Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENINGKATAN AWARENESS MENGENAI PERILAKU TOXIC DI BALIK INTERNET SURFING PADA SISWA Nurfitriany Fakhri; Tri Sulastri; Hilwa Anwar; Sahril Buchori; Lukman Lukman
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v2i2.63251

Abstract

Perilaku toxic di internet telah menjadi perhatian global karena dampak negatifnya yang signifikan. Perilaku toxic internet surfing juga mempengaruhi cara belajar siswa sehingga guru memiliki peran untuk pencegahan perilaku toxic internet surfing. Salah satu cara untuk mencegah hal tersebut terjadi adalah dengan meningkatkan awareness mengenai perilaku toxic di balik internet surfing pada siswa tidak hanya penting untuk melindungi siswa dari menjadi korban, tetapi juga untuk mencegah mereka menjadi pelaku. Peningkatan awareness dilakukan melalui psikoedukasi. Kegiatan psikoedukasi ini dilaksanakan pada MAN 2 Polewali Mandar. Sebanyak 30 siswa kelas XI dan XII mengikuti kegiatan psikoedukasi ini. Hasil psikoedukasi menunjukkan bahwa siswa memperoleh pengetahuan mengenai konsep psikologi dalam memahami permasalahan perilaku toxic internet surfing dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, dari hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berpendapat bahwa kegiatan yang diberikan memiliki hubungan dengan kebutuhan mereka sehari-hari. Hasil akhir kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperlihatkan kepuasan yang sangat baik mengenai pelaksanaan kegiatan psikoedukasi ini.
Pemahaman Mindset dan Karakter Wirausaha pada Siswa SMKN 5 Makassar Hilwa Anwar; Abdul Rahmat; St. Hadjar Nurul Istiqamah
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i1.68512

Abstract

Pengenalan wirausaha sejak dini merupakan salah satu cara untuk mengubah mindset terkait wirausaha dan pengembangan karakter wirausaha pada remaja. Sementara berdasarkan hasil awal analisa kebutuhan diketahui masih kurangnya pemahaman wirausaha yang memadai pada remaja di tingkat sekolah menengah atas. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini difokuskan pada pemahaman mindset dan karakter wirausaha pada siswa SMKN 5 Makassar. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah interaktif. Peserta adalah siswa kelas XI di SMKN 5 Makassar dari tiga jurusan yang berbeda. Jumlah peserta adalah sebanyak 28 orang terdiri dari siswa laki-laki dan Perempuan. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, diketahui bahwa terdapat peningkatan pemahaman terkait wirausaha, perubahan pola pikir terutama motivas menjadi wirausaha serta menunjukkan peningkatan pemahaman terutama terkait kreativitas dalam ide bisnis. Implikasi dari kegiatan ini adalah pemahaman mindset wirausaha pada tingkat remaja dapat menjadi langkah awal yang penting dalam membentuk generasi muda yang berdaya saing. Pengabdian kepada masyarakat ini membuktikan bahwa melalui berbagai metode interaktif dan pendekatan kreatif, dapat memberikan dampak positif pada remaja dan membantu remaja dalam hal ini siswa SMKN 5 Makassar mengembangkan karakter wirausaha.
IDENTIFIKASI IDE BISNIS DAN PELUANG USAHA: PENGEMBANGAN KEMAMPUAN AWAL WIRAUSAHA PADA SISWA MAN POLEWALI MANDAR Hilwa Anwar; Rahmawati Syam; Amirah Aminanty Agussalim; Lukman Lukman; Abdul Rahmat
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2024): Mei
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v2i3.61862

Abstract

Ide bisnis dan peluang usaha merupakan langkah awal yang dibutuhkan untuk mengembangkan kemampuan calon pelaku wirausaha sebelum memulai kegiatan usaha.Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyrakat ini adalah memberikan pengetahuan kepada mitra dalam hal ini siswa kelas XII MAN Polewali terkait tahapan mengidentifkasi ide bisnis menjadi peluang usaha. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi aktif dengan menggunakan beberapa teknik yakni ceramah, menonton video, bermain, simulasi, dan diskusi. Jumlah mitra yang mengikuti kegiatan ini adalah 38 orang yang terdiri dari siswa dan siswi. Kegiatan psikoedukasi dibawakan oleh dua orang narasumber yang menyajikan materi terkait ide bisnis dan peluang usaha. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pada 50% peserta psikoedukasi. Hasil observasi selama berjalannya kegiatan, seluruh siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dibuktikan dengan keterlibatan aktif peserta dimulai dari kegiatan ceramah, diksusi, simulasi, games berkelompok maupun sesi tanya-jawab. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah pemberian psikoedukasi dapat bermanfaat bagi para mitra. Implikasi dari pengabdian ini, diharapkan pada pihak sekolah untuk mengajak mitra mempraktikkan hasil dari kegiatan ini, sehingga semakin banyak pelaku wrausaha yang berhasil menjalankan usahanya.