p-Index From 2021 - 2026
9.195
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan INTERNATIONAL JOURNAL OF NURSING AND MIDWIFERY SCIENCE (IJNMS) Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kesehatan Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Public Health and Safety International Journal (PHASIJ) ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Gaster OVUM : Journal Of Midwifery and Health Sciences Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Diagnosa: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Jurnal Osadhawedyah bidang Medis dan Kesehatan Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Kegawatdaruratan Medis Indonesia Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Jurnal Ventilator: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Jurnal Medika Nusantara Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi Jurnal Sains Farmasi dan Kesehatan Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia (JKMC) Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) JHN: Journal of Health and Nursing Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Terapi Hipnosis Lima Jari Terhadap Tingkat Kecemasan Lansia Penderita Asam Urat Di Desa Dersono Kec. Pringkuku Kab. Pacitan Nita Febriana Sari; Norman Wijaya Gati
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada sebagian besar lansia mengalami penyakit degeneratif yang salah satunya adalah Asam Urat. Asam urat pada lansia menyebabkan kecemasan. Kecemasan dapat diatasi dengan beberapa cara, antara lain terapi farmakologi dan terapi non farmakologi. Salah satu cara untuk mengatasi kecemasan adalam Terapi Hipnosis lima jari yang merupakan terapi non farmakologi bentuk Self hipnosis yang menimbulkan efek relaksasi, sehingga akan mengurangi kecemasan. Tujuan: untuk mengetahui hasil implementasi Terapi Hipnosis Lima Jari Terhadap Tingkat Kecemasan Lansia Penderita Asam Urat di Desa Dersono Ke. Pringkuku Kab. Pacitan Metode: penerapan ini menggunakan studi kasus dengan desain deskriptif pada 2 responden yang diberikan terapi hipnosis lima jari untuk menurunkan tingkat kecemasan lansia penderita asam urat. Tiap responden diberikan intervensi selama 10 menit 2 kali dalam 3 hari berturut-turut. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner HARS untuk mengukur tingkat kecemasan sebelum dan sesudah pemberian terapi. Hasil : tingkat kecemasan responden sebelum diberikan penerapan termasuk dalam kecemasan sedang. Tingkat kecemasan responden setelah diberikan penerapan termasuk dalam kecemasan ringan. Kesimpulan : Penerapan terapi hipnosis lima jari ini mampu menurunkan tingkat kecemasan pada lanisa penderita asam urat.
Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Stroke Pada Lansia di Posyandu Menur Mirawati, Dita; Gati, Norman Wijaya; Rohmah Mutnawasitoh, Asita
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.4816

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan, khususnya pada kelompok lanjut usia. Rendahnya pengetahuan lansia tentang faktor risiko dan gejala awal stroke dapat memperburuk dampaknya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pencegahan stroke melalui edukasi langsung di Posyandu Menur XXI, Desa Gulon. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pre-test dan post-test, serta pemeriksaan tekanan darah. Sebanyak 35 peserta lansia mengikuti kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari rata-rata 52% pada pre-test menjadi 88% pada post-test, menunjukkan peningkatan sebesar 36%. Selain itu, sekitar 40% peserta memiliki tekanan darah ≥140/90 mmHg, yang mengindikasikan perlunya pemantauan lebih lanjut. Edukasi yang interaktif dan partisipatif terbukti efektif meningkatkan pemahaman lansia mengenai pencegahan stroke. Kegiatan ini juga memperkuat peran posyandu sebagai pusat edukasi kesehatan berbasis komunitas.
Gambaran Tingkat Kecemasan Masyarakat Daerah Rawan Banjir Di Dukuh Kesongo Tegalmade Muninggar Destrya Jayanti Irawan; Norman Wijaya Gati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.171

Abstract

Penelitian ini menggambarkan tingkat kecemasan masyarakat di daerah rawan banjir Dukuh Kesongo RT 01/04 Kelurahan Tegalmade, Sukoharjo, di mana banjir berulang menyebabkan kecemasan kronis akibat kerugian material dan ketidakpastian. Tujuannya mendeskripsikan karakteristik responden (usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan) dan tingkat kecemasan menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) melalui desain deskriptif kuantitatif dengan analisis univariat frekuensi-persentase via SPSS. Populasi 356 warga RT 01/04 diambil sampel 78 responden (purposive sampling, rumus Slovin, usia 18-65 tahun), dengan instrumen kuesioner HARS (14 item Likert 0-4, reliabilitas α=0.756) melalui editing, coding, dan tabulating. Hasil menunjukkan mayoritas responden lansia akhir (34.6%), perempuan (61.5%), lulusan SD (39.7%), petani (29.5%); tingkat kecemasan ringan (59%), sedang (30.8%), dan tidak ada (10.3%). Kesimpulannya, mayoritas mengalami kecemasan ringan karena adaptasi berulang terhadap banjir, namun lansia, perempuan, pendidikan rendah, dan petani lebih rentan sehingga diperlukan intervensi psikososial.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Pengobatan Dalam Proses Penyembuhan Tuberkulosis di Wilayah Jebres Surakarta Sindi Fita Wardani; Norman Wijaya Gati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.183

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah Jebres Surakarta. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Surakarta tahun 2024, Kecamatan Jebres memiliki kasus TB tertinggi yaitu 314 kasus. Ketidakpatuhan pasien dalam pengobatan menjadi penyebab rendahnya keberhasilan terapi, salah satunya dipengaruhi oleh dukungan keluarga. Tujuan: Mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Pengobatan Dalam Proses Penyembuhan Tuberkulosis Di Wilayah Jebres Surakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian sebesar 314. Sampel sebanyak 76 responden yang ditentukan menggunakan rumus slovin dan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dukungan keluarga dan kepatuhan pengobatan. Analisis data menggunakan uji Spearman Rho. Hasil: Responden memiliki dukungan keluarga baik (48,7%) dan kepatuhan tinggi (53,9%). Hasil analisa bivariat menunjukkan ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pengobatan Tuberkulosis dengan hasil (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pengobatan pada penderita Tuberkulosis. Dapat disimpulkan bahwa semakin baik tingkat dukungan keluarga, maka semakin tinggi kepatuhan pengobatan.
Gambaran Kesiapsiagaan Pedagang Pasar dalam Menghadapi Bencana Kebakaran di Pasar Walikukun Widodaren Sarah Febriyana; Norman Wijaya Gati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.215

Abstract

Pasar tradisional memiliki risiko tinggi terhadap bencana kebakaran akibat kepadatan bangunan, instalasi listrik yang kurang aman, serta penggunaan bahan mudah terbakar. Kebakaran yang pernah terjadi di Pasar Walikukun Widodaren menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan pedagang pasar dalam mengurangi dampak bencana.. Tujuan; mengetahui gambaran kesiapsiagaan pedagang pasar dalam menghadapi bencana kebakaran di Pasar Walikukun Widodaren. Metode; Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 512 pedagang, dengan sampel sebanyak 84 pedagang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner kesiapsiagaan kebakaran yang mengacu pada parameter kesiapsiagaan LIPI dan UNESCO. Analisis data dilakukan secara univariat dengan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil; Hasil penelitian menunjukkan bahwa 33,3% pedagang berada pada kategori hampir siap, 27,4% belum siap, 22,6% kurang siap, 15,5% siap, dan 1,2% sangat siap dalam menghadapi bencana kebakaran. Kesimpulan; Sebagian besar pedagang pasar belum memiliki kesiapsiagaan yang optimal dalam menghadapi bencana kebakaran sehingga diperlukan peningkatan edukasi, pelatihan, dan simulasi kebakaran secara berkelanjutan
QUALITY OF LIFE OF THE ELDERLY IN DISASTER-PRONE AREAS Norman Wijaya Gati; Dita Mirawati; Rita Tri Subekti
International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS) Vol. 9 No. 3 (2025): VOLUME 9 ISSUE 3 DECEMBER 2025
Publisher : Departement Research and Community Engagement Bina Sehat PPNI Institute of Health Science, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29082/IJNMS/2025/Vol9/Iss3/745

Abstract

Background: Elderly individuals are inherently vulnerable, facing a decline in physical and cognitive functions that significantly impacts their quality of life (QoL). QoL is a vital, multidimensional concept influenced by physical health, psychological state, independence, social relationships, personal beliefs, and environment. A good QoL enables the elderly to enjoy life, maintain independence, and feel respected. However, disaster conditions, such as floods, are high-risk, unexpected events that drastically affect QoL by causing loss, physical injury, and psychological trauma. Songgorunggi Village, Sukoharjo, Central Java, is a known flood-prone area that suffered significant impact in 2024. Despite this, some elderly residents have demonstrated adaptive and resilient coping mechanisms. The purpose of this study was to describe the quality of life of the elderly in this disaster-prone region. The method employed a descriptive analytical research design utilizing the established WHOQOL quality of life questionnaire. The results indicated that the majority of the elderly participants in the Songgorunggi area were female, and a significant percentage—65.5%—reported a poor quality of life. In conclusion, the QoL of the elderly residing in the disaster-prone area of Songgorunggi village was categorized across both the good and poor spectrums, with a substantial majority falling into the poor category following the disaster
Penerapan Teknik Relaksasi Benson Terhadap Penurunan Perilaku Kekerasan Pada Pasien Dengan Resiko Perilaku Kekerasan Di RSJD Dr. Arif Zainudin Jawa Tengah Asmi Andin Zahira; Norman Wijaya Gati; Tri Andri Pujiyanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 6 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i6.2237

Abstract

Resiko Perilaku Kekerasan (RPK) adalah tindakan agresif untuk menyakiti. Hal ini dipicu oleh kegagalan, kegagalan mencapai keinginan, dan mengelola stres. Salah satu terapi non farmakologis yang dapat diajarkan adalah Teknik relaksasi Benson. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat diterapkan adalah teknik relaksasi Benson, yang efektif menurunkan aktivitas sistem saraf simpatis sehingga membantu menstabilkan kondisi emosional pasien dan tidak menibulkan efek samping dalam praktik keperawatan jiwa. Tujuan: Mengetahui hasil penerapan terapi Relaksasi Benson terhadap penurunan perilaku kekerasan pada pasien resiko perilaku kekerasan di Rumah Sakit Jiwa Daerah Dr. Arif Zainudin Kota Surakarta. Metode: Jenis penelitian ini dengan studi kasus yang menggunakan metode penelitian deskriptif pree-test dan post-test lembar observasi RUFA. Subjek penelitian terdiri dari dua responden yang diberikan intervensi selama 7 hari. Hasil: Skor perubahan perilaku kekerasan pada 2 responden sebelum terapi relaksasi benson adalah tahap intensif II (sedang) dengan responden 1 skor 14 dan responden 2 skor 11. Setelah tujuh hari terapi, responden mengalami perubahan ke skor tahap intensif I (ringan) dengan responden 1 skor 10 dan responden 2 skor 7. Kesimpulan: Terdapat perbedaan perubahan perilaku kekerasan sebelum dan sesudah dilakukan Terapi Relaksasi Benson, sehingga dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan non-farmakologis yang mudah, aman, dan aplikatif dalam praktik klinis.
Effect of Slow Deep Breathing on Blood Pressure of Elderly Hypertension Aufa Zahra Fauziyyah; Norman Wijaya Gati
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 6 No. 1 (2026): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/94skjj62

Abstract

Non-pharmacological treatments can include slow, deep breathing therapy this exercise can reduce the heart's workload by increasing oxygen (O?) supply, resulting in a decrease in heart rate and subsequent reduction in blood pressure. Objective; to analyze the difference in blood pressure before and after administering Slow Deep Breathing therapy to the elderly with hypertension. Methods: The method used was quantitative research with a Quasi-Experimental design. Sampling was conducted using a nonprobability sampling technique. The results of the Shapiro–Wilk normality test showed that the data were normally distributed, so data analysis was continued using a paired t-test. The experimental research sample was drawn using the simple Federer formula for 18 respondents. Results; The results of statistical analysis using a paired t-test on systolic blood pressure before and after the intervention showed that the p-value was 0.000 <0.05, while the diastolic blood pressure before and after also decreased with the same results, with a p-value of 0.000 <0.05. The hypothesis was accepted, so there was a significant difference. Conclusion: There is an effect of administering Slow Deep Breathing therapy on reducing systolic and diastolic blood pressure in elderly hypertensive patients.
Gambaran Tingkat Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Boja 1 Kendal Rahma Fajrin Novitasari; Ida Nur Imamah; Norman Wijaya Gati
Jurnal Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2025): September - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jfkes.v3i2.3420

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis dengan prevalensi tinggi yang memerlukan kepatuhan pengobatan jangka panjang untuk mencegah komplikasi. Namun, ketidakpatuhan pasien terhadap pengobatan masih menjadi tantangan di layanan primer. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat kepatuhan pengobatan pada pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Boja 1 Kendal. Desain penelitian menggunakan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 30 responden yang dipilih dengan teknik total sampling, dengan kriteria inklusi pasien DM berusia ≥18 tahun dan telah menjalani terapi minimal tiga bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kepatuhan sedang yaitu sebanyak 12 orang (40,0%), kepatuhan tinggi sebanyak 10 orang (33,3%), dan kepatuhan rendah sebanyak 8 orang (26,7%). Karakteristik responden didominasi oleh usia pertengahan (40–60 tahun), tingkat pendidikan perguruan tinggi (53,4%), serta status bekerja (53,3%), dengan distribusi jenis kelamin seimbang. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepatuhan pengobatan pasien DM di Puskesmas Boja 1 Kendal masih berada pada kategori sedang. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan edukasi, motivasi, dan pendampingan oleh tenaga kesehatan untuk mendorong pasien mencapai kepatuhan optimal.
PENERAPAN TERAPI MUSIK TERHADAP KLIEN SKIZOFRENIA PARANOID PADA HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG NAKULA RSJD DR. ARIF ZAINUDDIN SURAKARTA Resti Pratiwi; Norman Wijaya Gati; Suyatno
Jurnal Osadhawedyah Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Osadhawedyah | Februari - April
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jawa Tengah pada tahun 2019 terdapat 26.842 orang mengalami gangguan Skizofrenia, 67.057 orang yang mengalami depresi dan 67.057 orang mengalami gangguan mental emosional. Berdasarkan data yang diperoleh dari RS Jiwa Daerah Surakarta pada bulan Desember 2020 bahwa prevalensi pasien yang dirawat ada 5.669 klien rawat inap salah satu masalah dari gangguan jiwa yang menjadi penyebab terbesar di bawa ke rumah sakit adalah halusinasi dengan data 3.654 klien. Tujuan: Mengetahui hasil penerapan terapi musik terhadap klien skizofrenia paranoid pada halusinasi pendengaran. Metode: Penelitian penerapan deskriptif dengan menggunakan rancangan studi kasus dengan 2 random sampling dan menggunakan lembar kuesioner AHRS (Auditory Hallucination Rating Scale). Hasil: Hasil penerapan terapi mendengarkan musik terhadap tingkat halusinasi. Pada responden I mengalami penurunan dari skor 17 menjadi 11 sedangkan responden II mengalami penurunan dari 15 menjadi 9. Kesimpulan: Terapi mendengarkan musik dapat menurunkan tingkat halusinasi pada pasien halusinasi di RSJD dr Arif Zainudin Surakarta.
Co-Authors Adelia Arina Manasikana Anggraini, Intan Anggraini, Rima Fitria Anjar Nurrohmah Ariyani, Salsabila Putri Asmi Andin Zahira Attyya Putri Azizah Aufa Zahra Fauziyyah Aulia Meyla Ardy Savitri Avica Miftakhul Jannah Ayu Okta Viana Cahya Tri Agustin Choirotun Nisak Darmastuti, Indri Dian Prasetya Saryana Putra Dita Mirawati Ervita Dinar Ekawati Exda Hanung Lidiana Fida’ Husain Hermawati Hermawati Hermawati Ida Nur Imamah Iiq Widowati Suryaning Putri Ika Silvitasari Iqbal Fanani Irma Mustika Sari Isnaini Nur Faatihah Joko Sri Pujianto Joko Sri Pujiyanto Kiky Bella Yuniar, Audrey Kusumadewi, Berlian Nurtyashesti Lafiah Agus Paryani Lestari, Miki Lis Hartanti Luluk Purnomo Luluk Purnomo M. Zainul Arifin Miki Lestari Muninggar Destrya Jayanti Irawan Mustikasari Mustikasari Nabila Luthfiah Sungkar Nahari Taufika Qomsa Narisa Wahyu Surantini Nazaruddin Latif Nita Febriana Sari Novi Nurmawati Nuky Ramandhani Pertiwi Nunung Tri Wijayanti Nunung Tri Wijayanti Nurul Kholifatul Hamidah Povi Nursiamti Primiandrianza Prorenata Purnomo, Luluk Putri Silvia Dewi Putri Silvia Dewi Putro Muhchin Agung Prasetyo Ragil Lutfhiana Nursakinah Rahma Fajrin Novitasari Rahmawati, Andri Magfiroh Resti Pratiwi Rita Tri Subekti Rohmah Mutnawasitoh, Asita Rosita Agung Wicaksono Saftirta Gatra Dewantara salsabela, lailatul Sarah Febriyana Sholihah, Amalia Radhiyah Sigit Setiyanto Sindi Fita Wardani Siti Sundari Sitti Rahma Soleman Sri Hartutik Suyatno Suyatno Suyatno Suyatno Suyatno Suyatno Syafira Rizqi Ramadhani Syaharani Erika Sulistyana Syerlita Eka Rahmawati Syta Aniza Pralambang Indirasia Tri Andri Pujiyanti Tri Andri Pujiyanti Wahyu Rekno Wahyu Reknoningsih Wahyu Yuniati Wahyu Yuniati Waluyo Windha Ellyana Kusuma Hati Windha Ellyana Kusuma Hati Yossie Susanti Eka Putri Zaenal Arifin