Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Abdimas Langkanae

Pendampingan Penyusunan Tes Ujian Sekolah di SD Negeri 156 Wonosari Abdul Zahir; Jusrianto Jusrianto; Supriadi Supriadi; Haspidawati Nur; Daniel Parubang; M. Affan Ramadhan
Abdimas Langkanae Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.226 KB)

Abstract

Kegiatan Pendampingan Penyusunan Tes Ujian Sekolah di SDN 156 Wonosari” dilakukan bertujuan agar guru peserta pelatihan memiliki pengetahuan dan kemampuan menyusun tes ujian sekolah dengan baik dan mampu melakukan analisis terhadap tes yang sudah disusun tersebut. Kegiatan pelatihan ini dibagi ke dalam empat sesi yaitu sesi persiapan, sesi teori, studi kasus dan sesi pengolahan data. Dalam sesi persiapan, guru diberikan software Anates untuk di-install dalam laptop masing-masing (bagi guru yang membawa laptop). Selanjutnya pemaparan materi tentang evaluasi pembelajaran, penilaian autentik, teori tes, penyusunan tes, analisis tes, dan pengenalan software Anates. Hasil pelaksanaan pengabdian secara umum sudah berjalan dengan baik. Pelatihan diikuti aktif oleh 11 orang guru. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan aspek kognitif dan psikomotorik guru dalam menyusun dan menganalisis tes.
Workshop Penyusunan Modul Ajar dan Perencanaan Berbasis Data di SMA Negeri 5 Kota Palopo Abdul Zahir; Supriadi; Akramunnisa
Abdimas Langkanae Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan “Workshop Penyusunan Modul Ajar dan Perencanaan Berbasis Data di SMA Negeri 5 Kota Palopo” yang berlangsung selama 1 (satu) hari (28 November 2022) berlangsung di SMA Negeri 5 Kota Palopo bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dan kepala sekolah terkait dengan implementasi Kurikulum Merdeka, terutama dalam hal Modul Ajar dan Perencanaan Berbasis Data. Jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 49 orang yang terdiri dari unsur pimpinan dan guru yang berasal dari lingkup SMA Negeri 5 Palopo. Pendekatan kegiatan ini menggunakan model pelatihan/workshop sehingga peningkatan aspek psikomotorik menjadi aspek utama yang ingin dicapai. Selain penyajian materi, peserta dibekali dengan penugasan dalam bentuk lembar kerja sehingga selain aspek kognitif, aspek psikomotorik peserta mengalami peningkatan. Hasil kegiatan menunjukkan ada peningkatan sebesar 11,26% pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan. Hasil analisis statistik deskriptif dikuatkan hasilanalisis uji-t menggunakan aplikasi SPSS menunjukkan adanya perbedaan siginifikan antara hasil pretest dengan posttest.
Pembelajaran dan Asesmen pada Guru Madrasah Aliyah Negeri Palopo Aliyah Negeri (MAN) Palopo Supriadi; Abdul Zahir; Abdullah Syukur
Abdimas Langkanae Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v3i2.202

Abstract

Dalam rangka mendukung visi pendidikan Indonesia, dan sebagai bagian dari upaya pemulihan pembelajaran, Kurikulum Merdeka (yang sebelumnya disebut sebagai kurikulum prototipe) dikembangkan sebagai kerangka kurikulum. Dalam Kurikulum Merdeka, guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar, sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik. Kurikulum Merdeka menggunakan basis projek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila. Projek ini dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Projek tidak diarahkan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat pada konten mata pelajaran. Salah satu faktor yang penting dalam kurikulu merdeka belajar yaitu perencanaan. guru menyusun perencanaan mengenai proses pembelajaran yang akan dilakukan selama periode tahun ajar sesuai dengan hasil asesmen diagnostik. Selain itu, guru juga bisa mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat kemampuan mereka supaya pembelajaran dapat lebih tepat sasaran.. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah melakukan transfer iptek dengan mengadakan kegiatan Pelatihan Perencanaan Berbasis Data Untuk Guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Palopo. Adapun metode pelaksanaan kegiatan pelatihan yaitu dengan menerapkan metode ceramah dan praktik. Adapun tahapan tersebut adalah: Memberikan pemahaman sekaligus pengenalan mengenai kurikulum merdeka, tahapan pelaksanaan kurikulum merdeka, dan melakukan pelatihan perencanaan Berbasis data pada implementasi kurikulum merdeka untuk guru di sekolah MAN Palopo. Hasil dari pelaksanaan kegiatan program PKM yang berjudul ” Pembelajaran Dan Asesmen pada Guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Palopo” mampu meningkatkan keterampilan guru dalam menerapkan implementasi kurikulum merdeka yang telah merupakan kebijakan pemerintah sehingga sangat penting untuk dipahami serta mampu diterapkan pada Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Palopo.. Berdasarkan program pelatihan yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pelatihan berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari guru sebagai peserta pelatihan dengan sangat baik dan telah terampil dalam merencanakan pengeloaan berbasis data dalam implementasi kurikulum merdeka.
Pelatihan Metode Pembelajaran Bervariasi Untuk Guru SDN 221 Malili Abdul Zahir; Sunardin, Sunardin
Abdimas Langkanae Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v4i2.316

Abstract

Pelatihan Metode Pembelajaran Bervariasi” yang dilaksanakan di SD Negeri 221 Malili dihadirkan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru sehingga tujuan pelaksanaan pembelajaran tercapai dengan baik. Pembelajaran dengan penerapan metode pembelajaran bervariasi merupakan perwujudan prinsip pembelajaran berdiferensiasi dan Teaching at The Right Level. Guru harus mampu mengelola pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran beragam sehingga kebutuhan peserta didik terpenuhi, tercipta suasana belajar yang nyaman, dan peningkatan hasil belajar. Metode pelaksanaan kegiatan yang dikemas dalam bentuk pelatihan diikuti 36 peserta. Hasil dari kegiatan ini memperlihatkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilah guru dalam hal metode pembelajaran bervariasi
Menumbuhkan Kesadaran Digital Sejak Dini di SDN 47 Tompotika Abdul Zahir; Akramunnisa, Akramunnisa; Imeldianti Saida; Nur Asmi; Nelsa Mali Sanda Padang; Jusniar, Jusniar; Waldi, Waldi
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.601

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran digital sejak dini pada peserta didik SDN 47 Tompotika melalui penguatan literasi digital yang terarah dan terintegrasi dalam proses pembelajaran sehari hari, kesadaran digital dimaknai sebagai kemampuan siswa dalam menggunakan perangkat teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab, serta memahami etika dalam berinteraksi di ruang digital, pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui kegiatan sosialisasi, pendampingan, dan praktik langsung yang melibatkan guru dan siswa, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, diskusi, wawancara singkat, dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung, program pengabdian difokuskan pada pengenalan keamanan penggunaan internet, etika bermedia sosial, serta pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran yang positif, hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap pentingnya perilaku digital yang baik, siswa menjadi lebih berhati hati dalam menggunakan teknologi dan mulai memahami tanggung jawab serta kontrol diri dalam aktivitas digital, selain itu peran guru dan dukungan lingkungan sekolah menjadi faktor penting dalam keberhasilan kegiatan pengabdian ini karena guru berperan sebagai pendamping dan teladan dalam pembentukan sikap sadar digital, sehingga melalui kegiatan pengabdian ini siswa tidak hanya terampil secara teknis tetapi juga memiliki etika dan sikap yang tepat dalam menghadapi tantangan era digital
Sosialisasi Pengguna Teknologi Digital (Handphone) di Lingkungna Sekolah Abdul Zahir; Alya Ramadani; Mardiana, Mardiana; Muh Sulkifli Kanna Padang; Rini Astuti; Jahlia, Jahlia
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.603

Abstract

Sosialisasi Penggunaan Teknologi Digital (Handphone) di Lingkungan Sekolah merupakan kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa dalam menggunakan handphone secara bijak, bertanggung jawab, dan produktif. Meningkatnya penggunaan handphone di kalangan siswa memberikan dampak positif berupa kemudahan akses informasi dan dukungan terhadap proses pembelajaran, namun juga menimbulkan dampak negatif seperti menurunnya konsentrasi belajar, berkurangnya interaksi sosial, serta melemahnya disiplin. Kegiatan ini dilaksanakan melalui sosialisasi terstruktur yang melibatkan siswa dan guru, dengan penyampaian materi mengenai manfaat dan risiko penggunaan handphone, etika penggunaan di lingkungan sekolah, serta pengaturan waktu penggunaan yang tepat. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, penyampaian materi, diskusi interaktif, dan dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi digital, kesadaran diri, serta perubahan perilaku siswa ke arah yang lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan handphone sebagai media pendukung pembelajaran, sehingga sosialisasi ini berkontribusi positif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif di era digital
Bahaya Ciber Bullying di Era Digital Pada Lingkungan Sekolah Abdul Zahir; Stevi Geovani; Fitriyani, Fitriyani; Rensi Sarianti; Junardi, Junardi; Dini Aminartin
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.605

Abstract

Era digital telah mengubah interaksi sosial secara fundamental, termasuk di lingkungan sekolah, namun juga memunculkan fenomena negatif baru seperti cyberbullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis secara mendalam bahaya cyberbullying yang terjadi di kalangan pelajar serta dampaknya yang komprehensif terhadap individu, dinamika sosial, dan iklim akademik di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap studi-studi relevan, diperkaya dengan analisis kualitatif mengenai kasus-kasus terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa cyberbullying yang melibatkan penyebaran konten berbahaya, pelecehan daring, atau eksklusi sosial melalui media digital, memiliki konsekuensi psikologis yang parah bagi korban, termasuk peningkatan risiko depresi, kecemasan, penurunan harga diri, hingga keinginan untuk bunuh diri. Secara kolektif, tindakan ini merusak lingkungan belajar yang aman dan suportif dengan menciptakan suasana ketakutan, ketidakpercayaan, dan konflik. Diperlukan intervensi yang terintegrasi, yang tidak hanya melibatkan peningkatan kesadaran dan literasi digital bagi siswa, guru, dan orang tua, tetapi juga pengembangan kebijakan sekolah yang tegas dan mekanisme pelaporan yang rahasia untuk menanggulangi dan mencegah cyberbullying. Studi ini menyimpulkan bahwa sekolah memegang peranan krusial sebagai garda terdepan dalam melindungi siswa dari bahaya digital dan merekomendasikan implementasi program pencegahan yang berfokus pada pembentukan etika digital dan empati.
Sosialisasi Pemanfaatan dan Dampak Artificial Intelligence (AI) Pada Siswa SMP Negeri Salu Simbuang Ni Made Pratiwi; Sofiah, Sofiah; Hasyim, Najib Ali; Pakedeng, Irghie Fianto; Wulandari, Wulandari; Zahir, Abdul; Abdullah Syukur
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.606

Abstract

Perkembangan teknologi digital saat ini telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Salah satunya yaitu artificial intelligence atau kecerdasan buatan yang berkembang terus dengan cepat ke berbagai sektor termasuk pendidikan. Namun, masih banyak siswa yang belum memiliki pemahaman memadai mengenai konsep, pemanfaatan, serta dampak positif dan negatif AI. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa melalui sosialisasi pemanfaatan dan dampak artificial intelligence (AI) di SMP Negeri Salu Simbuang.. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari, yaitu pada tanggal 6 November 2025, melalui kerja sama antara tim pelaksana dan pihak sekolah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan participatory training yang melibatkan pemaparan materi, demonstrasi penggunaan aplikasi AI dalam pembelajaran, serta evaluasi melalui kuis dan diskusi interaktif. Peserta kegiatan berjumlah 27 orang yang terdiri atas siswa, guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dasar Artificial Intelligence, pemanfaatan AI dalam proses pembelajaran, serta kesadaran terhadap dampak positif dan negatif penggunaan AI. Selain itu, keterampilan peserta dalam menggunakan aplikasi AI sebagai media pendukung pembelajaran juga mengalami peningkatan. Meskipun terdapat beberapa hambatan seperti keterbatasan perangkat dan jaringan internet, kegiatan ini dinilai berjalan efektif dan mendapat respons positif dari peserta. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi ini berpotensi mendukung penerapan pembelajaran berbasis teknologi dan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat literasi digital di lingkungan sekolah