Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Combination of Benson Relaxation and Natural Sounds on Pain Levels in Postoperative Section Caesarea Dyah Triwulan; Emiliani Elsi Jerau; Suci Khasanah
Java Nursing Journal Vol. 4 No. 1 (2026): November - February
Publisher : Global Indonesia Health Care (GOICARE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61716/jnj.v4i1.143

Abstract

Background: Patients who undergo cesarean sections typically experience postoperative pain, which can cause stress, hinder movement, and delay recovery. Pain can be managed through pharmacological and non-pharmacological therapies, one of which is the combination of Benson Relaxation and natural sounds. Purpose: To evaluate the effect of combining Benson relaxation and natural sounds on pain levels in patients after cesarean section at Bunda Arif Purwokerto Mother and Child Hospital. Methods: A single-group pre-test design was used, with 32 participants selected randomly. Pain was measured using a Numerical Rating Scale (NRS) before and after the intervention. Pain was reassessed after a 15-minute intervention. Results: Before the intervention, the majority of participants reported moderate pain (31 participants, 96.9%). After the intervention, the majority reported mild pain (30 participants, 93.8%). The Wilcoxon signed-rank test yielded a p-value of 0.001 (<0.05), suggesting the combination of Benson relaxation and natural sounds significantly reduces pain. Conclusion: This combination technique is effective as a complementary therapy for pain management following cesarean section. Relevance to clinical practice: This simple 15-minute intervention can be integrated into routine post-cesarean nursing care to reduce pain and promote comfort. It is low-cost, non-invasive, and easy to deliver, supporting early mobilization and recovery while potentially reducing reliance on analgesics and related side effects.
Pengaruh Terapi Musik Gamelan Terhadap Kulitas Tidur Lansia di Desa Bateran kecamatan Sumbang 2021 Nanik Yuniarti; Prasanti Adriani; Suci Khasanah
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL Vol. 2 No. 2 (2024): Mei : JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jikas.v2i2.731

Abstract

A person's happiness with their sleep and the absence of symptoms of sleep deprivation and difficulty sleeping are indicators of good sleep quality. Sleep quality includes things like sleep duration, sleep latency, and subjective features of sleep. A person's capacity to maintain sleep conditions to achieve the appropriate REM and NREM sleep phases. The aim of this research is to determine the impact of gamelan music therapy. The research used a pre-experiment method with a one group pretest-posttest design. There is an influence of gamelan music therapy on sleep quality in the elderly in Banteran Village, Sumbang District, according to the sampling strategy, namely consecutive sampling, which shows a t-test analysis with a p-value of 0.001 (p 0.05).
ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK PADA NY.K DENGAN STROKE HEMORAGIK DI RUANG DEIKEA ROUJINHOME IKEDAEN OKINAWA JEPANG Farhatun Nisa; Tri Sumarni; Suci Khasanah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hemorrhagic stroke is a leading cause of disability that often results in impaired physicalmobility. This case study aims to describe nursing care for Mrs. K (63 years old) with a diagnosis of hemorrhagic stroke in the Deikea Roujinhome Ikedaen Ward, Okinawa, Japan. The primary focus of this study is to address physical mobility barriers caused by left-sidedweakness (hemiparesis) with muscle strength scores of 1 for the upper extremity and 2 for thelower extremity. The method used is descriptive with a nursing process approach includingassessment to evaluation over three days. The primary nursing diagnosis established isimpaired physical mobility related to neuromuscular disorders. Interventions providedinclude passive and active Range of Motion (ROM) exercises, ambulation support using a wheelchair, and monitoring vital signs. Evaluation results showed a slight increase in functional ability, characterized by reduced pain and minimal ability to use left-hand exercisetools. In conclusion, providing regular ROM exercises and mobilization support provedbeneficial in maintaining joint flexibility and preventing further complications in post-stroke patients.
HUBUNGAN SIKAP DENGAN PERILAKU REMAJA TENTANG PENCEGAHAN HIPERTENSI DI SMK MA’ARIF NU 2 AJIBARANG Savinatul Nurlita; Suci Khasanah; Tri Sumarni
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah penyakit tidak menular yang dapat muncul sejak remaja jika tidak dicegah sejak dini. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan sikap dengan perilaku remaja tentang pencegahan hipertensi di SMK Ma’arif NU 2 Ajibarang. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif korelasional dengan rancangan cross-sectional. Sampel berjumlah 195 responden yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner sikap dan perilaku pencegahan hipertensi yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (89,7%), berusia 16 tahun (64,1%), dan tidak memiliki riwayat hipertensi dalam keluarga (83,6%). Pekerjaan keluarga terbanyak adalah buruh (41,5%). Sebagian besar responden memiliki sikap sangat positif (57,9%) dan perilaku pencegahan hipertensi kategori sedang (49,2%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 dan CC = 0,471, yang berarti terdapat hubungan signifikan dengan kekuatan korelasi sedang antara sikap dan perilaku remaja dalam pencegahan hipertensi. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan sikap positif untuk mendukung perilaku pencegahan hipertensi pada remaja.
HUBUNGAN NORMA SUBJEKTIF TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU REMAJA DALAM PENCEGAHAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI MAN 1 BANYUMAS Ratna Nur Indah Sari; Suci Khasanah; Ita Apriliyani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat pada kelompok remaja akibat perubahan gaya hidup yang tidak sehat. Salah satu faktor yang memengaruhi perilaku pencegahan DMT2 adalah norma subjektif teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara norma subjektif teman sebaya dengan perilaku remaja dalam pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di MAN 1 Banyumas. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah siswa MAN 1 Banyumas yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel sesuai kriteria penelitian. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, meliputi variabel norma subjektif teman sebaya dan perilaku pencegahan DMT2. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat norma subjektif teman sebaya dan perilaku pencegahan DMT2 dalam kategori sedang. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara norma subjektif teman sebaya dengan perilaku remaja dalam pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa norma subjektif teman sebaya berperan penting dalam membentuk perilaku pencegahan DMT2 pada remaja. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan promosi kesehatan berbasis kelompok sebaya untuk meningkatkan perilaku hidup sehat pada remaja.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PEMERIKSAAN HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV) Puput Marsela; Atun Raudotul Ma’rifah; Suci Khasanah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian karena berisiko menular dari ibu ke bayi selama kehamilan, persalinan, maupun menyusui. Pengetahuan ibu hamil tentang pemeriksaan HIV menjadi faktor penting dalam mendukung deteksi dini dan pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang pemeriksaan HIV di Puskesmas Kalibagor, Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang melakukan kunjungan antenatal care di Puskesmas Kalibagor pada periode September–November 2025 sebanyak 105 orang, dengan jumlah sampel 83 responden yang diperoleh menggunakan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup skala Guttman sebanyak 30 pertanyaan yang mencakup pengertian HIV, penularan, pemeriksaan, pencegahan, pelayanan HIV, dan sikap. Data dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 25–30 tahun sebanyak 49 orang (59,0%), berpendidikan SMA/sederajat sebanyak 55 orang (66,3%), dan sedang hamil anak pertama sebanyak 50 orang (60,2%). Sumber informasi tentang HIV paling banyak diperoleh dari tenaga kesehatan sebanyak 29 orang (34,9%). Sebagian besar ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan baik tentang pemeriksaan HIV, yaitu 61 orang (73,5%), sedangkan 20 orang (24,1%) memiliki pengetahuan cukup dan 2 orang (2,4%) memiliki pengetahuan kurang. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang pemeriksaan HIV di Puskesmas Kalibagor sebagian besar berada pada kategori baik, namun edukasi kesehatan tetap perlu ditingkatkan secara berkelanjutan, terutama terkait mitos penularan HIV dan pemahaman mengenai pemeriksaan serta pengobatan HIV
Co-Authors Adiratna Sekar Siwi Adriani, Prasanti AMBARWATI, RANGGAH REGINA CITRA Ariyani, Prilia Antik Atun Raudotul Ma’rifah Azzalia Nur Rahma Cahyaningrum, Etika Dewi Catur Sayekti Damayanti, Khavifah Intan Danang Tri Yudono, Danang Dea Oktria Nur Defina Puspitasari Dermawan, Bagus Dwi Dewi, Etika Dwi Novitasari Dyah Triwulan Emiliani Elsi Jerau Falah, Rifqy Al Farhatun Nisa Fisabili, Putri Fitroh, Syifa Nuraini Guntama, Amrik Hananta, Agus Kurniadi Harnanto Setyo Pambudi Heri Susanti, Indri Indri Heri Susanti Indri Heri Susanti, Indri Heri Irma Susanti, Maria Paulina Ita Apriliyani Julianto, Aan Karno Subiyono Lutfi, Arifah Madyo Maryoto Madyo Maryoto Mahera, Diyan Binta Mega Yanti Muhamad Fahmi Kurniadi Muhammad Soali Muliana - Murniati Murniati Murniati Nanik Yuniarti Nida, Faridatun Noor Yunida Triana Nuri Wulandari, Nuri Peristamaya Himawan, Indira Pramesti Dewi Pramesti, Prillia Amanda Pramesti, Selnia Anindia Prapto Sasongko, Didik Prihastuti, Dewi Puput Marsela Rahmaya Nova Handayani Ratna Nur Indah Sari Rian Aji Irawan Robi Erlanza Mukhlisin Rudiati, Rudiati Sahrani, Atifah Syifa Salsabila, Nadia Saputra, Yeli Savinatul Nurlita Seafira, Arisa Ela Sekar Siwi, Adiratna Setiawan, Pajar Yodi Siti Haniyah Siti Nurkhasanah Soamole, Muhammad Zulhaq Nurul Aqsha Solikhati, Nuki Soniawati, Diah Sugiyanto Sugiyanto Sumboko, Priyo Suryana, Ucup Susanti - Susanto, Amin Syamsul Aryanto Tri Sumarni Tri Yudono, Danang Triastuti, Faizatun Utami, Mega Putri Wahyu Dwi Saputro Wardani, Mayrita Eka Setya Warso, Nikmah Eka Prihatini Wasis Eko Kurniawan Wibowo, Tophan Heri Widia Pitriyani Widiani, Zamila Wijilya Waisal, Pangesti Wilis Sukmaningtyas Wina Mutiara Wirakhmi, Ikit Netra