Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Variasi Konsentrasi Trietanolamin Terhadap Sifat Fisika Dan Kimia Sediaan Krim Ekstrak Etanol 96% Daun Dadap (Erythrina Subumbrans) Bernof, Boren Feren; Putra, I Gusti Ngurah Agung Windra Wartana; Artini, Ni Putu Rahayu
Bali International Scientific Forum Vol. 6 No. 2 (2025): Bali International Scientific Forum
Publisher : Bali International University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/bisf.v6i2.335

Abstract

Latar belakang: Salah satu jenis kosmetik perawatan yaitu krim. Krim ada dua tipe yaitu krim tipe minyak dalam air (M/A) dan tipe air dalam minyak (A/M). Trietanolamin (TEA) merupakan senyawa sabun yang terbentuk melalui transplantasi asam lemak dan produk trietanol teknis yang mengandung 10-15% dietanolamin dan 5% monoetanolamin. Trietanolamin berfungsi untuk menetralkan asam lemak, menyesuaikan buffer pH, solubilizes minyak dan bahan-bahan lain yang tidak benar-benar larut dalam air. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi trietanolamin terhadap sifat fisika dan kimia pada sediaan krim ekstrak etanol 96% daun dadap (Erythrina Subumbrans) dan mengetahui pada konsentrasi trietanolamin berapa menghasilkan sifat fisika dan kimia krim yang baik. Metode: Rancangan Acak Lengkap (RAL) yaitu Formulai krim dengan variasi konsentrasi trietanolamin. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Farmasetika Universitas Bali Internasional pada bulan Juli sampai Agustus 2022. Hasil: sediaan krim uji tipe krim yaitu M/A, stabil, homogen, rata-rata nilai viskositas yaitu 9.768 cPs ± 12,000, 7.948 cPs ± 18,330, dan 6.164 cPs ± 36,661,  nilai daya sebar 5,53 cm ± 0.015, 6,140 cm ± 0.020, dan 6,600cm ± 0.010, nilai daya lekat 7,233 ± 0,153, 6,567 ± 0,153, dan 5,300 ± 0,100, nilai pH 6,167 ± 0,021), 6,377 ± 0,025, dan 6,690 ± 0,030. Kesimpulan: Terdapat pengaruh variasi konsentrasi trietanolamin terhadap sifat fisika dan kimia pada sediaan krim ekstrak etanol 96% daun dadap (Erythrina Subumbrans) yaitu pada uji viskositas, daya sebar, daya lekat dan pH. Konsentrasi trietanolamin yang menghasilkan sifat fisika dan kimia yang baik pada krim yaitu 4%.
Pengaruh Waktu Simpan Darah EDTA Pada Suhu 4˚C Terhadap Pemeriksaan Darah Rutin Gaghana, Cressenda Enjelya; Artini, Ni Putu Rahayu; Risky V.A, Desak Putu
Bali International Scientific Forum Vol. 6 No. 1 (2025): Bali International Scientific Forum
Publisher : Bali International University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/bisf.v6i1.489

Abstract

Latar Belakang :  Darah merupakan komponen penting makhluk hidup oleh karena itu darah sering dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui kondisi tubuh seseorang. Pemeriksaan hematologi yang biasa dilakukan adalah pemeriksaan darah rutin.  Pemeriksaan darah rutin yang dilakukan pada penelitian ini meliputi pemeriksaan kadar WBC, RBC, Hb, dan Platelet yang merupakan suatu pemeriksaan penting dan sering dilakukan. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh waktu tunda terhadap kualitas darah EDTA pada hasil pemeriksaan darah rutin. Metode : Jenis penelitian ini eksperimental, dengan jumlah sampel sebanyak 15 sampel. Sampel darah berupa darah vena mahasiswa Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Bali Internasional berjenis kelamin laki-laki yang diambil menggunakan spuit 3cc dan dimasukan kedalam tabung EDTA kemudian diperiksa menggunakan alat Hematology Analyzer.. Tempat penelitian di UPT Laboratorium Patologi dan Kimia Klinik Universitas Bali Internasional, dilakukan pada bulan Februari sampai Mei 2022. Hasil : Hasil keempat parameter yang diperiksa kemudian dibuat rata-rata dan didapatkan hasil yang tetap atau konstan pada pemeriksaan 30 menit, 6 jam, 12 jam, dan 24 jam.  Rata-rata kadar WBC 7,0 x 103/μL, kadar RBC 5,2 x 106/μL, kadar Hb 14,8 g/dL, dan Trombosit 277 x 103/μL dan signifikansi >0,05. Kesimpulan :Ttidak ada pengaruh yang bermakna pada hasil pemeriksaan darah rutin sampel darah EDTA yang segera diperiksa dengan yang didiamkan selama 6 jam, 12 jam, dan 24 jam pada suhu 4℃.
Pemeriksaan Kadar Gula Darah Sewaktu pada Remaja di SMAN 7 Denpasar Laksmita, Saka; Apriyanthi, Desak Putu Risky Vidika; Widayanti, Ni Putu; Aryasa, Wayan Tanjung; Artini, Ni Putu Rahayu; Iriani, Yulidia
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Juli-September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/pjpm.v4i3.2797

Abstract

People in urban areas tend to have unhealthy lifestyles, especially teenagers. This can trigger various diseases. Health status needs to be considered from an early age, especially paying attention to the intake of sugar in the body. Excess sugar levels in the blood are one of the causes of diabetes mellitus. Measurement of blood sugar (GDS) in adolescents of SMAN 7 Denpasar aims to screen for Diabetes Mellitus (DM) to detect this disease early. The method is done by checking the blood sugar test (GDS), weight, and height. The results of the blood sugar test in this community service activity showed that out of 50 students with a ratio of male and female percentages of 40% and 60% respectively, only 4% were identified with low blood sugar levels while the remaining 96% had normal blood sugar levels. The conclusion of the community service at SMAN 7 Denpasar is that most of the students have normal blood sugar levels.
ANALISIS KADAR LOGAM BERAT TIMBAL (PB) DARAH PADA PENGRAJIN GENTENG DI DESA DARMASABA, ABIANSEMAL, BADUNG, BALI Rahayu Artini, Ni Putu; Tanjung Aryasa, I Wayan; Agus Riki Gunawan, I Kadek; Arya Sugiantara, I Kadek
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.254-259

Abstract

Desa Darmasaba adalah salah satu Kabupaten di Badung Bali yang merupakan salah satu desa penghasil genteng press yang ada di Bali. Proses produksi genteng press terdiri dari pemilihan bahan baku, pengolahan tanah liat, pencetakan tanah menjadi genteng, pengeringan genteng yang basah, dan penghalusan genteng. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, sebagian besar pengrajin genteng tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) pada saat proses produksi genteng berupa pencetakan genteng dengan pelumas Pb dan pembakaran genteng. Untuk mengetahui status kesehatan pengrajin, dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis melalui pengabdian masyarakat pemeriksaan kadar logam berat Pb pada 10 orang pengrajin genteng di Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung pada sampel darah vena dengan metode destruksi basah dan analisis dengan alat Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Hasil pemeriksaan diperoleh kadar Pb semua pengrajin genteng di desa Dharmasaba adalah normal, dengan kadar terendah adalah 0,27 µg/mL, tertinggi 0, 42 µg/mL dengan rerata 0,353 µg/mL.
PEMERIKSAAN HEMOGLOBIN, EOSINOPHIL DAN SOIL TRANSMITED HELMINT (STH) PADA PENGRAJIN GERABAH KELOMPOK MERTASARI DI BANJAR BINOH DESA UBUNG KAJA DENPASAR Iriani, Yulidia; Rahayu Artini, Ni Putu; Vidika A, Risky; Saka Laksmita, Ayu; Tanjung Aryasa, I Wayan; Widayanti, Ni Putu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i10.3787-3794

Abstract

Sentral kerajinan gerabah tradisional Denpasar terletak di Banjar Binoh Desa Ubung Kaja. Pengerajin gerabah bergabung pada kelompok Mertasari. Usia mereka rata rata sudah lanjut dan didominasi oleh kaum perempuan, peranan kaum lelaki sebagai tukang bakar dan angkut. Para lansia termotivasi untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi karena kondisi fisik dan psikis masih kuat sehingga masih bisa aktif bekerja selian itu mereka khawatir akan terjadi kemunduran fisik dan psikis jika tidak beraktivitas. Pengrajin gerabah di banjar Binoh sudah turun temurun, tetapi kurang diminati oleh generasi penerusnya, dikarenakan  kesehariannya berkutat dengan tanah liat sehingga terlihat dekil dan kotor. Pengolahan bahan dasar gerabah dilakukan beberapa tahap sehingga sangat riskan terkena penyakit infeksi karena cacing. Kesehatan dan kualitas hidup lansia untuk mempertahankan harapan hidup dipengaruhi banyak faktor diantaranya higienitas diri dan lingkungan Pada pengabdian Masyarakat ini dilakukan pemeriksaan darah dan tinja dengan parameter soil transmited helminth (STH), hemoglobin dan eosinophil juga melakukan edukasi untuk menjaga higienitas dengan cara mencuci tangan yang benar. Hasil pemeriksaan 20 orang pengerajin yang terbagi empat kelompok umur didapatkan postif larva hookworm tertinggi, terjadi pada kelompok umur 71-80 tahun sebanyak 5 orang (45,5%). Nilai rerata kadar Hemaglobin dan Eosinophil tertinggi terjadi pada kelompok umur 50-60 tahun berturut turut sebesar 16,8±5,3 g/dL, 4,1±4,3%, sedangkan kadar hemoglobin maksimum  sebesar 22,9 g/dL terjadi pada jenis kelamin perempuan dengan umur 60 tahun. Kadar Eosinophil maksimum 13,1% terjadi pada jenis kelamin perempuan berumur 70 tahun
PENGGUNAAN APLIKASI LANSIA BAHAGIA SEBAGAI SISTEM REKOMENDASI KESEHATAN PADA LANSIA DI BANJAR ADAT PENGUBENGAN KAUH, KEROBOKAN KELOD, KUTA UTARA, BADUNG, BALI Rahayu Artini, Ni Putu; Arya Suagianta, I Kadek; Prawira Natha Kusuma, Made Adhyatma; Agus Riki Gunawan, I Kadek; Iriani, Yulidia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.667-674

Abstract

UNBI peduli kesehatan lansia, salah satunya dengan membentuk kader peduli kesehatan pada lansia melalui pemeriksaan kesehatan dan penggunaan aplikasi dalam mendukung status kesehatan di Br. Pengubengan Kauh Kerobokan Kelod, Badung. Permasalahan yang dihadapi oleh lansia berupa kurangnya penyuluhan baik terkait gizi lansia, pengecekan status kesehatan seperti tekanan darah, saturasi oksigen, cek darah seperti cek kadar gula, kadar asam urat, dan kadar kolesterol yang diberikan dari puskesmas belum pernah, dan sistem rekomendasi terkait hasil pemeriksaan, pantangan dan saran yang tepat untuk kesehatan berdasarkan faktor usia dan jenis kelamin para lansia belum ada. Untuk itu kami hadir memberikan fasilitas tersebut dalam bentuk pengabdian. Pengabdian ini melibatkan anggota karang taruna dan PKK selaku kader kesehatan dalam melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan  transfer teknologi aplikasi rekomendasi kesehatan,berupa lansia Bahagia. Aplikasi ini diharapkan sangat membantu anggota karang taruna sebagai kader peduli kesehatan lansia dalam menginput, menyimpan, memantau, dan mengetahui history perkembangan kesehatan, hasil pemeriksaan, dan rekomendasi kesehatan bagi lansia. Dengan adanya program ini hasil pemeriksaanpun akan terlihat semua history hasil pemeriksaan pasien, interpretasi hasil, grafik pemeriksaan dan rekomendasi kesehatan melalui aplikasi ini sehingga sangat membantu lansia mengetahui apa yang boleh dan yang wajib dihindari sehingga terwujud lansia yang sehat dan bahagia.
Evaluasi Penyuluhan Kesehatan tentang DBD dan Hemoglobin pada Siswa SMP di Denpasar Apriyanthi, Desak Putu Risky Vidika; Aryasa, I Wayan Tanjung; Laksmita W, Ayu Saka; Widayanti, Ni Putu; Artini, Ni Putu Rahayu
UNBI Mengabdi Vol. 5 No. 2 (2024): UNBI Mengabdi Juli
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v5i2.427

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), terutama di negara-negara tropis seperti Indonesia, masih merupakan penyakit yang ditakuti. Penurunan daya tahan tubuh adalah salah satu penyebab DBD selain interaksi dengan perantara nyamuk. Penurunan daya tahan tubuh ini dapat disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah penurunan kadar hemoglobin yang disebabkan oleh anemia, suatu kondisi di mana ada penurunan kadar zat besi (ferit) dalam darah. Diperlukan upaya yang berkelanjutan untuk mencegah penyakit demam berdarah dengue (DBD). Penyuluhan tentang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan hemoglobin dilakukan di SMP Ganesha Denpasar dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa/i mengenai bahaya DBD, gejala, cara pencegahan, serta pentingnya kadar hemoglobin dalam tubuh. Kegiatan ini melibatkan 60 siswa/i kelas VIII dan dilakukan dalam beberapa tahap, termasuk pemberian pre-test dan post-test. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan pemahaman tentang penyebab, gejala, dan pencegahan DBD meningkat sebesar 22%, serta pengertian mengenai hemoglobin meningkat sebesar 41%. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kesadaran kesehatan di kalangan siswa dan dapat dijadikan model untuk penyuluhan kesehatan di sekolah-sekolah lain. Dengan demikian, penyuluhan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa/i mengenai DBD dan hemoglobin, dan dapat menjadi dasar untuk intervensi lebih lanjut dalam meningkatkan kesehatan masyarakat di lingkungan sekolah.   Dengue Hemorrhagic Fever (DHF), especially in tropical countries like Indonesia, is still a feared disease. Decreased immunity is one of the causes of DHF in addition to interaction with mosquitoes. This decreased immunity can be caused by many things, one of which is decreased hemoglobin levels caused by anemia, a condition in which there is a decrease in iron levels (ferrite) in the blood. Continuous efforts are needed to prevent dengue fever (DHF). Counseling on Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) and hemoglobin was conducted at SMP Ganesha Denpasar with the aim of increasing students' knowledge about the dangers of DHF, symptoms, prevention methods, and the importance of hemoglobin levels in the body. This activity involved 60 students in grade VIII and was carried out in several stages, including giving pre-tests and post-tests. The results of the data analysis showed a significant increase in knowledge, with understanding of the causes, symptoms, and prevention of DHF increasing by 22%, and understanding of hemoglobin increasing by 41%. This activity is expected to contribute to increasing health awareness among students and can be used as a model for health counseling in other schools. Thus, this counseling has proven effective in increasing students' knowledge about DHF and hemoglobin, and can be the basis for further interventions in improving public health in the school environment.
Green Synthesis Silver Nanoparticles Using Sembung (Blumea balsamifera) Leaf Extract as an Antibacterial and Antioxidant Aryasa, I Wayan Tanjung; Artini, Ni Putu Rahayu
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 12 (2023): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.6609

Abstract

Silver Nanoparticles essentially focuses on the synthesis of nano-sized particles produced through chemical, physical and biological processes, which contribute significantly to the control of plant and animal diseases and have shown considerable promise in improving the quality of living conditions and human health. Currently, silver nanoparticles (AgNP) have shown their potential as an alternative antibacterial and antioxidant agent in many studies. The method for making silver nanoparticles, namely Green synthesis, involves the use of plants for the synthesis process of various types of nanoparticles. Green synthesis has the advantages, namely that the method is simple, environmentally friendly, non-polluting, antitoxic and cost-effective. The aim of this research is to determine the antibacterial and antioxidant activity of AgNPs. In this research, the nanoparticle solution was visually determined by the yellow-brown color change. In the spectrophotometer absorption spectrum appears at a wavelength of 425 nm. The results of determining the size distribution of silver nanoparticles using PSA show that the particle size distribution obtained has an average value of 40.5 nm and 59.6 nm for silver nanoparticles for AgNO3 concentrations of 1 mM and 2 mM, respectively. FTIR measurements are used to determine the presence of bioactive molecules that may be responsible for the stabilization that acts as a capping agent. Absorption spiked at 3.280; 2.919; 1.583; 1.379; 1.239 and 1.068 cm−1 were determined for sembung leaf extract, while silver nanoparticles showed an absorption spike at 3.368; 2.850; 1.594; 1.369; 1.244 and 1.108 cm−1. The results of XRD analysis of AgNP show that it has been successfully synthesized which can be seen from the formation of a narrow peak indicating the crystalline nature of the nanoparticles formed. The results of TEM analysis of AgNPs in this study are mixed shapes such as spherical, hexagonal and triangular shapes of silver nanoparticles. The antibacterial activity test of silver nanoparticles with sembung leaf extract with varying concentrations of AgNO3 solution was successful as indicated by the formation of an inhibition zone for Eschericia coli and Staphylococcus aureus bacteria. The results show that the antioxidant activity of AgNPs shows that the percentage of inhibition increases as the concentration of AgNPs increases from 100 to 500 ppm and ascorbic acid increases from 1 to 5 ppm.
Comparison of Serum Glutamic Pyruvic Transaminase and Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase Enzyme Levels between Light and Heavy Drinkers in Renon Village, Denpasar City Artini, Ni Putu Rahayu; Aryasa, I Wayan Tanjung
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 12 (2023): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.6612

Abstract

Arak is a non-electrolyte liquid that easily circulates in the blood circulation and is absorbed in the digestive tract. One disease that can be caused by alcohol consumption is liver function disorders, such as alcoholic hepatitis. So it can increase the serum enzymes glutamate pyruvate transaminase (SGPT) and serum glutamic oxaloacetic transaminase (SGOT). This research was conducted on light and heavy drinkers in Renon Village, Denpasar City. This research uses a longitudinal quantitative design. The results obtained were that the average SGPT level of light drinkers was 46.21 ± 0.155 IU/L, while the respondents who were heavy drinkers had SGPT levels with an average of 64.02 ± 0.430 IU/L. for SGOT from light drinkers is 50.20 ± 0.101 IU/L. Respondents who drank heavily had SGPT levels with an average of 74.40 ± 0.048 IU/L. All wine drinkers, both light drinkers and heavy drinkers, had SGPT-SGOT levels that exceeded the reference value.
PEMERIKSAAN STATUS KESEHATAN BODY MASS INDEX (BMI) DAN KADAR GLUKOSA DARAH DI SMA NEGERI BALI MANDARA Artini, Ni Putu Rahayu; Vidika, Desak Putu Risky; Laksmita, Ayu Saka; Aryasa, I Wayan Tanjung; Widayanti, Ni Putu; L., Yulidia Iriani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i8.2828-2833

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang mengalami masalah gizi double burden, yaitu underweight dan overweight. Masalah gizi dapat meningkatkan risiko penyakit rendah BMI seperti malnutrisi, hipoglikemia dan hipotensi. Sedangkan penyakit yang dapat disebabkan karena tingginya BMI dapat berupa obesitas, hiperglikemia, hiperkolesterol, hipertensi dan penyakit jantung koroner. Pemeriksaan tersebut dapat dilakukan melalui pemeriksaan gratis pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Program Studi Teknologi Laboratorium Medik, Universitas Bali Internasional dengan sasaran pada siswa, staf dan guru di SMA Negeri Bali Mandara. Pemeriksaan ini menggunakan metode point of care testing (POCT). Hasil pemeriksaan kesehatan siswa SMA Negeri Bali Mandara yang memiliki BMI 18,5 dengan persentase 13,34%, BMI 18,5-24,9 sebanyak 80% kategori ideal, 6,66% memiliki BMI berlebih. Sedangkan untuk staf dan guru SMA Negeri Bali Mandara 1 orang memiliki kriteria BMI kurang ideal dengan persentase 2,38%,  BMI ideal dengan persentase 45,23%,  BMI berlebih dengan persentase 40,47% dan BMI kriteria obesitas dengan persentase 11,92%. Berdasarkan parameter kadar glukosa darah, semua siswa SMA Negeri Bali Mandara memiliki kadar glukosa normal. Sedangkan kadar glukosa staf dan guru SMA Negeri Bali Mandara hanya 4,77% yang memiliki kadar glukosa tinggi. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat tentang pemeriksaan BMI dan glukosa darah dapat digunakan untuk pengecekan status kesehatan.
Co-Authors Aditya, GT. N. B. Gede Kresna Agus Mahardiananta, I Made Agus Riki Gunawan, I Kadek Anak Agung Ayu Sauca Sunia Widyantari Apriyanthi, D.P. Risky Vidika Arya Suagianta, I Kadek Arya Sugiantara, I Kadek Ayu Saka Laksmita W Bernof, Boren Feren Darmayanti, Ni Putu Ovy Desak Putu Risky VA Desak Putu Risky Vidika Apriyanthi Dewi Puspita Apsari Dewi, Ade Ayu Yasinta Dwi Aprilianti, Ni Kadek Dwijastuti, Ni Made Sri Gaghana, Cressenda Enjelya GT. N. B. Gede Kresna Aditya Hendrayana, I Made Dwi I Gusti Agung Ayu Dharmawati I GUSTI AGUNG AYU SATWIKHA DEWI - I Gusti Ayu Komang Purnamasari I Kadek Agus Riki Gunawan I Made Aditya Nugraha I Made Dwi Hendrayana I Made Dwi Hendrayana I Nengah Wirajana I Wayan Tanjung Aryasa Ida Bagus Putra Manuaba Iriani, Yulidia L., Yulidia Iriani Made Adhyatma Prawira Natha Kusuma Maria Agustina Fitriayu Refi mastra, nyoman Ni Kadek Mona Fujiastuti Ni Kadek Mona Fujiastuti Hendriani Ni Luh Made Rahayu Widya Lestari Ni Luh Putu Ari Sukmayanti Ni Luh Putu Surya Astitiani Ni Putu Dinda Setiawati Ni Putu Wida Yanti Ni Putu Widayanti Ni Putu Widiantari Paulina Kadam Putra, Putu Ngurah Arya Adi Putu Eka Arimbawa Putu Gede Ayu Erika Juliari Putu Lakustini Cahyaningrum Putu Yudhistira Budhi Setiawan Rasmi, Kadek Anidia Ratih, Gusti Ayu Made Risky Vidika A sabakthani kayoi Septiasari, Ni Putu Senshi Siti Sunari, A A Mas Sri Wahjuni Sugianta, Kadek Arya Supariani, Ni Nyoman Dewi Vidika A, Risky Vidika, Desak Putu Risky Wahyu Dwijani Sulihingtyas Wartana Putra, I Gusti Ngurah Agung Windra Widyantari, A.A A Sauca Sunia Yulidia Iriani Yulidia Iriani L.