Claim Missing Document
Check
Articles

Dosis Pemupukan N, P, dan K untuk Produksi Polong Muda Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus (L.) DC.) Irsyad, Reza Fathianto; Melati, Maya; Kartika, Juang Gema
Buletin Agrohorti Vol. 12 No. 2 (2024): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v12i2.54410

Abstract

Kecipir merupakan tanaman legum yang seluruh bagian tanamannya dapat dimanfaatkan. Salah satu cara untuk memaksimalkan pertumbuhan dan produktivitas kecipir yaitu dengan pemberian pupuk, terutama pupuk yang mengandung hara makro tanaman seperti N, P, dan K. Percobaan ini dilakukan untuk mendapatkan dosis pemupukan N, P, dan K yang optimum untuk produksi polong muda kecipir varietas Fairuz IPB. Percobaan ini dilakukan pada September 2022 hingga Maret 2023 di Kebun Percobaan IPB Cikarawang, Bogor, Indonesia. Percobaan ini menggunakan rancangan kelompok lengkap teracak (RKLT) dengan satu faktor, yaitu dosis pupuk N, P, dan K dengan dosis berkisar antara 0% hingga 150% dari dosis acuan. Dosis rekomendasi yang digunakan adalah 116.43 N, 126.43 P2O5, dan 141.43 K2O (dalam kg ha-1) (mengacu dari beberapa studi). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan dosis pupuk N, P, K meningkatkan luas daun tanaman kecipir dan komponen hasil yang meliputi jumlah polong per tanaman, jumlah polong per plot, produktivitas polong per tanaman, dan produktivitas polong muda kecipir. Jumlah polong muda tertinggi sebesar 8.6 polong per tanaman dengan produktivitas 4.99 ton ha-1 diperoleh dengan dosis 150% dari dosis rekomendasi. Dosis N, P, K optimum untuk produksi polong muda kecipir belum dapat ditentukan karena hubungan antara dosis pupuk dan produktivitas berbentuk linier. Kata kunci: Fairuz IPB, hara daun, legum, polong
Pengaruh Jenis Biomulsa dan Jarak Tanam Kailan terhadap Produksi Tanaman Kailan (Brassica oleracea L. cv. grup Kailan) Puspita, Gusti Reza; Kartika, Juang Gema
Buletin Agrohorti Vol. 12 No. 2 (2024): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v12i2.54761

Abstract

Kailan (Brassica oleracea L. cv. group Chinese Kale) merupakan anggota famili Brassicaceae yang memiliki akar serabut yang lebat dan dangkal, dekat dengan permukaan tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh pemberian biomulsa dan jarak tanam terhadap produksi tanaman kailan (Brassica oleracea L. cv. grup Kailan). Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Cikabayan University Farm IPB, pada bulan Januari sampai September 2013. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) 2 faktor. Perlakuan yang diberikan adalah jenis biomulsa dan jarak tanam. Setiap kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Jenis biomulsa terdiri atas tanpa mulsa, mulsa plastik hitam perak, biomulsa Arachis pintoi, dan biomulsa rumput gajah mini sedangkan jarak tanam terdiri atas 30 cm x 30 cm dan 50 cm x 50 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada interaksi antara jenis biomulsa dan jarak tanam terhadap diameter batang dan panjang tangkai daun kailan. Diameter batang dan panjang tangkai daun tertinggi pada jarak tanam 50 cm x 50 cm terjadi pada perlakuan Arachis pintoi, namun pada jarak tanam 30 cm x 30 cm tidak terjadi perbedaan antar perlakuan mulsa. Perlakuan biomulsa A. pintoi dapat meningkatkan tinggi tanaman dibandingkan dengan perlakuan mulsa lainnya. Pengaruh tunggal dari perlakuan jarak tanam menunjukkan bahwa jarak tanam kailan yang lebih rapat yaitu 30 cm x 30 cm mampu menghasilkan bobot kailan per petak yang lebih tinggi daripada jarak tanam yang lebih renggang yaitu 50 cm x 50 cm. Penggunaan biomulsa A. pintoi dan jarak tanam 30 cm x 30 cm dapat meningkatkan produksi tanaman kailan. Kata kunci : Arachis pintoi, diameter batang, panjang tangkai daun, rumput gajah mini
SELECTION AND CHARACTERIZATION OF SIDEROPHORE-PRODUCING RHIZOBACTERIA AND POTENTIAL ANTAGONISTIC ACTIVITY TOWARD Ralstonia solanacearum Nawangsih, Abdjad Asih; Parida, Ida; Wiyono, Suryo; Kartika, Juang Gema
BIOTROPIA Vol. 24 No. 2 (2017): BIOTROPIA Vol. 24 No. 2 August 2017
Publisher : SEAMEO BIOTROP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1186.787 KB) | DOI: 10.11598/btb.2017.24.2.406

Abstract

Ralstonia solanacearum is an important pathogen of tomato. An alternative method to control this disease is through the application of biocontrol agents. Plant Growth-Promoting Rhizobacteria (PGPR) can be used as potential biocontrol agents, and PGPR producing siderophores play an important role in disease suppression. This experiment was conducted to select and characterize siderophore-producing rhizobacteria from tomato and to determine their potential as antagonistic agents against R. solanacearum. Candidates of PGPR were isolated from tomato plants grown in West Java Province, Indonesia. The isolates were screened for siderophore production using CAS medium. Among the 29 siderophore-producing isolates that showed a negative hypersensitivity reaction, two isolates exhibited the widest inhibition zones against R. solanacearum. These isolates were CP1C and CP2D, with inhibition zone diameters of up to 3.6 mm and 7.0 mm, respectively. Based on 16S rDNA sequencing, isolate CP1C was identified as Brevundimonas sp., while isolate CP2D was identified as Enterobacter sp. Both isolates did not negatively affect plant height or plant dry weight when compared with the control.
Guguru ka Urug: The Existence of the Karuhun Tradition in the Kasepuhan Community of Urug Village in Supporting Sustainable Agriculture Purwandari, Heru; Hasantie, Annisa Nurul; Fadili, Muhamad; Nugraha, Agung; Fisyhuri, Yuswikha Astafirdha; Novianti, Vina; Sulistiawati, Asri; Kartika, Juang Gema
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 29 No. 1 (2026): WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wacana.2026.029.01.03

Abstract

The Karuhun tradition in Urug Village is a form of agricultural management based on local wisdom that is environmentally friendly and sustainable, despite being situated within a modern farming system that has negative environmental impacts. This research aims to identify the characteristics of the Karuhun tradition in supporting sustainable agriculture, analyze the influence of applying the Karuhun tradition on sustainable agriculture, and formulate recommendations for policy strategies. A mixed-methods approach was employed, utilizing snowball sampling with four informants and purposive sampling with 30 respondents. Data analysis used narrative analysis, multiple linear regression, stakeholder analysis, and TOWS Matrix. The results of the research showed that the characteristics of the Karuhun tradition consisted of talek, the principle of ngaji diri, and agricultural cultivation practices. The variables of Talek and agricultural cultivation practices have a positive impact on the success of implementing sustainable agriculture. The most important stakeholder is the Head of the Urug Village Customary Council. Recommendations for policy strategies include the development of edutourism, preserving traditions in the younger generation, collaboration among stakeholders, and strengthening the capacity of human resources in the use of agricultural technology. Keywords: Ancestral Traditions, Local Wisdom, Sustainable Agriculture, Talek
Co-Authors , Krisantini Abdjad Asih Nawangsih Aditama, Ravi Agik Suprayogi Agung Nugraha Agus Purwito Anas D Susila Anas D. Susila Anas Dinurrohman Susila Ani Kurniawati Anita Maryam Annisa Fadila Antony Demas Aris Aprilianto Asih, Ni Putu Sri Asri Sulistiawati Bambang Suhartawan Benny Rahardian Prawoto Chandi Tri Akbar Daawia, Daawia Dani, Robi Rahmat Delyani, Rista Demas, Antony Dewi Sukma Didy Sopandie Dwi Mei Setiawan Edi Santosa Eneng Fakhrunnisa Fachrul Rohimin Iska Fadili, Muhamad Faisal Radjab Munawar Fakhrunnisa, Eneng Faqih Udin Fina Oktavianti Firmansyah, Eriyanto Fisyhuri, Yuswikha Astafirdha Fitria Andini Hakiki, Firdha Annisa Hardi Satria Tarigan Hasantie, Annisa Nurul Herdyanti, Tri Heru Purwandari I Gusti Ngurah Galang Aditya IKA DAMAYANTI Irsyad, Reza Fathianto Isa Salsabilla Isa Salsabilla Iska, Fachrul Rohimin Isnan, Muhammad Karyana, Shinta Wulandari Ketty Suketi Kyoung, Cheong Min Lamawati, Shelvy Luh Putu Ratna Sundari Maryam, Anita Maryati Sari Masruroh, Qibtiyatul Matra, Deden D. Maya Melati Megayani Sri Rahayu Meilya Ramadhiana Safitry Meilya Ramadhiana Safitry Muhammad Arifianto Muhammad Arifianto, Muhammad Muhammad Isnan Munawar, Faisal Radjab Ni Made Armini Wiendi Nindita, Anggi Novianti, Vina Nurgama, Prama Nurul Fadilah, Nurul Parida, Ida Prama Nurgama Prasetyawati , Adinda Prawoto, Benny Rahardian Prima Rahanita Puspita, Gusti Reza Rahanita, Prima Rahmah, Yulia Rahmat Hadi Wibowo Rista Delyani Ritonga, Arya Widura Rosyad, Astyani Shandra Amarillis Shelvy Lamawati Siti Nabila Nur Safha Sofyan Zaman Sudarsono Sugiyanta Suryo Wiyono Tarigan, Hardi Satria Thresna Suci Riyandhini Tiara Adyantari Visasti , Khurul Wahyu Arif Sudarsono Wahyu Arif Sudarsono Wibowo, Rahmat Hadi Yudhi, Joshinjitsu Fatirizqina