Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Using English Podcast Towards Students’ Speaking Skills at Tenth Grade of MAN 2 Agam Akbar, Adil Fadhillah; Reflinda, Reflinda; Melani, Melyann; Putri, Hilma Pami
Indonesian Research Journal on Education Vol. 3 No. 2 (2023): irje 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.766 KB) | DOI: 10.31004/irje.v3i2.382

Abstract

Digital recordings that include programmes from radio, television, and interviews are called podcasts. It is regarded as a useful instrument for teaching English abilities. The goal of this study was to use English podcasts in the teaching and learning process to enhance students' English-speaking abilities. This study employed an experimental design with a pretest-posttest control group setup. The experimental class, IPA 1, and the control class, IPA 2, were both selected. The test was offered as an oral examination. Following that, statistical methods were used to compute the data from the before and post testing. The outcome demonstrated that the experimental class's post-test score wasgreater than both its pre-test and post-test resultsof control class. The results revealed that after undergoing treatments, the students' speaking skills performance in the experimental class significantly improved. Speaking abilities in the experimental class were significantly different from those in the control class. It was also moreeffective to teach speaking skills with English podcasts than without them. Thus, English podcast is a media that can be a viable alternative for teaching English, particularly speaking in EFL classrooms.
Efektivitas Penggunaan Google Classroom Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital (SIMDIG) Kelas X SMKN 1 Ampek Angkek Putri, ‎Novri Yani; Zakir, Supratman; Melani, Melyann; Charles, Charles
Indonesian Research Journal on Education Vol. 3 No. 2 (2023): irje 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.935 KB) | DOI: 10.31004/irje.v3i2.385

Abstract

The process of learning and teaching in general still use conventional methods. The results achieved are less than optimal and student activity is less visible. One of the efforts that can be made by the teacher so that students are able to participate in learning is by using Google Classroom, it can help students be more motivated and enthusiastic so that student learning outcomes increase. The formulation of the problem in this research is whether student learning outcomes in Simulation and Digital Communication (SIMDIG) subjects using Google Classroom are better than learning outcomes using conventional learning methods. This study aims to see the effect of using Google Classroom on student learning outcomes at SMK Negeri 1 Ampek Angkek. the one group pretest-posttest design. Sampling used a nonprobability sampling technique, namely purposive sampling using the F test where class X DKV was the experimental class and class X KKBT was the control class. From these results it is clear that the calculation obtained is that H0 is rejected because tcount = -4.122 is greater than ttable = 2.048 and the P-value = 0.000. From these results it can be concluded that, "the learning outcomes of SIMDIG studentswho take lessons using Google Classroom are better than students who take conventional learning.
Implementation of The Project Based Learning Model in Teaching English of Students at SMK Negeri 1 Tanjung Raya Putri, Sintia Melenia; Melani, Melyann; Reflinda, Reflinda; Roza, Veni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12719

Abstract

Proses pembelajaran guru Bahasa Inggris belum memenuhi kategori pembelajaran khususnya penerapan project based learning. Pembelajaran berbasis proyek adalah strategi pembelajaran di mana siswa harus membangun sendiri representasi pengetahuan konten yang memiliki 6 langkah: 1) pertanyaan penting, 2) mengembangkan perencanaan proyek, 3) membuat jadwal, 4) memantau siswa dan kemajuan proyek, 5) menilai hasilnya, dan 6) mengevaluasi pengalaman. Pembelajaran ini sangat berpengaruh terhadap hasil presentasi siswa dimana siswa memiliki keterbatasan kosa kata untuk mengungkapkan ide secara lisan dalam bahasa Inggris dan rendahnya nilai siswa berada di bawah standar nilai minimal pada saat belajar bahasa Inggris. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran berbasis proyek dalam pengajaran bahasa Inggris di SMK Negeri 1 Tanjung Raya. Informan yang digunakan adalah 2 orang guru untuk ikut serta dalam penelitian ini. Purvosive sampling digunakan untuk pengambilan sampel. Desain penelitiannya adalah observasi dan wawancara, jenis penelitiannya adalah kualitatif, dan metode penelitiannya adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui terdapat perbedaan pelaksanaan pembelajaran proyek berbasis yang dilakukan oleh 2 orang guru bahasa Inggris. Hasil penelitian tergambar bahwa terdapat perbedaan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran Project Based Learning. penilaian siswa sangat tinggi dibandingkan dengan nilai siswa yang hanya menggunakan beberapa langkah pembelajaran Project Based Learning dalam meningkatkan pengajaran bahasa Inggris.
Students’ Perception on Their Writing Competency Through Diary at The Ninth Grade of MTsN 8 Agam Nurhalijah, Siti; Irwandi, Irwandi; Melani, Melyann; Syafitri, Widya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13436

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan fakta penggunaan buku harian dalam proses pengajaran keterampilan menulis di MTSN 8 Agam. Pertama, tanggung jawab siswa terhadap tugas buku harian masih rendah. Kedua, beberapa siswa mengalami kesulitan dalam menghasilkan ide melalui buku harian. Ketiga, beberapa siswa mengalami kesulitan dalam membuat kalimat melalui buku harian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap kompetensi menulis melalui buku harian di kelas sembilan MtsN 8 Agam. Penelitian deskriptif kuantitatif digunakan sebagai metode penelitian. Sampel penelitian ini adalah 56 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada siswa dengan menggunakan Google Forms. Data dianalisis menggunakan langkah statistik metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap kompetensi menulis melalui buku harian adalah 78% yang berarti positif. Secara rinci diperoleh persepsi siswa berdasarkan persepsi kognitif sebesar 81,2% (kategori positif). Persepsi siswa ditinjau dari persepsi afektif sebesar 74,8% (kategori positif). Dan persepsi siswa ditinjau dari persepsi konatif sebesar 74,5% (kategori positif). Disimpulkan bahwa persepsi siswa terhadap kompetensi menulis melalui buku harian secara umum termasuk dalam kategori persepsi positif.
The Effect of Using Inquiry Learning on Students’ Writing Skill of Hortatory Exposition Text at the Eleventh Grade of Man Kota Pariaman Humaira, Zahra; Reflinda, Reflinda; Roza, Veni; Melani, Melyann
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13509

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena beberapa masalah yang ditemukan pada siswa kelas sebelas di MAN Kota Pariaman terkait dengan keterampilan menulis siswa. Permasalahan dalam penelitian ini adalah, beberapa siswa mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide-idenya secara tertulis, dan guru menggunakan cara konvensional dalam mengajar menulis, beberapa siswa kurang mempunyai motivasi dalam menulis. Pembelajaran inkuiri berkaitan dengan hal ini karena model inkuiri memungkinkan membantu siswa dalam proses menulis, siswa dapat belajar bagaimana menghasilkan ide dan mengorganisasikan dengan baik dengan menjawab pertanyaan dan memecahkan masalah berdasarkan fakta dan observasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan pembelajaran inkuiri terhadap keterampilan menulis siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen. Peneliti memilih penelitian quasi eksperimen dengan desain two group pretest dan posttest. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI MAN Kota Pariaman yang terdiri dari enam kelas. Sampelnya adalah XI IPA 1 yang diperlakukan sebagai kelas eksperimen dan diajar dengan menggunakan model pembelajaran Inkuiri dan XI IPS 1 diperlakukan sebagai kelas kontrol dan diajar dengan menggunakan model konvensional. Untuk menentukan sampel, peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji liliefors untuk menguji normalitas dan homogenitas data. Kemudian untuk menguji hipotesis peneliti menggunakan uji-t dan (a) = 0,05. Dari hasil dan penghitungan nilai pretest dan posttest kelas eksperimen diketahui bahwa nilai pretestnya kurang baik dengan nilai rata-rata 55,27 untuk kelas eksperimen dan 55,85 untuk kelas kontrol. Setelah diberikan perlakuan, keterampilan menulis siswa meningkat secara signifikan dengan skor rata-rata 82,17 untuk kelas eksperimen dan 71,22 untuk kelas kontrol. Peneliti menggunakan rumus uji-t dengan membandingkan post test kelas eksperimen dan kontrol melalui SPSS 22. Hasil t-diperoleh dari hipotesis satu = 13,162 > t-tabel 0,367 dengan derajat kebebasan (df) = 28 dengan 0,05 /2=0,025. Sedangkan sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,005. Hasil t-diperoleh dari hipotesis dua = F 0,354 > 0,05 dengan derajat kebebasan (df) = 54 dengan 0,05. Sedangkan sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,005. Maka dapat disimpulkan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dari hasil data yang diperoleh, penggunaan pembelajaran inkuiri dapat membantu meningkatkan keterampilan menulis siswa.
The Effect of Using Dictogloss Technique on Students’ Listening Comprehension of Explanation Text at The Eleventh Grade of MAN 02 Padang Lawas Ritonga, Elma Vira Dahliani; Melani, Melyann; Reflinda, Reflinda; Roza, Veni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14083

Abstract

Mendengarkan adalah salah satu keterampilan terpenting dalam belajar bahasa Inggris, lebih dari 45% waktu berkomunikasi dihabiskan dengan mendengarkan. Namun, banyak siswa yang menganggap kegiatan mendengarkan itu sulit dan siswa memiliki pemahaman mendengarkan yang rendah karena siswa tidak memahami apa yang dikatakan guru dan sulit bagi siswa untuk memahaminya. Oleh karena itu, penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh signifikan penggunaan teknik dictogloss terhadap pemahaman mendengarkan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desainnya adalah eksperimen semu dengan populasi penelitian adalah siswa kelas XI MAN 02 Padang Lawas. Sampel diambil dengan menerapkan teknik purposive sampling. Tested Pretest dan posttest diberikan kepada siswa dari dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Uji-t sampel independen dilakukan untuk membandingkan rata-rata kedua kelompok independen. Hasil temuan menunjukkan bahwa nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel pada taraf signifikansi 0,05 dengan df 47 (2,155>0,05). Dengan hasil perhitungan hipotesis nol berhasil ditolak. Artinya pemahaman menyimak di kelas sebelas MAN 02 Padang Lawas yang diajarkan dengan menggunakan teknik dictogloss lebih tinggi dibandingkan siswa yang diajarkan dengan teknik konvensional.
The Effect of Using Flashcard on Students’ Vocabulary Mastery at 7th Grade in Mtsn 3 Padang Pariaman Aini, Hanifah; Reflinda, Reflinda; Roza, Veni; Melani, Melyann
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14316

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa permasalahan siswa kelas 7 MTSN 3 Padang Pariaman terkait dengan penguasaan vocabulary siswa. Ada pun permasalahan dari penelitian ini adalah siswa memiliki kosakata yang terbatas dan sulit memahami materi pembelajaran, beberapa siswa memiliki motivasi yang rendah dalam pembelajaran bahasa Inggris dan guru di sekolah masih menggunakan cara yang biasa dalam mengajar di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, apakah ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan flashcard terhadap penguasaan kosakata siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan dua kelompok pretest dan posttest. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas VII Mtsn 3 Padang Pariaman yang terdiri dari lima kelas dan sampel dalam penelitian in adalah siswa kelas VII.2 dan VII.5. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster sampling. Untuk menganalis data peneliti menggunakan uji liliefors untuk tes normality dan homogeniety. Sedangkan untuk menguji hipotesis peneliti menggunakan uji t, kemudian peneliti mengkonsultasikan hasilnya dengan tabel derajat (a) = 0,05. Dari hasil dan penghitungan nilai pre test dan post test kelas eksperiment, ditemukan bahwa memiliki nilai pretest yang kurang bagus, dengan nilai rata-rata 53,09 untuk kelas experiment dan 56,96 untuk kelas control. Setelah mendapat perlakuan, penguasaan kosakata siswa meningkat secara signifikan, dengan nilai rata-rata 83,09 untuk kelas experiment dan 72,90 untuk kelas control. Hasil dari t-hitung dari hipotesis satu = 10,578 > t-tabel 2,042 dengan derajat bebas (df) = 30 dengan 0,05/2=0,025. sedangkan, sig (2-tailed) diperoleh 0.000 < 0.005. hasil dari t-hitung dari hipotesis dua = 3,605 > t-tabel 1,670 dengan derajat bebas (df) = 60 dengan 0,05. sedangkan, sig (2-tailed) diperoleh 0,001 < 0.005. Jadi, hipotesis (Ha) diterima bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan flashcard.Hal ini membuktikan bahwa penggunaan flashcard bisa membantu dalam meningkatkan penguasaan kosakata siswa.
Teachers’ Attitude and Problems in Using ICT in Teaching English at Junior High Schools in Kabupaten Lima Puluh Kota Handayani, Hesti; Melani, Melyann; Reflinda, Reflinda; Roza, Veni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.14905

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap dan masalah guru dalam menggunakan ICT dalam mengajarkan Bahasa Inggris di SMP di Kabupaten Lima Puluh Kota. Beberapa teori mengungkapkan bahwa sikap guru mempengaruhi frekuensi penggunaan ICT dalam mengajar. oleh karena itu, peneliti melakukan interview dan observasi dan menemukan bahwa beberapa guru jarang menggunakan perangkat ICT dalam mengajar Bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Populasi dari penelitian ini adalah guru Bahasa Inggris yang mengajar di tingkat SMP di Kabupaten Lima Puluh Kota. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 22 guru. Peneliti menggunakan simple random sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Instrument dari penelitian ini menggunakan angket. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sikap dan masalah guru dalam menggunakan ICT dalam mengajarkan Bahasa Inggris di SMP di Kabupaten Lima Puluh Kota adalah positive. Total persentase untuk aspek kognitif adalah 76,87%, aspek afektif 79,63%, dan aspek behavioural 71,20%. Sebagian besar guru tidak memiliki masalah terhadap penggunaan ICT. Hal ini dibuktikan dengan total persentase aspek school level barrier yaitu 77,72% dan teacher level barrier 75,95%. Dapat disimpulkan bahwa guru memiliki sikap yang positif dan tidak ditemukan masalah yang signifikan terhadap penggunaan ICT dan ada beberapa aspek yang mempengaruhi sikap guru terhadap penggunaan ICT.
Factors Affecting Students’ Reading Comprehension at 8th Grade of MTsN 4 Sijunjung Juwana, Gemila; Melani, Melyann; Roza, Veni; Reflinda, Reflinda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pemahaman bacaan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II MTsN 4 Sijunjung. Sampel penelitian ini sebanyak 76 siswa dengan menggunakan teknik Total Sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket. Temuan penelitian ini adalah terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman bacaan siswa. Terdapat 8 faktor yang mempengaruhi pemahaman bacaan siswa di MTsN 4 Sijunjung. Dan persentasenya adalah keterbatasan pengetahuan kosakata dengan persentase 70%, kurangnya kelancaran dengan persentase 54,66%, kurangnya keakraban dengan subjek dengan persentase 58,66%, tingkat kesulitan teks dengan persentase 56%, penggunaan strategi membaca yang tidak memadai dengan persentase 68%, penalaran verbal yang lemah dengan persentase 60%, masalah dengan pemrosesan informasi dengan persentase 67,55%, masalah dalam mengingat informasi setelah membaca dengan persentase 53,77%.
Error Analysis of Regular and Irregular Verb Usage in Students' Recount Texts Andhika, Dimas; Reflinda, Reflinda; Melani, Melyann; Roza, Veni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti kesalahan kata kerja beraturan dan tidak beraturan yang dilakukan oleh siswa kelas sembilan MTSN 6 Agam. Tujuan khususnya adalah untuk menentukan berbagai jenis kesalahan yang dilakukan siswa saat menggunakan kata kerja bentuk lampau dalam teks recount dan untuk menentukan alasan di balik kesalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif. Metodologi penelitian ini meliputi pengumpulan sampel pembelajar bahasa, menemukan, mengkarakterisasi, dan menjelaskan kesalahan, serta menilai kesalahan, mengikuti pendekatan analisis kesalahan. Kelas IX1 hingga kelas IX5, yang merupakan lima kelas yang membentuk MTsN 6 Agam, merupakan sumber data untuk penelitian ini. Peneliti menggunakan purposive sampling, sebuah strategi pengambilan sampel, untuk kelas IX1, yang memiliki 29 peserta dalam penelitian ini. Selain itu, informasi dikumpulkan melalui penilaian yang dilakukan siswa. Siswa melakukan tiga jenis kesalahan yang berbeda: kesalahan penghilangan, penambahan, dan kesalahan pembentukan, menurut temuan dan analisis data. Frekuensi setiap jenis kesalahan menunjukkan bahwa kesalahan yang paling umum dilakukan oleh siswa adalah 85 kesalahan pembentukan, 12 kesalahan penambahan, dan 8 kesalahan penghilangan. Teori Touchie mengemukakan bahwa penghindaran, generalisasi berlebihan, hiperkoreksi, penyederhanaan, dan hipotesis konsep yang salah merupakan kontributor utama kesalahan siswa.