Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI RENCANA TRASE JALAN AKSES MENUJU KAMPUS UNIVERSITAS BRAWIJAYA DI KEPANJEN Muhammad Hanif; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2024): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Brawijaya (UB) akan melakukan ekspansi ke Kabupaten Malang dengan memanfaatkan lahan hibah seluas 30 hektar dari Pemerintah Kabupaten Malang untuk pembangunan gedung bagi 4255 mahasiswa Fakultas Vokasi. Penelitian ini bertujuan memberikan rekomendasi trase sebagai jalan akses menuju kampus UB di Kepanjen. Studi ini melibatkan survei primer seperti volume lalu lintas, data sosial ekonomi, dan data AHP (Analytical Hierarchy Process), serta data sekunder seperti jumlah mahasiswa, dosen, dan karyawan Fakultas Vokasi. Analisis tarikan menuju kampus UB di Kepanjen dilakukan untuk mengetahui potensi pergerakan tarikan, menggunakan regresi dari penelitian sebelumnya karena kampus dan jalan akses belum ada. Lebar jalan diasumsikan 7 meter dengan analisis derajat kejenuhan yang menunjukkan kinerja baik. Analisis AHP digunakan untuk menentukan aspek prioritas dan rekomendasi trase, dengan 21 responden survei. Bobot prioritas aspek teknis 0,5, aspek sosial 0,28, dan aspek biaya 0,22. Trase 1 dengan skor 3,56 direkomendasikan sebagai jalan akses menuju kampus UB di Kepanjen, mengungguli trase 2 dan 3 dengan skor masing-masing 1,46 dan 1,34. Kata Kunci: Jalan Akses, Tarikan, Lebar Jalan, AHP (Analytial Hierarchy Procces), Rekomendasi Trase
Analisis Pemilihan Penanganan Jalan pada Ruas Bangil - Wonokerto Kabupaten Pasuruan Rizky Mubarak; Muhamad Panji Danisworo; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2024): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Pasuruan Jawa Timur, tepatnya  pada Ruas Jalan Bangil-Wonokerto merupakan salah satu ruas yang mengalami permasalahan kerusakan jalan. Ruas ini menjadi alternatif akses yang digunakan masyarakat Kabupaten Pasuruan, dari Bangil menuju Wonokerto maupun sebaliknya. Oleh karena itu, dalam proses penanganan kerusakan jalan ini digunakan tiga metode analisis kerusakan jalan antara lain, Surface Distres Index (SDI), Pavement Condition Index (PCI), dan Benkelman Beam. Tujuan dari penelitian ini yaitu, (1) Memahami dan mengetahui kondisi perkerasan jalan pada ruas Bangil – Wonokerto (2) Memahami dan dapat menganalisis alternatif jenis perbaikan kerusakan jalan ruas Bangil – Wonokerto (3) Memahami dan mengetahui alternatif paling optimal yang diperlukan untuk penanganan kerusakan jalan ruas Bangil – Wonokerto (4) Mengetahui estimasi biaya yang digunakan dalam penanganan jalan pada ruas Bangil – Wonokerto. Penelitian ini dibagi menjadi dua penanganan jalan dari total ruas Bangil – Wonokerto yang kami kaji sepanjang 6,6 km mulai dari STA 0+000 sampai dengan STA 6+600. Dari dua penanganan tersebut kami bagi menjadi penanganan 1 dan penanganan 2. Penanganan 1 dimulai dari STA 0+800 sampai dengan STA !+250, sedangkan STA 2+000 sampai dengan 3+300. Didapat dari hasil penanganan 1 (STA 0+800 sampai STA 1+250) dengan nilai SDI rusak berat sedangkan nilai PCI buruk, memerlukan penanganan rekonstruksi/perkuatan struktur menggunakan perkerasan kaku. Hasil penanganan 2 (STA 2+000 sampai STA 3+300) didapat nilai SDI rusak ringan sedangkan PCI sedang dan untuk hasil benkelman beam didapat lendutan rata- rata sebesar 79,94 mm,   memerlukan penanganan rehabilitasi/pemeliharaan berkala menggunakan perkerasan lentur tebal lapis tambah/overlay. Dari total kedua penanganan tersebut didapat estimasi biaya sebesar Rp 4.745.490.000,00. Kata Kunci : Penanganan Kerusakan Jalan, SDI, PCI, Benkelman Beam, Manual Desain, Perkerasan Jalan, Estimasi Biaya
Evaluasi Lengkung dan Komponen Jalan Rel pada Segmen Malangkotalama-Pakisaji Satrio, Bagas Wisesa; Bowoputro, Hendi; Kusumaningrum, Rahayu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat kecenderungan untuk meningkatkan waktu tempuh perjalanan kereta api di Indonesia melalui pengoptimalan kecepatan prasarana melalui langkah penggantian komponen jalan rel dan pengoptimalan kecepatan kereta api pada lengkung. Pada beberapa lintas, pembatasan kecepatan telah ditingkatkan hingga 120 km/jam. Pada segmen Malangkotalama—Pakisaji, saat ini masih dibatasi dengan pembatasan kecepatan 80 km/jam. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengevaluasi potensi peningkatan kecepatan pada segmen Malangkotalama—Pakisaji berdasarkan beberapa faktor yaitu evaluasi kelas jalan eksisting, evaluasi kondisi desain lengkung dan komponen jalan rel eksisting, serta evaluasi kemampuan kecepatan sarana eksisting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa segmen Malangkotalama—Pakisaji memiliki daya angkut lintas sebesar 5.159.722 ton/tahun sehingga termasuk dalam kelas jalan III dengan kecepatan maksium rencana kelas jalan 100 km/jam. Terdapat 5 lengkung yang seluruhnya belum berpotensi untuk memadai peningkatan kecepatan: lengkung 2 diperkirakan memiliki kemampuan kecepatan 60 km/jam; lengkung 1, 3 dan 4 diperkirakan 70 km/jam; dan lengkung 5 diperkirakan 80 km/jam. Komponen jalan rel telah memenuhi syarat kelas jalan dan berpotensi memadai peningkatan kecepatan. Beberapa sarana memiliki kemampuan kecepatan 90 km/jam sehingga belum memadai potensi peningkatan kecepatan. Kata Kunci: kereta api, kecepatan, lengkung, komponen jalan rel, sarana
Pemodelan Kecelakaan Sepeda Motor di Beberapa Ruas Jalan di Kota Surabaya Barat dengan Metode Generalized Linear Model Bambang Harianto; Lasmini Ambarwati; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Traffic accidents, especially involving motorcycle users, are a major problem in Indonesia, with high fatality rates based on data from various studies and official reports. West Surabaya is an area with quite significant motorcycle accidents, so it is necessary to conduct an in-depth analysis of factors that can improve traffic safety. To determine the best strategy to reduce the number of motorcycle accidents, this study aims to form a motorcycle accident probability model in West Surabaya City based on geometric data and road traffic. General linear model (GLM) analysis is used to create this model based on geometric data and road traffic. This study found a significant correlation between traffic volume and speed to the level of motorcycle accidents. Motorcycle traffic accidents increase along with the increase in traffic flow on the roads reviewed around West Surabaya, and the speed that may increase. Every increase in speed value of one unit, motorcycle accidents will increase by a factor of e0.078 or equivalent to a multiplication of 1.0811.
Pengaruh Penambahan Limbah Carrageenan terhadap Kinerja Marshall Campuran Lapis Aus Asbuton (AC-WC Asb) Kusumadewi, Intan Rosma; Grenaldi, Angeli Gladis; Djakfar, Ludfi; Kusumaningrum, Rahayu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia berupaya mengurangi ketergantungan pada impor aspal dengan memanfaatkan cadangan Aspal Buton (Asbuton) yang melimpah. Namun, Asbuton sering retak akibat nilai flow yang tinggi. Penelitian ini mengkaji pengaruh penambahan 7,25% limbah carrageenan pada campuran Asbuton B 50/30 untuk meningkatkan kinerjanya. Benda uji dibuat dengan variasi kadar Asbuton (8-20%), kemudian dicampur dengan limbah carrageenan kering dan aspal penetrasi 60/70. Setelah dipadatkan, karakteristik Marshall diuji. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan kadar Asbuton cenderung menurunkan parameter Marshall seperti VMA, VIM, stabilitas, dan Marshall Quotient (MQ), serta meningkatkan VFB dan flow. Sementara itu, hasil uji statistik menunjukkan bahwa limbah carrageenan secara signifikan menurunkan VFB, namun tidak berpengaruh signifikan pada VMA, VIM, stabilitas, flow, dan MQ. Kadar Asbuton optimum tanpa carrageenan adalah sekitar 13,2%. Dengan penambahan limbah carrageenan, kadar Asbuton dapat ditingkatkan hingga 14% sambil tetap memenuhi standar Marshall. Nilai optimum Asbuton adalah 10,6% tanpa aditif dan 11,0% dengan limbah carrageenan. Studi ini menyimpulkan bahwa metode pengeringan carrageenan yang lebih baik dan peningkatan kadar aditif diperlukan untuk optimalisasi karakteristik Marshall lebih lanjut.
Penentuan Rencana Perbaikan Jalan Kabupaten dengan Metode Surface Distress Index dan Analytical Hierarchy Process (Studi Kasus: Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi) Agung, Annisa Tri Kurnia; Machsusiyah, Firanda Nuriszatul; Rachmansyah, Arief; Kusumaningrum, Rahayu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Sine merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi wisata tertinggi dengan wilayah wisata terluas yaitu 478,2 Ha dan jumlah rata – rata wisatawan sebesar 116,226 dari total 600,074 pada tahun 2018 – 2023. Dilihat dari wilayahnya, Kecamatan Sine berada di ujung barat Kabupaten Ngawi dan berbatasan dengan Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Hal ini menyebabkan lalu lintas didominasi oleh beberapa kendaraan berat terutama truk tangki pengangkut air yang berpotensi menyebabkan lapisan permukaan jalan mengalami penurunan tingkat kemampuan layan jalan. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk mengidentifikasi penentuan skala prioritas perbaikan jalan pada wilayah dengan penggunaan lahan yang sebagian besar merupakan perkebunan yang di sekitarnya terdapat berbagai sumber mata air. Penelitian ini menggunakan metode Surface Distress Index (SDI) yang digunakan untuk menilai kerusakan fisik jalan secara visual berdasarkan luas dan lebar retakan, jumlah lubang, dan kedalaman bekas roda dengan hasil akhir berupa klasifikasi kondisi jalan menjadi baik, sedang, rusak ringan, dan rusak berat dan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot prioritas perbaikan jalan berdasarkan tiga kriteria utama: kondisi jalan, kinerja jalan, dan tata guna lahan. Hasil penelitian ditemukan nilai kondisi jalan didapatkan bahwa yang mengalami kerusakan terbesar adalah Jalan Raya Sine dengan nilai SDI sebesar 50,96 (Baik). Untuk penentuan kriteria perbaikan jalan di Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi dengan metode AHP diperoleh kriteria tata guna lahan sebagai kriteria tertinggi dengan bobot 0,146. Secara keseluruan, dari penilaian masing – masing kriteria terhadap 3 ruas alternatif jalan didapatkan bahwa ruas Jalan Ketanggung – Mantin ditetapkan sebagai prioritas utama untuk diperbaiki dengan bobot nilai 0,224. Kata kunci: SDI, AHP, Kondisi Perkerasan Jalan, Urutan Prioritas Perbaikan Jalan
Pengaruh Penggunaan Aditif Limbah Plastik HDPE dan Crumb Rubber terhadap Karakteristik Laston Lapis Aus Asbuton (AC-WC Asb) Dilla Ananda Octaviani; Nafiis Wirdiyan; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan peningkatan volume limbah plastik dan ban bekas di Indonesia menjadi tantangan tersendiri di tengah kebutuhan pembangunan infrastruktur yang terus meningkat. Sementara itu, aspal minyak sebagai bahan utama konstruksi perkerasan jalan terus mengalami peningkatan permintaan dan harga. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah HDPE (High-Density Polyethylene) dan Crumb Rubber sebagai aditif pada campuran Laston Lapis Aus dengan substitusi sebagian aspal minyak menggunakan Asbuton. Metode pencampuran yang digunakan adalah dry process dengan variasi kadar HDPE sebesar 0%, 3%, 5%, 7%, dan 9%, serta kadar Crumb Rubber tetap sebesar 10% terhadap berat kadar aspal optimum. Analisis dilakukan berdasarkan parameter Marshall seperti stabilitas, flow, VIM, VMA, VFA, dan Marshall Quotient. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi optimum diperoleh pada kadar HDPE 5% dan Crumb Rubber 10%, dengan peningkatan stabilitas sebesar 25,40% dan MQ sebesar 47,49% dibandingkan campuran tanpa aditif. Flow dan VFA mengalami sedikit penurunan, namun tetap memenuhi batas spesifikasi. Hasil ini menunjukkan potensi besar pemanfaatan limbah plastik dan ban bekas dalam meningkatkan kinerja campuran aspal. Namun, suhu pencampuran perlu dikontrol agar tidak melebihi 200°C untuk menghindari aging pada aspal.  Kata kunci: Asbuton, Aspal Minyak, Limbah plastik HDPE, Crumb Rubber, Karakteristik Marshall
Analisis Campuran AC-WC Asbuton dengan Plastik Polyethylene Terephthalate (PET) dan Crumb Rubber Salsabila Putri, Nadya; Winardy, Chanza Islamy; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan aspal meningkat seiring pembangunan infrastruktur, namun 83% masih diimpor meski Indonesia memiliki cadangan Asbuton besar. Di sisi lain, sampah plastik, khususnya PET dari botol minuman, juga menjadi masalah. Penambahan PET dalam aspal dapat meningkatkan stabilitas, fleksibilitas, dan daya tahan, meski berisiko membuat campuran lebih kaku. Crumb rubber yang elastis dapat mengurangi kekakuan ini dan meningkatkan stabilitas, VIM, flow, dan MQ. Kombinasi keduanya menghasilkan campuran yang seimbang. Penambahan crumb rubber (10%) dan PET (0%, 2%, 4%, 6%) dilakukan dengan metode dry process. Hasil uji Marshall menunjukkan komposisi maksimum 10% crumb rubber dan 6% PET memenuhi semua parameter: VMA 17,519%, VIM 3,754%, VFA 78,691%, Stabilitas 1652 kg, Flow 4,233 mm, dan MQ 386,986 kg/mm. Penelitian lanjutan disarankan dengan menambah variasi kadar PET. Kata kunci : Lapis permukaan, Aspal Buton,  Polyethylene Terephthalate (PET), Crumb Rubber
Analisis Kelaikan Fungsi Jalan Studi Kasus: Jalan Patimura, Jalan Diponegoro, dan Jalan Dewi Sartika–Imam Bonjol pada Kota Batu (Road Function Eligibility Case Study: in Batu City) Hermawan, Yoga; Sumantri, Rifky Wijaya; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan jalan merupakan salah satu indikator penting dalam mendukung kelancaran dan keamanan mobilitas di kawasan perkotaan. Kota Batu sebagai salah satu kota wisata memiliki ruas-ruas jalan yang padat aktivitas dan rawan terhadap permasalahan lalu lintas. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi terhadap kondisi eksisting jalan menggunakan pendekatan uji laik fungsi jalan berdasarkan Pedoman Bidang Lingkungan dan Keselamatan Jalan Nomor 06/P/BM/2024 dengan sistem pemeringkatan bintang. Penelitian ini dilakukan pada lima ruas jalan utama di Kota Batu, yaitu Jalan Patimura, Jalan Diponegoro, Jalan Dewi Sartika, Jalan Imam Bonjol, dan Jalan Agus Salim, dengan total panjang 3.808 meter. Metode pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan dan rekaman video, serta pengolahan data berdasarkan atribut teknis seperti kecepatan operasional, kelandaian, dan lebar bahu jalan. Hasil pemeringkatan menunjukkan bahwa Jalan Diponegoro memperoleh bintang 4 (skor 4,58), Jalan Patimura bintang 3 (skor 6,32), Jalan Dewi Sartika bintang 4 (skor 7,10), Jalan Imam Bonjol bintang 5 (skor 3,47), dan Jalan Agus Salim bintang 5 (skor 2,21). Analisis juga menunjukkan adanya hubungan antara nilai bintang dan jumlah kecelakaan lalu lintas. Segmen dengan peringkat rendah cenderung memiliki angka kecelakaan lebih tinggi. Rekomendasi teknis yang disusun mencakup pemasangan marka jalan bertekstur, rambu batas kecepatan, penambahan zebra cross, hingga penertiban parkir dan pelebaran bahu jalan. Diharapkan dengan diterapkannya rekomendasi teknis tersebut, ruas jalan yang dianalisis dapat menjadi lebih berkeselamatan (Safer Road). Kata kunci : Uji Laik Fungsi Jalan, Pemeringkatan Bintang, Rekomendasi Teknis, Kecelakaan Lalu Lintas, Kota Batu
Co-Authors ., Mala Achmad Wicaksono Adi Ratriyanto Adif WIldan Waladilmawa Agung, Annisa Tri Kurnia Anugerah Cahya Syahputra Arief Rachmansyah Aushilna Rahma Rabbani Bambang Harianto Benito Viorian Egidius Deswert Dhena Arthamevia Dilla Ananda Octaviani Dio Adelian Putra Eny Setyaningsih, Eny Erick Luckita Saputra Fahrial, Rival Farida Khusnawati Fatkhul Ardy Arista, Ongki Pranata , Febrianto, lham Bimo Felicia Larasati Firdausy, Nuur Annisa Fitri Rachmawati Grenaldi, Angeli Gladis Harnen Sulistio Hary Putra, Achmad Prayoga Hendi Bowoputro Hermawan, Yoga Hidayat, Samsul Arif Intifada, Roizan Irfan Zain Al Anwar, Muhammad firman Bilhaq Jossie Mutiara Putri Juniawan, Diaz Muhammad Khairunnisa, Rahmasari Kusumadewi, Intan Rosma Lanjar Sumarno Lasmini Ambarwati Latuba Farma, Indira Thenisia Liliy A.C.S. Demotokay, Dinda Fitri Agustin , Ludfi Djakfar M. Ruslin Anwar M. Zainul Arifin M.Arief Munandar, Aulia Rizki Fauzi Machsusiyah, Firanda Nuriszatul Marhaeni, Bunga Mega Martin Paidotua Pangaribuan Maulana, Hafiz Ilham Mikael Sihite Muhamad Panji Danisworo Muhammad Fajri Almunawar Muhammad Hanif Muhammad Insanul Qolby Muhammad Wahyu Hidayat Muhammad, Nabil Mukhammad Yusuf Mashuri Mustaqiem, Muhammad Nafiis Wirdiyan Natrisye Wahyuning Septiana Novyana, Teofani Rizkhy Nugraha Djoeddawi, Andi Hadid Septi Nugraha, Aviantara Wahyu Oktaviana, Priska Ika Pambuko, Galih Pradista, Luthfi Adya Pramono, Pradipta Bayuaji Pratama, Kukuh Putra, Bambang Perwira Putra, Septeryan Dwi Purnomo Putro, Bayu Bimantoro Ratih Artanti Rini Armin Rizky Mubarak Robby Fredyanto, MuhammadIqbal Zuhdi Romadhon, Firdausy Ilham Sahara, Ahmad Saifoe El Unas Salsabila Putri, Nadya Salsha Syarofiah Ariyanto Sandya Adhi Ramadhani, Randy Christopher Garing Satrio, Bagas Wisesa Shofiya, Umi Sigit PRASTOWO Silmy Adani, Sakila Herfiana Sumantri, Rifky Wijaya Suprapti, Duhita Driyah Syahrir, Hardiyansah Tanjung Hidayat S.H, M. Rizal alfadin Teges Prameswari Puspa Amara Verlandes, Yuliasnita Wahyu Cahyo Budiarto Wibowo, Rizki Arif Wicaksono, Ahmad Wicaksono, Ahmad Widyas, Nuzul Winardy, Chanza Islamy Yashinta Petrina Sari, Fredda Setya H. A. A. , Yuda Ainur Rofiq