Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Correlation Between Adolescent Pregnancy With Labor Complication in Puskesmas Galis Bangkalan Regency Sherina Pradita Eka Wahyudi; Rize Budi Amalia; Endyka Erye Frety
Journal of Midwifery Vol 8, No 1 (2023): Journal of Midwifery
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jom.8.1.131-137.2023

Abstract

Adolescent pregnancy is a major health issue, leading to an increase in maternal and infant mortality due to complications in delivery. The purpose of this study was to analyze the correlation between adolescent pregnancy and delivery complications at the Puskesmas Galis, Bangkalan Regency. This research method was quantitative observational with a case control design. The population of mothers who gave birth in the working area of Puskesmas Galis, Bangkalan Regency in January - December 2022. The study used samples of 20 adolescent pregnancies with the number of controls was adjusting the amount of samples as many as 20. Case sampling was carried out by consecutive sampling with inclusion criteria for giving birth aged ≤ 35 years, primiparous, and exclusion criteria for incomplete medical record data, multiple pregnancies, pregnancies with heart disease, pregnancies with respiratory tract diseases, pregnancies with kidney disease, pregnancies with diabetes mellitus, pregnancies with tumors. Adolescent mothers were more likely to have preterm labor (20%), premature rupture of membranes (20%), prolonged labor with stage 1 abnormalities (5%), CPD (5%), and SC delivery methods (5%), and have a higher risk of labor complications (45%) (P-value 0.034, OR 7.364, 95% CI: 1.337 – 40,548). Adolescent age increases the risk of labor complications
Strategi Penanganan Speech Delay pada Anak: Literatur Review Rizqi Amaliyah; Endyka Erye Frety
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 23, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v23i2.3569

Abstract

Speech delay is a speech delay with development far below normal for children of their age. According to the Indonesian Pediatrician Association (IDAI), as many as 5 - 8% of preschoolers experience speech delays. Speech and language delays or disorders are becoming increasingly common today. In Jakarta, 21% of children experience speech delay. This literature review aims to find strategies for dealing with speech delay in children. The literature used is literature published within the last 5 years (2018 to 2022) and is primary research. The keywords used in this literature search were late speech, and children. Search using the Google Scholar search engine and Portal Garuda. The results of this literature review are strategies for handling speech delay in children that can be done are to involve the child to speak in every situation, invite the child to speak slowly, use correct and appropriate language and do it repeatedly, when the child is in the process of speaking, you should pay attention and observe every word or sentence that is spoken by children, justify sentences whose pronunciation is still wrong, and stimulate children's interpersonal communication so that children are more confident when carrying out the process of communication and interaction. Children can also be invited to do storytelling activities to improve vocabulary and speaking skills. 
CORRELATION BETWEEN ADOLESCENT PREGNANCY WITH PREGNANCY COMPLICATIONS AT PUSKESMAS GALIS BANGKALAN REGENCY Shifa Muthia Shani; Rize Budi Amalia; Endyka Erye Frety
Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal Vol. 7 No. 3 (2023): Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, July 2023
Publisher : UNIVERSITAS AIRLANGGA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/imhsj.v7i3.2023.233-239

Abstract

Background: Adolescent pregnancy is a pregnancy that occurred between the age of 10-19 years. The survey in 2019 in Indonesia showed that the number of pregnant women aged 15-19 years reached 47 per 100 pregnancies. The anatomy of adolescent’s body is not ready yet for pregnancy or childbirth so complications can occur during pregnancy. This study aims to analyze the relationship between adolescent pregnancy and pregnancy complications at Puskesmas Galis Kabupaten Bangkalan. Method: This research used observational analytic with case control design. The population in this study were all women who had given birth in Puskesmas Galis Kabupaten Bangkalan in January-December 2022. The number of samples used was 42 people who were divided into case and control groups. The sampling technique used was consecutive sampling. The indipendent variable in this study was adolescent pregnancy and the dependent variable were pregnancy complications which included anemia, nutritional deficiency. Data collection was obtained from medical records. Statistical data analysis using chi square test. Result: The results showed that pregnancy complications in the adolescent group were 38,1% and in the reproductive age group 19%. The results of chi square test obtained a p value of 0,172 (p>0,05) which means that the test results were not significant. Conclusion: There is no relationship between adolescent pregnancy and pregnancy complications at Puskesmas Galis Kabupaten Bangkalan.
Hubungan Kepercayaan Dan Perawatan Tradisional Pada Masa Nifas Dengan Depresi Pascamelahirkan Azizah, Qonita; Fardana, Nur Ainy; Febriyana, Nining; Frety, Endyka Erye
BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic Vol 1 No 2 (2021): November
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.193 KB) | DOI: 10.19184/biograph-i.v1i2.25369

Abstract

Depresi pascamelahirkan merupakan kondisi psikologis yang sering terjadi pada ibu nifas namun sering diabaikan. Angka kejadian depresi pascamelahirkan terus meningkat di seluruh dunia. Beberapa penelitian yang telah dilakukan di beberapa kota di Indonesia seperti di Jakarta, Yogyakarta, Bandung dan Surabaya, mengungkapkan angka kejadian depresi pascamelahirkan cukup tinggi yaitu 11-35 %. Depresi pascamelahirkan memiliki banyak faktor risiko, namun penyebab pastinya masih dalam perdebatan. Kepercayaan dan perawatan tardisional pada masa nifas merupakan salah satu faktor yang sering terlewatkan, padahal Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari beragam suku dan kebudayaan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat adakah hubungan antara kepercayaan dan perawatan tradisional pada masa nifas dengan depresi pascamelahirkan. Metode penelitian ini adalah cross-sectional dan analitik. Jumlah sampel sebanyak 65 ibu nifas dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Sample yang digunakan yaitu ibu nifas hari ke 3 hingga 6 bulan pascamelahirkan, menikah dan tanpa Riwayat depresi sebelumnya. Penelitian dilakukan di Klinik Kita, PMB Siluh Ketut Armini dan PMB Renni Roostriyani di Depok Jawa Barat. Analisis data menggunakan uji chi-square. Persentase depresi pascamelahirkan di 3 tempat penelitian yaitu 41,5%. Hasil dari uji chi-suare bahwa tidak terdapat hubungan antara kepercayaan dan perawatan tradisional tertentu pada ibu terhadap depresi pascamelahirkan (p-value=0,869) dan tidak terdapat hubungan antara kepercayaan dan perawatan tradisional tertentu pada bayi terhadap depresi pascamelahirkan (p-value=0,367). Meskipun begitu, terdapat beberapa kepercayaan dan perawatan tradisional berbahaya yang masih banyak digunakan Ibu. Meskipun dari hasil penelitian ini tidak menunjukkan hubungan yang signifikan, tenaga Kesehatan perlu tetap memperhatikan dan mendampingi penggunaan kepercayaan dan perawatan tradisional pada masa nifas khususnya yang berbahaya.
Nutrition Programing of Children at 6-24 Months with Exclusive Breastfeeding : A Literature Review: Pemograman Nutrisi Anak Usia 6-24 Bulan dengan Pemberian ASI Eksklusif : Tinjauan Pustaka Shifa, Relisa Nuris; Sulistiawati; Frety, Endyka Erye; Ningrum, Astika Gita; Anshori, Isa
Jurnal Kebidanan Midwiferia Vol. 7 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/midwiferia.v7i1.1142

Abstract

Masa emas bagi tumbuh kembang anak terjadi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), dimulai sejak konsepsi sampai usia 24 bulan. Air Susu Ibu (ASI) mengandung komponen “nutrisi” dan “non-nutrisi” yang dapat mendukung tumbuh-kembang pasca lahir. World Health Organization (WHO) merekomendasikan anak memperoleh ASI ekslusif selama 6 bulan pasca lahir. Kecukupan nutrisi dan pertumbuhan optimal dapat dinilai menggunakan penilaian status gizi. Studi ini bertujuan untuk menganalisa hubungan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama setelah lahir dengan status gizi anak usia 6 -24 bulan. Studi tinjauan pustaka ini menggunakan metode PRISMA, PICO, dan Boolean Operator. Literatur yang relevan diperoleh dari 8 database elektronik dan terbatas pada 10 tahun terakhir. Kualitas literatur dinilai menggunakan Quantitative Study Quality Assessment Tool yang dirilis EPHPP. Hasil penelitian menunjukkan, diperoleh 3 dari 3.218 artikel yang sesuai kata kunci dan 127 yang membahas pertanyaan penulis. Tiga literatur tersebut menggunakan indikator dan standar status gizi, yakni Berat Badan menurut Usia (BB/U), Panjang Badan menurut Usia (PB/U), Berat Badan menurut Panjang Badan (BB/PB), dan Indeks Massa Tubuh untuk Usia (IMT/U). Pada hasil didominasi oleh hubungan yang signifikan. Hasil studi menunjukkan bahwa status gizi BB/U, PB/U, BB/PB, dan IMT/U memiliki hubungan yang signifikan.
Stress exposure due to the COVID-19 pandemic on menstrual abnormalities: A systematic review Nugroho, Salsabila Bestari; Utomo, Budi; Frety, Endyka Erye; Sa'adi, Ashon; Fauziyah, Shifa
Majalah Obstetri & Ginekologi Vol. 31 No. 3 (2023): December
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mog.V31I32023.150-156

Abstract

HIGHLIGHTS There is a significant higher level of stress during COVID-19 pandemic. The highest menstrual abnormalities during pandemic cases were found in premenstrual syndrome and dysmenorrhea, and the lowest was found in menstrual cycle disorders (polygomenorrhea, oligomenorrhea, amenorrhoea).   ABSTRACT Objective: COVID-19 pandemic had caused a considerable increase in stress level due to reduced human mobility, interaction, and activity. High stress levels are often associated with an adverse health outcome. Stress influences female reproduction systems, where it is an important indicator of female health. This systematic review aimed to analyze the relationship between stress levels due to the COVID-19 pandemic and the incidence of abnormal menstruation. Materials and Methods: This systematic review was registered in PROSPERO international database (CRD42023433296). Literature search was conducted across four databases, Pubmed, Web of Science, Science Direct, and Google Scholar, with boolean AND and OR operators as keyword search assistants. Literature was searched and limited to journals published during the pandemic (2019-2023), written in English, an open access article, and meet the keywords. Literature not a research study, duplicated and limited access were not included. Inclusion to the journal was carried out by screening using PRISMA flowchart and EPHPP Assessment Tool for Quantitative Studies for the quality assessment. Results: Nine out of 1150 journals were eligible for review. Seven studies revealed that there was a significant relationship between stress and anxiety due to the COVID-19 pandemic and the incidence of menstrual abnormalities. However, one study revealed that these changes were not significant. Conclusion: There is a significant relationship between stress during the COVID- 19 pandemic and the incidence of menstrual abnormalities.
Kepatuhan Pengisian Formulir Pemantauan Kesehatan Bayi Baru Lahir Berbasis Keluarga di Provinsi NTB Sari, Marlita Mustika; Husada, Dominicus; Sulistiawati, Sulistiawati; Frety, Endyka Erye
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 4 (2024): Jurnal Keperawatan: Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i4.2061

Abstract

Kematian neonatal di negara berkembang sebagian besar terjadi di rumah akibat keterlambatan pengenalan tanda-tanda penyakit serius dan pengambilan keputusan pencarian pertolongan medis. Sistem Pemantauan Kesehatan Bayi Baru Lahir Berbasis Keluarga (Si Peka Bu Siska) merupakan inovasi NTB berupa instrumen sederhana dalam hal identifikasi tanda-tanda bahaya neonatal bagi keluarga. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis hubungan pengetahuan, persepsi, dan motivasi ibu dengan kepatuhan pengisian formulir Si Peka Bu Siska. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Populasi meliputi semua ibu yang mempunyai bayi usia lebih dari 30 hari sampai 6 bulan pada bulan Agustus 2023 di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Baru. Diperoleh 50 orang sampel dengan tehnik consecutive sampling yang memenuhi kriteria inklusi antara lain tercatat di kohort, mendapat formulir Si Peka Bu Siska, dan bersedia menjadi responden. Instrument yang digunakan adalah kuesioner yang sudah diuji validitas (r hitung > r tabel) dan reabilitasnya (cronbach alpha > 0,70). Analisis data menggunakan uji rank spearman dan chi-square dengan α=0,005. Jumlah sampel 50 orang ibu yang mempunyai bayi usia 1-6 bulan pada bulan Agustus 2023. Diperoleh pengetahuan baik sebanyak 38 orang (76%), persepsi positif sebanyak 27 orang (54%), motivasi tinggi sebanyak 44 orang (88%) dan tidak patuh sebanyak 28 orang (56%). Uji statistik menunjukkan hubungan persepsi dengan kepatuhan (p=0,003) serta tidak ada hubungan antara pengetahuan (p=0,208) dan motivasi dengan kepatuhan (p=0,508). Terdapat hubungan antara persepsi dengan kepatuhan pengisian formulir Si Peka Bu Siska namun tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dan motivasi dengan kepatuhan pengisian formulir Si Peka Bu Siska.
Pengentasan Stunting Melalui Pemberdayaan Kader Melalui Deteksi Dini Tumbuh Kembang di Wilayah Kerja Puskesmas Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur Farizi, Sofia Al; Frety, Endyka Erye; Ningrum, Astika Gita; Fitri, Noviona Lingga; Hasna, Avrila Hamida; Kinasih, Kiqueen Bintha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 11 (2024): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i11.712

Abstract

Data Kemeskes pada tahun 2018 menunjukkan tingginya angka stunting diindonesia yaitu mencapai 21,6 %. Kecamatan Jabon merupakan kecamatan yang berada di Sidoarjo kecamatan dengan jumlah balita stunting tertinggi di Sidoarjo, dengan jumlah 494 balita. Kejadian stunting dapat diketahui lebih awal dengan melakukan pemeriksaan berat badan dan tinggi badan balita secara rutin. Tujuan kegiatan kegiatan ini adalah untuk intervensi untuk menilai tingkat pengetahuan kader dan orang tua mengenai bagaimana cara pemantauan pertumbuhan dan perkembangan pada bayi dan balita dengan benar dan tepat. Kegiatan yang dilakukan terdiri atas Pembuatan modul dan checklist tumbuh kembang, kegiatan edukasi untuk kader balita, worksop pelatihan pengukuran berat badan dan tinggi badan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pengetahun kader tentang tumbuh kembang setelah dilakukan kegiatan pengetahun mayoritas baik yaitu 83.36%. Kader dapat melakukan pemerinsaan berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala dengan tepat. Kesimpulan: kegiaatan edukasi kader dan workshop efektif untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pengukuran berat badan dan tinggi badan bayi dan balita.
Optimalisasi Kelas Ibu Hamil Dan Pelatihan Kader Posyandu Ibu Balita Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Frety, Endyka Erye; Ningrum, Astika Gita; Prasetyo, Budi; Izzati, Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 12 (2024): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i12.761

Abstract

Kejadian stunting disebabkan oleh berbagai macam hal, diantaranya faktor ibu saat hamil, intake gizi saat balita, infeksi, faktor lingkungan dan pola asuh. Pencegahan yang dilakukan dapat dilakukan semenjak dini yaitu pada saat bayi dalam kandungan (saat ibu hamil) harus mendapatkan gizi yang seimbang. Di wilayah keluarahan Dupak terdapat 50,7 % ibu hamil mengalami anemia. Selain ibu hami di wilayah Kelurahan Dupak kurang begitu paham dan mengeri tentang kebutuhan nutrisi yang baik pada ibu hamil, serta apa akibat yang terjadi jika kebutuhan nutrisi saat hamil tidak dapat dipenuhi dengan baik. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kaderisasai kader posyandu tentang pentingnya nutrisi yang tepat saat hamil sebagai upaya dini mencegah stunting.  Metode Kegiatan pengabdian masyarakat terdiri atas 3 kegiatan yaitu pemberikan penguluhan, diskusi dan konseling kepada ibu hamil pada kegiatan kelas ibu hamil. Pemberian edukasi tentang stunting dan nutrisi pada ada ibu hamil dan evaluasi. Pada kegiatan evaluasi evaluasi pola makan ibu selama hamil. Hasil pengabdian masyarakat didapatkan peningkatan pengetahuan baik tentang stunting dan pentingnya nutrisi saat hamil sebesar 80 % dibandingkan pengetuan sebelum dilakukan kegiatan mayoritas sebasar 70 % pengetahuannya kurang pada ibu hamil dan kader posyandu. Kegiatan ini harapannya dalam dilakukan dan dievaluasi secara rutin untuk dapat membantu dalam upaya pencegahan stunting.
HUBUNGAN USIA DAN LAMA MENIKAH TERHADAP KEBERHASILAN PROGRAM BAYI TABUNG DI RSUD. DR SOETOMO SURABAYA DAN RSIA PUTRI KLINIK TIARA CITA SURABAYA Trianto, Nur Ayafida Putri; Sa’adi, Ashon; Erye Frety, Endyka
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.25308

Abstract

Infertilitas merupakan ketidakmampuan pasangan untuk mencapai kehamilan selama setidaknya satu tahun ketika melakukan hubungan intim tanpa menggunakan alat kontrasepsi lainnya. Hasil Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (2018) mengatakan, pada tahun 2017 angka infertilitas di Indonesia adalah 12%-22% dari total populasi usia reproduksi, sebanyak 15% kasus terjadi pada wanita usia subur . Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan usia dan lama kawin pada pasangan suami istri terhadap keberhasilan program bayi tabung di Klinik Graha Amerta RSUD Dr. Soetomo dan RSIA Putri Klinik Tiara Cita Surabaya Tahun 2022. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Sampelnya adalah wanita yang mengikuti program bayi tabung di Klinik Fertilitas Graha Amerta RSUD Dr. Soetomo dan RSIA Putri Klinik Tiara Cita Surabaya Tahun 2022 yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi dengan menggunakan total sampling dengan jumlah 121 responden. Istrumen penelitian menggunakan data sekunder yang bersumber dari rekam medis pasien kemudian dianalisis menggunakan uji statistik non parametrik. Responden pada penelitian ini sebagian besar berusia 35-39 tahun, menikah > 5 tahun, kadar serum ?-Hcg <25 mIU/mL, kadar progesteron <80 nmol/L, dan gagal program IVF. Analisis uji mann whitney menunjukkan ada hubungan secara signifikan antara usia dengan keberhasilan program IVF (p=0,001) dan terdapat hubungan yang signifikan antara lama menikah dengan keberhasilan program IVF (p=0,015). Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara usia dan lama menikah dengan keberhasilan program IVF, dukungan keluarga dan health belief dengan pemberian ASI eksklusif dimana  health belief  adalah yang paling dominan.
Co-Authors Adella Eka Winanda Aditiawarman Aditiawarman, Aditiawarman Afilda Munawarah Agus Tiyaningsih Ainun, Siti Zaimatul Aldika Akbar, Muhammad Ilham Aliyyatussholihah Andra Netta Feriskyaningrum Arissandi Andriyanti, Andriyanti Anggis Putri Wijayanti Aninda Regita Putri Darna Arina Qona'ah Atika Atika Atika Atika Atika Azizah, Qonita Bambang Purwanto Budi Prasetyo Budi Prasetyo Budi Prasetyo Budi Utomo Budi Utomo Delia Fellati Maharani Dewi Setyowati Dominicus Husada Dwi Izzati Dwilda, Euvanggelia Euvanggelia Fabella Elisa Cahyaningtyas Fadhilah Maimunah Nashirah Faizah, Zakiyatul Fardana, Nur Ainy Farizi, Sofia Al Febriyana, Nining Fitri Ramadhani Fitri, Noviona Lingga Fitriana, Farida Gamelly, Kania Putri Gatut Hardianto, Gatut Hambin, Era Samudra Hasna, Avrila Hamida HERAWATI, LILIK Imelda, Permadevi Isa Anshori Ivon Diah Wittiarika Izzati, Dwi Kinasih, Kiqueen Bintha Lilik Djuari Linda Dewanti Marta Ayu Shintia Dewi Pribadi Luhur Mentari Monica Octa Alfiana Mufidah Sheena Andani Prastini Muhammad Miftahussurur Munawaroh, Aida Ayu Habibatul Nabila Virgin Pramesti Pramesti Nadia Sherli Syafira Ningrum, Astika Gita Nugroho, Salsabila Bestari Pulingmuding, Martha Qurniati, Nina Rania, Najwa Miftah Relisa Nuris Shifa Riri Aprianti Riza Saputri Alistianti Rize Budi Amalia Rizqi Amaliyah Rozy Dian Putri Rozy Sa'adi, Ashon Salsabila, Wanda Azaria SAMPARA, RISDAYANTI Sampurna, Mahendra Arif Santoso, Bagus Jati Sari, Gadis Meinar Sari, Marlita Mustika Sari, Nanda Rizkita Sa’adi, Ashon Sebayang, Elisabet Br Sherina Pradita Eka Wahyudi Shifa Fauziyah Shifa Muthia Shani Shifa, Relisa Nuris Sri Wilujeng, Anik Sulistiawati Sulistiawati Sulistiawati Sulistiawati Tiyaningsih, Agus Trianto, Nur Ayafida Putri Woro Setia Ningtyas Yustisia, Griselda Zahrotul Lailin Nadziroh Zalfa Dinah Khairunnisa ‘Izza, Najwa Imamatul