Claim Missing Document
Check
Articles

PENGGUNAAN METODE MEMBACA PQRST UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MERANGKUM TEKS BACAAN SISWA KELAS XI IPS 3 SMA NEGERI 3 SINGARAJA Putu Ayu Widya Astari .; I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A. .; Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2461

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan aktivitas guru bahasa Indonesia kelas XI IPS 3 SMA Negeri 3 Singaraja dalam menerapkan metode membaca PQRST guna meningkatkan kemampuan siswa merangkum teks bacaan, (2) mendeskripsikan aktivitas siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 3 Singaraja dalam pembelajaran merangkum teks bacaan dengan menggunakan metode membaca PQRST, (3) mendeskripsikan peningkatan kemampuan merangkum teks bacaan siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 3 Singaraja dengan menggunakan metode membaca PQRST, dan (4) mendeskripsikan respons siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 3 Singaraja terhadap penerapan metode membaca PQRST guna meningkatkan kemampuan merangkum teks bacaan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 3 SMAN 3 Singaraja dan objek yang dikaji adalah aktivitas guru dan siswa siswa selama pembelajaran merangkum dengan metode membaca PQRST, kemampuan siswa merangkum teks bacaan, dan respons siswa terhadap penggunaan metode membaca PQRST selama merangkum teks bacaan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, kuesioner, dan wawancara. Data dianalisis dengan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan aktivitas guru dan aktivitas siswa dalam pembelajaran merangkum teks bacaan dengan menggunakan metode membaca PQRST. Hasil belajar yang diperoleh juga meningkat. Skor rerata siswa sebelum tindakan adalah 65,14. Pada siklus I, skor meningkat menjadi 77,18, dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 87,14. Respons siswa yang berkenaan dengan minat, sikap, bakat, motivasi, dan tujuan juga meningkat dari siklus I ke siklus II, yakni dari 41,14 menjadi 44,11. Peneliti menyarankan agar hasil penelitian ini dapat diterapkan oleh guru bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan siswa merangkum teks bacaan. Kata Kunci : metode membaca, PQRST, merangkum This study aimed to describe (1) the activity of Indonesian teachers XI IPS 3 SMA 3 Singaraja in applying reading PQRST method to improve students' ability to summarize text reading, (2) the activity of class XI IPS 3 SMA 3 Singaraja in the text summarizes the learning reading by reading PQRST method, (3) an increase in the ability to summarize text reading class XI IPS 3 SMA 3 Singaraja using PQRST reading, and (4) the response of class XI IPS 3 SMA 3 Singaraja to the application of the method to read PQRST to improve the ability of summarizing the reading text. This research is a class action research. The subjects were students of class XI IPS 3 SMAN 3 Singaraja and objects studied are all teachers and students for teaching students to summarize the PQRST method of reading, the reading ability of students to summarize text, and the response of students to use reading PQRST method for summarizing the reading text. Data collection method used is the method of observation, tests, questionnaires, and interviews. Data were analyzed with the technique of quantitative and qualitative data analysis. The results showed that there was an increase in the activity of teachers and students in learning activities encapsulate reading text reading using PQRST. The results obtained also increases learning. Mean score of the students was 65.14 before action. In the first cycle, the score increased to 77.18, and increased again in the second cycle becomes 87.14. Student responses with respect to interest, attitude, aptitude, motivation, and goal also increased from the first cycle to the second cycle, that is from 41.14 into 44.11. Researchers suggest that these results can be applied by Indonesian teachers to improve students' ability to summarize the reading text.keyword : method of reading, PQRST, summarizes
PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN DI KELAS VIII A1 SMP NEGERI 3 SAWAN (KAJIAN TERHADAP STRATEGI PEMBELAJARAN MERINGKAS, MERANGKUM, DAN MENYIMPULKAN) Agus Hari Wahyudi .; I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A. .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2525

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan strategi guru dalam pembelajaran meringkas, merangkum, dan menyimpulkan isi bacaan, (2) mendeskripsikan kendala pelaksanaan strategi guru dalam pembelajaran meringkas, merangkum, dan menyimpulkan isi bacaan, dan (3) mengetahui respons siswa terhadap strategi guru dalam pembelajaran meringkas, merangkum, dan menyimpulkan isi bacaan. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif-kualitatif dengan subjek penelitian adalah guru dan siswa di kelas VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan angket/kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif-kualitatif yang meliputi tiga tahapan, yaitu (1) reduksi, (2) penyajian data, dan (3) verifikasi dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang digunakan dalam pembelajaran meringkas, merangkum, dan menyimpulkan menggunakan dua strategi yaitu strategi berpusat pada guru dan siswa. Sedangkan teknik yang digunakan pada dua strategi tersebut adalah diskusi, tanya jawab, penemuan, demonstrasi, inkuiri, penugasan, dan ceramah. Kendala-kendala yang dihadapi guru pada saat penerapan strategi pembelajaran adalah bersumber dari siswa dan alokasi waktu. Respons siswa terhadap penerapan strategi pada pembelajaran meringkas, merangkum, dan menyimpulkan isi bacaan postif. Kata Kunci : Pembelajaran membaca pemahaman, strategi guru This study aims to (1) describe the teachers strategy in precis learning, summarize, and conclude their reading, (2) to describe the constraint in the implementation of teachers strategy in precis learning,summarize, and conclude their reading, and (3)to know students response to teachers strategy in precis learning, summarize, and conclude their reading. This study used a descriptive qualitative design with the research subject is the teacher and students in class VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan. Data was collected through observations, interviews, and questionnaires. Data were analyzed by descriptive-qualitative which includes three phases, namely (1) reduction, (2) the presentation of the data, and (3) the verification and withdrawal of conclusion. The results of this study indicate that the strategy used in precis learning, summarize, and conclude is using two strategies, namely the strategy centered on teacher and students. While the techniques used in these two strategies are discussion, question and answer, discovery, demonstration, inquiry, assignments, and lectures. The constraints faced by the teacher at the application of learning strategy is rooted from students and the allocation of time. The response of students to the application of precis learning, summarize, and conclude their reading is positive. keyword : learning reading comprehension, teacher strategy
Pembelajaran Membacakan Teks Berita yang Diterapkan Guru pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 5 Singaraja Kadek Juni Wiryawati .; I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A. .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2570

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui (1) perencanaan pembelajaran membacakan teks berita yang diterapkan guru pada siswa kelas VIII SMP N 5 Singaraja (2) pelaksanaan pembelajaran membacakan teks berita yang diterapkan guru pada siswa kelas VIII SMP N 5 Singaraja, dan (3) kendala-kendala pembelajaran membacakan teks berita yang diterapkan guru pada siswa kelas VIII SMP N 5 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas VIIIA dan VIIIB SMP Negeri 5 Singaraja. Objek penelitian ini adalah perencanaan pembelajaran membacakan teks berita, pelaksanaan pembelajaran membacakan teks berita, dan kendala-kendala pembelajaran membacakan teks berita yang diterapkan guru. Metode pengumpulan data yang digunakan, yaitu metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Intrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah, lembar observasi dan wawancara tidak terstruktur. Data dianalisis dengan menggunakan model analisis deskriptif kualitatif melalui empat tahapan, yaitu reduksi data, klasifikasi data, deskripsi data, dan penyimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) perencanaan pembelajaran membacakan teks berita yang diterapkan guru sudah sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Perencanaan pembelajaran membacakan teks berita, yaitu terletak pada rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) pada komponen Standar Kompetensi, Indikator Pembelajaran, Tujuan Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran, dan Media dan Sumber Belajar. (2) pelaksanaan pembelajaran membacakan teks berita yang diterapkan guru yaitu pada kegiatan awal guru memberikan apersepsi. Pada kegiatan inti, guru menggunakan media sebagai alat bantu dalam pelaksanaan pembelajaran dan pada kegiatan akhir guru melakukan evaluasi langsung setelah pembelajaran berakhir. Problematika dalam evaluasi pembelajaran berbicara, yaitu guru tidak melakukan evaluasi langsung setelah pelaksanaan pembelajaran berakhir seperti yang sudah ada dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). (3) Kendala-kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran membacakan teks berita, antara lain (a) kurangnya partisipasi atau menurunnya perhatian siswa, (b) kurangnya waktu untuk guru dalam melaksanakan proses pembelajaran maupun dalam menambah materi pelajaran di luar buku pegangan siswa, dan (c) kesulitan guru dalam mendapatkan media pembelajaran. Kata Kunci : Pembelajaran, membacakan, guru This research uses descriptive qualitative research design that aims to determine ( 1 ) read the learning plan news text applied teacher at eighth grade students of SMP N 5 Singaraja ( 2 ) the implementation of learning applied to read the text of the news that teachers at the eighth grade students of SMP N 5 Singaraja, and ( 3 ) read the learning constraints are applied to the text message to the students of class VIII teacher of SMP N 5 Singaraja. The subjects were Indonesian teachers who teach in class VIIIA and VIIIB SMP Negeri 5 Singaraja. The object of research is learning plan text read news, read news text implementation of learning, and learning constraints read the text of the news that is applied teacher . Data collection methods used , the method of observation , documentation, and interviews. The research instrument used in this study is , observation sheets and unstructured interviews. Data were analyzed using qualitative descriptive analysis model through four stages, namely data reduction, data classification, data description, and inference. The results of this study were ( 1 ) read the learning plan implemented text message that teachers are in accordance with the applicable curriculum . Planning instructional text read news, which lies in the lesson plan ( RPP ) on the component Competency Standards, Indicators of Learning, Learning Objectives, Learning Activities, and Media and Learning Resources. ( 2 ) the implementation of learning applied to read the text of the news that teachers are at the beginning of the activities teachers provide apperception. At the core activity, the teacher uses the media as a tool in the implementation of learning and at the end of the teacher evaluation activities immediately after the lesson ends. The problems in the evaluation of learning to speak, that is not the teacher evaluation ends immediately after the implementation of learning as it already exists in the lesson plan ( RPP ). ( 3 ) The constraints faced by the teacher in the learning of the news text reads, inter alia : (a ) lack of participation or decrease students' attention, ( b ) lack of time for teachers to implement the learning process as well as in increasing the subject matter beyond the student handbook, and ( c ) difficulty in getting teachers' instructional media.keyword : learning, reading, teacher
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS ARGUMENTASI BERDASARKAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN MEDIA VIDEO DEBAT BERNUANSA KONTROVERSIAL DI KELAS X.7 SMA LAB UNDIKSHA SINGARAJA Made Hendra Astika .; Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd .; I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2590

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui langkah-langkah pembelajaran kontekstual dengan penggunaan media video debat bernuansa kontroversial untuk meningkatkan kemampuan menulis argumentasi, (2) mengetahui penggunaan pembelajaran kontekstual dengan media video debat bernuansa kontroversial dapat meningkatkan kemampuan menulis argumentasi, (3) dan mengetahui respons siswa terhadap pembelajaran kjontekstual dengan menggnakan media video debat bernuansa kontroversial yang diterapkan guru untuk meningkatkan kemampuan menulis argumentasi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.7 SMA Lab Undiksha Singaraja, sedangkan objeknya adalah keterampilan menulis argumentasi dengan media video debat bernuansa kontroversial. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode tes, dan metode angket. Metode observasi digunakan untuk mengumpulkan data menulis argumentasi siswa dan langkah-langkah pembelajaran. Data tersebut dianalisis secara kualitatif. Sedangkan, data menulis yang dikumpulkan dengan metode tes dianalisis secara kuantitatif. Data respons siswa yang dikumpulkan dengan metode angket dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pembelajaran menulis dengan penerapan media video debat bernuansa kontroversial dapat diterapkan dalam beberapa langkah pembelajaran, (2) pembelajaran kontekstual dengan menggunakan media video debat bernuansa kontroversial dapat meningkatkan kemampuan menulis argumentasi. Ini terlihat pada nilai rata-rata awal siswa 65,30, setelah dilakukan penelitian pada siklus I menjadi 73,80 dan meningkat sebesar 79,04 pada siklus II, (3) siswa memberikan respon positif sehingga hasil belajar mereka meningkat.Kata Kunci : menulis, argumentasi,kontekstual, video debat bernuansa kontroversial Abstract The aims of this research are (1) to know the steps of learning process by using video debate which have controversial nuance to increase argumentation writing ability, (2) to figure out the usage of controversial video can increase argumentation writing ability, (3) and to figure out sudent’s response regarding the usage of video debate which have controversial nuance which is applied by the teacher to increase writing ability in making argumentation. This research used Classroom Action Research (CAR) concept which is carried out in two cycles. The subject of this research are the students of SMA Lab Undiksha Singaraja class X.7, and the object of this research is the ability of writing argument by using video debate which have controversial nuance. The method that used to collect the data in this research are test observation method and questioning method. Observation method was used to collect the data from how the student write an argumentation and the steps of learning process. The data was analyzed qualitatively. Whereas, data of writing which was collected by using test method was analyzed quantitatively and qualitatively. The result of this research showed that (1) the usage of video debate which have controversial nuance can increase students’s ability in writing argumentation. It can be shown from the first students’s average mark was 65,30, after the research done in cycle I became 73,80, and increased 79,04 in cycle II, (2) writing learning process which is applied with video debate media which have controversial nuance can be applied in some steps of learning process, (3) the students gave positive response, so that the result of their learning process increased.keyword : writing, argumentation, contextual, video debate which have controversial nuance
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAVI MELALUI PENGGUNAAN OBJEK LANGSUNG DAN KARTU KATA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPSI PADA SISWA KELAS XI IPB 1 DI SMA N 1 SAWAN Putu Ayu Mertasari Pinatih .; Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum .; I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2945

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mengetahui dapat tidaknya penerapan model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata meningkatkan keterampilan menulis paragraf deskripsi pada siswa kelas XI SMA IPB 1 Negeri 1 Sawan, (2) mengetahui aktivitas siswa dalam penerapan model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata sebagai upaya meningkatkan keterampilan menulis paragraf deskripsi, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata dalam keterampilan menulis paragraf deskripsi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI IPB 1 SMA Negeri 1 Sawan. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil, aktivitas siswa, dan respons siswa dalam penerapan model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, observasi, angket/kuesioner, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tercapainya ketuntasan hasil belajar menulis paragraf deskripsi siswa berkat diterapkannya model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata, yakni pada siklus I memperoleh skor rata-rata 75,86, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata siswa menjadi 80,55, (2) siswa terlihat aktif dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, dan (3) siswa sangat setuju terhadap penerapan model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk menerapkan model pembelajaran SAVI pada mata pelajaran yang lain.Kata Kunci : SAVI, objek langsung, kartu kata, paragraf deskripsi. Classroom Action Research (CAR) was aims to (1) determine whether or not the application of the SAVI learning model with the direct object and word cards improve the writing skills of a paragraph description in class XI SMA Negeri 1 Sawan IPB 1, (2) determibe the activity of the students in the application of the SAVI learning model with the use of the direct object and word cards in an effort to improve the skills of writing a paragraph description, and (3) describe the respons of the students in the application of the SAVI learning model with the use of direct object and word cards in the description of paragraph writing skills. Subjects in this study were teachers and students of class XI IPB 1 SMA Negeri 1 Sawan. Object of this study was the increasing of the result, student activities, and student responses in the application of the SAVI learning model with the use of direct object and word cards. Data collections methods that used in this study was a method of testing, observation, questionnaire, and interviews. The data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques. The result of this study were (1) the achievement of mastery of learning outcomes students to write a paragraph description because the implementation of the SAVI learning model with the use of direct object and word cards, namely the first cycle gained an average score of 75,86, while in the second cycle the average value of the students was 80,55, (2) students were active in carrying out learning activities, and (3) students strongly greed to the application of the SAVI learning model with the use of direct object and word cards in learning to write a paragraph description. Based on these results, other researchers suggersted to apply the learning model on the other subjects.keyword : SAVI, direct object, word cards, paragraph description.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAVI MELALUI PENGGUNAAN OBJEK LANGSUNG DAN KARTU KATA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPSI PADA SISWA KELAS XI IPB 1 DI SMA N 1 SAWAN Putu Ayu Mertasari Pinatih .; Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum .; I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2946

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mengetahui dapat tidaknya penerapan model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata meningkatkan keterampilan menulis paragraf deskripsi pada siswa kelas XI SMA IPB 1 Negeri 1 Sawan, (2) mengetahui aktivitas siswa dalam penerapan model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata sebagai upaya meningkatkan keterampilan menulis paragraf deskripsi, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata dalam keterampilan menulis paragraf deskripsi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI IPB 1 SMA Negeri 1 Sawan. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil, aktivitas siswa, dan respons siswa dalam penerapan model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, observasi, angket/kuesioner, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tercapainya ketuntasan hasil belajar menulis paragraf deskripsi siswa berkat diterapkannya model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata, yakni pada siklus I memperoleh skor rata-rata 75,86, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata siswa menjadi 80,55, (2) siswa terlihat aktif dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, dan (3) siswa sangat setuju terhadap penerapan model pembelajaran SAVI dengan penggunaan objek langsung dan kartu kata dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk menerapkan model pembelajaran SAVI pada mata pelajaran yang lain.Kata Kunci : SAVI, objek langsung, kartu kata, paragraf deskripsi. Classroom Action Research (CAR) was aims to (1) determine whether or not the application of the SAVI learning model with the direct object and word cards improve the writing skills of a paragraph description in class XI SMA Negeri 1 Sawan IPB 1, (2) determibe the activity of the students in the application of the SAVI learning model with the use of the direct object and word cards in an effort to improve the skills of writing a paragraph description, and (3) describe the respons of the students in the application of the SAVI learning model with the use of direct object and word cards in the description of paragraph writing skills. Subjects in this study were teachers and students of class XI IPB 1 SMA Negeri 1 Sawan. Object of this study was the increasing of the result, student activities, and student responses in the application of the SAVI learning model with the use of direct object and word cards. Data collections methods that used in this study was a method of testing, observation, questionnaire, and interviews. The data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques. The result of this study were (1) the achievement of mastery of learning outcomes students to write a paragraph description because the implementation of the SAVI learning model with the use of direct object and word cards, namely the first cycle gained an average score of 75,86, while in the second cycle the average value of the students was 80,55, (2) students were active in carrying out learning activities, and (3) students strongly greed to the application of the SAVI learning model with the use of direct object and word cards in learning to write a paragraph description. Based on these results, other researchers suggersted to apply the learning model on the other subjects.keyword : SAVI, direct object, word cards, paragraph description.
PEMBERITAAN GUBERNUR BALI, MANGKU PASTIKA, DALAM SURAT KABAR BALI POST: ANALISIS STRATEGI EKSKLUSI-INKLUSI THEO VAN LEEUWEN Titan Ratih Bestari .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan strategi eksklusi dalam media Bali Post pada pemberitaan Gubernur Bali, Mangku Pastika dan (2) mendeskripsikan strategi inklusi dalam media Bali Post pada pemberitaan Gubernur Bali, Mangku Pastika. Penelitian dengan rancangan penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan berita seputar Gubernur Bali, Mangku Pastika yang dimuat dalam surat kabar Bali Post sebagai subjek penelitian. Lingkup penelitian ini hanya pada berita Bali Post yang memuat sosok Gubernur Bali, Mangku Pastika yang dimuat sejak tanggal 19 September 2011 sampai 21 Juli 2012. Sementara itu, objek penelitian ini adalah strategi eksklusi-inklusi yang digunakan Bali Post dalam memberitakan Gubernur Bali, Mangku Pastika. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi dengan teknik baca-catat. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif mengikuti teknik analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Bali Post menggunakan strategi eksklusi dalam memberitakan gubernur, dengan uraian: 55 pasivasi (85%); 9 nominalisasi (14%); dan 1 penggantian anak kalimat (1%); serta (2) Bali Post menggunakan strategi inklusi dalam memberitakan gubernur, dengan uraian: 11 diferensiasi (20%); 6 abstraksi (11%); 4 kategorisasi (7%); 21 identifikasi (38%); 6 asimilasi (11%); dan 7 asosiasi (13%).Kata Kunci : pemberitaan Gubernur Bali, Mangku Pastika; Bali Post; eksklusi; inklusi This study aimed to (1) describe the strategy of exclusion in the Bali Post news media about the Governor of Bali, Mangku Pastika and (2) describe the strategy of inclusion in the Bali Post news media regarding Governor of Bali, Mangku Pastika. This research was designed using descriptive qualitative about the news of the Governor of Bali, Mangku Pastika, as the research subject. The scope of this study was only the news in Bali Post contained the figure of the Governor of Bali, Mangku Pastika which were published since September 19, 2011 to July 21, 2012. Meanwhile, the object of this study was the exclusion-inclusion strategy used in the Bali Post in reporting the Governor of Bali, Mangku Pastika. The data collection method used was the documentation method particularly the read-notes technique. The data obtained were analyzed using qualitative descriptive analysis technique according to Miles and Huberman’s technique analysis. The results of this study indicate that (1) Bali Post proved using exclusion strategy in reporting the governor, with the description: 55 passivations (85%); 9 nominalizations (14%); and 1 replacement of subordinate clause (1%); and (2) Bali Post proved using inclusion strategies in reporting the governor, with the description: 11 differentiations (20%); 6 abstractions (11%); 4 categorizations (7%); 21 identifications (38%); 6 assimilations (11%); and 7 associations (13%).keyword : the report of the Governor of Bali, Mangku Pastika; Bali Post; exclusion; inclusion
PENGGUNAAN TEKNIK MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENENTUKAN FAKTA DAN OPINI PADA TAJUK RENCANA BALI POST DI KELAS XI IPA 2 SMA NEGERI 1 SAWAN I Gusti Ngurah Oka Agustawan .; Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si. .; I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3246

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan teknik mind mapping dalam menentukan fakta dan opini pada tajuk rencana Bali Post, (2) mendeskripsikan aktivitas belajar mengajar dengan menggunakan teknik mind mapping dalam meningkatkan kemampuan siswa menentukan fakta dan opini pada tajuk rencana Bali Post, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penggunaan teknik mind mapping dalam meningkatkan kemampuan siswa menentukan fakta dan opini pada tajuk rencana Bali Post. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Sawan yang berjumlah 23 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil, aktivitas belajar mengajar dan respons siswa dalam penggunaan teknik mind mapping. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, metode observasi, metode kuesioner, dan metode wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) ada peningkatan hasil belajar menentukan fakta dan opini siswa berkat diterapkannya teknik mind mapping, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 74,43, siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 77, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 80,3, (2) siswa dan guru terlihat aktif dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, dan (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penggunaan teknik mind mapping pada pembelajaran menentukan fakta dan opini. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk menggunakan teknik mind mapping, sebagai salah satu teknik pembelajaran inovatif, dalam pembelajaran menyimak, menulis, dan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya dan pada pelajaran bahasa yang lain pada umumnya.Kata Kunci : mind mapping, kemampuan siswa, menentukan fakta dan opini This Classroom Action Research (CAR) aimed at (1) describing the improvement of the students’ learning outcome in determining fact and opinion of the editorial Bali Post by using mind mapping technique, (2) describing the teaching learning activities in using mind mapping tecnique to improve the students’ ability in determining fact and opinion of the editorial Bali Post, and (3) describing the students’ response toward the use of mind mapping technique in improving their ability in determining fact and opinion of the editorial Bali Post. The subjects of this research were an Indonesian Language teacher and 23 students’ of class IX IPA 2 in SMA Negeri 1 Sawan. While, the objects of this research were the improvement result, teaching learning activities, and the students’ response toward the use of mind mapping technique. The method of data collections used in this research were in the form of test, observation, questionnaire, and interview. The data were analyzed by using descriptive quantitative and descriptive qualitative. The results of this research showed that (1) the improvement of the students’ learning outcome due to the implementation of mind mapping technique, which covered in the pre-action obtained classical mean score is 74,43, in the first cycle obtained classical mean score is 77, while in the second cycle obtained classical mean score is 80,3, (2) the teacher and the students’ were active in doing the learning activity, (3) the students’ showed positive response toward the use of mind mapping technique in determining fact and opinion. Based on the results of this research, other researchers are suggested to use mind mapping technique as one of inovative learning techniques, in the teaching learning, writing and speaking for Bahasa Indonesia subject specifically and for other languages subject generally.keyword : mind mapping, students’ ability, determining fact and opinion
Pembelajaran Drama yang Berorientasi Budaya Bali di Kelas XII IB1 SMA Negeri 1 Sukasada Dewa Ayu Anggun Sudewi .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3284

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui (1) pelaksaan pembelajaran drama yang berorientasi budaya Bali di kelas XII IB 1 SMA Negeri 1 Sukasada, dan (2) kendala-kendala dalam pembelajaran drama yang berorientasi budaya Bali di kelas XII IB 1 SMA Negeri 1 Sukasada. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas XII IB 1 SMA Negeri 1 Sukasada dan siswa di kelas XII IB 1 SMA Negeri 1 Sukasada. Objek penelitianini adalah pembelajaran drama yang berorientasi budaya Bali. Metode pengumpulan data yang digunakan, yaitu metode observasi, dan wawancara. Adapun instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah, lembar observasi, dan wawancara tidak terstruktur. Ketika data telah didapatkan, data dianalisis dengan menggunakan model analisis deskriptif kualitatif melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) pelaksanaan pembelajaran drama yang berorietasi budaya Bali yaitu pelaksanaan di kelas. Langkah-langkah pembelajaran dari awal samapai akhir pelajaran sebagian besar sudah mengarahkan siswa untuk belajar sesuai dengan situasi nyata yang dekat dengan kehidupan sehari-harinya. (2) Adapun kendala-kendala dalam mempelajari drama yang berorientasi pada budaya Bali dirasakan oleh guru dan siswa. Kendala-kendala tersebut antaralain, siswa tidak bisa mempelajari drama dalam waktu yang singkat, sementara masih banyak kompetensi dasar (KD) yang harus dituntaskan. Kedua, susahnya mengatur siswa di kelas dengan jumlah siswa yang banyak. Kendala ketiga yaitu keterbatasan media pembelajaran.Kata Kunci : pembelajaran, pembelajaran drama, budaya Bali This study used descriptive qualitative which aimed to know (1) implementation of drama course which was oriented on Balinese culture in XII IB 1 grade students in SMA Negeri 1 Sukasada, and (2) obstacles in implementing drama course which was oriented on Balinese culture in XII IB 1 grade in SMA Negeri 1 Sukasada. The subjects of this study were the Bahasa Indonesia teacher who teaches in XII IB 1grade in SMA Negeri 1 Sukasada and the students in XII IB 1 grade in SMA Negeri 1 Sukasada. The object of this study was drama course which was oriented on Balinese culture. The method which was used in collecting the data, were: observation and interview. The instrument which was used in this study, were: observation paper and unstructured interview. When the data was already collected, data was analyzed by using descriptive qualitative on three phases, they were data reduction, data presentation, and data conclusion. The results of this data were (1) the implementation of drama course which was oriented on Balinese culture was class performance. The learning steps from the beginning until the ending already direct the students to learn as in the real situation which closed with their daily life. (2) Many obstacles of learning drama course which was oriented on Balinese culture were faced by both teacher and students. The obstacles were, students could not cope with drama course in a short time while there were another basic competency (KD) had to be finished. Second, difficult in controlling students in a big number. The third obstacle was the aid limitation.keyword : learning, drama course, Balinese culture
ANALISIS ASPEK SARANA RETORIKA PUISI SISWA SMA NEGERI SE-KOTA SINGARAJA PADA MAJALAH SEKOLAH I Dewa Gede Slamet Pardipa .; I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A. .; Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3394

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan jenis-jenis sarana retorika puisi karya siswa SMA Negeri Se-Kota Singaraja pada majalah sekolah, (2) mendeskripsikan frekuensi pemakaian jenis-jenis sarana retorika puisi karya siswa SMA Negeri Se-Kota Singaraja pada majalah sekolah, (3) mendeskripsikan kemampuan siswa SMA Negeri Se-Kota Singaraja menulis puisi dengan sarana retorika pada majalah sekolah. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Semua data dalam penelitian ini akan dikumpulkan dengan metode studi pustaka dengan teknik baca dan catat. Subjek penelitian ini adalah paper (kertas) berupa puisi pada majalah sekolah karya siswa SMA Negeri Se-Kota Singaraja. Objek penelitian ini adalah jenis-jenis sarana retorika dan frekuensi pemakaian jenis-jenis sarana retorika puisi siswa SMA Negeri Se-Kota Singaraja pada majalah sekolah, serta kemampuan siswa SMA Negeri Se-Kota Singaraja menulis puisi dengan sarana retorika pada majalah sekolah. Data mengenai jenis-jenis sarana retorika dan frekuensi pemakaian jenis-jenis sarana retorika puisi karya siswa SMA Negeri Se-Kota Singaraja pada majalah sekolah dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dan data tentang kemampuan siswa menggunakan sarana retorika dalam menulis puisi dianalisis dengan metode kuantitatif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa (1) jenis-jenis sarana retorika yang digunakan siswa SMA Negeri se-Kota Singaraja menulis puisi pada majalah sekolah adalah tautologi, pleonasme, paralelisme, enumerasi, hiperbola, paradoks, kiasmus, retorik retisense, ambiguitas, elipsis, pertanyaan retoris, klimaks, antiklimaks, litotes, oksimoron, repetisi, asindeton, dan polisindeton. (2) Frekuensi pemakaian sarana retorika yang banyak digunakan adalah retorik ritisense, hiperbola, dan pleonasme. (3) Kemampuan siswa SMA Negeri se-Kota Singaraja menulis puisi pada majalah menunjukkan bahwa dari 30 siswa, sebanyak 7 siswa dikatakann “mampu” menggunakan sarana retorika, siswa yang “cukup mampu” menggunakan sarana retorika sebanyak 17, dan yang “kurang mampu” menggunakan sarana retorika sebanyak 6 siswa. Berdasarkan temuan tersebut, guru bahasa Indonesia hendaknya lebih memberikan pengetahuan tentang sarana retorika terhadap siswa yang kurang mampu menggunakan sarana retorika dalam menulis puisi.Kata Kunci : Sarana Retorika, Puisi, Majalah Sekolah This research has purposes such as (1) to describe the kinds of rhetorical aspect of Senior High School’ poetry around Singaraja for the school magazine, (2) to describe the frequency that use in kinds of rhetorical aspect of poetry for the senior high school students in Singaraja for the school magazine, (3) to describe the students’ ability in Senior High School around Singaraja in writing poetry using rhetorical aspect for the school magazine. This research uses descriptive qualitative and descriptive quantitative planning. The data collection in this research was collected by study pustaka method with reading and noting technique. The subjects of this research are papers in the form of poetry for school magazine made by Senior High school students arround Singaraja. Objects of this research are kinds of rhetorical aspect, rhetorical aspect that use in poetry and the students’ Senior Hiugh School ability arround Singaraja in writing poetry using rethorical aspect for the school magazine. The data about the kinds of rhetorical aspect and the frequency that use in rhetorical aspect of petry in Senior High School students arround Singaraja for the school magazine was analized by descriptive qualitative method and the data about students’ ability in using rhetorical aspect in writing poetry was analyzed by quantitavite method. The finding of this research shows that (1) The kinds of rhetorikal aspect that student’ in senior high school use to write poetry for the school magazine arround Singaraja are a tautology, redundancy, parallelism, enumeration, hyperbole, paradox, kiasmus, retisense rhetoric, ambiguity, ellipsis, rhetorical question, climax, anti-climax, litotes, oxymoron, repetition, asindeton, and polisindeton. (2) The rhetorical aspect that most students use are rhitisense rhetoric, hyperbole, and pleonasm. (3) The senior high school abilities’ around Singaraja in writing poetry showed that from the 30 students, there are 7 students are able to use the rhetorical aspect, 17 students are sufficient in using rhetorical aspect and 6 students are incompetent in using it. From the finding, the Indonesian teacher should give more knowledge abaut rhetorical aspect to the students which are in competent ini using it to write a poetry.keyword : rhetorical aspect, poetry, school magazine
Co-Authors ., I Nyoman Bagus Sanjaya ., PUTU AYU MERTASARI PINATIH ., TITAN RATIH BESTARI A’yun, Bella Qurrata Agus Hari Wahyudi . Amalia, Salsabila Farah Ardiningsih, Ni Luh Putu Susi Asgav, Irhas Maulana Bella Qurrata A’yun Dewa Ayu Anggun Sudewi . Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd . Fathorrahman Zairazi Fitriah, Hikmatul Gde Artawan Gede Gunatama Gusti Ayu Cintya Pramita Handayani, Ni Made Yeni Hendrik Dina Putra Hikmatul Fitriah I Dewa Gede Slamet Pardipa . I Gede Nurjaya I Gusti Ngurah Oka Agustawan . I Made Astika I Nengah Martha I Nengah Suandi I Nyoman Bagus Sanjaya . I Putu Evayana Suninica I Putu Mas Dewantara I Wayan Artika I Wayan Sugiarta I Wayan Wendra Ida Ayu Putri Adityarini . Ida Ayu Putu Purnami Ida Bagus Mas Permana Wibawa Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Sutresna Imaduddin Syamil Imam Suyitno Iswahyudin Prasetya K. DEDY INDRAWAN . K. Theresia Laksmi Savitri Kadek Juni Wiryawati . Kadek Putri Indah Lestari Indah Kadek Wirahyuni Kamalini, Ni Luh Putu Verunia Ketut Desnaria . Ketut Desnaria ., Ketut Desnaria Larasati, P. Layinah, Sahlatul M.Pd Drs. I Nyoman Seloka Sudiara . M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . Made Hendra Astika . Made Sri Indriani Mariani, Ni Putu Eka Mayasari, Ni Made Dwi Ariani Mega Tri Utami Moch. Sugiono Ni Kadek Dewi Yudiarmika . Ni Kadek Dewi Yudiarmika ., Ni Kadek Dewi Yudiarmika Ni Kadek Lestari . Ni Kadek Nova Wahyu Wintari . Ni Kadek Nova Wahyu Wintari ., Ni Kadek Nova Wahyu Wintari Ni Komang Erawati . Ni Komang Erawati ., Ni Komang Erawati Ni Luh Sovianita Natalia . Ni Luh Sovianita Natalia ., Ni Luh Sovianita Natalia Ni Luh, Ayu Puspitawat Ni Made Cici Prayani Ni Made Ermadwicitawati Ni Made Novia Lestari Ni Made Rai Wisudariani Ni Nengah Mirayani Ni Nyoman Sartini Ni Putu Eka Mariani Ni Wayan Arik Sinthia Wati . Ni Wayan Arik Sinthia Wati ., Ni Wayan Arik Sinthia Wati Nur Faizah Pramita, Gusti Ayu Cintya Prasetya, Iswahyudin Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum . Prof. Dr. I Wayan Rasna,M.Pd . Pujayanti, Sang Ayu Nyoman Putra, Hendrik Dina Putri, Ida Ayu Puti Rika Wibawanti Putu Ayu Mertasari Pinatih . Putu Ayu Widya Astari . Putu Mela Sari Dewi . Putu Mela Sari Dewi ., Putu Mela Sari Dewi PUTU NANIK KUSUMA D . Putu Novita Susiyanti Dewi . Putu Novita Susiyanti Dewi ., Putu Novita Susiyanti Dewi Putu Sumartana . Putu Sumartana ., Putu Sumartana Roselina Anjeni . S.S. M.Pd Ida Ayu Sukma Wirani . Sang Ayu Putu Sriasih SAP Sriasih Sartini, Ni Nyoman Sriasih, S.A.P. Sugiarta, I Wayan Syamil, Imaduddin Tantri, Ade Asih Susiari Titan Ratih Bestari . Umaroh, Dhea Nita Utami, Mega Tri Wibawa, Ida Bagus Mas Permana Widayanti, Ni Made Dewi Ayu Widiani, Ni Made Wisiani, Ni Luh Putu Wulandari, Gusti Putu Ayu Trisna Yuni Pratiwi