Kadek Eka Swedarma
Program Studi Ilmu Keperawatan Fak.Kedokteran Universitas Udayana

Published : 32 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN KEPERAWATAN DALAM MENUNJANG PEMBANGUNAN KESEHATAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT DI BALI kadek eka swedarma
INDONESIAN NURSING JOURNAL OF EDUCATION AND CLINIC (INJEC) Vol 1, No 1 (2016): INJEC
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24990/injec.v1i1.101

Abstract

Peran perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan kepada wisatawan belum terlihat nyata. Salah satu kemungkinan yang terjadi karena belum jelasnya pemahaman, batasan dan kemampuan perawat dalam menunjang kesehatan pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan pariwisata, serta memahami tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kemampuan perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan baik kepada wisatawan, pelaku wisata maupun masyarakat sebagai tujuan wisata. Penelitian ini merupakan penelitian crossectional study. Pengambilan data dilaksanakan pada 4 Puskesmas wilayah tempat wisata baik di Gianyar, Denpasar, Badung dan Bangli terhadap 32 perawat yang bertugas di Puskesmas dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 32 responden perawat di Puskesmas sebanyak 40% perawat melaksanakan tugas sebagai pemberi pelayanan keperawatan, 30% peran sebagai pendidik masyarakat, 20% sebagai advokat serta 10% sebagai konselor. Sebanyak 60% kemampuan perawat sudah baik, 25% cukup dan 15% kemampuan perawat masih kurang. Terdapat hubungan yang bermakna antara umur (p: 0,002, OR:2,2),  pendidikan (p: 0,001, OR:2,3), serta kemampuan bahasa asing (p: 0,000, OR:3,4), dengan kemampuan perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan baik kepada wisatawan, pelaku wisata maupun masyarakat. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebagian besar perawat berperan sebagai pemberi pelayanan kesehatan dan kemampuannya sudah baik. Kemampuan berbahasa asing yang kurang berpotensi 3 kali menyebabkan pelayanan keperawatan yang diberikan juga kurang. Kondisi ini perlu mendapatkan perhatian baik dari dinas kesehatan, dinas pariwisata maupun pihak terkait lainnya membekali perawat dengan pendidikan serta pelatihan yang memadai mengenai perkembangan terkini tentang kesehatan wisata serta kemampuan berbahasa asing.Kata kunci : Peran Keperawatan, Kesehatan Pariwisata