Claim Missing Document
Check
Articles

FLUKTUASI HARGA IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis L) SEGAR DI PASAR “BERSEHATI” KOTA MANADO PROPINSI SULAWESI UTARA Olvie V. Kotambunan
AKULTURASI: Jurnal Ilmiah Agrobisnis Perikanan Vol. 1 No. 2 (2013): (Oktober 2013)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.1.2.2013.13317

Abstract

Abstract This study aims to determine the cause of fluctuations in the market price of tuna "Bersehati". The importance of the role of marketing as a key achievement of the goals and targets of fisheries, it is necessary to conduct research related to the field of marketing, as well as by looking at the fluctuations in the price of marketing, this research is more focused on price fluctuations in market held fish "Bersehati" City Manado. Research methods used in this field practice is a case study, namely an intensive investigation of a person or an individual, is also a social unit. Data were analyzed descriptively. Descriptive analysis was to provide an overview and analysis of the information by using the author's own words, in a systematic and easily understood in accordance with the data that has been obtained. Further discussion or interpreted to provide a review of the data. Based on the results of the study and discussion of a number of conclusions as follows : 1) fluctuations in the market price of fish "Bersehati" caused by variations in the number and type of fish on offer ; 2) In terms of supply, price fluctuations occurring in the tuna market "Bersehati" Manado is caused by the influence of fishing season, and the influence of technology ; 3) in terms of demand, price fluctuations caused by the influence of tuna consumer income, prices of other goods influence and shape the market, 4) the high price of fish occur on Tuesdays and Saturdays, and 5) Form of “Bersehati” market is an oligopoly, where retailers play an important role in the determination of the market price of fish. Keywords: tuna, descriptive, prices, fluctuations   Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui penyebab terjadinya fluktuasi harga ikan cakalang dipasar bersehati. Pentingnya peranan pemasaran sebagai kunci keberhasilan pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan perikanan, maka dirasakan perlu untuk mengadakan penelitian sehubungan dengan bidang pemasaran, serta dengan melihat adanya fluktuasi harga dalam pemasaran, maka penelititan ini lebih difokuskan pada fluktuasi harga ikan yang dilaksanakan di pasar Bersehati Kota Manado. Metode Penelitian yang digunakan dalam praktek kerja lapang ini adalah metode studi kasus, yaitu suatu penyelidikan intensif tentang seseorang atau individu, juga suatu unit sosial. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Analisis deskriptif yaitu analisis dengan memberikan gambaran serta keterangan dengan menggunakan kalimat penulis sendiri, secara sistematis dan mudah dimengerti sesuai dengan data yang telah diperoleh. Selanjutnya diinterpretasi untuk memberikan bahasan atau kajian terhadap data.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut : 1) Fluktuasi harga ikan di Pasar Bersehati disebabkan oleh adanya variasi jumlah dan jenis ikan yang ditawarkan ; 2) Dari segi penawaran, fluktuasi harga ikan cakalang yang terjadi di Pasar Bersehati Manado disebabkan oleh pengaruh musim penangkapan, dan pengaruh teknologi ; 3) Dari segi permintaan, fluktuasi harga ikan cakalang disebabkan oleh pengaruh pendapatan konsumen, pengaruh harga barang lain, dan bentuk pasar ; 4) Harga ikan tinggi terjadi pada hari selasa dan sabtu ; danan 5) Bentuk pasar bersehati adalah oligopoli, dimana pedagang eceran memegang peranan penting dalam penetuan harga ikan yang dipasarkan. Kata Kunci : ikan cakalang, deskriptif, harga, fluktuatif
KONTRIBUSI ISTRI NELAYAN JUBI TERHADAP EKONOMI KELUARGA DI KELURAHAN BATULUBANG KECAMATAN LEMBEH SELATAN KOTA BITUNG Josua Amy Hamel; Florence V. Longdong; Olvie V. Kotambunan; Jardie A. Andaki; Christian R. Dien; Grace O. Tambani
AKULTURASI: Jurnal Ilmiah Agrobisnis Perikanan Vol. 11 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v11i2.46615

Abstract

Abstract The purpose of this study is to determine the contribution of income and source of income from the wife of a nelayan jubi” in Batulubang Village. This type of research is descriptive with a sampling method of data collection. The respondent was the wife of a nelayan jubi” who contributed to the family. The data was taken from 16 respondents who were fishermen's wives who had side jobs other than being housewives. The sampling method chosen is purposive sampling with its limitations. Has the age of under 60 years and as a fisherman's wife has been running a business for more than 1 year and the husband's length of time as a jubi fisherman is not less than 3 years. Based on the results of the study, it can be concluded that the work of the wife of a “nelayan jubi” in Batulubang Village, South Lembeh District, Bitung City, is a business selling garden products, a business selling credit, a fish seller business, a food stall business, a beverage selling business, a housekeeper, a sound system business and a stall business. The average contribution of jubi fishermen's wife's income to the family economy is 18.81% of the total family income of Rp5,015,750 per month.  Keywords: contribution; fisherman's wife; “nelayan jubi”   Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi pendapatan dan sumber pendapatan dari istri nelayan jubi di Kelurahan Batulubang. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan metode pengumpulan data secara sampling. Responden merupakan istri nelayan jubi yang memberi kontribusi terhadap keluarga. Data diambil dari 16 responden yang merupakan istri nelayan yang memiliki pekerjaan sampingan selain menjadi ibu rumah tangga. Metode sampling yang dipilih adalah purposive sampling dengan batasannya. Memiliki umur dibawah 60 tahun dan sebagai istri nelayan telah menjalankan usaha lebih dari 1 tahun dan lama suami menjadi nelayan jubi tidak kurang dari 3 tahun. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pekerjaan istri nelayan jubi di Kelurahan Batulubang Kecamatan Lembeh Selatan Kota Bitung yaitu usaha jual hasil kebun, usaha jual pulsa, usaha penjual ikan, usaha warung makan, usaha jualan minuman, pembantu rumah tangga, usaha sound system dan usaha warung. Rata-rata kontribusi pendapatan istri nelayan jubi terhadap ekonomi keluarga sebesar 18,81% dari total pendapatan keluarga yang sebesar Rp5.015.750 per bulan. Kata Kunci: kontribusi; istri nelayan; nelayan jubi
NILAI TUKAR NELAYAN ALAT TANGKAP JUBI DI DESA BUHIAS PULAU MANTEHAGE KECAMATAN WORI KABUPATEN MINAHASA UTARA Sukmawati Potabuga; Florence V. Longdong; Swenekhe S. Durand; Victoria E.N. Manoppo; Olvie V. Kotambunan; Christian R. Dien
AKULTURASI: Jurnal Ilmiah Agrobisnis Perikanan Vol. 11 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v11i2.47273

Abstract

Abstract This study aims to determine the Fishermen's Exchange Rate (NTN) for jubi fishing gear in Buhias Village, Mantehage Island, Wori District, North Minahasa Regency. The basic method used in this research is a case study. The types of data collected in this study are primary data and secondary data. Primary data was collected through interviews using questionnaires to respondents of jubi fishing gear fishermen. The sampling technique in this study was purposive sampling in which 15 samples were taken in stages with the following criteria: 1). Business has been more than 3 years. 2) Has its own fishing gear unit 3). Residents whose place of domicile is clear 4). Willing to be interviewed. Analysis of research data results are divided into two types, namely quantitative descriptive analysis and qualitative descriptive analysis. The results of the research on the total income of traditional fishermen using chart fishing gear can cover the subsistence needs (basic needs) of fishing families, where the NTN value is 1.76, while fishermen's income can cover the costs of fishing businesses using jubi fishing gear with NTN of 4.34. Observations and calculations in December 2022 and January 2023 did not experience an increase or decrease in NTN, with an NTN index value (iNTN) of 100. Keywords: NTN; jubi fishing gear; Buhias Village   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Nilai Tukar Nelayan (NTN) alat tangkap jubi di Desa Buhias Pulau Mantehage, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner kepada responden nelayan alat tangkap jubi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling dimana sebanyak 15 sampel diambil secara bertahap dengan kriteria: 1). Lama usaha sudah lebih dari 3 tahun. 2) Memiliki unit alat tangkap sendiri 3). Penduduk yang jelas tempat domisili 4). Bersedia diwawancarai. Analisis data hasil penelitian dibedakan dalam dua macam, yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pendapatan total nelayan tradisional menggunakan alat tangkap bagan dapat menutupi kebutuhan subsisten (kebutuhan dasar) keluarga nelayan, dimana nilai NTN diperoleh sebesar 1,76, sedangkan pendapatan nelayan dapat menutupi biaya usaha nelayan dengan menggunakan alat tangkap jubi dengan NTN sebesar 4.34. Pengamatan dan perhitungan pada bulan Desember 2022 dan bulan Januari 2023 tidak mengalami kenaikan dan penurunan NTN, dengan nilai indeks NTN (iNTN) sebesar 100. Kata kunci: NTN; alat tangkap jubi; Desa Buhias
KONTRIBUSI PEKERJAAN SAMPINGAN NELAYAN PANCING ULUR TERHADAP PEREKONOMIAN KELUARGA DI DESA TATELI WERU KECAMATAN MANDOLANG KABUPATEN MINAHASA Feicy Sentya Bagunda; Victoria E.N. Manoppo; Christian R. Dien; Steelma V. Rantung; Nurdin Jusuf; Olvie V. Kotambunan
AKULTURASI: Jurnal Ilmiah Agrobisnis Perikanan Vol. 11 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v11i2.51172

Abstract

Abtrack The research objectives are: to analyze the extent to which fishermen's side jobs contribute to the family economy in Tateli Weru Village, Mandolang District. Benefits of Research: Adding information and knowledge about fishermen's side jobs. The basic method used in this research is survey. The population in this study were hand line fishermen in Tateli Weru Village, totaling 45 people. The data collected consists of primary data and secondary data. Data collection was carried out through observation, interviews, questionnaires and documentation, both photo documentation and retrieval of written documents from relevant agencies. The data obtained were analyzed based on quantitative descriptive analysis and qualitative descriptive analysis. The results showed that the large contribution of side jobs to the income of hand line fishermen, both farm laborers (38.57%), construction workers (59.63%), and motorcycle taxi drivers (88.17%), is not more than half of the total fishermen's income. The suggestion from this research is that the contribution of side jobs can be greater or equal to the main job and fishermen should also be more diligent or more focused on developing and increasing income from this side job. Keywords: contribution; side job; fisherman; Tateli Weru Abstrak Tujuan penelitian yaitu: untuk menganalisis sejauh mana kontribusi pekerjaan sampingan nelayan terhadap perekonomian keluarga di Desa Tateli Weru Kecamatan Mandolang. Manfaat Penelitian: Menambah informasi dan pengetahuan tentang pekerjaan sampingan nelayan. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survei. Populasi dalam penelitian ini adalah nelayan pancing ulur yang berada di Desa Tateli Weru yang berjumlah 45 orang. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuisioner dan dokumentasi baik itu dokumentasi foto maupun pengambilan dokumen tertulis pada instansi terkait. Data yang diperoleh di analisis berdasarkan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya kontribusi pekerjaan sampingan terhadap pendapatan nelayan pancing ulur baik buruh tani (38,57%), buruh bangunan (59,63%), dan tukang ojek (88,17%), tidak lebih dari separuh total keseluruhan pendapatan nelayan. Saran dari penelitian ini adalah agar supaya kotribusi pekerjaan sampingan bisa lebih besar atau setara dengan pekerjaan utama dan sebaiknya para nelayan juga bisa lebih rajin atau lebih fokus lagi dalam pengembangan dan peningkatan pendapatan pada pekerjaan sampingan tersebut. Kata kunci : kontribusi; pekerjaan sampingan; nelayan; Tateli Weru
GENDER SEKTOR PERIKANAN PADA KELOMPOK NELAYAN KARANG PUTIH DI KAWASAN MEGAMAS WENANG SELATAN KOTA MANADO Zwensy Elizabeth Erina Lempoy; Swenekhe S. Durand; Djuwita R.R. Aling; Jardie A. Andaki; Grace O. Tambani; Olvie V. Kotambunan
AKULTURASI: Jurnal Ilmiah Agrobisnis Perikanan Vol. 11 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v11i2.51547

Abstract

Abstract The aim of this research is to identify gender differences in traditional fishing businesses in the Megamas area, Wenang Village, Manado City. This research uses a survey method. This research was conducted to determine the role of gender in the fishing business of the Karang Putih fishing group. The sampling method used purposive sampling to obtain fishermen and family members involved in fishing businesses in the southern Megamas Wenang area. Descriptive techniques were used to analyze gender according to USAID (2010) guidelines, namely identifying, understanding, and describing gender differences. Gender analysis components include: 1) Data analysis separated by gender and information; and 2) Check and separate gender data and information collected through surveys. In this research, examination and separation of roles was carried out through questionnaires and interviews. Based on the results and discussion, it can be concluded: there are gender differences in the fisheries sector in the "Karang Putih" fishermen group in the Megamas area, Manado City. As for fishing and selling fish, the role of men is greater than that of women, because women's role is only to take care of household needs. However, men's role is very important because men's role is very necessary as a source of income for the family and to support the family. These two roles are very important to help each other in family life. Keywords: fishermen group; gender; duties and responsibilities   Abstrak Tujuan dari penelitian ini yaitu, mengidentifikasi perbedaan gender pada usaha nelayan tradisional di Kawasan Megamas Kelurahan Wenang Kota Manado. Penelitian ini menggunakan metode survei. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gender pada usaha nelayan pada kelompok nelayan Karang Putih. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling untuk mendapatkan nelayan dan anggota keluarga yang terlibat dalam usaha nelayan yang ada di Kawasan Megamas Wenang selatan. Teknik deskriptif dilakukan untuk menganalisis gender menurut petunjuk USAID (2010), yaitu mengidentifikasi, memahami, dan menggambarkan perbedaan gender. Komponen analisis gender, meliputi: 1) Analisis data dipisahkan menurut jenis kelamin dan infomasi; dan 2) Periksa dan pisahkan data jenis kelamin dan informasi yang dikumpulkan melalui survei. Pada penelitian ini pemeriksaan dan pemisahan peran dilakukan melalui kuesioner dan wawancara. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan: terdapat perbedaan gender pada sektor perikanan perikanan pada kelompok nelayan “Karang Putih” di Kawasan Megamas Kota Manado. Adapun pada aktivitas penangkapan ikan serta penjualan ikan, peran laki-laki lebih banyak dari pada perempuan, karena peran perempuan hanya mengurus keperluan rumah tangga. Namun peran laki-laki sangat penting karena peran laki-laki sangat diperlukan untuk sumber pendapatan pada keluarga dan untuk menghidupi keluarga. Kedua peran tersebut sangat penting untuk saling membantu dalam kehidupan keluarga. Kata Kunci: kelompok nelayan; gender; tugas dan tanggung jawab
KONTRIBUSI PEREMPUAN PENJUAL IKAN TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI DESA KEMA L KECAMATAN KEMA KABUPATEN MINAHASA UTARA Ester Syalomitha Israel; Djuwita R.R. Aling; Olvie V. Kotambunan; Srie J. Sondakh; Swenekhe S. Durand; Jardie A. Andaki
AKULTURASI: Jurnal Ilmiah Agrobisnis Perikanan Vol. 11 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v11i2.51782

Abstract

Abstract The aim of this research is to determine the number and sources of income of women selling fish in Kema Village, to analyze the contribution of female fish selling income to total family income, to determine the standard of living of the families of women selling fish in Kema 1 Village, Kema District, North Minahasa Regency. The method used in this research is a survey. The data collection method used was using the census method, namely taking all elements of the population as respondents. The data analysis used in this research is quantitative descriptive and qualitative descriptive, to determine the contribution of women fish sellers to family income. Based on this research, it can be concluded: 1) the average gross income per year of women selling fish is IDR 32,297,143, with an average total cost per year of IDR 1,725,000, therefore the average net income per year of women selling fish in Kema I Village is IDR 25,118,000; 2) the household income of women selling fish in Kema I Village is IDR 179,500 per year in total, sourced from income from their main job as a fish seller by being a fish wholesaler, income from children who are already working, and income from outside fisheries, namely as a farmer, artisan , and owns a stall business; and 3) the contribution of female fish sellers' income to family income is 81%, this means that working as a female fish seller is the main job, but income from selling fish also has an influence on the family in helping to meet their needs. Key words: fish seller; woman; family income; contribution; Kema 1 Village   Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah dan sumber pendapatan perempuan penjual ikan di Desa Kema, menganalisis kontribusi pendapatan perempuan penjual ikan terhadap total pendapatan keluarga, mengetahui taraf hidup keluarga perempuan penjual ikan di Desa Kema 1 Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey. Metode pengambilan data yang dilakukan adalah dengan menggunakan metode sensus, yaitu mengambil seluruh elemen populasi dijadikan responden. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif, untuk menentukan kontribusi perempuan penjual ikan terhadap pendapatan keluarga. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan: 1) rata-rata penerimaan kotor per tahun perempuan penjual ikan adalah Rp32.297.143, dengan rata-rata total biaya per tahun sebesar Rp1.725.000, maka dari itu rata-rata penghasilan bersih per tahun perempuan penjual ikan di Desa Kema I adalah Rp25.118.000; 2) pendapatan rumah tangga perempuan penjual ikan di Desa Kema I adalah Rp179.500 per tahun secara keseluruhan, bersumber dari penghasilan pekerjaan pokok sebagai penjual ikan dengan menjadi pemborong ikan, pendapatan anak yang sudah bekerja, dan pendapatan dari luar perikanan yaitu sebagai petani, tukang, dan memiliki usaha warung; dan 3) kontribusi pendapatan perempuan penjual ikan terhadap pendapatan keluarga yaitu 81%, hal ini berarti bahwa pekerjaan sebagai perempuan penjual ikan merupakan pekerjaan utama, namun pendapatan dari luar penjualan ikan juga berpengaruh bagi keluarga dalam membantu memenuhi kebutuhan. Kata kunci: penjual ikan; perempuan; pendapatan keluarga; kontribusi; Desa Kema 1
Analisis Rantai Pemasaran Pada Usaha Pancing Tonda di Desa Jiko Kecamatan Motongkad Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Sarendeng, Jovani Y.; Rantung, Steelma V.; Pangemanan, Jeannette F.; Dien, Christian R.; Kotambunan, Olvie V.; Durand, Swenekhe S.
AKULTURASI Vol. 12 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v12i2.55907

Abstract

Abstract The purpose of this study was to determine how many marketing channels and marketing margins of the catch of the Trolling Trolling business in Jiko Village. The method used in this study is the survey method. The survey method is a critical observation or investigation to obtain good information on a particular problem in a particular area or location that is patterned to obtain the required information. The data collected consists of primary data and secondary data. The collection of primary data in this study was carried out through direct observation and interviews by researchers in the field guided by a questionnaire. Secondary data was obtained from existing sources such as the village office and so on. There are 3 marketing channels for the Trolling Trolling business in Jiko Village, namely: Channel I (fishermen to retailers); Channel II (fishermen - collectors - companies); and Channel III (fishermen - collectors - smoked fish processors). Calculation of marketing margin, fisherman share and efficiency level in existing marketing channels, marketing channel I total margin of Rp10,000/kg, fisherman share 75% and marketing efficiency level of 2.81%, then marketing channel II total margin, Rp25,000 fisherman share 68.18% and marketing efficiency level of 2.27% then marketing channel III, total marketing margin of Rp15,000/kg fisherman share 60%, marketing efficiency level of 4.5%. Marketing pattern of channel I is classified as efficient because the margin is the smallest, fisherman share is the largest and marketing efficiency level is <5% compared to marketing channel patterns II and III besides that marketing channel pattern I is the shortest marketing channel.  Keywords: analysis; marketing chain; trolling rod   Abstrak Tujuan penelitian ini ialah mengetahui berapa banyak saluran pemasaran dan margin pemasaran hasil tangkapan usaha Pancing Tonda di Desa Jiko. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Metode survei adalah suatu pengamatan atau penyelidikan yang kritis untuk mendapatkan keterangan yang baik terhadap suatu persoalan tertentu di dalam daerah atau lokasi tertentu yang dipolakan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi dan wawancara secara langsung oleh peneliti di lapangan yang dipandu dengan kuesioner. Data sekunder diperoleh dari sumber yang telah ada seperti di kantor desa dan sebagainya. Ada 3 saluran pemasaran usaha Pancing Tonda di Desa Jiko,yaitu : Saluran I (nelayan ke pedagang pengecer); Saluran II (nelayan – pedagang pengumpul – perusahaan); dan Saluran III (nelayan – pedagang pengumpul – pengolah ikan asap). Penghitungan margin pemasaran, fisherman share dan tingkat efisiensi pada saluran pemasaran yang ada, saluran pemasaran I jumlah margin Rp10.000/kg, fisherman share 75% serta tingkat efisiensi pemasaran 2,81%, selanjutnya saluran pemasaran II jumlah margin, Rp 25.000 fisherman share 68,18% dan tingkat efisiensi pemasaran 2,27% kemudian saluran pemasaran III, jumlah margin pemasaran Rp 15.000/kg fishermanshare 60%, tingkat efisiensi pemasaran 4,5%. Pola pemasaran saluran I tergolong efisien karena margin paling kecil, fisherman share paling besar serta tingkat efisiensi pemasaran <5% dibandingkan dengan pola saluran pemasaran II dan III disamping itu pola saluran pemasaran I merupakan saluran pemasaran yang paling pendek. Kata Kunci: analisis, rantai pemarasan, pancing tonda
Kontribusi Pekerjaan Sampingan Nelayan terhadap Peningkatan Pendapatan Keluarga di Desa Kumu Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa Kotambunan, Olvie V.; Andaki, Jardie A.; Tambani, Grace O.
AKULTURASI Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v12i1.57339

Abstract

Abstract The purpose of this study was to determine the amount of women's income in the family and how much women's contribution to family income in Kumu Village, Tombariri District, Minahasa Regency. The research method used in this study is the survey method. Respondents in this study were women who worked as retailers. Data collection was carried out by family sampling, namely taking a portion of the population that met the criteria. The data collected were primary data and secondary data. Primary data is data collected and processed by the researcher directly from the subject or object of the study, in this case women who work as retailers in Kumu Village, Tombariri District, Minahasa Regency through direct observation, interviews and questionnaires. Based on the results of the calculation of the contribution of women's income as intermediary traders, it was 47.34%. This income comes from work done by housewives with professions as traders; petibo, stalls, kiosks, smoked fish and salted fish traders. The contribution given by housewives to their families is very large and of course greatly helps the family's economy. Keywords: fishing families; women; income; contribution   Abstrak Tujuan penelitian ini ialah mengetahui jumlah pendapatan perempuan dalam keluarga dan berapa besar kontribusi perempuan terhadap pendapatan keluarga di desa Kumu Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Responden dalam penelitian ini ialah perempuan yang bekerja sebagai pedagang pengecer. Pengambilan data dilakukan secara sampling keluarga yaitu mengambil sebagian dari populasi yang sesuai dengan kriteria. Data yang dikumpulkan ialah data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang dikumpulkan dan diolah sendiri oleh peneliti langsung dari subjek atau objek peneleitian yang dalam hal ini perempuan yang bekerja sebagai pedagang pengecer di Desa Kumu Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa dengan observasi langsung, wawancara dan kusioner. Berdasarkan hasil perhitungan kontribusi pendapatan perempuan sebagai pedagang perantara sebesar 47,34%. Pendapatan ini berasal dari pekerjaan yang dilakukan oleh ibu rumah tangga dengan profesi sebagai pedagang; petibo, warung, kios, pedagang ikan asap dan ikan asin. Kontribusi yang diberikan oleh ibu rumah tangga terhadap keluarganya sangat besar dan tentunya sangat membantu perekonomian keluarga. Kata kunci: keluarga nelayan; perempuan; pendapatan; kontribusi
Kajian Sosial Ekonomi Pelaku Usaha Perikanan Suntung (Loligo Sp) di Kelurahan Makawidey Kecamatan Aertembaga Kota Bitung Takahipe, Teofianus A.; Durand, Swenekhe S.; Manoppo, Victoria E.N.; Dien, Christian R.; Andaki, Jardie A.; Kotambunan, Olvie V.
AKULTURASI Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v12i1.57426

Abstract

Abstract The purpose of this study is to determine the activities and socio-economic conditions of squid fishermen in Makawidey Village, Aertembaga District, Bitung City. The method used in this study is a survey. A survey is a means of collecting data from sources or research informants by conducting observations and interviews to collect data and research materials. The data collected are primary and secondary data. The results show that the social conditions of squid fishermen include: the age of fishermen in Makawidey Regency is in productive age, fishermen's education is in elementary school with a percentage of 50,000, the condition of the fishermen's house already has a semi-permanent house with a percentage of 100%, the number of family dependents is 1-2 people with the highest percentage of 66.67, the length of time as a fisherman has been more than 30 years with the highest percentage of 50.00%. The economic conditions of squid fishermen are: initial capital of IDR 500,000-IDR 1,000,000 with a percentage of 50.00%, and fishermen's income with an average of IDR 51,840,000 per year, and fishermen's expenditure with an average of IDR 13,566,667 per year. Keywords: socio-economic conditions; squid; Makawidey Abstrak Tujuan dari penelitian ini, yaitu mengetahui aktivitas dan kondisi sosial ekonomi nelayan cumi-cumi di Kelurahan Makawidey Kecamatan Aertembaga Kota Bitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survei. Survei adalah sarana mengumpulkan data dari narasumber atau informan penelitian dengan melakukan pengamatan dan wawancara untuk mengumpulkan data dan bahan penelitian.Data yang dikumpulkan berupa data primer dan sekunder Hasil menunjukkan bahwa kondisi sosial nelayan cumi-cumi meliputi: umur nelayan di kabupaten Makawidey berada di usia produktif, pendidikan nelayan pada sekolah dasar dengan presentase 50,000, keadaan rumah nelayan sudah memiliki rumah yang semi permanen dengan presentase 100%, jumlah tanggungan keluarga sebanyak 1-2 orang dengan presentase terbanyak 66,67, lamanya menjadi nelayaan sudah lebih dari 30 tahun dengan presentase terbanyak 50,00%. Kondisi konomi nelayan cumi-cumi yaitu : modal awal Rp500.000- Rp1.000.000 dengan presentase 50,00%, dan pendapatan nelayan dengan rata- rata per tahunnya Rp51.840.000, dan pengeluaran nelayan dengan rata-rata per tahunnya Rp13.566.667. Kata Kunci : Kondisi sosial ekonomi; cumi-cumi; Makawidey
Taraf Hidup Keluarga Nelayan Soma Pajeko di Desa Likupang Kampung Ambong Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara Makadada, Gabriela E.A.; Tambani, Grace O.; Durand, Swenekhe S.; Pangemanan, Jeannette F.; Andaki, Jardie A.; Kotambunan, Olvie V.
AKULTURASI Vol. 12 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v12i2.57699

Abstract

Abstract The purpose of this study was to determine the amount and source of income of ABK Soma Pajeko families, and to determine the amount and type of family expenditure, and to determine the standard of living of ABK Soma Pajeko families in Likupang Village, Ambong Village. The method used in this study is the survey method. The population in this study were ABK Soma Pajeko who were married in Likupang Village, Ambong Village, totaling 11 people. The data collection method used the purposive purposive sampling method, the purposive sampling technique was used because of certain considerations. The data collected were primary data and secondary data. Primary data collection was carried out by means of interviews guided by questionnaires and observations. Secondary data collection was by citing existing data from related agencies or previous research. Data analysis used in this study was qualitative and quantitative descriptive analysis. The purpose of this study was achieved by analyzing household income calculations, analyzing ABK household expenditures and standard of living analyzed using the Engel Index. Based on the research results, it can be concluded that the average income of ABK Soma Pajeko families in Likupang Village, Ambongang Village is IDR 29,205,454 per year, sourced from their main job as ABK Soma Pajeko and side jobs. ABK Soma Pajeko family expenditure consists of total food expenditure plus total non-food expenditure. Food expenditure is IDR 16,512,272, and non-food expenditure is IDR 12,693,182, so that the total family expenditure is IDR 29,205,454 per year. The Engel Index analysis obtained was 56.5%, which means that 56.5% of the total income of ABK Soma Pajeko families in Likupang Village, Ambongang Village is used to meet food needs only. This means that the level of welfare of ABK Soma Pajeko in Likupang Village, Ambongang Village is still relatively low. Keywords: Standard of Living, ABK, Likupang Village, Ambong Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah dan sumber pendapatan keluarga ABK Soma Pajeko, dan untuk mengetahui jumlah dan jenis pengeluaran keluarga, serta untuk mengetahui taraf hidup keluarga ABK Soma Pajeko di Desa Likupang Kampung Ambong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survei. Populasi dalam penelitian ini ialah ABK Soma Pajeko yang sudah berkeluarga yang ada di Desa Likupang Kampung Ambong yang berjumlah 11 orang. Metode pengambilan data menggunakan metode purposive purposive sampling, teknik purposive sampling digunakan karena adanya pertimbangan tertentu. Data yang dikumpulkan yaitu data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer dilakukan dengan cara wawancara yang dipandu dengan kuisioner dan observasi. Pengumpulan data sekunder yaitu dengan mengutip data yang sudah ada dari instansi terkait ataupun penelitian yang terdahulu. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Tujuan penelitian ini dicapai dengan analisis perhitungan pendapatan rumah tangga, analisis pengeluaran rumah tangga ABK dan taraf hidup di analisis dengan Indeks Engel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa rata-rata pendapatan keluarga ABK Soma Pajeko di Desa Likupang Kampung Ambongang adalah Rp. 29.205.454 per tahun, bersumber dari pekerjaan pokok sebagai ABK Soma Pajeko dan pekerjaan sampingan. Pengeluaran keluarga ABK Soma Pajeko terdiri dari total pengeluaran pangan ditambah total pengeluaran non pangan. Pengeluaran pangan sebesar Rp. 16.512.272, dan pengeluaran non pangan sebesar Rp. 12.693.182, sehingga total pengeluaran keluarga sebesar Rp. 29.205.454 per tahun. Analisis Indeks Engel yang diperoleh sebesar 56,5%, ini berarti bahwa 56,5% dari total pendapatan keluarga ABK Soma Pajeko di Desa Likupang Kampung Ambongang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan saja. Hal ini berarti bahwa tingkat kesejahteraan ABK Soma Pajeko di Desa Likupang Kampung Ambongang masih tergolong rendah. Kata kunci: Taraf Hidup, ABK, Likupang Kampung Ambong
Co-Authors Agustina Kocu Aldy, Tampi Antarani, Desiy Aprillisa Prisillia Lumuko Brigita Angelita Pangerapan Christian R. Dien Christian R. Dien Christian R. Dien Cindy S. Walandouw, Cindy S. Darly J.V. Turalaki, Darly J.V. Dien, Christian Ronald Dietrys Maria Mangaro Djuwita R. R. Aling Djuwita R.R. Aling Djuwita R.R. Aling Durand, Swenekhe S. Eddy Mantjoro Edwin Tindige Enrico, Luis J. Esgit Pangidunan Ester Syalomitha Israel Feicy Sentya Bagunda Florence V. Longdong Florence V. Longdong Florence V. Longdong Fransisco Magofa Gaspar D. Manu, Gaspar D. Grace O. Tambani Grace O. Tambani Hardiansyah Djunaidi Hartarto Sormin Henli Joroh Husuna, Fatra Jardie A. Andaki Jardie A. Andaki Jardie A. Andaki Jeane Frani Saruwaba Jeanette F. Pangemanan Jeannette F. Pangemanan Jeannette F. Pangemanan, Jeannette F. John L. Tombokan Josua Amy Hamel Kunsiang, Andriano Lexy K. Rarung Losoh, Alex Sandro Makadada, Gabriela E.A. Mamentiwalo, Marlen Vita Mandak, Satriarto Martha P. Wasak Misyel Margaretha Naalinsong Moha, Indra Naa, Apia Nadia Watung Nurdin Jusuf Nurdin Jusuf Nurdin Jusuf, Nurdin Onu, Reka D. Palangi, Ester A. Polii, Valennia Pomuri, Ciputra Ramli, Kartin Rangan, Jety K. Ribka Dameria Pandeij Rumampuk, Irine Rumondor, Glody Sandra Tilaar Sarah Safitri` Ramadhany Sarendeng, Jovani Y. Sipriana S. Tumembouw Siti Suhaeni Siti Suhaeni, Siti Sondakh, Srie J. Sorongan, Jessica V. Srie J. Sondakh Steelma V. Rantung Steelma V. Rantung Steelma V. Rantung Steelma V. Rantung Sukmawati Potabuga Swenekhe S Durand, Swenekhe S Swenekhe S. Durand Takahipe, Teofianus A. Tarempas, Meike Tumoka, Christian T.D Untu, Cristalla Victoria E. N. Manoppo Vindi, Alessandro C. Walalangi, Hizkia N. Wiratama M. Sasue, Wiratama M. Wiwin Brenda Boloha, Wiwin Brenda Zevri Harefa, Zevri Zwensy Elizabeth Erina Lempoy