Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pelatihan Penerimaan Diri Terhadap Peningkatan Kebermaknaan Hidup Remaja Tunadaksa karena Kecelakaan Solikhah, Khabibah Solikhah; Lilik, Salmah; Nanda Priyatama, Aditya
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 1 Jun (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Pelatihan Penerimaan Diri Terhadap Peningkatan Kebermaknaan Hidup Remaja Tunadaksa karena Kecelakaan     The Influence of Self Acceptance Training to Increase Meaningful of Life in Adolescence Who Have Physical Defect Caused by Accident in BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta     Khabibah Solikhah, Salmah Lilik, Aditya Nanda Priyatama Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Kehilangan salah satu anggota tubuh pada usia remaja akan memunculkan berbagai permasalahan psikologis, diantaranya adalah adanya anggapan bahwa dirinya tidak berguna dan hanya menyusahkan orang lain. Terlebih lagi jika kehilangan anggota tubuh disebabkan karena kecelakaan. Permasalahan psikologis tersebut jika dibiarkan akan menyebabkan remaja tunadaksa karena kecelakaan rentan kehilangan makna hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan penerimaan diri terhadap peningkatan kebermaknaan hidup remaja tunadaksa karena kecelakaan. Pelatihan penerimaan diri merupakan suatu proses pendidikan jangka pendek yang bertujuan membantu remaja tunadaksa karena kecelakaan untuk dapat menerima diri tanpa syarat guna mencapai hidup yang bermakna dan bahagia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan desain penelitian adalah one group pretest-postest design. Jumlah subjek penelitian sebanyak 5 orang remaja tunadaksa karena kecelakaan. Pelatihan penerimaan diri diberikan oleh dua orang fasilitator sebanyak dua kali pertemuan dengan durasi setiap pertemuan selama 180 menit. Pelatihan penerimaan diri menggunakan metode ceramah, diskusi kasus, role play, dan simulasi. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala kebermaknaan hidup dengan indeks korelasi bergerak dari 0,300 sampai 0,646 dan koefisian reliabilitas (α) 0,896. Berdasarkan uji hipotesis dengan menggunakan Paired Sample T Test didapatkan nilai t hitung sebesar 4,097 dan probabilitas (p) signifikansi 0,0075 (uji satu sisi) dengan t tabel 2,132. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa t hitung lebih besar dari t tabel. Oleh karena probabilitas (p) 0,0075 lebih kecil dari  = 0,05 dan t hitung sebesar 4,097 > t tabel 2,132 maka dapat disimpulkan bahwa pelatihan penerimaan diri berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kebermaknaan hidup remaja tunadaksa karena kecelakaan.   Kata kunci : kebermaknaan hidup, remaja tunadaksa karena kecelakaan, pelatihan penerimaan diri.  
Hubungan antara Body Image dan Kecerdasan Interpersonal dengan Penyesuaian Diri terhadap Lawan Jenis pada Siswa Kelas VIII Reguler SMP Negeri 9 Surakarta Fitria F, Jehan; Lilik, Salmah; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 2 Sep (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Relationship between Body Image and Interpersonal Intelligence with Adjustment to The Opposite Sex of The Eight Grade Students of SMP Negeri 9 Surakarta     Jehan Fitria Fadhillah, Salmah Lilik, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Ada banyak hal yang mempengaruhi kemampuan penyesuaian diri pada individu, termasuk dalam penyesuaian diri terhadap lawan jenis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body image dan kecerdasan interpersonal dengan penyesuaian diri terhadap lawan jenis. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII Reguler SMP Negeri 9 Surakarta sejumlah 225 siswa. Sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Sampel penelitian sebanyak tiga kelas yang terdiri dari 87 siswa. Instrumen yang digunakan adalah skala penyesuaian diri terhadap lawan jenis, skala body image, dan skala kecerdasan interpersonal. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi linear berganda, dengan nilai Fhitung 53,175 > Ftabel= 3,105 serta R sebesar 0,747, berarti terdapat hubungan antara body image dan kecerdasan interpersonal dengan penyesuaian diri terhadap lawan jenis. Secara parsial, terdapat hubungan antara body image dengan penyesuaian diri terhadap lawan jenis dengan rx1y sebesar 0,443, dan signifikansi 0,000 (p<0,05); serta terdapat hubungan antara kecerdasan interpersonal dengan penyesuaian diri terhadap lawan jenis dengan rx2y sebesar 0,423, dan signifikansi 0,000 (p<0,05). Hasil menunjukkan bahwa body image dan kecerdasan interpersonal memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan penyesuaian diri terhadap lawan jenis. Dengan demikian, semakin positif body image dan kecerdasan interpersonal, maka penyesuaian diri terhadap lawan jenis juga semakin tinggi. Kata kunci: penyesuaian diri terhadap lawan jenis, body image, kecerdasan  interpersonal
Hubungan Antara Kestabilan Emosi dengan Konsep Diri pada Jamaah Pengajian Haqqul Amindi Surakarta Alfikri, Fahma; Lilik, Salmah; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 1 Jun (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan Antara Kestabilan Emosi  dengan Konsep Diri pada Jamaah Pengajian Haqqul Amindi Surakarta     Relationship between Emotional Stability and Self-Concept Experienced by the Followers of Islamic Training “Haqqul Amin” in Surakarta   Fahma Alfikri, Salmah Lilik, dan Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi FakultasKedokteran UniversitasSebalasMaret       ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan tingkat kestabilan emosi pada jamaah pengajian Haqqul Amin di wilayah Surakarta.Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive random sampling yang menggunakandata sebanyak 70 kuesioner. Subjek penelitian yang berjumlah 70 itu terdiri dari jamaah perempuan sebanyak 25 orang, sedangkan jamaah laki-laki sebanyak 45 orang; masing-masing dengan rata-rata umur antara 35 tahun sampai dengan 50 tahun. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah teknik korelasi product moment.Perhitungan dalam analisis ini dilakukan dengan program statistik SPSS 17.0 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan hipotesis yang menyatakan bahwa ada hubungan positif antara konsep diri dengan kestabilan emosi pada jamaah Pengajian Haqqul Amin di Wilayah Surakarta dapat dibuktikan kebenarannya. Hal ini didukung dari hasil analisis korelasi sederhana (rxy) yang diperoleh, yaitu korelasi antara konsep diri dan kesetabilan emosi sebesar 0,658 dan didapatkan p value sebesar 0,000. Karena p value < 0,05, maka hipotesis diterima, sehingga dapat dinyatakan ada hubungan antara konsep diri dengan kesetabilan emosi. Hubungan positif antara kedua variabel tersebut menunjukkan bahwa hubungannya searah, artinya semakin tinggi konsep diri individu, maka semakin tinggi pula kesetabilan emosinya. Kata Kunci: Konsep diri, kestabilan emosi, korelasi product moment, SPSS
HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KESIAPAN MENGHADAPI MASA MENOPAUSE Ruwaida, Ana; Lilik, Salmah; Dewi, Rosana
Indigenous Vol. 8, No. 2, November 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4655

Abstract

Menopause dianggap sebagai krisis dalam hidup karena pada periode ini banyak terjadi perubahan pada tubuh wanita yang disesbabkan aktivitas hormonal. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kepercayaan diri dan dukungan keluarga dengan kesiapan menghadapi masa menopause. Hipotesis yang diajukan adalah hubungan antara kepercayaan diri hubungan antara kepercayaan diri dan dukungan keluaraga dengan kesiapan menghadapi menopause. Populasi penelitian adalah ibu-ibu PKK Kelurahan Gempol, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 120 orang dengan perincian 35 orang untuk try out dan 85 orang untuk penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan angket  dengan alat ukur skala psikologi yaitu skala kepercayaan diri, skala dukungan keluarga, dan skala kesiapan menghadapi menopause. Hasil analisi dengan menggunakan teknik analisis regresi dua presiktor diketahui ada hubungan ynag sangat signifikan antara kepercayaan diri dan dukungan keluarga dengan kesiapan menghadapi menopause yang ditunjukkan oleh nilai R sebesar 0,708 dan F regresi sebsar 41,263 dengan p < 0,01. Ada hubungan positif yang sangat signifikan antara kepercayaan diri dengan kesiapan menghadapi menopause, dengan rx1y sebesar 0,437 dengan p<0,01 dan ada hubungan positif yang sangat signifikan antara dukungan keluarga dengan kesiapan menghadapi menopause yang ditunjukkan oleh nilai rx2y sebesar 0,639 dengan p < 0,01. Artinya semakin tinggi kepercayaan diri dan dukungan keluarga maka akan semakin tinggi kesiapan menghadapi menopause.
MEMBINA KELUARGA HARMONIS DALAM MENCIPTAKAN MASYARAKAT MADANI Lilik, Salmah
Wacana Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.892 KB) | DOI: 10.13057/wacana.v1i1.68

Abstract

Dalam pembangunan bangsa di era globalisasi ini Indonesia tidak terlepas dari pengaruh-pengaruh dari negara-negara lain yang baik dibidang ekonomi, budaya, informasi, media massa, hiburan, barang, jasa, ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Dalam hal ini antara daerah atau negara satu dan lainnya adalah bagian dari perkembangan yang lebih luas, serta berhubungan satu sama lain. Dr. Suyatno Kartodirjo menyatakan bahwa dalam globalisasi prosesnya sedemikian kompleks dan cepat perkembangnnya yang dapat mendorong perubahan ide-ide, lembaga-lembaga, pranata-pranata dan nilai-nilai social budaya. Adapun dampak globalisasi termasuk pula dalam perubahan perilaku, gaya hidup, struktur masyarakat, yang menuju kearah persamaan global, dengan menembus batas etnik, agama, daerah, wilayah dan negara. Dampak globalisasi dapat bersifat positif maupun negatif,; dampak yang positif membutuhkan dukungan dari masyarakat yang berupa nilai sikap dan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan baru yang yang dikehendaki. Dan akan menyebar keseluruh penjuru dunia. Dengan adanya pengaruh globalisasi maka terdapat perseran peran wanita yang dahulu karena wanita memeliki kemampuan reproduksi maka wanita dalam hal ini bertugas/ bekerja dalam rumah tangga, berfungsi sebagai ibu rumah tangga; konsep perbedaan biologis antara pria dan wanita yang berdampak pula pada dunia kerja. Hal ini dipandang sangat merugikan bagi peranan dan kedudukan wanita di masyarakat. Permasalahan dalam masyarakat yang muncul adalah Kemitra sejajaran pria dan wanita yang harmonis belum terwujud. Karena salah persepsi terhadap kemitraan dan kesejajaran pria dan wanirta maka masing-masing pasangan melangkah sesuai dengan keinginan masing-masing, mencari pelampiasan atas ketidak adilan dan ketidakpuasan yang dirasakan dalam hidup. Salah satu sebabnya adalah persepsi kemitra scjajasan pria dan wanita yang kurang tepat atau salah akan memicu berbagai macam konflik-konflik seperti konflik peran, krisis harga diri, selingkuh dan bahkan tidak jarang pula dengan diikuti keluarga pecah serta anak/ remaja berperilaku delikuen yang menjadikan permasalahan bagi masyarakat yang mengakibatkan kekejaman, perilaku tak bermoral muncul dan tingkat kejahatan meningkat. Oleh karena itu pemerintah dalam pembangunan bangsa, salah satu aspek yang menjadi sasaran yang penting adalah sosialisasi kemitra sejajaran pria dan wanita yang akan mencoba meletakkan kembali persepsi kemitra sejajaran pria dan wanita. Dengan menciptakan keluarga harmonis dan madani yang mampu membentuk masyarakat madani sebagai wadah pembentukan generasi penerus.
EFEKTIFITAS PERMAINAN SIMULASI UNTUK MENINGKATKAN HUBUNGAN INTERPERSONAL PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Fatmah, Hawinda Widya; Lilik, Salmah; Abdat, Chadidjah Husain
Consilium: Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2014): Consilium: Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.156 KB)

Abstract

The aims of the research was to determine the effectiveness of game simulation used snakes and ladders media to fostering elementary students? interpersonal relationships. This was Guidance and Counseling Action Research with the subject of research were five students of fifth grade, who have difficulty for interlacing interpersonal relationships. Preliminary studies and collecting data use interviews and observation instruments. The study was conducted in three cycles of action. The data result of research were obtained from the observation during game activities happen use observation sheet and interview. Researchers gives a pretest and posttest using the observation sheet and students are given guidance group technique of game simulation media snakes and ladders. The validity of the data was gained through data, method and theory triangulation technic. The analysis of data use the percentage analysis and then committed clinical analysis. The results of research showed that group guidance group technique of game simulation media snakes and ladders is able to improve interpersonal relationships of fifth grade students in Elementary School. The statement is evidenced by an increase in the average yield percentage of students interpersonal relationships for each cycle , the first cycle is 32.3% , the second cycle is 45.55% and the third cycle is 86,17%.
BIMBINGAN KARIR UNTUK MENINGKATKAN KONSEP DIRI DAN KEPUTUSAN KARIR SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Sanjaya, Nindya Ayu Astarika; Asrowi, Asrowi; Lilik, Salmah
Consilium: Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2015): Consilium: Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.129 KB)

Abstract

The purpose of this study were to produce career guidance modules and effective to enhance self concept and career decision of  Vocational Students. This research were research and development which produce career guidance module to enhance self concept and career decision of Vocational Students. In order to know the effectivity of modul using One Group Pretest Posttest Design. Based on the result of expert?s judgement, practitioners judgement and data analysis of research subject can be known that career guidance module is suitable and effective to enchance self concept and career decision. It was proved from the expert judgement and practitioners judgement evaluation toward module have average score 89, it means that module has very good criteria. In the effectiveness test, based on t-tes was known that p value 0,000. It means that the Ha is accepted and Ho is rejected. The conclusion from this research was the implementation of career guidance module is suitable and effective to enchance self concept and career decisions of vocational students.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul bimbingan karir yang layak dan efektif untuk meningkatkan konsep diri dan keputusan karir siswa SMK. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menghasilkan modul bimbingan karir untuk meningkatkan konsep diri dan keputusan karir siswa SMK. Selanjutnya untuk mengetahui efektivitas modul bimbingan karir menggunakan teknik One Group Pretest ? Posttest Design. Berdasarkan hasil uji ahli, uji praktisi dan analisis data subjek penelitian dapat diketahui bahwa modul bimbingan karir untuk meningkatkan konsep diri dan keputusan karir siswa SMK dinyatakan layak dan efektif untuk meningkatkan konsep diri dan keputusan karir siswa. Terbukti dari penilaian ahli dan praktisi terhadap modul memiliki nilai rata-rata 89, yang berarti modul memiliki kriteria sangat baik. Dalam uji efektivitas, berdasarkan uji t diketahui nilai signifikansi adalah 0,000 yang berarti bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak. Simpulan dari penelitian ini adalah implementasi modul bimbingan karir layak dan efektif untuk meningkatkan konsep diri dan keputusan karir siswa SMK.
EFEKTIFITAS MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN WAWASAN KARIR PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Wijanarko, Dani; Abdat, Chadidjah Husain; Lilik, Salmah
Consilium: Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2014): Consilium: Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.725 KB)

Abstract

The aims of this research it to know the effectiveness of job information service through picture media to increase career knowledge on Elementary School students. This research was an experimental research that using Quasi Experimental Nonequivalent Control Group Design. This research use two groups, experiment group and control group. Both group given same pretest, treatment, posttest, so the result can be compared. The treatment is giving job information service through picture media. The treatment is given four times during the research. Based on group?s data analysis between experiment group and control group, job information service through picture media is effective to increase student?s career knowledge. It?s concluded from tcount 6,428 &gt; ttable  2,086 with p value 0,000. So Ho rejected and Ha accepted. The conclusion of this research, job information service through picture media is effective to increase student?s career knowledge on the fourth grade students. 
KEEFEKTIFAN MIND MAP UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK SMP Noviasari, Karlina; Legowo, Edy; Lilik, Salmah
Consilium: Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2015): Consilium: Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.104 KB)

Abstract

The purpose of this research is to examine the effectiveness of learning method by using mind map toward the increasing creativity Junior High School student. This research was an experimental design. The subject of the research were ten students who had the lower score in each class. And the analysis of data in this research is using the formula of t-test. Based on the result of testing the hypothesis, it is known that there is an increase before and after the treatment. Learning method using mind map, it is tcount= -1,947 compared with ttable= 2,023, then Ho is accepted. It means there is no difference in posttest scores in the control group and the experimental group. In the paired sample table, it is seen that the average score for the control group posttest is 65,28, meanwhile it is 69,95 for the experimental group. It means that, posttest score average of experimental group. It means that posttest score average of experimental group is higher than in the control group. In the next analysis, there is an increase of score average in subject skill of making mind map as 29,6 point or 73,086% that make an increase of creativity score (Creativity Quotient) subject as 23,2 point or around 49,62%. The conclusion of this research is that learning method using mind map is really effective to increase creativity.Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji keefektifan metode belajar menggunakan mind map terhadap peningkatan kreativitas pada peserta didik SMP. Subjek penelitian adalah peserta didik yang memiliki sepuluh skor terendah dari masing-masing kelas, keseluruhannya berjumlah 80 peserta didik yang terbagi dalam dua kelompok. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, diketahui bahwa ada perbedaan antara kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen, yaitu t hitung = -1,947 dibandingkan dengan t tabel = 2,023 atau ?t tabel ? t hitung ? t tabel (-2,023 ? -1,974 &lt; 2,023) dengan signifikansi 0,05 maka Ho diterima, artinya tidak ada perbedaan skor posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hasil analisis selanjutnya yaitu, terjadi peningkatan skor rata-rata keterampilan subjek dalam membuat mind map sebesar 29,6 poin atau 73,086% membuat adanya peningkatan skor kreativitas (Creativity Quotient) subjek yaitu sebesar 23,2 poin atau sekitar 49,62%. Simpulan penelitian ini adalah metode belajar menggunakan mind map efektif untuk meningkatkan kreativitas pada peserta didik SMP.
DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIER PESERTA DIDIK SMK Astuti, Rani Indri; Djannah, Wardatul; Lilik, Salmah
Consilium: Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2015): Consilium: Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.959 KB)

Abstract

The purpose of this research is to examine effectiveness of group discussions about careers to improve the independence of students? career decision making. Participants of this research were 40 students who comprised 20 students in the experimental group and 20 students in the control group. Hypothesis testing posttest scores between the experimental group and the control group p-value (2-tailed) of 0,000&lt;0,05, then Ho is rejected. These computating result tell us that there is a significant difference between the posttest scores career decision-making self-reliance in the experimental group treated with a control group who did not receive treatment. Could be conclude that this experimental research is a group discussions about career effectively to increase the independence of career decision making of participant. Tujuan penelitian ini adalah menguji efektivitas diskusi kelompok tentang karier untuk meningkatkan kemandirian pengambilan keputusan karier peserta didik kelas XI Akuntansi SMK. Subjek dari penelitian ini berjumlah 40 peserta didik yang terdiri 20 peserta didik pada kelompok eksperimen dan 20 peserta didik pada kelompok kontrol. Uji hipotesis skor posttest antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol diketahui bahwa nilai Asymp.Sig (2-tailed) sebesar 0,000&lt;0,05, maka Ho ditolak.  Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara skor posttest kemandirian pengambilan keputusan karier pada kelompok eksperimen yang diberi perlakuan dengan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan. Simpulan yang dapat diambil dari hasil penelitian eksperimen ini yaitu diskusi kelompok tentang karier efektif untuk meningkatkan kemandirian pengambilan keputusan karier subjek penelitian.