Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PELATIHAN PENGENALAN TANDA-TANDA KENAIKAN KADAR GULA DARAH (KGD) PADA PASIEN DM TIPE II YANG BEROBAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN Bernita Silalahi; Noradina; Meriani Herlina; Christina Magdalena T.Bolon
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.062 KB) | DOI: 10.52943/ji-somba.v1i1.652

Abstract

Pola makan yang berlebihan dan melebihi jumlah kadar kalori yang dibutuhkan oleh tubuh dapat meningkatkan kadar gula dalam darah dan resiko terkena DM Tipe II. Hal ini dikarenakan penduduk kota yang selalu mengkonsumsi makanan cepat saji dan minuman ringan yang mengandung kadar glukosa tinggi. Kendala yang ditemui di lapangan adalah kurang memahami atau kurang mengetahui apakah kadar gula darah mereka meningkat atau tidak, sehingga mereka banyak bertanya-tanya hingga mereka mengalami kecemasan yang berlebihan. Metode yang digunakan deskriptif observasional dengan 20 partisipan yang berobat jalan ke RS Imelda. Pemilihan sampel berdasarkan purposive sample. Sedangkan pengambilan data melalui evaluasi instrument pertanyaan yang dilaksanakan dengan pemeriksaan kenaikan gula darah serta daftar ceklist keterampilan. Tim pengabdian masyarakat memberikan materi yang dimaksud dengan kenaikan kadar gula dalam darah, faktor-faktor risiko penyebab gula darah berlebih, cera mengatasi naiknya kadar gula dalam darah dan mengajarkan/mempraktekkan cara memeriksa kadar gula darah dan saat pelaksanaan dengan mematuhi protokol kesehatan. Dari hasil evaluasi diperoleh peningkatan pengetahuan partisipan tentang pengetahuan akan dampak dari peningkatan gula dalam darah, 55 persen menjadi 85 persen. Begitu juga dengan meningkatnya keinginan untuk mencegah peningkatan kadar gula dalam darah dari 45 persen. menjadi 90 persen Pengetahuan merupakan domain penting dan faktor awal seseorang untuk berperilaku. Pengetahuan membentuk keyakinan peserta sehingga dapat memahami tanda kenaikan kadar gula dalam darah dan terampil melakukan mencegah kenaikan kadar gula dalam darah dan resiko akibat naiknya kadar gula dalam darah.
PENYULUHAN TENTANG ASAM URAT KEPADA KELUARGA DI DUSUN II DESA PAKU KECAMATAN GALANG KABUPATEN DELI SERDANG Christina Magdalena Tampubolon; Rostinah Manurung; Bernita Silalahi; Sarmaida Siregar; Ratna Dewi
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.311 KB) | DOI: 10.52943/ji-somba.v2i1.1143

Abstract

Asam urat adalah hasil akhir dari katabolisme (pemecahan) suatu zat yang bernama purin. Asam urat merupakan hasil buangan dari zat purin ini. Asam urat merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita masyarakat. Walaupun pada umumnya masyarakat berpikir penyakit asam urat hanya diderita pada usia lanjut, akan tetapi apabila tidak diperhatikan pola makan yang sehat tidak menutup kemungkinan, saat remaja atau muda pun akan menderita penyakit ini. Biasanya 25 persen orang yang asam uratnya tinggi akan menjadi penyakit asam urat. Bila kadar asam urat tinggi tapi tidak ada gejala serangan sendi ini disebut stadium awal. Asam urat merupakan hasil akhir metabolisme purin didalam tubuh. Hiperurisemia dikenal juga dengan berlebihnya kadar asam usat pada darah. Secara tidak langsung faktor resiko terjadinya gout ialah Hiperurisemia, aterosklerosis, hipertensi, penyakit jantung, batu ginjal, dan gangguan tidur. Pencegahan asam urat merupakan suatu tindakan untuk mencegah kekambuhan asam urat. Salah satu pencegahannya dapat dilihat dari aspek makanan. Meningkatnya kadar asam urat pada tubuh disebabkan dengan makanan yang tinggi purin. Namun hasil survey menunjukan masih banyak keluarga yang belum mengetahui pola makan yang sehat yang dapat mencegah kekambuhan asam urat. Metode yang digunakan deskriptif observasional dengan 26 partisipan. Pemilihan sampel berdasarkan purposive sampel. Sedangkan pengambilan data melalui evaluasi instrument pertanyaan yang dilaksanakan dengan daftar check list Pengetahuan tentang Asam urat. Tim pengabdian masyarakat memberikan materi tentang Asam urat (pencegahan dan pengobatan) secara langsung kepada partisipan. Dari hasil evaluasi diperoleh peningkatan pengetahuan partisipan tentang Asam urat yang semula nilai rata-rata 33,20 menjadi 68,07. Pengetahuan merupakan domain penting dan faktor awal seseorang untuk berperilaku. Pengetahuan membentuk keyakinan peserta sehingga mengikuti pola hidup yang sehat.
The Relationship of Knowledge of Hands Washing with The Event of Diarrhea Bolon, Christina Magdalena T.
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5, No 2: December 2020
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.49 KB) | DOI: 10.30604/jika.v5i2.593

Abstract

Diarrhea is a condition of abnormal or unusual stool output, characterized by an increase in volume, dilution and frequency more than 3 times a day. using a questionnaire as an instrument, with a descriptive correlative research design that uses a cross-sectional approach. The sampling technique in this study is accidental sampling with a sample of 25 students at Imelda Private Elementary School Medan. Data analysis uses the chi-square test. good and never experienced diarrhea as many as 2 people and had experienced diarrhea as many as 6 people. Respondents who have good knowledge of handwashing and have never experienced diarrhea are 5 people and have experienced diarrhea as many as 4 people. Respondents who have good handwashing knowledge and have never experienced diarrhea are 7 people and have experienced diarrhea as many as 1 person.
EDUKASI KESEHATAN TENTANG FAKTOR RISIKO DAN PENCEGAHAN DIABETES DI KELURAHAN LABUHAN DELI, MEDAN MARELAN TAHUN 2022 Noradina Noradina; Meriani Herlina; Ekawaty Suryani Mastari; Christina Magdalena T.Bolon
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2022): Juli: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.565 KB) | DOI: 10.55606/jpikes.v2i2.283

Abstract

Diabetes sebagai penyakit metabolik, merupakan penyakit yang berhubungan erat dengan gaya hidup masyarakat. Penyakit ini berhubungan dengan beban sosioekonomi yang tinggi secara global dan regional. Terjadinya diabetes dipengaruhi oleh faktor risiko yang dibagi menjadi faktor risiko yang dapat dimodifikasi dan faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi. Pencegahan penyakit diabetes melitus tipe 2 mengurangi risiko yang dapat dimodifikasi terutama kepada orang-orang yang memiliki risiko untuk menderita DM tipe 2. Penelitian di berbagai negara termasuk Indonesia menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat mengenai Diabetes Melitus masih belum optimal. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang faktor risiko dan pencegahan diabetes pada masyarakat baik yang berisiko diabetes maupun yang tidak berisiko dengan memberikan edukasi di Kelurahan Labihan Deli, Medan Marelan.
PEMBINAAN MASYARAKAT TENTANG PENYAKIT DAN LATIHAN JALAN KAKI PENDERITA PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) DI DESA DESA KOLAM KECAMATAN PERCUT SEI TUAN Dewi, Ratna; Siregar, Sarmaida; Manurung, Rostinah; T.Bolon, Christina Magdalena
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.593 KB) | DOI: 10.52943/ji-somba.v1i2.706

Abstract

Keterlambatan perkembangan merupakan masalah yang sering dijumpai di masyarakat, tetapi terkadang kurang mendapatkan penanganan yang tepat. Banyak orang tua yang menunda penanganan keterlambatan perkembangan mengakibatkan prognosis yang kurang baik. Kendala yang ditemui di lapangan adalah kurangnya pelaksanaan deteksi dini dan stimulasi perkembangan perkembangan anak dikarenakan ibu sibuk bekerja, sudah jarang atau tidak pernah datang ke posyandu sebab anak telah diberikan imunisasi wajib sehingga tidak perlu ke posyandu. Stimulasi/rangsangan perkembangan penting dilakukan oleh orang tua agar anak memiliki perkembangan yang sesuai dengan usianya. Metode yang digunakan deskriptif observasional dengan 34 partisipan yang tinggal di Desa Paku Kecamatan Galang. Pemilihan sampel berdasarkan purposive sample. Sedangkan pengambilan data melalui evaluasi instrument pertanyaan yang dilaksanakan dengan pre dan post tentang perkembangan anak serta daftar ceklist keterampilan. Tim pengabdian masyarakat memberikan materi perkembangan anak secara langsung dengan mematuhi protokol kesehatan. Dari hasil evaluasi diperoleh peningkatan pengetahuan partisipan tentang pemantauan perkembangan anak yang semula nilai rata-rata 39,34 menjadi 78,42. Begitu juga dengan keterampilan partisipan dalam memantau perkembangan anak mengalami peningkatan setelah dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang semula nilai rata-rata 33,00 menjadi 76,64. Pengetahuan merupakan domain penting dan faktor awal seseorang untuk berperilaku. Pengetahuan membentuk keyakinan peserta sehingga dapat terampil melakukan pemantauan perkembangan anak.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU RUMAH TANGGA DALAM PENGGUNAAN MONOSODIUM GLUTAMAT DI DESA CINTA RAKYAT KECAMATAN PERCUT SEI TUAN Siregar, Sarmaida; Manurung, Rostinah; T. Bolon, Christina Magdalena; Dewi, Ratna; Sandika, Tri Widya
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.948 KB) | DOI: 10.52943/ji-somba.v2i2.1264

Abstract

MSG lebih dikenal luas oleh masyarakat dengan sebutan micin atau vetsin yang dijual di toko eceran maupun supermarket besar dan kecil dengan berbagai merek dagang seperti Ajinomoto, Sasa dan Miwon. Produk-produk tersebut digunakan sebagai bumbu masak, penyedap rasa atau juga dikenal dengan istilah pembangkit citarasa (flavour enhancer) (Winarno 2014). Menurut Cahyadi (2016) flavor enhancer adalah bahan yang dapat meningkatkan rasa enak atau dapat. Perilaku ibu rumah tangga dalam penggunaan monosodium glutamat umumnya masih kurang baik misalnya menambahkan MSG secara berlebihan. Penggunaan MSG secara berlebihan dapat menyebabkan panas dibagian leher, pusing, mual, dan muntah. pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melihat pengaruh penyuluhan media leaflet terhadap pengetahuan dan sikap ibu rumah tangga dalam penggunaan MSG. Metode yang digunakan deskriptif observasional dengan 33 partisipan. Pemilihan sampel berdasarkan purposive sampel. Sedangkan pengambilan data melalui evaluasi instrument pertanyaan yang dilaksanakan dengan daftar check list Tim pengabdian masyarakat memberikan materi yang berkaitan dengan penggunaan MSG secara langsung kepada partisipan. Dari hasil evaluasi diperoleh peningkatan pengetahuan dan sikap partisipan tentang penggunaan MSG yang semula nilai pengetahuan rata-rata 21,20 menjadi 93,9., nilai sikap rata rata sikap menjadi 75,8.Pengetahuan merupakan domain penting dan faktor awal seseorang untuk berperilaku. Pengetahuan membentuk keyakinan peserta sehingga mengikuti pola hidup yang sehat.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENYAKIT DAN LATIHAN JALAN SEHAT PENDERITA HIPERTENSI DI DESA KOLAM KECAMATAN PERCUT SEI TUAN Dewi, Ratna; Siregar, Sarmaida; Manurung, Rostinah; T. Bolon, Christina Magdalena; Manurung, Nixson; Sagala, Deddy Sepadha Putra
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/ji-somba.v3i2.1657

Abstract

Penyakit hipertensi merupakan penyakit dengan jumlah besar, morbiditas dan mortalitas tinggi serta biaya besar sehingga sangat penting dalam pencegahan dan penatalaksanaan hipertensi termasuk komplikasinya. Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah berupa sistolik ? 140 mmHg dan diastolik ? 90 mmHg. Penatalaksanaan hipertensi dengan modifikasi gaya hidup sangat penting untuk mengontrol tekanan darah. Salah satu modifikasi gaya hidup untuk manajemen hipertensi yang dapat mengontrol tekanan darah yaitu dengan aktivitas fisik. Aktivitas fisik dapat berupa berjalan kaki atau jalan sehat. Upaya pencegahan dan pengendalian penyakit hipertensi adalah perilaku preventif dan gaya hidup sehat melalui pendidikan kesehatan kepada masyarakat tentang penyakit hipertensi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh penyuluhan penyakit hipertensi dan latihan jalan sehat untuk meningkatkan pengetahuan dan kontrol tekanan darah. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Kolam Kecamatan Percut Sei Tuan pada bulan Oktober – Desember 2023 dengan metode pelaksanaan pengabdian meliputi: observasi, ceramah tanya jawab, dan pelatihan dengan 22 partisipan. Hasil evaluasi didapatkan peningkatan nilai pengetahuan dengan mayoritas baik setelah dilakukan pengabdian dan penurunan tekanan darah sistolik dengan mayoritas tekanan darah sistolik 120 – 139 mmHg. Pemberian pendidikan kesehatan tentang penyakit hipertensi dan pelatihan jalan sehat pada kelompok atau masyarakat untuk mencegah dan mengendalikan penyakit hipertensi agar mencapai derajat kesehatan yang sempurna, baik fisik, mental, dan sosial di masyarakat.
STRESS MANAGEMENT FOR ADOLESCENT MOTHERS IN UNWANTED PREGNANCY (SYSTEMATIC REVIEW) Sebayang, Wellina; Bolon, Christina Magdalena T.; Ritonga, Fitriana; Halawa, Feni Hati
Journal of Public Health Science Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jophs.v1i2.991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami strategi manajemen stres yang digunakan oleh ibu remaja dalam menghadapi kehamilan yang tidak direncanakan. Metode penelitian menggunakan Tinjauan Sistematis (Systematic Review), yang mengidentifikasi penelitian-penelitian terdahulu dan menganalisis kesenjangan pengetahuan yang ada. Pendekatan ini mencakup identifikasi pertanyaan penelitian melalui metode PICo (Population, Interest, Context) dan pencarian studi yang relevan melalui basis data Science Direct, ProQuest, dan PubMed. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan pedoman Item Pelaporan Pilihan untuk Tinjauan Sistematis dan Analisis Meta (PRISMA-ScR). Hasil penelitian mencakup evaluasi kritis terhadap artikel-artikel kualitatif dan kuantitatif yang berkualitas sangat baik, dengan total 5 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis menunjukkan bahwa kehamilan yang tidak diinginkan pada remaja sering kali dikaitkan dengan komplikasi selama kehamilan dan masa nifas. Namun, penerimaan perawatan kesehatan selama kehamilan terbukti dapat mengurangi dampak stres yang dialami ibu remaja. Simpulan, bahwa pentingnya intervensi dan dukungan yang tepat dari layanan kesehatan dalam mengelola stres pada ibu remaja dengan kehamilan yang tidak diinginkan. Kata Kunci : Stress Management, Mental Illness, Adolescent Mother, Unintended Pregnacy
The Relationship Between Age Of The Mother With The Incidence Of Abortion And Types Of Delivery In Imelda Rsu Indonesia Workers In Medan BR Sebayang, Wellina; T. Bolon, Christina Magdalena; Ritonga, Fitriana; Pasaribu, Dina
Jurnal Kesehatan, Rekam Medis dan Farmasi (JUK-Medifa) Vol. 2 No. 01 (2023): JUK-Medifa (Jurnal Kesehatan, Rekam Medis dan Farmasi), November 2023
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/juk-medifa.v2i01.224

Abstract

Based on a preliminary study, the highest abortion rate was at the Uma Imelda Indonesian Migrant Hospital in Medan. The incidence of abortion at Imelda Medan General Hospital in 2020 was 8.14% of cases, in 2021 it increased to 7.95% of cases, and in 2022 it increased to 22.90% of cases. Teenage pregnancies at RSU Imelda Medan in 2020 amounted to 6.47% of cases, in 2021 it increased to 9.19% of cases, and in 2022 it increased to 25% of cases. Factors causing abortion include very young women aged <20 years and old women >35 years. Type of delivery also affects the incidence of abortion such as normal delivery for mothers < 20, 20-35, < 35 normal (31%, 56%, 48%) cesarean delivery (48%, 42%, 40% and curettage) 25%, 2% , 4%). General purpose Knowing the relationship between teenage pregnancy and the type of delivery and the incidence of abortion at the Indonesian Workers' Hospital Imelda Medan January -March 2022
Physical and Psychological Preparation in Preparing for Childbirth Ritonga, Fitriana; Sebayang, Welina; T. Bolon, Christina Magdalena; Nisa, Khairun
COVID-19 : Journal of Health, Medical Records and Pharmacy Vol. 1 No. 01 (2023): COVID-19 : Journal of Health, Medical Records and Pharmacy
Publisher : CV. Devitara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The health status of a country can be determined by high or low maternal mortality rates and newborn mortality rates. Maternal Mortality Rate (MMR) is an indicator of the success of a country's health services. Every day more than 850 women die due to complications during pregnancy and childbirth. There are several things that mothers and families must prepare for when facing childbirth. Physical and psychological preparation is one of the many preparations that mothers must pay attention to. The aim of this research is to determine the mother's physical and psychological preparation in preparing for childbirth. Research method: This type of research is qualitative descriptive research. Data is collected through interviews which will then be observed and grouped according to research themes and sub-themes. The research was conducted in the Labuhanbilik city area with the research implementation period starting from 21 September 2023 to 6 January 2024. The research results consisted of 2 themes, namely 1)the experience of physical preparation that the mother does in preparing for childbirth, 2) the experience of psychological preparation that the mother does in preparing for childbirth. Each theme has sub themes.Conclusion: Mothers who have experienced childbirth say they have made various preparations for the upcoming birth, such as taking leisurely walks, eating nutritious food, carrying out pregnancy checks, and getting support from their husbands and family.