Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis literasi matematika siswa kelas IV SD Negeri Teluk Dalam 1 pada materi pembagian puluhan dan ratusan Nurazijah, Siti; Kamaliyah, Kamaliyah; Noorbaiti, Rahmita
Cakrawala Vol 4, No 2 (2025): Desember
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/cakrawala.v4i2.3111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis literasi matematika siswa kelas IV SD Negeri Teluk Dalam 1 dalam menyelesaikan masalah pada materi pembagian puluhan dan ratusan, serta mengkaji pencapaian literasi matematika berdasarkan indikator level 2 dari PISA, yaitu mengenali situasi, mengambil informasi, menunjukkan pemahaman, dan meninjau jawaban. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis yang terdiri dari lima soal berbasis konteks dunia nyata yang dirancang untuk mengukur keempat indikator literasi matematika tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, literasi matematika siswa berada dalam kategori sedang, dengan rata-rata skor sebesar 36,5. Sebanyak 50% siswa tergolong dalam kategori tinggi, 25% dalam kategori sedang, dan 25% dalam kategori rendah. Indikator mengenali situasi dan mengambil informasi memiliki tingkat pencapaian lebih tinggi dibandingkan indikator menunjukkan pemahaman dan meninjau jawaban. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun siswa mampu mengenali permasalahan dan mengambil data dari soal, mereka masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep dan memeriksa kembali solusi yang dihasilkan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan instrumen literasi matematika yang kontekstual dan sesuai dengan kemampuan kognitif siswa sekolah dasar, serta dapat menjadi acuan dalam merancang pembelajaran yang lebih bermakna dan berorientasi pada pemecahan masalah dunia nyata
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DIGITAL BERBASIS DISCOVERY LEARNING PADA MATERI TRANSFORMASI GEOMETRI KELAS XI Zahratul Laili; R Ati Sukmawati; Kamaliyah Kamaliyah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v11i2.15828

Abstract

Ketersediaan komputer/laptop dan diijinkannya peserta didik menggunakan smarthphone di sekolah menengah atas (SMA) dapat dimanfaatkan guru untuk merancang pembelajaran yang menarik, melalui pembuatan perangkat pembelajaran digital. Menghasilkan perangkat pembelajaran digital berbasis discovery learning pada materi transformasi geometri yang valid, praktis, dan efektif menjadi target utama dari penelitian ini. Model four-D adalah model yang diterapkan untuk penelitian ini, dengan membatasi hanya 3 tahap, yaitu tahap define, design, dan develop. Subjek uji coba penelitian terdiri dari 35 peserta didik kelas XI MIPA 2 dan XI MIPA 3 SMA Negeri 3 Banjarmasin. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar validasi, lembar angket respons peserta didik, dan lembar tes hasil belajar peserta didik. Hasil pengembangan berupa perangkat pembelajaran yang terdiri dari media pembelajaran, bahan ajar, lembar kerja peserta didik (LKPD), dan evaluasi. Secara keseluruhan perangkat pembelajaran dibuat menggunakan geogebra book. Untuk media pembelajaran digunakan tambahan aplikasi google slide. Hasil analisis menunjukkan perangkat pembelajaran digital berbasis discovery learning pada materi transformasi geometri untuk peserta didik kelas XI yang dikembangkan ini memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Hasil penelitian pengembangan ini menunjukkan produk layak digunakan untuk kegiatan belajar.  Kata Kunci: Pengembangan, perangkat pembelajaran digital, discovery learning, transformasi geometri Abstract: The availability of computers/laptops and the ability of students to use smartphones at senior high schools can be utilized by teachers to make learning interesting, through the creation of digital learning devices. Producing discovery learning-based digital devices on geometry transformation which are in valid, practice, and effective is the main target of the research. The four-D model is the applied for the research, by limiting only 3 phases, defined, designed, and developed. The research trial subjects are 35 students from grade XI MIPA 2 and XI MIPA 3 of State Senior High School 3 Banjarmasin. Data collection instruments used validation sheets, student response questionnaire sheets, and student learning outcomes test sheets. The results of the development consist of learning media, learning materials, the worksheets, and evaluations. Overall, learning devices are made using Geogebra book. For learning media used additional google slide applications. Analysis results show that discovery learning-based digital devices on geometry transformation for grade XI students that are developed meet current valid, practice, and effective criteria. Therefore, the results of this development research state that the products are feasible to use for learning activities. Keywords: Development, digital learning device, discovery learning, geometry transformation
PENGARUH PENDEKATAN PMR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT DI SMP Shaulatiya Futri; Kamaliyah Kamaliyah; Yuni Suryaningsih
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v13i2.22328

Abstract

Pendekatan PMR dikembangkan untuk membantu siswa memahami konsep matematika dengan mengaitkannya pada konteks nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kurangnya pemahaman konsep dalam pembelajaran matematika dapat memengaruhi hasil belajar siswa, terutama pada materi operasi hitung bilangan bulat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan PMR terhadap pemahaman konsep operasi hitung bilangan bulat pada siswa kelas VII di SMPN 1 Tanah Siang. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 22 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan uji validitas, observasi, dan tes. Kemudian data dianalisis berdasarkan keterlaksanaan pembelajaran dengan pendekatan PMR, kemampuan pemahaman konsep siswa dalam pendekatan PMR, serta uji N-Gain, uji normalitas, dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran dengan pendekatan PMR ini sangat baik, dengan persentase keterlaksanaan 93,85%. Skor rata-rata posttest siswa meningkat menjadi 58,27, tergolong cukup baik. Terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi sebelum dan setelah diterapkannya pendekatan PMR berdasarkan uji wilcoxon, sedangkan peningkatan pemahaman konsep berada pada kategori sedang berdasarkan analisis N-Gain sebesar 0,315. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan PMR memiliki pengaruh terhadap kemampuan siswa dalam memahami konsep operasi hitung bilangan bulat di kelas VII SMPN 1 Tanah Siang, Kabupaten Murung Raya.   Kata kunci: Pendekatan PMR, pemahaman konsep, operasi hitung bilangan bulat Abstract: The RME approach was developed to help students understand mathematical concepts by linking them to real contexts that are relevant to everyday life. Lack of understanding of concepts in learning mathematics can affect student learning outcomes, especially in the material of integer counting operations. This study aims to analyze the effect of the RME approach on understanding the concept of integer arithmetic operations among seventh grade students at SMPN 1 Tanah Siang. The method used was quasi-experiment with one-group pretest-posttest design. The research sample consisted of 22 students. Data collection techniques were carried out with validity tests, observations, and tests. Then the data were analyzed based on the implementation of learning with the RME approach, the ability to understand students' concepts in the RME approach, as well as the N-Gain test, normality test, and Wilcoxon test. The results showed that the implementation of learning with the RME approach was very good, with a percentage of implementation of 93.85%. The average score of students' posttest increased to 58.27, classified as quite good. There is a significant difference between the conditions before and after the application of the RME approach based on the Wilcoxon test, while the increase in concept understanding is in the moderate category based on the N-Gain analysis of 0.315. This shows that the RMEapproach has influence on students' ability to understand the concept of integer arithmetic operations in class VII of SMPN 1 Tanah Siang, Murung Raya Regency. Keywords: Realistic Mathematics Education Approach, conceptual understanding, integer arithmetic operations
Pengembangan LKPD Menggunakan Wizer.me Pada Materi Penyajian Data Berkonteks Kawasan Lahan Basah Siti Umriah; R Ati Sukmawati; Kamaliyah Kamaliyah
Computing and Education Technology Journal Vol 5, No 1 (2025): APRIL
Publisher : Pendidikan Komputer FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/cetj.v5i1.15252

Abstract

Pendidik dituntut memiliki perangkat yang membantu proses belajar mengajar agar tercapainya tujuan pembelajaran dengan baik serta tepat. LKPD yaitu alat belajar yang memuat beragam aktivitas yang berhubungan dengan pilihan strategi pembelajaran yang menyatu di dalam keseluruhan proses pembelajaran. Dibutuhkan LKPD yang menarik minat dan menunjang permasalahan yang ada di kehidupan sehari-hari agar peserta didik dapat mengimplementasikannya. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan LKPD menggunakan wizer.me pada materi penyajian data berkonteks kawasan lahan basah yang valid, praktis dan efektif. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan 4D. Subjek penelitian adalah 32 peserta didik kelas VII D di SMPN 2 Banjarmasin. Instrumen yang digunakan yaitu validasi yang dilakukan oleh tiga orang ahli terdiri dari dua orang ahli materi dan satu orang ahli media, untuk penilaian kepraktisan dilakukan oleh satu orang guru dan 32 peserta didik, serta untuk penilaian keefektifan dilihat dari nilai 32 peserta didik. Hasil LKPD yang telah divalidasi lalu dikembangkan dengan memenuhi kriteria valid, hasil kepraktisan memenuhi kriteria praktis dan hasil keefektifan memenuhi kriteria efektif. Berdasarkan hasil tersebut maka dihasikan LKPD menggunakan wizer.me pada materi penyajian data berkonteks kawasan lahan basah yang valid, praktis dan efektif. Dengan demikian LKPD ini dapat digunakan dalam pembelajaran penyajian data SMP/Sederajat.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK BERBANTUAN POWERPOINT ISPRING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SISWA SMP Maulida Maulida; Kamaliyah Kamaliyah; Juhairiah Juhairiah
JURMADIKTA Vol. 6 No. 1 (2026): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v6i1.3442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis Pendidikan Matematika Realistikyang dibantu dengan PowerPoint iSpring guna meningkatkan literasi matematis siswa SMP. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen penelitian yang dikembangkan yaitu, (1) lembar validasi digunakan untuk mengukur validitas dari LKPD yang dikembangkan, (2) angket respons siswa digunakan untuk mengukur kepraktisan LKPD yang dikembangkan, (3) tes literasi matematis digunakan untuk mengukur keefektifan LKPD yang digunakan. Validator adalah dua orang dosen Pendidikan Matematika. Subjek pada penelitian ini adalah 24 siswa SMP Negeri 1 Kertak Hanyar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan valid dengan skor rata-rata validasi sebesar 3,53, praktis dengan persentase sebesar 88,94%, dan efektif dengan persentase sebesar 82,61% siswa mencapai skor di atas Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). LKPD yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif. Penggunaan LKPD yang dibantu oleh PowerPoint iSpring juga menunjukkan peningkatan literasi matematis siswa yang konsisten pada setiap pertemuan.
The effectiveness of the Missouri Mathematics Project learning model on high school students' mathematical problem-solving skills and math anxiety levels Nadia Mei Safitri; Karim Karim; Kamaliyah Kamaliyah; Nasrudeen Ayinde Malik
UNION : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 14 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/union.v14i1.22323

Abstract

Mathematical problem-solving skills are one of the important competencies that students must have in mathematics learning. However, in reality, these skills are still relatively low, while math anxiety often arises and has the potential to hinder the learning process of students. Therefore, a learning model is needed that can improve mathematical problem-solving skills while paying attention to the affective aspects of students. This study aims to analyze the effectiveness of the Missouri Mathematics Project (MMP) learning model on high school students' mathematical problem-solving skills and levels of math anxiety. This study uses a pretest-posttest control group design. The research subjects were 10th grade students at State High School 1 Banjarmasin in the 2025/2026 academic year. The research instruments were a mathematical problem-solving ability test and a math anxiety questionnaire. The data were analyzed using descriptive and inferential statistics. The results showed that the mathematical problem-solving abilities of students taught using the MMP model were better than those of students taught using the conventional learning model. Meanwhile, the level of math anxiety among students in the MMP class was not significantly different from that in the conventional class. Thus, the MMP learning model is effective in improving students' mathematical problem-solving abilities, but has not yet shown its effectiveness in reducing students' math anxiety. This study contributes to mathematics education by providing empirical evidence that the Missouri Mathematics Project learning model can be used as an alternative instructional strategy to strengthen students' mathematical problem-solving skills, although additional approaches are still needed to address students' math anxiety.
Development of Formative Tests Based on Self-Directed Learning-Oriented Assessment for Mathematics in Junior High School Ihsanul Amin; Chairil Faif Pasani; Kamaliyah Kamaliyah; Zainudin Hassan
Journal of Mathematics Science and Computer Education Vol 6, No 1 (2026): MAY 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jmscedu.v6i1.18447

Abstract

Formative assessment practices in schools often focus on Assessment for Learning (AfL) but insufficiently facilitate Assessment as Learning (AaL), limiting students’ reflection and self-assessment. To address this, Self-directed Learning Oriented Assessment (SLOA) is employed as an approach integrating self-assessment to foster self-directed learning capacities by aligning the functions of assessment of, for, and as learning. This study aimed to develop valid, practical, and effective SLOA-based formative tests for junior high school mathematics. The study employed a research and development (R&D) approach using the ADDIE model. The research was conducted in a single seventh-grade class at a junior high school in Barito Kuala under the Kurikulum Merdeka, involving 25 students and one mathematics teacher. Data were collected through expert validation sheets, a teacher practicality questionnaire, and students’ mastery of learning outcomes. The results indicated that the developed formative tests and self-assessment sheets were very valid, with mean scores of 3.47 and 3.36, respectively. The product was categorized as very practical, obtaining a practicality percentage of 98%. In terms of effectiveness, the product was categorized as effective, with an average classical mastery reached of 61.3%, derived from three test packages showing a consistent upward trend in student performance. The progressive increase in students’ mastery and metacognitive accuracy suggests that integrating structured self-assessment into formative testing supports learning achievement and reflective awareness. This study implies that SLOA-based formative tests can serve as a strategic framework to foster student independence, provided that they are implemented with adequate instructional time and systematic feedback cycles.
KESALAHAN SISWA SMP MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA BERDASARKAN ANALISIS NEWMAN Nur Elisya; Iskandar Zulkarnain; Kamaliyah Kamaliyah
JURMADIKTA Vol. 1 No. 1 (2021): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v1i1.727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan penyebab kesalahan yang dilakukan siswa SMP menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan analisis Newman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan dilakukan pada siswa dari empat kelas VIII yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan jenis kesalahan yang dilakukan subjek penelitian meliputi kesalahan memahami, mentransformasi, memproses, dan menuliskan jawaban akhir. Jenis kesalahan memahami disebabkan subjek tidak lengkap memahami informasi soal dan tergesa-gesa. Jenis kesalahan mentransformasi disebabkan subjek tidak mampu membuat model matematika, tidak teliti, dan tidak mengetahui operasi yang digunakan, jenis kesalahan memproses disebabkan subjek tidak memahami konsep, tidak teliti dan kurang menguasai perhitungan aljabar, serta jenis kesalahan menuliskan jawaban akhir disebabkan subjek tergesa-gesa menuliskan jawaban.
PENGARUH PENDEKATAN OPEN-ENDED YANG BERORIENTASI HIGHER ORDER THINKING SKILL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII Hujjah Hanifa; Noor Fajriah; Kamaliyah Kamaliyah
JURMADIKTA Vol. 1 No. 1 (2021): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v1i1.730

Abstract

Siswa diatur dalam kurikulum 2013 wajib mempunyai keterampilan intelektual yang baik atau kemampuan berpikir yang lebih tinggi. Hal yang dapat dilakukan untuk mengembangkan keterampilan berpikir siswa ialah melalui diterapkannya pembelajaran dengan pendekatan open- ended yang berorientasi Higher Order Thinking Skill. Pada kesempatan ini, peneliti mau menyelidiki pengaruh pendekatan open-ended yang berorientasi Higher Order Thinking Skill terhadap hasil belajar siswa. Peneliti menggunakan metode eksperimen semu, dimana seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 26 Banjarmasin sebagai populasinya. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling, sehingga diambil dua kelas yakni kelas VII B sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan pendekatan open-ended dan kelas VII E sebagai kelas kontrol dengan menggunakan pendekatan induktif. Adapun untuk pengumpulan data berupa dokumentasi dan tes. Teknik analisisnya menngunakan statistika deskriptif dan inferensial. Adapun hasil penelitiannya yaitu: hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekatan open-ended yang berorientasi Higher Order Thinking Skill berada pada kualifikasi baik, sedangkan hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekatan induktif yang berorientasi Higher Order Thinking Skill berada pada kualifikasi baik, tetapi pengaplikasian pendekatan open-ended yang berorientasi High Order Thinking Skill berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.
IMPLEMENTASI MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN KOLABORATIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP Ahmad Nasih; Chairil Faif Pasani; Kamaliyah Kamaliyah
JURMADIKTA Vol. 1 No. 2 (2021): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v1i2.793

Abstract

Keterampilan Pembelajaran pada abad 21 disebut dengan istilah 4K yaitu kreatif, kritis, komunikatif, dan kolaboratif. Keterampilan sangat penting untuk dikembangkan, terutama keterampilan kolaboratif dan ilmu pendidikan sangat berperan penting untuk menumbuhkan dan mengembangkan keterampilan tersebut. Salah satunya bisa menggunakan model Student Team Achivement Division (STAD) untuk mengembangkan keterampilan kolaboratif tersebut. Tujuan penelitian ini untuk: (1) mengembangkan keterampilan kolaboratif siswa dalam pembelajaran matematika dengan penerapan model STAD, (2) mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika dengan penerapan model STAD, dan (3) menguji hubungan antara keterampilan kolaboratif siswa dengan hasil belajar siswa. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode quasi eksperiment. Bentuk desain pada penelitian ini adalah Equivalent time series. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMPN 24 Banjarmasin yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah observasi dan tes. Data keterampilan kolaboratif yang diperoleh diuji memakai uji normalitas. Untuk hubungan keterampilan kolaboratif siswa dengan hasil belajar siswa memakai uji korelasi dan uji regresi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa: (1) penerapan model STAD bisa mengembangkan keterampilan kolaboratif siswa pada pembelajaran matematika, (2) penerapan model STAD bisa memperbaiki hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika, (3) ditemukan hubungan yang kuat antara keterampilan kolaboratif siswa dengan hasil belajar matematika siswa.
Co-Authors Adawiyah, Lailatul Agni Danaryanti Ahmad Nasih Ali Ridho Aliya Ulfah Alya Sakila Amanah Amanah Anak Agung Gede Sugianthara Anzila Fatikhunisa Kamila Ardi Rahmawan Asdini Sari Aulia Akhwan Awalia Rahmah Baihaki Baihaki Chairil Faif Pasani Chairil Faif Pasani Cyndana Kartika Putri Daris, Muhammad Darma Wijoyo Darmawijoyo, Darmawijoyo Dewi Nisrina Nadia Diva Farapikatan Etty Dwi Lestari Farapikatan, Diva Faridah Fitriani Hafidzna Hayati Hidayah Ansori Hujjah Hanifa Ihsanul Amin Indah Budiarti Iqrima Iqrima Iqrima Iskandar Zulkarnain Iskandar Zulkarnain Iskandar Zulkarnain Ismail Ismail Isyatir Radiah Juhairiah Juhairiah, Juhairiah Karim Karim Karim Karim Karim Karim Karim Karim, Karim Lailatul Adawiyah Luthfia Niswah M. Fadilah Martin Suhendra Maulana Fatiehurrizqie Arrasyid Maulana Fatiehurrizqie Arrasyid Maulida Maulida Meryansumayeka Meryansumayeka Muhammad Alif Anwar Muhammad Nanda Ramadhana Muhammad Rayhan Ramadhan Muhammad Salim Ma’aruf Muhammad Yusuf Nadia Hafsari Nadia Mei Safitri Najwa Endah Aleida Nasrudeen Ayinde Malik Nasrullah Nasrullah Nida Nida Noor Fajriah Noor Fajriah Noor Fajriah Noorbaiti, Rahmita Nor Ain Hayati Normakiyah Normakiyah Nufus, Rifdatun Nur Elisya Nurazijah, Siti Nuril Khatami R. Ati Sukmawati Rabiatul Adawiyah Rahmita Noorbaiti Ridha, Muhammad Taqwa Rifdatun Nufus Sari, Asdini Scristia, Scristia Shafwati, Shafwati Shalsabila Putri Shaulatiya Futri Siti Mawaddah Siti Umriah Suphalo Samuel Tjitradi Suryani, Nur Syipa Suryaningsih, Yuni Sutarto Hadi Syahadat, Prasasti Bumi Syahri Rahman Taufiq Hidayanto Taufiq Hidayanto Taufiq Hidayanto Taufiq Hidayanto, Taufiq Tengku Riza Zarzani N Yuni Suryaningsih Yuni Suryaningsih Zahratul Laili Zaida Amalia Zainudin Hassan Zulkardi Zulkardi Zulkardi Zulkardi Zulkardi Zulkardi