Claim Missing Document
Check
Articles

Komunikasi Pariwisata Kampung Kapitan di Palembang Melinia Anggakesuma Tarana; Sinta Paramita
Prologia Vol 5, No 2 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i2.10128

Abstract

Kampung Kapitan is one of the historical tourist destinations in Palembang City. This place was the forerunner to the entry of the Chinese community to Palembang. Kapitan is a position given by the Dutch government to Tjoa Ham Ling to organize administration for the Chinese community. The Kapitan house, which has been established since the Dutch colonial period, has made this place a historical tourist attraction. In order for tourism in Palembang to develop, proper communication is needed in order to attract tourists. Therefore, this study aims to determine the efforts of managers in developing tourism Kampung Kapitan in Palembang, the form of tourism communication used by the tourism managers of Kampung Kapitan in Palembang, and the obstacles faced in developing tourism communication in Kampung Kapitan in Palembang. The approach used in this research is a qualitative approach with a case study method. There are also theories used in this research are communication strategy theory, marketing communication, and tourism communication. To complete this research, data collection is required. There are two data collection techniques in this study, namely primary data and secondary data. The result of this research is that the tourist attractions of Kampung Kapitan have several forms of tourism communication to attract tourists to visit.Kampung Kapitan merupakan salah satu destinasi wisata sejarah yang berada di Kota Palembang. Tempat ini merupakan cikal bakal masuknya masyarakat Tionghoa ke Palembang. Kapitan merupakan sebuah jabatan yang diberikan oleh pemerintah Belanda kepada Tjoa Ham Ling untuk mengatur administrasi bagi masyarakat Tionghoa. Rumah Kapitan yang telah berdiri sejak masa penjajahan Belanda menjadikan tempat tersebut sebagai wisata sejarah. Agar pariwisata di Palembang dapat berkembang maka dibutuhkanlah komunikasi yang tepat agar dapat menarik wisatawan. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pengelola dalam mengembangkan pariwisata Kampung Kapitan di Palembang, bentuk komunikasi pariwisata yang digunakan oleh pengelola pariwisata Kampung Kapitan di Palembang, dan kendala yang dihadapi dalam mengembangkan komunikasi pariwisata Kampung Kapitan di Palembang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Ada pula teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori strategi komunikasi, komunikasi  pemasaran, dan komunikasi pariwisata. Untuk melengkapi penelitian ini dibutuhkan pengumpulan data. Terdapat dua teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu data primer dan data sekunder. Hasil dari penelitian ini adalah tempat wisata Kampung Kapitan memiliki beberapa bentuk komunikasi pariwisata untuk menarik wisatawan berkunjung.
Aktivitas Komunikasi Social Marketing Organisasi Nirlaba Sebagai Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Tuli (Studi Kasus pada GERKATIN Kepemudaan) Natalia Natalia; Sinta Paramita; Septia Winduwati
Prologia Vol 2, No 2 (2018): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v2i2.3724

Abstract

GERKATIN Kepemudaan merupakan organisasi nirlaba yang berdiri untuk menyuarakan persamaan dan kesetaraan orang Tuli dan menjadi wadah bagi orang Tuli untuk dapat berkarya dan mengapresiasikan diri mereka secara luas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas komunikasi social marketing yang dilakukan GERKATIN Kepemudaan sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan Tuli. Penelitian ini menggunakan konsep social marketing oleh Philip Kotler dengan penerapan 7P (Product, Price, Place, Promotion, Personnel, Presentation, dan Process). Metodologi dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan sifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi non-partisipan dan penelusuran data online. Hasil dari penelitian ini adalah aktivitas social marketing GERKATIN Kepemudaan dilakukan dalam berbagai kegiatan seperti kampanye, pelatihan, workshop, dan festival dengan tujuan mengkomunikasikan bahwa Tuli setara dengan Orang Dengar sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan Orang Tuli. Empat tahapan dalam manajemen social marketing pun sudah dilakukan oleh GERKATIN Kepemudaan dan implementasi social marketing yang dilakukan GERKATIN Kepemudaan dapat dikatakan sudah berjalan dengan baik.
Strategi Komunikasi Digital Influencer dalam Menggunakan Media Sosial Instagram sebagai Media Fundraising Andia Elfika Priselie; Sinta Paramita
Prologia Vol 6, No 1 (2022): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v6i1.10375

Abstract

In the current era of globalization, fundraising or fundraising can be done in various interesting ways. With the existence of the internet media, fundraising can be done with a wider reach. Through Instagram social media, fundraising has proven to be more effective. The entry of the Covid-19 virus in Indonesia has encouraged influencers in Indonesia to take fundraising actions using their personal Instagram accounts. The purpose of this research is to find out how the digital communication strategy used by influencers in using Instagram as a fundraising medium. This research was conducted because there was no research that discussed digital communication strategies in using social media Instagram as a media for fundraising. The theory used in this research is communication strategy theory, communication technology, new media, and effective communication. The research used a descriptive qualitative approach with a case study research method. The research data were obtained from in-depth interviews and documentation of the five key informants. The research result states that the content that is made very interesting does not always attract the attention of the audience, but the most important thing is how the message is told correctly and easily understood.Di era globalisasi sekarang, penggalangan dana atau fundraising dapat dilakukan dengan berbagai cara menarik. Dengan adanya media internet, penggalangan dana dapat dilakukan dengan jangkauan yang lebih luas. Melalui media sosial Instagram, fundraising terbukti lebih efektif. Masuknya virus Covid-19 di Indonesia membuat influencer-influencer di Indonesia terdorong untuk melakukan aksi fundraising menggunakan akun Instagram pribadinya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi digital yang digunakan oleh influencer dalam menggunakan Instagram sebagai media fundraising. Penelitian ini dilakukan karena belum ada penelitian yang membahas       mengenai strategi komunikasi digital dalam menggunakan media sosial Instagram sebagai media fundraising. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori strategi komunikasi, teknologi komunikasi, media baru, dan komunikasi efektif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode penelitian studi kasus. Data hasil penelitian diperoleh dari hasil wawancara mendalam dan dokumentasi dari lima key informan. Hasil penelitian menyatakan bahwa konten yang dibuat sangat menarik tidak selalu menarik perhatian khalayak, namun yang terpenting adalah bagaimana pesan diceritakan dengan benar dan mudah dipahami.
Public Relations Perusahaan Industri Musik dalam Mempertahankan Reputasi (Analisis terhadap DX Entertainment JKT48) Shani Indira Natio; Sinta Paramita
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6596

Abstract

Reputation is an important factor in maintaining a company's success. Having a good reputation means that the company will get many benefits, one of them is consuments loyalty. The existence of Public Relations is the spearhead to maintain the reputation, image, and public trust that will have a positive effect on the company's sustainability. The purpose of this research is to know the efforts of DX Entertainment Public Relations in Maintaining JKT48 Reputation. The theory used in this research is communication theory, public relations, and reputation. The research method uses qualitative with case studies. Data collection methods are obtained through interviews, participant observation , library research, and online data search. Research results show that DX Entertainment applied nine reputation management and public relations have significant influence on JKT48's reputation.Reputasi merupakan faktor penting dalam mempertahankan kelangsungan hidup suatu perusahaan. Memiliki reputasi yang baik akan mendapatkan lebih banyak keuntungan salah satunya loyalitas konsumen. Adanya Public Relations menjadi ujung tombak untuk menjaga reputasi, image, dan kepercayaan publik yang akan memberikan efek positif bagi kelanjutan perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui upaya Public Relations DX Entertainment Dalam Mempertahankan Reputasi Grup Musik JKT48.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi, public relations dan reputasi.Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan studi kasus.Metode pengumpulan data didapatkan melalui hasil wawancara, observasi partisipan, studi pustaka, dan penelusuran data online.Hasil penelitian menunjukan bahwa DX Entertainment mengangkat sembilan manajemen reputasi dan public relations memiliki pengaruh yang signifikan terhadap reputasi JKT48.
Pengaruh Crisis Responsibility Terhadap Post-Crisis Reputation pada Maskapai Garuda Indonesia Anasthasia Fauziek; Sinta Paramita
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6626

Abstract

This research was conducted by considering the problems that occur in Garuda Indonesia. Cite the problem of food menus that use writing in Indonesia. Garuda Indonesia's response to the case discussed below. Garuda Indonesia losses. The purpose of this study was to determine the relationship between crisis responsibility and post-crisis reputation obtained by Garuda Indonesia and to determine the relationship between crisis responsibility and post-crisis reputation by Garuda Indonesia. This study uses a quantitative method with a questionnaire as a method of collecting data distributed to Garuda Indonesia passengers discussing Garuda Indonesia about food menu updates by handwriting. The results showed that the crisis had a significant responsibility for post-crisis reputation in Garuda Indonesia. This happens because it occurs during a transition period, an action or response from the parties concerned becomes very fundamental to the image held after the case is finished. Public relations has a very important role in responding to debates. The mistake made by Garuda Indonesia by prohibiting visitors from taking pictures on the plane made Garuda Indonesia's post-crisis reputation also increase.Penelitian ini dijalankan didasari atas permasalahan pada maskapai Garuda Indonesia terutama mengenai penulisan menu makanan yang menggunakan tulisan kertas serta respon Garuda Indonesia terhadap kasus tersebut yang dianggap kurang baik karena melarang seluruh penumpang maskapai Garuda Indonesia untuk mendokumentasikan gambar di dalam kabin Garuda Indonesia dan diduga hal tersebut dapat menurunkan reputasi Garuda Indonesia pasca krisis tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui untuk mengetahui hubungan crisis responsibilit dengan post-crisis reputation maskapai Garuda Indonesia dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh crisis responsibility terhadap post- crisis reputation maskapai Garuda Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan kuesioner sebagai metode pengumpulan data yang disebarkan kepada penumpang Garuda Indonesia yang mengetahui permasalahan Garuda Indonesia mengenai penulisan menu makanan dengan tulisan tangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa crisis responsibility berpengaruh signifikan terhadap post-crisis reputation pada Garuda Indonesia. Hal ini terjadi karena saat sebuah maskapai penerbangan mengalami masalah, sebuah tindakan atau respons dari pihak maskapai tersebut menjadi sangat fundamental bagi citra maskapai itu sendiri setelah kasus tersebut selesai. Public relations memiliki peranan yang sangat penting dalam menyikapi permasalahan. Kesalahan yang dilakukan pihak Garuda Indonesia dengan melarang seluruh pengunjung berfoto di dalam pesawat membuat post- crisis reputation Garuda Indonesia juga menurun.
Analisis Eksternal Humas Kapendam Jaya TNI AD dalam Membangun Community Relations pada Generasi Milenial Yenny Octavia; Sinta Paramita
Prologia Vol 2, No 2 (2018): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v2i2.3744

Abstract

Dalam rangka menjalankan salah satu fungsi utama TNI yakni, pertahanan, TNI menjalankan fungsi eksternal Humas yang dilaksanakan langsung oleh Penerangan Kodam (Pendam) Jaya TNI AD dibawah kepemimpinan Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si (Han) selaku Kapendam Jaya. Pendam sebagai bagian dari humas instansi pemerintahan tidak berfokus pada profit. Namun bagaimana menjalankan fungsi dari Humas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis aktivitas eksternal dari Humas TNI AD untuk menjalin hubungan terhadap generasi milenial dan kaitannya dengan fungsi eksternal Humas yaitu community relations. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi, komunikasi kelompok, dan community relations. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif studi kasus secara deskriptif. Data yang diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Kapendam TNI AD dan wawancara terhadap empat jajarannya. Kesimpulan dari penelitian ini ialah aktivitas eksternal Humas yang dilakukan oleh Pendam Jaya TNI AD merupakan upaya untuk memupuk dan memperbaiki pondasi generasi milenial sebagai generasi yang akan dibutuhkan bangsa ini di kemudian hari.
Pengaruh Promosi Shopee 9.9 Super Shopping Day terhadap Minat Beli Penggunanya Selama Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah DKI Jakarta Yose Amru Rizal; Sinta Paramita
Prologia Vol 5, No 2 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i2.10132

Abstract

This study aims to determine the effect of Shopee 9.9 Super Shopping Day promotion on users' buying interest during Large-Scale Social Restrictions in the DKI Jakarta area. The literature review used in this research is marketing communication theory, integrated marketing communication, promotion mix, and buying interest. The approach used in this research is a quantitative approach with descriptive and survey methods. The study was conducted by distributing questionnaires to 100 samples of Shopee user respondents in the DKI Jakarta area, after which the data obtained was tested for validity by validity and reliability tests. Data processing and analysis techniques in this study used classic regression assumptions test using normality test techniques, simple linear regression test, correlation analysis, analysis of the coefficient of determination, and t test. The results showed that there was an influence between the promotion of Shopee 9.9 Super Shopping Day on the buying interest of its users, with the results of the t test showing the value of t count 10.672> 1.984 t table. In addition, the coefficient of determination test results showed the number 0.533, which means that the Shopee 9.9 Super Shopping Day promotion affects 53.3% of users' buying interest.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi Shopee 9.9 Super Shopping Day terhadap minat beli penggunanya selama Pembatasan Sosial Berskala Besar di wilayah DKI Jakarta. Tinjauan pustaka yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi pemasaran, komunikasi pemasaran terpadu, bauran promosi, dan minat beli. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan survei. Penelitian dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada 100 sampel responden pengguna Shopee di wilayah DKI Jakarta, setelah itu data yang diperoleh diuji keabsahannya dengan uji validitas dan reliabilitas. Teknik pengolahan dan analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji asumsi regresi klasik dengan menggunakan teknik uji normalitas, uji regresi linear sederhana, analisis korelasi, analisis koefisien determinasi, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh antara promosi Shopee 9.9 Super Shopping Day terhadap minat beli penggunanya, dengan hasil uji t menunjukkan nilai t hitung 10,672 > 1,984 t tabel. Selain itu juga ditemukan hasil uji koefisien determinasi yang menunjukkan angka 0,533 yang berarti promosi Shopee 9.9 Super Shopping Day mempengaruhi 53,3% minat beli penggunanya.
Bentuk Komunikasi Pemasaran PT. Home Center Indonesia Dalam Pengembangan Program Informa Custom Furniture Priscilla Viby; Sinta Paramita
Prologia Vol 2, No 1 (2018): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v2i1.2403

Abstract

Pada penelitian ini peneliti memiliki tiga identifikasi masalah yaitu; Banyaknya industri properti furniture di Indonesia, membuat perusahaan tersebut harus memiiki strategi yang tepat, Viral Marketing saat ini menjadi strategi komunikasi pemasaran saat ini dan produk Informa Furnishing’s berhasil dalam melakukan Event Marketing melalui viral marketing dalam program Opening Informa Custom Furniture. Rumusan masalah yang muncul adalah bagaimana strategi komunikasi pemasaran PT. Home Center Indonesia dalam pengembangan program Informa Custom Furniture?. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif studi kasus yang bersifat deskriptif yang bertujuan mengambarkan suatu gejala, fakta atau realita. Teknik pengumpulan juga menggunakan data primer yang diantara nya adalah wawncara serta observasi dan data sekunder diantaranya studi kepustakaan serta data online. Mengenai pembahasan pemasaran yang sudah dijelaskan dan diuraikan, hal ini menjadikan pemasaran yang efektif yaitu Viral Marketing.
Komunikasi Pemasaran Viral Marketing (Studi Kasus Kopi Kwang Koan) Yenty Boentoro; Sinta Paramita
Prologia Vol 4, No 1 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i1.6455

Abstract

Development of communication technology is growing very rapidly especially social media.Social Media can be a new medium for business people to conduct marketing communication.In addition to the relatively cheaper advertising costs, social media can reach a wider audience.This research examines the marketing communication of Viral Marketing in creating a business brand awareness of SMES case studies Coffee Kwang Koan.The purpose of this research is to know the influence of digital word of mouth or exposure that influencers do on Instagram social media in creating brand awareness and its effect on the development of the general business.The research object consists of two ethnic coffee shops, Kedai Kwang Koan.This study used a descriptive qualitative method by conducting interviews with Johny Poluan as the owner as the main speaker and observing the visitors of the Kwang Koan coffee shop.Perkembangan teknologi komunikasi berkembang sangat pesat khususnya media sosial. Media sosial dapat menjadi medium baru bagi pelaku bisnis untuk melakukan komunikasi pemasaran. Selain biaya iklan yang relatif lebih murah, sosial media dapat menjangkau khalayak yang lebih luas. Penelitian ini mengkaji tentang komunikasi pemasaran Viral Marketing dalam menciptakan brand awareness bisnis UMKM studi kasus Kopi Kwang Koan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh word of mouth digital atau exposure yang dilakukan influencer di media sosial instagram dalam menciptakan brand awareness dan efeknya terhadap perkembangan bisnis secara umum. Objek penelitian terdiri dari dua kedai kopi etnis yakni Kedai Kwang Koan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif secara deskriptif yaitu dengan melakukan wawancara terhadap Johny Poluan selaku pemilik sebagai narasumber utama dan melakukan pengamatan terhadap pengunjung Kedai Kopi Kwang Koan.
Hambatan Rebranding Boyband Dragonboyz dalam Industri Musik di Indonesia Lukas Pujianto; Sinta Paramita
Prologia Vol 2, No 2 (2018): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v2i2.3721

Abstract

Penelitian ini berjudul, hambatan rebranding boyband Dragonboyz dalam industri musik di Indonesia. Perubahan merek (rebranding) yaitu merupakan upaya yang dilakukan oleh suatu perusahaan atau lembaga untukn merubah total atau memperbaharui kembali sebuah brand yang telah ada sebelumnya agar kembali menjadi lebih baik. Kondisi inilah yang dilakukan oleh sebuah grup boyband Dragonboyz yaitu untuk memperbaiki citra atau nama brandnya sendiri sehingga kembali menjadi lebih baik dari sebelumnya dan tercipta kembali citra positif yang baru dibenak para penikmat musik yang ada terutama pada kalangan pecinta boyband. Namun pada tahap rebranding terdapat hambatan yang mempengaruhi proses rebranding tersebut yang membuat terhentinya proses rebranding boyband Dragonboyz akibat hambatan-hambatan yang dialami selama proses berlangsung. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mengetahui hambatan apa yan timbul dan bagaimana hambatan pada proses rebranding boyband Dragonboyz dalam industri musik itu bisa terjadi, dengan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dan jenis studi kasus. Subjek penelitian pada skripsi ini adalah boyband Dragonboyz. Sedangkan objek penelitian pada skripsi ini adalah hambatan rebranding dalam Industri musik Indonesia.