Juang Gema Kartika
Department Of Agronomy And Horticulture, Faculty Of Agriculture, IPB University Jl. Meranti, IPB Darmaga Campus, Bogor 16680, Indonesia

Published : 43 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengelolaan Aspek Produksi dan Pasca Panen Sayuran Daun Secara Aeroponik dan Hidroponik : Studi Kasus Lembang, Bandung Benny Rahardian Prawoto; Juang Gema Kartika
Buletin Agrohorti Vol. 4 No. 1 (2016): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.731 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v4i1.14994

Abstract

Sayuran dikonsumsi oleh manusia untuk memenuhi sebagian asupan nutrisi sehari-hari, oleh sebab itu masih terbuka peluang dalam mengembangkan produksi sayuran skala luas. Kesempatan ini mendorong orang untuk menggunakan teknik budi daya yang mampu menghasilkan produk yang berkualitas, kuantitas, dan kontinuitas secara optimal salah satunya dengan menggunakan sistem aeroponik dan hidroponik Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Cikahuripan 1, Lembang, Bandung. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari produksi sayuran (Selada keriting, Lollorossa dan Romaine) secara aeroponik dan hidroponik. Sistem aeroponik menghasilkan selada yang lebih baik dibandingkan menggunakan sistem hidroponik. Pengamatan pasca panen tidak berbeda nyata pada selada aeroponik dan hidroponik. Analisis keuntungan produksi menunjukkan selada hasil sistem aeroponik lebih menguntungkan dibandingkan selada pada sistem hidroponik walaupun membutuhkan modal awal yang lebih besar.
Pengaruh Jenis Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan dan Hasil, Panen Tanaman Sayuran di dalam Nethouse Anita Maryam; Anas D. Susila; Juang Gema Kartika
Buletin Agrohorti Vol. 3 No. 2 (2015): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.322 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v3i2.15109

Abstract

Pupuk merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman sayur. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh beberapa sumber pupuk organik terhadap pertumbuhan dan produksi hasil caisin, kangkung, pakcoi, dan selada. Penelitian ini dilakukan secara seri dengan empat tanaman sayur : caisin, kangkung, pakcoi, dan selada. Perlakuan menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak sebanyak tiga ulangan yang terdiri dari sumber pupuk organik (pupuk kandang ayam, pupuk kandang sapi, kompos 20 ton ha-1 dan kontrol/tanpa penggunaan pupuk organik). Pertumbuhan dan hasil produksi tanaman sayur berpengaruh sangat nyata oleh pemberian pupuk organik, Perlakuan pemberian pupuk kandang ayam menghasilkan tinggi tanaman dan jumlah daun lebih banyak pada tanaman caisin, kangkung, dan selada. Pemberian pupuk kandang ayam juga menghasilkan berat batang dan berat akar tertinggi pada tanaman caisin, kangkung, dan pakcoi. Selain itu, pemberian pupuk kandang sapi memberikan panjang akar terbesar pada selada. Pupuk merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman sayur. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh beberapa sumber pupuk organik terhadap pertumbuhan dan produksi hasil caisin, kangkung, pakcoi, dan selada. Penelitian ini dilakukan secara seri dengan empat tanaman sayur : caisin, kangkung, pakcoi, dan selada. Perlakuan menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak sebanyak tiga ulangan yang terdiri dari sumber pupuk organik (pupuk kandang ayam, pupuk kandang sapi, kompos 20 ton ha-1 dan kontrol/tanpa penggunaan pupuk organik). Pertumbuhan dan hasil produksi tanaman sayur berpengaruh sangat nyata oleh pemberian pupuk organik, Perlakuan pemberian pupuk kandang ayam menghasilkan tinggi tanaman dan jumlah daun lebih banyak pada tanaman caisin, kangkung, dan selada. Pemberian pupuk kandang ayam juga menghasilkan berat batang dan berat akar tertinggi pada tanaman caisin, kangkung, dan pakcoi. Selain itu, pemberian pupuk kandang sapi memberikan panjang akar terbesar pada selada.
Aplikasi Biomulsa Arachis pintoi Krap. & Greg. terhadap Kualitas Tanah dan Produksi Sayuran pada Dua Musim Tanam Muhammad Isnan; Juang Gema Kartika
Buletin Agrohorti Vol. 4 No. 2 (2016): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.622 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v4i2.16787

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Leuwikopo IPB, Darmaga Bogor dari bulan Agustus hingga Desember 2013. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pengaruh aplikasi biomulsa Arachis pintoi dalam peningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman oyong (Luffa acutangula) dan pakcoy (Brassica chinensis) serta dampaknya terhadap kualitas tanah. Penelitian ini terdiri dari dua percobaan yang dilakukan secara berurutan menggunakan bedeng yang sama. Musim tanam petama bedeng ditanam tanaman oyong, sedangkan musim tanam kedua dengan tanaman pakcoy tanpa pengolahan tanah namun dilakukan penggantian mulsa plastik hitam perak (MPHP) sesuai jarak tanam pakcoy. Perlakuan terdiri atas tanpa mulsa, mulsa plastik hitam perak, biomulsa Arachis pintoi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan biomulsa Arachis pintoi setelah dua musim tanam menunjukan penurunan nilai C-organik paling kecil dibandingkan perlakuan lain. Perlakuan MPHP pada tanaman oyong meningkatkan pertumbuhan vegetatif yaitu pada parameter panjang tanaman, jumlah cabang dan bobot brangkasan dengan  respon yang sama dengan  perlakuan tanpa mulsa, sedangkan pada parameter bobot akar perlakuan MPHP memiliki nilai paling tinggi dari perlakuan lainnya. Perlakuan MPHP terhadap komponen produksi buah/tanaman dan jumlah buah/tanaman memiliki respon yang paling baik dibandingkan perlakuan lainnya. Secara umum perlakuan MPHP memiliki nilai terbaik dibandingkan dengan perlakuan tanpa mulsa dan biomulsa A. pintoi terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, bobot akar, dan bobot panen.
Produksi dan Kualitas Jamur Merang (Volvariella volvaceae) pada Kelompok Tani “Mitra Usaha” Kabupaten Karawang Faisal Radjab Munawar; Juang Gema Kartika
Buletin Agrohorti Vol. 5 No. 2 (2017): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.134 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v5i2.16807

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Kelompok tani Mitra Usaha, Desa Panyingkiran,  Kabupaten Karawang dari 9 Februari hingga 8 Juni 2015. Kegiatan penelitian dilaksanakan untuk meperoleh pengalaman dan pengetahuan dalam produksi jamur merang, serta menganalisis kelayakan usaha pada kelompok tani Mitra Usaha Karawang. Media yang digunakan dalam produksi jamur merang yaitu jerami, kapas, dedak, dan kapur. Proses produksi meliputi pengomposan jerami dan kapas, pasteurisasi, penebaran bibit, penyiraman, panen dan pasca panen. Jamur merang dapat dipanen sejak 9 hari setelah penebaran bibit atau 5 hari setelah penyiraman. Panen dilakukan setiap hari selama 20 – 25 hari.  Kelompok tani Mitra Usaha memiliki 12 kumbung jamur,  dengan rata – rata setiap kumbung mampu menghasilkan 200 kg/kumbung jamur dalam satu siklus produksi selama kurang lebih 1.5 bulan. Hasil analisis usaha tani produksi jamur merang, kelompok tani Mitra Usaha memiliki nilai R/C rasio lebih dari 1 yaitu 1.91, sehingga layak untuk terus berproduksi. Analisis usaha tani menggunakan asumsi produksi jamur satu kumbung adalah 200 kg per kumbung, harga jamur Rp22 000,00 per kg. BEP (Break Event Point) untuk harga didapatkan sebesar Rp11 536,00 dan BEP volume produksi sebesar 105 kg.
Pengusahaan Mawar Potong di di Mayungan, Bali Wahyu Arif Sudarsono; Dewi Sukma; Juang Gema Kartika
Buletin Agrohorti Vol. 4 No. 3 (2016): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.366 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v4i3.16815

Abstract

Mawar merupakan salah satu produk tanaman hias unggulan Indonesia. Tanaman ini memerlukan pengelolaan yang intensif dari persiapan bahan tanam hingga pengelolaan pasca panen. Kegiatan magang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan mahasiswa dalam budidaya mawar potong. Kegiatan penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juni 2009 di Mayungan, Bali. Data primer dan sekunder yang bersifat kuantitatif (numeric) seperti pertumbuhan, panjang tangkai, dan hasil produksi dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif menggunakan rata-rata dan standar deviasi, sedangkan data yang bersifat kualitatif dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Penanganan pasca panen yang meliputi pengumpulan bunga yang telah dipotong, pengangkutan ke packing house, sortasi dan seleksi kualitas, pengikatan, pembungkusan, penyimpanan, dan pengangkutan.
Evaluasi Produktivitas Kacang Tunggak (Vigna unguiculata (L.) Walp) pada Dataran Menengah Fachrul Rohimin Iska; Heni Purnamawati; Juang Gema Kartika
Buletin Agrohorti Vol. 6 No. 2 (2018): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1123.364 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v6i2.18804

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi produktivitas kacang tunggak (Vigna unguiculata (L.) Walp) pada dataran menengah. Penelitian dilaksanakan pada dataran menengah di Kampung Cisasah Rawasari, Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penanaman dilakukan pada bulan April 2016 hingga Juli 2016. Penelitian menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) satu faktor. Terdapat lima taraf perlakuan yang digunakan yaitu KT-1, KT-2, KT-6, KT-8 dan KT-9. Perlakuan diulang sebanyak empat kali sehingga terdapat 20 satuan percobaan. Analisis data mengunakan uji F dan apabila hasilnya nyata maka pengujian dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada taraf 5%. Dilakukan juga uji korelasi beberapa peubah dengan produktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan varietas berpengaruh sangat nyata terhadap peubah luas daun, jumlah polong per tanaman, bobot biji kering per tanaman, bobot polong kering per tanaman, hasil biji, hasil polong, serta perlakuan varietas berpengaruh nyata terhadap daya tumbuh tanaman dan konduktansi tanaman. Karakter yang berkorelasi positif dan sangat nyata terhadap produktivitas kacang tunggak adalah sudut daun terhadap fotosintesis, sudut daun terhadap konduktansi, fotosintesis terhadap konduktansi, jumlah polong terhadap bobot kering polong, jumlah polong terhadap bobot kering biji, panjang polong terhadap jumlah biji per polong, bobot kering polong terhadap bobot kering biji, jumlah polong terhadap hasil biji, jumlah polong terhadap hasil polong, bobot kering biji terhadap hasil polong.
Produksi Tomat Cherry dan Tomat Beef dengan Sistem Hidroponik di Perusahaan Amazing Farm, Bandung Eneng Fakhrunnisa; Juang Gema Kartika; . Sudarsono
Buletin Agrohorti Vol. 6 No. 3 (2018): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.383 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v6i3.21094

Abstract

Penelitian di Perusahaan Amazing Farm dilakukan bulan Februari hingga Juni 2017. Tujuan umum kegiatan penelitian yaitu mempelajari dan meningkatkan keterampilan teknis dan manajerial dalam budidaya tomat cherry dan tomat beef. Tujuan khusus dari kegiatan penelitian adalah mengevaluasi kuantitas dan kualitas tomat cherry dan tomat beef dengan sistem hidroponik. Metode yang digunakan adalah metode langsung dan metode tidak langsung. Metode langsung dilaksanakan dengan mengikuti dan mengamati kegiatan teknis dalam budidaya tomat di lapangan serta wawancara. Metode tidak langsung dilakukan dengan mengumpulkan data pendukung dari perusahaan berupa  informasi keadaan umum perusahaan, arsip kebun dan studi pustaka. Hasil pengamatan menunjukkan bobot tomat cherry tertinggi yaitu saat panen ke-17 sebesar 166,53 gram/tanaman dan bobot tomat beef tertinggi yaitu saat panen ke-11 sebesar 303,93 gram/tanaman. Semakin bertambah umur panen, semakin menurun bobot tomat dan mutu tomat. Produksi tomat mencapai 50% pada panen ke-19 dari 39 kali panen tomat cherry dan panen ke-17 dari 44 kali panen tomat beef.
Proses Pemanenan Paprika (Capsicum annum var. Tribeli) di Greenhouse, De Lier, Belanda Selatan, Belanda Muhammad Arifianto; Juang Gema Kartika
Buletin Agrohorti Vol. 6 No. 3 (2018): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1112.092 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v6i3.21104

Abstract

Proses pemanenan yang dilakukan dalam perusahaan yang diteliti sudah baik. Hal ini terlihat dari produksi yang mencapai lebih dari 95 % dengan kehilangan hasil panen tidak lebih dari 4,06 %. Paprika kerucut mini dengan produksi tertinggi adalah varietas Tribeli mini merah (E20S4191). Paprika kerucut mini dengan produktivitas tertinggi adalah varietas Tribeli mini oranye (E20S4216). Berdasarkan perbandingan seluruh data ketiga varietas yang terkumpul, menunjukkan bahwa ketiga varietas tersebut memiliki kualitas yang baik dan dapat mencukupi kebutuhan masyarakat serta dapat saling menggantikan apabila terjadi kelangkaan pada salah satu varietas tersebut. Kegiatan penelitian di negara eksportir paprika kerucut mini terbesar kedua di dunia, dilaksanakan untuk meningkatkan pengalaman dan kemampuan teknis serta kemampuan manajerial dalam pengelolaan perusahaan pertanian dan mempelajari proses pemanenan serta mengamati kualitas produksi dari perbandingan tiga varietas paprika kerucut mini yang terdapat di perusahaan. Metode yang digunakan adalah metode langsung dan tidak langsung. Pengamatan yang dilakukan meliputi data hasil panen, kriteria panen, bobot panen, umur panen, jumlah buah per tanaman, kehilangan hasil, dan prestasi kerja.
Penentuan Dosis Optimum Pemupukan Nitrogen pada Tanaman Kolesom (Talinum triangulare (Jacq.) Wild.) Hardi Satria Tarigan; Juang Gema Kartika; Anas D. Susila
Buletin Agrohorti Vol. 7 No. 1 (2019): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.826 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v7i1.24435

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menentukan dosis optimum pupuk nitrogen yang dapat memberikan hasil maksimum pada produksi pucuk tanaman dengan menggunakan sistem irigasi selang perforasi. Percobaan dilaksanakan di Kebun Percobaan University Farm, Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Darmaga. Bahan tanam yang digunakan pada penelitian ini adalah setek batang kolesom. Percobaan menggunakan rancangan RKLT (Rancangan Kelompok Lengkap Teracak) 1 faktor dan 5 taraf dosis pemupukan dan 4 ulangan. Dosis pupuk yang digunakan terdiri atas 0%, 50%, 100%, 150% dan 200%, dimana 100% N = 67.5 kg ha-1, berdasarkan rekomendasi pemupukan pada penelitian sebelumnya. Setiap satuan percobaan ditanam pada petakan dengan ukuran 5 m x 1 m dan jarak tanam 40 cm x 25 cm, setiap petak terdiri dari 25 tanaman. Pemanenan pertama dilakukan ketika tanaman berumur 30 HST. Pemanenan dilakukan sebanyak 3 kali dengan interval panen 15 hari. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pemupukan N berbagai dosis 0%, 50%, 100%, 150%, 200% pada tanaman kolesom meningkatkan secara kuadratik bobot basah brangkasan, tajuk, batang dan meningkatkan secara linier bobot basah daun. Dosis rekomendasi pemupukan N adalah 108.45 kgN ha-1.
Budidaya Bunga Potong Tulip (Tulipa gesneriana L.) di Nieuwe Wetering, Belanda Selatan Shelvy Lamawati; Juang Gema Kartika
Buletin Agrohorti Vol. 7 No. 2 (2019): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.845 KB) | DOI: 10.29244/agrob.7.2.172-176

Abstract

Bunga potong merupakan komoditas dengan jumlah ekspor tertinggi di Belanda yang mencapai nilai ekspor sebesar 9.1 juta euro. Penelitian dilaksanakan di Nieuwe Wetering, Belanda Selatan dari 19 Februari sampai 19 Mei 2018. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam aspek budidaya bunga potong tulip dan aspek khusus berupa pertumbuhan dan produksi tulip. Penelitian dilaksanakan dengan mengikuti semua kegiatan budidaya tulip. Persentase panen bunga tulip yaitu sebesar ≥ 80% dari total populasi. Penurunan produksi tulip pada tahun 2018 terjadi karena ukuran umbi yang lebih besar, dan jumlah varietas yang ditanam lebih sedikit. Tulip varietas Versaci memiliki harga jual yang lebih tinggi karena morfologinya yang unik dengan warna tepalnya merah dan terdapat serabut di bagian ujung tepal.
Co-Authors , Krisantini Abdjad Asih Nawangsih Aditama, Ravi Agik Suprayogi Agus Purwito Anas D Susila Anas D. Susila Anas Dinurrohman Susila Ani Kurniawati Anita Maryam Annisa Fadila Antony Demas Aris Aprilianto Asih, Ni Putu Sri Bambang Suhartawan Benny Rahardian Prawoto Chandi Tri Akbar Daawia, Daawia Dani, Robi Rahmat Delyani, Rista Demas, Antony Dewi Sukma Didy Sopandie Dwi Mei Setiawan Edi Santosa Eneng Fakhrunnisa Fachrul Rohimin Iska Faisal Radjab Munawar Fakhrunnisa, Eneng Faqih Udin Fina Oktavianti Firmansyah, Eriyanto Fitria Andini Hakiki, Firdha Annisa Hardi Satria Tarigan Herdyanti, Tri I Gusti Ngurah Galang Aditya IKA DAMAYANTI Irsyad, Reza Fathianto Isa Salsabilla Isa Salsabilla Iska, Fachrul Rohimin Isnan, Muhammad Karyana, Shinta Wulandari Ketty Suketi Kyoung, Cheong Min Lamawati, Shelvy Luh Putu Ratna Sundari Maryam, Anita Maryati Sari Masruroh, Qibtiyatul Matra, Deden D. Maya Melati Megayani Sri Rahayu Meilya Ramadhiana Safitry Meilya Ramadhiana Safitry Muhammad Arifianto Muhammad Arifianto, Muhammad Muhammad Isnan Munawar, Faisal Radjab Ni Made Armini Wiendi Nindita, Anggi Nurgama, Prama Nurul Fadilah, Nurul Parida, Ida Prama Nurgama Prasetyawati , Adinda Prawoto, Benny Rahardian Prima Rahanita Puspita, Gusti Reza Rahanita, Prima Rahmah, Yulia Rahmat Hadi Wibowo Rista Delyani Ritonga, Arya Widura Rosyad, Astyani Shandra Amarillis Shelvy Lamawati Siti Nabila Nur Safha Sofyan Zaman Sudarsono Sugiyanta Suryo Wiyono Tarigan, Hardi Satria Thresna Suci Riyandhini Tiara Adyantari Visasti , Khurul Wahyu Arif Sudarsono Wahyu Arif Sudarsono Wibowo, Rahmat Hadi Yudhi, Joshinjitsu Fatirizqina