Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGARUH CITRA MEREK DAN PERSEPSI BIAYA PENDIDIKAN TERHADAP MINAT MELANJUTKAN STUDI Karyati Karyati; Sukirno Sukirno
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.589 KB) | DOI: 10.21831/jpai.v14i1.11367

Abstract

Penelitian ini bertujua untuk mengetahui Pengaruh Citra Merek (Brand Image) dan Persepsi Biaya Pendidikan terhadap Minat Melanjutkan Studi Pada Prodi Pendidikan Akuntansi FE UNY Siswa Kelas XII IPS/IIS SMA Negeri di Gunungkidul Tahun Ajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII IPS/IIS SMA Negeri di Gunungkidul Tahun Ajaran 2015/2016 sejumlah 838 siswa dan diambil sampel sebanyak 210 dengan menggunakan teknik Proporsional Area Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan kuesioner. Uji coba instrumen dilakukan di kelas XII IPS 2 SMA Negeri 2 Wonosari dengan N=30. Uji prasyarat analisis terdiri dari uji normalitas ,uji liniearitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Uji hipotesis terdiri dari regresi sederhana, regresi ganda, sumbangan relatif dan sumbangan efektif. Hasil penelitian ini terdapat pengaruh positif dan signifikan Citra Merek (Brand Image) dan Persepsi Biaya Pendidikan terhadap Minat Melanjutkan Studi Pada Prodi Pendidikan Akuntansi FE UNY dengan nilai Ry(1,2) =0,579; = 0,335; Fhitung= 52,989; Ftabel= 3,0395dan nilai signifikansi 5%. Sumbangan Relatif Citra Merek (Brand Image) sebesar 40,10%  dan Sumbangan Efektif  sebesar 13,43%. Sumbangan Relatif Persepsi Biaya Pendidikan sebesar 59,90% dan Sumbangan Efektif sebesar 20,07%.Kata kunci: Citra Merek (Brand Image), Persepsi Biaya Pendidikan, Minat Melanjutkan Studi Pada Prodi Pendidikan Akuntansi FE UNY 
MASALAH NORM MINIMUM PADA RUANG HILBERT DAN APLIKASINYA Karyati Karyati; Dhoriva Urwatul Wutsqa
PYTHAGORAS Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1: Juni 2007
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.393 KB) | DOI: 10.21831/pg.v3i1.628

Abstract

In this paper, will be discussed about the minimum norm in the pre- Hilbert Space, Hilbert space and its modification, and its application. The results are: Let X be a pre-Hilbert space and M is a sub space of X. If an element is fixed, then : . If there is such that , then is unique. Let H be a Hilbert space and M be a closed sub space of H . If , then there is a unique element such that , . Let X be a Hilbert space , M be a closed sub space of X . If V =x+ M, for an element xX, then there is a unique element of such that , M.Key words : minimum norm, pre-Hilbert space, Hilbert space , orthogonality
Penerapan skema tanda tangan Schnorr pada pembuatan tanda tangan digital Herdita Fajar Isnaini; Karyati Karyati
PYTHAGORAS Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 1: June 2017
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.109 KB) | DOI: 10.21831/pg.v12i1.11631

Abstract

Tanda tangan digital dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk menjamin keaslian pesan atau informasi yang diterima. Salah satu skema yang dapat digunakan dalam membentuk tanda tangan adalah skema tanda tangan Schnorr. Skema tanda tangan ini berdasarkan pada masalah logaritma diskret. Skema ini memerlukan penggunaan fungsi hash yang akan menghasilkan nilai hash pesan untuk pembuatan tanda tangan, yang menjadi salah satu alasan keamanan dari skema ini. Skema tanda tangan Schnorr terdiri dari tiga proses, yaitu: pembentukan kunci, pembuatan tanda tangan serta verifikasi. Kajian ini akan membahas mengenai skema tanda tangan Schnorr dalam membentuk tanda tangan digital sebagai pengaman keaslian informasi, yang dibahas per prosesnya, meliputi: pembentukan kunci, pembuatan tanda tangan yang disertai perhitungan nilai hash serta verifikasi. Hasil dari kajian ini adalah didapatkan algoritma – algoritma dari skema tanda tangan Schnorr, yaitu algoritma pembentukan kunci publik dan kunci privat, algoritma pembuatan tanda tangan, serta algoritma verifikasi tanda tangan.Kata Kunci: tanda tangan digital, skema tanda tangan Schnorr, nilai hash, kunci publik, kunci privat. Implementation of Schnorr Signature Scheme in The Form of  Digital Signature AbstractDigital signature can be used as a way to ensure the authenticity of a received message or information. There is a scheme that can be used to form a signature called Schnorr signature scheme. This signature scheme is based on discrete logarithm problem. This scheme requires the use of hash function that will result to a message digest to form the signature, which is the reason of this scheme’s security. Schnorr signature scheme consists of three processes, namely: the key generation, signature formation, and verification. This study will discuss the Schnorr signature scheme in the form of digital signatures as a safeguard of an information’s authenticity, which is discussed process by process, including: the key generation, signature formation as well as the calculation of message digest and verification. The results of this study obtained algorithms - algorithms of Schnorr signature scheme, which is an algorithm of a public key and a private key generation, an algorithm of the signature formation, and an algorithm of signature verification.Keywords: digital signature, Schnorr signature scheme, message digest, public key, privat key
The effectiveness comparison problem based learning model with NHT and TPS type on plane solid figure Diana Amirotuz Zuraida; Karyati Karyati
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 2: November 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjan Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.916 KB) | DOI: 10.21831/jrpm.v5i2.16444

Abstract

The study was aimed to describe the learning model of problem based learning (PBL) with cooperative setting Numbered Heads Together (NHT) and Think Pair Share (TPS) type in terms of mathematics learning achievement, reflective thinking skills, and self regulated learning of junior high school 8th grade students. The study was a quasi experimental research with pretest-posttest non-equivalent group design. The sample were taken at random from five classes, consisted  of VIII-A and VIII-C. Data were analyzed by using multivariate statistical using Multivariate Analysis of Variance (MANOVA). The result of the study at 5% level significance indicated that PBL with cooperative setting TPS type was effective in terms of reflective thinking skill; there was no difference of the effectiveness between PBL with cooperative setting NHT type and PBL with cooperative setting TPS type in terms of achievement, reflective thinking skills, and self-regulated learning of junior high school 8th grade students.
Hubungan kemampuan koneksi matematika, rasa ingin tahu dan self-efficacy dengan kemampuan penalaran matematika Hanifah Latifah Hadiat; Karyati Karyati
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol 6, No 2: November 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjan Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpm.v6i2.26552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan kemampuan koneksi matematika, rasa ingin tahu, dan self-efficacy dengan kemampuan penalaran matematis siswa SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas X di Kabupaten Brebes. Sampel adalah 362 siswa yang berasal dari enam sekolah di Kabupaten Brebes ditentukan dengan stratified propotional random sampling technique. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes dan angket dengan skala likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis linier ganda dan analisis korelasi parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan koneksi matematis, rasa ingin tahu, dan self-efficacy secara bersama-sama berhubungan dengan kemampuan penalaran matematika siswa SMA, dimana kontribusi yang diberikan sebesar 46,3%, serta persamaan regresi yang diperoleh yaitu Y = 0,97 + 0,422X1 + 0,059 X2 + 0,041 X3. Hubungan antara kemampuan koneksi matematis (X1) dengan kemampuan penalaran (Y) dengan kontribusi sebesar 23,27%. Hubungan antara rasa ingin tahu (X2) dengan kemampuan penalaran dengan kontribusi sebesar 3,59%. Hubungan antara self-efficacy (X3) dengan kemampuan penalaran dengan kontribusi sebesar 1,81%. Relationship between mathematical connection ability, curiosity, and self-efficacy with mathematical reasoning abilityAbstractThis study aimed to describe the relationship between mathematical connection ability, curiosity, and self-efficacy and the mathematical reasoning ability of senior high school students. This study was a quantitative ex post facto study. The population comprised all tenth-grade students of senior high school in Brebes District, Indonesia. The sample was 362 students from six schools that were established using the stratified proportional random sampling technique. The data were collected through a test and Likert-scale questionnaires. The data were analyzed using multiple regression and partial correlation analysis. The results showed that mathematical connection ability, curiosity, and self-efficacy, as an aggregate correlated with mathematical reasoning ability, with a contribution of 46,3% obtained by the regression model Y = 0.97 + 0.422X1 + 0.059 X2 + 0.041 X3. The relationship between mathematical connection and mathematical reasoning ability with the contribution of 23.27%. The relationship between curiosity and mathematical reasoning ability with the contribution of 3.59%.  The relationship between self-efficacy and mathematical reasoning ability with the contribution of 1.81%.
Keefektifan model pembelajaran CORE ditinjau dari kemampuan koneksi matematis, representasi matematis, dan kepercayaan diri siswa Eka Puspita Sari; Karyati Karyati
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol 7, No 2: November 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjan Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpm.v7i2.35487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) ditinjau dari kemampuan koneksi matematis, representasi matematis, dan kepercayaan diri siswa SMP kelas VIII. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan nonequivalen pretest-postest control-group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 26 Banjarmasin tahun ajaran 2020/2021. Pengambilan sampel dilakukan secara acak (simple random sampling) sehingga diperoleh kelas VIII B sebagai kelas eksperimen (n = 14) dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol (n = 18). Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan koneksi matematis, kemampuan representasi matematis, dan angket kepercayaan diri siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran CORE dengan pendekatan saintifik tidak efektif ditinjau dari kemampuan koneksi matematis, kemampuan representasi matematis, dan kepercayaan diri siswa. Namun demikian, model pembelajaran CORE dengan pendekatan saintifik lebih unggul daripada pembelajaran dengan pendekatan saintifik ditinjau dari kemampuan koneksi matematis siswa.The effectiveness of the CORE learning model in term of mathematical connections skill, mathematical representations skill, and self-confidence of studentsAbstractThis study aimed to examine and describe the effectiveness of the CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) learning model in terms of the mathematical connection skills, mathematical representation skills, and self-confidence of eighth-graders. This study was a quasi-experimental study with a nonequivalent pretest-posttest control-group design. The population was all eight graders of junior high school, namely SMP Negeri 26 Banjarmasin, Indonesia, in the academic year of 2020/2021. Sampling was carried out randomly so that class VIII B was selected as the experimental group (n = 14) and class VIII D as the control group (n = 18). The data was collected through tests of mathematical connection skills, mathematical representation skills, and student’s self-confidence questionnaires. Data were analyzed descriptively and inferentially (α = 0.05). The results revealed that the CORE learning model with a scientific approach was ineffective in terms of students’ mathematical connection, representation skills, and self-confidence. However, the CORE learning model with a scientific approach was better than the scientific approach learning in terms of students’ connection skills. 
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PKn SISWA KELAS III SD NEGERI UPT TRANS MALUNGAI DENGAN MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW Karyati, Karyati
Jurnal Syntax Fusion Vol 1 No 09 (2021): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/fusion.v1i09.62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas III SD Negeri UPT Trans Malungai Kecamatan Gunung Bintang Awai. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain Kemampuan anak dalam menerima sebuah masukan tidak sama satu dengan yang lain, dan pembelajaran yang dilakukan guru kurang menarik sehingga pembelajaran menjadi membosankan, dan pada ahkirnya mempengaruhi prestasi belajar siswa. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tujuan penelitian yang hendak dicapai adalah Meningkatkan Prestasi Belajar PKn Siswa Kelas III SD Negeri UPT Trans Malungai Kecamatan Gunung Bintang Awai Dengan Model Kooperatif Tipe Jigsaw Tahun Pelajaran 2018/2019. Subjek penelitian ini adalah Siswa Kelas III SD Negeri UPT Trans Malungai Kecamatan Gunung Bintang Awai yang berjumlah 14 orang.Dari penelitian yang dilaksanakan sebanyak 2 (dua) siklus ini menitikberatkan pada 4 komponen utama yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang dilakukan dalam setiap siklus. Dari penelitian yang dilaksanakan menunjukan bahwa persentase siswa yang mencapai KKM pada kondisi awal adalah 57,8 % dengan nilai rata-rata 60,42. Persentase siswa yang mencapai KKM pada siklus I adalah 64,2% dengan nilai rata-rata 61,78. Data prestasi belajar diperoleh dari hasil evaluasi diahkir setiap siklus. Persentase siswa yang mencapai KKM pada siklus II sebanyak 75% dengan nilai rata-rata 62,5. Berdasarkan Penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan Model Kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar PKn siswa kelas III SD Negeri UPT Trans Malungan Kecamatan Gunung Bintang Awai Tahun Pelajaran 2018-2019
Potensi Cadangan Karbon di Lembo Durian dan Hutan Sekunder Berbeda Umur di Kampung Intu Lingau Kecamatan Nyuatan Kabupaten Kutai Barat Kalimantan Timur Patmawati, Agatha Lastika; Karyati, Karyati; Matius, Paulus
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i2.15492

Abstract

Kebudayaan yang melekat pada masyarakat Dayak Benuaq dan salah satunya yang tinggal di Kampung Intu Lingau yaitu kebiasaan membangun lembo (kebun buah) di sekitar pemukiman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengestimasi potensi biomassa, cadangan dan serapan karbon, serta produksi oksigen di lembo durian dan hutan sekunder berbeda umur di Kampung Intu Lingau, Kecamatan Nyuatan, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Tiga plot penelitian berukuran 20 m × 20 m dibuat pada empat lokasi yaitu lembo durian muda, lembo durian tua, hutan sekunder muda, dan hutan sekunder tua. Biomassa dan cadangan karbon di lembo durian muda (114,07 dan 53,62 ton/ha) dan lembo durian tua (151,44 dan 71,18 ton/ha) lebih besar dibandingkan hutan sekunder muda (79,14 dan 37,19 ton/ha) dan hutan sekunder tua (113,41 dan 53,31 ton/ha). Potensi serapan karbondioksida masing-masing sebesar 112,6 ; 196,61 ; 85,43 dan 195,47 ton/ha di lembo durian muda, lembo durian tua, hutan sekunder muda, dan hutan sekunder tua. Lembo durian tua dan hutan sekunder tua memproduksi oksigen lebih besar (33%) dibandingkan lembo durian muda (19%) dan hutan sekunder muda (15%). Informasi tentang cadangan karbon dan serapan oksigen di lembo durian dan hutan sekunder dapat digunakan dalam perhitungan perdagangan karbon dan pengelolaan lahan berhutan pada umumnya.
Pendugaan cadangan karbon coarse woody debris menggunakan metode line intersect sampling pada kelas tutupan hutan lahan kering sekunder dan semak belukar di KHDTK hutan Diklat Loa Haur Hamdani, Hamdani; Suhardiman, Ali; Karyati, Karyati
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.12150

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi cadangan karbon CWD menggunakan metode Line Intersect Sampling (LIS) berdasarkan kelas tutupan lahan, kemudian menguji hasil beda rata-rata pendugaan cadangan karbon CWD menggunakan metode LIS dengan metode Fixed Area Sampling (FAS) dan mengetahui efisiensi waktu kerja penggunaan metode LIS dalam menduga cadangan karbon CWD di  Kawasan Hutan  Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Hutan Diklat Loa Haur.Hasil penelitian menunjukkan potongan CWD yang ditemukan pada kelas tutupan semak belukar sebanyak 106 potong dan pada kelas tutupan hutan lahan kering sekunder sebanyak 174 potong yang didominasi jenis kayu Ulin dan Mahang. Total karbon CWD menggunakan metode LIS pada kelas tutupan semak belukar sebesar 6,61 ton/ha dan pada kelas tutupan hutan lahan kering sekunder sebesar 10,04 ton/ha. Potensi cadangan karbon CWD pada tutupan semak belukar sebesar 16.296,36 ton dari luas tutupan sebesar 2.465,41 ha atau 57,20 persen dari luas keseluruhan di KHDTK Hutan Diklat Loa Haur. Sedangkan potensi cadangan karbon CWD pada tutupan hutan lahan kering sekunder sebesar 17.712,37 ton/ha dari luas tutupan sebesar 1.764,18 Ha atau 40,93 persen dari luas keseluruhan di KHDTK Hutan Diklat Loa Haur 
FLUKTUASI IKLIM MIKRO DI HUTAN PENDIDIKAN FAKULTAS KEHUTANAN UNIVERSITAS MULAWARMAN Karyati, Karyati; Ardianto, Sidiq; Syafrudin, Muhammad
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 15, No 1 (2016): Maret
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/af.v15i1.1785

Abstract

Fluktuasi Iklim Mikro di Hutan Pendidikan Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fluktuasi beberapa unsur iklim (suhu udara, kelembaban udara, intensitas cahaya, dan curah hujan) di Hutan Pendidikan Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur. Suhu udara rata-rata di dalam hutan sebesar 25,4°C dan di luar hutan sebesar 27,4°C. Kelembaban relatif rata-rata di dalam hutan lebih besar (91,6%) dibandingkan di luar hutan (83,9%). Intensitas cahaya maksimum sebesar 188.80 µmol tercapai pada pukul 12:00 dan intensitas cahaya minimum pada pukul 05:00, 06:00 dan 20:00 sebesar 0.00 µmol. Selama 30 hari pengamatan, tercatat 11 hari hujan dan curah hujan tertinggi sebesar 3 mm pada tanggal 2 Juni 2015.