Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Hubungan Tingkat Motivasi dengan Pendapatan Usahatani Petani Sawi (Brassica Juncea) Menggunakan Benih Nonsertifikat di Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember Ahmad Syarifudin Afif; Ati Kusmiati
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.383 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2020.004.03.21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menganalisis tingkat motivasi petani berusahatani sawi di Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember (2) menganalisis pendapatan petani sawi di Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember (3) menganalisis hubungan antara motivasi petani dengan pendapatan usahatani sawi di Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan analitik. Penentuan sampel menggunakan Simple Random Sampling. Metode analisis data yaitu menggunakan tabulasi skor, analisis pendapatan, dan Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Rata-rata skor tingkat motivasi petani dalam melakukan usahtani sawi menggunakan benih nonsertifikat adalah sebesar 52,59. Skor ini tergolong dalam kategori tinggi. Jumlah petani yang memiliki skor tinggi tersebut adalah sebesar 67,27%. Rata-rata skor dari indikator Expectancy ialah sebesar 23,05 yang tergolong dalam kategori tinggi, rata-rata indikator Valence sebesar 16,65 tergolong dalam kategori tinggi, dan yang terakhir yaitu rata-rata skor indikator Instrumentality  sebesar 12,89 tergolong dalam kategori tinggi. (2) Pendapatan finansial usahatani sawi petani di Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember adalah menguntungkan, dengan rata-rata Rp 7676,41/m2. (3) Terdapat hubungan positif yang erat antara tingkat motivasi dan pendapatan petani. Hal ini ditunjukkan dengan nilai korelasi sebesar 0,659.
Komparasi Produksi dan Pendapatan Usahatani Jagung Hibrida dan Non Hibrida di Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember Rania Febrianti; Ati Kusmiati
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.01.5

Abstract

Jagung merupakan salah satu komoditas pertanian unggulan di Kabupaten Jember dimana sentra produksinya berada di Desa Sidodadi Kecamatan Tempurejo. Usahatani jagung yang dilakukan petani di Desa Sidodadi terdiri dari dua jenis yakni usahatani jagung hibrida dan non hibrida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan petani untuk menggunakan benih jagung hibrida, (2) perbedaan produksi dan pendapatan usahatani jagung hibrida dan non hibrida, serta (3) faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani jagung. Alat analisis yang digunakan adalah regresi logistik, analisis uji beda rata-rata (Independent sample t-test) dan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) faktor yang berpengaruh nyata terhadap pengambilan keputusan petani untuk menggunakan benih jagung hibrida adalah umur petani, luas lahan, dan pendapatan, (2) terdapat perbedaan yang nyata antara produksi dan pendapatan usahatani jagung hibrida dan non hibrida (3) faktor yang berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani jagung adalah jenis benih, biaya benih, luas lahan dan harga jual.
Edukasi Pemasaran Online Menggunakan Google Maps Kepada Pelaku Usaha di Desa Tanjung Kamal Supriono, Agus; Auliyana, Sania; Kusmiati, Ati; Suciati, Luh Putu; Damascena, Cindera Rosa; Maharani, Ariq Dewi
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 8 No 1 (2024): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v8i1.4268

Abstract

Minimnya kesadaran pelaku UMKM terhadap dampak yang didapatkan ketika menerapkan teknologi internet dan jejaring sosial dalam memasarkan produk, membuat pelaku UMKM di Desa Tanjung Kamal - Kecamatan Mangaran - Kabupaten Situbondo – Provinsi Jawa Timur, kesulitan membangun hubungan dan kepercayaan dengan calon pelanggan. Hal ini membuat pelaku UMKM hanya mengandalkan pemasaran konvensional seperti metode pemasaran yang dilakukan dari mulut ke mulut. Melihat kondisi seperti ini maka edukasi terkait pemasaran online menggunakan Google Maps dan pendampingan dalam pendaftaran lokasi usaha di Google Maps diperlukan guna memaksimalkan potensi pasar yang lebih luas.
Learning from Community Practices: Social Capital of Farming Communities in Supporting Sustainable Agriculture Widjayanthi, Lenny; Kusmiati, Ati; Ibanah, Indah; Agung, Sih; Wijayanto, Yagus; Wulanjani, Distiana; Prastowo, Sigit; Gabrillo, Christina A.
Journal La Lifesci Vol. 5 No. 2 (2024): Journal La Lifesci
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallalifesci.v5i2.1017

Abstract

The use of chemical production facilities in farming, both food crops and horticultural crops, has an impact on agricultural land and human health, as well as causes damage to the environment, soil, water, air and living creatures. To achieve success in sustainable development, this is done by identifying social capital and developing farmer capacity. The research objectives are to identify sustainable agricultural practices carried out by farmers, identify community social capital in supporting sustainable agriculture. The research area was determined purposively in Pontang Village, Jember district. Determination of the research sample was carried out by simple random sampling on rice farmers. The research sample consisted of 106 respondents (margin of error of 10%). The data used in this research are primary and secondary data obtained from interviews, observations and document studies. Data analysis was carried out descriptively using scoring and categorization. Some sustainable agricultural practices carried out by communities in the research area are: organic agriculture, crop rotation and polyculture, soil management and agroforestry. Extension workers also conduct Field Schools (FS) for farmers. Farmers are given the knowledge and skills to utilize agricultural waste around them to make organic fertilizer. Extension workers also teach farmers in making PGPR, Beauveria bassiana, Pseudomonas fluorescens (Pf), Trichoderma, and planting refugia in rice fields. The social capital of the farming community in supporting sustainable agriculture is in the moderate category, as well as the supporting dimensions such as the social, norm and network dimension are also in the moderate category.
DAYA SAING KARET ALAM MANUFAKTUR INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL TAHUN 2000-2020 Agustina, Titin; Devara Efendy, Tafvian; Despita Maharani, Mutiara Ria; Kusmiati, Ati; Hariyati, Yuli; Bagus Kuntadi, Ebban; Supriono, Agus
Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2024.12.1.190-201

Abstract

Penelitian ini mengenai daya saing dalam komoditas karet alam manufaktur yang meliputi karet TSNR (Technically Specified Natural Rubber), karet RSS (Rubber Smooked Sheets), dan karet sarung tangan atau karet kompon dalam periode waktu tahun 2000-2020. Alat analisis yang digunakan dalam melakukan perbandingan eksportir utama atau negara pesaing komoditas tersebut ialah Revealed Comparative Advantage (RCA) dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh ekspor Indonesia terhadap komoditi karet alam manufaktur tersebut ke negara tujuan serta di dunia ialah Market Share Index (MSI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, nilai daya saing setiap komoditas karet alam manufaktur Indonesia memiliki daya saing kuat dengan RCA>1 pada karet TSNR, RSS, dan sarung tangan. Akan tetapi, Indonesia hanya mampu mendominasi karet TSNR jika dibandingkan dengan negara Thailand dan Malaysia serta ekspor ke negara tujuan seperti Amerika Serikat, Jepang, dan China sebagai importir terbesar karet manufaktur. Sedangkan karet RSS hanya mampu menempati peringkat ke dua dibawah Thailand dalam mendominasi pasar internasional dan ekspor ke negara tujuan seperti Amerika, Jepang, dan China. Pada karet sarung tangan Indonesia tidak mampu berdaya saing jika dibandingkan dengan negara Malaysia sebagai eksportir terbesar dan negara Thailand di pasar internasional dan negara tujuan ekspor seperti Amerika, Jepang, dan China.
EFEKTIVITAS PENYALURAN PUPUK BERSUBSIDI DAN HUBUNGANNYA DENGAN PENDAPATAN TEMBAKAU VOOR OOGST KASTURI DI DESA SUMBERJERUK KECAMATAN KALISAT KABUPATEN JEMBER Kusmiati, Ati; Kumalasari, Dewy Tri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i2.10249

Abstract

Kabupaten Jember dikenal sebagai sentra produksi tembakau jenis voor oogst kasturi. Jenis tembakau tersebut paling banyak dihasilkan di Kecamatan Kalisat salah satunya ialah Desa Sumberjeruk. Permasalahan yang kerap dihadapi petani ketika musim tanam tembakau tiba ialah terkait penyaluran pupuk bersubsidi yang tidak sesuai jatah, melebihi harga eceran tertinggi (HET) dan waktu pendistribusian yang tidak menentu. Permasalahan ini akan berdampak pada pendapatan dan produksi tembakau voor oogst kasturi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyaluran pupuk subsidi, hubungan efektifitas penyaluran pupuk subsidi dengan pendapatan serta mengetahui pengaruh efektivitas penyaluran pupuk subsidi melalui analisis faktor – faktor yang mempengaruhi produksi tembakau voor oogst kasturi. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif analitik. Efektivitas penyaluran pupuk subsidi dianalisis berdasarkan indikator empat tepat (tepat harga, jumlah, waktu dan tempat). Hubungan efektivitas penyaluran pupuk subsidi dianalisis dengan rank spearman dan faktor – faktor yang mempengaruhi produksi dianalisis dengan Cobb-Douglass.Lokasi penelitian ialah Desa Sumberjeruk Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember yang dipilih secara sengaja (purporsive). Populasi penelitian berjumlah 441 petani dan ditarik sebanyak 40 petani sebagai sampel penelitian berdasarkan rumus slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penyaluran pupuk subsidi indikator tepat harga, tepat jumlah dan tepat waktu tergolong tidak efektif dengan tingkat efektivitas sebesar 10%, 17,5% dan 21,5%, sedangkan indikator tepat tempat tergolong kurang efektif (47,5%). Hubungan antara efektivitas penyaluran pupuk subsidi dengan pendapatan ialah tidak nyata. Faktor yang mempengaruhi produksi tembakau voor oogst kasturi secara nyata ialah luas lahan (ha) dan jumlah pupuk (kg) dan yang berpengaruh tidak nyata ialah efektivitas penyaluran pupuk subsidi (%) dan umur petani (tahun).
OPTIMALISASI LAHAN PEKARANGAN RUMAH TANGGA MELALUI FOOD GARDEN DI KELURAHAN TEGALGEDE KABUPATEN JEMBER Agustina, Titin; Tri Haryadi, Nanang; Haryati, Yuli; Kusmiati, Ati; Kuntadi, Ebban Bagus; Damascena, Cindera Rosa; Supriono, Agus
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 9 No 1 (2025): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v9i1.5541

Abstract

Tegalgede merupakan salah satu kelurahan di Kabupaten Jember yang memiliki luas 2,56 km2 dan berjarak sekitar 3 km dari ibu kota kabupaten. Laju pertumbuhan penduduk di Kelurahan Tegalgede pada tahun 2022 sebesar 0,48%, hal tersebut berimplikasi terhadap semakin padatnya pemukiman penduduk di Kelurahan Tegalgede. Penduduk Kelurahan Tegalgede masih cukup banyak yang terdeteksi sebagai masyarakat miskin dengan pemukiman yang relatif sempit dan masih terdeteksi pula permasalahan terkait stunting dan wasting. Pemukiman yang sempit tersebut masih memiliki peluang untuk dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga termasuk untuk mengurangi angka stunting yaitu salah satunya dengan optimalisasi lahan pekarangan untuk pemanfaatan kebun bergizi dengan food garden. Food garden merupakan konsep memanfaatkan pekarangan rumah untuk pemenuhan kebutuhan pangan yang lengkap, meliputi sayuran, buah-buahan, dan sumber protein hewani. Food garden sangat ideal diterapkan untuk menjaga ketahanan pangan dan asupan nutrisi yang lengkap bagi keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan di lima posyandu di Kelurahan Tegalgede meliputi beberapa tahapan yaitu: 1) sosialisasi kegiatan; 2) pendampingan dan praktek budidaya sayuran dengan raised bed dan vertikulture 3) pendampingan dan praktek budidaya lele dan 4) pendampingan dan praktek pengolahan sampah rumah tangga dengan menggunakan komposter. Dengan mengadopsi kegiatan food garden diharapkan masyarakat Tegalgede dapat memperoleh manfaat untuk memperoleh asupan gizi untuk keluarga sekaligus untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Volume Impor Kedelai di Indonesia Purnamasari, Meidiana; Pantarei, Nur Muhammad Tirto; Supriono, Agus; Kuntadi, Ebban Bagus; Rahman, Rena Yunita; Kusmiati, Ati
KUBIS Vol 5 No 01 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/kub.v8i01.4082

Abstract

Permintaan kedelai di Indonesia sangat tinggi, khususnya sebagai bahan baku tahu dan tempe, mencapai 3.454.000 ton pada tahun 2020. Namun, produksi domestik hanya sebesar 1.040.000 ton, sehingga Indonesia harus mengimpor kedelai sebanyak 2.475.288 ton untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) rasio ketergantungan impor kedelai Indonesia, dan (2) pengaruh produksi kedelai, permintaan domestik, harga kedelai dunia, serta nilai tukar rupiah terhadap impor kedelai. Data yang digunakan merupakan data deret waktu tahun 1991-2020, dianalisis dengan rasio ketergantungan impor (IDR) dan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa swasembada kedelai hanya tercapai pada tahun 1991–1998, dengan nilai tertinggi pada tahun 1992, 1995, dan 1998 (73–78%). Sejak 1999, Indonesia semakin bergantung pada impor, dengan puncaknya pada 2017, saat 83% kebutuhan kedelai dipenuhi dari impor. Model regresi menunjukkan bahwa impor kedelai dapat dijelaskan oleh keempat variabel tersebut dengan kontribusi sebesar 99,7%. Secara parsial, permintaan kedelai dan nilai tukar rupiah berpengaruh positif dan signifikan terhadap impor. Sebaliknya, produksi kedelai domestik berpengaruh negatif dan signifikan. Harga kedelai dunia berpengaruh negatif namun tidak signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan produksi kedelai nasional untuk mengurangi ketergantungan impor.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA ANTIROGO MELALUI PENINGKATAN KAPASITAS KELEMBAGAAN DESA BERMUTU Kusmiati, Ati; Puspaningrum, Diah; Furqon, Muhammad Ariful; Yanuarti, Rizky; Diartho, Herman Cahyo
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 9 No 1 (2025): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v9i1.6075

Abstract

Pembangunan berkelanjutan dalam lingkup pedesaan adalah upaya ekstensif dalam mewujudkan pembangunan desa dimana seluruh masyarakat desa harus merasakan dan menikmati hasil dari manfaat SDGs. Pemberdayaan Masyarakat melalui Implementasi SDG’s Desa Berbasis Potensi Lokal dapat menjadi pendekatan efektif untuk keberlanjutan Pembangunan desa termasuk di Kelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. Salah satu potensi lokal yang dimiliki adalah kelembagaan Kampung Keluarga Berkualitas (KKB). Namun aktivitas KKB kurang optimal dan partisipasi aktif anggotanya masih sedikit. Oleh karenanya penting untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan tersebut untuk mencapai Indeks Ketahanan Sosial (IKS) sehingga tujuan SDG’s Desa No 3 (Desa Sehat dan Sejahtera) dapat terwujud. Adapun tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatkan kapasitas kelembagaan Kampung Keluarga Berkualitas (KKB). Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Focus Group Discussion (FGD). Hasil yang diperoleh dalam pengabdian ini antara lain (1) peningkatan kapasitas kelembagaan Kampung Keluarga Berkualitas (KKB) melalui penyuluhan kepada Tribina untuk meningkatkan ketahanan keluarga dan dan status kesehatan masyarakat secara keseluruhan; (2) adanya promosi Lingkungan Desa yang Sehat dan Bersih dengan memperindah bantaran Sungai melalui kegiatan pengecatan dan menjaga kebersihan Sungai. Kegiatan ini sangat mendukung keberhasilan program Open Defecation Free (ODF) sehingga diharapkan adanya perubahan perilaku Masyarakat.
Keputusan Pemilihan Sumber Pembiayaan Petani Padi di Kabupaten Jember: Sebuah Analisis Regresi Logistik Kusumaningsih, Candradewi; Zainuddin, Ahmad; Kuntadi, Ebban Bagus; Kusmiati, Ati
Agrimics Journal Vol. 2 No. 2: Juli 2025
Publisher : PT. Sativa Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64118/aj.v2i2.48

Abstract

Akses terhadap sumber pembiayaan dan permodalan merupakan salah satu tantangan yang dihadapi oleh petani khususnya petani padi di Kabupaten Jember. Hal ini yang mendasari penelitian terkait dengan keputusan pemilihan sumber pembiayaan petani padi di Jember. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sumber pembiayaan yang diakses oleh petani padi di Kabupaten Jember dan menganalisis determinan keputusan petani padi dalam menentukan sumber pembiayaan. Sebanyak 60 petani padi dipilih dengan menggunakan metode Proportionate Stratified Random Sampling. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan Analisis Regresi Logit. Hasil analisis menunjukkan bahwa (a) Sumber pembiayaan/permodalan yang diakses petani padi di Kabupaten jember adalah sumber pembiayaan informal seperti keluarga, pedagang, dll (sebanyak 53,3%) dan pembiayaan formal seperti bank dan koperasi (sebesar 46,7%); (b) Faktor determinan yang mberimplikasi terhadap keputusan petani dalam menentukan sumber pembiayaan di Kabupaten Jember ialah variabel usia, pendidikan, pengetahuan tentang kredit, dan pengetahuan tentang inklusi keuangan.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Agung Sih Kurnianto Agung, Sih Agus Supriono Agus Supriyono Ahmad Syarifudin Afif Ahmad Zainuddin Ahmad Zainuddin Auliyana, Sania Bagus Kuntadi, Ebban Damaiscena, Cindera Rosa Damascena, Cindera Rosa Despita Maharani, Mutiara Ria Devara Efendy, Tafvian Devi Yulistia Nursamsiyah Dewi Anggita Diah Psupaningrum Dita Lina Kuadrati Ebban Bagus Kuntadi Evana Tasya, Sendy Faidah, Ainun Fauziah, Diana Fauziyah, Diana Feri Risaldi Friska Indira Wardani Harvey Furqon, Muhammad Ariful Gabrillo, Christina A. Ghea Masitha Nanda Lestari Hapsari, Triana Dewi Hasanah, Julita Herman Cahyo Diartho Ibanah, Indah Imelda, Sisca Jani Januar Jannah , Faizatul Joni Murti Mulyo Aji Kumalasari, Dewy Tri Kusumaningsih, Candradewi Langit, Ramadhani Annisa Sekar Lenny Widjayanthi Lenny Widjayanti Luh Putu Ratna Sundari Luh Putu Suciati Maharani, Ariq Dewi Meidiana Purnamasari Mohammad Rondhi Mohammad Rondhi Mustapit Mustapit Pantarei, Nur Muhammad Tirto Puspaningrum, Diah Rani, Refalina Atikah Rania Febrianti Ratih Apri Utami Rena Yunita Rahman, Rena Yunita Reni Windiarti Risnitasari, Mithaqul Rizky Eka Aulia Rudi Wibowo Rudi Wibowo Salsabila, Shafira Septian Maulana Purnama Setyawan, Hendrik Sigit PRASTOWO Sitinjak, Kristina Br. Soetriono Soetriono Soetriono Soetriono Sugeng Raharto Titin Agustina Tri Haryadi, Nanang Uyun Luthfiana Wati, Ninik Sumestyo Wulanjani, Distiana Wulanjari, Distiana Yagus Wijayanto Yanuarti, Rizky Yuli Hariyati Yuli Haryati Yustika Prima Prabasiwi