Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN POWER TUNGKAI DAN KELINCAHAN TERHADAP KECEPATAN MENENDANG KE ARAH GAWANG Randi Tirta Saputra; Ade Jubaedi; Frans Nurseto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 4 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship of the leg power and agility to speed towards goal kick. The method used was descriptive correlational. The samples used were 18 boys class 1 class XI IPS with a population of 18 students. Sampling was using total sampling technique. Data analysis was using product moment correlation. The results showed that leg power has a correlation coefficient of 0.798 with a contribution of 63.7% and agility have a correlation coefficient of 0.623 with a contribution of 38.8%, it can be concluded that power the legs to make greater contributions to speed kick toward the goal. Recommendations from these results that the motion to obtain success in doing kick towards the goal, need to pay attention to elements of the physical condition, especially power leg.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan power tungkai dan kelincahan terhadap kecepatan menendang ke arah gawang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Sampel yang digunakan adalah 18 siswa putra kelas kelas xi ips 1 dengan jumlah populasi 18 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa power tungkai memiliki koefisien korelasi 0,798 dengan kontribusi sebesar 63,7% dan kelincahan memiliki koefisien korelasi 0,623 dengan kontribusi sebesar 38,8%, dapat disimpulkan bahwa power tungkai memberikan kontribusi lebih besar terhadap kecepatan menendang ke arah gawang. Rekomendasi dari hasil penelitian ini bahwa untuk memperoleh keberhasilan gerak dalam melakukan tendangan ke arah gawang, perlu memperhatikan unsur kondisi fisik terutama power tungkai.Kata kunci: hubungan, kelincahan, menendang ke arah gawang, power tungkai, shooting.
PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI DAN FAKTOR LINGKUNGAN SOSIAL BUDAYA PADA PEMAIN SEPAKBOLA M. Habib Albab; Ade Jubaedi; Heru Sulistianta
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 1 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose of study comparison of the level of physical fitness and socio-cultural environment factors on football players of Catur Tunggal football school Bandar Lampung and football playersof amor junior football school Metro under 12 yearsto determine the differences in the level of physical fitness and environmental factors, social and cultural life of football players of amor junior school Metro with football player of Catur Tunggal school Bandar Lampung. This study method is using qualitative descriptive study for the process of collecting research using triangulation, member checking and expert opinion. The result of this study showed differences in physical fitness respondents football players of Amor Junior school as good category(18,5) and respondents of football players of Catur Tunggal school as less category(15,1). Social and culture environment of the football players Amor Junior school as high physical activity and football players Catur Tunggal school in the urban shows low physical activity.Tujuan penelitian perbandingan tingkat kebugaran jasmani dan faktor lingkungan sosial budaya pada pemain sepakbola sekolah sepakbola catur tunggal kota bandar lampung dan pemain sepakbola sekolah sepakbola amor junior metro di bawah usia 12 tahun untuk mengetahui perbedaan tingkat kebugaran jasmani dan faktor lingkungan sosial budaya pemain Sekolah Sepakbola Amor Junior Metro dengan pemain Sekolah sepakbola Catur Tunggal Bandar Lampung. Metodologi penelitian ini menggunakan metode deskriptif kulitatif untuk proses pengumpulan data menggunakan triangulasi, member checking dan expert opinion. Hasil penelitian ini menunjukan perbedaan kebugaran jasmani responden pemain sekolah sepakbola Amor Junior termasuk kategori bagus (18,5) dan responden pemain sekolah sepakbola Catur Tunggal termasuk kategori kurang (15,1). Lingkungan sosial budaya pemain sekolah sepakbola Amor Junior di pedesaan dengan aktivitas fisik yang tinggi dan pemain sekolah sepakbola Catur Tunggal di perkotaan menunjukan aktivitas fisik yang rendah.Kata kunci: kebugaran jasmani, lingkungan sosial budaya, sepakbola
KONTRIBUSI KELENTUKAN TUBUH , KEKUATAN OTOT LENGAN, KEKUATAN OTOT TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN KAYANG Restu Triwijaya; Rahmat Hermawan; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 4 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of making this observation is to learn the contribution of body flexibility, arm muscle power and leg muscle power to the student of grade VII SHS Nusantara Gedongtataan Pesawaran. Kinds of observation is used is correlational descriptive observation with population is the student of grade VII at SHS Nusantara Gedong tataan which are 20 people, and then taked 20 sample for the observation. The taking sample style is using Total Sampling methods. Data analysis calculation of body flexibility contribution and the powers compare to kayang ability using correlation person product moment analysis style. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui kontribusi dari kelentukan tubuh, kekuatan otot lengan dan kekuatan otot tungkai pada siswa kelas VII SMP Nusantara Gedongtataan Pesawaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif korelasional dengan populasi adalah siswa kelas VII di SMP Nusantara Gedong tataan yang berjumlah 20 orang, kemudian diambil sampel penelitian berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total Sampling. Analisis data hasil perhitungan kontribusi kelentukan dan kekuatan dengan kemampuan kayang menggunakan teknik analisis korelasi pearson product moment. Kata kunci : kontribusi, kelentukan, kekuatan, otot, kayang
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN GERAK DASAR GULING LENTING PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Muchrodin Muchrodin; Surisman Surisman; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 3 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to produce instructional media roll kip basic motion in audio-visual form, where targeted to students of VIII grade SMP IT Permata Bunda Labuan Ratu Bandar Lampung. The method used in this research were research and development (R D). Population and sample used in this research were 50 students of VIII grade SMP IT permata Bunda Bandar Lampung. The result of this development research was prototype IV which generated in instructional video form of floor gymnastics in roll kip subject. This instructional media can be a reference for PE teachers in junior high school in the floor gymnastics learning process in roll kip subject.The conclution of this research was generated an instructional media basic motion roll kip that can be used as an alternative source of learning and aids media for PE teachers in SMP IT Permata Bunda Bandar Lampung.Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran gerak dasar guling lenting (Roll kip) berupa audio-visual yang ditujukan kepada siswa kelas VIII SMP IT Permata Bunda Labuhan Ratu Bandar Lampung. Metodelogi penelitian dalam penelitian ini menggunakan Research and development (RD) atau penelitian pengembangan. Populasi dan sampel yang digunakan adalah siswa kelas VIII SMP IT Permata Bunda Bandar Lampung berjumlah 50 siswa. Hasil dari penelitian pengembangan ini adalah prototipe IV yang dihasilkan berupa video pembelajaran gerak dasar guling lenting. Media pembelajaran ini dapat menjadi acuan bagi guru penjaskes di sekolah menengah pertama dalam proses pembelajaran senam lantai materi guling lenting. Simpulan dari penelitian ini yaitu dihasilkan media pembelajaran gerak dasar guling lenting yang dapat digunakan sebagai alternatif sumber belajar dan media bantu bagi guru penjaskes di SMP IT Permata Bunda Bandar Lampung.Kata kunci: media pembelajaran, guling lenting, kip.
KONTRIBUSI KESEIMBANGAN KELENTUKAN DAN DAYA LEDAK TERHADAP PERFORMA KATA PADA KARATE Azry Ayu Nabillah; Frans Nuseto; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 3 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the contribution of balance , flexibility and muscle explosive power on the kata performance of UKM Karate Students STKIP Dharma Wacana Metro . The results of this study would be useful to coaches , especially the coaches and the athletes to improve their performance of kata. The method used in this study is a survey method to test the technique . The population used in this study were students UKM Karate STKIP Dharma Wacana  Metro with a sample size of 60 students . Data collection techniques in this study is a one shoot model or one time data collection and data analilis technique used is simple linear regression .The results showed that 16.11 % of the contributions made by the balance of the kata performance, amounted to 40.77 % contribution given to the flexibility of the kata performance and 33.76 % contribution the leg muscle explosive power to the  kata performance.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi keseimbangan, kelentukan dan daya ledak otot terhadap performa kata Mahasiswa UKM Karate STKIP Dharma Wacana Metro. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi pembina, terutama para pelatih dan pada atlet nomor kata untuk meningkatkan performanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan teknik tes. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa UKM Karate STKIP Dharma Wacana Metro dengan jumlah sampel sebanyak 60 mahasiswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah one shoot model atau satu kali pengambilan data dan teknik analilis data yang digunakan adalah Regresi linier sederhana. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 16,11% kontribusi yang diberikan oleh keseimbangan terhadap performa kata, sebesar 40,77% kontribusi yang diberikan kelentukan terhadap performa kata dan sebesar 33,76% kontribusi yang diberikan daya ledak otot tungkai terhadap performa kata.Kata kunci : daya ledak, karate, kelentukan, keseimbangan, performa kata
Perbandingan Antara Latihan Skiping Dan Naik Turun BangkuTerhadap Hasil Tinggi Lompatan Fibria Hadi Sucihno; Ade Jubaedi; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 5, No 4 (2017): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to know the differences between test skipping and up and down the bench with the result of standing jump. The method use in this research was cooperative experiment and observation design two groups pretest-posttest design. Populations and samples were female extracurricular Female Extracurricular which amounted to 20 people. Data collection techniques using a standing jump meter with centimeter units. Data analysis in this research use t test. In the t test data analysis, the final test differences of the two experimental groups can be concluded that there was no significant difference between skipping and up and down training on high-jump results in female extracurricular girls at SMK SWADHIPA I Natar Lampung Selatan 2016/2017. However, it can be seen based on the average value indicating that the practice of skipping was better than the up and down stool exercise.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Antara Latihan Skiping dan Latihan Naik Turun Bangku Terhadap Hasil Tinggi Lompatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimendengan desain penelitianTwo Groups Pretest-Posttest Design. Populasi dan sampel yaitu siswi Ekstrakulikuler Sepakbola Putri yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan alat ukur standing jump dengan satuan centimeter. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji t. Pada analisis data uji t perbedaan tes akhir kedua kelompok eksperimen dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara latihan skiping dan latihan naik turun bangku terhadap Hasil Tinggi Lompatan Pada Siswi Ekstrakulikuler Sepakbola putri Di SMK SWADHIPA I Natar Lampung Selatan 2016/2017. Namun dapat dilihat berdasarkan nilai rata-rata menunjukkan bahwa latihan skipping lebih baik dibandingkan latihan naik turun bangku.Kata Kunci: naik turun bangku, skipping, tinggi lompatan
HUBUNGAN POWER TUNGKAI DAN KELINCAHAN TERHADAP KECEPATAN MENENDANG KE ARAH GAWANG Randi Tirta Saputra; Ade Jubaedi; Frans Nuseto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 2 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship of the leg power and agility to speed towards goal kick. The method used is descriptive correlational. The samples used were 18 boys class 1 class xi ips with a population of 18 students. Sampling using total sampling technique. Data analysis using product moment correlation. The results showed that leg power has a correlation coefficient of 0.798 with a contribution of 63.7% and agility have a correlation coefficient of 0.623 with a contribution of 38.8%, it can be concluded that power the legs to make greater contributions to speed kick toward the goal. Recommendations from these results that the motion to obtain success in doing kick towards the goal, need to pay attention to elements of the physical condition, especially power leg.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan power tungkai dan kelincahan terhadap kecepatan menendang ke arah gawang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Sampel yang digunakan adalah 18 siswa putra kelas kelas xi ips 1 dengan jumlah populasi 18 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa power tungkai memiliki koefisien korelasi 0,798 dengan kontribusi sebesar 63,7% dan kelincahan memiliki koefisien korelasi 0,623 dengan kontribusi sebesar 38,8%, dapat disimpulkan bahwa power tungkai memberikan kontribusi lebih besar terhadap kecepatan menendang ke arah gawang. Rekomendasi dari hasil penelitian ini bahwa untuk memperoleh keberhasilan gerak dalam melakukan tendangan ke arah gawang, perlu memperhatikan unsur kondisi fisik terutama power tungkai.Kata kunci : hubungan, kelincahan, power tungkai, menendang ke arah gawang, shooting.
PENGARUH FARTLEK DAN JOGGING TERHADAP PENINGKATAN VO2MAX TIM SEPAKBOLA SMAN 1 KOTAGAJAH I Ketut Herta; Frans Nurseto; Ade Jubaedi; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 4 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to investigate the difference effects of fartlek and jogging to vo2max football team improvements of SMA Negeri Kotagajah in Central Lampung regency. The type of the research was experiment. There were 22 students which taken randomly as the samples in this research. In order to collect the data, the researcher used cooper test. Then the data were analyzed by using T-test. The results showed that there is an effect of fartlek to the improvement of vo2max (t count = 11.463 t table = 2.22 or Sig. value 0.000 0.05). Besides, there is also an effect of jogging to the improvement of vo2max (t count = 8,303 t table = 2.22 or Sig. value 0.000 0.05). It can be concluded that fartlek is better than jogging.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh fartlek dan jogging terhadap peningkatan vo2max tim sepak bola SMA Negeri 1 Kotagajah Kabupaten Lampung Tengah. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Sampel sebanyak 22 orang yang di ambil secara random. Teknik pengumpulan data menggunakan tes cooper. Analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan:bahwa terdapat pengaruh fartlek terhadap peningkatan vo2max (t hitung = 11,463 t tabel = 2,22 atau nilai Sig. 0,000 0,05). Terdapat pengaruh jogging terhadap peningkatan vo2max (t hitung = 8,303 t tabel = 2,22 atau nilai Sig. 0,000 0,05). Dapat disimpulkan bahwa fartlek lebih baik dibanding jogging.Kata Kunci : fartlek, jogging,vo2max
PENGARUH LATIHAN CIRCUIT TRAINING DAN CROSS COUNTRY TERHADAP VO2MAX Ni Made Rika Ambarwati; Rahmat Hermawan; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 1 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study was to determine whether there was an influence of circuit training exercise and cross country to increase VO2Max on students who take taekwondo men's extracurricular activities in Senior High School 1 Seputih Banyak. Methodology used is the experiment method. Population is the students of taekwondo extracurricular mens in Senior High School 1 Seputih Banyak as many as 60 students. Data collecting technique to test this VO2Max is using 15 minutes running (Balke test). Data were analyzed by using Analysis of Variance (ANAVA). It was shown the result : that there is a significant influence of circuit training exercises at 22.36 and cross country for 33,54 of the VO2Max in taekwondo men's extracurricular student at Senior High School 1 Seputih BanyakTujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh latihan circuit training dan cross country terhadap peningkatan VO2Max pada siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler taekwondo putra di SMA N 1 Seputih Banyak. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Dengan populasi adalah keseluruhan jumlah populasi siswa ekstrakurikuler taekwondo putra di SMA N 1 Seputih Banyak sebanyak 60 siswa. Teknik pengambilan data untuk test VO2Max ini menggunakan Lari 15 menit (Tes Balke). Teknik analisis data menggunakan Analisis Varians (ANAVA). Hasil penelitian menunjukkan: bahwa ada pengaruh yang signifikan dari latihan circuit training sebesar 22,36 dan cross country sebesar 33,54terhadap VO2Max pada siswa ekstrakulikuler taekwondo putra di SMA Negeri 1 Seputih BanyakKata kunci : circuit training, cross country, volume oksigen maksimum (VO2max)
Upaya Peningkatan Gerak Dasar Kayang dengan Alat Bantu Bola, Box dan Alat Bantu Teman Ramando Gentana; Rahmat Hermawan; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve and improve the learning process, especially in the basic movements of kayang. The results of the analysis showed that in the first cycle with the help of a ball aid, an increase in the average value of 62.33 was obtained by calculating the effectivity level of 32.94%, which meant that the action had not been effective. In the second cycle with a tool in the form of a box obtained an increase with an average value of 70.22 with the calculation of the effectivity level of 49.76% that means the action has not been effective. In the third cycle with the use of peer assistance, an increase in the average value of 82.33 was obtained by calculating the effectivity level of 75.59%. The conclusion of the analysis results that each cycle has increased by more than 50%, which means that the action has been effective with tools such as balls, boxes and friend assistance.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan dan memperbaiki proses pembelajaran khususnya dalam gerak dasar kayang. Hasil analisis menunjukan pada siklus pertama dengan bantuan alat bantu berupa bola diperoleh peningkatan rata-rata nilai sebesar 62,33 dengan perhitungan tingkat efekivitas 32,94 % itu berarti tindakan belum efektif. Pada siklus kedua dengan alat bantu berupa box diperoleh peningkatan dengan rata-rata nilai sebesar 70,22 dengan perhitungan tingkat efekivitas 49,76 % itu berarti tindakan belum efektif. Pada siklus ketiga dengan penggunaan bantuan teman diperoleh peningkatan rata-rata nilai sebesar 82,33 dengan perhitungan tingkat efekivitas 75,59 %. Kesimpulan dari hasil analisis tersebut bahwa setiap siklus telah meningkat  lebih dari 50% itu artinya tindakan telah efektif dengan  alat  bantu berupa  bola, box  dan  bantuan  teman.Kata Kunci : bantuan teman, bola, box, kayang
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aang Isa Ansori Abd. Rasyid Syamsuri Achmad Azid Adhi Wicaksono Adi Kurniawan Aditya Warman Aditya Wiguna Afif Setiawan Agatha Dian Anggraeni Agung Yudha Catur Rizal Akor Sitepu Al Falah Ali Usman Almas Aqmarina Putri Anang Artareza Andri Sofyan Anggiat Marudut Gultom Anggun Anindita Sani Apreza Tryanda Aprizal Sobriyanto Arbi Wahyu Syaifudin Ardian Cahyadi Arisandi Arga Saputra Asa Medyantara Azry Ayu Nabillah Badral Elan Fauzan Bagus Darmawanto Batara Yoki Putra Bima Adi Bagaskara Binar Sumirat Cahyo Prasetyo Choirul Umam Danang Wibowo Deni Setya Budi Desrika Redi Sanjaya Dewi Indah Susanti Dian Febri Rahmadi Dicky Tamara Rizaldi Diki Fitrana Putra Dimas Duta Putra Utama Dwi Priyono Eko Bagus Fahrizqi Eno Irdianto Epan Chaidir Febri Setiawan Fibria Hadi Sucihno Frans Nurseto Frans Nurseto Frans Nuseto Fransiskus Nurseto Gentana, Ramando Henda Wiwanda Ginting Hendra Lesmana Hendrik Pranoto Heri Prayogo Herman Tarigan Herman Tarigan Heru Sulistianta I Ketut Herta I Wayan Gandi Atmaja Ibnu Aunu Rahmansyah Idrus Afandi Indianto Indianto Ione Fiqri Sujadi Irawan Saputra Ivan Kurnia Reza Joan Siswoyo Juni Prasetyo Khairu Rahman Khamid Asnawi Like Novra Yudha Listiono Listiono Lungit Wicaksono M. Habib Albab Mahendra Dinatha Oseda Mahyudi Dwi Septian Maria Sri Devi Br Ginting Marta Dinata Maulana, Tobby Medrika Anggie Retama Miftahul Mahmudah Mila Pratiwi Mohammad Ramadhan Muchrodin Muchrodin Muhammad Indra Kurniawan Muhammad Nurhamid Nanang Aristia Utama Nevy Anggraeni Ni Made Rika Ambarwati Ni Wayan Sista Restiana Noprian Tri Handoko Novan Permana Novi Kurniawan Novi Susanti Novita Sari Nur Hikmah Nurmala Sari Oktri Maharani Pajar Andela Purwoko, Agus Rahmat Hermawan Ramando Gentana Randi Tirta Saputra Ratia Hesti Putri D Redi Sanjaya, Redi Reki Saputra Restu Triwijaya Revi Firnando Rico Yulianto Rina Balyo Ririn Efrina Riswanti Rini Robert Romulus Silaban Ruliyadi S Ryan Hidayat Satria Armanjaya Satria Wijaya Septo Randika Sihab Doni Pujianto Singgih Pradipto Siswoyo, Joan Sudirman Husin Suranto Suranto Surisman Surisman Suwarda Gadis Notriya Theofilus Deni Alfaro Thomas Wahyu Widya Sanjaya Tri Ulan Kunarti Usman Adam Vitadi Setiawan winda musfita Windy Anugrah Kurniawan Wira Sigindjai Pratama Wiranti Kusparwati Wisnu Prestian Putra Wiyono Wiyono Wiyono wiyono Yahya Tohari Yandi Mulyawan Yandri Arif Yoga Harlis Sidiawan Yoga Septia Yuanda Nugroho Sudirman Yuliani Yuliani