Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENATAAN TANAMAN DALAM LOMBA KOMPETENSI SISWA TINGKAT NASIONAL SMKN 63 JAKARTA Seanders, Olivia; Indrawati, Etty; Yuslim, Silia; Ramadhani, Anindita
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.23119

Abstract

Lomba bidang Lanskap dan Pertamanan salah satu bidang kompetensi siswa SMK tingkat nasional yang diselenggarakan setiap tahun oleh Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Lomba ini kembali diadakan tahun 2022 setelah selesai masa pandemi. SMKN63 Jakarta selalu mengikuti lomba tersebut setiap tahun. Kepala sekolah beserta guru pendamping lomba meminta tim PkM dari jurusan Arsitektur lanskap untuk mendampingi kegiatan lomba tersebut. Materi yang diberikan pada pendampingan ini diantaranya penataan tanaman secara proposional dan estetis. Penataan tanaman secara proporsional dan estetis dapat menjadi ciri khas dari sebuah taman. PkM ini dilaksanakan di halaman sekolah SMKN 63 dan metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah survei, kuesioner, persiapan materi baik materi penyuluhan, maupun materi persiapan simulasi lapangan dan pelaksanaan pendampingan simulasi pembuatan taman. Hasil menunjukkan bahwa mitra sangat setuju (93%) apabila dalam menata tanaman terlihat proporsional dan estetis. Mitra tidak setuju 50% apabila taman yang unik itu merupakan elemen tanaman yang berbeda-beda, tidak membentuk suatu komposisi, tidak berstruktur. Taman yang sudah dibuat dalam lomba sudah mengikuti arahan hanya kecepatan kerja masih kurang. Sehingga perlu pelatihan yang lebih, untuk meningkatkan keterampilan.
PENINGKATAN FASILITAS ZONA PEMANFAATAN SEBAGAI WISATA EDUKASI DI TAMAN HUTAN RAYA DJUANDA BANDUNG Harlisana, Rheyhanda; Indrawati, Etty; Yuslim, Silia; Seanders, Olivia
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24120

Abstract

Taman Hutan Raya Ir. H Djuanda merupakan salah satu destinasi wisata yang tidak jauh dari pusat kota Bandung. Daerah ini memiliki kondisi biofisik yang kompleks dengan berbagai ekosistem dan fenomena geomorfologi. Taman Hutan Raya Djuanda memiliki luas 590 hektar, yang dapat dibagi dalam dua zona yaitu zona konservasi dan zona pemanfaatan. Pengunjung  areal wisata ini berasal dari berbagai kalangan mulai dari pelajar, keluarga, perorangan maupun wisatawan asing. Tujuan penelitian ini yaitu 1.Identifikasi fasilitas wisata edukasi yang ada di THR Djuanda. 2. Evaluasi dari fasilitas yang ada dan mengusulkan fasilitas lain  yang mendukung THR Djuanda sebagai areal wisata edukasi, Penelitian ini dilakukan sebatas zona pemanfaatan, dilakukan dari bulan September – Desember 2022. Metode kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi, wawancara, studi literatur dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ranah kognitif  berhubungan dengan  pengetahuan, pemahaman dan pandangan ditujukan pada areal arboretum, areal sekitar bangunan musium dan areal sekitar monument.  Ranah afektif yang berhubungan dengan perasaan, emosi dan evaluasi ditujukan pada areal sekitar kolam pakar dan panggung terbuka. Ranah psikomotorik yaitu kegiatan yang berhubungan dengan fisik ditujukan pada areal taman bermain, kegiatan berolah raga maupun berpetualang.
PENINGKATAN KUALITAS OBJEK WISATA MELALUI EVALUASI PEMELIHARAAN ELEMEN LUNAK DAN ELEMEN KERAS LANSKAP TAMAN BUNGA NUSANTARA Widayanto, Elvina Mufid; Indrawati, Etty; Yuslim , Silia; Seanders, Olivia
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.26914

Abstract

Taman Bunga Nusantara merupakan salah satu tempat wisata favorit yang sering dikunjungi . Sejak akhir masa covid 2021, tempat ini mulai jarang dikunjungi, baik sebagai wisatawan maupun sebagai peneliti atau pelajar. Kondisi Taman Bunga Nusantara yang kurang terpelihara dengan banyaknya tanaman yang tumbuh tidak teratur, banyaknya gulma, beberapa tanaman kering dan mati, dan kurangnya pemeliharaan elemen keras yang rusak karena kurang terawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi elemen lunak dan elemen keras pada Taman Bunga Nusantara, mendeskripsikan permasalahan terkait kondisi pemeliharaan fisik pada Taman Bunga Nusantara, dan memberikan rekomendasi pemeliharaan yang sesuai dengan standar yang berlaku sebagai upaya untuk meningkatkan kondisi Taman Bunga Nusantara. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan case study. Hasil yang didapat dari penelitian yaitu adanya beberapa lokasi yang belum memenuhi pemeliharaan fisik dengan benar, Efektif kerja yang ada sekarang rata-rata mencapai 58%, sehingga perlu ditingkatkan dengan beberapa pekerjaan seperti pembersihan dan penyapuan areal rumput dan perkerasan, pemangkasan dan pengendalian gulma. Diperlukan strategi pengelolaan yang tepat dalam meningkatkan efektivitas, antara lain dengan mendata aktivitas pemeliharaan fisik yang sudah dilakukan dan perlu ditingkatkan kualitasnya, memberikan jadwal pekerjaan pemeliharaan, mempersiapkan rencana sumber daya manusia yang baik, serta memberikan usulan kebutuhan tenaga kerja untuk area tertentu.
Penyuluhan Peran Serta Masyarakat dalam Pengawasan Penataan Ruang di Kelurahan Tomang Wiranegara, Hanny Wahidin; Ramadhani, Anindita; Herika, Herika; Seanders, Olivia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): JPMII - Februari 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.332

Abstract

Pengendalian pemanfaatan ruang merupakan aspek yang penting dalam proses penataan ruang. Namun dalam penerapannya, masih terdapat masalah seperti rendahnya pengawasan terhadap fungsi tata ruang. Berdasarkan UU No 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, peran masyarakat dalam penataan ruang dilakukan salah satunya adalah partisipasi dalam pengendalian pemanfaatan ruang. Akan tetapi, pada kenyataannya pengetahuan masyarakat terhadap penataan ruang masih sangat minim, sehingga diperlukan adanya edukasi terkait hal tersebut. RW 008 Kelurahan Tomang adalah kawasan permukiman yang terdampak oleh kegiatan perdagangan dan jasa, serta berdekatan dengan 2 Kawasan Pendidikan tinggi (Universitas Trisakti dan Universitas Tarumanegara). Hal ini memacu tingginya tingkat perubahan guna lahan yang menyimpang dari rencana tata ruangnya. Untuk itu solusi yang ditawarkan oleh tim pengusul PKM adalah penyuluhan mengenai peran partisipasi masyarakat dalam upaya pengawasan penataan ruang. Metode kegiatan berupa penyuluhan kepada Perangkat Masyarakat RW 008 Kelurahan Tomang terkait peran warga permukiman dalam turut serta mengawasi penataan ruang di kawasan permukimannya. Kegiatan dilakukan secara luring dengan menyosialisasikan bentuk-bentuk penyimpangan dalam penataan ruang dan simulasi proses pengawasannya melalui aplikasi dan website penataan ruang pada lokasi hunian masyarakat. Apabila teridentifikasi penyimpangan, dapat dilaporkan ke perangkat RW melalui form pengaduan yang disusun oleh penyuluh. Hasil dari PKM ini adalah penyerahan form pengaduan penyimpangan penataan ruang sebagai alat bantu pengawasan penataan ruang bagi Masyarakat Kelurahan Tomang. Secara keseluruhan, warga merespon baik dan antusias mengikuti seluruh kegiatan, hasil dari kegiatan PKM ini meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan warga dalam mengawasi pemanfaatan ruang di sekitar kawasan tinggalnya dan dapat berperan serta dalam upaya pengendalian pemanfaatan ruang.
Pemantauan intensitas lahan terbangun dan dampaknya terhadap albedo dan suhu permukaan lahan di Jakarta Dibyanti Danniswari; Rian Adetiya Pratiwi; Olivia Seanders
Jurnal Arsitektur Lansekap Vol. 11, No. 2 Oktober 2025
Publisher : Prodi Arsitektur Lanskap, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JAL.2025.v11.i02.p10

Abstract

Urban expansion significantly alters surface characteristics, leading to changes in albedo and land surface temperature (LST) that contribute to the urban heat island phenomenon. This study aims to monitor the intensity of built-up land in Jakarta using the Modified Built-up Index (MBUI) and to analyze its relationship with surface albedo and LST over a ten-year period (2014–2024). Landsat-8 data were processed in Google Earth Engine to retrieve MBUI, albedo, and LST. The results reveal that MBUI and LST are negatively correlated, as expected, while MBUI–albedo and LST–albedo exhibit positive correlations, which contradict many previous studies. These findings suggest that built-up materials in Jakarta generally have higher albedo compared to vegetation and water bodies, a condition that may differ from other urban contexts. This highlights the unique role of material composition and urban morphology in shaping the city’s thermal environment. Overall, the study demonstrates the effectiveness of MBUI for monitoring urban built-up intensity and highlights the importance of integrating material properties, vegetation, and urban form to better understand and mitigate UHI impacts.
Penilaian Lanskap untuk Pembangunan Berkelanjutan: Studi Kasus di Perumahan Alam Sutera Seanders, Olivia; Yuslim, Silia; Fitri, Rini
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol. 14 No. 01 (2025)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.14.01.41141

Abstract

Gated community-based housing development has become the leading choice in big cities in Indonesia, including Alam Sutera Housing South Tangerang. Despite offering comfort and security, sustainable landscape management remains a significant challenge, especially in relation to managing natural resources and the environment. This research aims to assess the landscape's character by considering ecological, social, and environmental sustainability aspects, as well as its impact on residents' quality of life. This research uses a quantitative descriptive approach, collecting data through questionnaires, field observations, and descriptive data analysis. The research results show that improvements in local crop management, green energy, and water management are needed to support sustainability. This research recommends increased use of local plants, more functional green open space design, and more efficient management of natural resources to support residents' quality of life and sustainability goals.
Sustainability of Public Green Open Spaces: Evaluation of Implementation Management in Alam Sutera Residential, South Tangerang, Banten Yuslim, Silia; Seanders, Olivia; Indrawati, Etty
Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Vol 21, No 4 (2025): JPWK Volume 21 No. 4 December 2025
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pwk.v21i4.72243

Abstract

Global warming and climate change have increased the need for green open space in urban areas to support environmental quality and urban sustainability. As a township, the Alam Sutera Residential Area is recognized as a pioneer of green living with a strong commitment to improving environmental quality and community well-being; however, the sustainability of its public green open spaces has not yet been fully realized due to limitations in management implementation. This condition indicates existing issues in the management of public green open space, which form the basis of this study. This study aims to evaluate the extent to which public green open space management in Alam Sutera supports sustainability using a quantitative descriptive-analytical approach. Data were collected through Likert-scale questionnaires distributed purposively to green space managers, professional landscape architects, academics, and public observers. The novelty of this study lies in an integrated evaluation framework that combines public green open space management stages with sustainable landscape design principles and site-specific landscape needs within a single assessment instrument. The results indicate that the sustainability of public green open space in Alam Sutera has not been optimally achieved, as all evaluated variables—Planning, Implementation, Operations and Maintenance, and Monitoring and Evaluation—have not reached the very good category, with Planning and Operations and Maintenance failing to meet the required sustainability criteria.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Ciambar Melalui Teknologi Pengolahan Limbah Kulit Singkong Menjadi Produk Bernilai Ekonomi Nurhayati; Putri, Christy Anandha; Seanders, Olivia; Istiqomah, Naila Nasywa; Clara
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v4i2.1505

Abstract

Desa Ciambar di Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu wilayah yang memiliki aktivitas pengolahan singkong cukup intensif, terutama untuk produksi opak dan enye sebagai mata pencaharian utama masyarakat. Aktivitas tersebut menghasilkan limbah kulit singkong dalam jumlah besar yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal dan umumnya masih dibuang langsung ke lingkungan sekitar. Kondisi ini berpotensi menimbulkan pencemaran, bau tidak sedap, serta menurunkan kualitas sanitasi lingkungan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan program pemberdayaan masyarakat Desa Ciambar melalui penerapan teknologi pengolahan limbah kulit singkong menjadi produk bernilai ekonomi. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan survei awal, diskusi kelompok terfokus (FGD), penyuluhan, pelatihan teknologi tepat guna, serta pendampingan kewirausahaan masyarakat. Teknologi yang diperkenalkan meliputi fermentasi padat untuk menghasilkan pakan ternak dan kompos, fermentasi basah untuk memproduksi pupuk cair organik dan biogas sederhana, serta pemanfaatan serat dan pati singkong sebagai bahan dasar pengembangan bioplastik sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap potensi limbah kulit singkong sebagai sumber daya ekonomi, meningkatnya keterampilan dasar masyarakat dalam pengolahan limbah, serta tumbuhnya kesadaran kolektif untuk mengembangkan kelembagaan usaha berbasis ekonomi sirkular di tingkat desa. Program ini menunjukkan bahwa pengelolaan limbah pertanian tidak hanya mampu mengurangi beban lingkungan, tetapi juga dapat menjadi peluang untuk memperkuat ekonomi lokal berbasis pemanfaatan sumber daya setempat secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Guru dan Karyawan SD Santa Maria Fatima dalam Penghijauan Sekolah: Meningkatkan Kesadaran Lingkungan dan Kesejahteraan Komunitas Sekolah Seanders, Olivia; Yuslim, Silia; Indrwati, Etty; Ramadhani, Anindita; Lakinin, Akuilino Valdimir
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v4i2.1651

Abstract

Peningkatan penghijauan di lingkungan sekolah dapat memberikan dampak signifikan pada kesejahteraan siswa, guru, dan masyarakat sekitar. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan program penghijauan yang melibatkan guru dan karyawan di SD Santa Maria Fatima sebagai upaya meningkatkan kesadaran lingkungan dan menciptakan ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan partisipatif, program ini memanfaatkan ruang terbuka sekolah untuk menciptakan area hijau yang berfungsi sebagai laboratorium pembelajaran berbasis lingkungan. Hasilnya menunjukkan bahwa penghijauan sekolah dapat meningkatkan kualitas udara, estetika lingkungan, dan kesadaran ekologis komunitas sekolah.