Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Statistika

Evaluasi Kesalahan Proyeksi Penduduk Berdasarkan Kategori Demografis dan Interval Waktu Sensus Win Konadi; Suherman Suherman
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 2, No 2 (2002)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v2i2.499

Abstract

Untuk membuat suatu proyeksi biasanya terlebih dahulu dilakukan pemilihan model yangcocok. Jika model yang diperkirakan cocok sudah diketahui, salah satu cara untuk mencari modelyang cocok adalah dengan cara mengevaluasi kesalahan proyeksi penduduk. Evaluasi yangdimaksud adalah membandingkan hasil proyeksi dengan hasil sensus. Evaluasi kesalahan proyeksiterhadap beberapa model pendekatan, dan kekeliruan proyeksi menggunakan teknik MALPE andMAPE, dengan mempertimbangkan factor demografis wilayah dan interval periode dasar proyeksi.Kata Kunci : Proyeksi, Malpe, Mape, model Linier, Eksponensial dan model Shift.
Pengaruh Suhu Air Terhadap Survivorship Larva Gurami (Osphronimus Gouramy) Win Konadi
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 4, No 1 (2004)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v4i1.808

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji apakah terdapat pengaruh yang nyata dari suhu air yang berbeda-beda terhadap survivorship (daya tahan hidup) larva ikan gurami. Penelitian dilakukan di dalam kondisi laboratorium Balai Benih IkanĀ  Singaparna Tasikmalaya. Perlakuan suhu air diatur mempergunakan water heater meliputi suhu 240C, 260C, 280C, 300C, dan 320C. Setiap perlakuan diulang 5 kali dan percobaan mempergunakan desain acak lengkap. Untuk menjawabhipotesis, dilakukan teknik analisis baik secara deskriptif maupun inferensial. Analisis deskriptif meliputi penghitungan data dengan tabulasi silang menurut perlakuan dan ulangan sedangkan analisis inferensial menggunakan analisis sidik ragam dengan rancangan acak lengkap. Hasil pengujian secara deskriptif menunjukkan adanya kecenderungan suhu air berpengaruh terhadap survivorship larva dimana daya tahan larva terbaik diperoleh pada suhu air 280C. Hasil pengujianinferensial (dengan analisis sidik ragam) menemukan pada taraf nyata 1% suhu air berpengaruh secara sangat signifikan terhadap daya tahan larva gurami soang.
Estimasi Angka Urbanisasi, Tingkat Migrasi Rural-Urban Berdasarkan Pertumbuhan GNP Per Kapita Indonesia Win Konadi; Aminurasyid Roesli
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 1, No 1 (2001)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v1i1.483

Abstract

Makalah ini membahas bagaimana menaluir pola dan angka urbani.rasi dan migrasi neuo keluarperdesaan untuk perbedaan nilai pertumbuhan alamiah desa-kota (Natural increase rural-urban)dengan mengikuti pola pertumbuhan ekonomi, yaitu GNP per-l<apita Indonesia lg80-1997.Dalam kajian yang dilakulun dnpat (a) menal<sir pola/model pertumbulnn GNP per-lcapitaIndonesia berdasarlean periode pengamatan :1980-1997, (b) menaksir pola /model persentaseurban di Indonesia berdasarkan fungsi pembangunan ekonomi; GNP per-tcapita, dan (c)mengetahui besarnya angka megrasi netto keluar perdesaan berdasarl<an fungsi pembangunanekonomi (GNP), dengan kontrol angka pertumbuhan alamiah desa-kota. Memperhatitcan tnsilestimasi persentase urbanisasi dengan asumsi GNP per-kapita Indonesia mengikuti modeleksponensial menunjukknn bahwa tingkat urbanisasi Indonesia akan meningkat 2 lcali selama 25tahun, yaitu 17,75 Vo pada tahun I97l menjacli 36,30 Vo pada tahun 1995, dan akan menjadi 3 l@lilipat selama 50 tahun yaitu tahun 2010 dengan tingkat urbanisasi 54,14 Vo. Dalam periode 1980-20O0, peningkatan urbanisasi 1,025 Vo per-tahun dan selama periode 20A0-2010 estimasinyasebesar 1,206 Vo per-tahun. Berdasarkan asumsi bahwa GNP per-kapita tumbuh mengikuti fungsieksponensial, malm tahun 2000 tingl<nt urbanisasi sebesar 42,08 Vo dan angl<n migrasi neto keluarperdesaan di Indonesia sebesar 5,37 (terdapat sekitar 5 sampai 6 orang dari 10N) pendudukyangurban ke kota) pada skenario tidak ada perbedaan pertumbuhan alamiah desa-kota, diperkirakanpada tahun 2010 sebesar 7,98. Makin tinggi angka perbedaan pertumbuhan alamiah desa-kotalernyata ada pengaruhnya pada angka migrasi netto tersebut, yaitu asosiasi positif