Claim Missing Document
Check
Articles

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 19 AMBON YANG DIAJARKAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING DAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL Haan, Meliyani Dewi; Mataheru, Wilmintjie; Laamena, Christina M
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v1.i1.p16-20

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar matematika siswa yang masih di bawah KKM serta proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui hasil belajar dan perbedaan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 19 Ambon yang diajarkan dengan model pembelajaran student facilitator and explaning dan model pembelajaran konvensional. Tipe yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe penelitian eksperimen dengan menggunakan model eksperimen semu (Quasi Eksperimen). Desain penelitian yang digunakan adalah Nonrandomized Control Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VII yang terdiri dari dua kelas dimana satu kelas sebagai kontrol dan kelas lainnya sebagai kelas eksperimen yang masing-masing berjumlah 31 siswa. Instrumen yang di gunakan adalah tes hasil belajar (Post test) bentuk isian sebanyak 4 soal. Berdasarkan analisis data pada kelas eksperimen diperoleh rata-rata nilai post test 46,93. Untuk kelas kontrol diperoleh rata-rata nilai post test 30,31. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t, dengan taraf signifikansi 0.05, didapat nilai sig. (2-tailed) 0,030<0.05. Maka H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Student Facilitator and Explaning dan model pembelajaran konvensional pada materi perbandingan.
PERBEDAAN HASIL BELAS SISWA YANG DIAJARKAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION PADA MATERI KOODINAT KARTESIUS DI KELAS VIII SMP NEGERI 15 AMBON Labobar, Andre Morets; Laamena, Christina M; Tamalene, Hanisa
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v2.i2.p51-55

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Ambon yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Discovery dan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation pada materi koordinat kartesius. Tipe penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain penelitiannya Post Test Only Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Ambon dengan jumlah delapan kelas. Kelas VIII5 sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas VIII7 sebagai kelas eksperimen 2 dengan jumlah siswa masing-masing kelas adalah 22. Kelas eksperimen 1 menggunakan model pembelajaran Discovery sementara kelas eksperimen 2 menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa soal tes yang terdiri dari 4 soal uraian untuk tes akhir. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Discovery dan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation pada materi koordinat kartesius di kelas VIII SMP Negeri 15 Ambon. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t pada SPSS 20.0 menunjukan bahwa nilai thitung = -0,570 dan nilai ttabel = 1,71714. Ini menjelaskan bahwa nilai thitung lebih kecil dari nilai ttabel, atau sig (2-tailed) = 0,571 dan α = 0,05. Menunjukan bahwa nilai sig (2-tailed) = 0,571 lebih besar dari α = 0,05 hal ini menjelaskan bahwa tidak terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Discovery dan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation pada materi koordinat kartesius di kelas VIII SMP Negeri 15 Ambon. Kata Kunci : Hasil belajar, model pembelajaran Discovery, model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation, Koordinat Kartesius.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PADA MATERI TURUNAN FUNGSI ALJABAR DENGAN PROSEDUR NEWMAN Belnard, Indriyani; Moma, La; Laamena, Christina M
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v3.i2.p58-65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal turunan fungsi aljabar dan factor penyebab siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal turunan fungsi aljabar. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Kartika XIII-1 Ambon.Teknik analisis data dilakukan dengan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 3 subjek yang diwawancarai dalam penelitian. Data hasil wawancara digunakan sebagai perbandingan data hasiltes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) jenis kesalahan siswa yang dilakukan dalam menyelesaikan soal turunan fungsi aljabar: a) kesalahan memahami (comprehension error), b) kesalahan transformasi (transformation error), c) kesalahan kemampuan proses (process skill error), d) kesalahan penulisan jawaban akhir (enconding error). 2) faktor-faktor yang menyebabkan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal turunan fungsi aljabar yaitu faktor Internal, dimana kesalahan yang dilakukan berasal dari siswa sendiri, karena kurangnya kemampuan dasar siswa dalam proses pembelajaran yang mengakibatkan siswa tertinggal pada materi yang diajarkan guru sehingga siswa merasa soal yang diberikan sanga sulit
ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK DALAM PEMECAHAN MASALAH FUNGSI KOMPOSISI Naibaho, Susilawati Br; Laamena, Christina M; Mataheru, Wilmintjie
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v4.i1.p55-60

Abstract

This study aims to describe the mistakes of class X students of SMAN 9 Ambon in solving composition function problems. This type of research is qualitative descriptive research. The study was conducted on 3 subjects, each of which was high, medium, and low which was taken based on test results and educators' considerations about students' communication skills. The analysis of student errors is classified according to mathematical objects (facts, concepts, principles, and operations) in using Polya's problem-solving steps. The instruments used in this study test sheets and interview guidelines included the researcher as the main instrument. The results showed that subjects were highly capable of solving the 3 problems given and did not perform indicators of errors of mathematical objects in solving problems. The capable subject is solving 3 questions and performing three indicators of errors in problem solving, namely facts, concepts, and principles. Low-ability subjects solve 3 questions and perform four indicators of errors in problem solving, namely facts, concepts, principles, and operations. From the results of the work and the results of student interviews, mistakes are not only made by low-ability learners or high error subjects, but in high-ability learners or low-error subjects and also medium-capable learners there are still mistakes made in solving problems about composition function
KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA PADA MATERI HIMPUNAN DI KELAS VII SMP NEGERI 7 AMBON Latumapina, Marla; Laamena, Christina M; Ayal, Carolina Selfisina
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v5.i1.p57-68

Abstract

Kemampuan pemahaman konsep adalah kemampuan pertama karena saling mengikat dan berkelanjutan, dapat merumuskan strategi penyelesaian, menerapkan perhitungan yang sederhana, menggunakan simbol untuk mempresentasi konsep, menganti suatu bentuk ke bentuk lainnya, pemahaman konsep matematis ialah suatu kemampuan penguasaan materi dan kemampuan siswa dalam memahami, menyerap, menguasai hingga mengaplikasikannya dalam pembelajaran matematika. Tujuan dari penelitian ini untuk mendiskripsikan pemahaman konsep matematis siswa kelas VII SMP Negeri 7 Ambon dalam menyelesaikan soal himpunan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskritif kualitatif, data dari hasil tes pemahaman konsep matematis siswa tersebut akan dianalisis secara kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 4 siswa yang dipilih dari 28 siswa. Penelitian ini menggunakan instrumen tes dengan 3 soal. Instrumen ini dibuat berdasarkan 3 indikator kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Berdasarkan hasil analisis, nilai rata-rata dari keseluruhan soal instrumen kemampuan pemahaman konsep matematis memperoleh bahwa terdapat 2 siswa pada kategori tinggi, terdapat 9 siswa pada kategori sedang, terdapat 10 siswa pada kategori rendah, dan 8 siswa pada kategori sangat rendah. Maka kemampuan pemahaman konsep matematis siswa masih tergolong rendah. Kata Kunci: Pemahaman Konsep, Matematika, Himpunan
PENERAPAN MODEL CARD SORT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSMAAN LINEAR SATU VARIABEL PADA KELAS VII SMP Wattimena, Felia; Laamena, Christina M; Ngilawajan, Darma Andreas
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v5.i1.p35-41

Abstract

Persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel merupakan salah satu materi yang paling penting karena bermanfaat bagi siswa dalam mempelajari materi selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP dengan menggunakan model card sort pada materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Data yang diperoleh adalah data kuantitatif berupa hasil tes akhir setiap siklus dan data kualitatif berupa hasil observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar pada siswa kedua. Pada siklus pertama hanya 7 siswa (35%) yang tuntas dan pada siklus kedua 17 siswa (80%) yang tuntas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran card sort dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pertidaksamaan linear satu variabel.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Website pada Materi Fungsi Kuadrat di Kelas X Jurusan RPL SMK Negeri 2 Ambon Kairoty, Zainudin; Laurens, Theresia; Laamena, Christina M.
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v6.i2.p85-93

Abstract

Penelitian ini mengembangkan media pembelajaran berbasis website yang difokuskan pada materi fungsi kuadrat untuk siswa kelas X Program Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak di SMK Negeri 2 Ambon. Pendekatan yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development), dengan mengadopsi model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan sistematis: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 2 Ambon dengan luaran berupa media pembelajaran digital berbentuk website yang menyajikan materi fungsi kuadrat. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa media pembelajaran ini memperoleh skor sebesar 91.25% dari ahli media dan 93.75% dari ahli materi, keduanya tergolong dalam kategori “Sangat Valid.” Selanjutnya, hasil pengujian kepraktisan menunjukkan bahwa tanggapan guru memperoleh skor sebesar 81.11%, termasuk dalam kategori “Sangat Praktis.” Uji coba terbatas yang melibatkan lima siswa menghasilkan skor kepraktisan sebesar 94.36%, sedangkan uji coba lapangan yang melibatkan tiga puluh siswa menunjukkan skor sebesar 88.18%, yang keduanya berada dalam kategori “Sangat Praktis.” Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis website pada materi fungsi kuadrat ini dinyatakan sangat valid dan sangat praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran siswa kelas X Jurusan RPL di SMK Negeri 2 Ambon.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM PAIR SOLO BERBANTUAN SOFTWARE GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LINGKARAN Laamena, Christina M; Gaspersz, Magy; Tupamahu, Pieter Z
Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA) Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA)
Publisher : Prodi Magister Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Pattimura Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.815 KB) | DOI: 10.30598/jumadikavol1iss1year2019page45-50

Abstract

This study aims to improve the learning outcomes of grade VII students of SMP Negeri 6 Ambon in circle material by using the Team Pair Solo type cooperative model with the help of the Geogebra Software. The subjects of this study were students of class VIII-Science of SMP Negeri 6 Ambon, amounting to 28 students. This type of research was Classroom Action Research (CAR). This study was conducted in two cycles with every cycles suddenly from four meetings. Data in this study were collected through observation and test sheets. The findings in this study indicate that the final test results from cycle I to cycle II increased by 25%. Based on the results of this study it can be concluded that student learning outcomes in circle material can be improved with Team Pair Solo learning models assisted by Software Geogebra Software in class VIII of SMP Negeri 6 Ambon
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS KOOPERATIF TIPE STAD PADA MATERI PERBANDINGAN UNTUK SISWA KELAS VII SMP IT ASSALAM AMBON Jamdin, Ardon; Ratumanan, Tanwey Gerson; Laamena, Christina Martha
Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA) Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA)
Publisher : Prodi Magister Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Pattimura Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.662 KB) | DOI: 10.30598/jumadikavol1iss2year2019page81-90

Abstract

This research aims to know the developing process of STAD type cooperative based on learning structure of mathematical subject; proportion meteri in the grade VII on SMPIT Assalam Ambon to achieve the valid, practical and effective learning instructional design. Learning instructional design which has been develop to student in the grade VII on SMPIT Assalam Ambon is learning Instructional devices planning, student task sheet, and student handbook. This research is a development research which used thiagrajan, semmel and semmel 4D model. The validation process of learning instructional design include competent validators on mathematics learning instructional design. Practical data analysis are achieve from observation result data of learning device and effectiveness data analysis of learning devices achieved from four sources which is 1) teacher ability of maintain the STAD type cooperative based learning. 2) students activities. 3) students responses. 4) learning results. The result of this research shows that learning devices of STAD type cooperative based learning which has been developed is valid, practical and effective
Penggunaan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mainake, Patresya Nova; Laamena, Christina M.; Gaspersz, Magy
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11 No 3 (2021): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (Desember 2022)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.822 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v11i03.12863

Abstract

The ability of students to understand the material on the Three Variable Linear Equation System (SPLTV) is still an important problem that must be solved. Teachers as educators need to use various learning models to improve student learning outcomes. This study aims to determine the increase in student learning outcomes of class X SMAN 6 Ambon who are taught using the Problem Based Learning (PBL) model on SPLTV material. The type of research used is classroom action research (CAR) which consists of 2 cycles and each cycle consists of 2 meetings. The data sources are teachers and students of class X-IPA1 SMAN 6 Ambon in the 2019/2020 academic year while the research subjects are 25 students. The research instrument used is the SPLTV learning outcome test which has been validated by experts. To collect data, researchers used test and observation techniques.  The results showed that there was an increase in student learning outcomes. In the first cycle, only 13 students completed (44%) but in the second cycle the number of students who completed increased to 19 students (76%). Based on the completeness in cycle I and cycle II, there was an increase from cycle I to cycle II by 32%.