Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pemasangan Solar Panel Kapasitas 400 WP Untuk Pemompaan Air Laut Pada Tambak Garam Tipe TUNNEL DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Hariyanto, Satriawan Dini Hariyanto; Kristiyana, Samuel; Sulistyaningsih, Eka; Wahyuningtyas, Dewi; Rahayu, Suparni Setyowati; Purnawan; Prabowo, Fajar Yulianto
DHARMA BAKTI Dharma Bakti-Vol 6 No 2-Oktober 2023
Publisher : LPPM IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pemberdayaan berbasis masyarakat (PBM) pada naskah ini membahas tentang penerapan panel surya dengan kapasitas 400 WP sebagai solusi energi terbarukan untuk memompa air laut pada tambak garam tipe tunnel di Daerah Sanden, Bantul, D.I. Istimewa Yogyakarta. Tambak garam tipe tunnel telah menjadi salah satu sumber pendapatan utama bagi masyarakat lokal, namun menghadapi tantangan terkait konsumsi energi yang tinggi yang selama ini kegiatan produksinya menggunakan bahan bakar minyak (BBM) sebagai sumber energi. Kegiatan PBM ini bertujuan untuk mengintegrasikan teknologi panel surya sebagai alternatif energi yang ramah lingkungan. Metode yang digunakan pada kegiatan PBM adalah PDCA (Plan Do Check Action) yang salah satu cakupan kegiatannya adalah penerapan teknologi panel surya dengan kapasitas 400 WP dan sistem pompa air laut portable pada tambak garam milik KUB Garam Makmur. Hasil awal menunjukkan bahwa penerapan panel surya telah berhasil mengurangi ketergantungan tambak garam terhadap sumber energi BBM. Produksi energi surya telah memadai untuk memenuhi kebutuhan operasional pompa air laut dalam tambak garam tipe tunnel. Selain itu, penggunaan panel surya telah memberikan manfaat ekonomi berupa pengurangan biaya energi dan peningkatan profitabilitas bagi para petani tambak garam.
Penerapan Teknologi Electroplating pada Knalpot Kendaraan Bermotor di Industri Kecil Knalpot Tegaltirto Sleman Yogyakarta Rusianto, Toto; Kristiyana, Samuel; A. Rusyda, Annisa Rizka
Journal of Dedicators Community Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdc.v9i1.7444

Abstract

Knalpot pada sepeda motor yang secara langsung terkena panas yang cukup tinggi akibat dari fungsinya yang sebagai saluran pembuangan sisa pembakaran dari sepeda motor tersebut. Selain terkena panas secara langsung dari fungsinya sebagai saluran sisa pembuangan, knalpot juga sering berkontak langsung dengan lingkungan sekitarnya yang dapat mengakibatkan terjandinya korosi. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu pencegahan agar material knalpot bertahan dalam pemakaiannya. Salah satu indutri produsen knalpot adalah Creampie racing muffler. Knalpot Creampie ini berasal dari Yogyakarta yang spesialis membuat knalpot motor  untuk ajang balapan lokal maupun untuk motor harian. Creampie racing muffler adalah pabrik rumahan usaha kecil mandiri/UKM beralamat di Jalan Sampaan-Berbah, Sleman, Yogyakarta. Permasalahan yang dihadapi oleh UKM Creampie Racing Muffler adalah kurangnya kemampuan UKM dalam formulasi bahan pelapis (warna produk pucat dan kurang mengkilat), serta proses elektroplating yang ramah lingkungan. Melalui pelaksanaan program dari PkM ini dapat memberikan solusi permasalahan secara bertahap terdiri dari aplikasi perbaikan proses produksi dengan teknologi eco-electroplatting (formulasi bahan dan waktu pelapisan) serta pengolahan limbah cair proses electroplatting sehingga mampu mengurangi beban pencemaran lingkungan. Dengan adanya kegiatan tersebut, pelaksanaan kegiatan pengabdian dapat mengurangi biaya produksi hingga 40% karena proses produksi berupa pewarnaan pada knalpot dapat dilakukan sendiri oleh UKM Knalpot Creampie
Penerapan Green Economy dengan Pemanfaatan Komponen Motor Bekas Menjadi Robot di Desa Gilangharjo, Pandak, Bantul Kristiyana, Samuel; Iswahyudi, Catur; Firman, Beny; Rahayu, Suparni Setyowati; Rusyda, Annisa Rizka Alhimna
Journal of Dedicators Community Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdc.v9i2.7665

Abstract

Sektor ekonomi kreatif robotika dan mekanisasi di Padukuhan Kauman, Kalurahan Gilangharjo, Bantul, Yogyakarta, menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi melalui industri pembuatan robot yang memanfaatkan limbah komponen kendaraan bermotor bekas. Kalurahan ini telah berkembang menjadi pusat kerajinan kreatif dan berpotensi menjadi Centre of Excellence bagi industri kreatif daerah. Industri kecil seperti Eri Studio Robot berperan sebagai tempat pendidikan nonformal dan komunitas robotika. Program yang dilakukan meliputi pelatihan teknologi tepat guna, pendampingan pemasaran menuju ekspor, sertifikasi keahlian, serta penerapan konsep Green Economy untuk mendukung keberlanjutan dan peningkatan ekspor robot ke lima negara.
Radio Pencari Arah dengan Tampilan Grafis Berbasis Mikrokontrol Kristiyana, Samuel; Andaru, Bagus Muh. Risqi
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi komunikasi dua arah menggunakan frekuensi radio saat ini berkembang dengan pesat. Teknologi komunikasi tersebut digunakan dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat baik umum komersil, militer maupun Search and Rescue (SAR). Frekuensi yang sama dan dipancarkan bersamaan dapat membuat komunikasi dua arah terganggu dan tidak maksimal. Radio Direction Finder telah digunakan sejak lama untuk mengatasi kelemahan komunikasi dua arah dan mencari pemancar pengganggu. Namun prinsip kerjanya masih menggunakan metode direct manual. Aplikasi pseudodoppler dapat digunakan untuk menentukan arah pemancar frekuensi dengan menggunakan susunan empat-antena seperempat panjang gelombang. Susunan tersebut menggunakan sistem switching untuk mengaktifkan masing-masing antena. Arah pemancar yang dicari kemudian ditampilkan dalam bentuk grafis yang mudah dipahami.
Edukasi Pemanfaatan PLTS sebagai Sumber Energi Ramah Lingkungan bagi Masyarakat di Sidoharjo, Gunungkidul: Pengabdian Widayati, Endang; Eko Bawono, Septiono; Indriyaningsih, Dyah; Setyowati Rahayu, Suparni; Kristiyana, Samuel; Saputra, Hadi; Sholeh, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3455

Abstract

The potential for solar energy in the Gunungkidul region, particularly in the Sidoharjo subdistrict, Gunungkidul, is abundant. The use of solar energy as an alternative energy source still needs to be continuously promoted. Public understanding of the use of solar energy to generate clean and sustainable electricity is still limited. The educational program is designed to provide knowledge about the use of solar energy as electricity. The objectives of the activities include increasing public literacy about Solar Power Plants (PLTS) that can be used as alternative energy. This activity focuses on delivering material on the basic principles of PLTS, its advantages as green energy that does not produce carbon emissions, and its economic benefits in saving long-term electricity costs. The methods used are participatory in nature, including socialization, workshops, and component demonstrations, which are tailored to the local context of Sidoharjo. The expected benefits and impacts of this program include the community's understanding of PLTS technology and the realization of public awareness of the importance of renewable energy. This program also aims to empower the community with practical knowledge so that they can take the initiative in utilizing solar energy.
PENGUATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM MITIGASI BENCANA DI KAWASAN WISATA GOA JEPANG, SELOHARJO, BANTUL Aditha Agung Prakoso; Edhy Sutanta; Jussac Maulana Masjhoer; Sri Mulyaningsih; Samuel Kristiyana; Sabda Elisa Priyanto; Andhika Djalu Sembada
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i2.34172

Abstract

ABSTRAK Kawasan wisata Goa Jepang di Kalurahan Seloharjo, Bantul merupakan kawasan yang sarat akan nilai sejarah, budaya dan keindahan alam. Namun demikian, kawasan ini juga memiliki beberapa tantangan signifikan terkait kebencanaan dalam pengembangan pariwisata. Pengelola serta masyarakat di sekitar kawasan wisata perlu membekali diri dengan pengetahuan kebencanaan agar dapat meminimalisir kerugian ketika terjadi bencana di masa mendatang. Pelatihan mitigasi bencana menjadi salah satu upaya preventif untuk membekali kelompok masyarakat terdampak dengan pengetahuan terkait kebencanaan. Pelatihan ini bertujuan untuk membentuk kelompok masyarakat yang tangguh bencana dan memiliki kemampuan mandiri dalam penanggulangan bencana. Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan dari pelatihan ini yaitu metode ceramah dan diskusi kelompok di dalam kelas. Tahapan dalam kegiatan ini yaitu identifikasi kebutuhan, desain program, pelaksanaan, dan evaluasi penilaian pelatihan. Hasil dari pelatihan adalah pemahaman Pokdarwis Seloharjo dan Kelompok Wanita Tani Ngentak terkait pengelolaan wisata ramah bencana melalui upaya mitigasi bencana. Pelatihan ini perlu ditindaklanjuti dengan fasilitasi teknologi tepat guna berupa sistem peringatan dini (early warning system) bencana yang dipasang di kawasan wisata Goa Jepang. Kata kunci: Mitigasi bencana; Pengembangan pariwisata; Pelatihan kebencanaan; Sistem peringatan dini; Wisata ramah bencana.ABSTRACT The Goa Jepang tourism area in Seloharjo sub-district, Bantul, consists of historical values, culture, and natural beauty. However, this area also faces some significant challenges related to disasters in tourism development. Managers and communities around the tourist area need to equip themselves with disaster knowledge to minimize losses when disasters occur in the future. Disaster mitigation training is one of the preventive efforts to equip affected community groups with disaster-related knowledge. This training aims to form disaster-resilient community groups and develop independent abilities in disaster management. The methods used in achieving the objectives of this training are lecture methods and group discussions in the classroom. The stages in this activity are needs identification, program design, implementation, and training assessment evaluation. The result of the training is the understanding of Pokdarwis Seloharjo and Ngentak Women Farmers Group regarding disasterfriendly tourism management through disaster mitigation efforts. This training needs to be followed up with the facilitation of appropriate technology in the form of a disaster early warning system installed in the Goa Jepang tourist area. Keywords: Disaster mitigation; Tourism development; Disaster training; Early warning system; Disasterfriendly tourism.