Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Terapi Musik Terhadap Penurunan Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Skizofrenia Diruang Srikandi RSJD Dr. Arif Zainudin Lafiah Agus Paryani; Norman Wijaya Gati; Wahyu Yuniati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan jiwa yang dikenal dengan istilah penderita gangguan jiwa gangguan jiwa di Indonesia mencapai 15,3% dari 259,9 juta penduduk Indonesia. Pada tahun 2020, profil rekam medis rsjd dr.arif zainudin mencatat 3.694 orang terutama skizofrenia dengan gejala halusinasi yang biasanya disebabkan karena ketidakmampuan pasien dalam menghadapi stressor dan kurangnya kemampuan dalam mengenali dan mengendalikan halusinasi, sehingga diperlukan penerapan non farmakologi salah satunya dengan terapi musik mozat untuk mengendalikan halusinasi yaitu meningkatkan, memelihara dan memulihkan kesehatan jiwa, Fisik, emosional dan spiritual sehingga halusinasi pasien dapat terkendali. Tujuan; mengetahui hasil penerapan terapi musik mozart untuk mengendalikan halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia. Metode; Penerapan dilakukan dengan metode deskriptif studi kasus kepada 2 responden pasien skizofrenia selama 7 hari dengan frekuensi 1 kali sehari selama 10-15 m. Hasil; Berdasarkan penerapan yang telah dilakukan, terdapat perkembangan pengendalian halusinasi sebelum dan sesudah penerapan terapi musik mozat. Kesimpulannya; terapi musik mozart dapat berupa teknik non-farmakologis atau intervensi independen pada skizofrenia dalam mengendalikan halusinasi pendengaran.
Penerapan Terapi Musik Relaksasi Terhadap Penurunan Tingkat Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Gangguan Jiwa Di Rsdj Dr.Arif Zainudin Surakarta Provinsi Jawa Tengah Saftirta Gatra Dewantara; Norman Wijaya Gati; Tri Andri Pujiyanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Halusinasi merupakan gejala gangguan persepsi sensorik yang dialami oleh penderita psikosis.  Halusinasi pendengaran jika tidak ditangani dapat menyebabkan situasi yang berbahaya bagi pasien karena dapat mempengaruhi pasien dengan tindakan dimana pasien diinstruksikan untuk melakukan sesuatu yang mungkin di luar kendali bahkan mengancam. Gangguan halusinasi dapat diobati dengan terapi, khususnya terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Salah satu terapi non obat yang efektif untuk mengurangi halusinasi adalah mendengarkan musik Tujuan : Mengetahui hasil implementasi penerapan terapi musik relaksasi terhadap penurunan tingkat halusinasi pendengaran Metode : Penerapan dilakukan dengan metode deskriptif studi kasus kepada 2 responden selama 5 hari berturut-turut dengan frekuensi 1 kali dalam sehari selama 10-15 menit pagi hari. Hasil : berdasarkan hasil penerapan yang sudah dilakukan, terdapat penurunan gejala halusinasi pendengaran pada pasien, dengan perbandingan skala skor penurunan AHRS sebesar pada Tn.K sebesar 33 dan pada Tn.S sebesar 28. Kesimpulan : terapi musik relaksasi dapat dijadikan sebagai salah satu teknik non-farmakologis pada pasien dengan gangguan kejiwaan halusinasi pendengaran.
Influence of Dhikr Therapy on Reducing Signs and Symptoms of Halucinations in Hallucination Patients in Regional Psychiatric Hospital Dr. Arif Zainudin Surakarta Lestari, Miki; Gati, Norman Wijaya; Purnomo, Luluk
Jurnal Kegawatdaruratan Medis Indonesia Vol. 2 No. 2: August 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jkmi.v2i2.179

Abstract

The increasing prevalence of schizophrenic patients is as much as 7% of the Indonesian population and around 70% of schizophrenic patients experience hallucinations. hallucinations are false perceptions, clients with hallucinations often feel a state that can only be felt by them but cannot be felt by other people. in minimizing the impact caused by hallucinations, proper treatment is needed, one of which is dhikr therapy, where dhikr therapy can relieve anxiety, anxiety and calm the heart. This research aim to dhikr therapy for reducing signs and symptoms in halucinations patient. The research design used in this research is a descriptive research design in the form of a case study by providing AHRS observation sheets. The level of hallucinations before the dhikr therapy was carried out, the patient was in the category of signs and symptoms of severe hallucinations. after dhikr therapy the patient experienced mild hallucinations. there are differences in the development of signs and symptoms of hallucinations before and after the application of dhikr therapy. There is a comparison of development between patients who experience signs and symptoms of hallucinations before and after being given dhikr therapy.
Hubungan Koping Individu Dengan Tingkat Resiliensi Paska Bencana Gati, Norman Wijaya; Sigit setiyanto; Joko Sri Pujianto
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.14891

Abstract

Kota Surakarta merupakan salah satu kota di jawa Tengah yang memiliki resiko untuk terjadi bencana banir. Bencana banjir di kota Surakarta terjadi hamper setiap tahun, Dampak dari banjir ini meliputi dampak fisik dan psikologis. Dampak psikologis merupakan dampak yang tidak dapat terlihat oleh mata telanjang tetapi mengakibatkan dampak yang serius terhadap fungsi manusia. Oleh karena itu setiap penyintas bencana perlu memiliki mekanisme koping yang adaptif untuk mampu bangkit setelah kejadian bencana/ resilience. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan mekanisme koping dengan Tingkat resiliensi pada penyintas paska benca banjir. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif korelasi yang digunakan untuk mengetahui hubungan mekanisme koping individu dengan Tingkat resiliensi paska bencana.. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder yang diperoleh dari hasil pengumpulan kusioner kemnisme koping dan kuisioner tingkat resiliensi. Responden dalam penelitian iani adalah warga RW 4 yang terbagi dalam 4 RT sebanyak 90 responden. Metode pengambilan sampel adalah dengan kluster sampling.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan anatara mekanisme koping yang digunakan oleh responden dengan Tingkat resiliensi. Hal ini dibuktikan dengan analisis Chi Square dengan p value 0,485>0,05.
PENERAPAN TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP PERUBAHAN TANDA GEJALA DAN FUNGSI PADA PASIEN SKIZOFRENIA  DI RUANG RAWAT INAP RSJD Dr. ARIF ZAINUDDIN SURAKARTA Lis Hartanti; Norman Wijaya Gati; Luluk Purnomo
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i2.227

Abstract

Latar belakang; Salah satu gangguan jiwa yang masih tinggi di RSJD Dr. Arif Zainuddi Surakarta adalah skizofrenia dengan jumlah pasien 3603. Halusinasi tercatat salah satu masalah yang paling tinggi dengan jumlah 3.694 pasien. sebagian klien skizofrenia mengalami halusinasi pendengaran. Terapi musik merupakan salah satu bentuk dari teknik relaksasi yang bertujuan memberikan relaksasi pada tubuh dan pikiran penderita, sehingga berpengaruh terhadap pengembangan diri, dan menyembuhkan gangguan psikososial. Tujuan; Untuk mengetahui hasil implementasi pemberian terapi musik klasik terhadapa perubahan tanda gejala dan fungsi pasien skizofrenia di RSJD Dr. Arif Zainuddin Surakarta. Metode; Penerapan jenis penelitian ini menggunakan metode studi kasus, dilakukan pada 2 responden yakni Tn. E dan Tn. R dengan gangguan persepsi sensori pada halusinasi pendengaran. Instrument yang digunakan yakni lembar observasi berupa kuesioner tanda dan gejala pasien halusinasi yang terdiri 11 item. Penelitian ini menggunakan analisis data primer yaitu wawancara dengan pasien secara langsung dan juga analisa data sekunder yaitu berasal dari rekam medis pasien di RS DR. Arif Zainuddin Surakarta serta menggunakan lembar observasi. Hasil; hasil penerapan menunjukan perubahan terapi musik klasik terhadap tanda gejala dan fungsi pasien skizofrenia yang di lakukan selama 7 hari dan durasi 30 menit serta penilaian sebelum dan sesudah di lakukan terapi musik klasik. Kesimpulan; Penerapan Terapi musik klasik mampu menurunkan tanda gejala dan fungsi skizofrenia dengan halusinasi di Ruang Sena RSJD Dr. Arif Zainuddin Surakarta.
Effectiveness Of Reminiscence Therapy And Brain Gym On Elderly’s Conitive Function Gati, Norman Wijaya; Hermawati; Silvitasari, Ika
Gaster Vol 22 No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gaster.v22i1.1114

Abstract

Introduction: The Elderly is the last stage of human life development, a stage that experiences many changes and risk of experiencing illness due to the aging process. The aging process experienced by the elderly causes several changes, both changes in the physical aspect and changes in the psychological aspect. One of the changes experienced by the elderly is cognitive abilities. The cognitive abilities of the elderly are needed to help them live their lives productively. Conversely, if the elderly experience cognitive impairment, it will make the elderly experience obstacles in carrying out their daily activities. Objective: To determine the effectiveness of reminiscence therapy and brain gym on the cognitive function of the elderly. Methodology: This research used an experimental design with pre and post-tests using 2 intervention groups.  Brain gym reminiscence therapy was conducted in different groups, Result: Based on the test, the p-value of 0.632 is greater than 0.05, so it can be concluded that the cognitive level of the elderly with Reminiscence therapy is not better than the elderly who receive Brain Gym therapy. Conclusion: Brain gym therapy is proven to be more effective in dealing with cognitive impairment problems in the elderly compared to reminiscence therapy
Penerapan Terapi Okupsi Menggambar Terhadap Perubahan Tanda Dan Gejala Halusinasi Pada Psien Dengan Gangguan Presepsi Sensori Halusinasi Di Rsjd Dr. Arif Zainuddin Surakarta Anggraini, Rima Fitria; Norman Wijaya Gati
JHN: Journal of Health and Nursing Vol. 2 No. 2 (2024): JHN: Journal of Health and Nursing, November 2024
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jhn.v2i1.569

Abstract

Gangguan jiwa merupakan masalah kesehatan serius yang disebabkan oleh kekacauan pikiran, presepsi, dan tingkah laku dimana individu tidak mampu menyesuaikan diri dengan diri sendiri, orang lain, masyarakat, dan lingkungan. Data WHO (2022) terdapat 300 juta orang di seluruh dunia mengalami gangguan jiwa seperti depresi, bipolar, demensia, termasuk 24 juta orang yang mengalami skizofrenia. Profil kesehatan Surakarta tahun 2020, menurut laporan puskesmas ada 731 kasus orang dengan gangguan jiwa berat di kota Surakarta, meningkat dari 630 kasus pada tahun 2019. Halusinasi merupakan gejala gangguan jiwa pada individu yang ditandai dengan perubahan presepsi sensori: merasakan sensasi palsu berupa suara, pengelihatan, perabaan, pengacapan dang penciuman. Penerapan dilakukan dengan metode diskriptif studi kasus kepada 2 responden pasien halusinasi selama 5 hari dengan frekuensi 1 kali sehari. Hasil penelitian menunjukkab bahwa berdasatkan penerapan yang dilakukan, terdapat perubahan tanda dan gejala halusinasi sebelum dan sesudah dilakukan penerapan terapi okupsi menggambar. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat perubahan tanda dan gejala halusinasi setelah dilakukan penerapan terapi okupasi menggambar di RSJD dr. Arif Zainnudin.
Penerapan Terapi Relaksasi Benson Untuk Mengurangi Resiko Perilaku Kekerasan Di Ruang Srikandi Rsjd Dr. Arif Zainudin Surakarta Darmastuti, Indri; Tri Andri Pujiyanti; Norman Wijaya Gati
JHN: Journal of Health and Nursing Vol. 2 No. 2 (2024): JHN: Journal of Health and Nursing, November 2024
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jhn.v2i2.570

Abstract

Menurut Riskesdas Jawa Tengah tahun 2023 prevalensi rumah tangga mengalami gangguan jiwa skizofrenia per mil Jawa Tengah (5,1%). Perilaku kekerasan yaitu hilangnya kendali perilaku seseorang yang diarahkan pada diri sendiri, orang lain atau lingkungan. Penatalaksanaan keperawatan yang di berikan yaitu latihan mengontrol fisik, cara penggunaan obat secara teratur dan menggunakan cara spiritual yaitu terapi relaksasi benson, komunikasi terapiutik pada pasien dan terapi psikoreligi dan terapi aktivitas kelompok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil implementasi terapi relaksasi benson untuk mengurangi resiko perilaku kekerasan di ruang Srikandi RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta. Metode penelitian ini dengan studi kasus yang dilakukan pada dua responden resiko perilaku kekerasan selama 7 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan penerapan yang dilakukan,terdapat penurunan resiko perilaku kekerasan sebelum dan sesudah dilakukan terapi relaksasi benson. Kesimpulan penelitian ini terdapat penurunan resiko perilaku kekerasan sebelum dan sesudah dilakukan terapi relaksasi benson.
Pengaruh Simulasi First Aid Balut Bidai Terhadap Pengetahuan Dan Keterampilan Pada Mahasiswa Semester 6 Di Universitas ‘Aisyiyah Surakarta Ariyani, Salsabila Putri; Sitti Rahma Soleman; Norman Wijaya Gati; Irma Mustikasari
JHN: Journal of Health and Nursing Vol. 2 No. 2 (2024): JHN: Journal of Health and Nursing, November 2024
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jhn.v2i2.579

Abstract

Pengetahuan dan keterampilan pemasangan balut bidai sangat diperlukan untuk memberikan pertolongan pertama pada korban cedera. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan mahasiswa menyebabkan kesalahan dalam memberikan pertolongan. Sehingga perlu diberikan intervensi simulasi first aid balut bidai pada mahasiswa, untuk membantu mengatasi masalah yang timbul pada saat terjadi kondisi kegawatdaruratan. Di Indonesia, prevalensi cedera patah tulang sebesar 8,2%, dengan penyebab utamanya kecelakaan lalu lintas sebesar (59%), diikuti jatuh (42,1%) dan kekerasan (3,9%). Tujuan: Mengetahui pengaruh simulasi first aid balut bidai terhadap pengetahuan dan keterampilan pada mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, desain penelitian ini menggunakan Quasi eksperimental dengan pendekatan one group Pre-Test dan Post-Test. Pengambilan sampel sebanyak 126 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner dan SOP. Analisa bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya nilai signifikasi Simulasi First aid pada pengetahuan dan keterampilan dengan nilai p-value keduanya masing-masing sebesar 0,000 < 0,05 yang artinya simulasi first aid balut bidai berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan dan keterampilan. Kesimpulannya yaitu pelatihan dengan metode simulasi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa sebelum dan sesudah pemberian simulasi.
Pengaruh Terapi Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Tingkat Kecemasan Mahasiswa Sarjana Keperawatan Dalam Menyusun Tugas Akhir Di Universitas ‘Aisyiyah Surakarta Novi Nurmawati; Norman Wijaya Gati
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v2i1.439

Abstract

Mahasiswa banyak mengalami peristiwa yang menimbulkan kecemasan, misalnya dalam penyusunan tugas akhir. Salah satu bentuk pengobatan non farmakologis yang dapat menurunkan kecemasan serta meningkatkan penyesuaian diri dan penerimaan diri adalah dengan terapi teknik relaksasi nafas dalam Tujuan : Mengetahui pengaruh terapi relaksasi nafas dalam terhadap tingkat kecemasan mahasiswa sarjana keperawatan dalam menyusun tugas akhir di Universitas ‘Aisyiyah Surakarta Metode : Jenis penelitian adalah kuantitatif Desain penelitian yaitu quasi experiment dengan rancangan pretest and posttest dengan sampel 58 responden. Menggunakan kuesioner HARS Hasil : Hasil penelitian menunjukkan tingkat kecemasan mahasiswa Sarjana Keperawatan tingkat akhir di Universitas ‘Aisyiyah Surakarta sebelum diberikan terapi relaksasi nafas dalam mayoritas pada kategori kecemasan ringan yaitu sebanyak 25 responden atau sebesar 43,1 %. Sesudah diberikan terapi Relaksasi Nafas Dalam mayoritas pada kategori kecemasan ringan yaitu sebanyak 45 responden atau sebesar 77,6 %. Hasil Uji Wilcoxon p value 0,000 p<0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh terapi relaksasi nafas dalam terhadap tingkat kecemasan mahasiswa sarjana keperawatan dalam menyusun tugas akhir di Universitas ‘Aisyiyah Surakarta
Co-Authors Adelia Arina Manasikana Anggraini, Intan Anggraini, Rima Fitria Anjar Nurrohmah Ariyani, Salsabila Putri Attyya Putri Azizah Avica Miftakhul Jannah Ayu Okta Viana Cahya Tri Agustin Choirotun Nisak Darmastuti, Indri Dian Prasetya Saryana Putra Exda Hanung Lidiana Fida’ Husain Hermawati Hermawati Hermawati Ida Nur Imamah Iiq Widowati Suryaning Putri Ika Silvitasari Iqbal Fanani Irma Mustika Sari Isnaini Nur Faatihah Joko Sri Pujianto Joko Sri Pujiyanto Kiky Bella Yuniar, Audrey Kusumadewi, Berlian Nurtyashesti Lafiah Agus Paryani Lestari, Miki Lis Hartanti Luluk Purnomo Luluk Purnomo M. Zainul Arifin Miki Lestari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Nabila Luthfiah Sungkar Nahari Taufika Qomsa Narisa Wahyu Surantini Nazaruddin Latif Nita Febriana Sari Novi Nurmawati Nuky Ramandhani Pertiwi Nunung Tri Wijayanti Nunung Tri Wijayanti Povi Nursiamti Primiandrianza Prorenata Purnomo, Luluk Putri Silvia Dewi Putri Silvia Dewi Putro Muhchin Agung Prasetyo Ragil Lutfhiana Nursakinah Rahma Fajrin Novitasari Rahmawati, Andri Magfiroh Rosita Agung Wicaksono Saftirta Gatra Dewantara salsabela, lailatul Sholihah, Amalia Radhiyah Sigit Setiyanto Siti Sundari Sitti Rahma Soleman Sri Hartutik Suyatno Suyatno Suyatno Syafira Rizqi Ramadhani Syaharani Erika Sulistyana Syerlita Eka Rahmawati Syta Aniza Pralambang Indirasia Tri Andri Pujiyanti Wahyu Rekno Wahyu Reknoningsih Wahyu Yuniati Wahyu Yuniati Waluyo Windha Ellyana Kusuma Hati Windha Ellyana Kusuma Hati Yossie Susanti Eka Putri Zaenal Arifin