Claim Missing Document
Check
Articles

UJI FITOKIMIA DAN ANTIBAKTERI FRAKSI AIR KULIT BATANG TANAMAN TURI (Sesbania grandiflora L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus Ni Luh Made Rahayu Widya Lestari; Desak Putu Risky Vidika Apriyanthi; Ni Putu Rahayu Artini
THE JOURNAL OF MUHAMMADIYAH MEDICAL LABORATORY TECHNOLOGIST Vol 7 No 1 (2024): The Journal of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmlt.v7i1.14515

Abstract

Staphylococcus aureus is a bacteria that can cause skin and soft tissue infections such as urinary tract infections, pneumonia, mastitis, and meningitis. Staphylococcus aureus infections are usually treated with antibiotics, but most antibiotics are resistant to the bacteria and have side effects of toxicity to the body. One alternative to finding new antibacterials from natural ingredients is to use turi plants. This study aims to determine the content of secondary metabolites in the water fraction of the bark of turi (Sesbania grandiflora L.) and to determine the antibacterial activity of the water fraction of the bark of turi (Sesbania grandiflora L.) against Staphylococcus aureus. This research is an experimental study, using the bark fraction of the turi plant. The fraction was obtained after the fractionation process from the bark extract of turi (Sesbania grandiflora L.) so that the water fraction was divided into several concentrations, namely 25%, 50%, 75%, and 100%. Antibacterial activity test was carried out by well diffusion method. The results of this study indicate that the water fraction of the bark of turi (Sesbania grandiflora L.) contains secondary metabolites of alkaloids, tannins, saponins, steroids, and phenolics. The antibacterial activity produced was included in the moderate category at a concentration of 25% with an inhibition zone of 9.70 ± 0.14 mm, a strong category at concentration of 50% and 75% with an inhibition zone of 12.37 ± 0.25 mm, and 18.47 ± 0.23 mm, in addition to the category of very strong at a concentration of 100% with an inhibition zone of 23.47 ± 0.09 mm.
PENGABDIAN MASYARAKAT BERBASIS MAHASISWA SCREENING PEMERIKSAAN KOLESTEROL PADA LANSIA DESA ADAT AUMAN, PLAGA, PETANG, BADUNG, BALI Rahayu Artini, Ni Putu; Agus Riki Gunawan, I Kadek; Surya Astitiani, Ni Luh Putu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.%p

Abstract

Pengabdian mayarakat berbasis mahasisya (PMM) dilakukan di Desa Adat Auman, Plaga dengan salah satu program yang dilakukan adalah pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan adalah parameter kolesterol pada lansia. Pada usia lansia sistem metabolisme telah mengalami penurunan, sehingga resiko adanya peningkatan kolesterol dapat memicu berbagai penyakit degeneratif. Berdasarkan hasil pemeriksaan screening kesehatan parameter kolesterol pada lansia di Desa Adat Auman adalah sebanyak 18,1% lansia memiliki kadar kolesterol normal, lansia yang memiliki kadar kolesterol diantara ambang batas sebanyak 27,7%, dan lansia dengan kadar kolesterol tinggi sebanyak 54,2%. Hal ini menunjukkan 50% lebih lansia beresiko terkena penyakit hiperkolesterolemia, aterosklerosis, dan infack myocard acute (IMA), oleh karena itu perlu peranan dari dinas kesehatan setempat seperti puskesmas dalam memberikan edukasi dan cek kesehatan secara gratis dalam mengurasi resiko hiperkolesterolemia pada lansia di Desa Adat Auman. Hasil pemeriksaan yang dilakukan tersimpan dalam aplikasi kesehatan berbasis rekomendasi akan menjadi gambaran yang dapat dilakukan dan dicegah sehingga dapat meningkatkan kualitas kesehatan lansia
Green Synthesis of Silver Nanoparticles Using Gempur Batu Leaf Extract (Ruellia napifera) as Antibacterial, Antibiofilm, and Antioxidant I Wayan Tanjung Aryasa; Ni Putu Rahayu Artini; Putu Yudhistira Budhi Setiawan
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.9356

Abstract

Silver Nanoparticles basically focus on the synthesis of nano-sized particles produced through chemical, physical, and biological processes, which contribute significantly to the control of plant and animal diseases and have shown considerable promise in improving the quality of human living conditions and health. The method of making silver nanoparticles, namely Green synthesis, involves the use of plants for the synthesis process of various types of nanoparticles. Green synthesis has the advantages of a simple method, environmentally friendly, non-polluting, antitoxic, and cost-effective. The purpose of this study was to determine the antibacterial and antioxidant activities of AgNPs. In the spectrophotometer absorption spectrum appears at a wavelength of 450 nm. FTIR measurements were used to determine the presence of bioactive molecules that may be responsible for the stabilization that acts as a capping agent. The absorption spikes at 3256, 1552, 1048, and 934 cm−1 were determined for gempur batu leaf extract, while silver nanoparticles showed absorption spikes at 3369, 1576, 1080, and 822 cm−1. The results of XRD analysis of AgNPs showed that they had been successfully synthesized, which can be seen from the formation of narrow peaks indicating the crystalline nature of the formed nanoparticles. The results of TEM analysis of AgNPs in this study are a mixture of spherical, hexagonal, and triangular shapes of silver nanoparticles. The antibacterial activity test of silver nanoparticles with gempur batu leaf extract with variations in AgNO3 solution concentration has been successful, which is indicated by the formation of inhibition zones for Eschericia coli and Staphylococcus aureus bacteria. The results of antioxidant activity in AgNPss show an increasing percentage of inhibition along with increasing concentration of AgNPss increasing from 1 to 15 ppm and ascorbic acid increasing from 1 to 5 ppm. Antibiofilm activity in AgNPs has a good ability to inhibit the formation of biofilm layers in Staphylococcus aureus and Escherichia coli bacteria by having a biofilm inhibition percentage of more than 50%.
PENGUATAN KAPASITAS LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) MELALUI SOSIALISASI, PELATIHAN, DAN PEMBERIAN FASILITAS DI DESA ADAT AUMAN, KABUPATEN BADUNG BALI Surya Astitiani, Ni Luh Putu; Rahayu Artini, Ni Putu; Agus Riki Gunawan, I Kadek
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.%p

Abstract

Lembaga Perkreditan Desa (LPD) memiliki peran strategis sebagai lembaga keuangan berbasis komunitas dalam mendukung stabilitas ekonomi lokal dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat akar rumput. Meskipun demikian, LPD sering menghadapi tantangan berupa rendahnya kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), keterbatasan fasilitas operasional, serta lemahnya tata kelola kelembagaan. LPD Desa Adat Auman di Kabupaten Badung menghadapi kondisi serupa, ditandai dengan rendahnya literasi keuangan pengurus, kurangnya pemahaman administrasi kredit, dan keterbatasan fasilitas kerja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas LPD Desa Adat Auman melalui intervensi terstruktur berupa sosialisasi, pelatihan akuntansi dasar, pemberian fasilitas operasional, dan pendampingan teknis. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, dimulai dari observasi kebutuhan hingga pendampingan intensif. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi pengurus dalam pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan yang lebih tertib dan akuntabel, didukung oleh penyusunan Modul Implementasi Sistem Akuntansi LPD. Selain itu, pemberian fasilitas baru menciptakan lingkungan kerja yang lebih profesional dan efisien. Secara keseluruhan, intervensi PKM ini berhasil memperkuat fondasi tata kelola LPD, meningkatkan profesionalisme pelayanan, dan mendorong naiknya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan adat ini.
PEMERIKSAAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU, ASAM URAT DAN KOLESTEROL TOTAL PADA PESERTA CAR FREE DAY DI KAWASAN NITI MANDALA RENON DENPASAR Yulidia Iriani; Ni Putu Rahayu Artini
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3629-3636

Abstract

Pandemi banyak mempengaruhi berbagai aspek dalam kehidupan sehari-hari. Perilaku dan gaya hidup tidak sehat dimasa pandemi Covid-19 cenderung mengalami peningkatan, hal ini dikarenakan adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sehingga mempengaruhi pola makan dan aktifitas masyarakat.serta memicu timbulnya beragam penyakit tidak menular. Dibukanya atau dihentikannya PPKM kegiatan CAR FREE DAY dikawasan Niti Mandala Renon kota Denpasar disambut antusias oleh masyarakat. Lokasi ini merupakan tempat masyarakat melakukan jalan sehat, senam, dan rekreasi kuliner, yang memungkinkan sekali untuk diadakan pemeriksaan kesehatan secara langsung. Keadaan ini dimanfaatkan oleh Prodi S1 TLM untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kadar gula sewaktu, asam urat dan kolesterol di kawasan Car Free Day menggunakan metode POCT. Ketiga parameter tersebut bila dikaitkan dengan pandemi Covid_19 sangat beresiko meningkatkan angka kesakitan dan kematian akibat terinfeksi virus Corona . Hasil pemeriksaan dari 25 pengunjung yang bersedia diperiksa  didominasi jenis kelamin perempuan sebesar 17 orang (68%) kelamin laki-laki sebesar 8 orang (32%). Umur termuda 18 tahun kelamin laki-laki dan tertua 70 tahun jenis kelamin perempuan. Nilai rerata tertinggi kadar gula sewaktu 158 ± 39,0 mg/dL, asam urat 7,3 ± 1,45 mg/dL dan kolesterol total 239 ± 15,5 mg/d  terjadi pada kelompok umur 61-70 dengan jenis kelamin perempuan
PEMERIKSAAN KADAR ASAM URAT DAN KOLESTEROL TOTAL di PSTW WANA SERAYA DENPASAR Yulidia Iriani; Ni Putu Rahayu Artini; Risky Vidika A; Ayu Saka Laksmita; I Wayan Tanjung Aryasa; Ni Putu Widayanti; Ni Made Sri Dwijastuti; Ni Putu Senshi Septiasari; I Gusti Agung Ayu Satwikha Dewi; Ni Putu Widiantari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.964-973

Abstract

Permasalahan yang dialami para lanjut usia yang ditampung di PSTW Wana Seraya semakin hari semakin kompleks diantaranya mengenai kesehatan dengan berbagai macam keluhan seperti rheumatik, sakit kepala, dan gatal-gatal. Menyikapi hal tersebut Prodi TLM Universitas Bali Internasional Denpasar mengadakan kegiatan pengabdian masayarakat di panti tersebut dengan melakukan pemeriksaan kimia darah dengan sasaran para lansia dan petugas panti yang bertugas. Tujuan pemeriksaan untuk mengetahui gambaran kadar asam urat dan kolesterol total para lansia dan petugas yang berada di PSTW Wana Seraya. Bahan yang dipergunakan serum diperiksa menggunakan alat semiotomatis Chemistry Analyzer Mindray tipe BA 88A. Metode pemeriksaan asam urat adalah Uricase/Enzymatic sedangkan CHOD PAP untuk kolesterol total. Hasil pemeriksaan dari 36 sampel didapatkan kadar asam urat dengan nilai terendah 2,0 mg/dL, nilai tertinggi 10,7 mg/dL sadangkan kadar kolesterol total minimum 144 mg/dL dan kadar maksimum 354,0 mg/dL Simpulan yang didapat pemeriksaan asam urat para lansia dan petugas PSTW Wana Seraya kadar tertinggi terjadi pada kelompok umur  56-65 tahun 10,7mg/d diikuti kelompok umur 76-85 tahun 9,6 mg/dL dengan jenis kelamin perempuan masing masing satu orang, sedangkan pada laki-laki terjadi pada kelompok umur 66-75 tahun sebanyak satu orang dengan kadar 8,6 mg/dL Kadar kolesterol tertinggi pada kelompok umur 76-85 tahun 354mg/dL dan kelompok umur 46-55 tahun 347 mg/dL masing –masing satu orang dengan jenis kelamin perempuan. Pada jenis kelamin laki laki satu orang dengan kadar kolesterol total tinggi  terjadi pada kelompok umur 66-85 tahun dengan kadar sebesar 222 mg/dL.
Co-Authors Aditya, GT. N. B. Gede Kresna Agus Mahardiananta, I Made Agus Riki Gunawan, I Kadek Anak Agung Ayu Sauca Sunia Widyantari Apriyanthi, D.P. Risky Vidika Arya Suagianta, I Kadek Arya Sugiantara, I Kadek Ayu Saka Laksmita W Bernof, Boren Feren Darmayanti, Ni Putu Ovy Desak Putu Risky VA Desak Putu Risky Vidika Apriyanthi Dewi Puspita Apsari Dewi, Ade Ayu Yasinta Dwi Aprilianti, Ni Kadek Dwijastuti, Ni Made Sri Gaghana, Cressenda Enjelya GT. N. B. Gede Kresna Aditya Hendrayana, I Made Dwi I Gusti Agung Ayu Dharmawati I GUSTI AGUNG AYU SATWIKHA DEWI - I Gusti Ayu Komang Purnamasari I Kadek Agus Riki Gunawan I Made Aditya Nugraha I Made Dwi Hendrayana I Made Dwi Hendrayana I Nengah Wirajana I Wayan Tanjung Aryasa Ida Bagus Putra Manuaba Iriani, Yulidia L., Yulidia Iriani Made Adhyatma Prawira Natha Kusuma Maria Agustina Fitriayu Refi mastra, nyoman Ni Kadek Mona Fujiastuti Ni Kadek Mona Fujiastuti Hendriani Ni Luh Made Rahayu Widya Lestari Ni Luh Putu Ari Sukmayanti Ni Luh Putu Surya Astitiani Ni Putu Dinda Setiawati Ni Putu Wida Yanti Ni Putu Widayanti Ni Putu Widiantari Paulina Kadam Putra, Putu Ngurah Arya Adi Putu Eka Arimbawa Putu Gede Ayu Erika Juliari Putu Lakustini Cahyaningrum Putu Yudhistira Budhi Setiawan Rasmi, Kadek Anidia Ratih, Gusti Ayu Made Risky Vidika A sabakthani kayoi Septiasari, Ni Putu Senshi Siti Sunari, A A Mas Sri Wahjuni Sugianta, Kadek Arya Supariani, Ni Nyoman Dewi Vidika A, Risky Vidika, Desak Putu Risky Wahyu Dwijani Sulihingtyas Wartana Putra, I Gusti Ngurah Agung Windra Widyantari, A.A A Sauca Sunia Yulidia Iriani Yulidia Iriani L.