p-Index From 2021 - 2026
10.112
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Komunikasi Kinesik Journal Communication Spectrum: Capturing New Perspectives in Communication Urania Jurnal Ilmiah Daur Bahan Bakar Nuklir Jurnal Ilmu Komunikasi Channel : Jurnal Komunikasi Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat The Indonesian Journal of Communication Studies Komunikator WARTA Jurnal The Messenger Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi ETTISAL Journal of Communication Jurnal Studi Komunikasi Nyimak: Journal of Communication Jurnal ASPIKOM BERDIKARI : Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Persepsi : Communication Journal urnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Al-I´lam: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Expose: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Profetik DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Riset Komunikasi Bricolage : Jurnal Magister Ilmu Komunikasi Source: Jurnal Ilmu Komunikasi Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Community Empowerment COMMICAST Jurnal Pewarta Indonesia Jurnal Dakwah dan Komunikasi Nusantara Hasana Journal Al-Ittishol : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Undergraduate Conference Proceeding Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Sepakbola Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Komunikasi Global Jurnal Sarjana Ilmu Komunikasi (J-SIKOM) Jurnal Media Penyiaran Analogi Jurnal Audiens Komsospol Jurnal Bincang Komunikasi Proceedings of Jogjakarta Communication Conference (JCC)
Claim Missing Document
Check
Articles

PRODUK DAN POTENSI DESA BUDAYA BERBASIS DESAIN VISUAL SEBAGAI MEDIA BRANDING KALURAHAN SRIHARDONO Sakir Sakir; Fajar Junaedi; Bhakti Gusti Walinegoro; Shelsa Aurelia Gunawan Putri
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i2.7516

Abstract

ABSTRAKKalurahan Srihardono, Pundong, Bantul merupakan kalurahan yang memiliki beragam potensi, salah satunya adalah kebudayaan. Akan tetapi, dalam pengelolaannya, Kalurahan Srihardono memiliki permasalahan utama yaitu belum adanya desain branding untuk mempromosikannya potensi desanya. Program Kalurahan Online (Kaline) hadir dan dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian untuk mendampingi Kalurahan Srihardono dalam mengelola produk dan potensi budaya yang dimiliki berbasis desain visual. Tujuan pengabdian ini adalah untuk membuat desain branding pada Kalurahan Srihardono Terdapat lima tahapan yang dilaksanakan, yaitu persiapan internal, eksekusi program, monitoring dan evaluasi, perbaikan program, dan rencana tindak lanjut. Hasil atau luaran dalam pengabdian berhasial dalam membentuk desain branding berupa buku Rintisan Desa Budaya Srihardono, yang memuat enam pembahasan, 1) kegiatan adat dan tradisi, 2) kesenian dan permainan rakyat, 3) bahasa, sastra, dan aksara jawa, 4) potensi kerajinan, kuliner, dan pembuatan obat tradisional, 5) penataan ruang, bangunan, dan warisan, dan 6) register sanggar dan kelompok seni. Kata kunci: desain; branding; srihardono; produk; potensi; budaya ABSTRACTThe village of Srihardono, Pundong, Bantul is a village that has various potentials, one of that is culture. However, in its management, Kalurahan Srihardono has a problem, namely the absence of a branding design to promote it. The Kalurahan Online (Kaline) program is carried out as a form of devotion to assist Srihardono Village in managing products and cultural potentials they have based on visual design. There are five stages carried out, namely internal preparation, program execution, monitoring and evaluation, program improvement, and follow-up plans. The result or outcome of this service is the availability/formation of a branding design in the form of the Srihardono Cultural Village Pilot book, which contains six discussions, 1) traditional activities, 2) folk arts and games, 3) language, literature, and Javanese script, 4) potential for crafts, culinary, and traditional medicine manufacture, 5) spatial planning, buildings, and heritage, and 6) registers of art studios and groups. Keywords: design; branding; srihardono; product; potential; budaya
Understanding The Problem of Control and Ownership of Mojok.co: Is It Still Alternative? Muria Endah Sokowati; Fajar Junaedi
Nyimak: Journal of Communication Vol 4, No 2 (2020): Nyimak: Journal of Communication
Publisher : Faculty of Social and Political Science, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1352.351 KB) | DOI: 10.31000/nyimak.v4i2.2422

Abstract

The development of digital technology in the past ten years has been transforming the media forms. New media are emerging and presenting its characteristics that blur the boundary between the sender and receiver. New media empowers the receiver to take part as content providers. Then, recently we can see there are new media platform produced by people who previously only became the contents recipients. This media can be an alternative in the dominance of large industrial media. De-professionalized, de-capitalized, and de-institutionalized are the characteristics of alternative media. Mojok.co is one of the examples of the alternative media. In order to maintain its existence, there are problems need to be concerned, especially financial issues. Mojok.co is also considerate to this issue, and once became the crucial case. As an alternative media, Mojok.co run into financial problem, that forced this site to accepted the fund from investor. The involvement of the investors to the media life encouraged the rethinking of the three characteristics of alternative media, which is already mentioned. Investment presents new problem, such as the problem of ownership and control. Those problems will provide many changes in the production of alternative media content. The investment of Tirto.co to Mojok.co implicated to the changes of Mojok.co. Mojok.co lost its independence. There are some requirements charged by Mojok.co, such as certain targets to achieve page views. By pursuing view, Mojok.co actually has no difference from others digital media assigning Alexa rank as the indicator of the achievement of the media. Ideologically, Mojok.co stated that this site would not take sides with certain ideologies. Accommodating all ideologies indicates that Mojok.co is trying to reach all targets. For this reason, a study of political economy needs to be done to understand the problem. Through the study of political economy, this research found the control mechanism, the shifting of editorial policies and the production practices of the Mojok.co after Tirto.co’s investment. Commodification of content become a policy in editorial for gaining more readers.Keywords: Alternative Media, Ownership, Commodification, Mojok.co ABSTRAKPerkembangan teknologi digital dalam sepuluh tahun terakhir telah mengubah bentuk media. Media baru bermunculan dan menampilkan karakteristiknya yang mengaburkan batas antara pengirim dan penerima. Media baru memberdayakan penerima untuk berperan sebagai penyedia konten. Lalu, belakangan ini kita bisa melihat ada platform media baru yang diproduksi oleh orang-orang yang sebelumnya hanya menjadi penerima konten. Media ini bisa menjadi alternatif dalam dominasi media industri besar. De-profesionalisasi, de-kapitalisasi, dan de-institusionalisasi adalah karakteristik media alternatif. Mojok.co adalah salah satu contoh media alternatif. Untuk mempertahankan eksistensinya, ada beberapa masalah yang perlu mendapat perhatian, terutama masalah keuangan. Mojok.co juga memperhatikan masalah ini, dan pernah menjadi kasus krusial. Sebagai salah satu media alternatif, Mojok.co mengalami masalah keuangan yang memaksa situs ini menerima dana dari investor. Keterlibatan investor dalam kehidupan media mendorong pemikiran ulang ketiga karakteristik media alternatif yang telah disebutkan. Investasi menghadirkan masalah baru, seperti masalah kepemilikan dan penguasaan. Masalah-masalah tersebut akan memberikan banyak perubahan dalam produksi konten media alternatif. Investasi Tirto.co ke Mojok.co berimplikasi pada perubahan Mojok.co. Mojok.co kehilangan kemerdekaannya. Ada beberapa persyaratan yang dibebankan oleh Mojok.co, seperti target tertentu untuk mencapai tampilan halaman. Dilihat dari sudut pandang, Mojok.co sebenarnya tidak berbeda dengan media digital lainnya yang menempatkan Alexa rank sebagai indikator pencapaian media. Secara ideologis, kata Mojok.co, situs ini tidak akan berpihak pada ideologi tertentu. Akomodatif semua ideologi menunjukkan bahwa Mojok.co berusaha untuk mencapai semua target. Untuk itu perlu dilakukan kajian ekonomi politik untuk memahami permasalahan tersebut. Melalui kajian ekonomi politik, penelitian ini menemukan bagaimana mekanisme kontrol, pergeseran kebijakan redaksi dan praktik produksi Mojok.co pasca investasi Tirto.com. Komodifikasi isi menjadi bagian dalam kebijakan redaksi untuk mendapatan pembaca yang lebih banyak.Kata Kunci: Media alternatif, Kepemilikan, Komodifikasi, Mojok.co
Kerusuhan Suporter PSIM dan PSS di Stadion Sultan Agung dalam Bingkai Media Lokal Yogyakarta Nisa Adzkiya; Fajar Junaedi
Nyimak: Journal of Communication Vol 3, No 2 (2019): Nyimak: Journal of Communication
Publisher : Faculty of Social and Political Science, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.211 KB) | DOI: 10.31000/nyimak.v3i2.1655

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pemberitaan surat kabar lokal di Yogyakarata mengenai kerusuhan yang melibatkan suporter PSIM dan PSS pada 26 Juli 2018 di luar Stadion Sultan Agung yang mengakibatkan puluhan orang luka-luka dan satu orang meninggal dunia. Kerusuhan di antara suporter PSIM dan PSS tersebut mengundang berbagai surat lokal di Yogyakarta menuliskan insiden ini sebagai headline selama tiga hari berturut-turut dari 27 Juli 2018 hingga 29 Juli 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembingkaian (framing) yang dibuat surat kabar lokal di Yogyakarta dalam memberitakan peristiwa bentrok antarsuporter PSIM dan PSS. Menggunakan pendekatan kualitatif, metode yang digunakan adalah analisis framing model William A. Gamson. Data penelitian bersumber dari pemberitaan yang ditayangkan beberapa surat kabar lokal di Yogyarakarta mengenai peristiwa bentrok antarsuporter PSIM dan PSS Sleman. Hasil penelitian menunjukkan (1)  Harian Jogja membingkai berita tindak kekerasan suporter melibatkan pelajar; (2) Radar Jogja membingkai bahwa kontradiksi perdamaian elit vs kerusuhan di akar rumput; (3) Kedaulatan Rakyat membingkai beritanya dengan istilah kedamaian yang ternodai; (4). Koran Merapi membingkai berita kekerasan suporter di wilayah kriminalitas; (5). Tribun Jogja membingkai berita dengan kekerasan suporter sebagai ancaman.Kata Kunci: framing, kekerasan suporter, media lokal, YogyakartaABSTRCTThis research is motivated by local newspaper in Yogyakarata about the riots involving PSIM and PSS supporters on July 26, 2018 outside the Sultan Agung Stadium, which resulted in dozens of injuries and one death. Riots between PSIM and PSS supporters invited various local newspapers in Yogyakarta to write this incident as headlines for three consecutive days from 27 July 2018 to 29 July 2018. This research aims to find out how the framing created by local newspapers in Yogyakarta in reporting the clash between PSIM and PSS supporters. Using qualitative approach, this study uses framing analysis method by William A. Gamson. The research data was obtained from reports broadcast by several local newspapers in Yogyarakarta about the clash between supporters of PSIM and PSS Sleman. The results showed (1) Harian Jogja frames news of supporters supporting violence involving students; (2) Radar Jogja frames the contradiction of elite peace vs. riots at the grassroots; (3) Kedaulatan Rakyat write news with a tarnished frame of peace; (4) Koran Merapi frame news about supporters of violence in crime areas; (5) Tribun Jogja framed the supporters’ violence as a threat.Keywords: Framing, supporter violence, local newspaper, Yogyakarta
Promotional training through outdoor advertisements and digital media publications Fajar Junaedi; Filosa Gita Sukmono
Community Empowerment Vol 6 No 10 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.737 KB) | DOI: 10.31603/ce.5276

Abstract

SD Muhammadiyah Kalangan is located in Baturetno Village, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta Special Region. The location of SD Muhammadiyah Kalangan is actually strategic because it is on the border of Bantul Regency, Yogyakarta City and Sleman Regency, however the competition is very tight. Within a 5-kilometer radius, there are at least 7 schools, both public and private elementary schools. The location of SD Muhammadiyah Kalangan is far from the highway, so the name of the school is not known to the public. In online mass media, the name SD Muhammadiyah Kalangan also appears very rarely. In fact, the publication of school activities in online mass media is important. Based on these two issues, this service program will focus on increasing school promotion through outdoor advertising and publications in the mass media. Activities are carried out with advertising workshops and digital media publications. This activity produces school advertisements in the form of outdoor advertisements and publications in digital media as school promotion media.
STUDY OF FISSION GAS BUBBLES AND INTERACTION LAYER ON IRRADIATED U3Si2-Al DENSITY OF 4.8 gU/cm3 Juan Carlos Sihotang; Maman Kartaman Ajiriyanto; Anditania Sari Dwi Putri; Ely Nurlaily; Junaedi Junaedi; Aslina Br Ginting; Supardjo Supardjo
Urania : Jurnal Ilmiah Daur Bahan Bakar Nuklir Vol 28, No 2 (2022): JUNI, 2022
Publisher : website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/urania.2022.28.2.6670

Abstract

STUDY OF FISSION GAS BUBBLES AND INTERACTION LAYER ON IRRADIATED U3Si2-Al DENSITY OF 4.8 gU/cm3. Uranium-silicide compound fuel dispersed in aluminium matrix (U3Si2-Al) have been used in a large number of research reactors around the world because of its excellent behavior under irradiation. This fuel also provides high uranium density with typical fuel loading up to 4.8 gU/cm3 to compensate for the reduced fissile amount in LEU. To improve the density of current U3Si2-Al (2.96 gU/cm3) used in Indonesian GA Siwabessy Multipurpose Research Reactor, U3Si2-Al dispersion fuel plate with density of 4.8 gU/cm3 (U235 ∼19.75%) had been irradiated in RSG GAS for 175 days at 15 MW power to burnup level of approximately 40%. The characterization was performed using SEM-EDS and optical microscope to study microstructure of the irradiatted fuel, largely the fission gas bubbles and the interaction layer between U3Si2 fuel and Al matrix. The average diameter of the bubbles with diameter from 0.06 to 0.55 µm was 0.21 µm. The interaction layer was identified as U(Al,Si)2,3 with thickness of approximately 1.5 µm. The relatively small fission gas bubbles and the interaction layer didn’t cause swelling on the fuel and the overall performance of the fuel plate was very good.Keyword:  LEU, uranium-silicide, post-irradiation examination, interaction layer, fission gas bubbles.
Promosi Sekolah dengan Pemanfaatan Brand Journalism di Sekolah Dasar Muhammadiyah Mlangi Sleman Fajar Junaedi; Filosa Gita Sukmono; Erwan Sudiwijaya; Budi Dwi Arifianto
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.52.1027

Abstract

Sekolah Dasar Muhammadiyah Mlangi Gamping Sleman menghadapi persoalan dalam penerimaan siswa baru di masa pandemi. Jumlah siswa yang biasanya 70 orang setiap angkatan merosot menjadi 45 siswa pada tahun ajaran 2021/2022. Kemerosotan ini disebabkan oleh ketidakmampuan sekolah dalam melakukan promosi di media digital. Di masa normal, promosi sekolah umumnya dilakukan melalui media luar ruang. Pandemi menjadikan metode promosi luar ruang menjadi tidak lagi efektif. Untuk mengatasi persoalan ini maka dilakukan program peningkatan kemampuan sekolah dalam promosi sekolah dengan memanfaatkan advertorial sebagai bentuk brand journalism di media massa yang memiliki platform user generated content. Kegiatan dilakukan dengan workshop dan pendampingan. Kegiatan ini berhasil dilakukan dengan indikator dari kegiatan ini adalah guru bisa menulis dan mempublikasikan advertorial tentang Sekolah Dasar Muhammadiyah Mlangi sebanyak 30 berita yang menjadi bentuk brand journalism. Keberlanjutan dari program ini adalah guru bisa terus melakukan publikasi advertorial.
Pengembangan Publikasi Sekolah Inklusi dengan Menggunakan Platform User Generated Content di Sekolah Luar Biasa Muhammadiyah Gamping Sleman Fajar Junaedi; Filosa Gita Sukmono
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.52.1036

Abstract

Sekolah Luar Biasa (SLB) Muhammadiyah Gamping, Sleman merupakan sekolah inklusi yang baru berdiri pada tahun 2012. SLB Muhammadiyah Gamping dibangun dengan tujuan untuk belajar bagi anak-anak yang memiliki kekurangan, atau disabilitas. Problem yang dihadapi oleh SLB Muhammadiyah Gamping belum dikenal oleh publik dan tidak pernah diberitakan oleh media. Padahal sekolah inklusi menjadi kebutuhan sebagian anggota masyarakat. Solusi dari persoalan yang dihadapi oleh SLB Muhammadiyah Gamping adalah dengan pengembangan publikasi kiprah sekolah melalui media massa. Iptek yang akan digunakan dalam pengabdian ini adalah pemanfaatan teknologi user generated content dan jurnalisme digital. Kegiatan ini dilakukan dengan workshop jurnalisme digital dan pendampingan user generated content. Indikator dari pengabdian ini adalah adanya minimal 12 berita terpublikasi tentang SLB Muhammadiyah Gamping selama proses pengabdian. Keberlanjutannya adalah sekolah bisa terus menulis berita setelah pengabdian selesai. Hasil pelaksanaan melebihi target yaitu adanya 28 berita untuk brand journalism SLB Muhammadiyah Gamping
Pengembangan Podcast dan Radio untuk Media Pembelajaran di Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Muhammadiyah Gamping Sleman Fajar Junaedi; Filosa Gita Sukmono; Erwan Sudiwijaya; Budi Dwi Arifianto
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.52.1037

Abstract

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gamping, Sleman memiliki Sekolah Dasar sampai dengan Sekolah Menengah Kejuruan. Di masa pandemi, problem yang dihadapi adalah kurangnya kemampuan guru dalam membuat konten pembelajaran digital. Program pengabdian ini berusaha memberikan tawaran solusi melalui produksi konten pembelajaran dalam bentuk podcast audio dengan menggunakan aplikasi Anchor.fm dan Spotify. Pengabdian dilakukan dengan metode dalam bentuk workshop dan produksi konten audio. Setelah guru menguasai produksi konten edukatif dalam format audio, guru selanjutnya produksi konten di stasiun radio. Luaran pengabdian ini telah menghasilkan sebuah stasiun radio lengkap dengan peralatan dan sumber daya manusia yang memancarkan siaran edukasi melalui streaming
Penerbitan Jurnal Integrasi Sains dan Quran di Sekolah Menengah Atas Trensains Muhammadiyah Sragen Fajar Junaedi; Erwin Rasyid
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.52.1038

Abstract

SMA Trensains Muhammadiyah Sragen adalah sekolah yang mengedepankan pembelajaran di bidang sains. Sebagai sekolah yang mengedepankan sains, persoalan yang dihadapi oleh SMA Trensains Muhammadiyah Sragen adalah belum memiliki jurnal ilmiah. Untuk mengatasi persoalan ini maka program ini akan memfasilitasi SMA Trensains Muhammadiyah Sragen menerbitkan jurnal ilmiah yang berisi publikasi riset para siswa. Untuk penerbitan jurnal ini dilakukan workshop pengelolaan jurnal bagi guru SMA Trensains Muhammadiyah Sragen dan workshop penulisan artikel jurnal bagi siswa SMA Trensains Muhammadiyah Sragen. Iptek dalam pengabdian ini adalah Open Journal System (OJS) seri 3 yang di-install pada website sekolah yang dikelola oleh guru sebagai editor, jurnal manajer, dan reviewer. Indikator program ini adalah terbitnya jurnal di SMA Trensains Muhammadiyah Sragen. Indikator ini telah tercapai dengan terbitnya Jurnal bernama JISQu (Jurnal Integrasi Sains dan Qur’an) yang dikelola oleh sekolah dan para penulisnya adalah siswa. Jurnal tersedia secara online dan cetak. Jurnal JISQu juga telah memiliki ISSN dan selanjutnya setelah empat volume akan didaftarkan terindeks Sinta
Personal Branding Arief Budiman sebagai Foodgram Dalam Akun Instagram @kulineryogya Brian Taufiqurrahman; Fajar Junaedi
Expose: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : President University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33021/exp.v5i2.3753

Abstract

Arief Budiman is a foodgram and successfully built his personal branding behind Instagram account @kulineryogya. The purpose of this study is to find out Arief Budiman's personal branding model as a foodgram in the @kulineryogya Instagram account. This research is a case study. The post-positivism paradigm is used by researchers and also qualitative description method with data collection techniques in the form of documentation and interviews. Arief Budiman applies the concept of The Eight Laws of Personal Branding in @kulineryogya's Instagram content, which is able to communicate his concept to citizens through Instagram based on a strong specialization developed with credibility, making Arief Budiman able to show his competence in various matters regarding fields related to culinary. Its credibility is presented to the audience with a friendly personal approach. Friendliness in interacting with netizens is an important key to building personal branding on social media. This model is done by building interactions with his followers on social media. This shows that personal branding on Instagram social media must be carried out with an interactive communication approach. Interactivity is developed not only on social media but also by being actively involved in offline events. This personal branding model on Instagram social media is a unity that is intertwined.
Co-Authors Abdhilla, Aji Yudha Abdul Kholik, Fikri Aden, Zainul Adhinata, Radi Kusuma Adhitya Prasetyo Aditya, Farrel Afiannur, Restu Rizqy Afifah, Putri Afifah Al-Azhar, Muhammad Fachrul Ikhsan Alif Arya Fernanda Alisya Chantika Salsabila Allanm Nugroho, Mochammad Amalia Asfriyani Aminuyati Anditania Sari Dwi Putri Angelitta, Putri Anggun Pratiwi, Raudha Yulindra Ansar Suherman, Ansar ansyah, Fachri Anugrahni, Sisilia Arifianto, Budi Dwi Aslina Br Ginting Aswad Iskak Aydin Y, Rayhan Aziza, Reyhan Yozaf Azwar, Khairil Bhakti Gusti Walinegoro Brian Taufiqurrahman Budi Dwi Arifianto Budi Dwi Arifianto Burhanudin Al-Ghoni Cahyani, Alifa Laili Cantika, Elvera Tiarra Cindy Silviana Putri Damar, Dendy Dio Danang Prasetyo Deni Hardianto Ditha Aditya Pernikasari Dwi Marzein, Mentari Eka Anisa Sari Eka Anisa Sari Ekawati, Sheilla Ely Nurlaily Erik Bagus Prastyawan Fachriansyah Panji Gustafarin Fadhlan AlHafidz Fadila Prihandini Fadli, Hanif Farchan Jelani Farransahad, Bazlin Fania Fatihi FAUZAN, Muhammad RIZKY Fauzarrahman, Muhammad Fawwaz Fauzia, Gefira Afra Fawwaz, Muhammad Hafizh Filosa Gita Sukmono Filosa Gita Sukmono Filosa Gita Sukmono Filosa Gita Sukmono Filosa Gita Sukmono Filosa Gita Sukmono Filosa Gita Sukmono Firmansyah, Riffat Fitri Julaika , Amelia Framanahadi, Framanahadi Furqon Dwi Nur Rohmad, Muhammad Ghifari, Faishal Ghozi Daffa Satria Hagi Julio Salas Hanifah, Azhar Haq, Hatta Luqmanul Hartono, Renata Julianty Hasbudi, Sofia Aziza Hazza, Faishal Heru Nugroho Heru Nugroho Heru Nugroho Heru Nugroho Hidayanto, Rizky icha indriyani Ihsan, Fikri Nur Indriyani, Icha Jenny Najwa Athifah Juan Carlos Sihotang Kevi Restu Pradhita Khairil Azwar Khairiyah, Rizqi Lailatul Khalda Ahmad Muafa Khasanah, Rizka Aprilia Nur Kinasih , Audrey Vania Zahrani Latutik Mukhlisin Listya Kumara, Anindya Maman Kartaman Ajiriyanto Maulana, Alya Raihani Muarif, Nur Affan Muhammad Adnan Firdaus Muhammad Fajrin, Muhammad Muhammad fauzan Muhammad Nurdin Muhammad Rifa'at Adiakarti Farid Muhammad Rifki Ihsan Tamimi Muhammad Shaba Shabira Muhammad, Helmy Muria Endah Sokowati Musa, Ivan Wisnu Nabila Hilma Mujahidah Nada Nadiah Aulia Nadia, Khoirunnisa Anna Nafza, Gisellya Noorrahma Shalihatan Naufal Azzuhdi, Abdurrohman Nisa Adzkiya Norfauzi, Rikza Nugroho, Heru Nugroho, Irawan Aditya Nurcahyadi, Teddy Nurcholis Rokan, Muhammad Nurmaulida, Firda Permana, Ryan Wahyu Adi Prameswari, Cucu Awaliyah Prayogi Restu Adiguno Prihandini, Fadila Putra Tri Anggara, Aditya Qamari, Ika Nurul Qorin Munandiyal, Qorin Munandiyal Haq Rachmadi, Naufal Irsyad Radika Dava Praditya Raflykasari Suci Sugesti Rahmawati, Nely Raihan, Asvi Rama, Taufik Adi Ramadani, Aliya Putri Ramadhani, Maulida Ayu Ramadhani, Reihana Bornov RASYID, ERWIN Ratnasari, Evita Reni Herawati Rivalda, Reza Zulfiqar Rizqi, Aldi Aprilla Nur Rochimah, Tri Hastuti Nur Rurian, Muhammad Arfan Ryedo Misbahul Adha Sakhnaz Rizki Sakir Sakir Salsabila, Alisya Sartika, Amalia Sashi, Adena Sayidina, Grafika Shelsa Aurelia Gunawan Putri Sokowati, Muria Endah Sri Handayani Suci Ria Ardinata Sudiwijaya, Erwan Sugeng Bayu Wahyono Suhermanto, Ganing Ajeng Dwi Febriana Sukmono, Filosa Gita Sukmono, Filosa Gita Supardjo Supardjo Syakira, Aliyah taufiq, Aditya Tri Hastuti Nur R Ulaa, Abyan Daffa W, Satria Wira Wicaksono , Sandra Ramadhani Wulandari, Pingkan Yermanida Hayyatun Nufus Yudha Wirawanda