Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Kebiasaan Makan Balita dan Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Daerah Kesetaraan Gender Rendah dan Tinggi di Indonesia: Children’s Food Habits and Food Security among Households in Low and High Gender Equality in Indonesia Ikeu Tanziha; Ali Khomsan; Titik Sumarti; Resa Ana Dina; Rian Diana; Yeni Rohmaeni
Amerta Nutrition Vol. 7 No. 3 (2023): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v7i3.2023.365-376

Abstract

Backgrounds: More women experience gender inequality even though they play a significant role in household food security. Women have more limited access to education and employment opportunities, thus affecting economic autonomy and lower bargaining power within the household. Gender inequality experienced by women has an impact on household food insecurity. Objectives: To analyze differences in the eating habits of families and children under five and household food security among households with high and low gender equality. Methods: This cross-sectional study was conducted in areas of low and high gender inequality in Indonesia. A total of 303 households with children under five participated in this study. Data collection included family characteristics, Household Food Insecurity Access Scale (HFIAS), and families and children's eating habits. The Mann-Whitney difference test examined the differences between variables in two areas. Results: Food insecurity prevalence in low gender equality areas (moderately food insecure 45.6%, severe 23.8%), significant differences (p<0.05) within high gender equality areas (moderately food insecure 34.6%, severe 17.3%). Families in areas of high gender equality, more frequently eating three meals a day (p<0.001), eating together (p=0.003), husbands (p<0.001), and children (p<0.001), have a higher role as menu deciders. There were significant differences (p<0.05) in the eating habits of children under five in the two areas. Conclusions: Households in low gender equality areas are more food insecure and have low-income family eating habits than high gender equality areas. Therefore, special attention is needed from the government to improve gender equality through increased education and women's economic empowerment.
Perencanaan Pembangunan Perdesaan Partisipatif: Studi Kasus Solusi Masalah Kebersihan di Desa Cileles Yudha, Eka Purna; Hapsari, Hepi; Rasmikayati, Elly; Dina, Resa Ana
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.16064

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini mengeksplorasi pendekatan holistik untuk mengatasi permasalahan sampah di Desa Cileles. Melalui metode kualitatif dan survei partisipatif, kami menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan masalah sampah dan merancang strategi terpadu untuk penanganannya. Temuan utama menunjukkan bahwa pendekatan berbasis masyarakat yang melibatkan partisipasi aktif warga desa, pemerintah lokal, dan sektor swasta dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah. Solusi yang diusulkan mencakup peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya segregasi sampah, promosi gaya hidup berkelanjutan, dan penguatan infrastruktur pengelolaan sampah. Keterlibatan aktif komunitas dalam keputusan terkait sampah menjadi kunci kesuksesan. Selain itu, kolaborasi yang baik antara pemerintah desa dan sektor swasta dalam mendukung program-program pengelolaan sampah dapat menciptakan dampak positif jangka panjang. Pengabdian Kepada Masyarakat ini memberikan pandangan komprehensif terhadap permasalahan sampah di tingkat desa dan memberikan landasan untuk pembangunan berkelanjutan yang lebih baik. Diharapkan temuan ini dapat menjadi acuan bagi desa-desa sejenis dalam menghadapi tantangan serupa di berbagai konteks lokal dan regional.
Optimalisasi Biaya Konsumsi Pangan pada Anak Usia Sekolah (6-12 Tahun) di Desa Babakan, Bogor: Optimizing Food Consumption Costs In School-Age Children (6-12 Years) in Dramaga District, Bogor Fairuz Khilda Machfud, Elmira Fairuz Khilda; Makbul, Rivaini Fatimah; Machfud, Elmira Fairuz Khilda; Dina, Resa Ana
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2023.2.2.83-88

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan komposisi bahan pangan yang dapat memenuhi kebutuhan zat gizi anak usia sekolah dengan biaya minimal dan tetap memperhatikan kualitas konsumsi. Desan penelitian ini adalah studi deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 45 rumah tangga yang memiliki anak usia sekolah di Desa Babakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata anak usia sekolah belum memenuhi kebutuhan 90% energi. Minimalisasi biaya konsumsi pangan menggunakan linier programming. Model rekomendasi yang dikembangkan dapat meningkatkan asupan energi anak usia sekolah hingga 93,4% tingkat kecukupan energi, 108,5% tingkat kecukupan protein, 90,4% tingkat kecukupan lemak, dan 95,3% tingkat kecukupan karbohidrat. Biaya yang dibutuhkan adalah sebanyak Rp 19.363 per anak per hari dan skor PPH yang cukup yaitu 90,7. Dengan biaya yang kurang lebih sama dengan pengeluaran aktual dan memanfaatkan bahan pangan yang mudah diperoleh di sekitar Desa Babakan ternyata konsumsi pangan anak usia sekolah dapat dioptimalkan dan tetap berkualitas ditandai dengan skor PPH yang cukup.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Gizi Ibu dengan Tingkat Kecukupan Energi dan Protein pada Balita di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor: The Correlation between the Mother's Nutritional Knowledge with the Adequacy Level of Energy and Protein among Toddlers in Dramaga Sub-District, Bogor Regency Zahra, Alifa; Machfud, Elmira Fairuz Khilda; Dina, Resa Ana
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 2 No 3 (2023)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2023.2.3.207-213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan gizi ibu dengan tingkat kecukupan energi dan protein pada balita di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan subjek berjumlah 79 orang yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan menggunakan kuisioner dan recall 1x24 hours. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus-November 2022 di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Berdasarkan analisis data, diketahui bahwa sebagian besar tingkat pengetahuan gizi ibu (72,9±23,2) dikategorikan sedang (60-70). Adapun tingkat kecukupan energi (80,5%±41,9%) masih tergolong defisit ringan (80%-89%) dan tingkat kecukupan protein (103,6%±73,7%) sudah tergolong baik (≥90%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan gizi ibu terhadap tingkat kecukupan energi dan protein balita di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor (p>0,05).
Hubungan Pengetahuan Gizi Ibu dan Tingkat Pendapatan Keluarga dengan Tingkat Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah di Desa Babakan: The relationship between maternal nutritional knowledge and family income with the level of vegetable and fruit consumption in school-aged children in Babakan Village Ningrum, Mustika; Dina, Resa Ana; Fajriah, Elsa
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2024.3.2.114-119

Abstract

Konsumsi sayur dan buah merupakan salah satu syarat penting dalam pemenuhan gizi seimbang pada anak usia sekolah. Orang tua berperan sebagai edukator dan inisiator untuk membiasakan anak-anak mengonsumsi sayur dan buah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan gizi ibu dan tingkat pendapatan keluarga dengan tingkat konsumsi sayur dan buah pada anak usia sekolah di Desa Babakan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan subjek berjumlah 37 orang yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner dan FFQ. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus-November 2023 di Desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Berdasarkan analisis data, mayoritas ibu (59%) memiliki tingkat pengetahuan gizi yang baik. Sebagian besar keluarga (49%) memiliki pendapatan yang tergolong sangat tinggi. Adapun tingkat konsumsi sayur dan buah anak usia sekolah sebagian besar (89%) dominan pada kategori kurang. Hasil uji Rank Spearman Correlation menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi ibu dengan konsumsi sayur dan buah pada anak usia sekolah usia sekolah (p<0,05) dengan koefisien korelasi (r) positif cukup kuat (0,40<(r)≤0,70). Sedangkan, tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendapatan keluarga dengan konsumsi sayur dan buah pada anak usia sekolah (p>0,05).
Pendampingan dan Penyuluhan Kegiatan Posyandu di Wilayah Desa Majasetra Kec. Majalaya Kab. Bandung, Jawa Barat Yudha, Eka Purna; Fadlunnisa, Dinar; Rahmadinna, Salsabila; Ramadhaningsih, Novita; Aulia, Safira; Dina, Resa Ana
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v4i1.119

Abstract

Latar Belakang: Besarnya dampak pandemi COVID-19 terhadap masalah gizi pada balita, terutama stunting. Diperlukan upaya edukasi, vaksinasi, dan imunisasi. Tujuan: Kegiatan ini ditujukan kepada warga desa, terutama balita dan lansia. Pendampingan Posyandu diharapkan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat dan menurunkan angka kesakitan. Metode: Pengabdian masyarakat dilakukan secara hybrid, perencanaan melalui Google Meet dan kunjungan langsung. Kegiatan meliputi survei, penyuluhan posyandu, dan edukasi kesehatan masyarakat. Hasil: Kegiatan pendampingan Posyandu di Desa Majasetra meningkatkan kesadaran masyarakat tentang imunisasi dan stunting. Meskipun masih banyak anak belum mendapat imunisasi lengkap, upaya sosialisasi dan pemantauan terus dilakukan. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat UNPAD-UNICEF di Desa Majasetra berhasil meningkatkan kesadaran imunisasi dan stunting. Pemantauan berkala direkomendasikan untuk memastikan kelengkapan imunisasi dan penanganan stunting pada balita.
Strategi Pencegahan Food Waste di Indonesia Dina, Resa Ana
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 6 No 4 (2024): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0604.1069-1076

Abstract

Seiring dengan pertumbuhan populasi global, kebutuhan akan pasokan pangan yang stabil menjadi semakinkritis, namun paradoksnya terjadi saat jutaan orang masih mengalami kelaparan meskipun ada banyakmakanan yang terbuang. Indonesia, dengan populasi lebih dari 200 juta jiwa, menghasilkan food waste dalamjumlah besar yang terus meningkat setiap tahunnya. Ketidakseimbangan antara ketersediaan dan konsumsipangan, distribusi yang tidak efisien, dan perilaku konsumen yang kurang baik dalam menyimpan danmengelola makanan, menjadi penyebab utama food waste. Dampak dari food waste ini mencakup kerusakanlingkungan, emisi gas rumah kaca yang tinggi, kerugian ekonomi, serta masalah sosial yang serius sepertikelaparan dan kerawanan pangan. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah Indonesia memerlukan strategipencegahan food waste yang komprehensif, dengan fokus pada penurunan jumlah makanan yang terbuangsambil memperhatikan faktor lingkungan, ekonomi, dan sosial. Kerangka DPSIR (Driving Forces, Pressures,States, Impacts, Responses) digunakan untuk memahami penyebab dan dampak food waste. Rekomendasitermasuk menyusun kebijakan yang menyeluruh, yang mengatur peran semua pihak dalam mengurangi foodwaste, terutama di sektor retail, layanan makanan, dan rumah tangga, melalui peta jalan yang jelas, kampanyeperubahan perilaku, redistribusi pangan, dan inovasi dalam pengolahan limbah makanan. Kolaborasi antarsektor esensial untuk mencapai target pengurangan food waste yang efektif.
Stress Levels, Emotional Eating, Snacking Habits, and Nutrient Intake among College Students during the COVID-19 Pandemic Afia, Difa; Dwiriani, Cesilia Meti; Dina, Resa Ana
Jurnal Gizi dan Pangan Vol. 18 No. Supp.1 (2023)
Publisher : The Food and Nutrition Society of Indonesia in collaboration with the Department of Community Nutrition, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jgp.2023.18.Supp.1.14-15

Abstract

This study analyzed the correlation between stress levels and emotional eating, snacking habits, and nutrient intake among college students. This cross-sectional study involved 98 students as subjects who were selected by convenience sampling through an online questionnaire. The result showed 70.4% of the subjects experienced moderate stress, 52% were emotional eaters, 64.3% consumed snacks more than 3 times a day, 39.7% had a protein deficit, 36.7% had an excessive fat intake, and 49% had an energy and carbohydrate intake classified as severely deficit. This study found a positive correlation (p=0.04; r=0.21) between stress levels and emotional eating. Among college students, a high prevalence of moderate stress level was associated with emotional eating.
Peningkatan Pengetahuan Gizi, Body Image, Kesehatan Reproduksi, dan Cegah Pernikahan Dini pada Siswa dan Guru SMAN 1 Pandeglang Dina, Resa Ana; Dewi, Mira; Nurdin, Naufal Muharam; Aries, Muhammad; Yudha, Eka Purna; Afwan, Fahrian Aif; Mahira, Hafshah Ayna; Rahman, Nazwa Aulia; Almira, Bellinda
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.16696

Abstract

Masa remaja merupakan fase terjadinya perkembangan fisik serta psikis yang pesat. Asupan gizi yang sesuai sangat penting untuk menunjang proses pertumbuhan remaja. Body image sebagai bentuk manifestasi dari asupan makanan juga sangat diperhatikan oleh remaja. Remaja juga perlu mendapatkan pengetahuan terkait kesehatan reproduksi dan pencegahan pernikahan dini mengingat remaja juga berada di fase perkembangan seksual. Sebagai upaya dalam merespon hal tersebut, dilakukan kegiatan edukasi terkait gizi, body image, kesehatan reproduksi, dan pencegahan pernikahan dini. Pelaksanaan kegiatan edukasi dilakukan di SMAN 1 Pandeglang, Provinsi Banten, sebagai provinsi dengan prevalensi pernikahan dini dan stunting yang masih tinggi. Selain siswa, sasaran kegiatan ini adalah guru yang berperan sebagai fasilitator siswa. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan siswa dan guru SMAN 1 Pandeglang terkait gizi, body image, kesehatan reproduksi, dan pencegahan pernikahan dini. Konsep kegiatan ini adalah training of trainer dengan metode ceramah dan diskusi interaktif. Sebagai upaya membangun program yang berkelanjutan, dibuat modul aktivitas serta poster yang menjadi panduan siswa dalam menerapkan materi edukasi yang sudah diberikan. Secara keseluruhan, terjadi peningkatan pengetahuan peserta kegiatan sebelum dan sesudah pemberian edukasi baik pada siswa (p=0,002) maupun guru (p=0,025). Secara rinci, terdapat perbedaan yang signifikan untuk tingkat pengetahuan gizi remaja (p=0,033), kesehatan reproduksi (p=0,001), dan pencegahan pernikahan dini (p=0,000) pada siswa antara sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan. Sementara itu pada guru yang menjadi peserta kegiatan, perbedaan yang signifikan ditemukan pada tingkat pengetahuan gizi remaja (p=0,011) dan pencegahan pernikahan dini (p=0,026).
Hubungan Body Image, Intensitas Penggunaan Media Sosial, Kualitas Diet, Aktivitas Fisik dan Status Gizi pada Remaja: Correlations of Body Image, Social Media Intensity, Diet Quality, Physical Activity, and Nutritional Status in Adolescents Rahman, Nazwa Aulia; Dina, Resa Ana
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2025.4.2.82-95

Abstract

Masa remaja merupakan periode kritis yang ditandai oleh perubahan biologis yang signifikan serta paparan luas terhadap standar tubuh ideal di media sosial, yang dapat mempengaruhi citra tubuh dan status gizi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan media sosial, citra tubuh, kualitas diet, aktivitas fisik, dan status gizi pada remaja di SMAN 1 Bogor. Studi ini menggunakan desain cross-sectional dengan 87 siswa yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran langsung, wawancara terstruktur, dan kuesioner. Data persepsi body image diukur menggunakan Body Shape Questionnaire (BSQ), intensitas penggunaan media sosial diukur menggunakan Skala Intensitas Penggunaan Media Sosial (SIPMS), kualitas diet diukur menggunakan Diet Quality Index for Adolescent (DQI-A), dan aktivas fisik diukur menggunakan International Physical Activity Questionnaire Short-Form (IPAQ-SF). Sedangkan, data status gizi diperoleh dengan pengukuran antropometri secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53% subjek termasuk dalam kategori pengguna media sosial berat, 60% memiliki citra tubuh positif, 41% memiliki tingkat aktivitas fisik sedang, dan 70% memiliki status gizi yang baik. Skor rata-rata Diet Quality Index for Adolescents (DQI-A) sebesar 40,7%, menunjukkan kualitas diet yang buruk. Analisis statistik menemukan hubungan signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dengan citra tubuh (p<0,05), serta antara citra tubuh dengan status gizi (p<0,05). Namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara citra tubuh dengan kualitas diet dan aktivitas fisik, maupun antara aktivitas fisik dan kualitas diet dengan status gizi (p>0,05). Hasil ini menekankan pentingnya intervensi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan perilaku kesehatan dan persepsi diri yang positif pada remaja.
Co-Authors Ade Khairani Putri Afia, Difa Afwan, Fahrian Aif Akifa Laila Rusyda Alam Akbar Al Fatah Ali Khomsan Almira, Bellinda Anas, Adli Apridiantri, Safira Rahmah Ardhi Jaya Satria Aulia, Safira Azelia Dwi Rahmawati Bellinda Almira Noer Islamy Carli, Zahra Alfredia Putri Cesilia M Dwiriani Cesilia Meti Dwiriani Dadang Sukandar Dina Rahayuning Pangestuti, Dina Dita Faradhila Melinia Dita Faradhila Melinia Drajat Martianto Eka Purna Yudha Elly Rasmikayati Endah Djuwendah Erin Ratna Kustanti Ernah Ernah Fadhli Aulia Rahman Fadlunnisa, Dinar Fairuz Khilda Machfud, Elmira Fairuz Khilda Fajriah, Elsa Faoziah Ulfah Fatmawati Hafshah Ayna Mahira Hasani, Fauziyah Sirril Hati, Puja Mutiara Haura Azzahro Hepi Hapsari Ikeu Tanziha Ikeu Tanziha Ikeu Tanziha Indah Setiawati Isvie Tresna Sopiandi Jihan Alfira Luluk Masruroh Machfud, Elmira Fairuz Khilda Mahira, Hafshah Ayna Makbul, Rivaini Fatimah Milatul Mustaqimah Mufid, Fadllan Hafiyan Muhammad Aries Muhammad Hafidz Fadhillah Muhammad Khawariz Muhammad Rifqi Keiza Syam Mutiara Raihani Nabiilah, Putri Nadia Hijati Mustafidiyah Nafifah Rahmayanti Nanda Kurniawati Nanda Kurniawati Naufal Muharam Nurdin Ningrum, Mustika Nur Endah Wahyuningsih Nurul Istiqomah Nuryani, Nelis Pamungkas, Tegar Iman Ibrahim Prita Dhyani Swamilaksita Putri, Nurhadini Rafif Affanda Firdaus Rafif Affanda Firdaus Rahmadinna, Salsabila Rahman, Nazwa Aulia Ramadhaningsih, Novita Randin Faridah Rani Kristi Br Lingga Rania Rosa Kamila Rania Rosa Kamila Raynaldi Raynaldi Rian Diana Rifqi Muhammad Zuhdi Rifqi Muhammad Zuhdi Risma Yuniar Risma Yuniar Rizki Nurislaminingsih, Rizki Salsabila, Andita Sinaga, Rosiana Sri Fatimah Suwarni, Wahyu Syahira Fadhhla Syifa Aiko Dewanthi Talitha Nasywa Sabrilla Thea Raina Titik Sumarti Triana Dewi Triana Dewi Tuti Karyani Ulis Salsabila Wassalwa Ulis Salsabila Wassalwa Umi Zakia Elyas Veny Rachmalinda Yaumud Raiyardhi Yayat Heryatno Yayuk Farida Baliwati Yayuk Farida Baliwati Yeni Rohmaeni Yudha, Eka Zahra, Alifa Zakia Lailatu Rahma Zumi Saidah