Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pengentasan Stunting Melalui Pemberdayaan Kader Melalui Deteksi Dini Tumbuh Kembang di Wilayah Kerja Puskesmas Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur Farizi, Sofia Al; Frety, Endyka Erye; Ningrum, Astika Gita; Fitri, Noviona Lingga; Hasna, Avrila Hamida; Kinasih, Kiqueen Bintha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 11 (2024): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i11.712

Abstract

Data Kemeskes pada tahun 2018 menunjukkan tingginya angka stunting diindonesia yaitu mencapai 21,6 %. Kecamatan Jabon merupakan kecamatan yang berada di Sidoarjo kecamatan dengan jumlah balita stunting tertinggi di Sidoarjo, dengan jumlah 494 balita. Kejadian stunting dapat diketahui lebih awal dengan melakukan pemeriksaan berat badan dan tinggi badan balita secara rutin. Tujuan kegiatan kegiatan ini adalah untuk intervensi untuk menilai tingkat pengetahuan kader dan orang tua mengenai bagaimana cara pemantauan pertumbuhan dan perkembangan pada bayi dan balita dengan benar dan tepat. Kegiatan yang dilakukan terdiri atas Pembuatan modul dan checklist tumbuh kembang, kegiatan edukasi untuk kader balita, worksop pelatihan pengukuran berat badan dan tinggi badan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pengetahun kader tentang tumbuh kembang setelah dilakukan kegiatan pengetahun mayoritas baik yaitu 83.36%. Kader dapat melakukan pemerinsaan berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala dengan tepat. Kesimpulan: kegiaatan edukasi kader dan workshop efektif untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pengukuran berat badan dan tinggi badan bayi dan balita.
Optimalisasi Kelas Ibu Hamil Dan Pelatihan Kader Posyandu Ibu Balita Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Frety, Endyka Erye; Ningrum, Astika Gita; Prasetyo, Budi; Izzati, Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 12 (2024): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i12.761

Abstract

Kejadian stunting disebabkan oleh berbagai macam hal, diantaranya faktor ibu saat hamil, intake gizi saat balita, infeksi, faktor lingkungan dan pola asuh. Pencegahan yang dilakukan dapat dilakukan semenjak dini yaitu pada saat bayi dalam kandungan (saat ibu hamil) harus mendapatkan gizi yang seimbang. Di wilayah keluarahan Dupak terdapat 50,7 % ibu hamil mengalami anemia. Selain ibu hami di wilayah Kelurahan Dupak kurang begitu paham dan mengeri tentang kebutuhan nutrisi yang baik pada ibu hamil, serta apa akibat yang terjadi jika kebutuhan nutrisi saat hamil tidak dapat dipenuhi dengan baik. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kaderisasai kader posyandu tentang pentingnya nutrisi yang tepat saat hamil sebagai upaya dini mencegah stunting.  Metode Kegiatan pengabdian masyarakat terdiri atas 3 kegiatan yaitu pemberikan penguluhan, diskusi dan konseling kepada ibu hamil pada kegiatan kelas ibu hamil. Pemberian edukasi tentang stunting dan nutrisi pada ada ibu hamil dan evaluasi. Pada kegiatan evaluasi evaluasi pola makan ibu selama hamil. Hasil pengabdian masyarakat didapatkan peningkatan pengetahuan baik tentang stunting dan pentingnya nutrisi saat hamil sebesar 80 % dibandingkan pengetuan sebelum dilakukan kegiatan mayoritas sebasar 70 % pengetahuannya kurang pada ibu hamil dan kader posyandu. Kegiatan ini harapannya dalam dilakukan dan dievaluasi secara rutin untuk dapat membantu dalam upaya pencegahan stunting.
HUBUNGAN USIA DAN LAMA MENIKAH TERHADAP KEBERHASILAN PROGRAM BAYI TABUNG DI RSUD. DR SOETOMO SURABAYA DAN RSIA PUTRI KLINIK TIARA CITA SURABAYA Trianto, Nur Ayafida Putri; Sa’adi, Ashon; Erye Frety, Endyka
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.25308

Abstract

Infertilitas merupakan ketidakmampuan pasangan untuk mencapai kehamilan selama setidaknya satu tahun ketika melakukan hubungan intim tanpa menggunakan alat kontrasepsi lainnya. Hasil Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (2018) mengatakan, pada tahun 2017 angka infertilitas di Indonesia adalah 12%-22% dari total populasi usia reproduksi, sebanyak 15% kasus terjadi pada wanita usia subur . Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan usia dan lama kawin pada pasangan suami istri terhadap keberhasilan program bayi tabung di Klinik Graha Amerta RSUD Dr. Soetomo dan RSIA Putri Klinik Tiara Cita Surabaya Tahun 2022. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Sampelnya adalah wanita yang mengikuti program bayi tabung di Klinik Fertilitas Graha Amerta RSUD Dr. Soetomo dan RSIA Putri Klinik Tiara Cita Surabaya Tahun 2022 yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi dengan menggunakan total sampling dengan jumlah 121 responden. Istrumen penelitian menggunakan data sekunder yang bersumber dari rekam medis pasien kemudian dianalisis menggunakan uji statistik non parametrik. Responden pada penelitian ini sebagian besar berusia 35-39 tahun, menikah > 5 tahun, kadar serum ?-Hcg <25 mIU/mL, kadar progesteron <80 nmol/L, dan gagal program IVF. Analisis uji mann whitney menunjukkan ada hubungan secara signifikan antara usia dengan keberhasilan program IVF (p=0,001) dan terdapat hubungan yang signifikan antara lama menikah dengan keberhasilan program IVF (p=0,015). Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara usia dan lama menikah dengan keberhasilan program IVF, dukungan keluarga dan health belief dengan pemberian ASI eksklusif dimana  health belief  adalah yang paling dominan.
Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) Melalui Pelatihan Deteksi Dini Preeklampsia Pada Bidan Puskesmas Di Kabupaten Manggarai Timur NTT Wittiarika, Ivon Diah; Ningrum, Astika Gita; Frety, Endyka Erye; ‘Izza, Najwa Imamatul; Gamelly, Kania Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 9 (2024): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i9.1607

Abstract

Preeklampsia merupakan salah satu faktor penyebab terbesar peningkatan Angka Kematian Ibu (AKI).  Pada tahun 2022, jumlah kematian ibu di NTT sebanyak 160 kasus kematian dan 15% diantaranya disebabkan oleh preeklampsia. Bidan memiliki peran penting dalam melakukan skrining awal preeklampsia dalam upaya menurunkan morbiditas dan mortalitas ibu hamil serta pengendalian angka kematian ibu. Bidan yang memberikan asuhan Antenatal Care (ANC) yang baik akan dapat mendeteksi kelainan pada kehamilan termasuk preeklampsia. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan bidan dapat dilakukan dengan melakukan pelatihan deteksi dini kepada para bidan dalam pemberian asuhan. Tim pengabdian masyarakat program studi kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga melaksanakan Pelatihan deteksi dini preeklampsia kepada bidan di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah  meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bidan, mampu memberikan skrining preeklampsia untuk mencegah komplikasi serta mampu mengaplikasikan di puskesmas tempat tugas masing-masing dalam melayani pasien. Sasaran kegiatan pelatihan adalah bidan sebanyak 40 bidan yang berasal dari 29 puskesmas.  Pelatihan deteksi dini  dilakukan dengan, metode ceramah, diskusi dan tanya jawab, simulasi partograf, pretest dan posttest. Hasil rata-rata pretest 43,96% dan rata-rata posttest 74,50%. Terdapat peningkatan nilai rata-rata pretest dan posttest yaitu 30,54%. Dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa pelatihan deteksi dini tentang skrining, pencegahan dan tatalaksana awal preeklampsia efektif dalam meningkatkan pengetahuan bidan puskesmas tentang preeklampsia.
Pembentukan Program Prestasi (Posyandu Remaja Sehat Terpadu Aktif Dan Inspiratif) Sebagai Upaya Preventif Pernikahan Dini Di Desa Karangrejo Wilayah Puskesmas Ngasem Kabupaten Kediri Ningrum, Astika Gita; Wittiarika, Ivon Diah; Frety, Endyka Erye; Rania, Najwa Miftah; Salsabila, Wanda Azaria; Munawaroh, Aida Ayu Habibatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1760

Abstract

Pernikahan dini merupakan pernikahan yang terjadi sebelum seseorang mencapai usia yang sudah ditentukan dalam undang-undang. Pernikahan dini berisiko adanya kekerasan dalam rumah tangga, perselingkuhan, dan perceraian, yang sering kali disebabkan oleh ketidakmatangan psikologis anak. Di sisi yang lain pernikahan dini akan membahayakan calon ibu, karena anatomi dalam tubuh anak masih belum siap untuk proses mengandung dan melahirkan. Oleh karena itu posyandu remaja diadakan untuk memberikan manfaat kepada para remaja, khususnya dalam hal edukasi reproduksi secara dini sehingga mencegah terjadinya seks pranikah. Melalui kegiatan ini diharapkan dukungan masyarakat dan ibu kader terhadap kegiatan posyandu remaja dapat berjalan dengan baik sehingga mampu meningkatkan kesehatan reproduksi remaja serta mampu untuk mencetak generasi yang sehat dan mengurangi kenakalan remaja yang saat ini semakin meningkat. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan sasaran remaja dilakukan di Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Pengabdian diadakan dalam 2 kegiatan, yaitu pelatihan dan launching sebagai bentuk simbolis dan peresmian terbentuknya posyandu remaja. Evaluasi kegiatan untuk mengukur pengetahuan para remaja dan umpan balik secara langsung. Berdasarkan data yang didapatkan, pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan remaja dari rata-rata pengetahuan yaitu pada saat pelatihan 53.68 menjadi 74.25 dan saat launching 53.68 menjadi 73.33 mengenai kebutuhan masa remaja melalui posyandu remaja PRESTASI. Pengabdian masyarakat ini perlu dilakukan secara berkelanjutan dan pemantauan rutin.
BRIDGING THE KNOWLEDGE GAP: A COMPARATIVE STUDY OF COUNSELING METHODS FOR ANTENATAL CARE IN PREGNANT WOMEN Sari, Nanda Rizkita; Andriyanti, Andriyanti; Frety, Endyka Erye
HEARTY Vol 12 No 4 (2024): DESEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v12i4.17073

Abstract

Introduction: Knowledge of Antenatal Care (ANC) is crucial for the health of pregnant women and their unborn children. Objectives: This study compares the effectiveness of counselling alone versus a combination of counselling and video education on pregnant women's knowledge of integrated ANC at Puskesmas Sekardangan Sidoarjo. Methods: Using a quasi-experimental design with two post-tests only groups, 40 pregnant women were divided into two groups of 20. The control group received counselling, while the intervention group received both counselling and educational videos on ANC. ANC knowledge questionnaires were completed post-intervention and analyzed using the Mann-Whitney test. Results: Results indicated that 65% of the control group had poor knowledge levels, compared to 45% of the intervention group with good knowledge levels. There was a significant increase in knowledge in both groups, with a Z count of -3.525 and a significance value of ρ = 0.000, showing a significant difference between the groups. Conclusion: The study concludes that combining educational videos with counselling is more effective in enhancing pregnant women's knowledge about ANC than counselling alone. Health facilities are recommended to integrate educational videos into ANC counselling programs, with further research needed to explore technology in health education.
IMPACT OF MATERNAL KNOWLEDGE AND EMPLOYMENT ON EXCLUSIVE BREASTFEEDING IN BELU, EAST NUSA TENGGARA Sebayang, Elisabet Br; Atika, Atika; Frety, Endyka Erye; Sampurna, Mahendra Arif
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v14i1.7641

Abstract

According to the Belu District Health Service, exclusive breastfeeding rates for babies aged 0-6 months at the Atapupu Community Health Center decreased in 2021. This research aims to determine the relationship between maternal knowledge, employment, and exclusive breastfeeding. The study uses a cross-sectional design. Data were collected from the Atapupu Health Center, Belu Regency, NTT (June-July 2022), involving 70 participants. This research employed a total sampling technique. Primary and secondary data were gathered using questionnaires, and the data were analyzed using the Chi-Square statistical test. Results from the univariate analysis indicated that regarding knowledge about exclusive breastfeeding, nearly 26 respondents (37.1%) had sufficient knowledge. In terms of mothers' employment, the majority worked as housewives, with 49 respondents (62.9%). Additionally, 42 respondents (60%) were more likely to practice exclusive breastfeeding. The Chi-Square test results showed a significant relationship between maternal knowledge and exclusive breastfeeding, with a p-value of 0.001 (p 0.05) and an odds ratio (OR) of 0.6, indicating a relationship between knowledge and exclusive breastfeeding. Conversely, the relationship between maternal employment and exclusive breastfeeding yielded a p-value of 0.099 (p 0.05), suggesting no significant relationship between employment and exclusive breastfeeding.
The Relationship of History of Syphilis Disease in Pregnant Women with the Incidence of Low Birth Weight at RSUD Dr. Soetomo Surabaya Yustisia, Griselda; Endyka Erye Frety; Budi Prasetyo
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 7 No. 1 (2025): December
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v7i1.1011

Abstract

Pendahuluan : Organisasi Kesehatan Dunia menjelaskan bahwa Berat Badan Lahir Rendah (LBW) adalah suatu kondisi di mana bayi lahir dengan berat <2500 gram. Dua faktor penyebab LBW, yaitu faktor internal dan eksternal. Berdasarkan faktor internal ibu, penyakit menular yang dapat menyebabkan LBW dan menjadi fokus pemerintah saat ini adalah Sifilis. Penyakit ini dapat diderita oleh ibu hamil dan berisiko ditularkan ke bayinya selama kehamilan dan saat persalinan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis riwayat penyakit Sifilis pada ibu hamil dengan kejadian LBW pada RSUD. Dr. Soetomo Surabaya. Metode : Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan analisis observasional menggunakan desain cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 8 responden pada ibu hamil dengan riwayat penyakit Sifilis yang dilakukan dengan teknik purposive sampling di RSUD. Dr. Soetomo Surabaya. Data yang dikumpulkan diuji dengan uji statistik chi-square. Hasil: Hasil responden dengan infeksi sifilis positif, sebanyak 3 orang (18,75%) memberikan bayi LBW sedangkan 5 orang (31,23%) melahirkan bayi dengan berat badan normal. Sebanyak 2 pasien (12,5%) dengan sifilis negatif juga melahirkan bayi LBW, sedangkan 6 orang (37,5) ibu persalinan dengan sifilis negatif melahirkan bayi dengan berat badan normal. Data sifilis yang terkumpul diuji dengan uji statistik chi-square diperoleh p-value = 0,590 (p>0,05) Kesimpulan: Ini adalah riwayat Sifilis tidak mempengaruhi kejadian LBW
THE RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE AND THE ATTITUDE OF PROSPECTIVE BRIDES AND GROOMS TOWARD PREMARITAL SCREENING SAMPARA, RISDAYANTI; Endyka Erye Frety; Amalia, Rize Budi
Jurnal Keluarga Berencana Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Keluarga Berencana
Publisher : Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37306/s92e5w78

Abstract

Healthy pregnancy planning through premarital screening aims to reduce high-risk pregnancies with early intervention in prospective brides. However, it is less popular among prospective brides, a total of 74.4% of prospective brides do not know the benefits of premarital screening, this can affect the assessment of prospective brides on premarital screening even though premarital screening services are required by the government. This study aims to analyze the relationship between knowledge and the attitude of prospective brides regarding premarital screening. Method study is quantitative research with an observational analytical design, a cross-sectional study approach conducted on 63 samples with consecutive sampling techniques. The measurement of knowledge level and attitude uses a questionnaire and the Fisher Exact Statistics test. This study shows that the knowledge of prospective brides about premarital screening is mostly in the category of less than 44.4% and the majority attitude is positive 81%. There was a significant correlation (p < 0.001) between knowledge and attitudes towards premarital screening. It can be concluded that knowledge can affect the attitude and assessment of the prospective brides and groom towards premarital screening. Therefore, strategic steps are needed such as the integration of education in premarital counseling, the development of community-based campaigns.
THE RELATIONSHIP OF WORK DURATION TO MENSTRUAL DISORDERS Pramesti, Nabila Virgin Pramesti; Budi Prasetyo; Endyka Erye Frety
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v7i2.1025

Abstract

Introduction: The group of hand-rolled cigarette factory workers is a work group that is at risk of experiencing menstrual disorders. Excessive working time can cause employees to feel tired. Irregular menstrual cycles are a hormonal imbalance in the reproductive system between the hormones estrogen and progesterone. Objectives: The aim of this research is to investigate the connection between working duration and the menstrual cycle Methods: This study was based on a quantitative approach and used a cross-sectional design. Data were gathered through questionnaires from two groups: one group consisting of 37 cigarette factory workers and another group of 38 non-cigarette factory workers. The data were collected using a purposive sampling technique. In this study, work duration was the independent variable, and menstrual disorders were the dependent variable. A Chi-Square statistical test was performed to examine the relationship between these variables, with a significance level of <ɑ 0.05. Results: The outcomes of the statistical analysis indicated that in the factory worker group, the p-value was 0.000 < ɑ (0.05). The majority of respondents who did not experience menstrual disorders had a long duration of work, with a proportion of 96%, which was higher than those with a medium duration of work. Meanwhile, in the non-factory worker group, the p-value was 0.718 > ɑ (0.05). Most respondents who did not experience menstrual disorders had a light work duration, with a proportion of 86%, which was higher than those who experienced menstrual disorders due to moderate work duration. Conclusions: A significant association exists between work duration and menstrual disorders.
Co-Authors Adella Eka Winanda Aditiawarman Aditiawarman, Aditiawarman Afilda Munawarah Agus Tiyaningsih Ainun, Siti Zaimatul Aldika Akbar, Muhammad Ilham Alfiana, Monica Octa Amalia, Rize Budi Andriyanti, Andriyanti Anggis Putri Wijayanti Aninda Regita Putri Darna Arina Qona'ah Arissandi, Andra Netta Feriskyaningrum Atika Atika Atika Azizah, Qonita Bambang Purwanto Budi Prasetyo Budi Prasetyo Budi Prasetyo Budi Utomo Budi Utomo Delia Fellati Maharani Dewi Setyowati Dominicus Husada Dwilda, Euvanggelia Euvanggelia Faizah, Zakiyatul Fardana, Nur Ainy Farizi, Sofia Al Febriyana, Nining Fitri Ramadhani Fitri, Noviona Lingga Gamelly, Kania Putri Gatut Hardianto, Gatut Hambin, Era Samudra Hasna, Avrila Hamida HERAWATI, LILIK Imelda, Permadevi Isa Anshori Ivon Diah Wittiarika Izzati, Dwi Kinasih, Kiqueen Bintha Lilik Djuari Mentari Mufidah Sheena Andani Prastini Muhammad Miftahussurur Munawaroh, Aida Ayu Habibatul Nadia Sherli Syafira Nashirah, Fadhilah Maimunah Ningrum, Astika Gita Nugroho, Salsabila Bestari Pramesti, Nabila Virgin Pramesti Pulingmuding, Martha Qurniati, Nina Rania, Najwa Miftah Relisa Nuris Shifa Rize Budi Amalia Rize Budi Amalia Rize Budi Amalia Rizqi Amaliyah Rozy Dian Putri Rozy Sa'adi, Ashon Salsabila, Wanda Azaria SAMPARA, RISDAYANTI Sampurna, Mahendra Arif Santoso, Bagus Jati Sari, Gadis Meinar Sari, Marlita Mustika Sari, Nanda Rizkita Sa’adi, Ashon Sebayang, Elisabet Br Sherina Pradita Eka Wahyudi Shifa Fauziyah Shifa Muthia Shani Shifa, Relisa Nuris Sri Wilujeng, Anik Sulistiawati Sulistiawati Sulistiawati Sulistiawati Trianto, Nur Ayafida Putri Yustisia, Griselda ‘Izza, Najwa Imamatul