Claim Missing Document
Check
Articles

UJI AKTIVITAS ANALGETIK EKSTRAK ETANOL 96% DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) DENGAN METODE GELIAT PADA MENCIT PUTIH (Mus musculus L) GALUR SWISS WEBSTER Darmayanti, Ni Putu Ovy; Artini, Ni Putu Rahayu; Budhi Setiawan, Putu Yudhistira
Widya Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2020): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v2i2.963

Abstract

Analgetik adalah zat atau suatu bahan yang dapat menekan ataupun menghilangkan rasa nyeri dengan tidak menghilangkan kesadaran. Daun belimbing wuluh mengandung flavonoid yang memiliki potensi sebagai analgetik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ekstrak daun dari tanaman Averrhoa bilimbi L. memiliki aktivitas analgetik terhadap mencit putih jantan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental murni dengan tipe penelitian adalah post test only control group design Pengujian aktivitas analgetik ditunjukan dengan adanya respon geliat kemudian dapat dilakukan uji analisis statistika One Way ANOVA dan Post Hoc LSD. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etanol 96% daun belimbing wuluh memiliki aktivitas analgetik pada mencit putih jantan. Berdasarkan uji One Way Anova, antara kelompok perlakuan dengan kontrol positif memiliki perbedaan bermakna dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 (p<0.05). Hasil analisis data uji post hoc LSD menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna antara kelompok perlakuan dosis 125 mg/ kg BB, 250 mg/ kg BB dengan kontol positif. Simpulan dari penelitian ini adalah dosis 500 mg/ kg BB ekstrak etanol 96% daun belimbing wuluh (Averrho bilimbi L) pada mencit memiliki efek analgesik dengan persentase penghambat geliat yaitu 68.49% dan mendekati kontrol positif parasetamol dengan dosis 65mg/ kg BB sebesar 80.36%.
Pengaruh Lama Bekerja Terhadap Kadar Kholinesterase Darah Petugas Pest Control Umas Pestisindo Pratama Artini, Ni Putu Rahayu
Widya Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2021): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v3i1.1654

Abstract

Upaya untuk melakukan pemberantasan hama adalah dengan penyemprotan yang dilakukan oleh petugas pest control. Umas Pestisindo Pratama adalah salah satu perusahaan pengendalian hama berupa tindakan pengendalian(spraying), pengembunan (misting), pengumpanan (baiting), pemberian bubuk (dusting), serta penggasan (fumigation). Frekuensi penyemprotan dilakukan antara dua sampai empat kali dalam seharinya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan kadar enzim kholinesterase terhadap pengaruh lama bekerja dan intensitas penyemprotan yang dilakukan petugas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif. Lama bekerja dan intensitas paparan bahan kimia pada petugas pest control mempengaruhi kadar enzim kholinesterase Sebanyak tiga orang dengan usia 21-30 tahun memiliki kadar kholinesterase rendah yaitu 4,0±0,00 kU/L: 4,2±0,21 kU/L; dan 4,4±0,02 kU/L. Sedangkan petugas dengan usia 31-40 tahun hanya dua orang yang memiliki kadar enzim kholinesterase rendah, yaitu dengan kadar 4,4±0,00 kU/L dan 4,5±0,028 kU/L. Hal ini menunjukkan bahwa petugas fogging memiliki pemahaman akan pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD), penyimpanan, kesadaran akan kebersihan diri setelah terpapar cairan dan asap pestisida
KANDUNGAN ANTIOKSIDAN FRAKSI AIR DAUN MARIGOLD (Tagetes erecta L.) Artini, Ni Putu Rahayu
Widya Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2021): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v3i2.2086

Abstract

Daun marigold (Tagetes erecta L) merupakan salah satu tanaman yang memiliki aktivitas antioksidan karena mengandung senyawa flavonoid. Tujuan dari penelitian yaitu mengetahui aktivitas antioksidan fraksi air. Metode yang digunakan yaitu DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) diukur dengan Spektrofotometer UVVis. Pada uji skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol dan fraksi air positif mengandung flavonoid, alkaloid, dan tannin. Uji aktivitas antioksidan diperoleh nilai IC50 fraksi air yaitu 106,0852 ppm dengan kategori antioksidan sedang.
Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Daun Jelatang Ayam (Laportea Interrupta (L.) Chew) Cahyaningrum, Putu Lakustini; Widyantari, A.A A Sauca Sunia; Artini, Ni Putu Rahayu
Widya Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2022): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v4i1.2802

Abstract

Pemanfaatan daun jelatang ayam (Laportea interrupta (L.) Chew) sebagai tanaman obat belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Hal ini karena kurangnya informasi yang diberikan. Selain itu, penelitian tentang tumbuhan jelatang ayam (Laportea interrupta (L.) Chew belum banyak dilakukan, sehingga perlu dilakukan pengujian awal untuk mengetahui kandungan dari daun jelatang ayam. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menguji skrining fitokimia ekstrak etanol daun jelatang ayam. Metode yang digunakan adalah metode skrining fitokimia. Dari hasil penelitian diperoleh Ekstrak etanol daun jelatang ayam (Laportea. Interrupta (L.) Chew) mengandung metabolit sekunder seperti Flavonoid, alkaloid, triterpenoid, saponin, dan tannin.
Rancang Bangun Alat Pemantauan Infus Berbasis Arduino Dengan Pendeteksian Berat Infus, Jumlah Tetesan dan Penanda Darah Naik Pada Selang Infus Gunawan, I Kadek Agus Riki; Artini, Ni Putu Rahayu; Aditya, GT. N. B. Gede Kresna
Widya Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2022): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v4i2.3382

Abstract

Infus intravena diberikan kepada pasien karena komposisi tubuh, kadar air, dan elektrolit perlu seimbang untuk mempertahankan volume cairan yang konstan dan stabil. Ketidakseimbangan elektrolit dapat menyebabkan gagal ginjal, syok, dan kematian. Darah di jalur infus membentuk bekuan darah (blood cloth). Hal ini dapat mempengaruhi kelancaran aliran cairan jika tidak segera ditangani. Alat pemantauan infus ini bertujuan agar dapat meminimalkan masalah yang diakibatkan oleh kelalaian perawat pada pasien. Menggunakan metode eksperimen dengan pengembangan atau research and development (R&D). Adapun hasil Pengukuran dengan sensor berat yaitu saat berat mencapai 10 mg, alarm akan dipicu dan ditampilkan di Liquid Crystal Display (LCD). Saat mengukur tetesan infus, toleransi tetesan untuk menyalakan alarm berkisar dari -3 tetes per menit hingga +3 tetes per menit. Ketika infus dalam keadaan ini, alarm akan berbunyi. Saat mengukur darah yang naik, alarm peringatan dengan tampilan LED diaktifkan ketika layar LCD menunjukkan "BAHAYA: DARAH NAIK". Hasil baca sensor 100% berhasil mendeteksi habisnya infus, meghitung tetesan infus serta adanya darah naik pada selang infus.
Pengaruh tingkat konsumsi arak terhadap kadar alkaline phosphatase (ALP) pada peminum arak di Kelurahan Renon, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar: Effect of Arak Consumption on Alkaline Phosphatase (ALP) in Arak Drinkers in Renon Village, South Denpasar District, Denpasar City. Artini, Ni Putu Rahayu
Widya Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2023): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v5i2.4832

Abstract

Konsumsi arak secara berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pada fungusi hati yang ditandai dengan adanya peningkatan kadar alkaline phosphatase (ALP) yang melebihi nilai rujukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama bekerja terhadap kadar ALP pada peminum arak di Kelurahan Renon, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental croossectional dan analisis deskriptif. Pengambilan darah dilakukan pada 30 peminum arak dengan menggunakan teknik pengambilan sampel berupa random sampling. Kadar ALP diukur dengan menggunakan alat photometer. Hasil penelitian dari kadar ALP diperoleh masih berada pada rentang nilai normal, kadar ALP tertinggi adalah 271 U/L dan kadar terendah adalah 102 U/L dengan rata-rata adalah 188± 0,02 U/L.
Gambaran Pengetahuan Pemulung Terhadap Limbah Medis Padat di TPA Suwung Apriyanthi, D.P. Risky Vidika; Artini, Ni Putu Rahayu
Bali International Scientific Forum Vol. 1 No. 1 (2020): Bali International Scientific Forum
Publisher : Bali International University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/bisf.v1i1.122

Abstract

Background: The facilities and infrastructure of waste management in the city of Denpasar currently owned are not comparable to the abundant production of waste produced by the community, causing wild polling stations to appear everywhere, so that it has the potential to cause environmental pollution around polling stations. One type of waste that is prohibited from being disposed to landfill is the type of medical waste. On January 15, 2018 there were still solid medical waste dumped into the Suwung landfill.  Purpose: This study aims to determine the description of scavenger knowledge in the Suwung landfill on medical waste and its impact on health. Method: The research method used was a cross-sectional descriptive study. The research sample was taken by accidental sampling. Data was collected directly through informed consent and filling out questionnaires by respondents. Respondents in this study were 50 people who work as scavengers at the TPA Suwung. Result:  58 % of respondents did not know about medical waste, 80% of the respondents did not know the types of medical waste at the TPA Suwung. 58% of respondents did not know the impact of medical waste on health and 56% of respondents did not know that medical solid waste can cause disease. Conclusion: The knowledge of scavengers at the Suwung landfill on medical waste and its impact on health is still very low. the majority of respondents did not know the types of medical waste and their impact on health
Identifikasi Parasit Pada Ikan Mujair (Oreochromis Mossambicus) Di Daerah Taman Pancing Denpasar Selatan Rasmi, Kadek Anidia; Dewi, Ade Ayu Yasinta; Artini, Ni Putu Rahayu
Bali International Scientific Forum Vol. 1 No. 1 (2020): Bali International Scientific Forum
Publisher : Bali International University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/bisf.v1i1.136

Abstract

Background : One of the most dangerous diseases for tilapia fish is parasites. This certainly can cause a decrease in fish quality and health problems in humans. Objective: This study aims to identify the type of parasite that infects tilapia fish (Oreochromis mossambicus) in the Fishing Park area of ​​South Denpasar District. Methods: A total of 26 tilapia fish taken from the Fishing Park area were examined at the Microbiology Laboratory of the University of Bali International to see the presence of ectoparasites and endoparasites. Ectoparasites are examined by observing external organs and then examined under a microscope, while endoparasites are examined by observing the inner surface of the digestive tract. Results: From the results of the study found two types of parasites that infested tilapia fish in the Fishing Park area namely Ascaris sp. and Ancylostoma sp. As many as 53.8% of tilapia fish were infested with Ascaris sp., And 46.2% were infested with Ancylostoma sp. The intensity of Ascaris sp. as many as 2 individuals / tail and Ancylostoma sp. as many as 1 individual / tail. Conclusion: Based on the results of observations made, it is known that from 26 tilapia fish obtained in Taman Pancing in the South Denpasar District, all fish samples were infected with parasites. This indicates that tilapia fish in the area are not suitable for consumption because they can transmit parasites through the fecal-oral route.
Profil kadar asam urat dan kadar kolestrol pemedek Pura Besakih Apriyanthi, Desak Putu Risky Vidika; Artini, Ni Putu Rahayu; Laksmita, Ayu Saka; Widayanti, Ni Putu; Iriani, Yulidia; Aryasa, I Wayan Tanjung
INDRA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/indra.v6i1.509

Abstract

Pura Besakih located in Karangasem district, Bali is one of the largest Hindu worship sites and is considered a center of spirituality. The ceremony of Ida Bhatara Down Kabeh takes place on the tenth month of the Bali Calendar every year. Universitas Bali Internasional (UNBI) has launched a free medical check-up initiative targeting the religious leaders who lead the ceremonies and visitors to the temple who are Hindu during the ceremony. This activity is a real implementation that the UNBI routinely performs every year through Community Services. UNBI collaboration in Pura Besakih not only provides medical check-up but also builds inter-agency relationships and raises the understanding of how vital community health is. This community service activity is carried out through a collaboration between lecturers and undergraduate students of the Bachelor of Medical Laboratory Technology Study Program. This activity has been implemented on April 19, 2023, with a medical check-up covering cholesterol and uric acid levels. This medical examination uses the Point of Care testing method (POCT). This activity concluded that in uric acid tests, there were 40% above normal levels consisting of 34% males (average uric acid levels 8.5 mg/dL) and 66% females (averaged uric Acid levels 6.7 mg/ dL). In the cholesterol tests, 39% were beyond normal levels, which consisted of 26% male (averaging cholesterol levels 230,1 mg/dL) and 74% female (237.2 mg / dL) cholesterol.  
UJI FITOKIMIA DAN ANTIBAKTERI FRAKSI AIR KULIT BATANG TANAMAN TURI (Sesbania grandiflora L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus Lestari, Ni Luh Made Rahayu Widya; Apriyanthi, Desak Putu Risky Vidika; Artini, Ni Putu Rahayu
THE JOURNAL OF MUHAMMADIYAH MEDICAL LABORATORY TECHNOLOGIST Vol 7 No 1 (2024): The Journal of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmlt.v7i1.14515

Abstract

Staphylococcus aureus is a bacteria that can cause skin and soft tissue infections such as urinary tract infections, pneumonia, mastitis, and meningitis. Staphylococcus aureus infections are usually treated with antibiotics, but most antibiotics are resistant to the bacteria and have side effects of toxicity to the body. One alternative to finding new antibacterials from natural ingredients is to use turi plants. This study aims to determine the content of secondary metabolites in the water fraction of the bark of turi (Sesbania grandiflora L.) and to determine the antibacterial activity of the water fraction of the bark of turi (Sesbania grandiflora L.) against Staphylococcus aureus. This research is an experimental study, using the bark fraction of the turi plant. The fraction was obtained after the fractionation process from the bark extract of turi (Sesbania grandiflora L.) so that the water fraction was divided into several concentrations, namely 25%, 50%, 75%, and 100%. Antibacterial activity test was carried out by well diffusion method. The results of this study indicate that the water fraction of the bark of turi (Sesbania grandiflora L.) contains secondary metabolites of alkaloids, tannins, saponins, steroids, and phenolics. The antibacterial activity produced was included in the moderate category at a concentration of 25% with an inhibition zone of 9.70 ± 0.14 mm, a strong category at concentration of 50% and 75% with an inhibition zone of 12.37 ± 0.25 mm, and 18.47 ± 0.23 mm, in addition to the category of very strong at a concentration of 100% with an inhibition zone of 23.47 ± 0.09 mm.
Co-Authors Aditya, GT. N. B. Gede Kresna Agus Mahardiananta, I Made Agus Riki Gunawan, I Kadek Anak Agung Ayu Sauca Sunia Widyantari Apriyanthi, D.P. Risky Vidika Arya Suagianta, I Kadek Arya Sugiantara, I Kadek Ayu Saka Laksmita W Bernof, Boren Feren Darmayanti, Ni Putu Ovy Desak Putu Risky VA Desak Putu Risky Vidika Apriyanthi Dewi Puspita Apsari Dewi, Ade Ayu Yasinta Dwi Aprilianti, Ni Kadek Dwijastuti, Ni Made Sri Gaghana, Cressenda Enjelya GT. N. B. Gede Kresna Aditya Hendrayana, I Made Dwi I Gusti Agung Ayu Dharmawati I GUSTI AGUNG AYU SATWIKHA DEWI - I Gusti Ayu Komang Purnamasari I Kadek Agus Riki Gunawan I Made Aditya Nugraha I Made Dwi Hendrayana I Made Dwi Hendrayana I Nengah Wirajana I Wayan Tanjung Aryasa Ida Bagus Putra Manuaba Iriani, Yulidia L., Yulidia Iriani Made Adhyatma Prawira Natha Kusuma Maria Agustina Fitriayu Refi mastra, nyoman Ni Kadek Mona Fujiastuti Ni Kadek Mona Fujiastuti Hendriani Ni Luh Made Rahayu Widya Lestari Ni Luh Putu Ari Sukmayanti Ni Putu Dinda Setiawati Ni Putu Wida Yanti Ni Putu Widayanti Ni Putu Widiantari Paulina Kadam Putra, Putu Ngurah Arya Adi Putu Eka Arimbawa Putu Gede Ayu Erika Juliari Putu Lakustini Cahyaningrum Putu Yudhistira Budhi Setiawan Rasmi, Kadek Anidia Ratih, Gusti Ayu Made Risky Vidika A sabakthani kayoi Septiasari, Ni Putu Senshi Siti Sunari, A A Mas Sri Wahjuni Sugianta, Kadek Arya Supariani, Ni Nyoman Dewi Vidika A, Risky Vidika, Desak Putu Risky Wahyu Dwijani Sulihingtyas Wartana Putra, I Gusti Ngurah Agung Windra Widyantari, A.A A Sauca Sunia Yulidia Iriani Yulidia Iriani L.