Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan antara Internal Locus of Control dengan Prokrastinasi Kerja yang Dimoderasi oleh Jenis Kelamin pada Pegawai Negeri Sipil di Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Magelang Retno Dewi Utami; Salmah Lilik; Aditya Nanda Priyatama
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 2 Sep (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Adversity Intelligence dengan Optimisme dalam Pengambilan Keputusan Berwirausaha Ayunani Mustika; Sri Wiyanti; Salmah Lilik
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 1 Jun (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Kestabilan Emosi dengan Penyesuaian Diri pada Wanita Perokok Usia Dewasa Awal di Kecamatan Jebres Surakarta Dica Pramiarti Apriliani; Salmah Lilik; Rin Widya Agustin
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 5, No 1 Jun (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPara wanita dewasa awal mempunyai sekian banyak kebutuhan dan permasalahan dituntut untuk dapat menyesuaikan diri dengan keadaannya. Wanita dewasa awal akan berusaha untuk menstabilkan keadaan dirinya agar dapat mengarah kepada penyesuaian diri. Salah satu upaya yang dipilih untuk dapat membantu mencapai keadaan diri dan emosi yang stabil adalah dengan merokok, sehingga terdapat kecenderungan peningkatan perilaku merokok pada wanita dewasa awal.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kestabilan emosi dengan penyesuaian diri pada wanita perokok. Responden penelitian ini adalah wanita perokok yang ada di wilayah Kecamatan Jebres Surakarta dengan kriteria wanita perokok usia dewasa awal rentang usia 18-40 tahun yang merokok berselang-seling atau setiap hari sebanyak minimal 1-4 batang rokok atau lebih dalam sehari, telah merokok selama kurun waktu minimal 2 bulan. Teknik pengambilan sampel dengan purposive incidental sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan skala kestabilan emosi dan skala penyesuaian diri. Skala kestabilan emosi yang dipergunakan dalam penelitian ini terdiri dari 34 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,879. Skala penyesuaian diri yang dipergunakan dalam penelitian ini terdiri dari 45 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,916. Analisis data menggunakan teknik korelasi product moment Pearson.Berdasarkan hasil analisis teknik korelasi product moment Pearson diperoleh nilai koefisien korelasi ( r ) sebesar 0,503; p = 0,000 (p < 0,05) artinya ada hubungan positif yang signifikan antara kestabilan emosi dengan penyesuaian diri pada wanita perokok. Artinya, semakin tinggi kestabilan emosi responden, maka akan semakin tinggi penyesuaian diri pada wanita perokok. Peran kestabilan emosi terhadap penyesuaian diri pada wanita perokok sebesar 25,3%. Selain itu, dilakukan analisis tambahan mengenai perasaan yang didapatkan para wanita perokok setelah merokok menunjukkan bahwa sebagian besar responden, yaitu  sebanyak 71,43% responden dalam penelitian ini merasakan dampak pada sisi psikologis berupa perasaan yang lebih tenang, rileks, dan lega setelah merokok.
Hubungan Antara Persepsi Siswa Terhadap Kompetensi Guru dan Interaksi Edukatif Guru-Siswa dengan Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas XI SMA N 1 Teras Boyolali Budi Utomo; Salmah Lilik; Rin Widya Agustin
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KESIAPAN MENGHADAPI MASA MENOPAUSE Ana Ruwaida; Salmah Lilik; Rosana Dewi
Indigenous Vol. 8, No. 2, November 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4655

Abstract

Hubungan antara Body Image dan Kecerdasan Interpersonal dengan Penyesuaian Diri terhadap Lawan Jenis pada Siswa Kelas VIII Reguler SMP Negeri 9 Surakarta Jehan Fitria F; Salmah Lilik; Nugraha Arif Karyanta
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 3, No 2 Sep (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi Fenomenologi Mengenai Penyesuaian Diri pada Wanita Bercadar Faricha Hasinta Sari; Salmah Lilik; Rin Widya Agustin
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 2, No 4 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DAN ASERTIVITAS DENGAN KECEMASAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL PADA SISWA KELAS X SMA AL ISLAM 1 SURAKARTA Nike Kusumawati; Salmah Lilik; Rin Widya Agustin
Wacana Vol 4, No 2 (2012)
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.516 KB) | DOI: 10.13057/wacana.v4i2.24

Abstract

Komunikasi interpersonal memegang peranan penting dalam perkembangan remaja. Keberhasilan mengembangkan komunikasi interpersonal yang baik dapat membantu remaja mengembangkan berbagai kapasitas mental dan intelektual. Namun demikian, banyak permasalahan yang timbul berkaitan dengan komunikasi. Salah satu permasalahan yang dihadapi remaja terkait dengan komunikasi adalah kecemasan komunikasi interpersonal. Konsep diri dan asertivitas merupakan faktor personal yang terkait dengan kecemasan komunikasi interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dan asertivitas dengan kecemasan komunikasi interpersonal pada siswa kelas X SMA Al Islam 1 Surakarta. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Al Islam 1 Surakarta. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan tiga skala, yaitu skala kecemasan komunikasi interpersonal, skala konsep diri, dan skala asertivitas. Analisis  data menggunakan metode analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai F-test = 76,071, p  0,05, dan nilai R = 0,781. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini dapat diterima, yaitu ada hubungan yang signifikan dan kuat antara konsep diri dan asertivitas dengan kecemasan komunikasi interpersonal pada siswa kelas X SMA Al Islam 1 Surakarta. Hasil penelitian juga menunjukkan nilai rx1y = -0,240; p<0,05, artinya ada hubungan negatif yang signifikan antara konsep diri dengan kecemasan komunikasi interpersonal. Semakin tinggi konsep diri maka semakin rendah kecemasan komunikasi interpersonal, sebaliknya semakin rendah konsep diri maka semakin tinggi kecemasan komunikasi interpersonal. Nilai rx2y = -0,600; p<0,05, menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara asertivitas dengan kecemasan komunikasi interpersonal. Semakin tinggi asertivitas maka semakin rendah kecemasan komunikasi interpersonal, sebaliknya semakin rendah asertivitas maka semakin tinggi kecemasan komunikasi interpersonal. Nilai R2 dalam penelitian ini sebesar 0,611 atau 61,1%, terdiri atas sumbangan efektif konsep diri terhadap kecemasan komunikasi interpersonal sebesar 12,94% dan sumbangan efektif asertivitas terhadap kecemasan komunikasi interpersonal sebesar 48,13%. Ini berarti masih terdapat 38,9% faktor lain yang mempengaruhi kecemasan komunikasi interpersonal selain konsep diri dan asertivitas.   Kata kunci: kecemasan komunikasi interpersonal, konsep diri, asertivitas
Studi Kasus Pola Intimasi Dengan Teman Sebaya Pada Remaja Bonaventura Arya Gemilang; Istar Yuliadi; Salmah Lilik
Wacana Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.674 KB) | DOI: 10.13057/wacana.v7i2.80

Abstract

Studi Kasus Pola Intimasi Dengan Teman Sebaya Pada Remaja Case Study Pattern Of Intimacy With Peers in Adolescent With Autism Bonaventura Arya Gemilang, Istar Yuliadi, Salmah Lilik Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret ABSTRAK Remaja cenderung untuk menghabiskan waktu lebih banyak bersama dengan teman-teman yang membuat para remaja menjadi lebih dekat dengan teman mereka. dan dari kedekatan tersebut akan timbul suatu intimasi yang membuat hubungan pertemanan menjadi lebih mendalam. Bagi mereka yang mempunyai gangguan seperti autisme sangatlah sulit untuk membangun suatu hubungan yang mendalam, namun mereka mempunyai cara masing-masing dalam membangun hubungan yang mendalam dengan orang lain. Penelitian ini berupaya mengkaji bagaimana mereka yang mengalami gangguan autisme dan sudah memasuki masa remaja dapat membangun suatu hubungan yang dalam dengan teman sebaya mereka. Hubungan yang dalam ini dilihat melalui bagaimana interaksi dan kedekatan mereka, pengaruh yang diberikan, adanya hubungan timbal balik, serta berbagi satu sama lain. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data empiris dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan riwayat hidup. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data empiris dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan riwayat hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka dengan gangguan autisme juga bisa untuk membangun suatu hubungan yang mendalam dengan teman sebaya mereka. Mereka bisa berkmounikasi dan berinteraksi dengan teman dekat mereka layaknya remaja normal pada umumnya. Kata kunci: Autisme, Intimasi, Remaja
Pengaruh Supportive Expressive Group Therapy terhadap Penurunan Tingkat Stres dan Peningkatan Tingkat Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara yang sedang Menjalani Proses Kemoterapi Annisa Nursanti Ardhina; Salmah Lilik; Aditya Nanda Priyatama
Wacana Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.459 KB) | DOI: 10.13057/wacana.v7i1.76

Abstract

Pengaruh Supportive Expressive Group Therapy terhadap Penurunan Tingkat Stres dan Peningkatan Tingkat Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara yang sedang Menjalani Proses Kemoterapi The Effect of Supportive Expressive Group Therapy on Reducing Stress Levels and Improving Level of Quality of Life on Breast Cancer Patients Undergoing Chemotherapy Ayu Anissa Nur Prafitri Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret ABSTRAK Pasien kanker payudara yang sedang menjalani proses kemoterapi akan mengalami dampak fisik dan dampak psikologis. Dampak psikologis yang dialami adalah peningkatan tingkat stres dan penurunan tingkat kualitas hidup. Stres adalah stres adalah suatu keadaan yang dialami oleh seseorang untuk melakukan sebuah usaha penyesuaian diri sebagai wujud penyeimbangan kondisi fisik dan psikologis yang dihasilkan oleh perubahan lingkungan yang diterima. Sedangkan kualitas hidup adalah sebuah kondisi seseorang yang menggambarkan kepuasan hidup terhadap kebutuhan kesejahteraan fisik, psikologis, dan sosial yang telah dihadapi. Dampak psikologis tersebut dapat diatasi dengan psikoterapi yaitu Supportive Expressive Group Therapy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Supportive Expressive Group Therapy terhadap penurunan tingkat stres dan peningkatan kualitas hidup. Supportive Expressive Group Therapy merupakan suatu psikoterapi kelompok yang mempergunakan prosedur sistematis dan terorganisir, guna membantu pasien untuk mengekpresikan kondisi fisik, psikologis dan sosial yang dirasakannya sehingga mampu menurunkan tingkat stres dan meningkatkan tingkat kualitas hidup untuk menuju hidup yang lebih baik dalam menjalani proses terapi pengobatan khususnya kemoterapi. Subjek penelitian ini adalah pasien wanita kanker payudara di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Desain penelitian ini adalah desain eksperimen pretest-posttest control group design dengan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol masing-masing sebanyak 4 orang. Kelompok eksperimen diberikan Supportive Expressive Group Therapy sebanyak tujuh sesi selama tiga hari dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi, studi kasus, role play, simulasi, permainan dan latihan. Instrumen terapi yang digunakan adalah modul terapi, buku kerja, buku evaluasi. Metode pengumpulan data penelitian yaitu berupa skala stres, skala kualitas hidup EORTC QLQ-C30 dan skala kualitas hidup EORTC QLQ-BR23. Koefisien reliabilitas seluruh skala tergolong baik, yaitu skala stres dengan rtt sebesar 0.963, skala EORTC QLQ-C30 dengan rtt sebesar 0,957 dan skala EORTC QLQ-BR23 dengan rtt sebesar 0,934. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik nonparametrik uji 2 Sampel Independen Mann-Whitney dengan bantuan komputer program SPSS for MS windows versi 16.0. Berdasarkan hasil perhitungan uji 2 Sampel Independen Mann-Whitney, pada analisis tingkat stres diperoleh nilai z sebesar -2,309 dan nilai uji signifikansi (p) sebesar 0,021 (p