Claim Missing Document
Check
Articles

PENILAIAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA SMP TERBUKA BERBASIS TIK Kurniawati, ika
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 12 No. 2, Desember 2008
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.393 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v12i2.408

Abstract

Demi meningkatkan layanan serta kualitas pembelajaran di SMP Terbuka, baru-baru ini pemerintah telah meresmikan SMP Terbuka berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Diharapkan dengan program ini dapat ditingkatkan kualitas pembelajaran SMP Terbuka terutama dalam kemandirian peserta didik sehingga mereka memiliki daya saing, inovasi dan kreativitas yang tinggi. SMP Terbuka berbasis TIK dirintis di 3 lokasi, yaitu di: (1) SMP Terbuka Negeri 01 Malang, Jawa Timur yang menginduk pada SMPN 2 Malang, (2) SMP Terbuka Kandanghaur, IndramayuJawa Barat yang menginduk pada SMP Negeri 1 Kandanghaur, dan (3) SMP Terbuka Tanjung Priok, Jakarta yang menginduk pada SMPN 55 Jakarta Utara. Kegiatan pembelajaran berbasis TIK di SMP Terbuka dilaksanakan, baik secara online maupun offline yang dilengkapi dengan berbagai sumber belajar yang didukung oleh kegiatan pembelajaran mandiri dan tatap muka. Penilaian hasil belajar peserta didik juga dilakukan secara online. Penilaian hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara online antara lain: Tes Akhir Kegiatan (TAK), Tes Akhir Modul (TAM), Tes Akhir Unit (TAU), dan Tes Akhir Semester. Untuk Ujian Sekolah dan Ujian Nasional tetap dilakukan secara manual dengan mengikuti jadwal SMP Reguler.
EVALUASI SISTEM PEMANFAATAN TV EDUKASI UTILIZATION SYSTEM EVALUATION OF TV EDUKASI Kurniawati, Ika
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol,17 No. 3, September 2013
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.801 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v17i3.563

Abstract

Hasil penelitian terhadap TV Edukasi yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menunjukkan bahwa pemanfaatan siaran TV Edukasi oleh pengguna (dalam hal ini guru dan siswa) belum optimal, padahal upaya yang telah dilakukan oleh Kementerian melalui Pustekkom cukup maksimal terutama dalam mengatasi kendala akses, antara lain dengan mengupayakan siaran secara teresterial (kerjasama dengan TVRI dan TV Lokal), serta siaran dengan memanfaatkan layanan internet (streaming). Blum optimalnya pemanfaatan TV Edukasi disebabkan karena selama ini evaluasi maupun monitoring yang dilakukan terhadap TV Edukasi lebih banyak terkait dengan pemanfaatannya saja tanpa memperhatikan faktor-faktor yang berperan terhadap pemanfaatan itu sendiri. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi implementasi siaran TV Edukasi secara komprehensif, tidak hanya dari sisi kebijakan, akses dan infrastruktur, tetapi juga dari sisi konten program, promosi serta dari sisi pengguna, sehingga informasi yang dihasilkan dapat digunakan untuk mengoptimalkan pemanfaatan siaran TV Edukasi khususnya dalam meningkatkan jumlah pengguna TVE dan pengembangan sistem pemanfaatan TVE itu sendiri. Tujuan penulis mengangkat tema ini agar dalam melakukan evaluasi terhadap TV Edukasi selanjutnya dilakukan secara komprehensif agar dapat meningkatkan pemanfaatan TV Edukasi terutama dalam meningkatkan jumlah pengguna.The result of research conducted by Minister of Education and Culture indicates that the utilization of TV Edukasi by the users (in this case teachers and students) is not optimal, whereas efforts done by Minister of Education and Culture through Pustekkom were maximum enough especially in overcoming obstacles, such as by using terrestrial broadcast (in cooperation with local TVs and TVRI), as well as utilizing internet services streaming). The less optimal use of TV Edukasi might be due to the evaluation and monitoring conducted on TV Edukasi that focused more on the utilization itself non on the factors that contributed to the utilization. Therefore, it is necessary to conduct comprehensive evaluation of TV Edukasi implementation that includes not only policy, access, and infrastructure, but also includes content, promotion and users, so that the information gathered can be used to optimize the utilization of TV Edukasi, especially to increase the amount of TV Edukasi users and to develop the TV Edukasi utilization system. The aim of this paper is to promote the comprehensive evaluation of TV Edukasi in order to increase the utilization of TV Edukasi particularly in the amount of user.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN FISIKA JENJANG SMA Kurniawati, Ika; Sarifudin, Saleh; Widawati, Widawati
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 2, Desember 2021
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32550/teknodik.v25i2.733

Abstract

Fisika, sebagai salah satu mata pelajaran dalam rumpun sains, termasuk pelajaran yang agak sulit untuk dipahami oleh siswa. Perlu ada upaya untuk mengatasi kesulitan ini, antara lain dengan memanfaatkan media video. Apakah media video ini dibutuhkan oleh siswa? Tampaknya perlu dilakukan analisis kebutuhan untuk hal ini. Analisis kebutuhan ini dilakukan untuk memotret dan mendapatkan informasi tentang kebutuhan pengembangan media video pembelajaran mata pelajaran Fisika jenjang SMA. Informasi kebutuhan ini antara lain meliputi kebijakan inovasi pembelajaran berbasis TIK di sekolah, pemanfaatan media pembelajaran oleh guru ataupun siswa, data kesulitan belajar siswa, topik/materi apa saja yang menjadi kesulitan belajar siswa, pemanfaatan media video pembelajaran oleh guru ataupun siswa, pemanfaatan media video pembelajaran dalam mengatasi kesulitan belajar siswa, dan kesesuaian media video dalam mengatasi kesulitan belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan secara daring pada bulan April 2020. Responden penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa jenjang SMA. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui kuesioner, wawancara, dan studi literatur/dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran dapat ditingkatkan dengan mengoptimalkan pemanfaatan media pembelajaran. Agar pemanfaatan media pembelajaran ini efektif, perlu dipertimbangkan minat siswa, karakteristik media pembelajaran, dan data kesulitan belajar siswa yang banyak berhubungan dengan mata pelajaran Matematika dan Fisika.  Untuk itu, media pembelajaran yang direkomendasikan untuk dikembangkan adalah media video pembelajaran untuk mata pelajaran Fisika.Physics, one of the subjects in science clump, is considered to be a subject that is difficult to understand by the students. There needs to be some efforts to overcome this difficulty, such as by utilizing video media. Is this video media needed by the students? Need analysis for this seems to be necessary. This need analysis is carried out to describe and get information about the need for instructional video development on Physics of Senior High School level. The information is about ICT-based learning innovation policies at school, media utilization by teachers and students, students’ learning difficulties, difficult topics for the students to learn, instructional video usage by the teachers and students, instructional video usage to overcome students’ learning difficulties, and the inlineness of the instructional video in overcoming the students’ learning difficulties. The research is carried out online in April 2020. The respondents in this research include principals, teachers, and students in Senior High School level. The data is procured through questionnaire, interview, and literary review. The research result shows that the learning process can be enhanced by optimizing the usage of instructional media. To make the usage of instructional media effective, it is necessary to consider the students’ interest, instructional media charactersitics, and students’ learning difficulties which are related to Physics and Mathematics. Therefore, the recommended instructional media to develop is instructional video on Physics.   
Evaluasi Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar Kurniawati, Ika; Sarifudin, Saleh
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 29 No. 2, Desember 2025
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32550/wdstp587

Abstract

The Merdeka Mengajar Platform was developed by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology (Kemendikbudristek) to support teachers in accessing references, inspiration, and pedagogical understanding necessary for the implementation of the Merdeka Curriculum. Since its introduction, the Merdeka Mengajar Platform (PMM) has been disseminated and utilized by educators as part of the national effort to strengthen curriculum implementation. However, according to the utilization dashboard, a considerable proportion of educational institutions—approximately 44.25% of a total of 430,000 institutions—remain categorized as “PMM usage needs improvement” (based on data from data.kemdikbud.go.id, accessed on August 2, 2024). To capture users’ responses and identify challenges encountered during the use of the platform, an evaluation was conducted employing the Technology Acceptance Model (TAM) framework. The study was carried out across 38 provinces and involved teacher respondents from various educational levels, including early childhood education (PAUD), kindergarten (TK), elementary (SD), junior high (SMP), senior high (SMA), and vocational schools (SMK), during the period of June–July 2024. The findings indicate that PMM is generally perceived as easy to use, with only a small number of users experiencing technical or operational barriers, largely due to the availability of adequate infrastructure and facilities. The platform is also considered beneficial in supporting teachers’ professional tasks. Nonetheless, several challenges were identified, including limited time for engagement, unstable internet connections, login difficulties, and partial understanding of certain features, although the proportion of affected users remains relatively small. Based on these findings, several recommendations are proposed to enhance PMM utilization, including the development of additional content tailored to teachers’ needs and the integration of a comment or feedback feature to facilitate direct user input for continuous platform improvement.
Co-Authors Adifa, Retno Egha Aditya, Ikhsan Nur Afiani, Nurida Agung Budiyanto Ahmad Agung Yuwono Putro Ahmad Jurnaidi Wahidin Alfian, Desri Amalia, Ritchie Amanda, Risa Amar, Danu Anggara, Indra Galuh Anjani, Mutiara Putri Asiyah, Nuri Asrul Astuti, Tia Puji Awinanto, Alfian Bela, Sintia Beni Rahmatullah Denny Darmawan Destalmawati Telaumbanua Duha, Arnawati Eko Nusantoro Fachri Amsury Fahlapi, Riza Faisal Faisal Fajri, Rifqi Nurul Fauzi, Muh. Fauzi, Muhamad Rizki Habiburrahman, Tamzis Handika, Muhamad Harianja, Putri Alletheia Hariyansyah, Rahmat Heriyanto Heriyanto Heriyanto Heriyanto Hernawati Herputra, Alviando Daffa Heru Utomo Hidayah, Arip I Gede Mahardika I Nengah Wirajana I Wayan Suarsa Ibrahim Ibrahim Ida Ayu Putu Sri Widnyani Imam Budiawan Indriyani, Tantri Nur izzah, lathifatul Kadafi, Abdul Rahman Kurniawan, Ery Laksono, Bagus Lumbantoruan, Sari Lusy Liany Martin, Ricky Misbahul Munir Mulyani, Astriana Mustajib, Ahmad nanang ruhyana Ngara, Simson Mali Nugroho Budi Wibowo Nurhidayanti, Dina Oktalivia, Raden Roro Najwa Pandi Afandi Puspita, Maria Entina Putra, Firman Restu Putu Suarya Rahmandhani, Rifqi Ramadha, Johan Afrian Richardus Eko Indrajit Rizki Fahdia, Muhammad Rizkiansyah, Dimas Rossena, Bayu Adjie Rosyid, Ghufron Ruscikasani, Syalaiza Nizar Saputra, Irwansyah Saputra, Ryan Adjie Sari, Icha Puspita Sarifudin, Saleh Silaban, Mei Erpina Sari soma, Adityan Sriwiyanta, Aditya Budi Supriadi Supriadi Surono, Anang Suryadih, Suryadih Syamsul Ph.D M.A. Hadi Syeptiani, Silvia Telaumbanua, Destalmawati Ummu Radiyah Ummu Radiyah, Ummu Vivit Marcelina Waeisul Bismi Widawati, Widawati Yanuar Surya Putra Yulianti, Rina Dewi Zaenudin, Zen Zen