Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Optimization of Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) "Darul Muhajirin" in BORNEO SKM Housing, Samarinda City Hadi, Saipul; Pranajaya, Syatria Adymas; Juhairiah, Juhairiah
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 4 No. 2 (2023): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v4i2.2883

Abstract

The status of religious education in Indonesia is equivalent to education in general. Thus, religious education needs to optimize and improve performance so that religious education is noticed in terms of management and administration with education in general. This service aims to optimize the existence of the Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) "Darul Muhajirin" institution. This service uses a method in the form of an Asset Based Community Development (ABCD) approach. Optimization of the results of this service can be categorized into two parts, the first in terms of institutional optimization, namely submitting of TPA unit numbers to special institutions (BKPRMI), and the second from the aspect of optimizing Human Resources is by involving teachers and TPA of managers in teaching staff training about TPA, as well as holding Seminar on Education Quality Management Systems. This dedication implies that optimizing Taman Pendidikan Al-Qur’an "Darul Muhajirin" could be a place to form early Qur'an cadres for children, especially in BORNEO SKM Housing, Samarinda City.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES BERBASIS WEBSITE PADA MATERI BILANGAN BULAT DENGAN KONTEKS LINGKUNGAN LAHAN BASAH Annisa Hidayah; Hidayah Ansori; Juhairiah Juhairiah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v13i2.22419

Abstract

Instrumen tes merupakan alat ukur yang banyak dipergunakan dalam dunia pendidikan atau pelatihan. Namun, instrumen teskonvensional berbasis kertas memiliki sejumlah keterbatasan, seperti konsumsi waktu, biaya, dan kurangnya interaktivitas. Oleh karena itu, perlunya instrumen tes matematika yang memanfaatkan kecanggihan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes matematika berbasis website pada materi bilangan bulat dengan konteks lingkungan lahan basah untuk siswa SMP kelas VII yang valid, praktis, dan reliabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development(R&D) dengan model pengembangan 4D, yang mencakup tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Instrumen yang dimanfaatkan dalam penelitian meliputi soal tes, lembar validasi, serta angket untuk mengukur respon guru dan siswa. Kegiatan penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 7 Banjarmasin, dengan partisipasi 6 siswa pada tahap uji coba kelompok kecil dan 34 siswa pada tahap uji coba lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen tes yang dikembangkan diperoleh 11 dari 15 butir soal dinyatakan valid, praktis dan reliabel.  Kata kunci: Istrumen Tes Berbasis Website, Bilangan Bulat, Lingkungan Lahan Basah Abstract: Test instruments are measuring tools widely used in the field of education or training. However, conventional paper-based test instruments have several limitations, such as time consumption, cost, and lack of interactivity. Therefore, there is a need for mathematics test instruments that utilize advanced technology. This study aims to develop a web-based mathematics test instrument on the topic of integers with the context of wetland environments for 7th-grade junior high school students that is valid, practical, and reliable. This research uses a Research and Development (R&D) approach with a 4D development model, which includes the Define, Design, Develop, and Disseminate stages. The instruments used in the study included test questions, validation sheets, and questionnaires to measure teacher and student responses. The research activity was carried out at SMP Negeri 7 Banjarmasin, with the participation of 6 students in the small group trial stage and 34 students in the field trial stage. The results of the study showed that the assessment developed obtained 11 out of 15 questions was declared valid, practical and reliable. Keywords: Website Based Test Instrument, Integer, Wetland Environment
PENGEMBANGAN SOAL PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERBASIS COMPUTATIONAL THINKING DENGAN KONTEKS ETNOMATEMATIKA Nazhira Yuliana; Hidayah Ansori; Juhairiah Juhairiah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v13i1.20250

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini menghasilkan soal pemecahan masalah matematika berbasis Computational Thinking dengan konteks etnomatematika yang valid, reliabel dan praktis. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan, dengan model Tessmer tipe formative research yang terdiri atas preliminary dan formative evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX C SMP Negeri 14 Banjarmasin. Instrumen yang digunakan yaitu lembar validasi, angket dan lembar soal tes. Analisis data menggunakan teknik uji validitas, uji reliabilitas, serta analisis kepraktisan soal. Tahap Preliminary, peneliti peneliti melakukan pengkajian mengenai soal pemecahan masalah berbasis computional thinking, pembuatan kisi-kisi soal berdasarkan karakteristik siswa sebagai subjek penelitian, dan pendesainan produk sebanyak 5 buah soal. Kemudian, pada tahap formative evaluation, dilakukan tahapan Self-evaluation yaitu penilaian produk oleh peneliti dengan bantuan pembimbing, kemudian dilanjutkan dengan tahapan expert review yaitu validasi soal oleh 3 orang ahli, kemudian dilakukan uji coba soal kepada 6 orang siswa, dilanjutkan dengan uji coba ke siswa pada satu kelas. Hasil Validasi oleh validator diperoleh bahwa produk yang dikembangkan memperoleh skor validitas logis 3,47 yang masuk dalam kategori valid. Adapun berdasarkan uji coba soal ke siswa diperoleh bahwa soal juga terkategori valid secara empiris. Soal yang dikembangkan memiliki nilai reliabel 0,722 yang terkategori tinggi. Hasil angket respon siswa menunjukkan nilai kepraktisan 4,50 yang masuk dalam kategori praktis. Penelitian ini menghasilkan 5 soal pemecahan masalah matematika berbasis Computational Thinking dengan konteks etnomatematika berbentuk uraian yang valid, reliabel dan praktis. Kata kunci: Pemecahan masalah, Computational Thinking, etnomatematika Abstract: This study aimed to develop valid, reliable, and practical mathematics problem-solving questions based on Computational Thinking within the context of ethnomathematics. The method employed is research and development, utilizing the Tessmer model of formative research, which consists of the preliminary and formative evaluation stages. The research subjects were students of Class IX C at SMP Negeri 14 Banjarmasin. The instruments used included validation sheets, questionnaires, and test question sheets. Data analysis involved validity testing, reliability testing, and practical questions analysis. In the preliminary stage, the researcher reviewed problem-solving questions based on Computational Thinking, developed a question grid based on the characteristics of the research subjects, and designed five test items. During the formative evaluation stage, the researcher first conducted a self-evaluation with assistance from a supervisor. This was followed by an expert review involving validation by three experts. Subsequently, a limited trial was conducted with six students, followed by a class-wide trial. Validation results showed that the developed product achieved a logical validity score of 3.47, which is categorized as valid. Based on empirical testing with students, the questions were also found to be empirically valid. The reliability coefficient of the developed questions was 0.722, which falls into the high category. Student response questionnaires indicated a practicality score of 4.50, which is categorized as practical. This study produced five essay-type mathematics problem-solving questions based on Computational Thinking and situated in an ethnomathematics context that are valid, reliable, and practical. Keywords: Problem-solving, Computational Thinking, Ethnomathematics
PENGEMBANGAN E-LKPD INTERAKTIF BERBASIS STEM PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR DENGAN KONTEKS BUDAYA BANJAR Muhammad Ali Ridho; Noor Fajriah; Juhairiah Juhairiah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v12i2.19078

Abstract

Matematika memainkan peran penting dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, namun persepsi umum menyatakan bahwa matematika sulit dan kurang menarik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) interaktif berbasis STEM dengan konteks budaya Banjar pada materi bangun ruang sisi datar untuk peserta didik kelas VIII yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif menggunakan metode Research & Development dengan model ADDIE. Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif dengan instrumen berupa lembar validasi, lembar angket, serta tes hasil belajar. Hasil dari penelitian menunjukkan: (1) Rata-rata skor validasi produk yang dikembangkan sebesar4,40 dengan kriteria valid. (2) Rata-rata persentase respon guru sebesar 92,2% dan respon peserta didik sebesar 87,2% dengan kriteria sangat praktis. (3) Persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik sebesar 100% dengan kriteria sangat efektif. Dengan demikian, E-LKPD interaktif berbasis STEM pada materi bangun ruang sisi datar kelas VIII dengan konteks budaya Banjar yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dapat digunakan dalam proses pembelajaran matematika.   Kata kunci: E-LKPD Interaktif, Bangun Ruang Sisi Datar, Pembelajaran Berbasis STEM, Konteks Budaya Banjar Abstract: Mathematics plays an important role in the advancement of science and technology, but the general perception is that math is difficult and less interesting. Therefore, this study aimed to develop STEM-based interactive Electronic Students Worksheets with Banjar cultural context on flat-faced three-dimensional figures for eight grade students that valid, practical, and effective criteria using the Research & Development method with the ADDIE model. The data analysis technique used is quantitative and qualitative involving validation sheets, questionnaire sheets, and learning outcomes tests. The results of the study showed: (1) The average product validation score developed was 4.40 with valid criteria. (2) The average percentage of teacher responses was 92.2% and student responses was 87.2% with very practical criteria. (3) The percentage of students' learning completeness is 100% with very effective criteria. Thus, STEM-based interactive Electronic Students Worksheets on eight grade flat-faced three-dimensional figures with Banjar cultural context can be used in the mathematics learning process. Keywords: Electronic Students Worksheets, flat-faced three-dimensional figures, STEM based learning, Banjar cultural context
Workshop-Based Implementation of a Web-Based Spatial Sense Assessment Application for Elementary School Teachers Kusumawati, Elli; Ansori, Hidayah; Juhairiah, Juhairiah; Arifin, M. Zainul; Sirri, Mahmud; Erfina, Erfina
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): FEBRUARY 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v8i1.17650

Abstract

This community service program aimed to strengthen elementary school teachers’ competence in assessing students’ spatial sense through a web-based assessment application. Spatial sense is an important mathematical ability related to spatial reasoning and geometry learning; however, many teachers still rely on conventional assessments that do not adequately capture students’ spatial abilities. This program was implemented through a workshop involving 88 elementary school teachers from the Teacher Working Group (Kelompok Kerja Guru/ KKG) Gugus Mawar in Banjarmasin Tengah. The workshop consisted of conceptual sessions on spatial sense, training on spatial sense assessment, and hands-on practice using a web-based assessment application. Data were collected through observation, interviews, and participant questionnaires. The evaluation results indicate that 89% of participants were able to operate the application independently, while 92% reported that the application was useful for conducting spatial sense assessment in classroom settings. Participants also expressed positive perceptions regarding the practicality and efficiency of the web-based system for assessment management. These findings suggest that the workshop successfully supported teachers in adopting technology-enhanced assessment practices in elementary mathematics education.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK BERBANTUAN POWERPOINT ISPRING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SISWA SMP Maulida Maulida; Kamaliyah Kamaliyah; Juhairiah Juhairiah
JURMADIKTA Vol. 6 No. 1 (2026): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v6i1.3442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis Pendidikan Matematika Realistikyang dibantu dengan PowerPoint iSpring guna meningkatkan literasi matematis siswa SMP. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen penelitian yang dikembangkan yaitu, (1) lembar validasi digunakan untuk mengukur validitas dari LKPD yang dikembangkan, (2) angket respons siswa digunakan untuk mengukur kepraktisan LKPD yang dikembangkan, (3) tes literasi matematis digunakan untuk mengukur keefektifan LKPD yang digunakan. Validator adalah dua orang dosen Pendidikan Matematika. Subjek pada penelitian ini adalah 24 siswa SMP Negeri 1 Kertak Hanyar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan valid dengan skor rata-rata validasi sebesar 3,53, praktis dengan persentase sebesar 88,94%, dan efektif dengan persentase sebesar 82,61% siswa mencapai skor di atas Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). LKPD yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif. Penggunaan LKPD yang dibantu oleh PowerPoint iSpring juga menunjukkan peningkatan literasi matematis siswa yang konsisten pada setiap pertemuan.
PENERAPAN GAMIFIKASI BERBASIS LINGKUNGAN LAHAN BASAH TERHADAP KETERLIBATAN DAN MOTIVASI SISWA SMK Hermina Maharung Sarapil; Noor Fajriah; Juhairiah Juhairiah
JURMADIKTA Vol. 6 No. 1 (2026): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v6i1.3455

Abstract

Minimnya partisipasi serta dorongan belajar siswa dalam mata pelajaran matematika membuat proses pembelajaran berjalan pasif dan tidak optimal. Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mengatasi masalah ini ialah dengan menerapkan konsep gamifikasi yang disesuaikan dengan konteks kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian berikut dilaksanakan untuk menganalisis dampak penerapan gamifikasi berbasis lingkungan lahan basah antara siswa yang mendapatkan perlakuan penerapan gamifikasi berbasis lingkungan lahan basah dan kelas yang tidak mendapatkan perlakuan ditinjau dari (1) keterlibatan siswa dan (2) motivasi siswa. Penelitian berikut menerapkan metode kuasi-eksperimen dengan rancangan posttest-only control group. Subjek penelitian mencakup seluruh peserta didik kelas X di SMK Unggulan Husada, sedangkan sampel penelitian difokuskan pada siswa kelas X jurusan Farmasi yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data penelitian diperoleh melalui lembar observasi keterlibatan siswa yang sudah valid serta angket motivasi siswa yang juga sudah valid. Data keterlibatan siswa dianalisis menerapkan uji U Mann-Whitney dan data motivasi siswa dianalisis menerapkan uji-t independen. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Terdapat pengaruh penerapan gamifikasi berbasis lingkungan lahan basah terhadap keterlibatan siswa yang mendapatkan perlakuan penerapan gamifikasi berbasis lingkungan lahan basah (2) Tidak terdapat pengaruh penerapan gamifikasi berbasis lingkungan lahan basah terhadap motivasi siswa yang mendapatkan perlakuan penerapan gamifikasi berbasis lingkungan lahan basah.
PENGARUH MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI MATEMATIKA PESERTA DIDIK SMP KELAS VIII Saputri, Della Keyza; Karim, Karim; Juhairiah, Juhairiah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v14i1.22357

Abstract

Rendahnya kemampuan numerasi di SMP Negeri 29 Banjarmasin, yang ditunjukkan oleh hasil AKM dengan persentase jawaban benar hanya 18%, menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE) dalam meningkatkan kemampuan numerasi matematika peserta didik SMP kelas VIII. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan eksperimen semu dan Pre-test Post-test Nonequivalent Control Group Design. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t sampel bebas, Mann-Whitney U, N-Gain, dan Effect Size. Hasil uji-t pada data pre-test menunjukkan nilai signifikansi > 0,05, yang berarti tidak terdapat perbedaan awal yang signifikan antara kedua kelas, namun hasil uji Mann-Whitney U pada data post-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan setelah perlakuan. Efektivitas model diukur melalui uji N-Gain, kelas eksperimen memperoleh skor 0,60 (60%) dengan kategori cukup efektif, sedangkan kelas kontrol hanya 0,42 (42%) dalam kategori kurang efektif. Selain itu, uji Effect Size sebesar 0,59 mengonfirmasi bahwa model SFAE memberikan pengaruh dalam kategori sedang terhadap peningkatan kemampuan numerasi peserta didik. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran SFAE secara signifikan lebih efektif dibandingkan model konvensional dalam meningkatkan kemampuan numerasi matematika peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 29 Banjarmasin. Kata kunci: eksperimen, numerasi matematika, Student Facilitator and Explaining. Abstract: The low level of numeracy skills at SMP Negeri 29 Banjarmasin, as evidenced by Minimum Competency Assessment (AKM) results showing only 18% correct answers, serves as the background for this study. This research aims to determine the effect of the Student Facilitator and Explaining (SFAE) learning model in improving the mathematical numeracy skills of eighth-grade students. The research method used is a quantitative approach with a quasi-experimental design and a Pre-test Post-test Nonequivalent Control Group Design. Data analysis techniques used in this study include the independent sample t-test, Mann-Whitney U, N-Gain, and Effect Size. The t-test results on the pre-test data showed a significance value of > 0.05, which means there was no significant initial difference between the two classes; however, the Mann-Whitney U test results on the post-test data yielded a significance value of 0.000, indicating a significant difference after treatment. The effectiveness of the model was measured through the N-Gain test, where the experimental class obtained a score of 0.60 (60%) in the moderately effective category, while the control class only obtained 0.42 (42%) in the less effective category. Additionally, an Effect Size test of 0.59 confirmed that the SFAE model provides a moderate influence on the improvement of students' numeracy skills. It can be concluded that the implementation of the SFAE learning model is significantly more effective than the conventional model in improving the mathematical numeracy skills of eighth-grade students at SMP Negeri 29 Banjarmasin. Keywords: experiments, mathematical numeracy, Student Facilitator and Explaining.