Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Validasi LKPD berbasis Discovery Learning untuk Menumbuhkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Keaktifan Siswa pada Topik Perpindahan Kalor Jian Puspita; Rahmawati Rahmawati; Hartono Bancong
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.77455

Abstract

Tujuan penelitian ini secara umum adalah menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Discovery Learning untuk menumbuhkan keterampilan berpikir kritis dan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran IPA. Jenis penelitian yang digunakan berupa Penelitian dan Pengembangan dengan menggunakan model tahapan pengembangan 4-D yang meliputi empat tahapan, yaitu tahap define (pendefinisian), design (perencanaan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Adapun fokus tulisan ini yaitu membahas bagian tahap pengembangan (tahap validitas). Teknik analisis berupa deskriptif kuantitatif terkait hasil validasi instrumen LKPD. Instrumen penelitian berupa lembar angket validasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis Discovery Learning valid dengan nilai koefisien validitas konstruk dan konten masing-masing 0,87 dan 0.92 secara berurutan dengan kategori tingkat kevalidan tinggi.  
Pentingnya Etika Digital dan Keamanan dalam Kehidupan Pelajar Gusnita Gusnita; Tiara Putri Aziza; Rahmawati Rahmawati; Nasrah Nasrah
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i1.3758

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa dampak signifikan dalam kehidupan pelajar sekolah dasar, khususnya terkait etika dan keamanan dalam penggunaan teknologi. Rendahnya pemahaman siswa terhadap etika digital dan keamanan berpotensi menimbulkan berbagai risiko negatif di ruang digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai pentingnya etika digital dan keamanan dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif sederhana melalui kegiatan sosialisasi. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri Biringkaloro, Kabupaten Gowa, dengan subjek siswa kelas V. Instrumen yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi angket penilaian awal dan lembar observasi. Angket digunakan untuk mengukur tingkat pemahaman dan kesadaran siswa terhadap etika dan keamanan digital, sedangkan observasi digunakan untuk mengamati perilaku siswa dalam penggunaan teknologi dan interaksi selama kegiatan berlangsung. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase hasil angket serta didukung oleh analisis deskriptif kualitatif dari hasil observasi dan respons siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memberikan respons positif dan menunjukkan antusiasme tinggi selama sosialisasi berlangsung. Siswa menjadi lebih memahami pentingnya bersikap sopan dalam komunikasi digital, menjaga privasi data pribadi, serta menggunakan teknologi secara bijak dan aman. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi etika digital dan keamanan dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa sekolah dasar, serta perlu dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya penguatan literasi digital dan pembentukan karakter pelajar di era digital.