Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas Xl SMAN 1 Makassar pada Materi Sistem Pencernaan Stepi Apriyana; Oslan Jumadi; Hartono Hartono
UNM Journal of Biological Education Vol 9, No 2 (2026): Vol 9 No 2 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v9i2.84826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran discovery learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI SMAN 1 Makasaar pada materi sistem pencernaan. Penelitian ini merupakan pre eksperimen dengan desain one group pretest posttest only design. Populasi penelitian yaitu seluru siswa kelas Xl SMAN 1 Makassar dan sampel dipilih secara cluster random sampling yakni kelas XI Dmitri dengan 36 peserta didik. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa tes pilihan ganda. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan analisis N-Gain. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan skor posttest dengan rata rata 86,90 dan analisis nilai N-gain berada pada kategori cukup efektif yakni 0,67 atau 67,98%. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran discovery learning cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi sistem pencernaan.
Pendampingan Kelompok Guru SMP Al-Bayyinah Makassar dalam Mendesain Pembelajaran Klasifikasi Tumbuhan Berbasis PjBL dan PBL Faisal Faisal; Hartono Hartono; Asham Bin Jamaluddin; Hamka L; Nur Aisya Ainun
JKM: Jurnal Kemitraan Masyarakat Volume 5 Number 1 Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas MIPA Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jkm.v5i1.86227

Abstract

This community service program is motivated by the still-limited competence of teachers in designing innovative, student-centered instruction, particularly in plant classification. Plant classification instruction often remains focused on memorizing concepts and does not provide sufficient opportunities for students to develop critical thinking skills, problem-solving, and scientific inquiry. Therefore, this initiative aims to enhance teachers’ professional and pedagogical competencies through mentoring in designing instruction based on Project-Based Learning (PjBL) and Problem-Based Learning (PBL). The activity was conducted in collaboration with the General and Diniyah Subject Teachers’ Group at Al-Bayyinah Junior High School, Al-Kindi Mas Akbar Foundation, Makassar, through the stages of planning, implementation, mentoring, and evaluation. The methods used included presentations, group discussions, and learning workshops. The results of the activity demonstrated the teachers’ understanding of innovative PBL- and PjBL-based learning. Additionally, participants provided positive feedback on the program's content and activities during implementation. This program is expected to inspire teachers to develop contextual, implementable, and student-centered learning materials on plant classification using PjBL and PBL approaches.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI PELATIHAN PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING) Hartono Hartono; Muhiddin Palennari; Faisal Faisal; Oslan Jumadi; Rachmawaty Rachmawaty; Yusnaeni Yusuf; Muh. Kahfi; St. Rahma; Herpina Herpina; Imamul Hak
Jurnal Abdi Negeriku Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v5i1.85244

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru biologi melalui pelatihan pembelajaran berbasis deep learning. Permasalahan utama yang dihadapi guru adalah masih dominannya pembelajaran konvensional dan rendahnya pemahaman guru dalam menerapkan pembelajaran yang mindful, meaningful, dan joyful. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 20 guru di Yayasan Al-Kindi Mas Akbar Makassar. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan, sosialisasi konsep deep learning, workshop penyusunan perangkat pembelajaran, praktik penyusunan LKPD, pendampingan, dan evaluasi melalui pre-test, post-test, observasi, serta angket respon peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran berbasis deep learning. Persentase kompetensi guru pada aspek joyful mencapai 90%, penyusunan tujuan pembelajaran 88%, meaningful 85%, dan mindful 82%. Selain itu, guru berhasil mengembangkan LKPD identifikasi tumbuhan invasif dan wild edible berbasis observasi lapangan yang mendukung keterampilan proses sains, berpikir kritis, dan pembelajaran kontekstual. Dengan demikian, pelatihan berbasis deep learning efektif meningkatkan kompetensi pedagogik guru biologi dalam menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, reflektif, dan bermakna.  Kata kunci: deep learning, kompetensi guru, pembelajaran biologi, LKPD, pengabdian masyarakat
Pengolahan Daun Cincau Hijau (Cyclea barbata L.) menjadi Minuman Herbal dalam Rangka Peningkatan Life Skill Dharma Wanita BMKG Sulawesi Selatan St. Fatmah Hiola; Alimuddin Ali; Abd. Muis; Oslan Jumadi; Hartono Hartono; Sainal Sainal; Hafifah Maharani Irsyam; Nur Indah Sari; Herpina Herpina; Nabila Aqmarina; Yusnaeni Yusuf; Imamul Hak
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/4d89et59

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata–Kerja Praktik (KKN-KP) merupakan bentuk implementasi pembelajaran mahasiswa melalui penerapan ilmu pengetahuan secara langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tema pendampingan pengenalan dan pengolahan daun tanaman cincau (Cyclea barbata L.) menjadi minuman sehat kepada Dharma Wanita BMKG Wilayah IV Sulawesi Selatan. Tujuan kegiatan ini yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai manfaat tanaman cincau serta proses pengolahannya menjadi minuman sehat alami. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyuluhan dan praktik langsung pembuatan cincau. Proses pengolahan dilakukan dengan mencuci daun cincau, memisahkan tulang daun, meremas daun menggunakan air hingga menghasilkan cairan kental, kemudian menyaring dan mendiamkannya hingga terbentuk gel alami. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami manfaat daun cincau sebagai minuman sehat yang mengandung serat, antioksidan, flavonoid, dan pektin alami. Peserta juga mampu mempraktikkan proses pembuatan cincau secara mandiri. Kegiatan ini memberikan manfaat bagi peserta dalam pemanfaatan tanaman lokal sebagai minuman sehat alami serta menjadi sarana bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu biologi melalui kegiatan edukasi dan pendampingan masyarakat..