Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Pemilihan dan Perawatan Baling-Baling Penggerak Perahu Nelayan Kec. Maros Baru ., Baharuddin; Muhammad, A. Haris; Nikmatullah, Muh. Iqbal; Sitepu, Andi Husni; Rivai, Hariyanti; Shintarahayu, Balqis; Klara, Syerly; ., Zulkifly; Alwi, Rusydi; Hariyanto, Surya
JURNAL TEPAT : Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 1 (2025): Community Empowerment through Higher Education Community Service Programs
Publisher : Faculty of Engineering UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jurnal_tepat.v8i1.569

Abstract

The ship's driving system and propeller are components of the ship's propulsion device, and although they have been made in such a way and are strong, they will be damaged along with their service life. Damage to the propeller blades due to cavitation will have an impact, triggering noise and vibrations, and it will be the leading cause of decreased propeller thrust. Low ship propulsion efficiency increases fuel costs, making the ship unseaworthy and less efficient. Broken propeller blades when the ship is at sea threaten the safety of the ship and threaten the safety of the fishermen's lives. From the above conditions, the 2024 LBE-Collaboration PPM Program was held to provide counseling to members of the target fishermen group, "Kanja'tongeng", Borikamase Village, Maros Baru District, so that they can carry out maintenance on the ship's shaft and propeller independently in a good and correct manner. The evaluation results of activity achievements were carried out using the questionnaire method during the pre-test and post-test. Both showed a fairly adequate level of success. The number of participants who initially did not understand the extension material decreased from 67.86% to 12.05%. Likewise, there was an increased understanding of the material on ship shaft and propeller maintenance, as seen from the number of participants who initially understood it to an excellent level, from 11.90% to 39.16%. The achievement indicators above show that the PPM LBE-Collaboration 2024 program has been successful and is running effectively. This success, of course, not only increases the technical knowledge of fishermen about ship shaft and propeller maintenance, but will also improve aspects of ship safety and ship seaworthiness.
Analisis Kinerja Operasional Mesin Utama Kapal Menggunakan Penerapan Overall Equipment Effectiveness Hariyanto, Surya; Ilham, Al Fillah; Alwi, M. Rusydi; Klara, Syerly
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 28 No 2 (2024)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jpe.112024.04

Abstract

Pada setiap kapal terutama kapal ferry menggunakan mesin diesel sebagai penggerak utamanya. Mesin diesel adalah motor bakar dengan proses pembakaran yang terjadi didalam mesin itu sendiri (internal combustion engine). Mesin utama kapal tersebut akan mengalami penurunan kinerja berjalan usia dan lama beroperasi. Ada banyak hal yang menyebabkan kegagalan mesin utama salah satunya yaitu kurangnya perawatan dan penggunaan komponen penunjang yang salah seperti penggunaan bahan bakar atau coolant yang tidak direkomendasikan untuk mesin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa mesin yang dipakai selama operasional dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) serta menganalisa penyebab kegagalan mesin utama kapal dengan menggunakan Root Cause Analysis (RCA), dan memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan efektivitas mesin utama kapal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai OEE selama 3 tahun terakhir yaitu 70,76%, keterkaitan antara Six Big Losses dan OEE, di mana semakin tinggi nilai OEE, semakin rendah nilai Six Big Losses, dan sebaliknya. Pada mesin utama KMP. Balibo performance ratio yang belum sesuai dengan standar. Hal ini terkait dengan tingginya tingkat losses, khususnya Breakdown Losses serta memiliki dampak besar pada availibilty ratio.
Analisis Keterlambatan dan Penjadwalan Ulang Proyek Pembangunan Deck Cargo Barge 250x80x14 ft Hariyanto, Surya; Hidayatullah, Nur; Klara, Syerly
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 27 No 2 (2023)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jpe.112023.03

Abstract

Proyek pembangunan Deck Cargo Barge 250x80x14 ft pada PT. XYZ direncanakan selesai dalam waktu 5 bulan, namun yang terjadi dilapangan kegiatan proyek pembangunan tersebut mengalami keterlambatan sehingga selesai dalam waktu 7 bulan 25 hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab keterlambatan proyek, mengetahui hasil penjadwalan ulang dan menentukan alternatif untuk mengatasi keterlambatan proyek pembangunan Deck Cargo Barge 250x80x14 ft. Metode yang digunakan untuk menganalisis keterlambatan proyek pembangunan dalam penelitian ini adalah Fault Tree Analysis (FTA). Sementara penjadwalan ulang menggunakan metode Critical Path Method (CPM). Hasil analisis kualitatif FTA didapatkan 6 intermediate event dan 23 basic event penyebab keterlambatan proyek dan hasil analisis kuantitatif FTA diperoleh nilai probabilitas tertinggi pada intermediate event pada kondisi lapangan dan pengadaan material dengan nilai sebesar 0,2585 dan 0,1206. Sedangkan hasil penjadwalan ulang dengan metode CPM diperoleh 51 kegiatan, dari 51 kegiatan tersebut terdapat 18 kegiatan kritis, 17 diantaranya didominasi oleh faktor kondisi lapangan. Alternatif penambahan jam kerja (lembur) dan man power tidak efektif untuk mengatasi keterlambatan. Oleh karena itu, alternatif penambahan peralatan dan fasilitas (seperti crane) dipilih untuk mempercepat proses penyelesaian proyek.
Efektivitas Keel Cooler pada Sistem Pendingin Mesin Penggerak Utama Kapal Nikmatullah, Muhammad Iqbal; Klara, Syerly; N, Agung Setiawan
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 28 No 1 (2024)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jpe.052024.05

Abstract

Kapal OT. Skylie yang diproduksi oleh PT. Samudra Marine Indonesia merupakan salah satu jenis kapal tanker yang menggunakan Keel Cooler sebagai sistem pendingin mesinnya. Keel Cooler ini menjadi salah satu alat penukar kalor tipe baru yang diaplikasikan di dunia perkapalan karena dipasang secara eksternal pada lambung kapal di bawah permukaan air. Setelah diketahui efektivitas dari Keel Cooler tersebut selanjutnya penelitian ini dikembangkan menjadi optimasi Keel Cooler dengan tujuan untuk mengetahui ukuran lebar Inlet yang optimum pada Keel Cooler system. Penelitian ini menggunakan metode analisis dan simulasi menggunakan software Ansys. Berdasarkan hasil perhitungan pada beberapa variasi dimensi lebar Inlet Keel Cooler diperoleh nilai suhu yang minimum pada variasi lebar III dengan suhu minimum pada simulasi CFD sebesar 32 °C, perpindahan kalor terendah sebesar 145,176 W/m2°C pada pada variasi lebar III dengan ukuran lebar pipa Inlet 0,78 meter,. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin kecil dimensi ukuran Inlet pada Keel Cooler maka suhu minimum pada Keel Cooler akan lebih efektif dan nilai perpindahan kalor semakin besar dan variasi ukuran yang diteliti memenuhi nilai standar efektivitas penggunaan Keel Cooler.
Simulasi Pengaruh Panjang Pipa Terhadap Efektifitas Destilator dengan Memanfaatkan Energi Panas Gas Buang Mesin Mahmuddin, Faisal; Mahesa, Hendra; Klara, Syerly
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 27 No 2 (2023)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jpe.112023.05

Abstract

Salah satu permasalahan utama yang dihadapi oleh nelayan ketika melaut adalah terbatasnya ketersediaan air tawar diatas kapal. Pada penelitian sebelumnya, telah dilakukan penelitian dengan memanfaatkan panas gas buang mesin penggerak kapal dengan membuat desain dan prototipe destilator. Namun pada penelitian tersebut didapati masalah pada panjang pipa yang digunakan, sehingga berpengaruh terhadap efektivitas destilator. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan panjang pipa terhadap efektivitas destilator dan mengetahui panjang pipa optimal untuk mencapai efektivitas destilasi yang baik. Metode penelitian ini menggunakan software ansys fluent dan analisis rumus-rumus perpindahan panas untuk menentukan berapa temperatur gas buang keluar (Tho) dan temperatur air keluar (Tco) kemudian menghitung dan membandingkan ketiga variasi panjang pipa 5m, 7m, dan 9m untuk diketahui laju perpindahan panas dan efektifitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai efektifitas perpindahan panas untuk variasi panjang 5m sebesar 45,5%, variasi panjang 7m sebesar 50,19%, variasi panjang 9m sebesar 66,41%. Terjadi peningkatan nilai efektifitas perpindahan panas seiring dengan penambahan ukuran panjang pipa dengan ukuran diameter yang sama sebesar 0,8cm, sehingga dari ketiga variasi panjang pipa yang telah dibuat diketahui bahwa panjang pipa yang optimal terdapat pada destilator dengan panjang pipa sebesar 9 m.
Maintenance Design of The Main Engine Support Systems on KMP. Kormomolin Under System Dynamics Scheme Klara, Syerly; Hariyanto, Surya; Mahmuddin, Faisal; Shantya, Puput
Maritime Park: Journal of Maritime Technology and Society Volume 2, Issue 2, 2023
Publisher : Department of Ocean Engineering, Faculty of Engineering, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/mp.v2i2.26477

Abstract

The operational activities of the ship's main engine support system elevated the possibility of failure. The main engine support system at KMP. Cormomolin, which belongs to PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero), is extremely crucial to the ship's operation. Once the ship is not sailing, maintenance and repair can be handled. The component evaluation engine can be employed to accurately estimate inadequacies in the main support system. Failure Mode Effect and Critical Analysis (FMECA) identifies the root cause of critical component failures such as filters in the fuel system and cooler and sea chest filters in the cooling system. This study generates maintenance recommendations for the main engine support system for five years, including: fuel oil filter maintenance intervals every 151 hours at a cost of IDR 14,169,072, cooler maintenance intervals every 2481 hours at a cost of IDR 16,313,508, and sea chest filter maintenance intervals every 722 hours at a cost of IDR 11,167,152. For the fuel system, the cost care percentage is 81%, and for the cooling system, it is 46% after 5 years.
Prototipe Sistem Pendingin (Cooler) Ikan Berbasis Energi Surya (Photovoltaic) pada Kapal Nelayan Mahmuddin, Faisal; Djufrie, Andi Bukti; Adha, Haidil; Amri, Muhammad; Rachmatan; Juarni; Klara, Syerly; Hariyanto, Surya; Shintarahayu, Balqis
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketergantungan nelayan terhadap bahan bakar fosil untuk operasional kapal dan sistem pendinginan hasil tangkapan masih menjadi permasalahan utama, baik dari sisi biaya maupun dampak lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat sebuah prototipe sistem pendingin (cooler) ikan yang dapat digunakan para nelayan agar ikan hasil tangkapan tetap segar sampai didarat. Sistem pendingin ikan yang dirancang menggunakan energi surya (photovoltaic) sebagai sumber daya. Metode penelitian meliputi perancangan sistem photovoltaic yang terdiri dari panel surya, solar charge controller, baterai, dan inverter, serta perancangan sistem pendingin menggunakan siklus refrigerasi kompresi uap. Pengujian performa dilakukan dengan pengukuran penurunan suhu dalam boks pendingin setiap 30 menit hingga 150 menit pengoperasian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menurunkan suhu dari 20 °C hingga mencapai -5 °C. Analisis performa sistem menghasilkan nilai Coefficient of Performance (COP) sebesar 5,17 yang menunjukkan bahwa sistem pendingin memiliki efisiensi yang baik. Dengan demikian, prototipe sistem pendingin ikan berbasis energi surya ini berpotensi menjadi solusi alternatif yang ramah lingkungan dan ekonomis untuk menjaga kesegaran ikan hasil tangkapan nelayan selama operasional penangkapan.
Pengenalan dan Pendampingan Aplikasi Mikrokontroller pada Sistem Penyiraman Kebun guna Meningkatkan Produktivitas Ekonomi Petani di Desa Balla Kabupaten Enrekang Mahmuddin, Faisal; Klara, Syerly; Hariyanto, Surya; Suhardi, Arham; Ramadhan, Syahrun; Ramadhan, Fadel Rezky
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jrt2k.122024.06

Abstract

Desa Balla di Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang memiliki potensi besar di sektor pertanian, khususnya pada komoditas bawang. Namun, sistem penyiraman yang masih dilakukan secara konvensional menyebabkan rendahnya efisiensi penggunaan air, tingginya kebutuhan tenaga kerja, serta kurang optimalnya produktivitas hasil pertanian. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan dan mendampingi penerapan teknologi penyiraman otomatis berbasis mikrokontroler guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas petani. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis teknologi tepat guna melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 6–7 Oktober 2018, dengan materi berupa pengenalan sistem, komponen, prinsip kerja, serta praktik langsung instalasi dan pengoperasian sistem penyiraman otomatis yang didukung oleh energi surya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem yang diterapkan mampu bekerja dengan baik dalam mendistribusikan air ke lahan pertanian dan memberikan alternatif solusi terhadap keterbatasan sistem konvensional. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pemanfaatan teknologi, serta respon yang sangat positif dari masyarakat terhadap inovasi yang diperkenalkan. Dengan demikian, penerapan sistem ini berpotensi meningkatkan efisiensi penggunaan air dan tenaga kerja, serta mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi petani.
Pengujian Destilator Dengan Variasi Panjang Pipa Terhadap Hasil Destilasi Dengan Memanfaatkan Energi Panas Gas Buang Mesin Adriansyah, Adriansyah; Mahmudin, Faisal; Klara, Syerly
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan air tawar adalah salah satu permasalahan yang dihadapi oleh masayarakat pesisir dan nelayan terutama bagi masyarakat di pulau-pulau kecil. Pada penelitian sebelumnya, telah dilakukan penelitian dengan memanfaatkan panas gas buang mesin penggerak kapal dengan membuat desain dan prototipe destilator. Namun pada penelitian tersebut didapati masalah pada panjang pipa yang digunakan, sehingga berpengaruh terhadap hasil destilasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi panjang pipa terhadap hasil destilasi dengan memanfaatkan energi panas gas buang mesin. Penelitian ini menggunakan prototipe destilator dengan memvariasikan panjang pipa yaitu : 5 meter, 7 meter, dan 9 meter untuk memperoleh banyaknya hasil destilasi. Dari hasil penelitian pada variasi panjang pipa 5 meter memperoleh hasil destilasi sebesar 26 ml, variasi panjang pipa 7 meter sebesar 50 ml, variasi panjang pipa 9 meter sebesar 70 ml. Adapun volume hasil destilasi yang paling baik yaitu pada panjang pipa 9 meter sebesar 70 ml dengan 1500 RPM selama 60 menit, laju perpindahan panas sebesar 26,53 W dengan efektivitas sebesar 78,13 %. Terjadi peningkatan hasil destilasi seiring penambahan ukuran panjang pipa dengan ukuran diameter yang sama sebesar 0,8 cm, sehingga luas selubung pipa juga semakin besar yang mempengaruhi laju perpindahan panas yang mengakibatkan suhu air laut semakin naik dan menghasilkan destilasi yang semakin besar pula.
Peningkatan Kapasitas Nelayan melalui Pelatihan Perawatan dan Perbaikan Mesin Outboard di Kelurahan Gusung, Makassar Mahmuddin, Faisal; Klara, Syerly; Muhammad, Andi Haris; Alwi, M. Rusydi; Baharuddin, Baharuddin; Rivai, Haryanti; Nikmatullah, Muhammad Iqbal; Ramadhan, Fadel Rezky; Soedarto, Muh. Fadil; Raihansyah, Hilmi
Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin outboard merupakan komponen utama penggerak kapal nelayan skala kecil yang berperan penting dalam menentukan efisiensi operasional, keselamatan, dan produktivitas kegiatan melaut. Namun, pada banyak wilayah pesisir, termasuk Kelurahan Gusung, Kota Makassar, nelayan masih menghadapi berbagai permasalahan teknis akibat keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan perawatan serta perbaikan mesin outboard. Kondisi ini menyebabkan tingginya frekuensi kerusakan mesin, meningkatnya biaya operasional, serta ketergantungan terhadap teknisi bengkel. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan nelayan dalam melakukan perawatan rutin dan perbaikan dasar mesin outboard secara mandiri. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan dan sosialisasi yang mencakup penyampaian materi teoritis serta penjelasan praktis mengenai komponen utama mesin outboard, sistem pengapian, sistem pelumasan, sistem pendingin, serta langkah-langkah pencegahan kerusakan akibat lingkungan pesisir yang bersifat korosif. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Gusung dengan melibatkan nelayan setempat sebagai peserta utama. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan melalui pengamatan tingkat kehadiran, partisipasi aktif peserta selama diskusi, serta pengukuran peningkatan pemahaman menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat kehadiran peserta yang sangat tinggi serta meningkatnya pemahaman nelayan terhadap pentingnya perawatan mesin outboard yang benar dan terjadwal. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemandirian nelayan, menekan biaya perawatan mesin, serta mendukung keberlanjutan dan keselamatan aktivitas penangkapan ikan di wilayah pesisir.
Co-Authors . Apriansyah . Baharuddin ., Rahimuddin ., Zulkifly A Haris Muhammad . A Husni Sitepu . Abdurrahman, Luthfi Abidin, Abdul Basiq Zainal Achmad Yasir Baeda Adha, Haidil Adriansyah Adriansyah Akhir, Anshar Yaumil Alwi, Muhammad Rusdy Andi Haris Muhammad Andi Haris Muhammad Andi Husni Sitepu Anugerah, Andi Nurwahid Arwin Amiruddin Assidiq, Fuad Mahfud Assidiq, Fuad Mahfud Baharuddin . Baharuddin Baharuddin Baharuddin Patandjengi Balqis Shintarahayu Balqis Shintarahayu . Barangan, Eunike Daeng Paroka Djufrie, Andi Bukti Evander, Sakka Faisal Mahmuddin Ganding Sitepu . Hamzah - Hariyanto, Surya Haryanti Rivai Haryanti Rivai, Haryanti Hasnawiyah H . Hasnawiyah Hasan Hendra Hendra Ilham, Al Fillah IRWAN SETIAWAN Isragusra, Muhammad Ardi Juarni Kawandoda, Yospin Kala' Khalqih, Muhammad Alim Khairi M Rusydi Alwi . M. Rusydi Alwi M. Rusydi Alwi M. Uswah Pawara Mahesa, Hendra Mahmudin, Faisal Mansyur Hasbullah Mansyur Hasbullah Muas, Muhammad Muhammad Amri Muhammad Banda Selamat Muhammad Faizal Muhammad Haerullah, Haerul Muhammad Iqbal Nikmatullah Muhammad Rusydi Alwi Muhammad Rusydi Alwi Muhammad Zubair Muis Alie Muhammad, A. Haris N, Agung Setiawan Nikmatullah, Muh. Iqbal Nur hidayatullah, Nur Pratama, Brian Yoga Rachmatan Rahimuddin . Rahimuddin Rahimuddin Rahmatullah Raihansyah, Hilmi Ramadhan, Fadel Rezky Ramadhan, Syahrun Rita Muliyati Rivai, Hariyanti Samsuddin Amin Shantya, Puput Shintarahayu, Balqis Soedarto, Muh. Fadil Suardi Suardi Suhardi, Arham Surya Hariyanto Surya Hariyanto . Surya Haryanto Sutrisno . Sutrisno . Syandhy, Muhammad Aditya Dwi Tasrief, Muhdar Yericsen, Petra Yosefan, Andreyano Zahrawaani, Az Zulkifli A Yusuf Zulkifly Zulkifly