Claim Missing Document
Check
Articles

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN FRAKSI ETIL ASETAT DAUN MARIGOLD (Tagetes erecta L.) DENGAN METODE DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) Ni Putu Rahayu Artini
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol 5, No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN TERPADU
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.558 KB)

Abstract

Daun marigold (Tagetes erecta L) merupakan salah satu tanaman yang memiliki senyawa metabolit sekunder jenis flavonoid sehingga memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Tujuan dari penelitian yaitu menganalisis aktivitas antioksidan fraksi etil asetat daun marigold. Metode yang digunakan yaitu DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Ekstrak etanol, dan fraksi ethyl asetat positif mengandung metabolit sekunder golongan flavonoid, alkaloid, dan tannin berdasarkan hasil uji skrining fitokimia. Nilai IC50 fraksi etil asetat daun marigold (Tagetes erecta L.) yaitu 75,3185 ppm dengan kategori antioksidan kuat. Kata kunci : Daun marigold (Tagetes erecta L.), fraksi etil asetat, antioksidan, dan DPPH.
KANDUNGAN ORGANOPHOSPORESESTER INSECTISIDE PADA SAMPEL DARAH PETUGAS FOGGING DI KOTA DENPASAR DAN KABUPATEN BADUNG, BALI Ni Putu Rahayu Artini; I Wayan Tanjung Aryasa
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol 3, No 2 (2019): JURNAL KESEHATAN TERPADU
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.114 KB)

Abstract

Fogging merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan hama. Jenis hama yang dapat dikendalikan dengan fogging antara lain nyamuk, tikus, jamur, gulma, semut, dan lainnya. Pelaksanan pengendalian hama dilakukan oleh petugas pest control dengan metode fogging, blower, misting, dan steam dengan frekuensi antara satu sampai tiga kali dalam sehari. Oleh karena itu perlu dianalisis adanya residu yang termetabolisme di dalam darah petugas fogging dan pemeriksaan hati berupa SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase), SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase), dan kholinesterase. Pada penelitian ini jenis senyawa toksik yang terdeteksi pada asap fogging pest control dengan alat GC-MS adalah naphthalene, ylazulene, L-phospine, chlordimeform, loganin aglicone, cadalene, dan phenanthrena sedangkan jenis senyawa toksik yang terpapar dalam darah petugas fogging adalah phenol, cyclotrisiloxane, dan arsane. Hasil analisis empat responden petugas fogging memiliki kadar SGPT melebihi normal, yaitu 44±0,30 U/L; 49±0,00 U/L; 85±0,00 U/L; dan 89±0,00U/L. Dan dua orang memiliki kadar SGOT melebihi normal, yaitu 43±0,00 U/L dan 53±0,21 U/L, hanya satu responden yang memiliki kadar kholinesterase rendah, yaitu 4,4±0,00 kU/L. Kata kunci : asap fogging, Kholinesterase, SGPT, SGOT, dan GC-MS
PENELITIAN KUALITAS AIR SUNGAI BALIAN, TABANAN, BALI TAHUN 2018 Ni Putu Rahayu Artini; Desak Putu Risky VA; Ni Kadek Mona Fujiastuti
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol 2, No 1 (2018): JURNAL KESEHATAN TERPADU
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.877 KB)

Abstract

ABSTRAKSungai Balian merupakan sungai yang dimanfaatkan sebagai sumber air bersih dan sarana penyucian serta pengobatan bagi masyarakat. Oleh karena itu perlu adanya upaya pengujian kualitas air sungai Balian. Sampling air Sungai Balian diambil di tiga lokasi, yaitu hulu, tengah, dan hilir. Parameter fisika yang dianalisis adalah suhu, warna dan TDS (Total Dissolve Solid), parameter kimia yang dianalisis adalah pH, BOD5, COD, phosfat, dan nitrat. Sedangkan parameter mikrobiologi yang dianalisis adalah E. coli dan total coliform. Hasil analisis air Sungai Balian bagian hulu memiliki ciri-ciri air keruh tidak berbau dan memiliki kadar TDS 630 ppm, pH 7,23; BOD 8,637; COD 10,231; phosfat 0,122 ppm; nitrat 2,765 ppm; E. Coli 30 MPN/100 mL; dan Total coliform 50 MPN/ 100 mL. Air Sungai Balian bagian tengah memiliki hasil analisis air jernih tidak berbau dan memiliki kadar TDS 550 ppm, pH 7,03; BOD 3,901; COD 7,250; phosfat 0,096 ppm; nitrat 2,232 ppm; E. Coli 15 MPN/100 mL; dan Total coliform 25 MPN/ 100 mL. Sedangkan air Sungai Balian bagian hilir memiliki hasil analisis air agak keruh tidak berbau dan memiliki kadar TDS 510 ppm, pH 7,78; BOD 10,370; COD 20,890; phosfat 0,237 ppm; nitrat 3,163 ppm; E. Coli 89 MPN/100 mL; dan Total coliform 100 MPN/ 100 mL.Berdasarkan Peraturan Gubernur Bali No. 16 Tahun 2016.air Sungai Balian bagian hulu dan hilir dapat dikatagorikan sebagai air kelas III, hal ini dikarenakan parameter BOD yang tinggi yaitu 8,637 ppm dan 10,370 ppm. Untuk air Sungai Balian bagian tengah masuk dalam air kelas II yang peruntukannya untuk air minum setelah dilakukan pengolahan, karena parameter fisika, kimia, dan mikrobiologi tidak melebihi baku mutu air kelas II. Oleh karena itu, berdasarkan hasil uji laboratorium air Sungai Balian bagian tengah masih layak dipergunakan sebagai sarana pembersihan dan pengobatan sesuai kepercayaan masyarakat Hindu.Kata kunci : Sungai Balian, kualitas air, TDS, pH, BOD5, COD, phosfat, nitrat, E. Coli, total coliform.ABSTRACTBalian river is used as a source of clean water, holistic and threatment for the community. The sampling of Balian River, Tabanan, Bali is taken in three locations, upstream, central part, and downstream. Physical parameters analyzed were temperature, color, and TDS (Total Dissolved Solids). Chemistry parameters analyzed were pH, BOD5, COD, phosphate, and nitrate. While the microbiological parameters analyzed were E. coli and total coliform.The upstream Balian River water analysis result has characteristic of turbid odorless water and has TDS 630 ppm, pH 7.23; BOD 8.637; COD 10.231; phosphate 0.122 ppm; nitrate 2.765 ppm; E. Coli 30 MPN / 100 mL; and Total coliform 50 MPN / 100 mL. The central Balian River water has a clear, odorless water analysis and has a TDS content of 550 ppm, pH 7.03; BOD 3.901; COD 7.250; phosphate 0.096 ppm; nitrate 2.232 ppm; E. Coli 15 MPN / 100 mL; and Total coliform 25 MPN / 100 mL. While the downstream Balian River water has a slightly turbid odorless water analysis and has a TDS content of 510 ppm, pH 7.78; BOD 10.370; COD 20.890; phosphate 0.237 ppm; nitrate 3.163 ppm; E. Coli 89 MPN / 100 mL; and Total coliform 100 MPN / 100 mL. Based on the standard, Balian river water upstream and downstream can be classified as class III water, this is because BOD parameters are high that is 8.637 ppm and 10.370 ppm. For the water of Balian River, the middle part is included in class II water which is intended for drinking water after processing, because the parameters of physics, chemistry, and microbiology do not exceed the class II water quality standard. Therefor, based on the results of laboratory test, the central part of Balian Riveris suitable for use as of cleaning and threatment according to the beliefs of the Hindu community.Keyword : Balian River, quality of air, TDS, pH, BOD5, COD, phosphate, nitrate, E. Coli, total coliform
PEMERIKSAAN KADAR ASAM URAT DAN KOLESTEROL TOTAL di PSTW WANA SERAYA DENPASAR Yulidia Iriani; Ni Putu Rahayu Artini; Risky Vidika A; Ayu Saka Laksmita; I Wayan Tanjung Aryasa; Ni Putu Widayanti; Ni Made Sri Dwijastuti; Ni Putu Senshi Septiasari; I Gusti Agung Ayu Satwikha Dewi; Ni Putu Widiantari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.964-973

Abstract

Permasalahan yang dialami para lanjut usia yang ditampung di PSTW Wana Seraya semakin hari semakin kompleks diantaranya mengenai kesehatan dengan berbagai macam keluhan seperti rheumatik, sakit kepala, dan gatal-gatal. Menyikapi hal tersebut Prodi TLM Universitas Bali Internasional Denpasar mengadakan kegiatan pengabdian masayarakat di panti tersebut dengan melakukan pemeriksaan kimia darah dengan sasaran para lansia dan petugas panti yang bertugas. Tujuan pemeriksaan untuk mengetahui gambaran kadar asam urat dan kolesterol total para lansia dan petugas yang berada di PSTW Wana Seraya. Bahan yang dipergunakan serum diperiksa menggunakan alat semiotomatis Chemistry Analyzer Mindray tipe BA 88A. Metode pemeriksaan asam urat adalah Uricase/Enzymatic sedangkan CHOD PAP untuk kolesterol total. Hasil pemeriksaan dari 36 sampel didapatkan kadar asam urat dengan nilai terendah 2,0 mg/dL, nilai tertinggi 10,7 mg/dL sadangkan kadar kolesterol total minimum 144 mg/dL dan kadar maksimum 354,0 mg/dL Simpulan yang didapat pemeriksaan asam urat para lansia dan petugas PSTW Wana Seraya kadar tertinggi terjadi pada kelompok umur  56-65 tahun 10,7mg/d diikuti kelompok umur 76-85 tahun 9,6 mg/dL dengan jenis kelamin perempuan masing masing satu orang, sedangkan pada laki-laki terjadi pada kelompok umur 66-75 tahun sebanyak satu orang dengan kadar 8,6 mg/dL Kadar kolesterol tertinggi pada kelompok umur 76-85 tahun 354mg/dL dan kelompok umur 46-55 tahun 347 mg/dL masing –masing satu orang dengan jenis kelamin perempuan. Pada jenis kelamin laki laki satu orang dengan kadar kolesterol total tinggi  terjadi pada kelompok umur 66-85 tahun dengan kadar sebesar 222 mg/dL.
PEMERIKSAAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU, ASAM URAT DAN KOLESTEROL TOTAL PADA PESERTA CAR FREE DAY DI KAWASAN NITI MANDALA RENON DENPASAR Yulidia Iriani; Ni Putu Rahayu Artini
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3629-3636

Abstract

Pandemi banyak mempengaruhi berbagai aspek dalam kehidupan sehari-hari. Perilaku dan gaya hidup tidak sehat dimasa pandemi Covid-19 cenderung mengalami peningkatan, hal ini dikarenakan adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sehingga mempengaruhi pola makan dan aktifitas masyarakat.serta memicu timbulnya beragam penyakit tidak menular. Dibukanya atau dihentikannya PPKM kegiatan CAR FREE DAY dikawasan Niti Mandala Renon kota Denpasar disambut antusias oleh masyarakat. Lokasi ini merupakan tempat masyarakat melakukan jalan sehat, senam, dan rekreasi kuliner, yang memungkinkan sekali untuk diadakan pemeriksaan kesehatan secara langsung. Keadaan ini dimanfaatkan oleh Prodi S1 TLM untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kadar gula sewaktu, asam urat dan kolesterol di kawasan Car Free Day menggunakan metode POCT. Ketiga parameter tersebut bila dikaitkan dengan pandemi Covid_19 sangat beresiko meningkatkan angka kesakitan dan kematian akibat terinfeksi virus Corona . Hasil pemeriksaan dari 25 pengunjung yang bersedia diperiksa  didominasi jenis kelamin perempuan sebesar 17 orang (68%) kelamin laki-laki sebesar 8 orang (32%). Umur termuda 18 tahun kelamin laki-laki dan tertua 70 tahun jenis kelamin perempuan. Nilai rerata tertinggi kadar gula sewaktu 158 ± 39,0 mg/dL, asam urat 7,3 ± 1,45 mg/dL dan kolesterol total 239 ± 15,5 mg/d  terjadi pada kelompok umur 61-70 dengan jenis kelamin perempuan
PENGARUH TINGKAT KONSUMSI ARAK TERHADAP KADAR ALKALINE PHOSPHATASE (ALP) PADA PEMINUM ARAK DI KELURAHAN RENON, KECAMATAN DENPASAR SELATAN, KOTA DENPASAR Ni Putu Rahayu Artini
Widya Kesehatan Vol 5 No 2 (2023): Widya Kesehatan
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi arak secara berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pada fungusi hati yang ditandai dengan adanya peningkatan kadar alkaline phosphatase (ALP) yang melebihi nilai rujukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama bekerja terhadap kadar ALP pada peminum arak di Kelurahan Renon, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental croossectional dan analisis deskriptif. Pengambilan darah dilakukan pada 30 peminum arak dengan menggunakan teknik pengambilan sampel berupa random sampling. Kadar ALP diukur dengan menggunakan alat photometer. Hasil penelitian dari kadar ALP diperoleh masih berada pada rentang nilai normal, kadar ALP tertinggi adalah 271 U/L dan kadar terendah adalah 102 U/L dengan rata-rata adalah 188± 0,02 U/L.
ANALISIS KADAR LOGAM BERAT TIMBAL (PB) DARAH PADA PENGRAJIN GENTENG DI DESA DARMASABA, ABIANSEMAL, BADUNG, BALI Ni Putu Rahayu Artini; I Wayan Tanjung Aryasa; I Kadek Agus Riki Gunawan; I Kadek Arya Sugiantara
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.254-259

Abstract

Desa Darmasaba adalah salah satu Kabupaten di Badung Bali yang merupakan salah satu desa penghasil genteng press yang ada di Bali. Proses produksi genteng press terdiri dari pemilihan bahan baku, pengolahan tanah liat, pencetakan tanah menjadi genteng, pengeringan genteng yang basah, dan penghalusan genteng. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, sebagian besar pengrajin genteng tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) pada saat proses produksi genteng berupa pencetakan genteng dengan pelumas Pb dan pembakaran genteng. Untuk mengetahui status kesehatan pengrajin, dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis melalui pengabdian masyarakat pemeriksaan kadar logam berat Pb pada 10 orang pengrajin genteng di Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung pada sampel darah vena dengan metode destruksi basah dan analisis dengan alat Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Hasil pemeriksaan diperoleh kadar Pb semua pengrajin genteng di desa Dharmasaba adalah normal, dengan kadar terendah adalah 0,27 µg/mL, tertinggi 0, 42 µg/mL dengan rerata 0,353 µg/mL.
Potential of Frangipani (Plumeria alba) Leaves Extract as Ultra Violet Protection I Gusti Ngurah Agung Windra Wartana Putra; Putu Eka Arimbawa; Ni Putu Rahayu Artini
Borneo Journal of Pharmacy Vol. 3 No. 4 (2020): Borneo Journal of Pharmacy
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjop.v3i4.1644

Abstract

Sunlight is the source of life and energy. Besides that, sunlight also creates skin challenges such as sunburn, pigmentation, wrinkles, dermatitis, aging, and skin cancer. Natural sunscreen protection is a popular and preferred way among various regions of the world to reduce sunlight's harmful effect. This study aimed to determine the potential of frangipani (Plumeria alba) leaves extract in some concentrations as ultraviolet protection. Plumeria alba extract contained secondary metabolites such as flavonoids, phenolics, and alkaloids that function as impeding ultraviolet radiation. This study used an experimental method consisting of four treatments and six replications. This study shows that the extract with concentration 2500; 5000; 7500; and 10000 ppm consecutively have SPF value of 6.24; 12.00; 18.45; and 22.64. It can be concluded the P. alba leaves extract potential as ultraviolet protection.
UJI FITOKIMIA DAN ANTIBAKTERI FRAKSI AIR KULIT BATANG TANAMAN TURI (Sesbania grandiflora L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus Ni Luh Made Rahayu Widya Lestari; Desak Putu Risky Vidika Apriyanthi; Ni Putu Rahayu Artini
THE JOURNAL OF MUHAMMADIYAH MEDICAL LABORATORY TECHNOLOGIST Vol 7 No 1 (2024): The Journal of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmlt.v7i1.14515

Abstract

Staphylococcus aureus is a bacteria that can cause skin and soft tissue infections such as urinary tract infections, pneumonia, mastitis, and meningitis. Staphylococcus aureus infections are usually treated with antibiotics, but most antibiotics are resistant to the bacteria and have side effects of toxicity to the body. One alternative to finding new antibacterials from natural ingredients is to use turi plants. This study aims to determine the content of secondary metabolites in the water fraction of the bark of turi (Sesbania grandiflora L.) and to determine the antibacterial activity of the water fraction of the bark of turi (Sesbania grandiflora L.) against Staphylococcus aureus. This research is an experimental study, using the bark fraction of the turi plant. The fraction was obtained after the fractionation process from the bark extract of turi (Sesbania grandiflora L.) so that the water fraction was divided into several concentrations, namely 25%, 50%, 75%, and 100%. Antibacterial activity test was carried out by well diffusion method. The results of this study indicate that the water fraction of the bark of turi (Sesbania grandiflora L.) contains secondary metabolites of alkaloids, tannins, saponins, steroids, and phenolics. The antibacterial activity produced was included in the moderate category at a concentration of 25% with an inhibition zone of 9.70 ± 0.14 mm, a strong category at concentration of 50% and 75% with an inhibition zone of 12.37 ± 0.25 mm, and 18.47 ± 0.23 mm, in addition to the category of very strong at a concentration of 100% with an inhibition zone of 23.47 ± 0.09 mm.
Rancang Bangun Alat Point Care Of Testing (Poct) Non-Invasive Berbasis Arduino Nano Putra, Putu Ngurah Arya Adi; Mahardiananta, I Made Agus; Artini, Ni Putu Rahayu
Jurnal RESISTOR (Rekayasa Sistem Komputer) Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal RESISTOR Edisi Oktober 2022
Publisher : Prahasta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31598/jurnalresistor.v5i2.1183

Abstract

Metode Invasive merupakan suatu cara pengambilan sample darah dengan menusukan jari dengan jarum suntik dan cara pengukuran ini membuat pasien tidak nyaman. Pada metode ini menggunakan 3 alat yang berbeda untuk dapat mengukur kadar gula darah dan kolesterol. Metode non invasive adalah suatu pemeriksaan dengan menggunakan suatu sensor yang dapat mendeteksi gula darah dan kolesterol pada darah tanpa melukai bagian tubuh pasien. Sensor yang digunakan dalam metode ini menggunakan photodioda dan cahaya LED yang akan diserap oleh jaringan kulit pasien yang akan menghasilakan tegangan listrik. Pada penelitian ini peneliti membuat alat point of care testing (POCT) non invasive berbasis arduino nano dengan menggunakan satu sensor pembacaan menggunakan sensor photodiode dan infrared yang tidak membuat pasien mendapatkan luka karena tidak menggunakan sample darah. Penelitian ini merupakan penelitian observatif-ekperimental. metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara membandingkan alat ukur yang dibuat dengan sesuai dengan pedoman observasi. Hasil Penelitian alat POCT non invasive yang dibuat memiliki persentase error 0,86% untuk parameter gula darah dan 0,61% untuk kolesterol.
Co-Authors Aditya, GT. N. B. Gede Kresna Agus Mahardiananta, I Made Agus Riki Gunawan, I Kadek Anak Agung Ayu Sauca Sunia Widyantari Apriyanthi, D.P. Risky Vidika Arya Suagianta, I Kadek Arya Sugiantara, I Kadek Ayu Saka Laksmita W Bernof, Boren Feren Darmayanti, Ni Putu Ovy Desak Putu Risky VA Desak Putu Risky Vidika Apriyanthi Dewi Puspita Apsari Dewi, Ade Ayu Yasinta Dwi Aprilianti, Ni Kadek Dwijastuti, Ni Made Sri Gaghana, Cressenda Enjelya GT. N. B. Gede Kresna Aditya Hendrayana, I Made Dwi I Gusti Agung Ayu Dharmawati I GUSTI AGUNG AYU SATWIKHA DEWI - I Gusti Ayu Komang Purnamasari I Kadek Agus Riki Gunawan I Made Aditya Nugraha I Made Dwi Hendrayana I Made Dwi Hendrayana I Nengah Wirajana I Wayan Tanjung Aryasa Ida Bagus Putra Manuaba Iriani, Yulidia L., Yulidia Iriani Made Adhyatma Prawira Natha Kusuma Maria Agustina Fitriayu Refi mastra, nyoman Ni Kadek Mona Fujiastuti Ni Kadek Mona Fujiastuti Hendriani Ni Luh Made Rahayu Widya Lestari Ni Luh Putu Ari Sukmayanti Ni Putu Dinda Setiawati Ni Putu Wida Yanti Ni Putu Widayanti Ni Putu Widiantari Paulina Kadam Putra, Putu Ngurah Arya Adi Putu Eka Arimbawa Putu Gede Ayu Erika Juliari Putu Lakustini Cahyaningrum Putu Yudhistira Budhi Setiawan Rasmi, Kadek Anidia Ratih, Gusti Ayu Made Risky Vidika A sabakthani kayoi Septiasari, Ni Putu Senshi Siti Sunari, A A Mas Sri Wahjuni Sugianta, Kadek Arya Supariani, Ni Nyoman Dewi Vidika A, Risky Vidika, Desak Putu Risky Wahyu Dwijani Sulihingtyas Wartana Putra, I Gusti Ngurah Agung Windra Widyantari, A.A A Sauca Sunia Yulidia Iriani Yulidia Iriani L.