Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Mewarnai Dengan Teknik Gradasi di TK Nisak, Khoirun; Destiana, Evie
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 4 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i4.704

Abstract

Pada penelitian ini membahas tentang peningkatan kreativitas anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan mewarnai dengan teknik gradasi TK Dharma Wanita Persatuan Bangah. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini menggunakan model Kemmis dan MC Taggart dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 18 anak, 9 laki-laki dan 9 perempuan. Meliputi tahapan prasiklus, siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kreativitas anak melalui kegiatan mewarnai dengan teknik gradasi yaitu pada pra siklus sebesar 28%, pada Siklus I terjadi peningkatan sebesar 61%, Siklus II terjadi peningkatan sebesar 83% dan target keberhasilan telah tercapai sebesar 75%. Dari analisis yang dilakukan peneliti dapat disimpulkan bahwa kegiatan mewarnai dengan teknik gradasi dapat meningkatkan kreativitas anak.
Murottal Surah Ar-Rahman and Aromatheraphy Lavender (Lavendula Augustfolia) Inhalation to Decrease Labor Pain on First Stage Active Phase Azizah, Nurul; Rosyidah, Rafhani; Destiana, Evi
Jurnal Midpro Vol. 12 No. 1 (2020): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/md.v12i1.192

Abstract

Childbirth is a natural process and causes pain, but many mothers can not resist the pain because it is influenced by stress. The study using non-phamacological pain relief therapy with aromatherapy which is believed to reduce pain and the aims to compare between murotal Al-Qur'an Surat Ar-rahman therapy and inhalation of lavender aromatherapy to reduce the intensity of labor pain when first active phase.The research design used Quasi Experimental with Non-equivalent Control Group Design method and using pretest - posttest. The population of the first phase active labor mothers in RB Nuril Masrukha Candi Sidoarjo. The technique sampling used Consecutive sampling. Data collected by observing 2 groups of labor mothers: 30 respondents listened to surah Ar-Rahman murottal and 30 respondents inhaled Lavender Aromatherapy. In both of groups, the pretest was given before treatment, then posttest was done after treatment using observation sheet assessment of pain scale with behavioral observation (FLACC behavioral scale). Data analysis using Independent Sample T-Test with a significance level α = 0.05. The results showed that the difference in pain score reduction in lavender aromatherapy inhalation was 3.26 ± 0.25, whereas in the murottal group of the Ar-Rahman Surah mean decrease in pain score was 2.62 ± 0.057 with P value <0.001, that showed a significant relationship.The conclusion is inhalation of aromatherapy lavender (Lavendula Augustfolia) and murottal surah Ar-Rahman can reduce intensity of labor pain during the first active phase, but inhalation group of aromatherapy lavender has a greater pain reduction score than murottal surah Ar-Rahman group.  
Pemanfaatan Lagu Anak Dengan Tema Lokal Dalam Pembelajaran PAUD: Studi Kualitatif Penerimaan Dan Dampaknya Terhadap Pembelajaran Destiana, Evie
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4834

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pemanfaatan lagu anak dengan tema daerah dalam pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), berfokus pada penerimaan dan dampaknya terhadap proses pembelajaran di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Bebekan, Sidoarjo. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menganalisis efektivitas lagu bertema lokal dalam memfasilitasi pembelajaran, serta bagaimana integrasi lagu tersebut dapat memperkaya pengalaman belajar anak. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan lagu daerah tidak hanya meningkatkan keterlibatan dan minat belajar anak, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan keterampilan bahasa dan sosial mereka. Lagu-lagu yang dikenal dan memiliki makna budaya yang mendalam memfasilitasi interaksi sosial antar anak, mendorong kerja sama, dan memperkuat identitas budaya. Temuan ini menunjukkan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam kurikulum PAUD, di mana lagu menjadi alat efektif yang menyenangkan dalam proses pembelajaran. Implikasi penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pendidik untuk lebih luas menerapkan lagu anak dalam pembelajaran, serta menciptakan variasi dalam penggunaannya untuk menjaga minat dan motivasi anak. Penelitian ini juga mengidentifikasi area yang perlu dieksplorasi lebih lanjut, seperti perbandingan pengaruh berbagai jenis lagu terhadap perkembangan anak di konteks yang berbeda. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan lagu anak dengan tema lokal dapat secara signifikan meningkatkan pengalaman belajar, mendorong perkembangan karakter, dan menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya lokal di kalangan anak.
Market Day Encourages Social Interaction Among Children Aged 3–4 Years Old: Market Day Mendorong Interaksi Sosial Anak Usia 3–4 Tahun Ilmiah, Nikmatul; Destiana, Evie
Indonesian Journal of Education Methods Development Vol. 20 No. 3 (2025): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijemd.v20i3.906

Abstract

General Background: Social-emotional development is a key aspect of early childhood growth, requiring children to interact effectively with peers and their surrounding community. Specific Background: Activities that simulate real-life social interactions, such as Market Day, can provide valuable opportunities for practicing social skills. Knowledge Gap: While experiential learning activities are widely discussed, empirical evidence on Market Day’s role in fostering social interaction among very young learners remains limited. Aims: This study investigates the significant relationship between Market Day activities and social interaction skills in children aged 3–4 years at KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal Solokuro. Results: Using a pre-test and post-test design with 20 participants, data were analyzed through normality and homogeneity tests, followed by a paired t-test in IBM SPSS 26.0. Findings showed a significance value of 0.000 ≤ 0.05 and Thitung (9.890) > Ttabel (2.101), indicating a statistically significant improvement in social interaction. Novelty: This study provides quantitative evidence of Market Day’s role in enhancing early childhood social skills in a formal educational setting. Implications: The results suggest integrating structured experiential activities into early childhood curricula to promote social development. Highlights: Quantitative proof of Market Day fostering social interaction in young children. Employs pre-test and post-test design with robust statistical analysis. Supports integrating experiential learning into early childhood curricula. Keywords: Market Day, Early Childhood, Social Interaction, Experiential Learning, Preschool Education
Early Childhood English Learning at The Naff Kindergarten: Pembelajaran Bahasa Inggris Anak Usia Dini di TK The Naff Irwahani , Inama; DESTIANA, EVIE
Indonesian Journal of Education Methods Development Vol. 20 No. 2 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijemd.v20i2.923

Abstract

General background: Early childhood is a critical period for language development, and exposure to foreign languages, particularly English, provides essential foundations for future communication. Specific background: In Indonesia, English is introduced as a foreign language from an early age, yet many schools still face challenges in implementation due to varying teacher competencies and parental awareness. Knowledge gap: Limited studies comprehensively describe the structured application of English learning in early childhood within bilingual school contexts. Aims: This study examines the implementation of English learning for children aged 5–6 years at The Naff A Creative & Fun School, focusing on teaching strategies, teacher competencies, and children’s achievements. Results: Data from structured and non-participant observations as well as semi-structured interviews show that children acquire basic vocabulary (colors, numbers, fruits, animals, etc.) and develop confidence in simple communication. Teachers play a central role through consistent routines, communication books, and bilingual classroom practices. Novelty: This study highlights how structured daily habituation combined with teacher preparation effectively fosters early English exposure in a playful yet systematic manner. Implications: Findings emphasize the importance of integrating bilingual practices into early childhood curricula and strengthening teacher qualifications to support sustainable language acquisition. Highlights: English learning at early age benefits from daily habituation. Teacher competence and creativity are crucial for successful practice. Bilingual strategies strengthen children’s vocabulary and confidence. Keywords: Early Childhood, English Learning, Bilingual Education, Teacher Competence, Language
Pemanfaatan Lagu Anak Dengan Tema Lokal Dalam Pembelajaran PAUD: Studi Kualitatif Penerimaan Dan Dampaknya Terhadap Pembelajaran Destiana, Evie
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4834

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pemanfaatan lagu anak dengan tema daerah dalam pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), berfokus pada penerimaan dan dampaknya terhadap proses pembelajaran di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Bebekan, Sidoarjo. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menganalisis efektivitas lagu bertema lokal dalam memfasilitasi pembelajaran, serta bagaimana integrasi lagu tersebut dapat memperkaya pengalaman belajar anak. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan lagu daerah tidak hanya meningkatkan keterlibatan dan minat belajar anak, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan keterampilan bahasa dan sosial mereka. Lagu-lagu yang dikenal dan memiliki makna budaya yang mendalam memfasilitasi interaksi sosial antar anak, mendorong kerja sama, dan memperkuat identitas budaya. Temuan ini menunjukkan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam kurikulum PAUD, di mana lagu menjadi alat efektif yang menyenangkan dalam proses pembelajaran. Implikasi penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pendidik untuk lebih luas menerapkan lagu anak dalam pembelajaran, serta menciptakan variasi dalam penggunaannya untuk menjaga minat dan motivasi anak. Penelitian ini juga mengidentifikasi area yang perlu dieksplorasi lebih lanjut, seperti perbandingan pengaruh berbagai jenis lagu terhadap perkembangan anak di konteks yang berbeda. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan lagu anak dengan tema lokal dapat secara signifikan meningkatkan pengalaman belajar, mendorong perkembangan karakter, dan menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya lokal di kalangan anak.
Keroncong Stamboel Sebagai Bentuk Akulturasi Budaya Urban: Keroncong Stamboel as a Form of Urban Culture Acculturation Destiana, Evie
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2012): February - August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v1i2.38

Abstract

Keroncong Stamboel adalah salah satu bentuk dari jenis musik langgam keroncong yang merupakan hasil dari akulturasi budaya asing yang masuk ke Indonesia dan beradaptasi dengan budaya lokal, kemudian berkembang dan menjadi satu bentuk seni pertunjukan musik baru.
Analisis Bentuk dan Struktur Lagu Stambul Baju Biru Karya Hardiman: Analysis of the Form and Structure of the Blue Clothes Stambul Song by Hardiman Destiana, Evie
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2016): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v5i2.252

Abstract

Untuk memahami sebuah karya musik, dibutuhkan pengetahuan yang cukup agar mampu memahami pesan yang ingin disampaikan oleh penciptanya, dan kita dapat menginterpretasikan dengan baik saat membawakan. Dalam penelitian ini, peneliti mencoba menganalisa bentuk dan struktur lagu keroncong Stambul Baju Biru karya Hardiman yang merupakan lagu keroncong Stambul II yang memiliki bentuk musik yang unik, baik secara bentuk lagu, melodi, harmonisasi dan unsur musik lainnya.
Peningkatan Kemampuan Membaca Anak di KB Amanah Melalui Media PowerPoint Interaktif Rahmawati, Siti Maslula Ainul; Destiana, Evie
Journal of Technology and System Information Vol. 1 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jtsi.v1i2.2495

Abstract

Kemampuan membaca permulaan tersebut akan digunakan sebagai acuan dalam mencapai target anak saat guru menilai, sehingga dibutuhkan pembelajaran yang menarik serta menyenangkan dengan menggunakan berbagai media guna anak usia dini di KB Amanah Sidoarjo. Metode Penelitian tindakan kelas terfokus dalam memperbaiki kegiatan pembelajaran yang di dalam kelas, mencari sebuah jawaban dari permasalahan yang telah diangkat. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Setelah dilakukan tindakan kemampuan membaca dengan media PowerPoint Interaktif di siklus I dan II bahwa media PowerPoint Interaktif mampu meningkatkan kemampuan membaca anak berdasarkan kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Secara keseluruhan, hasil observasi pada penelitian menunjukkan hasil yang sesuai dengan harapan, dimana terjadi peningkatan yang cukup signifikan.
Improving Students' Faith and Taqwa by Memorizing the Qur'an Using the Murojaah Method in Kindergarten B Class Destiana, Evie; Aviola, Adelia Anandra; Taufiq, Salwa; Rahayu, Yovana Enanda
Procedia of Social Sciences and Humanities Vol. 6 (2024): International Conference Psychology and Education Transformation For Bright Future
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pssh.v6i.536

Abstract

The Quran is the holy book of Muslims, the Quran memorization program is one of the breakthrough programs used by educators referring to the six scopes of early childhood development, one of which is the moral and religious aspects. This research uses qualitative research. This study focuses on strengthening the ability to memorize the Qur'an through habituation of muroja'ah students at Tk Aisyiyah 1 Candi Memorizing the Qur'an using the murojaah method at Tk Aisyiyah 1 Candi aims to produce a Quranic generation. Therefore, memorizing the Qur'an is used as one of the superior programs that is adjusted to the vision and mission of Tk Aisyiyah 1 Candi. Why does Tk Aisyiyah use the murojaah method because it is one of the determinants of success in memorization. The class teacher applies the murojaah method by repeating the previous verse and continuing the next verse by reading Surah An-Naba verses 10-15 and repeating verses 5-10, after listening students are asked to repeat the reading one by one Implementation of the muraja'ah method by using the muraja'ah memorization deposit program to the teacher to make it easier for students to maintain memorization of the Qur'an so that it is not easy for students to forget it. The implementation of this muraja'ah method can be done anytime and anywhere, because the process of implementing this muraja'ah method is not bound by time as long as there is a will.