Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pemimpin Perempuan dalam Sejarah Yogyakarta Hadiningrat dan Relevansinya terhadap UUK DIY Al Wafi, Abdul Rohim; Rahtikawati, Yayan; Nurmila, Nina
Tasyri' : Journal of Islamic Law Vol. 2 No. 2 (2023): Tasyri'
Publisher : STAINI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53038/tsyr.v2i2.79

Abstract

Indonesia is a democratic country with a unitary state system and uses a republic form. This has been stated in Indonesia's main constitution, namely the 1945 Constitution. As a consequence of using the above system, Indonesia has several regions under it which have their own autonomy. One of the autonomy that exists in Indonesia is the special status attached to the province of Yogyakarta. The privileges of Yogyakarta have long been legitimized by related laws, namely Law Number 2 of 1948. Apart from that, the privileges of Yogyakarta have also been strengthened by institutionalizing the form of the Sultanate and standardizing the highest regulations for the area; paugeran, into national regulations, namely Law No. 13 of 2012. So this research focuses on the extent to which paugeran is accommodated by Law no. 13 of 2012, specifically on the aspect of female leaders. This research is an analytic normative research using two theoretical approaches, namely stipulative theory and genealogical theory. It was found that Law no. 13 of 2012 was unable to fully accommodate the paugeran owned by the Sultanate of Yogyakarta. This is evidenced by the existence of several nomenclatures that are not in line with paugeran. In fact, paugeran is the spirit and spirit of the formation of Law no. 13 of 2012
Tradisi Sanad al-Qur’an: Implementasi Pemberian Sanad al-Qur’an di Pondok Pesantren Qiraatus Sab’ah Kudang Garut Nurdin, Aldi; Rahtikawati, Yayan; Rusmana, Dadan
PAPPASANG Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pappasang
Publisher : STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jiat.v6i2.1128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jalur sanad dan implementasi pemberian sanad al-Qur’an yang terdapat di Pondok Pesantren Qira’atus Sab’ah Kudang. Menimbang bahwa mempelajari dan mengetahui sanad al-Qur’an merupakan hal penting sekaligus sebagai bentuk pelestarian tradisi keilmuan Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang pengumpulan datanya melalui observasi wawancara dan dokumentasi dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa sanad al-Qur’an di Pesantren Kudang berasal dari Syekh Siraj al-Makki yang mempunyai sanad al-Qur’an dari Syekh at-Tiji al-Madani dan bersambung sampai kepada Rasulallah Saw. Kemudian metode pembelajaran qiraatus sab’ah yang terdapat di Pesantren Kudang yaitu melaui dua metode diantaranya Ifrad al-Qiraah dan Jama’. Sedangkan dari sisi metode pengimplementasian pemberian sanad terdapat dua istilah ijazah yaitu ijazah ‘A<m dan Kha>s} dengan berdasarkan ‘Arad} wa sima>’an fi qiraat al-Sab’ah dan Bi ba’dh al-Qur’an.
Sosialisasi Al-Qur’an Melalui Metode Iqra di Madrasah Diniyah: Studi Komparatif di MDTA Nurul Iman dan MDTA Nurul Hikmah Sumedang Fangesty, Maolidya Asri Siwi; Rahtikawati, Yayan; Rusmana, Dadan
JIA (Jurnal Ilmu Agama) Vol 25 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Agama : Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jia.v25i2.25400

Abstract

Metode Iqra merupakan cara yang marak digunakan di masyarakat terutama di desa karena eksistensinya yang telah lama muncul, tak terkecuali di Madrasah Diniyah. Namun, terdapat perbedaan efektivitas metode ini di Madrasah Diniyah. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara dan observasi dengan analisis komparatif serta menggunakan teori sosiologi struktural fungsional Emile Durkheim. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui persamaan dan perbedaan pola sosialisasi Al-Qur’an melalui metode Iqra di MDTA Nurul Iman dan Nurul Hikmah serta menganalisis efektivitas metode iqra terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an. Penelitian ini menunjukkan bahwa persamaan kedua MDTA ini adalah menggunakan Iqra versi lama, terdaftar di FKDT, santri yang mampu membaca Al-Qur’an mendapat ranking di sekolah, internal santri diklaim sebagai faktor utama tidak mampu membaca Al-Qur’an dan metode pengajaran. Sedangkan perbedaannya terletak pada jumlah santri yang mampu membaca Al-Qur’an, waktu mengaji, SDM dan fasilitas serta dukungan orangtua. Metode Iqra dinilai efektif untuk membaca Al-Qur’an karena mudah dan sistematis. Namun, terkadang keefektifitasan Iqra berkurang disebabkan oleh beberapa faktor yakni konten buku Iqra lama yang masih digunakan, waktu mengaji yang kurang sementara santri banyak, metode penyampaian guru, psikologis siswa yang lebih gemar bermain serta kurang rajin, keluarga yang kurang mendukung serta lingkungan teman dan gadget. Adapun faktor guru menjadi faktor utama yang dapat melahirkan faktor lainnya. Sebab dalam teori sosiologi struktural fungsional, guru menjadi posisi dominan dalam pembelajaran.
Orientasi Penyusunan Tafsir Tematik Kementerian Agama Republik Indonesia Fuad, Asep; Rusmana, Dadan; Rahtikawati, Yayan
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol 5, No 1 (2022): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hanifiya.v5i1.15846

Abstract

This study aims to discuss the thematic interpretation of the Ministry of Religion of the Republic of Indonesia by the work of a drafting team consisting of interpreters, hadith, and other Islamic sciences who are competent in their respective fields. Characteristics based on this thematic interpretation style is an interpretation whose nuances are social by interpreting the holy verses of the Qur'an using an exclusive theme by collecting verses of the Qur'an from an exclusive theme. This method is relatively new and is considered actual in interpreting the Qur'an. The author will try to reveal a complete understanding of the verses of the Qur'an. With this theory, the interpretation of the Qur'an can be synchronized with an exclusive theme. The research method used in this study is a literature review, which is a series of methods related to collecting library data, reading, taking notes, and studying research materials. The primary source is the thematic interpretation of the work of the Indonesian Ministry of Religion's Pentashihan Mushaf Lajnah. The substance of his research is more about theoretical matters. From there, it is known that the 23 themes of the thematic interpretation of the work of Pentashihan Mushaf Lajnah of the Ministry of Religion of the Republic of Indonesia contain answers to the challenges of the times that are more practical, systematic, moving forward, and very easily understood by the public. The emergence of this thematic interpretation is based on several aspects of the synchronization approach by examining the government's way of multiplying Islamic literature and creating a thematic interpretation that the Indonesian people can understand.
Manusia dan Alam Dalam Bingkai Harmoni: Menggali Konsep Pendidikan Organik Ki Hajar Dewantara Sumiati, Teti; Kartimi, Kartimi; Rahtikawati, Yayan
Indonesian Journal of Education and Social Sciences Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Papanda Publishier

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ijess.v4i1.748

Abstract

The development of technology makes human life easier, but on the other hand, technology has an impact on the strained relationship between humans and mental health problems. Education has an important role in building a better civilization. In the midst of its problems, organic education pioneered by Ki Hajar Dewantara is an alternative education that can harmonize the relationship between humans and nature. Returning human nature as a servant and caliph on earth. . This study aims to explain the Islamic view on the relationship between humans and nature and its relevance to the concept of organic education popularized by Ki Hajar Dewantara considering that the approach used is more holistic, not only involving intellectual development, but also combining ecological and spiritual awareness in human life. The research method used is the literature study method. The conclusion of this study is that humans are part of a larger system, namely the universe and are interdependent on each other. Organic education is a promising alternative to bring humans back into harmony with the universe. By integrating ecological, social, and spiritual values ​​into the education curriculum, we can form a generation that is more aware and responsible for the sustainability of life on this earth.
Konsep Pendidikan Iman dalam QS. Al-Mukminun Dadan Rusmana; Yayan Rahtikawati; Mohamad Akbar Nugraha; Muhammad Zia Alkhair; Siham Adzan Al-Mujaddid
Al-Fanar: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Vol 5 No 1 (2023): Al-Fanar: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.324 KB) | DOI: 10.33511/alfanar.v5n1.1-16

Abstract

This paper discusses the concept of faith education in QS. Al-Mukminun, the focus of the study in this paper is the search for the concept of faith education contained in the QS. Al-Mu'minun. The writing method applied in this writing is the maudhu`i (thematic) interpretation method, by analyzing the verses of the Koran contained in the QS. Al-Mu'minun to find the concept of faith education contained in it. The steps of the maudhu`i interpretation method formulated by Abdul Hay Al-Farmawi. In this formulation there are seven steps in the maudhui interpretation, namely starting with determining the theme, and collecting verses related to the theme, then sorting the verses based on their historical context, then understanding the munasabah of the verses related to other verses, and compiling a perfect discussion framework, and completing discussion through quotations of related hadith, and the last step is to examine the related verses as a whole to find one concept that is studied. The data source in this article is the Koran and several secondary sources, such as the book Al-Mu'jam al-Mufahras li alfaadzi Al Qur'an by Muhammad Fuad Al-Baqi, several books and articles. This paper is a library research using a qualitative approach, which is trying to describe a variable, symptom or condition "as is", and is not intended to test certain hypotheses. The result of this paper is to find the concept of faith education contained in QS. Al-Mu'minun.
Membangun Etika Ekologi Berbasis Nilai-Nilai Islam Muhamad Januaripin; Kartimi Kartimi; Yayan Rahtikawati
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7445

Abstract

Penelitian ini mengkaji kontribusi nilai-nilai islami dalam membentuk kesadaran ekologis melalui integrasi nilai-nilai spiritual dalam etika ekologis. Dengan fokus pada hubungan manusia-alam, penelitian ini mengeksplorasi dimensi spiritualitas yang dapat mempengaruhi perilaku ekologis dalam berbagai konteks. Studi ini menunjukkan bahwa spiritualitas, melalui ajaran agama dan filosofi kehidupan, dapat mempromosikan kesadaran untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan melestarikan alam sebagai bentuk tanggung jawab moral. Temuan utama penelitian ini meliputi pentingnya pembentukan hubungan simbiotik antara manusia dan alam, impelentasi prinsip-prinsip spiritual dalam pengelolaan sumber kekayaan alam, serta pengembangan model etika ekologis berbasis spiritualitas. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan pemahaman baru tentang bagaimana spiritualitas dapat menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan lingkungan yang berkelanjutan, serta mengintegrasikan asas keberlanjutan dalam keseharian. Hasil studi ini bisa diterapkan pada pendidikan lingkungan, kebijakan publik, serta praktik keberlanjutan yang lebih luas.
Dominasi Dan Perlawanan Dalam Novel Qolbu Al Lail Karya Naguib Mahfouz (Analisis Wacana Kritis) Syah, Abdulloh Jalaluddin; Rahtikawati, Yayan; Suprianto, Ade Ahmad
Al Mi'yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol 8 No 1 April 2025
Publisher : STIQ Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i1.4969

Abstract

Novel is one type of literary work that has the function of being a mirror of the social, cultural, and political life of society. This research aims to describe the textual level, discourse level, and sociocultural level that show various practices of domination and resistance in the novel Qolbu Al-Lail. This research uses a descriptive-analytic qualitative approach. The data source of this research is the novel Qolbu Al-Lail by Naguib Mahfouz. The data obtained is analyzed using Norman fairclough's critical discourse analysis theory. The theoretical foundation used is Pierre Bourdieu's symbolic domination theory. Based on the research, the following two things are known. The critical discourse analysis of this novel reveals the existence of symbolic domination and resistance reflected in 1) the textual level (diction, grammatical structure, language style), 2) the level of discourse practice (criticism of the Egyptian political and social system after the 1952 revolution), and 3) the sociocultural level (Egyptian social conditions in 1952-1975).
Penggunaan Smartphone Terhadap Konsep Diri Mahasiswa (Studi Kasus Prokrastinasi Belajar) Nakhma’ussolikhah Nakhma’ussolikhah; Yayan Rahtikawati; Jamali Jamali
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 2 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v6i2.170

Abstract

Perkembangan individu di era transformasi digital melibatkan pengaruh smartphone untuk membantu perkembangan aspek kognitif. Pemahaman keliru sering kali dilakukan secara tidak sadar dalam akses dunia maya. Hal ini menyebabkan habit negatif seperti menunda pekerjaan atau tugas pokok. Metodologi penelitian dengan metode pendekatanan kualitatif deskriptif esain studi kasus. Subjek primer penelitian terdiri dari 2 mahasiswa semester VIII dan subjek sekunder 2 dosen pembimbing skripsi di Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon. Hasil penelitian menemukan bahwa kebiasaan mahasiswa akses Smartphone tidak untuk menyelesaikan tugas akhir kuliah melainkan estimasi waktu akses mayoritas digunakan untuk bermain sosial media, tiktok, youtube dan game online. Habit ini mengakibatkan kebiasaan menunda tugas pokok seperti penyusunan skripsi dan bimbingan secara intensif. Manajemen waktu dan pemahamahan diri mahasiswa masih tergolong rendah. Mahasiswa diberikan layanan konseling individual dengan treatement pendekatan CBT (Cognitive Behavior Therapy). Setelah diberikan terapi CBT mahamahasiswa dapat melakukan bimbingan intensif dengan waktu 2 kali 1 minggu bimbingan dan dapat menyelesaikan tugas akhir di semester IX.
Ketidakadilan Gender dalam Film The Exchange Karya Dan Mazer Salsabillah, Ade Inas; Rahtikawati, Yayan; Rohanda, Rohanda
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 14 No. 1 (2025): Kode: Edisi Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v13i1.65906

Abstract

Tujuan penelitian dalam artikel ini adalah untuk menganalisis representasi ketidakadilan gender dalam film The Exchange menggunakan teori feminisme liberal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana identitas perempuan digambarkan dalam film, terutama dalam menghadapi dominasi budaya patriarki di tempat kerja dan lingkungan sosial. Selain itu, penelitian ini menyoroti perjuangan karakter perempuan dalam memperoleh kebebasan individu dan kesetaraan hak, serta mengeksplorasi bagaimana film ini merefleksikan perubahan sosial terkait peran perempuan di masyarakat Timur Tengah. Film The Exchange mengangkat isu ketidakadilan gender yang terefleksi dalam pengalaman perempuan menghadapi dominasi budaya patriarki. Penelitian ini menggunakan teori feminisme liberal untuk menganalisis perjuangan identitas perempuan yang direpresentasikan melalui karakter Farida dan Munira. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk menggali data dari dialog, adegan, dan simbol dalam serial tersebut.