Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

STUDY OF POTENTIAL DRUG INTERACTIONS IN MIGRAINE PATIENTS WITH COMORBIDITIES AT TANJUNGPURA UNIVERSITY HOSPITAL PONTIANAK Yuandini, Neisya; Susanti, Ressi; Kusharyanti, Indri
Journal Pharmacy Of Tanjungpura Vol 2, No 2 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Migraine patients have the potential of drug interactions due to polypharmacy-related comorbidities. Drug interactions can trigger therapeutic failure because they can affect drug effectiveness. This study aims to assess interacting drugs as well as the type and severity of drug interactions in migraine patients at Tanjungpura University Hospital Pontianak. This study was a non-experimental study with a descriptive cross-sectional design. Data were collected retrospectively through 25 medical records of migraine patients in 2022-2023 with a purposive sampling technique. The results show that drugs with potential interactions in migraine patients with comorbidities are ergotamine+caffeine, ibuprofen, metampirone+diazepam, diclofenac sodium, paracetamol, valproic acid, propranolol, and amitriptyline. The types of potential drug interactions found are pharmacodynamic (39.62%), pharmacokinetic (30.18%), and unknown (30.18%), with moderate (62.26%), minor (30.18%), and major (7.54%) severity. This study conclude that ergotamine+caffeine is the drug with the most potential interactions. The most potential interactions are pharmacodynamic interactions and moderate interactions.
EFEKTIVITAS BIAYA PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PNEUMONIA BALITA DI INSTALASI RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA ANTON SOEJARWO PONTIANAK Jagad, Galuh Sekar; Kusharyanti, Indri
Journal Pharmacy Of Tanjungpura Vol 1, No 1 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengobatan infeksi pneumonia dengan terapi antibiotik yang tepat dan efektif akan menentukan keberhasilan pengobatan serta menghindari hal-hal yang merugikan seperti biaya pengobatan mahal. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan biaya ialah dengan studi farmakoekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi profil penggunaan antibiotik dan menganalisis antibiotik yang paling cost-effective pada pasien balita pneumonia rawat jalan di RS Bhayangkara Anton Soejarwo Pontianak. Metode yang digunakan merupakan non eksperimental dengan rancangan penelitian deskriptif data yang diambil secara retrospektif yaitu berupa data rekam medik pasien pneumonia rawat jalan di RS Bhayangkara Anton Soerjarwo pada periode Januari "“ Desember 2022 dengan jumlah 72 sampel.   Hasil penelitian ini terbanyak rentang usia 1-5 tahun (63,89%) dan lebih banyak berjenis kelamin laki-laki (62,50%) dibandingkan perempuan (37,50%) dan efektivitas terapi tunggal (76,92%) efektivitas terapi kombinasi (85,71%) Kesimpulan penelitian ini yaitu profil penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia balita yang di rawat jalan di RS Bhayangkara Anton Soejarwo Pontianak ialah ampicillin (40,28%), amoxicillin (16,67%), cefixime (23,61%), cefadroxil (9,72%)   dan kombinasi ampicillin+ cefixime (9,72%)   dan berdasarkan nilai ACER, maka dapat disimpulkan bahwa antibiotik tunggal Rp.19.858,-   lebih cost-effective daripada antibiotik kombinasi Rp.42,818,- dan diantara terapi antibiotik tunggal ialah ampicillin dengan nilai ACER Rp. 13.395,-   dan nilai ICER dari ampicillin ke cefixime Rp.1.581,35,- sedangkan nilai ICER ampicillin ke ampicillin+cefixime Rp.2.654,86,-