Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

(MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ASEMBLER EDU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS 4 DI SDN KANDANGAN 1 TOSARI) Kurnia, Fitri
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 5 No. 2 (2024): Central Journal of Education (CEJou) December
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v5i2.517

Abstract

Penelitian ini merupakan pengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi untuk pembelajaran PAI. Media interaktif berbasis Aplikasi Asemblr Edu atau bisa disebut dengan aplikasi 3D ( dimensi ) merupakan aplikasi yang dapat mendukung pembelajaran yang kurang menarik menjadi menarik sehingga dapat menarik perhatian siswa. Aplikasi ini mengajak seorang pendidik menjadi kreatif dan inovatif untuk peningkatan inspirasi cara perkembangan siswa. Penelitian pengembangan media interaktif berbasis Aplikasi Assemblr Edu untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada pelajaran Pendidikan Agama Islam khususnya pada materi tentang menyambut baligh. Penelitian yang di lakukan termasuk penelitian pengembangan ( RND ). Tujuan pertama dalam penelitian pengembangan ini digunakan untuk menciptakan produk pengembangan media pembelajaran agar kegiatan pembelajaran PAI lebih variatif dan juga menyenangkan.
MAKNA RELIGIUSITAS DALAM PERSPEKTIF ANAK JALANAN Setiawati, Tanti; Kurnia, Fitri; Rachmawati, Hani Nafi'ah; Prasetiya, Benny
DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 2 (2023): September
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/djce.v1i2.396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui religiusitas pada kehidupan anak jalanan serta mengetahui faktor yang melatarbelakangi mereka menjadi anak jalanan di kota Probolinggo. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif dan teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa anak jalanan masih menerapakan religiusitas di dalam kehidupan sehari-harinya meskipun mereka jarang beribadah seperti sholat, mengaji dan puasa wajib tetapi mereka masih sering melakukan hal-hal keagamaan yang terkadang bagi orang-orang adalah hal yang sepele seperti selalu bersyukur, berdo’a agar tetap diberikan kesehatan dan berharap bisa mendapatkan pekerjaan yang layak, berdo’a sebelum pergi, berdo’a sebelum makan, mendo’akan kebaikan untuk keluarganya, serta masih tetap menghormati ibunya dengan selalu mencium tangannya ketika akan pergi, memiliki sopan santun yang tinggi terhadap orang yang lebih tua dan selalu mengucapkan salam ketika pergi dan pulang ke rumah.Adapun beberapa faktor yang melatarbelakangi para responden menjadi anak jalanan yang pertama adalah responden menjadi korban dari perceraian kedua orang tuanya.Yang kedua, responden bukanlah seseorang yang menempuh pendidikan hingga tinggi, sehingga responden kesulitan dalam mencari pekerjaan yang layak dan memutuskan untuk mengamen.Kata Kunci: religiusitas, faktor yang melatarbelakangi, anak jalanan.
EKSISTENSI SISTEM PENDIDIKAN PESANTREN SALAF DALAM MENGHADAPI ERA SOCIETY 5.0 DI PONDOK PESANTREN SALAFIYAH PUTRI PASURUAN Kurnia, Fitri
Center of Education Journal (CEJou) Vol. 4 No. 2 (2023): Central Journal of Education (CEJou) December
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/cejou.v4i2.385

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan dan mengeksplorasi sistem pendidikan Pondok Pesantren ‎Salafiyah Putri yang masih eksis hingga sekarang. Pesantren salaf masih menjadi rujukan ‎masyarakat untuk memasukkan anaknya ke pesantren. Padahal dalam era society 5.0, dunia ‎sudah sangat berkembang dan dihadapkan berbagai macam kecanggihan teknologi yang ‎sekarang dinamakan fitur IU . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ‎penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem pendidikan Pondok Pesantren ‎Salafiyah Putri Pasuruan ada 2 yaitu pesantren dan madrasah. Dalam metode pengajarannya ‎masih menerapkan metode salaf seperti sorogan dan wetonan. Adapun upaya Pondok Pesantren ‎Salafiyah Putri dalam meningkatkan eksistensi dalam menghadapi era society 5.0 saat ini ‎dengan memaksimalkan fasilitas pembelajaran, memaksimalkan proses kegiatan ‎belajar ‎mengajar, mengembangkan kurikulum, mengembangkan life skill santri ‎dengan program ‎ekstrakurikuler, meningkatkan kualitas guru dan santri‎. Faktor pendukung eksistensi sistem ‎pendidikan pesantren salaf ‎dalam menghadapi ‎era society 5.0 di Pondok ‎Pesantren Salafiyah ‎Putri Pasuruan adalah peran ‎Pondok Pesantren Salafiyah Putri Pasuruan di tengah ‎masyarakat, peran kiai ‎dan dewan keluarga, peran alumni, sistem pendaftaran menggunakan ‎online. ‎Sedangkan faktor penghambatnya adalah masa belajar santri ditentukan ‎kemampuan ‎yang dimiliki, ruangan kelas yang tidak memenuhi standarisasi ‎kelas efektif, kurangnya ‎konsentrasi santri, dan kemalasan santri‎.
Problematika Guru Dalam Penerapan Kreatifitas Pada Pelajaran SBDP Kelas 5C di SDN 76 Kota Bengkulu Sari, Lantas; Kurnia, Fitri; Fathurrohmi, Illah; Putri Ani, Rohmizi
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 5 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v5i1.1031

Abstract

The independent curriculum is the initial culmination of changes to the 2013 curriculum, where in the independent curriculum children are required to be able to learn independently, think critically and be able to create something, so this is what makes a teacher have to have good basic skills in implementing learning strategies in the independent curriculum. The purpose of this journal is to find out what forms of problems teachers face in applying creativity to SBDP learning and what strategies teachers use to foster creative attitudes in children. The research method in this journal uses a type of qualitative research method which has descriptive or naturalistic principles with natural and industrial conditions. The procedure for collecting data in this journal is by interviewing, observing and observing the ongoing environment. The initial findings in this research were carried out on October 24 2023, where the researchers interviewed directly the Head of Curriculum and the class 5c teacher, Mrs. Head of Curriculum said that before the implementation of the Independent Teachers Curriculum, the capacity to increase IMU had been carried out through workshops and webinars so that the human resources had been equipped. useful knowledge that can be given to students. Next year the independent curriculum must be implemented in all classes such as grades 6 & 3 so that by next year all elementary school students have learned all the material from the independent curriculum that is being implemented.
KLASTERISASI TINGKAT PENJUALAN OBAT PADA APOTEK JAKA WIJAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE K-MEANS hidayanti, deni andria; kurnia, fitri; rahmawati, rahmawati
J-Com (Journal of Computer) Vol. 4 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/j-com.v4i1.3048

Abstract

Abstrak: A pharmacy is a health service facility to help improve the health of the community, a pharmacy is also a place for professional pharmacists to practice their work. To determine the amount of stock inventory, Jaka Wijaya Pharmacy requires a clusterization of sales stock data. The method that can be used is the K-Means algorithm. This algorithm is based on a simple idea. K-Means is a distance-based clustering method that divides data into a number of clusters and this algorithm only works on numeric attributes. The data processed in this research is a sample taken from the Jaka Wijaya Pharmacy data in 2022. The Jaka Wijaya Pharmacy dataset consists of the attributes No, Drug Item, Type, Packaging, Initial Stock, Cost Price, Unit Conversion, Selling Price, Number of Transactions, Ending Stock, Shelf, Warehouse-Office Codes. With the K-Means Clustering method, it is possible to group drug sales data with stock that is not selling well as cluster 0, stock that is selling well as cluster 1, and stock that is selling very well as cluster 2. The sample data to be tested consists of 170 data from the Jaka Wijaya Pharmacy. Where the cluster results show that there are several results, namely cluster 0 totaling 102, cluster 1 totaling 34, and cluster 2 totaling 34 decisions, where the decisions include very in demand, in demand, not in demand.Keywords: Data Mining; Jaka Wijaya Pharmacy; K-means ClusterAbstrak: Apotek  merupakan  sarana  pelayanan  kesehatan  untuk  membantu meningkatkan kesehatan  bagi  masyarakat, apotek juga sebagai tempat praktik tenaga profesi apoteker dalam melakukan  pekerjaan. Untuk menentukan jumlah persediaan stok, Apotek Jaka Wijaya membutuhkan suatu clusterisasi data stok penjualan. Metode yang dapat digunakan yaitu algoritma K-Means. Algoritma ini didasarkan pada ide sederhana. K-Means adalah  metode Clustering berbasis jarak yang membagi data ke dalam sejumlah cluster dan algoritma ini hanya bekerja pada atribut numeric. Data yang diolah dalam penelitian ini merupakan sampel yang diambil dari data Apotek Jaka Wijaya pada tahun 2022. Dataset Apotek Jaka Wijaya terdiri dari atribut No, Item Obat, Jenis, Kemasan, Stok Awal, Harga Pokok, Konversi Satuan, Harga Jual, Jumlah Transaksi, Stok Akhir, Rak, Kode Gudang-Kantor. Dengan metode K-Means Clustering maka dapat mengelompokkan data penjualan obat dengan stok kurang laris sebagai cluster 0, stok laris sebagai cluster 1, dan stok sangat laris sebagai cluster 2. Data sampel yang akan diuji terdiri dari 170 data dari Apotek Jaka Wijaya. Yang dimana hasil cluster menunjukkan terdapat beberapa hasil yaitu cluster 0 berjumlah 102, cluster 1 berjumlah 34, dan cluster 2 berjumlah 34 keputusan yang dimana keputusan itu meliputi sangat laris, laris, kurang laris. Kata kunci: Apotek Jaka Wijaya; Data Mining;  K-means Cluster
Penerapan Metode Diskusi Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Fiqih pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Muhammad, Devy Habibi; Kurnia, Fitri; Rachmawati, Hani Nafi’ah
Attaqwa: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 20 No. 2 (2024): Pendidikan Islam Transformatif
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/attaqwa.v20i2.694

Abstract

This article explores efforts to improve the learning achievement of sixth-grade students at MI Islamiyah, Sumberasih District, Probolinggo Regency, by implementing the discussion method in Fiqh lessons. The primary issue identified is that students' learning achievements have not met the Minimum Mastery Criteria (KKM) of 70, which highlights the need for effective teaching strategies. To address this, the study employed Classroom Action Research (CAR), a method designed to improve educational practices through iterative cycles of planning, action, observation, and reflection. The study was conducted in two cycles, with the first cycle showing that 14 students (66.67%) achieved mastery. In the second cycle, the number of students achieving mastery rose to 19 students (90.48%). These results suggest that the discussion method can significantly enhance students' learning outcomes, particularly in subjects such as Fiqh, which require conceptual understanding and critical thinking. Based on these findings, it is recommended that teachers consider incorporating the discussion method into their teaching strategies, especially for subjects that encourage deeper comprehension. The discussion method fosters active participation, critical thinking, and collaborative learning, making it a powerful tool for enhancing student achievement. Teachers should adapt the method to suit the specific content of their lessons and the needs of their students.
Konsep Pembentukan Individu Dalam Pendidikan Islam Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Abad Ke-21 Fitri Kurnia; Hasib, Kholili
GAHWA Vol. 4 No. 1 (2025): JULY-DECEMBER
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/gahwa.v4i1.837

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk individu holistik di tengah tantangan pembelajaran abad ke-21 yang ditandai oleh perkembangan teknologi pesat, globalisasi, dan krisis moral. Penelitian ini mengkaji konsep pembentukan individu dalam pendidikan Islam dan implikasi praktisnya terhadap pembelajaran abad ke-21 melalui studi literatur sistematis, dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Data dikumpulkan dari Al-Qur'an, Hadis, dan 65 sumber ilmiah (2015-2023) menggunakan analisis deskriptif-kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep pembentukan individu dalam pendidikan Islam yang berlandaskan pada akidah, ibadah, akhlak, ilmu pengetahuan, dan keterampilan menghasilkan insan kamil yang seimbang secara spiritual, intelektual, moral, dan sosial. Penelitian ini mengidentifikasi lima implikasi utama terhadap pembelajaran abad ke-21: integrasi nilai Islam dengan pengembangan keterampilan 4C, desain kurikulum berbasis karakter, strategi pembelajaran inovatif yang memadukan kearifan tradisional dengan teknologi digital, redefinisi peran pendidik sebagai fasilitator dan teladan digital, serta ekosistem pendidikan yang sinergis. Studi ini mengajukan framework implementasi dan mengidentifikasi tantangan termasuk dehumanisasi teknologi beserta strategi solusinya. Pendidikan Islam memberikan fondasi kokoh untuk menghasilkan individu adaptif, berkarakter mulia, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat di era modern.
Strengthening Data Literacy and Packaging Efficiency in Food MSMEs through Statistical Approaches in Koto Tangah District, Padang Mira Meilisa; Hariyadi Hariyadi; Fitri Kurnia; Dytchia Septi Kesuma; Ade Usra Berli; Rahmat Jordan; Praja Purnama Nusa; Muhammad Farhan Al Azfar
Pelita Eksakta Vol 9 No 1 (2026): Pelita Eksakta, Vol. 9, No. 1
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pelitaeksakta/vol9-iss1/333

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in the Indonesian economy, particularly in the food sector. However, many food MSMEs face challenges in managing supply risks, business data recording, and product packaging. This service program aims to strengthen data literacy, improve packaging efficiency, and assist in meeting business legalities for five food SMEs in Parupuk Tabing, Koto Tangah, Padang. Through the Participatory Action Research (PAR) approach, this program focuses on three main interventions: (1) data recording and stock management training, (2) introduction to vacuum packaging technology, and (3) fulfilling business legality requirements by obtaining NIB, PIRT, and halal certification.The results show significant changes, including increased business legality (all MSMEs now have NIB and PIRT), the use of vacuum packaging, and the implementation of regular recordkeeping. This program demonstrates that, in the context of MSMEs with limited data, the statistical approach begins with record-keeping habits and simple information systems as a foundation for further analysis.
Implementasi Media Pembelajaran Mind Map Melalui Metode Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Kurnia, Fitri; Rahmatullah, Asep
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami Vol. 14 No. 1 (2026): Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (April) In Press
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study describes the implementation of mind map learning media through the Problem-Based Learning (PBL) method to enhance student engagement among grade X students at MA. Sunan Ampel Kepuh Kejayan Pasuruan. Employing a descriptive qualitative approach, the research involved a Fiqh teacher and 25 students as subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. The implementation was conducted through five PBL stages integrated with mind mapping. Student engagement increased significantly across multiple dimensions: visual, oral (from 30% to 75%), listening, writing, drawing, mental, and emotional aspects. Supporting factors included teacher competence and adequate infrastructure. Constraining factors encompassed time limitations and diverse student abilities. Positive impacts included deeper conceptual understanding, enhanced critical thinking, improved collaboration, and increased intrinsic motivation. The combination of mind mapping and PBL proved effective in enhancing student engagement comprehensively.
EFEKTIVITAS MODEL FLIPPED CLASSROOM BERBANTUAN VIDEO PENDEK TIKTOK-STYLE DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MTS KHA WAHID HASYIM BANGIL Aris Fajarudin, Ahmad; Fitri Kurnia; Nailatul Khoriyah Cholil
As-Sulthan Journal of Education Vol. 3 No. 3 (2026): Mei
Publisher : As-Sulthan Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the effectiveness of a TikTok-style short video-assisted flipped classroom model on students' learning motivation in Islamic Cultural History (SKI) at MTs KHA Wahid Hasyim Bangil. Low motivation, driven by lecture-dominant teaching and a mismatch between instructional style and Generation Z learners' digital characteristics, served as the primary background. Using a quasi-experimental non-equivalent control group design, the study involved 64 eighth-grade students divided equally into experimental and control groups (n=32 each). A motivation instrument based on Keller's ARCS model was employed (α = 0.891). Results showed the experimental group achieved an N-Gain of 0.55 (moderate), compared to 0.28 (low) in the control group. An independent t-test yielded a significance value of 0.000 (p < 0.05), confirming a significant difference between groups. The Attention dimension showed the greatest improvement. This study offers an innovative approach integrating popular media formats into Islamic education at the junior secondary level.