4 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The goal of this research was to determine the contribution level of physical fitness to the lung capacity and blood pressure. Population and sample of this research are 305 people and 60 people (30 man and 30 women), respectirely. The method used is descriptive correlational. Data collection techniques to test and measurement. Data analysis techniques receipts regression to find the contribution of the level of physical fitness to the lung capacity and blood pressure. The results showed that the lung capacity son has a correlation coefficient of 0.474 with a contribution of 22.5%, women's lung capacity had a correlation coefficient of 0.524 with a contribution of 27.5%, men's blood pressure has a correlation coefficient of 0.601 with a contribution amounted to 36.1%, blood pressure daughter has a coefficient of 0.628 with a contribution of 39.4%.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kontribusi tingkat kebugaran jasmani terhadap kapasitas paru-paru dan tekanan darah. Populasi berjumlah 305 siswa dan sampel dalam penelitian ini berjumlah putra 30 sampel dan putri 30 sampel. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Teknik pengumpulan data dengan tes dan pengukuran. Teknik analisis data meggunakan regresi untuk mencari besarnya kontribusi tingkat kebugaran jasmani terhadap kapasitas paru-paru dan tekanan darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas paru-paru putra memiliki koefisien korelasi sebesar 0,474 dengan kontribusi sebesar 22,5%, kapasitas paru-paru putri memiliki koefisien korelasi sebesar 0,524 dengan kontribusi sebesar 27,5%, tekanan darah putra memiliki koefisien korelasi sebesar 0,601 dengan kontribusi sebesar 36,1%, tekanan darah putri memiliki koefisien sebesar 0,628 dengan kontribusi sebesar 39,4%.Kata kunci : kapasitas paru-paru, kebugaran jasmani, tekanan darah.
PENGARUH LATIHAN SENAM IRAMA TERHADAP PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI Tri Ulan Kunarti; Ade Jubaedi; Frans Nurseto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 1 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is aimed to find out the inflvence of rhy thic gymnastic exerase towards the students’vitalty improvement at smp negeri 2 Abung Tengah north lampung. The result of this research is hoped to be use ful as a literature physicacal exercise teacher. The methodology of this research that will be used is experimental method, by conducting the treatment,gymnastics,twice a week for at least 8 weeks or 24 meetings.the sample that used is totally sample, all students of class VII 30 students in experimental class and 30 students in control class the data collecting technigve is TKJI test-T.Based on the result of data analysis gottenis gymnastics exercise in twice a week influences the level of vitality of students, which means that the test is woeked successfully with 6,990.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui jelas pengaruh latihan senam irama terhadap peningkatan kebugaran jasmani pada siswa smp negeri 2 abung tengah lampung utara.hasil penelitian diharapkan bermanfaat bagi guru penjaskes sebagai bahan rujukan yang berguna sebagai pedoman dalam menggambarkan keadaan siswa tentang kebugaran jasmani. Metodologi peneliti menggunakan metode eksperimen, melaksanakan treatment yaitu latihan senam irama 2 kali seminggu atau 24 kali pertemuan. Sampael yang digunakan adalah sampel total.Seluruh siswa kelas VII yang mengikuti ekstra kulikuler olahraga senam irama sebanyak 60 siswa. 30 orang kelas eksperimen dan 30 orang sebagai kelas control. Teknik pengumpulan dengan tkji teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil perhitungan dan analisis data yang diperoleh dari tes pengukuran, latihan senam irama dua kali seminggu berpengaruh terhadap tingkat kebugaran jasmani secara bermakna, hasil uji signifikan menunjukan angka sebesar 6,990.Kata kunci: berpengaruh, kebugaran jasmani, senam irama.
Pengaruh Latihan Memukul Bola Digantung Terhadap Ketepatan Smash Bola Voli Suwarda Gadis Notriya; Sudirman Husin; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 3 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of hitting the ball is hung on improving the accuracy of smash participants extracurricular volleyball high school girls Paramarta 1 Seputih Many Central Lampung. This research uses pseudo experimental method, this research design is "pre-test and post-test". Subjects in this study were students extracurricular participants bolavoli Putri SMA Paramarta 1 Seputih Many Central Lampung which amounted to 30 students. The instrument used to test smash accuracy is the smash accuracy test. Data analysis using t test, based on result of analysis indicate the difference between experimental group treated and control group that is not treated to the accuracy of smash on women volleyball at extracurricular SMA Paramarta 1 Seputih Many Central Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan memukul bola digantung terhadap peningkatkan ketepatan smash peserta ekstrakurikuler bola voli putri SMA Paramarta 1 Seputih Banyak Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu, desain penelitian ini adalah “pre-test dan post-test”. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa peserta ekstrakurikuler bolavoli Putri SMA Paramarta 1 Seputih Banyak Lampung Tengah yang berjumlah 30 siswa. Instrumen yang digunakan untuk tes ketepatan smash adalah tes ketepatan smash. Analisis data menggunakan uji t, berdasarkan hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan antara kelompok eksperimen yang diberi perlakuan dan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan terhadap hasil ketepatan smash bola voli putri pada ekstrakurikuler SMA Paramarta 1 Seputih Banyak Lampung Tengah.kata kunci: memukul bola digantung, ketepatan smash.
Kontribusi Kekuatan Otot Tungkai, Keseimbangan dan Kecepatan Terhadap Kemampuan Tendangan Sabit Juni Prasetyo; Ade Jubaedi; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 5, No 2 (2017): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to know whether there is any contribution leg muscle strength, balance, and speed with the ability crescent kick in SMP Muhammadiyah I Gadingrejo. The results show: first, there is a significant relationship between leg muscle strength with a crescent kick velocity correlation value about 0,658. Secondly, there is a significant correlation between the balances with a crescent kick velocity correlation value about 0,677. Thirdly, there is a significant relationship between the speeds with the ability crescent kick correlation value about 0,631. Fourth, there is a significant relationship between leg muscle strength, balance, and speed with the ability crescent kick correlation value about 0,801.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui ada tidaknya kontribusi kekuatan otot tungkai, keseimbangan, dan kecepatan dengan kemampuan tendangan sabit di SMP Muhammadiyah I Gadingrejo. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai dengan kecepatan tendangan sabit nilai korelasi sebesar 0,658. Kedua, ada hubungan yang signifikan antara keseimbangan dengan kecepatan tendangan sabit nilai korelasi sebesar 0,677. Ketiga, ada hubungan yang signifikan antara kecepatan dengan kemampuan tendangan sabit nilai korelasi sebesar 0,631. Keempat, ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai, keseimbangan, dan kecepatan dengan kemampuan tendangan sabit nilai korelasi sebesar 0,801.Kata Kunci: kecepatan, kekuatan otot tungkai, keseimbangan dan tendangan sabit
Kontribusi Panjang Lengan, Kekuatan Lengan, Panjang Tungkai Dan Power Tungkai Dengan Hasil Loncat Harimau Mahendra Dinatha Oseda; Ade Jubaedi; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study was to find the contribution of arm length, arm strength, leg length and limb power with tiger jumping results. The type of research used is descriptive correlational with a sample of 30 people. Data collection techniques using tiger jump instruments. Data analysis uses data analysis techniques and correlational tests. The results showed that the arm length contributed to the tiger jump result of 14.25%, arm strength contributed to the tiger jump result of 23.66%, the leg length contributed to the tiger jump yield of 14.68%, and the leg power gave the contribution of tiger jumps was 44.49%. The conclusion of this study shows that the power of limbs contributes the most to the results of tiger jumps on students of the University of Lampung Penjaskesrek class of 2017.Masalah dalam penelitian ini adalah mencari kontribusi panjang lengan, kekuatan lengan, panjang tungkai dan power tungkai dengan hasil loncat harimau. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan sampel sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen loncat harimau. Analisis data menggunakan teknik analisis data dan uji korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang lengan memberikan kontribusi dengan hasil loncat harimau sebesar 14,25%, kekuatan lengan memberikan kontribusi dengan hasil loncat harimau sebesar 23,66%, panjang tungkai memberikan kontribusi dengan hasil loncat harimau sebesar 14,68%, dan power tungkai memberikan kontribusi dengan hasil loncat harimau sebesar 44,49%. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa power tungkai memberikan kontribusi paling besar dengan hasil loncat harimau pada mahasiswa Penjaskesrek Universitas Lampung angkatan 2017.Kata kunci : kekuatan lengan, loncat harimau, panjang lengan, panjang tungkai, power tungkai
HUBUNGAN TINGGI, BERAT BADAN, PANJANG LENGAN, PANJANG TUNGKAI TERHADAP RENANG GAYA DADA Yuliani Yuliani; Akor Sitepu; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 3 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the relationship of height, weight, arm length, and leg length to the basic motion of swimming breaststroke. The method used was survey data by one shoot models. The data analysis was using descriptive correlational. The population used was students class VIII SMP N 3 South Lampung Natar totaling 33 students. Sampling was using proportional random sampling. Data were collected by engineering test and measurement and data analysis techniques by using product moment. The results showed that height, weight, arm length, and leg length has 0.797 with a correlation coefficient of 79.7%. Conclusion of this study showsed that the height, weight, arm length and leg length was given a greater correlation to the basic motion swimming breaststroke in the class VIII SMPN 3 Natar, South LampungPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tinggi badan, berat badan, panjang lengan, dan panjang tungkai terhadap gerak dasar renang gaya dada. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pengambilan data one shoot model. Analisis data menggunakan deskriptif korelasional. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas VIII SMP N 3 Natar Lampung Selatan berjumlah 33 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan pengukuran serta teknik analisis data menggunakan prodak moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa tinggi badan, berat badan, panjang lengan, dan panjang tungakai memiliki koefisien determinasi 0,797 dengan korelasi sebesar 79,7%. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa tinggi badan, berat badan, panjang lengan dan panjang tungkai memberikan korelasi lebih besar terhadap gerak dasar renang gaya dada pada siswa kelas VIII SMPN 3 Natar Lampung Selatan.Kata kunci : berat badan, hubungan, panjang lengan, panjang tungkai, renang gaya dada.
HUBUNGAN ANTARA KEBUGARAN JASMANI DENGAN KETERAMPILAN BERMAIN BULUTANGKIS Khamid Asnawi; Ade Jubaedi; Surisman Surisman
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 3 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneilitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan yang signifikan antara kebugaran jasmani dengan keterampilan bermain bulutangkis pada kelas VII SMP PGRI Pejambon Tahun Pelajaran 2012/2013. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kolerasional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 82 siswa. Data dikumpulkan melalui tes TKJI dan tes keterampilan bermain bulutangkis. Hasil analisis menunjukkan: Pertama, diperoleh koefesien korelasi 0,656 artinya ada hubungan signifikan antara lari 50 m dengan keterampilan bulutangkis, kontribusi 43,03%. Kedua, didapat koefesien korelasi 0,625 artinya ada hubungan signifikan antara gantung angkat tubuh dengan keterampilan bulutangkis, kontribusi 39,11%. Ketiga, didapat koefesien korelasi 0,677 artinya ada hubungan signifikan antara baring duduk dengan keterampilan bulutangkis, kontribusi sebesar 45,83%. Keempat, didapat koefesien korelasi 0,607 artinya ada hubungan signifikan antara loncat tegak dengan keterampilan bulutangkis, kontribusi 36,84%.The objective of this research is to reveal whether there is correlation between physical fitness by the ability of badminton at the students in seven class of SMP PGRI Pejambon academic year 2012/2013. The metode that was used in this research is descriptive correlation. That consist 82 students. The data submitted by test of TKJI for 13-15 years old and test ability the badminton. The result showed: First, got correlation 0,656 it’s mean there is correlation between running 50 m by the ability badminton, got 43,03%. Second, got correlation 0,625 it’s mean there is correlation between hung up the body by the ability badminton, got 39,11%. Third, got correlation 0,677 it’s mean that there is correlation between sit up by the ability badminton that got 45,83%. Fourth, got correlation 0,607 it’s mean there is correlation between vertical jump by the ability badminton and got 36,84%.Kata kunci : deskriptif kolerasional, kebugaran jasmani, servis, bádminton
HUBUNGAN ANTARA KELINCAHAN DAN KECEPATAN MENDRIBBLE BOLA TERHADAP AKURASI PASSING MAHASISWA UNIVERSITAS LAMPUNG 2016 Henda Wiwanda Ginting; Ade Jubaedi; Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 5, No 1 (2017): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of research was to know the relationship is there agility and speed accuracy passing ball at the student man penjaskesrek University of Lampung year 2016. The method used in this study was a survey method, data collection techniques test agility and speed dribble the ball with passing accuracy results ball on male students of penjaskesrek Lampung University in 2016 with a sample of men who 25 people. Samples were 25 students. Data were analyzed using analysis Hypothesis one shot models. The results of data analysis showed that the test results obtained figures show Rtabel agility at 48,44, dribble the ball speed test results indicate the numbers Rtabel 10,30 and 111,76 passing accuracy test results. The conclusion of this study found that there is a significant relationship between agility against the results of passing accuracy and significant relationship between the speed dribble the ball against passing accuracyTujuan penelitian adalah untuk mengatahui adakah hubungan kelincahan dan kecepatan mendribble bola terhadap akurasi passing bola pada mahasiswa laki-laki penjaskesrek Universitas Lampung tahun 2016. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survey, dengan teknik pengumpulan data tes kelincahan dan kecepatan mendribble bola dengan hasil akurasi passing bola pada mahasiswa laki-laki penjaskesrek universitas lampung tahun 2016 dengan sampel laki-laki yang berjumlah 25 orang. Sampel pada penelitian ini berjumlah 25 siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis Uji Hipotesis one shot model. Hasil analisis data menunjukan bahwa Hasil Tes Kelincahan didapatkan angka menunjukan Rtabelsebesar 48,44, hasil tes kecepatan mendribble bola angka menujukanRtabel10,30 dan hasil tes akurasi passing 111,76. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kelincahan terhadap hasil akurasi passing dan ada hubungan yang signifikan antara kecepatan mendribble bola terhadap akurasi passingKata kunci :akurasi passing, kecepatan mendribble,kelincahan
Pengaruh Model Pembelajaran Kelompok Dan Individu Terhadap Gerak Dasar Menggiring Bola Robert Romulus Silaban; Akor Sitepu; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of group and individual learning models on basic motion of dribbling ball in male students of class VII of SMP 12 Bandar Lampung. This research is Population Research. Data collection techniques use tests and measurements. Research Population Is Male Students of Class VII of SMPN 12 Bandar Lampung totaling 30 Students. Instrument used by soccer dribble test. Data Analysis Using Test T. Research Results show that; (1) There is an Influence Between Group Learning Models Against the Basic Motion of Bringing the Ball in Male Students of Class VII of SMPN 12 Bandar Lampung. (2) There is an Influence Between Individual Learning Models on the Basic Motion of Bringing the Ball in Male Students of Class VII of SMPN 12 Bandar Lampung. (3) The Group Learning Model Is More Influential on the Basic Motion of Bringing the Ball to Male Students of Class VII of SMPN 12 Bandar Lampung.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Kelompok Dan Individu Terhadap Gerak Dasar Menggiring Bola Pada Siswa Putra Kelas VII SMPN 12 Bandar Lampung. Penelitian ini adaalah Penelitian Populasi. Teknik Pengumpulan Data menggunakan tes dan pengukuran. Populasi Penelitian Adalah Siswa Putra Kelas VII SMPN 12 Bandar Lampung yang berjumlah 30 Siswa. Instrumen yang digunakan soccer dribble test. Analisis data Menggunakan Uji T. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa; (1) Ada Pengaruh Antara Model Pembelajaran Kelompok Terhadap Gerak Dasar Menggiring Bola Pada Siswa Putra Kelas VII SMPN 12 Bandar Lampung. (2) Ada Pengaruh Antara Model Pembelajaran Individu Terhadap Gerak Dasar Menggiring Bola Pada Siswa Putra Kelas VII SMPN 12 Bandar Lampung. (3) Model Pembelajaran Kelompok Lebih Berpengaruh Terhadap Gerak Dasar Menggiring Bola Pada Siswa Putra Kelas VII SMPN 12 Bandar Lampung. Kata kunci : Model Pembelajaran Kelompok, Individu, Gerak Dasar Menggiring Bola
Motivasi Siswa Terhadap Olahraga Renang Pada Club Renang Jaka Utama Bandar Lampung Maria Sri Devi Br Ginting; Akor Sitepu; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 3 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine how much interest the athletes at the Swimming Club Jaka Utama Bandar Lampung chose to swim. The results of the descriptive analysis showed that the students' motivation to take part in swimming at the premier club with a very high category 12 students belonged to intrinsic motivation or 60% of students from 20 students who participated in the study of 7 male students and 13 female students using a validated research questionnaire. student motivation belonging to extrinsic motivation showed that from the interval 62.51 - 81.25 with a high category there were 4 students (20%) of the 20 students who filled out the validation research questionnaire, then the intervals of 43.76 - 62.50 with low categories of only 8 students (40%), and intervals 25.00 - 43.75 with a very low category there are 8 students (40%).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  seberapa besar minat atlet Club Renang Jaka Utama Bandar lampung memilih cabang renang. Hasil Analisis deskriptif menunjukan bahwa motivasi siswa dalam mengikuti olahraga renang di club jaka utama dengan kategori sangat tinggi 12 siswa tegolong dalam motivasi intrinsik atau 60% siswa dari 20 siswa yang mengikuti penelitian 7 siswa putra dan 13 siswa putri dengan menggunakan angket penelitian yang sudah validasi. motivasi siswa yang tergolong motivasi ekstrinsik menunjukkan bahwa dari interval 62.51 - 81.25 dengan kategori tinggi terdapat 4 siswa (20%) dari 20 siswa yang mengisi angket penelitian validasi, kemudian interval 43.76 - 62.50 dengan kategori rendah hanya 8 siswa (40%), dan interval 25.00 - 43.75 dengan kategori sangat rendah terdapat 8 siswa (40%).Kata kunci: motivasi, renang
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aang Isa Ansori Abd. Rasyid Syamsuri Achmad Azid Adhi Wicaksono Adi Kurniawan Aditya Warman Aditya Wiguna Afif Setiawan Agatha Dian Anggraeni Agung Yudha Catur Rizal Akor Sitepu Al Falah Ali Usman Almas Aqmarina Putri Anang Artareza Andri Sofyan Anggiat Marudut Gultom Anggun Anindita Sani Apreza Tryanda Aprizal Sobriyanto Arbi Wahyu Syaifudin Ardian Cahyadi Arisandi Arga Saputra Asa Medyantara Azry Ayu Nabillah Badral Elan Fauzan Bagus Darmawanto Batara Yoki Putra Bima Adi Bagaskara Binar Sumirat Cahyo Prasetyo Choirul Umam Danang Wibowo Deni Setya Budi Desrika Redi Sanjaya Dewi Indah Susanti Dian Febri Rahmadi Dicky Tamara Rizaldi Diki Fitrana Putra Dimas Duta Putra Utama Dwi Priyono Eko Bagus Fahrizqi Eno Irdianto Epan Chaidir Febri Setiawan Fibria Hadi Sucihno Frans Nurseto Frans Nurseto Frans Nuseto Fransiskus Nurseto Gentana, Ramando Henda Wiwanda Ginting Hendra Lesmana Hendrik Pranoto Heri Prayogo Herman Tarigan Herman Tarigan Heru Sulistianta I Ketut Herta I Wayan Gandi Atmaja Ibnu Aunu Rahmansyah Idrus Afandi Indianto Indianto Ione Fiqri Sujadi Irawan Saputra Ivan Kurnia Reza Joan Siswoyo Juni Prasetyo Khairu Rahman Khamid Asnawi Like Novra Yudha Listiono Listiono Lungit Wicaksono M. Habib Albab Mahendra Dinatha Oseda Mahyudi Dwi Septian Maria Sri Devi Br Ginting Marta Dinata Maulana, Tobby Medrika Anggie Retama Miftahul Mahmudah Mila Pratiwi Mohammad Ramadhan Muchrodin Muchrodin Muhammad Indra Kurniawan Muhammad Nurhamid Nanang Aristia Utama Nevy Anggraeni Ni Made Rika Ambarwati Ni Wayan Sista Restiana Noprian Tri Handoko Novan Permana Novi Kurniawan Novi Susanti Novita Sari Nur Hikmah Nurmala Sari Oktri Maharani Pajar Andela Purwoko, Agus Rahmat Hermawan Ramando Gentana Randi Tirta Saputra Ratia Hesti Putri D Redi Sanjaya, Redi Reki Saputra Restu Triwijaya Revi Firnando Rico Yulianto Rina Balyo Ririn Efrina Riswanti Rini Robert Romulus Silaban Ruliyadi S Ryan Hidayat Satria Armanjaya Satria Wijaya Septo Randika Sihab Doni Pujianto Singgih Pradipto Siswoyo, Joan Sudirman Husin Suranto Suranto Surisman Surisman Suwarda Gadis Notriya Theofilus Deni Alfaro Thomas Wahyu Widya Sanjaya Tri Ulan Kunarti Usman Adam Vitadi Setiawan winda musfita Windy Anugrah Kurniawan Wira Sigindjai Pratama Wiranti Kusparwati Wisnu Prestian Putra Wiyono Wiyono Wiyono wiyono Yahya Tohari Yandi Mulyawan Yandri Arif Yoga Harlis Sidiawan Yoga Septia Yuanda Nugroho Sudirman Yuliani Yuliani