Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Keel Cooler pada Sistem Pendingin Mesin Penggerak Utama Kapal Nikmatullah, Muhammad Iqbal; Klara, Syerly; N, Agung Setiawan
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 28 No 1 (2024)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jpe.052024.05

Abstract

Kapal OT. Skylie yang diproduksi oleh PT. Samudra Marine Indonesia merupakan salah satu jenis kapal tanker yang menggunakan Keel Cooler sebagai sistem pendingin mesinnya. Keel Cooler ini menjadi salah satu alat penukar kalor tipe baru yang diaplikasikan di dunia perkapalan karena dipasang secara eksternal pada lambung kapal di bawah permukaan air. Setelah diketahui efektivitas dari Keel Cooler tersebut selanjutnya penelitian ini dikembangkan menjadi optimasi Keel Cooler dengan tujuan untuk mengetahui ukuran lebar Inlet yang optimum pada Keel Cooler system. Penelitian ini menggunakan metode analisis dan simulasi menggunakan software Ansys. Berdasarkan hasil perhitungan pada beberapa variasi dimensi lebar Inlet Keel Cooler diperoleh nilai suhu yang minimum pada variasi lebar III dengan suhu minimum pada simulasi CFD sebesar 32 °C, perpindahan kalor terendah sebesar 145,176 W/m2°C pada pada variasi lebar III dengan ukuran lebar pipa Inlet 0,78 meter,. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin kecil dimensi ukuran Inlet pada Keel Cooler maka suhu minimum pada Keel Cooler akan lebih efektif dan nilai perpindahan kalor semakin besar dan variasi ukuran yang diteliti memenuhi nilai standar efektivitas penggunaan Keel Cooler.
Simulasi Pengaruh Panjang Pipa Terhadap Efektifitas Destilator dengan Memanfaatkan Energi Panas Gas Buang Mesin Mahmuddin, Faisal; Mahesa, Hendra; Klara, Syerly
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 27 No 2 (2023)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jpe.112023.05

Abstract

Salah satu permasalahan utama yang dihadapi oleh nelayan ketika melaut adalah terbatasnya ketersediaan air tawar diatas kapal. Pada penelitian sebelumnya, telah dilakukan penelitian dengan memanfaatkan panas gas buang mesin penggerak kapal dengan membuat desain dan prototipe destilator. Namun pada penelitian tersebut didapati masalah pada panjang pipa yang digunakan, sehingga berpengaruh terhadap efektivitas destilator. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan panjang pipa terhadap efektivitas destilator dan mengetahui panjang pipa optimal untuk mencapai efektivitas destilasi yang baik. Metode penelitian ini menggunakan software ansys fluent dan analisis rumus-rumus perpindahan panas untuk menentukan berapa temperatur gas buang keluar (Tho) dan temperatur air keluar (Tco) kemudian menghitung dan membandingkan ketiga variasi panjang pipa 5m, 7m, dan 9m untuk diketahui laju perpindahan panas dan efektifitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai efektifitas perpindahan panas untuk variasi panjang 5m sebesar 45,5%, variasi panjang 7m sebesar 50,19%, variasi panjang 9m sebesar 66,41%. Terjadi peningkatan nilai efektifitas perpindahan panas seiring dengan penambahan ukuran panjang pipa dengan ukuran diameter yang sama sebesar 0,8cm, sehingga dari ketiga variasi panjang pipa yang telah dibuat diketahui bahwa panjang pipa yang optimal terdapat pada destilator dengan panjang pipa sebesar 9 m.
Maintenance Design of The Main Engine Support Systems on KMP. Kormomolin Under System Dynamics Scheme Klara, Syerly; Hariyanto, Surya; Mahmuddin, Faisal; Shantya, Puput
Maritime Park: Journal of Maritime Technology and Society Volume 2, Issue 2, 2023
Publisher : Department of Ocean Engineering, Faculty of Engineering, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/mp.v2i2.26477

Abstract

The operational activities of the ship's main engine support system elevated the possibility of failure. The main engine support system at KMP. Cormomolin, which belongs to PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero), is extremely crucial to the ship's operation. Once the ship is not sailing, maintenance and repair can be handled. The component evaluation engine can be employed to accurately estimate inadequacies in the main support system. Failure Mode Effect and Critical Analysis (FMECA) identifies the root cause of critical component failures such as filters in the fuel system and cooler and sea chest filters in the cooling system. This study generates maintenance recommendations for the main engine support system for five years, including: fuel oil filter maintenance intervals every 151 hours at a cost of IDR 14,169,072, cooler maintenance intervals every 2481 hours at a cost of IDR 16,313,508, and sea chest filter maintenance intervals every 722 hours at a cost of IDR 11,167,152. For the fuel system, the cost care percentage is 81%, and for the cooling system, it is 46% after 5 years.
Prototipe Sistem Pendingin (Cooler) Ikan Berbasis Energi Surya (Photovoltaic) pada Kapal Nelayan Mahmuddin, Faisal; Djufrie, Andi Bukti; Adha, Haidil; Amri, Muhammad; Rachmatan; Juarni; Klara, Syerly; Hariyanto, Surya; Shintarahayu, Balqis
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jrt2k.062025.01

Abstract

Ketergantungan nelayan terhadap bahan bakar fosil untuk operasional kapal dan sistem pendinginan hasil tangkapan masih menjadi permasalahan utama, baik dari sisi biaya maupun dampak lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat sebuah prototipe sistem pendingin (cooler) ikan yang dapat digunakan para nelayan agar ikan hasil tangkapan tetap segar sampai didarat. Sistem pendingin ikan yang dirancang menggunakan energi surya (photovoltaic) sebagai sumber daya. Metode penelitian meliputi perancangan sistem photovoltaic yang terdiri dari panel surya, solar charge controller, baterai, dan inverter, serta perancangan sistem pendingin menggunakan siklus refrigerasi kompresi uap. Pengujian performa dilakukan dengan pengukuran penurunan suhu dalam boks pendingin setiap 30 menit hingga 150 menit pengoperasian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menurunkan suhu dari 20 °C hingga mencapai -5 °C. Analisis performa sistem menghasilkan nilai Coefficient of Performance (COP) sebesar 5,17 yang menunjukkan bahwa sistem pendingin memiliki efisiensi yang baik. Dengan demikian, prototipe sistem pendingin ikan berbasis energi surya ini berpotensi menjadi solusi alternatif yang ramah lingkungan dan ekonomis untuk menjaga kesegaran ikan hasil tangkapan nelayan selama operasional penangkapan.
Pengenalan dan Pendampingan Aplikasi Mikrokontroller pada Sistem Penyiraman Kebun guna Meningkatkan Produktivitas Ekonomi Petani di Desa Balla Kabupaten Enrekang Mahmuddin, Faisal; Klara, Syerly; Hariyanto, Surya; Suhardi, Arham; Ramadhan, Syahrun; Ramadhan, Fadel Rezky
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jrt2k.122024.06

Abstract

Desa Balla di Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang memiliki potensi besar di sektor pertanian, khususnya pada komoditas bawang. Namun, sistem penyiraman yang masih dilakukan secara konvensional menyebabkan rendahnya efisiensi penggunaan air, tingginya kebutuhan tenaga kerja, serta kurang optimalnya produktivitas hasil pertanian. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan dan mendampingi penerapan teknologi penyiraman otomatis berbasis mikrokontroler guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas petani. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis teknologi tepat guna melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 6–7 Oktober 2018, dengan materi berupa pengenalan sistem, komponen, prinsip kerja, serta praktik langsung instalasi dan pengoperasian sistem penyiraman otomatis yang didukung oleh energi surya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem yang diterapkan mampu bekerja dengan baik dalam mendistribusikan air ke lahan pertanian dan memberikan alternatif solusi terhadap keterbatasan sistem konvensional. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pemanfaatan teknologi, serta respon yang sangat positif dari masyarakat terhadap inovasi yang diperkenalkan. Dengan demikian, penerapan sistem ini berpotensi meningkatkan efisiensi penggunaan air dan tenaga kerja, serta mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi petani.
Pengujian Destilator Dengan Variasi Panjang Pipa Terhadap Hasil Destilasi Dengan Memanfaatkan Energi Panas Gas Buang Mesin Adriansyah, Adriansyah; Mahmudin, Faisal; Klara, Syerly
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jrt2k.062025.03

Abstract

Ketersediaan air tawar adalah salah satu permasalahan yang dihadapi oleh masayarakat pesisir dan nelayan terutama bagi masyarakat di pulau-pulau kecil. Pada penelitian sebelumnya, telah dilakukan penelitian dengan memanfaatkan panas gas buang mesin penggerak kapal dengan membuat desain dan prototipe destilator. Namun pada penelitian tersebut didapati masalah pada panjang pipa yang digunakan, sehingga berpengaruh terhadap hasil destilasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi panjang pipa terhadap hasil destilasi dengan memanfaatkan energi panas gas buang mesin. Penelitian ini menggunakan prototipe destilator dengan memvariasikan panjang pipa yaitu : 5 meter, 7 meter, dan 9 meter untuk memperoleh banyaknya hasil destilasi. Dari hasil penelitian pada variasi panjang pipa 5 meter memperoleh hasil destilasi sebesar 26 ml, variasi panjang pipa 7 meter sebesar 50 ml, variasi panjang pipa 9 meter sebesar 70 ml. Adapun volume hasil destilasi yang paling baik yaitu pada panjang pipa 9 meter sebesar 70 ml dengan 1500 RPM selama 60 menit, laju perpindahan panas sebesar 26,53 W dengan efektivitas sebesar 78,13 %. Terjadi peningkatan hasil destilasi seiring penambahan ukuran panjang pipa dengan ukuran diameter yang sama sebesar 0,8 cm, sehingga luas selubung pipa juga semakin besar yang mempengaruhi laju perpindahan panas yang mengakibatkan suhu air laut semakin naik dan menghasilkan destilasi yang semakin besar pula.
Peningkatan Kapasitas Nelayan melalui Pelatihan Perawatan dan Perbaikan Mesin Outboard di Kelurahan Gusung, Makassar Mahmuddin, Faisal; Klara, Syerly; Muhammad, Andi Haris; Alwi, M. Rusydi; Baharuddin, Baharuddin; Rivai, Haryanti; Nikmatullah, Muhammad Iqbal; Ramadhan, Fadel Rezky; Soedarto, Muh. Fadil; Raihansyah, Hilmi
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jrt2k.062025.06

Abstract

Mesin outboard merupakan komponen utama penggerak kapal nelayan skala kecil yang berperan penting dalam menentukan efisiensi operasional, keselamatan, dan produktivitas kegiatan melaut. Namun, pada banyak wilayah pesisir, termasuk Kelurahan Gusung, Kota Makassar, nelayan masih menghadapi berbagai permasalahan teknis akibat keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan perawatan serta perbaikan mesin outboard. Kondisi ini menyebabkan tingginya frekuensi kerusakan mesin, meningkatnya biaya operasional, serta ketergantungan terhadap teknisi bengkel. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan nelayan dalam melakukan perawatan rutin dan perbaikan dasar mesin outboard secara mandiri. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan dan sosialisasi yang mencakup penyampaian materi teoritis serta penjelasan praktis mengenai komponen utama mesin outboard, sistem pengapian, sistem pelumasan, sistem pendingin, serta langkah-langkah pencegahan kerusakan akibat lingkungan pesisir yang bersifat korosif. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Gusung dengan melibatkan nelayan setempat sebagai peserta utama. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan melalui pengamatan tingkat kehadiran, partisipasi aktif peserta selama diskusi, serta pengukuran peningkatan pemahaman menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat kehadiran peserta yang sangat tinggi serta meningkatnya pemahaman nelayan terhadap pentingnya perawatan mesin outboard yang benar dan terjadwal. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemandirian nelayan, menekan biaya perawatan mesin, serta mendukung keberlanjutan dan keselamatan aktivitas penangkapan ikan di wilayah pesisir.
Analisis Performa Mesin Diesel dengan Variasi Bahan Bakar Kartini, Zakiah; Sitepu, Andi Husni; Zulkifli; Klara, Syerly
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jrt2k.122025.03

Abstract

Mesin diesel masih banyak digunakan pada sektor transportasi dan industri, sehingga diperlukan kajian mengenai penggunaan bahan bakar alternatif yang tetap mampu memberikan performa dan efisiensi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa mesin diesel satu silinder menggunakan tiga jenis bahan bakar, yaitu Biosolar B40, Dexlite, dan Pertamina Dex. Pengujian dilakukan secara eksperimental pada mesin diesel tipe TV-1 dengan variasi beban 3 kg, 6 kg, 9 kg, dan 12 kg. Parameter yang dianalisis meliputi daya, torsi, konsumsi bahan bakar spesifik (Specific Fuel Consumption/SFC), efisiensi termal, dan efisiensi volumetrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan beban menyebabkan kenaikan daya dan torsi serta penurunan nilai SFC pada seluruh bahan bakar. Pada beban maksimum 12 kg, daya aktual yang dihasilkan ketiga bahan bakar relatif setara, yaitu sekitar 3,40–3,42 kW, dengan torsi aktual mencapai 21,66–21,80 Nm. Nilai SFC terendah diperoleh pada beban 12 kg, yaitu sekitar 0,19–0,20 kg/kWh, yang menunjukkan peningkatan efisiensi penggunaan bahan bakar. Efisiensi termal tertinggi secara teoritis dicapai oleh B40 sebesar 42,76%, diikuti oleh Pertamina Dex sebesar 41,61% dan Dexlite sebesar 38,32%, sedangkan efisiensi volumetrik pada seluruh bahan bakar relatif stabil pada kisaran 66,8–67,7%. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Biosolar B40 memiliki performa dan efisiensi yang kompetitif dibandingkan bahan bakar diesel lainnya, sehingga berpotensi digunakan sebagai bahan bakar alternatif pada mesin diesel.
Pengaruh Sistem Pendingin Air Tawar terhadap Kinerja Mesin Utama Kapal Tiro, Jannatul Marwah; Klara, Syerly; Alwi, M. Rusydi; Sitepu, Andi Husni
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jrt2k.122025.04

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya temperatur air tawar pendingin pada mesin utama kapal MT. NABILA 15 hingga mencapai 83°C, yang melebihi batas temperatur kerja optimal mesin. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan efisiensi pembakaran, meningkatkan konsumsi bahan bakar, serta menyebabkan terjadinya overheating pada mesin utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penurunan temperatur air tawar pendingin setelah dilakukan perbaikan (repair) sistem pendingin terhadap kinerja mesin utama kapal MT. NABILA 15. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan komparatif berdasarkan data operasional mesin sebelum dan sesudah repair sistem pendingin. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, pencatatan data operasional mesin, dan studi dokumentasi. Parameter yang dianalisis meliputi daya efektif (Brake Power/BP), konsumsi bahan bakar spesifik (Specific Fuel Consumption/SFC), efisiensi termal, serta neraca kalor yang mencakup energi bahan bakar (Qf), daya efektif (Qp), panas yang diserap air pendingin (Qw), panas gas buang (Qexh), dan kehilangan panas (Qloss). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan repair sistem pendingin, temperatur air tawar pendingin outlet menurun dari 83°C menjadi 78°C. Penurunan temperatur tersebut diikuti dengan peningkatan daya efektif dari 1.618 kW menjadi 1.710 kW, penurunan nilai SFC dari 0,172 kg/kWh menjadi 0,157 kg/kWh, serta peningkatan efisiensi termal dari 62,04% menjadi 70,33%. Analisis neraca kalor menunjukkan bahwa nilai Qf menurun dari 2.964,448 kW menjadi 2.602,138 kW, Qw menurun dari 376,304 kW menjadi 287,207 kW, dan Qexh menurun dari 1.116,210 kW menjadi 876,399 kW, sedangkan Qloss meningkat dari 149,826 kW menjadi 266,681 kW. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa perbaikan sistem pendingin air tawar mampu meningkatkan efisiensi termal dan kinerja mesin utama secara signifikan, sehingga mendukung pengoperasian kapal yang lebih andal dan hemat energi.
Optimasi Umur Ekonomis dan Teknis Airbag untuk Operasional PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar Virgiawan, Jibrillah; Klara, Syerly; Iqbal Nikmatullah, Muhammad; Arisandi, Ilham
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jrt2k.122025.02

Abstract

Penelitian ini membahas optimasi umur ekonomis dan teknis airbag sebagai media peluncuran dan pengedokan kapal di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis teknis dan ekonomis yang didukung simulasi numerik menggunakan perangkat lunak ANSYS. Analisis teknis meliputi perhitungan kebutuhan dan jarak antar airbag, gaya tarik maksimum, tekanan aktual, laju susut umur relatif, serta nilai faktor keamanan. Sedangkan analisis ekonomis dilakukan dengan metode Equivalent Uniform Annual Cost (EUAC) untuk menentukan siklus pemakaian dengan biaya minimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur teknis airbag dipengaruhi oleh tekanan kerja aktual, distribusi beban, dan nilai faktor keamanan yang masih berada pada batas aman standar internasional. Dari aspek ekonomis, diperoleh siklus optimal penggantian airbag yang mampu meminimalkan biaya per siklus tanpa melampaui batas umur teknisnya. Dengan demikian, strategi optimasi yang mengintegrasikan aspek teknis dan ekonomis dapat menjadi rekomendasi praktis bagi PT. IKI Makassar dalam meningkatkan efisiensi biaya, keselamatan, dan keberlanjutan operasional peluncuran kapal.
Co-Authors . Apriansyah . Baharuddin ., Rahimuddin ., Zulkifly A Haris Muhammad . A Husni Sitepu . Abdurrahman, Luthfi Abidin, Abdul Basiq Zainal Achmad Yasir Baeda Adha, Haidil Adriansyah Adriansyah Alwi, Muhammad Rusdy Andi Haris Muhammad Andi Haris Muhammad Andi Husni Sitepu Anugerah, Andi Nurwahid Aqlyanulqa'dah, Muhammad Gibran Arisandi, Ilham Arwin Amiruddin Assidiq, Fuad Mahfud Awi, Ian Abdi Baharuddin . Baharuddin Baharuddin Baharuddin Patandjengi Balqis Shintarahayu Balqis Shintarahayu . Barangan, Eunike Daeng Paroka Djufrie, Andi Bukti Faisal Mahmuddin Ganding Sitepu . Hamzah - Hariyanto, Baharuddin Hariyanto, Surya Haryanti Rivai Haryanti Rivai, Haryanti Hasnawiyah H . Hasnawiyah Hasan Hendra Hendra Ilham, Al Fillah Iqbal Nikmatullah, Muhammad IRWAN SETIAWAN Isragusra, Muhammad Ardi Juarni Kartini, Zakiah Kawandoda, Yospin Kala' Khalqih, Muhammad Alim Khairi M Rusydi Alwi . M. Rusydi Alwi M. Rusydi Alwi M. Uswah Pawara Mahesa, Hendra Mahmudin, Faisal Mansyur Hasbullah Mansyur Hasbullah Muas, Muhammad Muhammad Amri Muhammad Banda Selamat Muhammad Faizal Muhammad Haerullah, Haerul Muhammad Iqbal Nikmatullah Muhammad Rusydi Alwi Muhammad Rusydi Alwi Muhammad Zubair Muis Alie Muhammad, A. Haris N, Agung Setiawan Nikmatullah, Muh. Iqbal Nur hidayatullah, Nur Pratama, Brian Yoga Rachmatan Rahim Rahimuddin Rahimuddin . Rahimuddin Rahimuddin Rahmatullah Raihansyah, Hilmi Ramadhan, Fadel Rezky Ramadhan, Syahrun Rita Muliyati Rivai, Hariyanti Samsuddin Amin Sanjaya, Adiparwata Raka Shantya, Puput Shintarahayu, Balqis Soedarto, Muh. Fadil Suardi Suardi Suhardi, Arham Surya Hariyanto Surya Hariyanto . Surya Haryanto Sutrisno . Sutrisno . Syandhy, Muhammad Aditya Dwi Tasrief, Muhdar Tiro, Jannatul Marwah Virgiawan, Jibrillah Yericsen, Petra Yosefan, Andreyano Zahrawaani, Az Zulkifli Zulkifli A Yusuf Zulkifly Zulkifly