Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN TURBIN ANGIN SUMBU VERTIKAL TIPE SAVONIUS DENGAN KETERBATASAN AREA YANG ADA DI GEDUNG PERKULIAHAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS UDAYANA Rizal Arifin, Ahmad; Indra Partha, Cok Gede; Sukerayasa, I Wayan
Jurnal SPEKTRUM Vol 11 No 2 (2024): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The concept of electrical vitality includes the persistent utilize of vitality in standard of living. Renewable vitality that can be changed over into electrical vitality is wind vitality utilizing PLTB. The transformation of wind energy from motor vitality to electrical vitality is the most work of a PLTB framework, with a wind turbine as the most component. The Savonius windmill, for case, is able of working at lower wind speeds, such as those in Indonesia. The aim of this research is to design a Savonius Turbine PLTB with turbine dimensions of 50cm diameter, 50cm height, 25cm blade diameter, and 3 blades. The test results show that the lowest turbine speed is 78 rpm and the highest is 111.5 rpm before the generator is loaded at wind speeds of 3 m/s and 5 m/s. After the generator is loaded with a resistance of 5 W, the lowest turbine speed is 39.5 rpm and the highest is 95.5 rpm at wind speeds of 3 m/s and 5 m/s. The highest turbine efficiency is 10.27%. The lowest torque was 0.07 Nm, and the highest was 0.28 Nm at wind speeds of 3 m/s and 5 m/s.
ANALISIS PENGARUH SUHU PEMANASAN, WAKTU PEMANASAN DAN SUHU PEMBUKAAN TERHADAP CACAT WARPAGE DAN FLASHING PADA MESIN HOT PRESS PLASTIK HDPE Sitanggang, Rafael; Indra Partha, Cokorde Gede; Arta Wijaya, I wayan
Jurnal SPEKTRUM Vol 11 No 1 (2024): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRUM.2024.v11.i01.p7

Abstract

The current issue of plastic waste has not yet received appropriate handling, resulting in the inadequate control of plastic waste management practices. Particularly, High Density Polyethylene (HDPE) is still widely encountered. HDPE is a thermoplastic made from petroleum with a melting temperature of 160ºC-240ºC, characterized by being slightly cloudy, transparent, and elastic. This research will conduct testing using a complete randomized design (RAL) factorial analysis with 3 factors to determine the influence of factor A (heating temperature), the influence of factor B (heating time), and the influence of factor C (opening temperature) on flashing defects and warpage defects in HDPE plastic. Based on the testing of flashing defects, the significant influencing factors are factor A (heating temperature), factor B (heating time), factor C (opening temperature), and the interaction of factors AB (heating temperature and heating time). Meanwhile, the significant influencing factors on warpage defects are factor A (heating temperature), factor B (heating time), and the interaction of AB (heating temperature and heating time). Based on this research, the characteristics of HDPE plastic can be determined.
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING ARUS BEBAN PADA GARDU DISTRIBUSI MENGGUNAKAN SHORT MESSAGE SERVICE Ignatius I Wayan Rexci Indra Parmana; Cok Gede Indra partha; Ngakan Putu Satriya Utama
Jurnal Teknologi Elektro Vol 17 No 1 (2018): (Januari - April) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MITE.2018.v17i01.P03

Abstract

Gardu distribusi merupakan komponen utama dari sistem distribusi tenaga listrik. PLN sebagai penyedia kebutuhan listrik di Indonesia masih menggunakan cara konvensional dalam memonitor arus beban pada gardu distribusi dengan datang ke lokasi dan mengambil data. Rancang bangun sistem monitoring arus beban pada gardu distribusi menggunakan SMS merupakan perangkat yang diintegerasikan pada gardu distribusi. Nilai arus beban yang dibaca dan dikonversi oleh sensor, informasi waktu dan tanggal secara real time ditampilkan pada LCD. Pengimplementasian sistem monitoring arus beban dilakukan pada gardu distribusi KA-0298 yang menyuplai Laboratorium Teknik Elektro Universitas Udayana. Perangkat ini dapat melakukan monitoring arus beban berdasarkan perintah yang dikirimkan melalui SMS. Perintah SMS yang dikirim dengan kode “CEKARUS” dapat diterima dan direspon oleh sistem monitoring arus beban dengan hasil balasan SMS informasi nilai arus beban fasa R, fasa S, fasa T dan fasa N pada gardu distribusi. Sistem data logger pada perangkat dapat digunakan untuk merekam perubahan arus beban pada gardu distribusi. Sistem notifikasi arus beban memberikan SMS peringatan jika terjadi gangguan arus beban pada gardu distribusi. [Turnitin Chek 7% 24032017]
Aplikasi Sensor Cahaya Sebagai Sensor Garis Pada Robot Berbasis Kontrol PID Dengan Pengaturan Kepekaan Cahaya Otomatis Made Niantara Riandana; I Nyoman Budiastra; Cok Gede Indra Partha
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16 No 3 (2017): (September - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MITE.2017.v16i03p10

Abstract

Robot line follower merupakan robot dengan sistem kontrol otomatis yang bergerak mengikuti sebuah lintasan/garis. Sistem kontrol yang digunakan dalam robot line follower adalah sistem kontrol berbasis PID yang memerlukan pengaturan konstanta Kp, Kd, Ki yang tepat untuk memperoleh pergerakan robot yang stabil dalam mengikuti lintasan. Robot line follower yang digunakan pada penelitian ini adalah robot yang bersifat adaptif, yang dapat beradaptasi di setiap kondisi pencahayaan yang berbeda pada setiap lintasan. Hasil dari penggabungan sistem kontrol PID dengan pengaturan Kp, Kd, Ki yang tepat, dengan sistem pengaturan kepekaan cahaya otomatis, diperoleh hasil pergerakan robot pada lintasan yang baik dan robot yang dapat beradaptasi dalam beberapa kondisi pencahayaan secara otomatis. Dari hasil pengujian robot yang telah dilakukan, maka telah diperoleh pengaturan konstanta Kp, Kd, dan Ki terbaik dengan nilai konstanta yang diinputkan yaitu Kp=7, Kd=5, Ki=7 dan pengaturan kepekaan cahaya otomatis yang diperoleh berdasarkan pembacaan dua buah sensor cahaya tambahan dengan rumus kepekaan =((sensor1+sensor2 )/2)+100.
Analisis Pengaruh Distorsi Harmonisa Pada Pemasangan Grid Tie Inverter Dengan Menggunakan Simulink MATLAB I Dewa Gede Bayu Satya Nugraha; Cok. Gede Indra Partha; I Wayan Arta Wijaya
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16 No 3 (2017): (September - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MITE.2017.v16i03p12

Abstract

Dalam jaringan tenaga listrik, terdapat beberapa permasalahan kualitas daya yang sangat mempengaruhi suatu sistem tenaga listrik, salah satu adalah harmonisa. Harmonisa adalah gejala pembentukan gelombang-gelombang sinus dengan frekuensi kelipatan dari frekuensi fundamental. Gelombang harmonisa akan menumpang pada gelombang sinus murni, sehingga akan terbentuk cacat gelombang yang merupakan hasil penjumlahan gelombang sinus murni dengan gelombang harmonisa. Harmonisa terjadi akibat adanya beban nonlinier yang dihasilkan oleh peralatan listrik, salah satu contohnya adalah inverter. Pada inverter, harmonisa terjadi akibat adanya proses switching yang terjadi ketika inverter mengubah arus DC menjadi arus AC. Pada Penelitian ini akan dihitung berapa distorsi harmonisa yang di hasilkan pada inverter sebelum terpasangnya filter dan sesudah terpasangnya filter, dengan menggunakan software Simulink MATLAB. Pada penelitian ini menggunakan filter pasif berupa single-tuned filter, hasil simulasi yang telah dilakukan pada kondisi sebelum terpasangnya filter untuk nilai THDv sebesar 38.94% dan sesudah terpasangnya filter sebesar 27.43%. Selisih nilai, sebelum terpasang filter dan sesudah terpasangnya filter adalah sebesar 11.51%. hal ini masih melebihi standar IEEE 512 tahun 1992, sehingga diperlukan lebih dari satu filter untuk mengurangi harmonisa.
PENGGUNAAN SAMPAH ORGANIK SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK DI TPA SUWUNG - DENPASAR Cokorde Gde Indra Partha
Jurnal Teknologi Elektro Vol 9, No 2 (2010): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan energi listrik di Bali khususnya, meningkat pesat. Untuk memenuhi kebutuhan itu, pemerintahberusaha membangun pembangkit baru, atau pun dengan mencoba mengembangkan pembangkit alternatif sepertipembangkit tenaga surya dan pembangkit tenaga angin. Namun disisi lain pemerintah daerah khususnya Denpasar,Badung, Gianyar dan Tabanan (Sarbagita) bergulat dengan masalah sampah yang sangat mengganggu, makadirencanakanlah untuk membangun pembangkit listrik dengan sumber energinya berasal dari sampah. Ada berbagaicara untuk menanggulangi masalah sampah sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik yaitu denganpembakaran sampah dengan teknologi Thermal Converter dan penggasan dengan Teknologi Gasifikasi. Keduateknologi ini masing-masing mempunyai kelebihan-kelebihan maupun kekurangan-kekurangan. Dari kondisi diatasmaka dicoba untuk menganalisa dan membandingkan berapa besar daya listrik yang bisa dihasilkan dari sampahorganik yang tersedia di TPA Suwung, dilihat dari besar nilai kalor dari sampah organik tersebut, baik untukteknologi thermal converter maupun teknologi gasifikasi. Sehingga nantinya dapat dipergunakan sebagai bahanpertimbangan untuk memilih teknologi yang tepat dipergunakan untuk mengatasi kondisi sampah kota khususnyasampah Sarbagita. Dari hasil perhitungan, besar daya listrik yang dapat dibangkitkan, dengan teknologi termalkonverter rata-rata sebesar 6 MW per unit atau sama dengan 144 MWh dan dengan teknologi gasifikasi dapatmembangkitkan listrik sebesar 4,128 MW per unit atau sama dengan 99,072 MWh, dengan efisiensi pembangkitansebesar 30%.
REKONFIGURASI JARING DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK MENGGUNAKAN BREEDER GENETIC ALGORITHM (BGA) Cok. Gede Indra Partha
Jurnal Teknologi Elektro Vol 5 No 1 (2006): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan daya listrik saat ini semakin meningkat, seiring dengan perkembangan teknologi, cara hidup, kebutuhan dan budaya di daerah tersebut. Untuk itu keandalan dan kontinuitas pelayanan, sistem transmisidan distribusi perlu ditingkatkan untuk memperoleh pelayanan yang optimal dengan losses terendah. Padapenelitian ini digunakan metode Breeder Algoritma Genetika (BGA) yang telah dikembangkan dalam optimasibeban seimbang untuk rekonfigurasi jaring distribusi tegangan menengah (JTM). Proses optimasi beban dilakukandengan cara merubah switch-switch pada penyulang (sebagai gen-gen dalam kromosom) jaring distribusi sehinggadiperoleh jaring distribusi yang paling optimal. Hasil analisis menggunakan BGA menunjukkan konfigurasi baruyang optimal dengan losses terendah serta lebih cepat konvergen jika dibandingkan dengan Genetic Algorithm(GA) biasa.
RANCANG BANGUN PENYEIMBANGAN ARUS BEBAN PADA SISTEM 3 FASA MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ATMEGA 2560 agus mardiana putra; gede indra partha; i nyoman budiastra
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16 No 1 (2017): (January - April) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract --The design of balancing the load current on three-phase systems using a microcontroller ATMega 2560 is a tool that serves to reduce the power loss due to the load current unbalance the current flows in the neutral phase on three-phase systems. The methods in making this tool is divided into two parts: first, the design of hardware consist of designing electronic components which are used by the current sensor circuits, relay, LCD (Liquid Crystal Display) etc. Second, the design of software is a tool listing program procedure including the monitoring program displays the current of each phase on LCD using the Arduino IDE. SCT013-030 current sensor used, the output of the current sensor is connected to the pin ADC (Analog to Digital Converter) microcontroller ATMega 2560. The result of the test design of balancing load current on three-phase system using a microcontroller ATMega 2560 which is balancing the load current by moving the channel load of sequence number load the smallest connected to the phase with the current biggest load toward a phase that has a load current smallest when neutral current exceeds the limit is permitted.
Rancang Bangun Pengendali Kursi Roda Elektrik dengan Voice Recognition Module untuk Penderita Quadriplegia I Gede Eka Saputra; I Kadek Wisnu Wirawan; I Ketut Aryasuta; Cokorde Gede Indra Partha; I Gusti Agung Putu Raka Agung
Jurnal Teknologi Elektro Vol 23 No 1 (2024): (Januari - Juni ) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MITE.2024.v23i01.P16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan mobilitas penyandang quadriplegia dengan merancang dan membangun kursi roda yang dikontrol melalui perintah suara. Metode penelitian mencakup pengumpulan data, desain menggunakan Fusion-360, perakitan kerangka dan sistem elektrik, pemrograman Arduino Nano, serta pengujian dan kesimpulan. Kursi roda ini dilengkapi dengan modul pengenalan suara untuk menerima perintah, Arduino Nano Atmega328P sebagai pengolah input dan output, dan sensor ultrasonik SRF-05 untuk sistem pengereman otomatis. Hasil menunjukkan kursi roda dapat dikontrol sesuai perintah suara dengan keberhasilan 75%. Sensor ultrasonik SRF-05 mampu mendeteksi hambatan hingga 400 cm dengan dimensi minimal hambatan 1,5 cm diameter dan 15 cm tinggi. Konsumsi energi terbesar adalah 37-Wh untuk pengguna seberat 76 kg dengan waktu operasi 21,17 menit. Kata Kunci— Voice Recognition; Electric Wheelchair; Quadriplegia.
Analisis Tekno-Ekonomi dari Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai Waste To Energy (WTE) di TPA Pakusari Jember, Jawa Timur Eka Yulia Indri Christanti; I Nyoman Satya Kumara; Cokorde Gede Indra Partha
Jurnal Teknologi Elektro Vol 21 No 2 (2022): (Juli - Desember) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MITE.2022.v21i02.P07

Abstract

The problem with waste in Jember Regency is that waste management has not been maximized. The abundant availability of combustible waste can be used as RDF as waste to energy. This study analyzed the potential RDF and the feasibility of constructing a PLTSa at TPA Pakusari using the life cycle cost method and the electricity cost is calculated by LCoE. Waste management of refuse-derived fuel in order to meet the quality standards of RDF is carried out by pre-treatment in the form of sorting, enumeration, natural or mechanical drying, and sifting. The capacity of RDF is 83.762 kg/day, with a potential power generated using gasification technology of 1.000.621 Watt. The level of GHG emissions produced is 1,8 tCO2. The PLTSa project plan is equipped with an air pollution management unit. The results of the economic analysis show that the LCC value during a lifetime is Rp. 75.903.806.400. The feasibility of the Pakusari PLTSa development plan is declared feasible with a PBP value of 13 years. The NPV value with an interest rate of 8,5% is Rp. 22.065.398.707, and the IRR value is 14,35%. In the profitability index and net B/C criteria, the project is declared feasible with a value of 2,3.
Co-Authors A. A. Gde Agung Semarabawa A. I. Weking A.A Ngurah Amrita Adi Prasetyo, Wibisono Agung, I Gusti Agung Putu Raka agus mardiana putra Agus Teja Ariawan Ahmad Fauzi Anak Agung Istri Pandawani Anak Agung Ngurah Wanda Ariesta Angga Tata Pradana, I Putu Ariany Frederika Aryasuta, I Ketut Bima Aditya Putra D. Sitompul Daton Trisnadana, I Nyoman Deoka Gusti Dewa Gede Uki Atmaja Dewa Made Rian Sanjaya Dewa Putu Yudha Prawira Duman Care Khrisne Dwi Girantari, Ida Ayu Edyama Vasabri Genta Maulana Eka Pratama, I Gusti Putu Eka Yulia Indri Christanti G. A. P. Yuni Maheswari G. D. Arjana Gordon Arifin Sinaga I Dewa Gde Agung Budhi Udiana I Dewa Gde Bayu Wiranatha I Dewa Gede Bayu Satya Nugraha I Gd. Dyana Arjana I Gede Budiyasa I Gede Dyana Arjana I Gede Eka Saputra I Gst Agung Putu Raka Agung I Gusti Ngurah Kade Suwiherawan I Kadek Rogan Bayu Candra Dwipa I Kadek Wisnu Wirawan I Ketut Aryasuta I Made Agus Artha Putra I Made Bagas Sastra Negara I Made Deny Setiawan I Made Mataram I N Satya Kumara I Nyoman Benny Rismawan I Nyoman Budiastra I Nyoman Setiawan I Nyoman Sutarja I Nyoman Wardana I P. G. Eko Putra I Putu Agus Kumara Putra I Putu Dimas Darma Laksana I Putu Gede Aras Widya Pratama I Putu Gede Mahendra Sanjaya I Putu Indra Saputra I Putu Weda Jayanthana I W. A. Wijaya I Wayan Alit Wigunawan I Wayan Arta Wijaya I Wayan Arta Wijaya I Wayan Arta Wijaya I Wayan Artha Wijaya I Wayan Sastrawan I Wayan Sukerayasa I Wayan Sukerayasa I Wayan Widhiada I. W. Dhanan Arieyasa I.M. Suartika I.N.Y. Prayoga I.W.A Wijaya I.W.A. Wijaya Ida Ayu Dwi Giriantari Ida Bagus A. Swamardika Ida Bagus Gede Manuaba Ignatius I Wayan Rexci Indra Parmana Ilham Affandy Janardana, I G N Janardana, I Gusti Ngurah Kadek Bayu Kusuma Karim Mewal, Karel A Kheri Arionadi Komang Budiarta Kresna Dharma Yudha, A.A. Gede l Gusti Ngurah Janardana M, I Gede Mahardika Made Dwi Krisna Putra Sudiharta Made Niantara Riandana Made Niken Ayu Larasati Danianto Made Satria Tresnajaya Mangun Yasa, Made Galang Manuaba, Ida Bagus Gede Mawadah Wr Febriyani Muhammad Namiruddin Al Hasan Natih Evan Bayu, I D G Ngakan Putu Satriya Utama Paisal, Muhammad Pratama, I Putu Indra Putu Agung Ananta Wijaya Putu Angga Juliantara Putu Arya Mertasana Putu Quentin MP Putu Wira Asta Dharma Quentin MP, Putu Raden Ajeng Gusti Ramadhianti Reki Aji Saputra Riyan Bhaskara Surya A, I.B Rizal Akbar Fauzany Rizal Arifin, Ahmad Sahabat Nazara Saputra, I Gede Eka Sianturi, Roni Sitanggang, Rafael Sukerayasa, I W Suta Adya Dharma Triandani Ayuningsih, Ni Nyoman W. Arta Wijaya Wayan Reza Yuda Ade Putra Wiawan Adhi Guna, I Putu Gede Widyadi Setiawan Wikan Pradnya Dana, Gde Wirawan, I Kadek Wisnu Yoga Divayana Yoga Kusuma Wardhana