Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Representasi Fungsi Nilai Kemanusiaan Sebagai Dasar Pendidikan Karakter Dalam Pertunjukan Teater Rakyat Sayidiman Sayidiman; Asia Ramli; Andi Ihsan
Publikasi Pendidikan Vol 12, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v12i3.39322

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan representasi fungsi nilai kemanusiaan sebagai dasar pendidikan karakterdalam pertunjukan teater rakyat Kondobuleng. Lokasi penelitian di Sanggar Seni Tradisional I Lolo Gading Kelurahan Paropo Kecamatan Panakukang Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara,. dan teknik studi dokumen. Data dianalisis mengacu pada analisis data Miles dan Huberman yang menggambarkan tiga alir utama dalam analisis, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data dideskripsikan dan dianalisis berdasarkan teori representasi, teori fungsional structural dan teori nilai. Hasil penelitian menunjukkan representasi fungsi nilai kemanusiaan dalam pertunjukan teater rakyat Kondobuleng diwujudkan melalui empat relasi fungsi nilai kemanusiaan, yaitu (1) relasi fungsi nilai kemanusiaan dan tuhan; (2) relasi fungsi nilai kemanusiaan sesama manusia; (3) relasi fungsi nilai kemanusiaan dengan diri sendiri; (4) relasi fungsi nilai kemanusiaan dengan alam.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN PADA PERTUNJUKAN MONOLOG "OPUTA YI KOO" DI SMA NEGERI 1 BAUBAU Devalia Wahid Salsabillah; Asia Ramli; Andi Padalia
xxxx
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v2i1.42962

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian analisis isi untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam acara monolog Chendy Ariswan Latief “Oputa Yi Koo”. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Bentuk lakon monolog Oputa Yi Koo SMA Negeri 1 Baubau dapat ditemukan dalam bentuk teks drama dan teks pertunjukan yaitu bentuk naskah lakon, tema, tokoh, dialog, deskripsi (nebentex), plot, latar belakang, mandat sinopsis dan struktur dramatik menggunakan teori Aristoteles dan Gustaf Freytag tentang awal, tengah dan akhir. (2) Nilai-nilai pendidikan dalam tayangan monolog SMA Negeri 1 Baubau “Oputa Yi Koo” ditemukan nilai-nilai pendidikan yang dapat digalakkan di SMA Negeri 1 Baubau antara lain pendidikan agama, pendidikan sosial budaya,  pendidikan moral,  pendidikan estetika. nilai, dan  pendidikan literasi. ABSTRACT This research is a content analysis research to identify and describe the educational values contained in Chendy Ariswan Latief's monologue “Oputa Yi Koo”. Data collection techniques were carried out by observation, interviews and documentation which were then analyzed descriptively. The results of this study indicate that (1) The form of the monologue play Oputa Yi Koo SMA Negeri 1 Baubau can be found in the form of drama text and performance text, namely the form of play script, theme, character, dialogue, description (nebentex), plot, background, synopsis mandate and dramatic structure using Aristotle and Gustaf Freytag's theory of beginning, middle and end. (2) Educational values in the monologue of SMA Negeri 1 Baubau "Oputa Yi Koo" found educational values that can be encouraged at SMA Negeri 1 Baubau, including religious education, socio-cultural education, moral education, aesthetic education. values, and literacy education.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERMAIN DRAMA DENGAN METODE PEMBELAJARAN TANDUR DALAM MATA PELAJARAN SENI BUDAYA PADA PESERTA DIDIK KELAS X PERHOTELAN SMKN 6 MAKASSAR Auni Dhiyaul Islam; Asia Ramli; Tony Mulumbot; Andi Baetal Mukaddas
xxxx
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v2i1.44095

Abstract

Peningkatan Keterampilan Bermain Drama Dengan Metode Pembelajaran Tandur Dalam Mata Pelajaran Seni Budaya Pada Peserta Didik Kelas X Perhotelan SMKN 6 Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil peningkatan keterampilan bermain drama dengan metode pembelajaran Tandur. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang memiliki tiga tahap kegiatan dalam siklus, yaitu Pre-test Siklus I, Post-test Siklus I, Siklus II. Sehingga memberikan hasil belajar pre-test siklus 1 yaitu nilai rata-rata 32.25 ketuntasan 10,3% setelah pembelajaran di siklus I, sehingga post-test siklus 1 menjadi 51,6 ketuntasan 41.37% tetapi belum mencapai target ketuntasan. Pada siklus II nilai meningkatan menjadi 80 ketuntasan 93%. Disimpulkan bahwa model pembelajaran Tandur dapat meningkatkan hasil belajar Seni budaya khususnya dalam pembelajaran bermain drama pada Kelas X Perhotelan 1 SMK Negeri 6 Makassar.Kata kunci: metode Tandur, hasil belajar drama.
PELATIHAN TEATER MENGEKSPLORASI INTERAKSI BUDAYA SUKU MAKASSAR DAN ABORIGIN BAGI SISWA SD DAN SMP DI KOTA MAKASSAR Andi Taslim Saputra; Asia Ramli; Arifin Manggau; Prusdianto Prusdianto; Satriadi Satriadi
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 2, No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v2i1.46428

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul Pelatihan Teater Mengeksplorasi Budaya Suku Makassar dan Aborigin Bagi siswa SD-SMP di Kota Makassar. Kegiatan ini bertujuan untuk mentransfer pengetahuan lokalitas kepada siswa SD-SMP dengan menggunakan instrumen teater. Faktanya, siswa SD-SMP sangat minim pengetahuan budaya terkhusus di Kota Makassar. Hal ini dikarenakan budaya urban atau budaya Modern mendominasi, misalnya siswa tersebut cenderung beraktivitas bermain game, tiktok, dan media-sosial lainnya. Pelatihan ini diikuti oleh 25 siswa dan siswi beberapa sekolah baik dari tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Kota Makassar. Pada tahap pelaksanaan pelatihan dibagi ke dalam tiga tahap yakni Metode Pemaparan Konsep, Metode Distribusi Materi Pertunjukan ke Peserta Didik dan Metode Penyajian atau Pengujian Pertunjukan. Tahap terakhir dari kegiatan ini yakni penyajian pertunjukan diikuti oleh 25 siswa yang dengan penuh semangat dan tentunya pengetahuan terkait budaya Makasar dan interaksi budaya dengan suku Aborigin menghadirkan banyak hal hubungan dapat dimengerti dengan baik.
PELATIHAN BACA TULIS NOTASI MELALUI PENGGUNAAN MEDIA ANDROID PADA KELOMPOK PADUAN SUARA PINISI CHOIR UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Andi Ihsan; Asia Ramli
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 2, No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v2i1.47316

Abstract

Musik tidak bisa lepas dari teknologi sebagai bagian penting dalam memudahkan semua aktifitas manusia. Semakin majunya peradaban manusia, maka semakin maju pula teknologi dalam mendukung majunya peradaban tersebut. Era 4.0 sudah mengharuskan manusia untuk beraktifitas melalui media-media virtual tidak terkecuali dunia musik. Pinisi choir sebagai salah-satu wadah mahasiswa dalam mengekspresikan bakat bernyanyi mereka telah mampu menorehkan berbagai prestasi baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Namun di era dimana teknologi menjadi bagian penting dari semua aktifitas, belum mampu dimanfaatkan oleh kelompok paduan suara ini khususnya dalam membuat notasi serta membaca notasi melalui penggunaan media android sebagai salah-satu bentuk perkembangan teknologi. Hal ini tentunya mempengaruhi efektifitas khususnya dalam program latihan yang selama ini dilakukan secara rutin pada hari-hari yang telah ditentukan. Melihat kondisi sekarang ini dengan pembatasan pertemuan akibat pandemic sehingga diperlukan pelatihan penggunaan media android dalam menulis dan membaca notasi sehingga proses pemlatihan tidak harus dilakukan secara bersama, namun bisa dilaksanakan secara individu tanpa mengurangi kualitas hasil dari teknis latihan tersebut. Dengan pelatihan ini tentunya peserta tidak hanya bisa secara efektif berlatih sendiri, namun juga mendapatkan pengetahuan baru dalam hal teknologi penggunaan media android tersebut. Rumusan masalah yaitu: (1)bagaimana permasalahan mitra terhadap baca tulis notasi melalui penggunaan media android pada kelompok pinisi choir UNM,(2)Bagaimana prosedur pelatihan baca tulis notasi melalui penggunaan media android pada kelompok paduan suara pinisi choir UNM. Metode yang digunakan adalah ceramah, demonstrasi, latihan yang menggunakan media handphone android sebagai pendukung pelatihan tersebut. Hasil yang dicapai meliputi pemahaman notasi, pengenalan aplikasi android dan praktek penggunaan seluruhnya mencapai hasil yang maksimal.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Naskah Lakon Berbasis Blended Learning pada Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik Prusdianto Prusdianto; Asia Ramli; Faisal Faisal
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 9
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.454 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan tentang; pengembangan perangkat pembelajaran naskah lakon berbasis bleanded learning pada program studi Pendidikan Seni Drama, Musik dan Tari FSD UNM dan validitas dari perangkat pembelajaran naskah lakon berbasis bleanded learning pada program studi Pendidikan Seni Drama, Musik dan Tari FSD UNM. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Developmen), produk yang dihasilkan dari penelitian ini berupa Rencana Program Semester (RPS), Rencana Tugas Mahasiswa (RTM) dan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM). Model pengembangan yang dapat dijadikan acuan untuk pengembangan perangkat pembelajaran ini adalah 4-D. 4 tahap yaitu pendefenisian (Define), Perancangan (Design), Pengembangan (Develop), dan Penyebaran (Disseminate). Kata Kunci: Perangkat Pembelajaran, Bleanded Learning, Naskah Lakon
Analisis Deskriptif Tari Pabbitte Passapu Kajang Kabupaten Bulukumba (Salah Satu Bentuk Pendokumentasi Tari) Rahma M; Asia Ramli; Muh Kurniawan
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 4
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1003.67 KB)

Abstract

Abstract. This study aims to record the Pabitte Passapu dance descriptively, namely by providing a description of the dance in accordance with the actual conditions or in other words according to the original movement with the aim of documenting dance as a form of preservation of traditional dance with a theoretical approach. Documentation of dance which includes data collection carried out directly in Tanatoa Village by meeting the original perpetrators then conducting interviews and demonstrations as well as recording dances, then processing data by recording in the form of writing detailed descriptions of movements accompanied by photos and floor patterns, as well as dissemination which was carried out by documenting the results of this research in the form of reports and carry out scientific publications at national seminars in the form of proceedings and journals as well as include them in the faculty library so that they are easy to find for students and the general public who want to know data related to the Pabitte Passapu Dance, yes which consists of 12 varieties namely, Akkokoroa, Angngibeng, Appakeha, Appalotteng, Sekko Taji, Paganti, A,pabitte, Tannang ulumanu, A,laga, Angngera Seha' which is equipped with photos and floor patterns.  Keyword: Descriptive Analysis, Pabitte Passapu Dance
PENGUATAN NILAI TRADISIONAL MELALUI BOARD GAMES TEATER RAKYAT KONDOBULENG BAGI SISWA UPT SPF SMPN 27 MAKASSAR Asia Ramli; Andi Taslim Saputra; Khaeruddin Khaeruddin; Rahma M
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 2, No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v2i2.52861

Abstract

UPT SPF SMPN 27 Makassar merupakan sekolah menengah atas yang terletak di Kota Makassar Sulawesi Selatan. Sekolah tersebut terletak di zona perang dan daerah dengan tingkat kejahatan tertinggi. Kondisi lingkungan tersebut mempengaruhi tumbuh kembang anak nakal dan pemarah. Berdasarkan pengamatan, sebagian besar anggota UPT SPF SMPN 27 Makassar berasal dari sekitar Sekolah. Sistem perumahan yang akan diterapkan berarti para siswa ini harus datang ke sekolah dari daerah setempat. Siswa ini tergolong sulit dan menimbulkan masalah perilaku bullying. Pernyataan yang direproduksi di atas menjadi perhatian Wakil Kepala Sekolah Seksi dan Humas, UPT SPF SMPN 27 Makassar. Fenomena bullying merupakan masalah yang paling kompleks dan terus terjadi di kalangan siswa sekolah ini. Keadaan ini tidak kunjung sirna karena sifat manusia yang ingin menguasai dan dikuasai. Jumlah pelaku bullying dibandingkan dengan jumlah korban bullying merupakan indikasi bahwa bullying dilakukan oleh banyak individu yang korbannya tidak dapat dibandingkan dengan kelompok pelaku bullying Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dalam pelatihan Teater Rakyat Kondobuleng pada remaja non-produktif UPT SPF SMPN 27 Makassar di Kota Sulawesi Selatan melalui beberapa tahap sebagai berikut: a) Tahap Sosialisasi.b) Tahap Pengenalan dan Pengarahan. c) Tahap Simulasi Games. d) Tahap Evaluasi.. e) Tahap Penyusunan Laporan. Pada pelatihan, teaterikal ini menyiratkan edukasi pada teks-teks nilai tradisi melalui teater rakyat Kondobuleng dengan kemasan Board Games. Nilai-nilai pemahaman positif ketika melakukan pelatihan Board Games dengan muatan teater rakyat Kondobuleng untuk siswa UPT SPF SMPN 27 Makassar telah meningkat, dari hasil observasi awal sekitar 30 % yang memperlihatkan ketidaktahuan terhadap teater rakyat Kondobuleng. Setelah pelatihan dan hasil evaluasi yang dilakukan, para peserta atau siswa menunjukkan ekspresi yang yang berkaitan dengan Kondobuleng dalam hal tersebut memperlihatkan pengetahuan tentang teater rakyat Kondobuleng meningkat dengan persentase 90 %. Kegiatan ini untuk mengatasi permasalahan yang kompleks bagi remaja non-produktif, maka kami tim pengabdian masyarakat menawarkan sebuah solusi yaitu melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat dengan memberi penguatan nilai tradisional dengan bentuk kemasan board games teater Kondobuleng.
PELATIHAN TARI TRADISIONAL BAGI MASYARAKAT LORONG DI KOTA MAKASSAR Rahma M; Bau Salawati; Asia Ramli; Arifin Manggau; Andi Padalia
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 2, No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v2i2.54079

Abstract

Pelatihan Tari Tradisional bagi masyarakat lorong di Kota makssar merupakan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang bertujuan untuk memberi penguatan kearifan lokal bagi masyarakat lorong. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan untuk mendekatkan seni khususnya seni tari ke masyarakat juga menumbuhkan dan menguatkan pemahaman tentang kearifan lokal Sulawesi Selatan khususnya etnis Makassar. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya memfilter budaya-budaya asing yang masuk dengan pesat ke masayarakat melalui berbagai media sosial. Pelatihan Tari Padduppa dipilih mengingat tari ii merupakan tari yang menggambarkan bagaimana masyarakat etika dan adat Bugis Makassar dalam menjamu tamu, diharapkan melalui pelatihan ini masyarakat memperoleh pemahaman tetang budaya dan adat istiadat Bugis-Makassar selain mengembangkan keterampilan menari, pengembangan keterampilan ini juga dilakukan sebagai salah bentuk rekreasi bagi masayarakat terlepas dari rutinitas keseharian mereka
PELATIHAN TARI PATUDDU KUMBA SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN TRADISI LOKAL PADA GENERASI MILENIAL DI KEC. PAMBOANG, SULAWESI BARAT Johar Linda; Faidhul Inayah; Dwi Wahyuni Hamka; Asia Ramli; Andi Padalia
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 3, No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v3i1.63036

Abstract

Kegiatan pelatihan Tari Patuddu Kumba sebagai upaya pelestarian pada generasi melenial bertujuan untuk melestarikan dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang tari tradisi yang ada di Sulawesi Barat. Pembelajaran tari tradisi tersebut, diharapkan dapat memberikan hasil, bukan saja pada gerak tari tradisi, akan tetapi tentang cara dalam mengembangkan gerak tari tradisi menjadi tari kreasi. Selain itu diharapkan para siswa usia sekolah (kaum milaneal) menjadi lebih kreatif dalam mengembangkan gerak yang telah diberikan sebagai gerak dasar. Pelatihan ini menggunakan metode ceramah pada teori dan metode demonstrasi pada materi praktik. Sementara langkah-langkah yang ditempuh meliputi: 1. Tahap persiapan kegiatan, meliputi, a) observasi lokasi, b) mengurus surat izin, dan c. Menentukan jadwal pelaksanaan. 2. Pelaksanaan kegiatan, meliputi; a) memberikan materi teori, pengantar dasar-dasar tari, b) praktik tari Patuddu Kumba dan c) evaluasi. Target luaran adalah peserta pelatihan dapat memperagakan gerakan tari Patuddu Kumba yang telah di susun oleh peserta pelatihan (siswa) sesuai arahan dari instruktur dengan menggunakan iringan musik serta komposisi (pola lantai)