Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pendampingan Petani untuk Mendorong Perubahan Menuju Praktek Pertanian Berkelanjutan Kusmiati, Ati; Ibanah, Indah; Widjayanthi, Lenny; Kurnianto, Agung Sih; Wulanjari, Distiana; Prastowo, Sigit; Wijayanto, Yagus
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 7 No 2 (2023): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v7i2.3629

Abstract

Saat ini umumnya petani menggunakan bahan kimiawi relatif berlebihan pada kegiatan budidaya pertanian pangan. Hal ini akan menimbulkan kerusakan lingkungan dan penurunan pendapatan petani dalam jangka panjang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka pertanian berkelanjutan menjadi salah satu upaya untuk mengembalikan kondisi lingkungan sehingga keberlanjutan ekonomi dan ekologi tetap terjaga. Namun, butuh pendampingan untuk merubah perilaku petani dalam menggunakan bahan kimiawi menjadi bahan organik. Adapun tujuan pengabdian ini adalah untuk memotret praktek pertanian berkelanjutan yang telah dilakukan petani dan meningkatkan motivasi petani dalam menerapkan pertanian berkelanjutan. Sasaran pengabdian ini adalah Gapoktan Pontang Makmur Sejahtera Desa Pontang Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian menggunakan penyuluhan dan pendampingan selama bulan Juni sampai September 2023. Penyampaian materi disampaikan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan konsultasi. Petani menerapkan beberapa praktek pertanian berkelanjutan seperti penggunaan pupuk organik, rotasi tanaman, pengolahan lahan dan agroforestry. Hasil penyuluhan dan pendampingan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan motivasi petani dalam menerapkan berbagai praktek pertanian berkelanjutan.
Analisis Kinerja Rantai Pasok (Supply Chain) Beras padaUsaha Penggilingan Padi di UD. Gotong RoyongKecamatan Suboh Kabupaten Situbondo (Analysis of Rice Supply Chain Performance in Rice Milling Business atUD. Gotong Royong, Suboh District, Situbondo Regency) Jannah , Faizatul; Utami, Ratih Apri; Kusmiati, Ati; Zainuddin, Ahmad
JURNAL PANGAN Vol. 34 No. 2 (2025): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33964/jp.v34i2.899

Abstract

         UD. Gotong Royong sebagai pusat pengolahan padi menghadapi ketidakpastian pasokan gabah, keterlambatan informasi pengiriman, dan margin keuntungan rendah, sehingga diperlukan pengelolaan rantai pasok untuk memenuhi permintaan pasar dan meningkatkan keuntungan. Penelitian bertujuan menganalisis aliran produk, finansial, informasi, serta kinerja rantai pasok menggunakan metode SCOR. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur dengan teknik purposive dan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aliran produk mencakup kualitas, kuantitas, dan metode pengiriman; aliran finansial meliputi sistem pembayaran dan penetapan harga; sedangkan aliran informasi meliputi jenis serta metode pertukaran informasi. Kinerja rantai pasok produk beras di UD. Gotong Royong diperoleh nilai kinerja keseluruhan termasuk kategori superior (sangat baik), secara rinci indikator kinerja pengiriman (97%), pemenuhan pesanan beras premium (99%), kesesuaian standar (100%), lead time (2 hari), siklus pemenuhan pesanan (1,5 hari), fleksibiltas (1,5 hari), dan cash to cash cycle time (10 hari), sedangkan indikator pemenuhan pesanan beras medium berada pada kategori cukup baik (95%), total supply chain cost berada pada kategori kurang baik (90,6%), dan persediaan harian berada pada kategori baik (9 hari).              UD. Gotong Royong, as a rice processing center, faces uncertainty in grain supply, delays in delivery information, and low profit margins, so supply chain management is needed to meet market demandand increase profits. The study aimed to analyze product flow, financial, information, and supply chainperformance using the SCOR method. Data were collected through observation, interviews, and literaturestudies using purposive and snowball sampling techniques. The results showed that product flow includedquality, quantity, and delivery methods; financial flow included payment systems and pricing; while information flow included the types and methods of information exchange ─the performance of the rice product supply chain at UD. Gotong Royong obtained an overall performance value categorized as superior (very good). In detail, the performance indicators for delivery were 97%, fulfillment of premium rice orders 99%, compliance with standards 100%, lead time 2 days, order fulfillment cycle 1.5 days, flexibility 1.5 days, and cash-to-cash cycle time 10 days. Meanwhile, the indicator for fulfilling medium rice orders was in the parity category or quite good (95%), the total supply chain cost was in the below-par category or less good (90.6%), and daily inventory was in the advantageous category or good (9 days).
KELAYAKAN FINANSIAL DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI SAYURAN HIDROPONIK CV. LANGGENG HIDROPONIK KOTA KEDIRI Kusmiati, Ati; Evana Tasya, Sendy; Fauziyah, Diana
Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia (JPSTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpsti.v1i2.175

Abstract

Kota Kediri merupakan salah satu kota yang mulai mengembangkan sayuran dengan sistem tanam hidroponik. Meskipun peluang sayuran hidroponik di Kota Kediri masih sangat terbuka lebar namun pada praktiknya banyak kendala yang dilalu dalam memulai usahatani sayuran dengan sistem hidroponik. Salah satunya adalah tingginya modal yang harus dikeluarkan untuk memulai usahatani sayuran hidroponik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kelayakan finansial usahatani sayuran hidroponik, (2) sensitivitas usahatani sayuran hidroponik terhadap penurunan produksi sebesar 10% dan peningkatan biaya produksi sebesar 20%, (3) strategi pengembangan usaha yang tepat untuk diterapkan pada CV. Langgeng Hidroponik Kota Kediri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) usahatani sayuran hidroponik CV. Langgeng Hidroponik Kota Kediri layak untuk diusahakan dengan nilai NPV selama kurun waktu lima tahun positif, yaitu Rp77.886.534.77; dengan nilai Net B/C lebih dari 1 dengan nilai Net B/C lebih besar dari 1 (2,22); IRR lebih tinggi dari tingkat suku bunga (7%) yaitu 36,41%; dan PP lebih cepat dari umur ekonomis usahatani sayuran hidroponik (5 tahun) yaitu 3,5 tahun. 2) Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa usahatani sayuran hidroponik CV. Langgeng Hidroponik Kota Kediri sensitif terhadap penurunan produksi sebesar 10% dan kenaikan biaya produksi sebesar 20%. 3) Berdasarkan nilai TAS yang dihasilkan, maka strategi yang paling baik untuk diimplementasikan dan menjadi prioritas pertama pada usahatani sayuran hidroponik CV. Langgeng Hidroponik Kota Kediri adalah strategi pertama yaitu melakukan kerjasama dengan petani hidroponik lain secara intensif untuk meningkatkan kompetensi SDM.
RISIKO PRODUKSI USAHATANI JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostretaus) DI KECAMATAN PANDAAN KABUAPTEN PASURUAN Rani, Refalina Atikah; Kusmiati, Ati
Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia (JPSTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jamur tiram putih merupakan komoditas holtikultura sayuran yang bergizi tinggi dan berpotensi untuk dikembangkan. Permintaan jamur tiram putih yang tinggi menjadikan prospek yang baik bagi usahatani jamur tiram. Usahatani jamur tiram putih tidak membutuhkan lahan yang luas tetapi membutuhkan suhu dan kelembapan khusus. Usahatani jamur tiram putih cukup mudah untuk dijalankan dan hasil panennya bisa langsung dijual. Namun, tidak sedikit petani jamur yang mengalami kendala selama proses produksinya. Provinsi Jawa Timur menyumbang sebesar 55% dari keseluruhan total produksi jamur tiram putih yang ada di Indonesia. Salah satu daerah penghasil jamur tiram di Provisi Jawa Timur adalah Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan. Petani jamur di daerah tersebut mengalami kendala adanya risiko produksi pada usahataninya sehingga menyebabkan penurunan pada hasil produksi. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat risiko, sumber risiko, dan strategi mitigasi risiko yang efektif dilakukan petani jamur tiram di Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis koefisien variasi (CV) dan analisis House of Risk (HOR). Peneliti menggunakan metode total sampling dalam menentukan sampel yang digunakan pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh nilai koefisien variasi (CV) sebesar 0,25. Artinya nilai 0,25 < 0,5 maka risiko yang dihadapi petani dalam kategori rendah. Terdapat 3 sumber risiko prioritas pada usahatani jamur tiram yang teridentifikasi. Diperoleh 5 aksi mitigasi prioritas yang dapat dilakukan petani untuk memitigasi ketiga risiko prioritas tersebut..
STRATEGI PENGEMBANGAN POLA KEMITRAAN ANTARA PTPN XII KEBUN KALISANEN DENGAN MITRA DAN MITRA DENGAN PETANI Sitinjak, Kristina Br.; Soetriono, Soetriono; Kusmiati, Ati
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v7i1.1263

Abstract

The Kalisanen Plantation is one of the unit that is managed by PTPN XII who conducts the business in the fields of agribusiness as well as on the natural recources utilization optimizement. The resource that is optimized by Kalisanen Plantation is namely the use of the remaining company’s assets in the form of plantation land by means of partnership to a partner in the form of cooperation. The objectives of this study are: 1) to find out cooperation pattern between partners and PTPN XII Kalisanen Plantation and partners with the farmers, 2) to find out the income earned by farmers with PTPN XII Kalisanen Plantation in the pattern of partnership that is intertwined, 3) to find out the pattern of developmental strategy cooperated between partner and PTPN XII Kalisanen Plantation. The sampling collection method used quota sampling and expert judgment sampling. The data analysis method used descriptive analysis, revenue analysis, and the Analytic Hierarchy Process. The results showed that: 1) the partnership established by PTPN XII Kalisanen Plantation with partners is called the pattern of business cooperation, while the cooperation between the partners with farmers is called the operational partnership pattern. 2) partners with farmers of one hectare land in a period of one planting is profitable with an income of Rp 9.529.779. 3) priority criterion on partnership development strategy that exists between partner and PTPN XII Kebun Kalisanen is the criteria of land where as the priority alternative is to continue the Kerja Sama Usaha  activities of the land. Keywords: Cooperation Pattern, Revenue, Analytic Hierarchy Process
Global Tobacco Tapestry: Unraveling the Interdependencies and Drivers of Unmanufactured Tobacco Imports Kusmiati, Ati; Rahman, Rena Yunita; Yanuarti, Rizky; Agustina, Titin; Kuntadi, Ebban Bagus; Supriono, Agus; Salsabila, Shafira
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 9, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v9i3.26243

Abstract

Indonesia holds significant potential in both domestic and international tobacco markets, ranking as the world's fourth-largest producer after China, India, and Brazil. However, unmanufactured tobacco (HS 2401) exports lag imports, potentially impacting the economy negatively. This study analyzes the dependency, openness, and characteristics of Indonesia's tobacco imports over a 10-year period (2014-2023), alongside the factors influencing import volumes from 1992 to 2022. Secondary data was sourced from the Central Statistics Agency (BPS), UN Comtrade, FAO, and the Ministry of Agriculture. Analytical methods included the Import Dependency Ratio (IDR), Self-Sufficiency Ratio (SSR), Trade Specialization Index (TSI), Import Openness Degree (IOD), Geographic Concentration Degree (GCD), and multiple linear regression. The results reveal an average IDR of 26.96% and an SSR of 73.04%, indicating that 26.96% of tobacco demand is met through imports, while 73.04% is fulfilled domestically. The average TSI value of -0.55 signifies Indonesia as a net importer. The average import openness (IOD) was 0.06% of GDP during 2014-2023. International tobacco prices and domestic demand significantly influenced import volumes, whereas domestic production and prices showed no significant impact. The Indonesian cigarette industry exhibits high import dependence due to domestic production not yet meeting required quantity and quality standards. Recommendations include enhancing tobacco quantity and quality through Good Agricultural Practices (GAP) implementation, providing comprehensive support for developing industry-aligned tobacco, and ratifying the Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) to reduce tobacco consumption and imports. 
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL MASYARAKAT PATRANG MELALUI PEMANFAATAN APLIKASI HOAX BUSTER TOOLS Langit, Ramadhani Annisa Sekar; Supriono, Agus; Hasanah, Julita; Faidah, Ainun; Suciati, Luh Putu; Kusmiati, Ati; Agustina, Titin
Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG), November 2025
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jag.v8i2.1507

Abstract

Perkembangan teknologi digital memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi, namun juga meningkatkan risiko penyebaran hoax yang sulit dibedakan dari fakta. Kondisi ini menimbulkan disinformasi dan misinformasi yang berdampak negatif pada kehidupan sosial dan kesehatan. Untuk mengatasi hal tersebut, dilaksanakan program pengabdian di RW 18 Desa Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember melalui pemanfaatan aplikasi hoax Buster Tools (HBT). Kegiatan berlangsung empat minggu meliputi pemaparan materi tentang bahaya hoax, pelatihan penggunaan aplikasi, pendampingan pemanfaatan fitur, serta monitoring dan evaluasi. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat dalam mengenali hoax, terutama di media sosial WhatsApp. Masyarakat mampu mengoperasikan fitur utama HBT, seperti Anti hoax Search Engine, Check Foto, Cek Video, dan Lapor hoax. Dampaknya terlihat dari meningkatnya kesadaran memvalidasi informasi, berkurangnya hoax di grup WhatsApp, serta tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan. Program ini membuktikan bahwa literasi digital berbasis aplikasi efektif untuk mencegah penyebaran hoax di tingkat lokal.
Pendampingan Petani Melalui Aplikasi Smart Farming “GermasTani” di Desa Sukorejo Kabupaten Jember Ariful Furqon, Muhammad; Kusmiati, Ati; Puspaningrum, Diah
JITER-PM (Jurnal Inovasi Terapan - Pengabdian Masyarakat) Vol. 3 No. 4 (2025): JITER-PM
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/jiter-pm.v3i4.6839

Abstract

Salah satu desa di Kabupaten Jember yang masih menggunakan cara usahatani konvensional adalah Desa Sukorejo Kecamatan Bangsalsari. Kegiatan usahatani dilakukan secara turun temurun dan konvensional tanpa menggunakan Good Agricultural Practice. Berbagai macam permasalahan muncul seperti waktu tanam kurang tepat, pemupukan dilakukan kurang berimbang, dan penentuan harga hasil panen oleh tengkulak. Oleh karena itu dalam kegiatan pengabdian ini dikembangkan sebuah sistem smart farming berbasis mobile yang diberikan nama “GermasTani”. Tujuan kegiatan pengabdian adalah meningkatkan kemandirian digital petani melalui pendekatan teknologi dan pendampingan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi pelatihan penggunaan aplikasi, pendampingan intensif selama enam bulan, pembentukan Kelompok Tani Digital. Dari hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa aplikasi “GermasTani” dapat meningkatkan literasi digital, bahkan di kalangan petani lanjut usia, berkat desain antarmuka yang inklusif.
Faktor Penentu Kesediaan Petani Krisan Membayar Iuran Pengairan Risnitasari, Mithaqul; Kusmiati, Ati; Zainuddin, Ahmad; Damaiscena, Cindera Rosa
AGRITEKH (Jurnal Agribisnis dan Teknologi Pangan) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Ma'soem University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32627/agritekh.v6i2.1533

Abstract

The limited irrigation infrastructure required farmers to take turns using water. Farmers realized the importance of water availability in chrysanthemum cultivation, prompting them to seek alternative irrigation sources to meet the needs of their chrysanthemum crops. The purpose of this study was to estimate the farmers’ willingness to pay for irrigation service fees in Kampung Krisan and to identify the factors that influenced it. The sampling method used saturated sampling with a sample of 30 respondents (chrysanthemum farmers from the Sidorejo IV Farmer Group). The analyses applied in this study were the Contingent Valuation Method and multiple linear regression analysis. The results of the study showed that all respondents expressed a willingness to pay the irrigation fee. The average value of respondents’ Willingness to Pay (WTP) was IDR 208,333 per month, with a total WTP value of IDR 187,500,000 per month. The variables that significantly influenced the WTP value were land area, income, and water needs cost. Meanwhile, variables such as age, length of education, number of family members, distance from the land to the water source, and knowledge of irrigation fee functions had no significant effect on the farmers’ willingness to pay for irrigation services in chrysanthemum cultivation.  
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Agung Sih Kurnianto Agung, Sih Agus Supriono Agus Supriyono Ahmad Syarifudin Afif Ahmad Zainuddin Ahmad Zainuddin Auliyana, Sania Bagus Kuntadi, Ebban Damaiscena, Cindera Rosa Damascena, Cindera Rosa Despita Maharani, Mutiara Ria Devara Efendy, Tafvian Devi Yulistia Nursamsiyah Dewi Anggita Diah Psupaningrum Dita Lina Kuadrati Ebban Bagus Kuntadi Evana Tasya, Sendy Faidah, Ainun Fauziah, Diana Fauziyah, Diana Feri Risaldi Friska Indira Wardani Harvey Furqon, Muhammad Ariful Gabrillo, Christina A. Ghea Masitha Nanda Lestari Hapsari, Triana Dewi Hasanah, Julita Herman Cahyo Diartho Ibanah, Indah Imelda, Sisca Jani Januar Jannah , Faizatul Joni Murti Mulyo Aji Kumalasari, Dewy Tri Kusumaningsih, Candradewi Langit, Ramadhani Annisa Sekar Lenny Widjayanthi Lenny Widjayanti Luh Putu Ratna Sundari Luh Putu Suciati Maharani, Ariq Dewi Meidiana Purnamasari Mohammad Rondhi Mohammad Rondhi Mustapit Mustapit Pantarei, Nur Muhammad Tirto Puspaningrum, Diah Rani, Refalina Atikah Rania Febrianti Ratih Apri Utami Rena Yunita Rahman, Rena Yunita Reni Windiarti Risnitasari, Mithaqul Rizky Eka Aulia Rudi Wibowo Rudi Wibowo Salsabila, Shafira Septian Maulana Purnama Setyawan, Hendrik Sigit PRASTOWO Sitinjak, Kristina Br. Soetriono Soetriono Soetriono Soetriono Sugeng Raharto Titin Agustina Tri Haryadi, Nanang Uyun Luthfiana Wati, Ninik Sumestyo Wulanjani, Distiana Wulanjari, Distiana Yagus Wijayanto Yanuarti, Rizky Yuli Hariyati Yuli Haryati Yustika Prima Prabasiwi