Claim Missing Document
Check
Articles

Big data analytics for relative humidity time series forecasting based on the LSTM network and ELM Kurnianingsih, Kurnianingsih; Wirasatriya, Anindya; Lazuardi, Lutfan; Wibowo, Adi; Enriko, I Ketut Agung; Chin, Wei Hong; Kubota, Naoyuki
International Journal of Advances in Intelligent Informatics Vol 9, No 3 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/ijain.v9i3.905

Abstract

Accurate and reliable relative humidity forecasting is important when evaluating the impacts of climate change on humans and ecosystems. However, the complex interactions among geophysical parameters are challenging and may result in inaccurate weather forecasting. This study combines long short-term memory (LSTM) and extreme learning machines (ELM) to create a hybrid model-based forecasting technique to predict relative humidity to improve the accuracy of forecasts. Detailed experiments with univariate and multivariate problems were conducted, and the results show that LSTM-ELM and ELM-LSTM have the lowest MAE and RMSE results compared to stand-alone LSTM and ELM for the univariate problem. In addition, LSTM-ELM and ELM-LSTM result in lower computation time than stand-alone LSTM. The experiment results demonstrate that the proposed hybrid models outperform the comparative methods in relative humidity forecasting. We employed the recursive feature elimination (RFE) method and showed that dewpoint temperature, temperature, and wind speed are the factors that most affect relative humidity. A higher dewpoint temperature indicates more air moisture, equating to high relative humidity. Humidity levels also rise as the temperature rises.
Respon Suhu Permukaan Laut (SPL) Terhadap ENSO di Perairan Masalembo Periode 2010-2019 Wangdiarta, Fressan Patrick; Wirasatriya, Anindya; Harsono, Gentio
Indonesian Journal of Oceanography Vol 6, No 1 (2024): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v6i1.17944

Abstract

Perairan Masalembo secara geografis terletak di antara Pulau Kalimantan, Pulau Jawa, dan Pulau Sulawesi. Kondisi perairan perairan Masalembo dapat dipengaruhi oleh variabilitas iklim, salah satunya ENSO. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melakukan analisis spasial-temporal pengaruh ENSO terhadap SPL perairan Masalembo menggunakan metode analisis EOF, serta pengaruhnya terhadap angin dan arus permukaan laut. Metode yang digunakan yaitu dengan pendekatan deskriptif-kuantitatif, dengan metode analisis Empirical Orthogonal Function (EOF) pada data deret waktu selama 10 tahun dari tahun 2010-2019. Data yang digunakan yaitu data observasi SPL harian OSTIA dengan resolusi spasial 0.05°x0.05°, data angin ASCAT, dan data arus permukaan reanalysis. Pola spasial-temporal SPL diperoleh dalam lima mode EOF dengan total persentase varian sebesar 95.07%. Pada mode-1 menunjukkan pengaruh paling besar dengan persentase varian sebesar 87.96%. Dari mode-1 yang dibandingkan dengan indeks ONI, dapat terlihat pengaruh ENSO pada perairan Masalembo. Secara temporal, PC-1 dan ONI memperlihatkan pada tahun 2010-2012 dan 2017-2018 terjadi fase La-Nina, sedangkan pada tahun 2015-2016 terjadi fase El-Nino. Saat El-Nino, kecepatan angin musim timur akan mengalami penguatan. Sedangkan saat La-Nina kecepatan angin musim barat akan mengalami penguatan. Angin yang mengalami penguatan (pelemahan) akan mempengaruhi kecepatan arus permukaan laut, dimana pada saat kecepatan angin menguat (melemah), kecepatan arus permukaan akan menguat (melemah).
Studi Pengaruh Siklon Tropis Flamboyan Terhadap Suhu Permukaan Laut Dan Klorofil-a Di Perairan Samudra Hindia Barat Daya Sumatra Selkofa. M, Warisatul Anbiya; Wirasatriya, Anindya; Kunarso, Kunarso
Indonesian Journal of Oceanography Vol 6, No 3 (2024): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v6i3.18989

Abstract

Siklon tropis flamboyan merupakan siklon tropis yang terjadi di perairan Samudra Hindia Barat Daya Sumatera tanggal 28 Aapril-3 Mei 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dari siklon tropis flamboyan berdasarkan data kecepatan angin, curl, dan Ekman Pumping berupa data komponen angin permukaan dan hubungannya dengan pola persebaran Suhu Permukaan Laut dan Klorofil-a. Data komponen angin akan digunakan sebagai data yang mengidentifikasi pola kecepatan dan arah pergerakan dari siklon tropis flamboyan. Data curl digunakan untuk menunjang identifikasi pola rotasi siklon tropis dan ekman pumping digunakan untuk mengidentifikasi adanya upwelling. Data Suhu Permukaan Laut dan Klorofil-a akan di overlay dengan parameter angin permukaan yang kemudian dianalisis hubungannya. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ketika terjadi siklon tropis Flamboyan, kecepatan angin akan meningkat mencapai 21 m/s dan menunjukkan pola pergerakan dari arah Timur Laut ke Barat Daya, kemudian berbelok cenderung ke arah Selatan. Hubungan ketika terjadi siklon tropis Flamboyan antara pola arus dengan Suhu Permukaan Laut dan Klorofil-a ditunjukkan dengan kecepatan angin yang meningkat dan pola rotasi curl bernilai positif kuat, konsentrasi Suhu Permukaan Laut akan menurun dan konsentrasi Klorofil-a akan meningkat karena adanya upwelling  akibat mekanisme ekman Pumping kuat.
Pengaruh Ekman Mass Transport dan Ekman Pumping Velocity Terhadap Upwelling di Perairan Selatan Pulau Bali-Sumbawa Putri, Elsa Mayora Jovanka; Wirasatriya, Anindya; Marwoto, Jarot
Indonesian Journal of Oceanography Vol 5, No 3 (2023): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v5i3.15244

Abstract

Upwelling merupakan pengangkatan massa air laut dari perairan yang lebih dalam ke permukaan. Massa air tersebut membawa banyak nutrien yang selanjutnya akan mempengaruhi pertumbuhan fitoplankton. Biomassa fitoplankton dapat diidentifikasi memlalui pengukuran klorofil-a. Selain tingginya klorofil-a, proses upwelling ini juga ditandai dengan massa air yang memiliki suhu yang lebih rendah. Faktor pembangkit upwelling disebabkan oleh angin yang selanjutnya menyebabkan adanya Ekman Mass Transport (EMT) dan Ekman Pumping Velocity (EPV). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh EMT dan EPV terhadap nilai sebaran suhu permukaan laut dan konsentrasi klorofil-a yang digunakan untuk mendeteksi upwelling di Perairan Selatan Bali-Sumbawa. Hasil penelitian menunjukkan adanya parameter lain yang mempengaruhi upwelling selain angin, yaitu EMT dan EPV. Pengaruh EPV berperan lebih kuat dibanding EMT dalam mempengaruhi terjadinya upwelling di Perairan Selatan Pulau Bali-Sumbawa, berakibat pada suhu permukaan laut yang rendah dan klorofil-a tinggi di wilayah A dibanding dengan wilayah B dan C. Akibat Dinamika Ekman yang terjadi menyebabkan Perairan Selatan Pulau Bali-Sumbawa mengalami upwelling dengan kekuatan yang berbeda.
Pengaruh Fenomena IOD Positif Kuat 2019 Terhadap Karakteristik Upwelling di Perairan Nusa Tengggara Almunawir, Muhammad Fakhri Khairillah; Wirasatriya, Anindya; Widiaratih, Rikha
Indonesian Journal of Oceanography Vol 6, No 1 (2024): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v6i1.18969

Abstract

Sebagai salah satu penggerak iklim, Indian Ocean Dipole (IOD) mempengaruhi dinamika interaksi atmosfer-laut di Indonesia, khususnya di pesisir yang berhadapan dengan Samudera Hindia seperti Perairan Nusa Tenggara. Dipole Mode Index (DMI) yang mencapai (1.123oC) pada tahun 2019 menandai fase pIOD terkuat sejak tahun 1997. Keunikan lain dari pIOD 2019 adalah terlepas dari peristiwa El Nino di Samudera Pasifik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh IOD positif ekstrim tahun 2019 terhadap karakteristik upwelling di perairan Nusa Tenggara. Studi ini menggunakan data penginderaan jauh seperti OISST untuk suhu permukaan laut, ASCAT untuk kecepatan dan arah angin, OCCCI untuk konsentrasi klorofil-a, serta altimetri satelit untuk anomali permukaan laut. Semua data yang terkumpul kemudian dihitung dan dianalisis secara spasial menggunakan perangkat lunak IDL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upwelling di perairan Nusa Tenggara pada saat IOD positif ekstrim tahun 2019 ditandai dengan anomali SLA negatif (-15 cm), anomali SST negatif (-1o C), anomali angin zonal positif (1 m/s), dan EMT lepas pantai yang kuat (hingga -5 m2/dtk). Puncak kejadian pada bulan Agustus dengan suhu permukaan laut di bawah 26°C dan konsentrasi klorofil-a di atas 0,5 mg/m³. Kami juga menemukan propagasi gelombang Rossby upwelling di perairan Nusa Tenggara yang dapat menekan efek downwelling gelombang Kelvin sehingga kondisi upwelling pesisir menguat meskipun kecepatan angin lebih rendah dari rata-rata klimatologi.
STUDI KINETIKA ADSORPSI DAN DESORPSI ION FOSFAT (PO42-) DI SEDIMEN PERAIRAN SEMARANG DAN JEPARA Zainuri, Muhammad; Wirasatriya, Anindya; Widiaratih, Rikha; Maslukah, Lilik
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v12i2.32392

Abstract

Adsorpsi dan desorpsi merupakan proses penting yang mempengaruhi distribusi bahan kimia di lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pola perubahan konsentrasi ion PO42- terhadap waktu melalui proses simulasi adsorpsi dan desorpsi sedimen perairan Semarang dan Jepara. Melalui proses desorpsi, dapat ditentukan kontribusi masukan ion PO42- oleh sedimen yang ditentukan dari jumlah ion PO42- yang terlepas pada awal sampai pada kondisi maksimum dari proses desorpsi. Penentuan kinetika adsoprsi ditentukan berdasarkan persamaan orde 1 dan 2 serta isoterm adsorpsinya berdasarkan model Langmuir dan Freundlich. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses desorpsi terjadi pada 1 jam pertama dan kontribusi ion PO42- yang dapat dilepaskan oleh sedimen perairan Semarang tiga kali lebih besar dibandingkan dengan sedimen perairan Jepara. Berdasarkan kinetika adsorpsi ion P oleh sedimen dari dua lokasi lebih tepat dijelaskan oleh model persamaan ordo 2 dan isoterm adsorpsinya berdasarkan model Langmuir. Model ini mengasumsikan bahwa kapasitas adsorpsi sebanding dengan jumlah situs aktif yang ditempati oleh ion PO42- dan adsorpsi terjadi dalam satu lapisan sedimen homogen. Sedimen Semarang memiliki kemampuan menyerap zat pencemar (ion P) lebih besar dibandingkan dengan sedimen Jepara dengan nilai kapasitas secara berurutan adalah 11,57 dan 11,2 µmol g-1.
Co-Authors Adi Wibowo Adinda Rizki Amalia Adivitasari, Reska Mega Adzkia Pincta Milenia Afrina Aysira Agus Hartoko Almunawir, Muhammad Fakhri Khairillah Ambariyanto Ambariyanto Andhita, Laviola Reycha Fitri Andita Agung Andreas Nur Hidayat Andriana Kartina Wingtyas Anggoro, Tri Danny Anggraeni, Nimas Ratri Kirana Anisa Dewi Nugraheni Aris Ismanto Ashilah, Azizah Anis Attaqwa, Rizal Aziis, Dimas Miftahul Bahiyah, Amirotul Baskoro Rochaddi Bayu Munandar Budi Purwanto Chin, Wei Hong Claus, Berril Denny Nugroho Sugianto Dini Oktaviani Dwi Haryo Ismunarti Dwi Haryo Ismunarti Eko Setyobudi Elis Indrayanti Enita, Siti Yasmina Faishal Widiaputra Nugraha Faizal Rachman Fajar Hudoyo Febrianto, Sigit Firman Ramadhan Fuji Anida Futoki Sakaida Galuh Permatasari Gentio Harsono Gentio Harsono Gentur Handoyo Georgina Faulia Rachman Gultom, Iqbal S. Gunady, Stephanie Michelle Hadi Endrawati Hariyadi Hariyadi Hariyadi, Hariyadi Hasrizal Bin Shaari Hastuti Hastuti Heryoso Setiyono Heryoso Setiyono Himawa, Daenk Hiroshi Kawamura I Ketut Agung Enriko Indra Budi Prasetyawan Indra Budi Prasetyawan Irsyad Abdi Pratama Iskhaq Iskandar Ita Widowati Jarot Marwoto Jarot Marwoto Jayawiguna, Muhammad Hikmat Jihadi, Muhammad Shulhan Johannes Hutabarat Jusup Suprijanto Juviani, Dian Kevifa Satria Widjaya Krisna, Heru Nur Kubota, Naoyuki Kunarso Kunarso Kurnianingsih Kurnianingsih, Kurnianingsih Lilik Maslukah Louis Jannahtuna'im Koes Miranda Lukman, Annisa Aulia Lutfan Lazuardi Maria Griselda Novita Maro, Jahved Ferianto Maulana Al Faridzie Metrio Swandiko Muh Yusuf Muh Yusuf Muhamad Hafiz Maulavi Haban Muhamamd Helmi Muhammad Faiq Marwa Noercholis Muhammad Helmi Muhammad Helmi Muhammad Zainuri Muslim Muslim Mustaqim, Ikhsan Nabilah Rizki Niken Dwi Prasetyarini Novi Susetyo Adi Nugraha, R. Bambang Adhitya Nugroho Agus D Nurul Hickmah Nurul Latifah Parichat Wetchayont Parichat Wetchayount Petrus Subardjo Pratama, Dhimas Prabu Prayogi Prayogi Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Putri, Elsa Mayora Jovanka Raden Ario Rahmadiana Andini Respati, Deodato Naresvara Rayi Resy Sekar Sari Resy Sekar Sari Retno Hartati Ridarto, Arij Kemala Yasmin Rifqi N. Agassi Rikha Widiaratih Riza Yuliratno Setiawan Rizky Aditya Rudhi Pribadi Sabila, Anis Yasmin Sadewo, M. Firouz Dimas Saragih, Laurentia Alexandra Selkofa. M, Warisatul Anbiya Seprianto, Abdal Simangunsong, Felix Gok Asi Simatupang, Ariel Oscar Paskario Sinaga, Boby Christian Sri Murtiana Sri Yulina Wulandari Sugeng Widada Sunaryo Sunaryo Suryanti - Susilodewi, Sinta Dwis Teguh Agustiadi Teguh Prayogo Teuku Fauzan Zul Aufar Ulung Jantama Wisha Ummu Salma Wangdiarta, Fressan Patrick Warsito Atmodjo Wetchayont, Parichat Widiaratih, Rikha Widodo S Pranowo Widodo S. Pranowo Widodo, Dzaky Malik Putra Wijaya Mardiansyah, Wijaya Yeyen Novita Sari Yuhendrasmiko, Randy Zulfa, Istna Nabila