Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

HAJI DAN REPOSISI PADA PEREMPUAN BUGIS: UPAYA PENINGKATAN STATUS SOSIAL PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN BALIENG TOA KECAMATAN SIBULUE KABUPATEN BONE Ilham, Jumiati; Ima Kesuma, Andi
ALLIRI Journal of Anthropology Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 No.1 Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1. Bagaimana pemaknaan mengenai Haji di Kelurahan Balieng Toa Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone; 2. Bagaimana haji dapat memengaruhi status sosial masyarakat Kelurahan Balieng Toa Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone; 3. Bagaimana bentuk reposisi yang terjadi pada masyarakat yang telah melakukan haji dalam lingkungan masyarakat Kelurahan Balieng Toa Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu:observasi,wawancara, dan dokumentasi. Adapun data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan deskriptif kualitatif melalui tiga tahapan yakni: redukasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa: 1). Hanya memiliki tiga makna yaitu: a. Makna Religius; b. Makna sosial; dan c. Makna Ekonomi; 2) Status sosial haji bagi masyarakat keluarahan Balieng toa tersebut, dengan adanya status haji maka masyarakat yang telah menunaikan ibadah haji tersebut memiliki peran yang harus di jalankan, yaitu harus dapat menjadi panutan yang baik dalam masyarakatnya; 3) perubahan perilaku yang signifikan terdapat dalam aspek keagamaan setelah para jamaah menunaikan ibadah haji, dimana perubahan tersebut cenderung mengarah ke arah yang positif, ada yang mengalami perubahan dari yang sebelumnya baik menjadi lebih baik, hal ini dikarenakan pengalaman yang mereka alami selama berada di tanah suci yang menjadikan mereka sadar akan pentingnya memiliki jiwa sosial terhadap sesama.  
Perspektif Antropologi Ekonomi dalam Pemberdayaan UMKM Berbasis Kearifan Lokal di Kecamatan Wasuponda Kabupaten Luwu Timur: Perspektif Antropologi Ekonomi dalam Pemberdayaan UMKM Berbasis Kearifan Lokal di Kecamatan Wasuponda Kabupaten Luwu Timur Arifin, Ibrahim; Taufik, Parham; Rahman, Abdul; Kesuma, Andi Ima; Nur'aini, Tiara
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 03 Nomor 02 (Oktober 2025)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v3i2.9813

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM di Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam dan kearifan lokal. Wilayah ini memiliki potensi pariwisata alam seperti Permandian Air Terjun Mata Buntu, dan Kali Dingin, serta potensi produk unggulan seperti keripik pisang, kopi lokal, kain tenun, batik suku Padoe, dan bagea kelor. Kegiatan pendampingan dilakukan di aula gedung kecamatan wasuponda melalui workshop kewirausahaan yang mencakup penyusunan business plan, SOP perusahaan, strategi pemasaran berbasis media sosial, serta pembentukan rantai pasar. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dasar UMKM dalam pengelolaan usaha dan promosi produk lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kemandirian pelaku UMKM dan penguatan ekonomi lokal berbasis kearifan lokal.
Perkembangan Ruang Sosial Kota: Studi Antropologi Perkotaan pada Pola Interaksi Masyarakat Urban Makassar Kesuma, Andi Ima
Jurnal Kajian Sosial dan Budaya: Tebar Science Vol 9 No 3 (2025): TEBAR SCIENCE: JURNAL KAJIAN SOSIAL DAN BUDAYA
Publisher : Rayhan Intermedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36653/jksb.v9i3.218

Abstract

The transformation of social spaces in urban areas is a complex phenomenon shaped by development dynamics, migration flows, economic changes, and policy interventions. This article examines the shifting structure and function of social spaces in Makassar City, South Sulawesi, and how these shifts influence patterns of interaction among urban communities from an urban anthropological perspective. Using a qualitative approach, this study employs participant observation, in-depth interviews, and document analysis in several key areas, including dense residential neighborhoods, public spaces, and centers of informal economic activity. The findings reveal that urbanization and modernization have driven a transition from collective communal interaction patterns toward more individualistic and functional ones. Nevertheless, communities exhibit creative adaptations to these changes by forming new social groups, utilizing space flexibly, and maintaining localized practices of solidarity. This article highlights the importance of integrating cultural and social dimensions in urban planning to ensure that urban spaces remain inclusive and support social cohesion. The findings contribute to the development of urban anthropological theory and provide valuable insights for designing socially equitable urban development policies.
Budaya Mappatabe Pada Remaja di Desa Lamurukung, Kecamatan Tellu Siattingge, Kabupaten Bone di Tengah Gempuran Globalisasi Nur'aini, Tiara; Kesuma, Andi Ima
Jurnal Kajian Sosial dan Budaya: Tebar Science Vol 9 No 3 (2025): TEBAR SCIENCE: JURNAL KAJIAN SOSIAL DAN BUDAYA
Publisher : Rayhan Intermedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36653/jksb.v9i3.219

Abstract

Artikel ini bertujuan mengetahui 1) bagaimana budaya Mappatabe pada remaja di Desa Lamurukung, Kecamatan Tellu Siattingge, Kabupaten Bone 2) bagaimana dampak Gempuran Globalisasi terhadap perilaku mappatabe remaja di Desa Lamurukung, Kecamatan Tellu Siattingge, Kabupaten Bone. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data merupakan langkah paling strategis dalam jurnal ini karena tujuan utama penelitian adalah memperoleh data. Untuk mengumpulkan data, jurnal ini berupaya mencari informasi berupa pendapat, fakta, dan dokumen yang relevan dengan rumusan masalah penelitian ini. Peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan tiga metode yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini, Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1 sikap mapppatabe tetap terjaga dengan baik walau para remaja tumbuh ditengah segala kemajuan teknologi yang dihasilkan oleh globalisasi dan orang tua sebagai sekolah pertama bagi anak mampu untuk menanamkan nilai-nilai yang kuat bagi para generasi muda tentang betapa pentinya untuk tetap menjunjung nilai-nilai yang terkandung dalam dalam budaya yang telah mengakar. 2 Sambil menghormati nilai-nilai tradisional, para remaja juga tetap mengintegrasikan nilai-nilai modern yang sesuai dengan zaman saat ini. Remaja perlu diajak untuk memahami bahwa mempertahankan budaya Mappatabe tidak berarti menolak kemajuan atau perubahan.
FENOMENA PERNIKAHAN ANAK DI DESA MADDANRENG PULU, KECAMATAN PATIMPENG, KABUPATEN BONE Rahayu, Nursri; Ima Kesuma, Andi
ALLIRI Journal of Anthropology Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 No.1 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memepengaruhi terjadinya pernikahan anak, dampak yang terjadi dari pernikahan anak dan pandangan masyarakat terhadap pernikahan anak di Desa Maddanreng Pulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriftif yang menggunakan data kualitatif. Data dikumpulkan dengan melakukan observasi di lokasi penelitian dan wawancara dengan beberapa informan dan dilengkapi dengan dokumen yang diperoleh dari instansi setempat dan dokumentasi berupa foto yang di ambil oleh penelti ketika turun kelapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Faktor-faktor yang memepengaruhi terjadinya pernikahan anak atas dasar ekonomi, pendidikan, MBA dan tradisi menjadi alasan yang tidak bisa di hindari dalam pernikahan anak. (2) Dampak pernikahan anak yaitu psikologis, biologis dan sosial. (3) Pandangan masyarakat terhadap pernikahan anak di Desa Maddanreng Pulu ada yang pro dan kontra, yang mana masyarakat desa Maddanreng Pulu kontra terhadap pernikahan anak alasanya emosi dan perilaku masih labil sehingga belum bisa dikatakan siap sehingga pernikahan anak berujung pada perceraian, namun tidak menutup terjadi kelanggengan dalam rumah tangga yang melakukan pernikahan anak.