Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI POLA KONSUMSI PANGAN RUMAH TANGGA NELAYAN (Studi Kasus: Desa Bagan Dalam, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara) Ika Saputri Dewi; Satia Negara Lubis; Negara Lubis
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.256 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sosial dan ekonomi rumah tangga nelayan, mengetahui pola konsumsi pangan rumah tangga nelayan dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pola konsumsi pangan rumah tangga nelayan. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan metode analisis regresi linier berganda untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pola konsumsi pangan rumah tangga tersebut. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa karakteristik sosial dan ekonomi rumah tangga nelayan dapat dilihat dari rata-rata penghasilan adalah sebesar Rp 58.753/hari, rata-rata jumlah anggota keluarga sebesar 5 jiwa, rata-rata umur ibu rumah tangga sebesar 46 tahun dan rata-rata tingkat pendidikan ibu rumah tangga selama 9 tahun, pola konsumsi pangan rumah tangga di daerah penelitian masih belum ideal, faktor pendapatan, jumlah anggota keluarga, umur dan tingkat pendidikan ibu rumah tangga berpengaruh nyata terhadap konsumsi pangan aktual rumah tangga baik secara serempak maupun parsial.Kata Kunci : Pola Konsumsi Pangan, Rumah Tangga Nelayan, Tingkat Konsumsi Pangan Aktual.
ANALISIS PENGARUH PENGUATAN LEMBAGA DISTRIBUSI PANGAN MASYARAKAT (P-LDPM) TERHADAP STABILITAS HARGA BERAS DI KABUPATEN DELI SERDANG Cici Erfanni; Satia Negara Lubis; Emalisa Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.51 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sistem penyaluran dana P-LDPM terhadap stabilitas harga beras di Kabupaten Deli Serdang, dan untuk menganalisis dampak sebelum dan sesudah adanya program  Penguatan-LDPM terhadap stabilitas harga beras di Kabupaten Deli Serdang. Metode analisis data yang digunakan adalah untuk tujuan penelitian yang pertama maka menggunakan analisis deskriptif dengan mengumpulkan informasi tentang Program P-LDPM (Penguatan Lembaga Distribusi Pangan) dan untuk tujuan penelitian yang kedua digunakan metode komparatif, yaitu uji beda rata-rata independen (independent sample t-test) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penyaluran dana P-LDPM memiliki tiga tahap yaitu Tahap Penumbuhan, Tahap Pengembangan dan Tahap Mandiri. Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa harga jual beras sebelum dan sesudah program PLDPM sama-sama stabil artinya tidak ada perbedaan stabilitas harga beras  sebelum dan sesudah adanya program P-LDPM.Kata kunci : P-LDPM, Harga jual beras, Stabilitas harga
ANALISIS POLA KONSUMSI PANGAN RUMAH TANGGA MISKIN (Studi Kasus : Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan) Kristina Hariyani; Satia Negara Lubis; Kelin Tarigan
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.974 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pola konsumsi pangan rumah tangga miskin, konsumsi pangan dari segi kuantitasnya serta ketahanan pangan rumah tangga miskin di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan. Metode penentuan daerah yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive area sampling. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan tingkat konsumsi kelompok pangan padi-padian, umbi-umbian, pangan hewani, buah/biji berminyak, sayur dan buah, dan lain-lain berada di bawah berat ideal, sedangkan kelompok pangan kacang-kacangan, minyak dan lemak serta gula berada di atas angka ideal. Konsumsi energi aktual masyarakat sebesar 1494,4 kkal/kap/hr dengan Tingkat Konsumsi Energi sebesar 69,5% dan berada dalam kategori defisit. Konsumsi protein aktual masyarakat sebesar 29,6 gr/kap/hari dengan Tingkat Konsumsi Protein sebesar 51,9% dan berada dalam kategori defisit. Rumah tangga miskin di Kelurahan Terjun termasuk tidak tahan pangan.  Kata Kunci : Pola Konsumsi Pangan, Tingkat Konsumsi Energi, Tingkat Konsumsi Protein, Ketahanan Pangan
DAMPAK PROGRAM PENGUATAN LEMBAGA DISTRIBUSI PANGAN MASYARAKAT (P-LDPM) TERHADAP STABILITAS HARGA BERAS DALAM RANGKA PENCAPAIAN KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN LANGKAT Indah Wiyani Putri; Satia Negara Lubis; Luhut Sihombing
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.695 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pencairan dana Program Penguatan Lembaga Disribusi Pangan Masyarakat (P-LDPM) di Kabupaten Langkat, untuk mengetahui dampak Program Penguatan Lembaga Disribusi Pangan Masyarakat (P-LDPM) terhadap stabilitas harga gabah di Kabupaten Langkat sebelum dan sesudah adanya Program P-LDPM, untuk mengetahui dampak Program Penguatan Lembaga Disribusi Pangan Masyarakat (P-LDPM) terhadap stabilitas harga beras di Kabupaten Langkat sebelum dan sesudah adanya Program P-LDPM serta untuk mengetahui alternatif kebijakan yang dapat mempercepat pencapaian Program Penguatan Lembaga Disribusi Pangan Masyarakat (P-LDPM) di Kabupaten Langkat. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukan : teknik pencairan dana bantuan sosial Program P-LDPM di Kabupaten Langkat diberikan kepada Gapoktan secara dua tahap, yaitu : Tahap Pertumbuhan sebesar Rp 150.000.000 dan Tahap Pengembangan sebesar Rp 75.000.000. Tidak ada perbedaan yang nyata nilai stabilitas harga gabah sebelum dan sesudah Program P-LDPM. Tidak ada perbedaan yang nyata nilai stabilitas harga beras sebelum dan sesudah Program P-LDPM. Alternatif kebijakan yang dapat mempercepat pencapaian Program P-LDPM adalah pembinaan secara rutin kepada Gapoktan, pelatihan mengenai tata cara pengelolaan dana, pengawasan secara intensif kepada Gapoktan, penetapan standarisasi jumlah Gapoktan penerima dana bantuan sosial Program P-LDPM disetiap Kabupaten, pemerintah memberikan bantuan lain. Kata Kunci:  dampak, program, distribusi, stabilisasi
ANALISIS DAMPAK PROGRAM PENGUATAN LEMBAGA DISTRIBUSI PANGAN MASYARAKAT (P-LDPM) TERHADAP STABILITAS HARGA BERAS DI KABUPATEN SIMALUNGUN Rizky Dina Anggriani; Satia Negara Lubis; Sri Fajar Ayu
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.996 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada tahun 2016 bertujuan untuk mengetahui penyaluran dana Program P-LDPM di Kabupaten Simalungun dan tujuan kedua untuk menganalisa dampak Program P-LDPM terhadap stabilitas harga beras di Kabupaten Simalungun sebelum dan sesudah pengucuran dana P-LDPM. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive (sengaja). Jenis data yang digunakan bersifat data runtut waktu (time series) dari tahun 2004-2013. Metode analisis data menggunakan analisis dekriptif dan dengan metode uji beda rata-rata berpasangan (paired sample t-test). Hasil penelitian yang pertama adalah sistem penyaluran dana P-LDPM memiliki tiga (3) tahap yaitu tahap penumbuhan, tahap pengembangan dan tahap mandiri. Untuk tahap penumbuhan masing-masing Gapoktan mendapat dana Bansos sebesar Rp. 150.000.000. Dana Bansos tahap pengembangan sebesar Rp. 75.000.000 per Gapoktan. Sedangkan tahap tahap mandiri merupakan tahap dimana Gapoktan hanya menerima pembinaan. Dan yang kedua Tidak ada perbedaan yang nyata stabilitas harga beras (%) di Kabupaten Simalungun sebelum dan sesudah adanya program P-LDPM. Keadaan sebelum dan sesudah adanya program P-LDPM harga beras di Kabupaten Simalungun stabil. Denga hasil Sig. 0,987 > 0,05 maka H0 diterima dan H1 ditolak dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%.  Kata Kunci : P-LDPM, stabilitas harga, harga beras, beras
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI POLA KONSUMSI PANGAN RUMAH TANGGA (Studi Kasus : Desa Kepala Sungai, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat) Cindy Oktavia Siahaan; Satia Negara Lubis; Siti Khadijah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.823 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi pangan rumah tangga di Desa Kepala Sungai, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pola konsumsi pangan rumah tangga di Desa Kepala Sungai, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling sebanyak 94 ibu rumah tangga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola konsumsi pangan rumah tangga di Desa Kepala Sungai, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat belum mencapai angka ideal, dimana kelompok pangan di desa ini didominasi oleh kelompok pangan kacang-kacangan. Secara serempak variabel tingkat pendapatan rumah tangga, jumlah anggota keluarga, umur, dan jumlah belanja per hari berpengaruh nyata terhadap pola konsumsi pangan rumah tangga di Desa Kepala Sungai, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, sedangkan secara parsial variabel jumlah anggota keluarga, umur, dan jumlah belanja per hari berpengaruh nyata terhadap pola konsumsi pangan rumah tangga di Desa Kepala Sungai, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat. Kata Kunci: Pola Konsumsi Pangan, Rumah Tangga.
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN SEKTOR PERTANIAN DI PROVINSI SUMATERA UTARA Beatrice Ingrid Dachi; Rahmanta Ginting; Satia Negara Lubis
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.176 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis pengaruh jumlah tenaga kerja sektor pertanian, luas lahan sektor pertanian, dan ekspor sektor pertanian terhadap produk domestik regional bruto sektor pertanian  di Provinsi Sumatera Utara, serta besar pengaruh dari masing – masing faktor tersebut. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2016 – Mei 2016. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara dan instansi terkait lainnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode regresi linier berganda, dengan alat bantu SPSS 20. Variabel bebas untuk regresi linier berganda dalam penelitian ini adalah jumlah tenaga kerja sektor pertanian, luas lahan sektor pertanian, ekspor sektor pertanian, dan variabel terikat adalah produk domestik regional bruto sektor pertanian Provinsi Sumatera Utara.  Hasil Penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh secara nyata terhadap nilai PDRB sektor pertanian Provinsi Sumatera Utara adalah jumlah tenaga kerja sektor pertanian, luas lahan sektor pertanian, dan nilai ekspor sektor pertanian. Kata Kunci:  Pertumbuhan Sektor Pertanian, Produk Domestik Regional Bruto, Jumlah Tenaga Kerja, Luas Lahan, Nilai Ekspor
DAMPAK ERUPSI GUNUNG SINABUNG TERHADAP PRODUKSI DAN HARGA BUAH DAN SAYURAN DI KABUPATEN KARO Bella Pebriyani Panjaitan; Satia Negara Lubis; Sinar Indra Kusuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.002 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak erupsi Gunung Sinabung terhadap produksi dan harga buah dan sayuran di Kabupaten Karo dengan menganalisis data sebelum erupsi Gunung Sinabung (2004-2009) dan sesudah erupsi Gunung Sinabung (2010-2014) dianalisis dengan menggunakan uji t berpasangan dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara produksi labu siam, produksi bawang daun, harga jeruk, harga kubis, harga kentang, harga tomat, harga wortel, harga buncis, harga petsai, harga labu siam, harga kol bunga, harga cabe merah sebelum dan sesudah erupsi Gunung Sinabung, tidak terdapat perbedaan yang nyata antara produksi jeruk, produksi markisah, produksi kubis, produksi kentang, produksi tomat, produksi wortel, produksi buncis, produksi petsai, produksi kol bunga, produksi cabe merah, harga markisah, dan harga bawang daun sebelum dan sesudah erupsi Gunung Sinabung. Kata kunci : Produksi, harga
DAMPAK ERUPSI GUNUNG SINABUNG TERHADAP EKSPOR KUBIS DAN KENTANG DI KABUPATEN KARO Citra Paraditha; Satia Negara Lubis; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.647 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak erupsi Gunung Sinabung terhadap luas panen, produktivitas, produksi, kuantitas ekspor dan kualitas ekspor kubis dan kentang di Kabupaten Karo.Metode analisis data yang digunakan di dalam penelitian ini adalah uji beda rata-rata berpasangan dengan tingkat kepercayaan 95 % dan metode deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas panen kubis sesudah erupsi menurun 2,5% dan luas panen kentang sesudah erupsi meningkat 3,8%. Hasil uji beda rata-rata menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata luas panen kubis dan kentang sebelum dan sesudah erupsi. Produksi kubis sesudah erupsi menurun 20,10% dan produksi kentang sesudah erupsi meningkat 10,32 %. Hasil uji beda rata-rata menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata produksi kubis dan kentang sebelum dan sesudah erupsi. Produktivitas kubis sesudah erupsi menurun 17,10% dan produktivitas kentang sesudah erupsi meningkat 6,98%. Hasil uji beda rata-rata menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata produktivitas kubis dan kentang sebelum dan sesudah erupsi. Kuantitas ekspor kubis sesudah erupsi menurun 4,82% dan kuantitas ekspor kentang sesudah erupsi meningkat 6,9%. Hasil uji beda rata-rata menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata kuantitas ekspor kubis dan kentang sebelum dan sesudah erupsi. Selanjutnya bahwa erupsi Gunung Sinabung menyebabkan perubahan kualitas ekspor kubis tetapi tidak terlalu berpengaruh pada kualitas ekspor komoditi kentang. Kata kunci : Erupsi gunung, produksi, kualitas ekspor.
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP BUAH IMPOR DI KOTA MEDAN Hasian A K Tambun; Luhut Sihombing; Satia Negara Lubis
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.259 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik konsumen, atribut buah impor, dan urutan atribut buah impor yang menjadi preferensi konsumen di Kota Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis conjoint. Karakteristik konsumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, pendapatan keluarga per bulan, jumlah anggota keluarga, dan frekuensi pembelian buah impor. Atribut buah impor yang digunakan adalah rasa, ukuran, aroma khas, dan warna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik konsumen buah impor di Kota Medan bervariasi, dilihat dari faktor jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, pendapatan keluarga per bulan, dan jumlah anggota keluarga. Kombinasi buah impor yang menjadi preferensi konsumen adalah buah dengan rasa yang manis, berukuran besar, memiliki aroma khas yang kuat dan warna yang cerah. Atribut buah impor yang memiliki nilai kepentingan tertinggi adalah rasa, kemudian aroma, ukuran dan warna. Nilai signifikansi Pearson’s dan Kendall’s Tau yaitu, interpretasinya adalah adanya hubungan yang kuat antara preferensi estimasi dan preferensi aktual, atau ada predictive accuracy yang tinggi pada proes conjoint. Nilai korelasi Kendall’s Tau for Holdouts dimana Holdouts merupakan uji stimuli penguji yang didapat dari proses conjoint yaitu buah impor yang menjadi preferensi konsumen sampel dapat menggambarkan preferensi konsumen secara keseluruhan (populasi). Kata kunci : Buah impor, preferensi konsumen, analisis conjoint
Co-Authors Ahmad Muzzani Alfredo Pahala Simanjuntak Aria Pratama Zein Artalia Br Sitorus AT Hutajulu Atika Sari Azrul Ali Akbar Beatrice Ingrid Dachi Bejo Slamet Bella Pebriyani Panjaitan Brian Fernando Saragih Cici Erfanni Cindy Oktavia Siahaan Citra Paraditha David Koko Naibaho Dhieni Maghfira Diana Kusumawati Emalisa Emalisa Ezra Hilda Simorangkir Fauzi Indra Prawira Fauziah, Lily Fisrika Lahagu Fitri Widyaningsih Futri Medwina H. Hasman Hasyim Halimah Halimah Harahap, Ahmad Husein Hasian A K Tambun Hasman Hasyim Henny Crosita Limbong HM Mozard B Darus Husna Dwita Ika Puspita Sari Ika Saputri Dewi Indah Wiyani Putri Iskandarini Juli Yanti Kelin Tarigan Kristina Hariyani Kurnia Rinanda F Siregar Kurniawan Saleh Lily Fauzia Luhut Sihombing M. Fadhil Arrahman Lubis M. Jufri M. Mozart B. Darus M. S. Khoirul Imami Sitorus Matius Bangun Meinia Singgar Niari Monalisa Hasibuan Muhammad Ikhlasul Amal Mutiara Sani Natalina Sri Ulina Ginting Negara Lubis Nina Elbrasa Br Barus NOVA ANDRIANI Nova Novitasari Nur Febrini Ovistevi Munthe Pristia Juli Astuti Nasution Puji Adelina S Qhori Yasinta Rahmanta Ginting Rahmanta Rahmanta Raja Kamsyah Bangun Rizal Adha Ananda Rizka Faradina Rizki Taufik Harahap Rizky Dina Anggriani Robby TP Rumapea Ruth Roma Uli Nainggolan Ryan Franklin Salmiah Salmiah Santa Agnes H Manik Sarim Sembiring Sepriyanti Veronika Barus Shella Agustia Purba Sinar Indera Kesuma Sinar Indra Kesuma Sinar Indra Kusuma Siti Khadijah Siti Nurkhaliza Siti Sara Sri Ulina Sri Wahyuni Sugiharto Pujangkoro Syahrial Ramadhan Tahani Badrul Munir TATI NURHAYATI Tavi Supriana Thomson Sebayang Tika Agustina Mora Titus Egatama Sembiring Ulima Mandasari Sitorus Wenny Mahdalena L.G Wuddan Murtaza Lubis Yohana K. Sinaga Yusak Maryunianta